Articles
Pengaruh Pembelajaran Berbasis Masalah Dipadukan LKPD 5E Terhadap Keterampilan Proses Sains Peserta Didik
Hidayatussakinah Hidayatussakinah;
Jamaluddin Jamaluddin;
Dadi Setiadi
Jurnal Pijar Mipa Vol. 14 No. 2 (2019): Juni
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (288.471 KB)
|
DOI: 10.29303/jpm.v14i2.1268
Pembelajaran berbasis masalah dipadukan LKPD 5E merupakan inovasi pembelajaran yang berfokus pada peserta didik (student center).Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh dan interaksi pembelajaran berbasis masalah dipadukan LKPD 5E dengan kemampuan akademik terhadap keterampilan proses sains peserta didik. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasy experiment) dengan desain penelitain non equivalent pretest-posttest control group design. Populasi penelitian adalah semua peserta didik kelas VII SMP Negeri 3 Mataram berjumlah 262. Sampel penelitian terdiri dari 4 (empat) kelas berjumlah 114, diambil dengan ÃÂ menggunakan tehnik sampling purposive. Instrumen yang digunakan untuk mengukur keterampilan proses sains adalah lembar observasi keterlaksanaan RPP dan tes uraian. Data ÃÂ dianalisis menggunakan uji Anakova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Model pembelajaran berbasis masalah dipadukan LKPD 5E berpengaruh secara signifikan terhadap keterampilan proses sains peserta didik; (2) Kemampuan akademik berpengaruh terhadap keterampilan proses sains peserta didik; (3) Ada interaksi antara model pembelajaran berbasis masalah dipadukan LKPD 5E dengan kemampuan akademik terhadap keterampilan proses sains.
Profile of student ability of science literacy in biology at the second grade of junior high school state in Mataram District Indonesia
Ayudya Lestari;
Dadi Setiadi;
I Putu Artayasa
Jurnal Pijar Mipa Vol. 16 No. 4 (2021): September 2021
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (266.428 KB)
|
DOI: 10.29303/jpm.v16i4.1372
This research aims to describe the student ability of science literacy in Biology at the second grade of Junior High School State in Mataram district Lombok Island Indonesia. This research used a qualitative descriptive method. The subject of this research was second-grade students. The data collection technique used the instrument ability of science literacy test regarding indicators competence of science literacy. The technique of data analysis was done descriptively. These results show that the student ability of science literacy at 53.7. At the same time, students' achievement is dominated by the aspect of competence in evaluating and designing investigation scientifically at 65.5%. The average in the element of competence explains the phenomenon scientifically at 49.2%, and the lowest competence in interpreting data and evidencing scientifically at 45.8%. Therefore, the student ability of science literacy of Junior High School state in Mataram sub-district including the low category.
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Science, Technology, Environment, Society (SETS) Untuk Meningkatkan Literasi Sains Peserta Didik
Fera Hardianti;
Dadi Setiadi;
Abdul Syukur;
I Wayan Merta
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 5 (2020): Edisi Khusus Penelitian Pengembangan Pengkajian Ilmu dan Pengajaran MIPA
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (233.437 KB)
|
DOI: 10.29303/jpm.v15i5.1635
Literasi sains (science literacy) merupakan indikator keberhasilan dalam proses pendidikan, dan salah satu unsur pendukungnya adalah proses pembelajaran yang terintegrasi science, environment, technology, dan society (SETS). Penelitian ini bertujuanÃÂ mengembangkan bahan ajar terintegrasi SETS untuk meningkatkanÃÂ literasi sains peserta didik kelas VIII di MTsN 1 Mataram. Desain penelitian menggunakan Pre-test post-test Control Group Design dengan metode Research and Development (R&D). Populasi penelitian seluruh peserta didik kelas VIII MTsN 1 Mataram yang terdiri dari 5 kelas, dengan sampel kelas VIII-2 dan VIII-8 yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yaitu tes pengetahuan literasi sains dan uji hipotesis menggunakan uji MANOVA. Hasil uji coba terbatas menunjukan skor rata-rata literasi sains pada pre-test sebesar 54,86 sedangkan post-test sebesar 82,05. Hasil uji MANOVA menujukan nilai signifikan literasi sains yaitu 0,009. DataÃÂ tersebut lebih kecil dari 0,05 (< 0,05), artinya H0ditolak, sehingga bahan ajar berbasis SETS dapat meningkatkan literasi sains.
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis SETS (Science, Environment, Technology, Society) Untuk Meningkatkan Literasi Sains Peserta Didik
Fera Hardianti;
Dadi Setiadi;
Abdul Syukur;
I Wayan Merta
Jurnal Pijar Mipa Vol. 16 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (193.832 KB)
|
DOI: 10.29303/jpm.v16i1.1636
Literasi sains (scientific literacy) merupakan indikator keberhasilan dalam proses pendidikan, dan salah satu unsur pendukungnya adalah proses pembelajaran yang terintegrasi science, environment, technology, dan society (SETS). Penelitian ini bertujuanÃÂ mengembangkan bahan ajar terintegrasi SETS untuk meningkatkanÃÂ literasi sains peserta didik kelas VIII di MTsN 1 Mataram. Desain penelitian menggunakan Pre-test post-test Control Group Design dengan metode penelitian adalah Research and Development (R&D). Populasi penelitian seluruh peserta didik kelas VIII MTsN 1 Mataram yang terdiri dari 5 kelas, dengan sampel kelas VIII-2 dan VIII-8 yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yaitu tes pengetahuan literasi sains dan uji hipotesis menggunakan uji MANOVA. Hasil uji coba terbatas menunjukan skor rata-rata literasi sains pada pre-test sebesar 54,86 sedangkan post-test sebesar 82,05. Hasil uji MANOVA menujukan nilai signifikan literasi sains yaitu 0,009. DataÃÂ tersebut lebih kecil dari 0,05 (< 0,05), artinya H0ditolak, sehingga bahan ajar berbasis SETS dapat meningkatkan literasi sains
Pengaruh Model Inkuiri Bebas Terhadap Kemampuan Literasi Sains
Siti Aisyah Siska Haerani;
Dadi Setiadi;
Dewa Ayu Citra Rasmi
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 2 (2020): Maret
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (199.141 KB)
|
DOI: 10.29303/jpm.v15i2.1682
Literasi sains penting dikembangkan bagi peserta didik agar mereka memilikiÃÂ kemampuan dalam menjelaskan fenomena secara ilmiah, mengevaluasi desain penyelidikan ilmiahÃÂ dan menginterpretasi dan membuktikan data secara ilmiah. Salah satu model yang bisa mendukung mencapaian kompetensi tersebut adalah pembelajaran Inkuiri Bebas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model inkuiri bebas terhadap kemampuan literasi sains siswa kelas XI SMAN 2 Labuapi. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (Quasi Experiment), dengan desain nonequivalent pretest-posttest kontrol group desain. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI MIPA (37 orang), tekhnik pengambilan sampel dengan cara sampling total. Data dianalisis dengan menggunakan MANOVA). Hasil penelitian menunjukan bahwa model inkuiri bebas berpengaruh signifikan terhadap kemampuan literasi sains peserta didik (p = 0,002 < 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa model inkuiri bebas bisa digunaka untuk meningkatkan kompetensi literasi sains siswa kelas XI SMAN 2 Labuapi.
Analisis keterampilan proses sains siswa SMA melalui model pembelajaran penemuan berorientasi sains teknologi masyarakat
Minasari Minasari;
Saprizal Hadisaputra;
Dadi Setiadi
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 3 (2020): Juni
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (152.477 KB)
|
DOI: 10.29303/jpm.v15i3.1888
Penelitian ini bertujuan untuk mencari pengaruh model pembelajaran penemuan berorientasi sains teknologi masyarakat terhadap keterampilan proses sains didik pada materi asam basa dan garam. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan desain penelitian pretest-posttest control group design. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik cluster random sampling, sehingga diperoleh satu kelas sebagai kelas eksperimen sebanyak 35 orang dan satu kelas sebagai kelas kontrol sebanyak 34 orang. Penelitian ini dilakukan di SMAN 3 Mataram Lombok Indonesia pada semester genap tahun ajaran 2019/2020. Kelas eksperimen diberikan perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran penemuan berorientasi sains teknologi masyarakat, sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Data keterampilan proses sains diperoleh berdasarkan hasil observasi.ÃÂ Hasil nilai keterampilan proses sains diperoleh nilai rata-rata rata kelas eksperimen sebesar 72 dan nilai rata-rata kelas kontrol sebesar 61. Hasil uji hipotesis untuk keterampilan proses sains peserta didik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil keterampilan proses sains antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan nilai F sebesar 33,73 pada signifikansi 0,000 < 0,05. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran penemuan berorientasi sains teknologi masyarakat ÃÂ terhadap keterampilan proses sains.
Profil Literasi Sains dan Model Pembelajaran dapat Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains
I Wayan Merta;
I Putu Artayasa;
Kusmiyati Kusmiyati;
Nur Lestari;
Dadi Setiadi
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 3 (2020): Juni
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1503.77 KB)
|
DOI: 10.29303/jpm.v15i3.1889
Tujuan penelitian untuk mengetahui ÃÂ profil kemampuan Literasi Sains dan Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Penemuan Terbimbing Terhadap Kemampuan Literasi Sains Pada Mata Pelajaran IPA Kelas VIII SMPN diÃÂ Mataram. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dan kuantitaif.ÃÂ Tempat pelaksanaan di SMPN di Kota Mataram.ÃÂ Populasi penelitian semua peserta didikÃÂ ÃÂ ÃÂ SMP ÃÂ di Kota Mataram tahun ajaran 2018/2019. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel penelitian ini adalah purposif sampling dengan alasan keterbatasan waktu pelaksanaan penelitian. Jumlah sekolah yang digunakan sebagai sampel sejumlah 6 sekolah.. Data kualitatif dikumpulkan melalui observasi, angket, wawancara, dan dokumen. Analisis data kualitatif; Mengeksplor arti umum data; interpretasi penemuan; validasi penemuan. Pengumpulan data kuantitatif ÃÂ melalui pos tes dengan instrumen yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Data berupa angka atau skor hasil pos tes kemampuan literasi sains dengan uji manova menggunakan program SPSS versi 18. Hasil menunjukan capaian kemampuan literasi sains sisa pada kategori sangat tinggi memiliki persentase sebesar 0,0%, kategori tinggi sebesar 3,6%, kategori sedang sebesar 48,2%, kategori rendah sebesar 13,4%, dan kategori sangat rendah sebesar 34,8%. Terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran penemuan terbimbing terhadap kemampuan literasi sains peserta didik di SMP Mataram. Kemampuan literasi sains peserta didik SMP termasuk rendah dan penerapan pembelajaran penemuan terbimbing dapat meningkatkan kemampaun literasi sains.
Identifikasi Pemahaman Konsep Sistem Reproduksi dengan Menggunakan Instrumen Three Tier Test di Lombok Barat
Surya Pratama;
Agil Al Idrus Al Idrus;
Kusmiyati Kusmiyati;
Dadi Setiadi
Jurnal Pijar Mipa Vol. 16 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (56.204 KB)
|
DOI: 10.29303/jpm.v16i1.2126
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemahaman konsep sistem reproduksi siswa di Kelas XI MAN 1 Lombok Barat melalui penggunaan instrumen three tier test. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MAN 1 Lombok Barat (MIA, IPS dan Bahasa). Sampel penelitian ini sebanyak 60 siswa yang terdiri dari 30 siswa kelas XI MIA 1 dan 30 siswa kelas XI MIA 2. Pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan teknik cluster sampling, yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan perbedaan karakteristik kelas. Analisis dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif menggunakan rumus persentase berdasarkan kriteria pemahaman konsep yang dicari. Hasil analisis pemahaman konsep sistem reproduksi dengan menggunakan instrumen three tier test didapatkan siswa yang paham konsep sebanyak 17.54% (klasifikasi rendah), siswa kurang paham konsep 0.93% (klasifikasi rendah), siswa mengalami miskonsepsi 76.20% (klasifikasi sangat tinggi), siswa tidak paham konsep 3.53% (klasifikasi rendah), dan siswa menebak 1.80% (klasifikasi rendah). Kesimpulan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa teridentifikasi mengalami miskonsepsi sangat tinggi pada konsep-konsep pemahaman yang rendah maupun yang membutuhkan pemahaman tinggi.
Bahan Ajar Biologi Berbasis Inkuiri Terbimbing Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik
Arief Rahman Hakim;
Agus Ramdani;
Dadi Setiadi
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 5 (2020): Edisi Khusus Penelitian Pengembangan Pengkajian Ilmu dan Pengajaran MIPA
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (177.432 KB)
|
DOI: 10.29303/jpm.v15i5.2127
Hasil belajar merupakan bagian yang sangat penting dalam proses penentu keberhasilan pendidikan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar inkuiri terbimbing yang layak, praktis dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Subjek penelitian ini terdiri dari 60 peserta didik kelas X SMAN 1 ÃÂ ÃÂ Lembar. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan mengacu pada 4D. Model yang dilakukan dalam penelitian ini hanya sampai pada tahap Develop, sedangkan tahap Disseminate tidak dilakukan. Penelitian ini menggunakan dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen diajar menggunakan bahan ajar berbasis inkuiri terbimbing, sedangkan kelas kontrol diajar menggunakan bahan ajar konvensional. Berdasarkan analisis data diperoleh bahwa: (1) bahan ajar berbasis inkuiri terbimbing dan instrumen tes hasil belajar yang divalidasi memperoleh nilai rata-rata 77,7% dengan kriteria validitas tinggi; (2) kepraktisan yang diperoleh dari respon guru dan peserta didik memperoleh nilai rata-rata 83,5% dengan kriteria sangat praktis, serta keterlaksanaan pembelajaran memperoleh nilai rata-rata 81,5% dengan kriteria sangat praktis; (3) hasil belajar kelas eksperimen memperoleh peningkatan lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol memperoleh peningkatan sedang. Kesimpulannya, bahan ajar berbasis inkuiri terbimbing yang dikembangkan valid, praktis dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik.ÃÂ Kata Kunci : Bahan Ajar, Biologi, Inkuiri Terbimbing, Hasil Belajar
Pengaruh Pembelajaran Online Berbasis Kooperatif dan Outcome Based Education Terintegrasi Kearifan Lokal Terhadap Kemampuan Berfikir Kritis
Kumala Ratna Dewi;
Dadi Setiadi;
I Wayan Merta
Jurnal Pijar Mipa Vol. 16 No. 2 (2021): Maret 2021
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (199.245 KB)
|
DOI: 10.29303/jpm.v16i2.2219
The ability to think critically is stated as an essential skill in 21st century society so it must be integrated into the learning process. Critical thinking can be implemented through the cooperative learning model and Outcome Based Education integrated with local wisdom. The inclusion of local wisdom in learning is a manifestation of the mandate of national education. The occurrence of the Covid-19 outbreak requires learning to be carried out online. The purpose of this study was to determine the effect of cooperative-based online learning and Outcome Based Education integrated local wisdom on critical thinking skills. The research method used the nonequivalent pretest-posttest control group design, the determination of the sample used purposive sampling technique, the data collection used a multiple choice test, and the data were analyzed using the MANOVA test using SPSS 16,0. The pre-test average test result of Critical Thinking ability in the experimental group was 37.5, while the control group score was 53,57. Furthermore, the Post-Test average of Critical Thinking ability of the experimental group was 67,14, while the control group was 57,5. The results of the Test Between Subject Effect analysis resulted in a significant value of critical thinking skills of 0,004. Based on these results, it can be stated that there is an effect of cooperative-based online learning and Outcome Based education integrated local wisdom on the critical thinking skills of students of SMAN 8 Mataram.