p-Index From 2021 - 2026
10.529
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Masalah-Masalah Hukum Jurnal Legalitas Lentera Hukum AL-Daulah Hukum Islam Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Madura Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM Mimbar Yustitia : Jurnal Hukum dan Hak Asasi Manusia Humani (Hukum dan Masyarakat Madani) JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Unes Law Review Veteran Law Review DIVERSI : Jurnal Hukum Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Notaire JURNAL RECHTENS JURNAL ILMIAH ADVOKASI Jurnal Ilmu Hukum KYADIREN Ius Civile: Refleksi Penegakan Hukum dan Keadilan Sakina: Journal of Family Studies Jurnal Yustisiabel SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pamulang Law Review Jurnal Supremasi Istinbath : Jurnal Hukum Journal of Judicial Review JIAL (Journal of Indonesian Adat Law) PAMALI: Pattimura Magister Law Review Jurnal Kajian Pembaruan Hukum Jurnal Iso Indonesian Journal of Innovation Studies BHIRAWA LAW JOURNAL Jurnal Preferensi Hukum (JPH) Jurnal Hukum Legalita Kawanua International Journal of Multicultural Studies Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Hang Tuah Law Journal Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (JIHHP) Journal of Social And Economics Research Jurnal El-Thawalib Journal of Law, Poliitic and Humanities QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Eduvest - Journal of Universal Studies Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary RechtIdee Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Welfare State Jurnal Hukum IIJSE Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Constitution Journal VISA: Journal of Vision and Ideas Jurnal As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga PAPUMA: Journal of Comunnity Services Jurnal Hukum Mimbar Justitia The Indonesian Journal of International Clinical Legal Education Presidensial: Jurnal Hukum, Administrasi Negara, Dan Kebijakan Publik journal of social and economic research Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi IPSSJ Acten Journal Law Review Yuriska : Jurnal Ilmiah Hukum HUNILA : Jurnal Ilmu Hukum dan Integrasi Peradilan Jurnal El-Thawalib
Claim Missing Document
Check
Articles

Transforming Administrative Justice Insights Indonesian State Dispute Resolution: Transformasi Wawasan Peradilan Administrasi Penyelesaian Sengketa Tata Usaha Negara Indonesia Ariky, Iqbal Maula; Rato, Dominikus; Setyawan, Fendi
Indonesian Journal of Innovation Studies Vol. 25 No. 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijins.v25i2.1073

Abstract

This study examines the role of administrative remedies in resolving state administrative disputes in Indonesia, particularly in light of Supreme Court Regulation No. 6 of 2018. It investigates the legal obligations and procedural mechanisms governing the utilization of administrative remedies, with a focus on disputes involving Civil Servants (ASN). Utilizing a juridical-normative approach, the research underscores the importance of exhausting administrative remedies before resorting to judicial measures, highlighting the potential consequences of failing to do so. Findings indicate that administrative remedies play a crucial role in safeguarding citizens' legal rights, while judicial authorities retain discretion to dismiss cases lacking administrative recourse. The study underscores the need for adherence to procedural requirements and administrative lawfulness, offering insights for legal practitioners, policymakers, and judicial authorities to enhance the administrative justice system in Indonesia. Highlights: Exhausting administrative remedies crucial for procedural fairness in state disputes. Judicial discretion vital; dismissal possible without exhausting administrative remedies. Legal practice and policy must prioritize procedural compliance and enhancement. Keywords: Administrative Remedies, State Administrative Disputes, Legal Obligations, Procedural Mechanisms
TINJAUAN ANALISA PSIKOLOGI ANAK TERHADAP PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MEMUTUSKAN PERKARA PENJATUHAN HAK ASUH ANAK Oktaviyani, Evin; Islamy, Anisyia Nurul; Ohoiwutun, Y.A Triana; Rato, Dominikus
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.37881

Abstract

Suatu perceraian mengakibatkan penguasaan dan pengurusan anak-anak tidak bisa dilakukan secara bersama-sama, sehingga terjadi perselisihan antar kedua orang tua tersebut. Atas dasar hal tersebut, maka anak yang akan menanggung akibat dari perceraian yang dilakukan oleh kedua orangtuanya. Peran hukum disini seharusnya lebih mementingkan kenyamanan psikis, psikologis, tempat tinggal dan lingkungan yang mempengaruhi tumbuh kembang serta emosi anak dari korban perceraian yang hak asuhnya di perebutkan oleh kedua orang tuanya. Dari beberapa tes yang di lakukan psikolog terhadap anak maka hasil analisa tes psikologi tersebut di jadikan acuan sebagai bukti bahwa sorang anak sedang mengalami teraumatik terhadap suatu kejadian atau tidak. Majelis Hakim memiliki peranan yang besar dalam menentukan pihak mana yang berhak atas penguasaan terhadap hak asuh anak. Masih kurang jelasnya pengaturan di Indonesia terkait apa yang menjadi parameter khusus dalam penentuan pemberian hak asuh anak setelah putusnya suatu perkawinan akibat perceraian membuat penulis merasa bahwa perlunya dibuat suatu aturan khusus untuk dijadikan suatu tolak ukur dalam penentuan terhadap pemberian hak asuh anak.
Legal Protection of Consumers in Case of Bad Credit: Consumer and Banking Law Perspective Azzahra, Mutiara; Rato, Dominikus; Susanti, Dyah Ochtorina
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 7 No 2 (2024): Sharia Economics
Publisher : Sharia Economics Department Universitas KH. Abdul Chalim, Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v7i2.4937

Abstract

This research discusses consumer protection in cases of credit congestion in Indonesia, with a focus on improving law enforcement as one of the key aspects in ensuring adequate protection for consumers. In this context, effective law enforcement is crucial to protecting consumer rights and maintaining the integrity of the financial system as a whole. This research identifies several strategic steps that can be taken to strengthen law enforcement against financial institutions that violate consumer protection regulations. The results of this research are: First, it is necessary to increase supervision and law enforcement from financial supervisory authorities, such as Bank Indonesia and OJK, through routine audits, surprise inspections, and strengthening authority. Second, cooperation between financial supervisory authorities and law enforcement such as the police and prosecutors is important to increase the effectiveness of law enforcement.
Fungsi Sosiologi Hukum Sebagai Instrumen Dalam Konflik Perundang-Undangan Ali Mufthi, Fikri; Rofik, Achmad; Rato, Dominikus; Setyawan, Fendy
JURNAL RECHTENS Vol. 13 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/rechtens.v13i1.2780

Abstract

Indonesia lahir pada abad ke-20 sebagai sebuah negara yang mengadopsi konsep bernegara hukum sesuai dengan prinsip konstitusionalisme. Peraturan perundang-undangan yang esensinya merupakan sekumpulan sistem peraturan untuk menghadirkan tatanan hukum dan masyarakat yang tertib, justru pada fakta lapangan menjadi timbulnya konflik, baik konflik internal antar peraturan maupun konflik eksternal yang melibatkan lembaga pemerintahan dan masyarakat. Paradigma penelitian dalam penulisan artikel ini ialah hukum normative yang digunakan dalam penelitian Ilmu Hukum ini adalah statute approach dan conceptual approach dan metodologi kedua pendekatan tersebut untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan hukum dalam permasalahan hukum. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas sosiologi hukum dalam perundang-undangan dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu aturan hukum (perundang-undangan) dan kesadaran masyarakat itu sendiri.  Kata Kunci: Fungsi Sosiologi Hukum, Konflik, perundang undangan, ilmu hukum  Abstract   Indonesia was born in the 20th century as a country that adopted the concept of a legal state in accordance with the principles of constitutionalism. Legislative regulations, which are essentially a set of regulatory systems to provide an orderly legal and societal order, actually in fact give rise to conflicts, both internal conflicts between regulations and external conflicts involving government institutions and society. The research paradigm in writing this article is normative law which is used in this Legal Science research, namely the statute approach and conceptual approach and the methodology of these two approaches is to answer legal questions in legal issues. The results of this research show that the effectiveness of legal sociology in legislation is influenced by several factors, namely legal rules (legislation) and public awareness itself. Keywords: Sociological Function of Law, Conflict, invitation regulations, legal science REFERENCES Andre Cotte, Pierre. 1991. The Interpretation of Legislation in Canada, Quebecc: Les Edition Yyon Balai. Asshiddiqie, Jimly. 2010. Konstitusi dan Konstitualisme Indonesia,.Jakarta : Sinar Grafika. Kelsen, Hans. 2008. Teori umum tentang dan Negara. Bandung: Nusa Media. Rahardjo, Satjipto. 2000. Ilmu Hukum. Bandung: Citra Aditya Bakti. Rahardjo, Satjipto. 2002. Sosiologi Hukum Perkembangan metode dan masalahnya. Surakarta: Muhammadiyah University Press. Soemanto. 2008. Hukum dan Sosiologi Hukum: Pemikiran, Teori, dan Masalah. Surakarta: UNS Press.. Wignjosubroto, Soetandyo. 2002. Paradigma dan Dinamika Masalahnya. Jakarta, Huma, cetakan pertama. Wignjosubroto, Soetandyo. 2002. Hukum Paradigma Metode dan Dinamika Masalahnya. Jakarta ELSA dan HUMA. Jurnal Dedi Putra, Marsudi. 2010. “Kontribusi Aliran Sociological Jurisprudence Terhadap Pembangunan Sistem Hukum Indonesia”. Jurnal Ilmiah Fakultas keguruan dan Ilmu Pendidikan. Vol. 16 No. 2. Irvan Amin, Rizal. 2020. Mengurai Permasalahan Peraturan Perundang-Undangan di Indonesia”. Jurnal Res Publica. Vol 4 No 2. Jalaludin. 2011. “Hakikat dan Fungsi Peraturan Perundang-Undangan sebagai Batu Uji Kritis Terhadap Gagasan PembentukanPerda yang Baik”. Jurnal Aktualita. Vol 6. No 3. Marilang. 2017. “Menimbang Paradigma Keadilan Hukum Prograsif”. Jurnal Konstitusi, Vol. 14 No. 2. Nur Sholikin, M. 2012. “Penataan Kelembagaan untuk Menjalankan Reformasi Regulasi di Indonesia”. Jurnal Hukum & Pasar Modal, Vol. VIII No. 4. Othnie Nasozaro, Henrikus. 2018. “Peran Hukum dalam Kehidupan Berdemokrasi di Indonesia”. Jurnal Warta, Edisi 58. Riwanto, Agus. 2017. “Mewujudkan Hukum Berkeadilan secara Progresif Perspektif Pancasila”. Jurnal Al-Ahkam, Vol 2. Nomor 2 Thohari, A. Ahsin. 2011. “Reorentasi Fungsi Legialasi Dewan Perwakilan: Upaya menuju Undang Undang Responsif”, Jurnal Legislasi Indonesia, Vol. 8. No. 4. Zudan Fakrullah, Arif. 2005. Penegakan Hukum sebagai peluang Menciptakan Keadilan, Jurnal Jurisprudence, Vol.2, No. 1. Assiddhiqie, Jimly. “Struktur Ketatanegaraan Republik Indonesia Pasca Perubahan UUD 1945”. makalah disampaikan dalam Seminar Pembangunan Hukum Nasional VIII, diselenggaran oleh Badan Pembinaan Hukum Nasional pada hari Senin, 14 Juli 2003 Kemendagri. “Kemendagri segera Buka Detail 3.143 Pembatalan Perda”, 21 Juni 2016, https://www.kemendagri.go.id/ berita/baca/12889/kemendagri-segera-buka-detail-3143-pembatalan-perda, diakses pada 21 Maret 2024 Komnas Perempuan, “Laporan Independen Lembaga Nasional Hak Asasi Manusia”, laporan disampaikan kepada Commission on the Status of Women, pada 27 Maret 2024 Mahkamah Konstitusi Indonesia, https://mkri.id/index.php?page=web.RekapPUU&menu=4 , diakses pada 21 Maret 2024. SETARA Institute for Democracy and Peace, “Dampak Produk Hukum Daerah Diskriminatif terhadap Akses Pelayanan Publik”, https://setara-institute.org/dampak-produk-hukum-daerah-diskriminatif-terhadap-akses-pelayanan-publik/, diakses pada 28 Maret 2024.
Kepastian Perkawinan Beda Agama di Indonesia Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 24/PUU-XX/2022 A mir Rizki, Mohammad Fa iq; Rato, Dominikus; Puspaningrum, Galuh
Sakina: Journal of Family Studies Vol 7 No 3 (2023): Sakina: Journal of Family Studies
Publisher : Islamic Family Law Study Program, Sharia Faculty, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jfs.v7i3.4145

Abstract

Fenomena perkawinan beda agama sebagai realitas sosiologis yang tidak terbendung dalam masyarakat Indonesia yang heterogen menempati ruang abu-abu dalam domain yuridis disebabkan disatu sisi ketentuan Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan secara implisit diinterpretasikan sebagai ketentuan yang memberikan halangan dilakukan perkawinan beda agama dan dilain sisi ketentuan Pasal 35 huruf (a) Undang-Undang No. 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan memberikan kesempatan dilakukan pencatatan perkawinan beda agama. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana status hukum perkawinan beda agama pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 24/PUU-XX/2022. Tujuan Penelitian untuk mengetahui status hukum perkawinan beda agama pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 24/PUU-XX/2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan menggubakan 3 (tiga) pendekatan, yaitu pendekatan undang-undang, kasus, dan konseptual. Hasil dari penelitian ini adalah status perkawinan beda agama berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 24/PUU-XX/2022 ditentukan oleh hukum agama melalui institusi keagamaan untuk melakukan interpretasi dan menentukan perkawinan tersebut absah. Formalitas pencatatan perkawinan beda agama sebagai kepentingan dan tanggung jawab negara menurut ketentuan Pasal 35 huruf (a) Undang-Undang No. 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan dilakukan sepanjang hasil interpretasi institusi keagamaan menentukan keabsahan perkawinan tersebut.
Peran Badan Pemulihan Aset di Kejaksaan Negeri Donggala Andika Maulana Syah Putra; Ronny Max Hendra; Rato, Dominikus; Ohoiwutun, Y.A. Triana
As-Syar i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga  Vol. 6 No. 4 (2024): As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga
Publisher : Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/as.v6i4.5623

Abstract

This research explains the role of the Asset Recovery Agency (formerly known as the "Asset Recovery Center") at the Donggala District Attorney's Office. In Law Number 16 of 2004 concerning the Attorney General's Office of the Republic of Indonesia jo. Law Number 11 of 2021 concerning Amendments to Law Number 16 of 2004 concerning the Attorney General's Office of the Republic of Indonesia in Article 2 paragraph (1) essentially states that the Attorney General's Office of the Republic of Indonesia is a government institution that exercises state power in the field of prosecution and other authorities based on the law. The research results show that the purpose of the establishment of the Asset Recovery Agency (formerly known as the "Asset Recovery Center") at the Donggala District Attorney's Office is based on the principles of social justice and legal certainty as stipulated by the Prosecutor's Law, whereby the return of assets to the rightful owners or to the State is carried out to achieve this goal, thereby providing a deterrent effect on criminal offenders. Because the illegal acquisition of something or an asset, the asset recovery handling procedure at the Donggala District Attorney's Office is carried out in accordance with the laws and regulations but lacks transparency, as evidenced by the absence of socialization of the Asset Recovery Center (PPA) or Asset Recovery Agency (BPA) to the general public both online and offline. As a result, the general public will have difficulty accessing information regarding the clarity of the status of confiscated goods or assets related to criminal offenses managed by the prosecutor's office. The author believes this because, based on a comparison with the Asset Recovery Center (PPA) and the Asset Recovery Agency (BPA) of the Donggala District Attorney's Office and the Palu District Attorney's Office, information regarding the Asset Recovery Center (PPA) and the Asset Recovery Agency (BPA) and Standard Operating Procedures (SOP) is easily accessible online. To achieve this goal, the PPA and BPA should innovate so that the public can easily access the information provided by the prosecutor's office.
URGENSI PERUBAHAN UNDANG-UNDANG NOMOR 12 TAHUN 2011 TENTANG PEMBENTUKAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN Moch. Hasan Hafani; Dominikus Rato; Y.A Triana Ohoiwutun
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 2 No. 11 (2025): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Edisi November 2025)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v2i11.1200

Abstract

Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan merupakan kerangka hukum utama dalam sistem legislasi nasional. Namun, dalam pelaksanaannya, ditemukan berbagai kelemahan mendasar yang menghambat efektivitas pembentukan regulasi di Indonesia. Beberapa kelemahan tersebut antara lain ketidakjelasan posisi hierarki norma hukum, lemahnya harmonisasi antar peraturan, keterbatasan partisipasi publik, serta belum optimalnya pengaturan mengenai kewenangan pengundangan. Kelemahan-kelemahan ini menyebabkan inkonsistensi regulasi, konflik antar jenis peraturan, dan rendahnya legitimasi hukum di mata masyarakat. Oleh karena itu, perubahan terhadap UU No. 12 Tahun 2011 dianggap mendesak untuk meningkatkan efektivitas legislasi nasional. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, dokumen resmi, serta jurnal-jurnal akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa urgensi perubahan UU No. 12 Tahun 2011 tidak hanya menyangkut aspek teknis administratif, tetapi juga mencakup kebutuhan untuk membentuk sistem legislasi yang lebih terintegrasi, transparan, dan partisipatif. Dengan adanya perubahan tersebut, proses pembentukan regulasi diharapkan menjadi lebih efisien, mampu merespons dinamika sosial secara tepat, serta memberikan kepastian dan perlindungan hukum yang lebih baik kepada masyarakat.
STANDAR SANITASI DAN FITOSANITASI WTO DALAM MENINGKATKAN KEAMANAN DAN DAYA SAING PRODUK INDONESIA DI PASAR INTERNASIONAL Ramadhani Hidayat Priyono Putra; Dominikus Rato; Y.A. Triana Ohoiwutun
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 06 November (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Standar Sanitasi dan Fitosanitasi (Sanitary and Phytosanitary Standards/SPS) menjadi elemen penting dalam meningkatkan keamanan serta daya saing produk Indonesia di pasar internasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi standar SPS dalam peraturan internasional, khususnya di bawah kerangka Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), serta dampaknya terhadap produk Indonesia. Dengan menggunakan metode penelitian yuridis normatif, kajian ini mengacu pada pendekatan perundang-undangan untuk mengevaluasi regulasi terkait SPS, baik di tingkat internasional maupun nasional, serta pendekatan konseptual untuk memahami relevansi SPS dalam strategi perdagangan internasional Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harmonisasi standar SPS dengan regulasi internasional dapat memperkuat akses pasar, namun pelaku usaha masih menghadapi tantangan dalam pemenuhan standar tersebut, terutama terkait infrastruktur dan kapasitas teknis. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi domestik, peningkatan pengawasan, dan kerja sama internasional untuk memastikan implementasi SPS secara efektif, demi mendukung daya saing produk Indonesia di pasar global.
Hakikat Keilmuan Hukum Sistem Civil Law dalam Perspektif Teori Hukum Murni Nabillah, Tahsya; Prasetiyo, Rio Wibowo Agung; Ohoiwutun, Y.A Triana; Rato, Dominikus
Legalita Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Hukum Legalita
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kotabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47637/legalita.v7i2.2003

Abstract

In the development of modern legal science, understanding the essence of legal science has become increasingly important in explaining the position of law as an autonomous discipline amid social, moral, and political influences. This study aims to examine the essence of legal science based on Hans Kelsen's pure theory of law and its relevance to the development of legal science in civil law and common law systems. The research method used is normative jurisprudence with three approaches, namely the legislative approach to examine the hierarchy of norms in the legal system, the conceptual approach to examine the Grundnorm and Stufenbau des Recht theories, and the comparative approach to compare the application of these theories in the two legal traditions. The results of the study show that Kelsen's concept of the hierarchy of norms is in line with the codification system in civil law, because each norm derives its validity from a higher norm, culminating in the basic norm. Meanwhile, in common law, Kelsen's thinking remains relevant because judicial decisions can be understood as legal norms that are valid and binding within the hierarchy of norms. Thus, Hans Kelsen's Pure Theory of Law provides a universal conceptual foundation for the development of legal science as a rational, systematic, and autonomous discipline.
Transparency Disparities in the Social Health Insurance System: The Rights of Social Security Agency Patients to Cost Details in the Indonesian Case-Based Groups System Aida, Lutfi Nur; Suwandi, Nur Ainy Amira Puspitaning; Rato, Dominikus; Ohoiwatun, Y A Triana
PAMALI: Pattimura Magister Law Review Vol 5, No 3 (2025): NOVEMBER
Publisher : Postgraduate Program in Law, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47268/pamali.v5i3.3460

Abstract

Introduction: There is an information disparity between Social Security Administration Agency patients and independent patient, where Social Security Administration Agency patients do not gget detail of service fees because the INA-CBG (Indonesia Case Based Groups) payment system is based on the diagnosis group, white independent patients get a complete cost receipt.Purposes of the Research: The Purpose of this study is to analyze the inequality of information transparency in the National Health Insurance system, especially related to the rights of Social Security Administration Agency patients to the details of service fees in the INA-CBG payment system. BPJS patients do not get details of costs like independent patients even though the use the same health facilities and evaluate the impact of the absence of such information on patients’ rights to transparency and accountability of health services.Methods of the Research: The research method used is normative juridical, namely legal research concucted by examiningliterature materials consisting of primary legal materials, secondary legal materials and tertiary legal material. This research uses a statute approach and an analyrical approach.Results Main Findings of the Research: The absence of detailed costs for Social Security Administration Agency patients has the pontential to violate the right to public information and consumer protection, which ultimately weekens the position of patients in objecting to the healt services received. This alsi reduces transparency and accountability in the implementation of the National Health Insurance, thereby hindering efforts to evaluate and improve the health service system for the community.
Co-Authors ., Marthin A mir Rizki, Mohammad Fa iq Aartje Tehupeiory, Aartje Achmad Hasan Basri Adiasih, Ning Ahmad Basarah Ahmad Basarah, Ahmad Ahmad Junaidi Ahmad Subhan Ahmad Suryono Ahmadi Hasan Aida, Lutfi Nur Akmal Ricko Ferry Anantha Al Amruzi, HM Fahmi Al Waris, Mohammad Wahyu Ali Mufthi, Fikri Amri, Ahmad Ihsan Ananta, Muhamad Jefri Andi Suriyaman Mustari Pide Andika Maulana Syah Putra Andreas, Tonny Anggraini, Arista Ulfa Antika, Dwi Fatma Anwar, Iryana APHA, Journal Manager Ar Rasyid, Yanuriansyah Ardianto, Yosia Aries Harianto Ariky, Iqbal Maula Assegaf, Muhammad Astuti, Rita Bayu Aulia, Farah Nizrina Azzahra, Mutiara Badrul Huda Badrut Tamam Bayu Dwi Anggono Bustami, Simona Cahyo Setiono, Gentur Devi Krisnawati, Devi Dian Qobila Belinda Diane Prihastuti Dyah Ochtorina Susanti Edi Susanto Edy Hariyadi Elen, Madelleina Anindita Eriesta Elfrida Ratnawati Emaniar, Melly Yunandita Emanuel Raja Damaitu Emy Handayani Fachrizal Fachrizal, Fachrizal Fadillah, Yohana Alfine FARAH NIZRINA AULIA Fatmarani, Sofia Herliana Fendi Setyawan Fendy Setyawan Firosyiah, Nur Fivi faiqotul himmah Galuh Puspaningrum, Galuh Gautama Budi Arundhati, Gautama Budi Gusti Muzainah Hammar, Robert K.R Harianti, Isnin Harindinata, Allen Hartono, Danang Tri Heru S.P. Saputra I Gede Widhiana Suarda I Gusti Agung Mas Rwa Jayantiari, I Gusti Agung I Wayan Yasa, I Wayan Icha Cahyaning Fitri Ifani, Titania Nur Ilham, Mochamad Imam Sanusi Irham Rahman Islamy, Anisyia Nurul Islamy, Billy Pahlevy Ismail, Indi Muhtar Iwan Fahmi Jamil, Nury Khoiril Jamil Jarmoko, Muhammad Nurulloh Jendro Hadi Wibowo Julkarnain, Deky Khawarizmi, Unais Fahmi Kholilah, Iin Nur Khusnul Khotimah Koko Roby Yahya Kunthi Tridewiyanti Laksmanajati, Teofilus Dendro Latifani, Soraya Ulfa Lia Puspita, Putu Lilis Yuliati M.Hakim Yunizar Diharimurti Mafazi, Agung Mahdi, Muhammad Azhar Mannan, Faidhul Maria T.Geme Marthin, Marthin Masyayih, Ali Akbar Moch. Hasan Hafani Moh. Ali Moh. Ali Moh. Muhlisin Mohammad Ali Mohammad Jamin Mohammad Rafi Al Farizy Muhammad Abi Aufa MUHAMMAD ALI Muhammad Imaduddin Muhammad Syauqun Adhim Muhsin Aseri, Muhsin Muhtar, Achmad Mukhlis Mukhlis Muslim Lobubun Mustikasari, Dyah Ayu Muthar, Achmad Nabila Izzah, Nabila Nabillah, Tahsya Nam Rumkel Nani Agustina - AMIK BSI Jakarta, Nani Agustina Nelsa Jehni Asih R. Nur Aida, Nur Nur Kholis Nur, Abdul Rahman Nuraharja Adi Partha, Putu Gde Nurdin Nurdin Nurmansyah Nurwijayanti Octavianus, Dwi Caesar Ohoiwatun, Y A Triana Ohoiwutun Ohoiwutun, Y A Triana Ohoiwutun, Y.A Ohoiwutun, Y.A Triana Okta, Enggita Anggraeni Oktaviyani, Evin Pawana, Sekhar Chandra Pradayani, Santi Pramana, Mario Adiluz Prasetiyo, Rio Wibowo Agung Purwoko, Agus Puspita, Putu Lia Puspitasari, Amelia Meynanda Putra, Ido Gustiawan Putra, Restu Adi Putra, Steinly Suwanto Putri, Rita Ristyanda Qoyyima, Azrotul Rahayu Dianasari Rahayu, Yenny Rahmadiyanti Ramadhani Hidayat Priyono Putra Ramzy, Isvandiar Muhammad Restu Adi Putra Rina Yulianti Rini Fidiyani Rofik, Achmad Ronny Max Hendra Rosnidar Sembiring S Siswanto Saka Andriyansa Salsabila, Unik Hanifah Sapti Prihatmini Satriya Aldi Putrazta Septiansyah, Veris Setyawan, Fendy Siagian, Ruben Cornelius Siswanto Sonia Wijaya Putra Sri Warjiyati St. Laksanto Utomo Sufi Amalia, Cici Riski Sulastriyono . Sulistyowati Irianto, Sulistyowati Suprapto Suprapto Surachman, Danny Suwandi, Nur Ainy Amira Puspitaning Suyanto . Syifa Alam Titik Maslikatin TOLIB EFFENDI Totok Yanuarto Triana Ohoiwutun Trisia, Marlisa Ayu Umam, Abd. Utami Wahyuningati, Syarifah Tri Waeno, Mahammadaree Wahidah Wahidah Wayan P. Windia Wulansari, Chatarina Dewi Wutwensa, Bruri Marwano Y A Triana Ohoiwutun Y. A. Triana Ohoiwutun, Y. A. Triana Y.A Triana Ohoiwutun Y.A. Triana Ohoiwutun, Y.A. Triana Y.A.Triana Ohoiwutun Yulia . Yusuf, Dwi Savedo Zaini, Maghfirotuz Zainudin Zeti Nofita Sari Ziyad, Ziyad