Articles
Analisis Faktor Penghambat Pembelajaran Daring Pada Anak Usia 5-6 Tahun di Tk Elshaddai Mulia Kota Pekanbaru
Lamrotua, Lamrotua;
Novianti , Ria;
Maria, liga
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (203.969 KB)
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penghambat pembelajaran daring pada anak usia 5-6 tahun di Tk Elshaddai Mulia Kota Pekanbaru berdasarkan indikator: suasana rumah yang kurang kondusif, tidak tersedianya media pembelajaran daring, keterbatatasan kuota atau internet dan kurangnya interaksi antara guru dan siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh peneliti di Tk Elshaddai terdiri dari 51 sampel yaitu orangtua dari siswa usia 5-6 Tahun. Maka diperoleh kesimpulan Analisis Faktor Penghambat Pembelajaran Daring pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK El Shaddai Mulia Kota Pekanbaru secara keseluruhan memiliki persentase 65,37%, berada pada kategori cukup dalam memenuhi indikator untuk dapat dikatakan sangat rendah sebagai faktor penghambat pembelajaran daring pada anak usia 5-6 tahun di TK El Shaddai Mulia Kota Pekanbaru yang terdiri dari 4 indikator dan 20 pernyataan. Pada indikator anak sulit untuk fokus pada pemebelajaran karena suasana rumah yang kurang kondusif berada pada persentase 65,98%. Pada indikator tidak tersedianya media pembelajaran daring yang dapat digunakan di rumah berada pada persentase 62,35%.Kemudian pada indikator keterbatasan kuota internet atau paket internet atau wifi mendapatkan angka persetase 68,23%.Kemudian pada indikator yang terakhir, Kurangnya interaksi antara guru dan siswa berada pada persentase 65,00%.Dengan uraian tersebut ke empatindikator temasuk dalam kategori yang sangat rendah, hal tersebut juga dengan jelas bahwa keempat indikator ini bukanlah factor penghambat pembelajaran daring di TK El Shaddai Mulia Kota Pekanbaru, yang artinya terdapat faktor lain yang menjadi penghambat pembelajaran daring namun tidak termasuk ke dalam penelitian ini.
Pengembangan Media Permainan Game Geo Bus (GGS) untuk Mengenalkan Bentuk-Bentuk Geometri pada Anak Usia 4-5 Tahun
Helfianti, Desti;
Novianti, Ria;
Solfiah, Yeni
Journal of Education Research Vol. 2 No. 1 (2021): March 2021
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (215.342 KB)
|
DOI: 10.37985/jer.v2i1.42
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan yang diperoleh dari pengembangan produk game geo bus (GGS) bagi kemampuan mengenal bentuk-bentuk geometri pada anak usia 4-5 tahun. Jenis penelitian yang diambil yaitu penelitian pengembangan (Research and Development/R&D), langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian Research and Development (R&D) ini yaitu: potensi dan masalah; pengumpulan informasi; desain produk; validasi desain; revisi desain; validasi produk; revisi produk. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu menggunakan kuisioner (angket), wawancara dan observasi. Instrument penelitian dilakukan dengan menggunakan lembaran kuesioner (angket). Instrument tersebut terdiri dari dua jenis validasi yaitu validasi instrument kelayakan produk dan instrument kelayakan materi. Teknik analisis data yang digunakan untuk penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif. Dari hasil penelitian berdasarkan validasi yang didapat dari kedua validator dapat disimpulkan bahwa hasil validasi materi dan media tersebut, yaitu jumlah skor yang didapat dari gabungan kedua validasi materi, yaitu “41†skor, dengan rata-rata skor “4,5†dan kategori validasi materi yang didapat adalah “Sangat Layakâ€Â. Sedangkan validasi media dengan jumlah “45†skor, dengan rata-rata skor “4,1â€Â, tentunya dengan kategori validasi media merupakan“Sangat Layakâ€Â.
Pengembangan Media Puzzle Shalat Edukatif dalam Meningkatkan Kemampuan Ibadah Shalat Anak Usia 5-6 Tahun
Saputri, Novi Eka;
Novianti, Ria;
Febrialismanto, Febrialismanto
Journal of Education Research Vol. 2 No. 1 (2021): March 2021
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (223.58 KB)
|
DOI: 10.37985/jer.v2i1.43
Penelitian ini bertujuan mengembangkan media puzzle shalat edukatif untuk meningkatkan kemampuan ibadah shalat anak usia 5-6 tahun dan mengetahui kelayakan dari media puzzle shalat edukatif yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian R&D (Research and Developmet) yang menggunakan prosedur pengembangan menurut teori Brog dan Gall. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik angket yang akan di isi oleh validator ahli media, ahli materi, dan ahli pendidik. Jenis data yang dihasilkan dan dianalisis dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Berdasarkan penilaian yang sudah dilakukan oleh para ahli materi, ahli media, dan ahli pendidik diperoleh rata-rata nilai produk secara keseluruhan yaitu 3,49 dengan kategori kelayakan yaitu “Layakâ€Â. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media puzzle shalat edukatif yang di kembangkan dalam penelitian ini dengan serangkaian langkah dan tahapan validasi ahi materi dan ahli media dinyatakan “Layak†untuk meningkatkan kemampuan ibadah shalat anak usia 5-6 tahun.
Pengembangan Media Koper Perilaku (Koperku) untuk Mengenalkan Perilaku Disiplin Anak Usia 4-5 Tahun
Syafira, Sarah Putri;
Novianti, Ria;
Hukmi, Hukmi
Journal of Education Research Vol. 2 No. 1 (2021): March 2021
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (167.076 KB)
|
DOI: 10.37985/jer.v2i1.44
Penelitian pengembangan ini betujuan untuk menghasilkan media Koperku. Media Koperku merupakan media yang dapat membantu anak untuk lebih mengenal perilaku disiplin dengan cara yang menyenangkan dan mudah diterima oleh anak. Untuk mengembangkan media Koper Perilaku (KOPERKU) sebagai Alat Permainan Edukatif (APE) yang layak untuk anak didik usia 4-5 tahun. Untuk mengetahui kelayakan media Koper Perilaku (KOPERKU) oleh validator dalam mengenalkan perilaku disiplin anak usia usia 4-5 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian R&D (Research and Development) dengan menggunakan prosedur pengembangan menurut Bord and Gall. Dengan langkah penelitian berupa analisis potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, validasi produk, validasi desain, revisi produk. Jenis data yang dihasilkan dan dianalisis pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif.  Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa media Koperku dinyatakan “Layak†oleh validator ahli materi, ahli media dan ahli pendidik dengan serangkaian uji validasi sehingga layak untuk mengenalkan kepada anak usia 4-5 tahun dalam berperilaku disiplin. Hal ini dibuktikan dari hasil penilaian produk yang dinilai oleh validator ahli materi, ahli media dan ahli pendidik yaitu (2,8).
PENGARUH PERMAINAN KARTU TOSS TERHADAP KEMAMPUAN BERHITUNG PERMULAAN ANAK USIA 5-6 TAHUN TK PEMBINA 3 PEKANBARU
novianti, ria;
solfiah, yeni
Pawiyatan Vol 24 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ivet
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (500.105 KB)
Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji pengaruh permainan kartu tossterhadap kemampuan berhitung permulaan anak usia 5-6 tahun.Penelitian ini dilakukan di TK Pembina 3 Kota Pekanbaru selama Bulan Oktober hingga November 2016.Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan jumlah sampel 14 anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan permulaan anak usia 5-6 tahun di TK Pembina 3 Pekanbaru sebelum diberi perlakuan tergolong kurang, sedangkan sesudah diberi perlakuan permainan Kartu Toss tergolong cukup baik, karena sebagian besar anak telah memiliki kemampuan berhitung permulaan yang tergolong pada kategori cukup. Permainan Kartu Toss memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berhitung permulaan anak usia 5-6 tahun di TK Pembina 3 Pekanbaru, yakni sebesar 29.4%. Hal ini dapat diketahui dari adanya perbedaan berupa peningkatan kemampuan berhitung permulaan sebelum dan sesudah perlakuan.
Resiliensi Ibu dari Keluarga Ekonomi Lemah di Kabupaten Kepulauan Meranti
Ria Novianti;
Febrialismanto;
Ilga Maria
Aṭfāluna: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 2 No 2 (2019): July-December
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Langsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32505/atfaluna.v2i2.1335
Mothers have multi-task that must be done every day. Household problem, work problem and also the economic problem experienced by many mothers in the District of Kepulauan Meranti became the causes of stress experienced by mothers that affect how she respond the environment, also affect the child rearing. The ability to deal with problems is called resilience. This study aims to examine the resilience of mothers who come from low income families in the District of Kepulauan Meranti. This study used descriptive quantitative method. Sampling method used is random sampling and there are 70 mothers as sample. It was found that the mother's resilience was 73,03%. Mothers in Kepulauan Meranti District is resilience eventough they have ti struggle with many stressfull condition. The support from spouse and relatives which offer the positive relationship help mothers to overcome stress and become resilience. Mother need to be resilient to deal with her multi-task, mainly in child rearing.
The Effects of Using Gadgets during the Covid-19 Pandemic on Children's Behaviour
Ilga Maria;
Ria Novianti
Aṭfāluna: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 3 No 2 (2020): July-December
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Langsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32505/atfaluna.v3i2.1966
During the Covid-19 pandemic, school from home (SFH) policy was regulated with the aim of inhibiting the spread of the virus. The SFH process makes children interact frequently with gadgets because learning is occurred online, however in practice, they must refer to the national curriculum. This study aims to find out the effects of using gadgets during the Covid-19 pandemic on children's behavior. This research is a descriptive quantitative research. The population of the study were 74 kindergarten’ students in Pekanbaru City, Riau Province. Researchers took 50% of the population so that from 74 people, 30 children were taken to be the trial sample and the rest were the research samples, as many as 37 children. The results showed that the most dominant effect of using gadgets during the Covid-19 pandemic on children's behavior was in the compulsion indicator. For further research, it can be investigated the influence of these aspects with parenting styles.
PENGARUH POLA ASUH DAN BULLYING TERHADAP HARGA DIRI (SELF ESTEEM) PADA ANAK KELOMPOK B TK DI KOTA PEKANBARU TAHUN 2016
Ilga Maria;
Ria Novianti
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/jpsbe.v6i1.4161
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh anak yang agresif dan menyukai kekerasan, anak yangsering merasa cemas, anak yang kurang percaya diri, anak yang merasa dirinya lemah, anakyang merasa dirinya mempunyai kekuatan fisik dan berkuasa, dan anak yang kurangmendapatkan pengawasan dari orang tua dan guru di kelompok B TK Kota Pekanbaru. Penelitianini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh dan bullying terhadap harga diri (selfesteem). Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah pola asuh (X1), bullying (X2),harga diri (self esteem) (X3). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, studi kausaldengan teknik analisis jalur. Peneltian ini dilakukan pada anak kelompok B TK di Kota Pekanbarupada bulan Juli hingga September tahun 2016. Teknik pengambilan sampel yang digunakanadalah kluster sampling (mengambil wakil dari setiap wilayah geografis yang ada). Sampeldalam penelitian ini berjumlah 99 anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuhberpengaruh langsung positif terhadap harga diri (self-esteem), bullying berpengaruh langsungpositif terhadap harga diri (self esteem) dan pola asuh berpengaruh langsung positif terhadapbullying.
Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Flipped Learning terhadap Kemandirian Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Negeri Pembina 2 Kota Pekanbaru
Wichy Septia Rahmadini;
Ria Novianti
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/jpsbe.v9i2.7693
Based on the field observations, it can be seen that the children's independence at the age of 5-6 years,there are still many children who are not independent yet in carrying out daily activities, so it is necessaryto use the flipped learning model. This study is aimed to determine the effect of the use of the flippedlearning model on children's independence. This research was conducted at Pembina 2 KindergartenPekanbaru. This study used an experimental method with a pretest-posttest control group design with apopulation of 82 children. The subject of this research is 30 children. Data collection techniques in thisstudy were observation. The data analysis technique used a t-test. Hypothesis test results using pairedsample t-test method obtained t value = 21.330 with a value (sig 2 tailed) = 0,000 <0.05 it is greater thant table = 2.145, it can be concluded that there is significant effect after using the flipped learning modelthat is equal to 70,44% on children's independence. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan dapat diketahui bahwa kemandirian anak usia 5 – 6 tahun masih banyak yang belum mandiri dalam melakukan kegiatan sehari-hari, sehingga perlu menggunakan model pembelajaran flipped learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran flipped learning terhadap kemandirian anak. Penelitian ini dilakukan di TK Negeri Pembina 2 Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design dengan jumlah populasi sebanyak 82 orang. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 30 orang anak. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan observasi. Teknik analisa data menggunakan uji t-test. Hasil uji hipotesis dengan menggunakan metode paired sample t-test diperoleh nilai t hitung = 21,330 dengan nilai (sig 2 tailed) = 0,000<0,05 lebih besar dari ttabel=2,145 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan setelah menggunakan model pembelajaran flipped learning yaitu sebesar 70,44% terhadap kemandirian anak.
Teknik Observasi Bagi Pendidikan Anak Usia Dini
Ria Novianti
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/jpsbe.v1i1.1621
Anak pada usia 0-6 tahun berada masa pertumbuhan danperkembangan yang sangat pesat. Dalam rangka memberikanpelayanan pendidikan terbaik bagi anak pada usia ini, guru harusmemiliki kompetensi yang baik termasuk dalam melakukanobservasi. Observasi pada pendidikan anak usia dini merupakankegiatan yang dilakukan guru dalam mengamati anak didik gunamemperolehinformasimengenaiberbagaiaspekperkembangannya dan kemajuan dari pembelajaran yang telahdilakukan dengan tujuan untuk mengambil keputusan sesuaikebutuhan masing-masing anak. Proses observasi terdiri darikegiatan mengobservasi, pencatatatan, dan interpretasi hasilinformasi.Kata kunci: Anak usia dini, kemampuan observasi guru, proses observasi