p-Index From 2021 - 2026
4.129
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Indonesian Journal of Geography Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Pendidikan Biologi Prosiding Seminar Biologi Bioedukasi Bio-Pedagogi : Jurnal Pembelajaran Biologi Jurnal Pengajaran MIPA EDUSAINS Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Jurnal S2 Pendidikan Sains Tadris: Jurnal keguruan dan Ilmu Tarbiyah Prosiding Pendidikan Sains Journal of the Indonesian Tropical Animal Agriculture Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Prosiding KPSDA JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia) : Jurnal Ilmiah Pendidikan JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN FISIKA AL BIRUNI Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia Mimbar Sekolah Dasar Proceeding of International Conference on Teacher Training and Education UNEJ e-Proceeding Livestock and Animal Research AL ISHLAH Jurnal Pendidikan Jurnal Bioteknologi & Biosains Indonesia (JBBI) DIDAKTIKA BIOLOGI: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi INKUIRI : Jurnal Pendidikan IPA Jurnal Bioedukatika Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education International Journal of Pedagogy and Teacher Education Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi International Journal of Community Service Learning Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan JPBIO (Jurnal Pendidikan Biologi) SAP (Susunan Artikel Pendidikan) Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Aspirasi : Jurnal Masalah-masalah Sosial Proceeding Biology Education Conference Journal of Educational Management and Instruction (JEMIn) Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) Educational Studies and Research Journal Jurnal Pendidikan IPA Indonesia GeoEco Proceeding of International Conference on Biology Education, Natural Science, and Technology
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN DAN IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY DIPADU DENGAN NUMBERED HEAD TOGETHER PADA MATERI STRUKTUR TUMBUHAN DAN PEMANFAATANNYA DALAM TEKNOLOGI DI SMPN 4 KARANGAYAR Yusniawati, Rizki Permata; Sajidan, Sajidan; Sugiyarto, Sugiyarto
Jurnal Inkuiri Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Inkuiri
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

 Tujuan penelitian yaitu: 1) mengembangkan model pembelajaran guided discovery yang dipadu dengan NHT, 2) mengetahui kelayakan model pembelajaran guided discovery yang dipadu dengan NHT, 3) mengetahui efektifitas model pembelajaran guided discovery yang dipadu dengan NHT pada materi struktur tumbuhan dan pemanfaatannya dalam teknologi di SMPN 4 Karangayar. Penelitian menggunakan metode Research And Development (R & D) mengacu pada model Borg, and Gall (1981) yang dimodifikasi menjadi sembilan tahap. Analisis hasil penelitian menggunakan dua teknik yaitu deskriptif dan kualitatif.Hasil penelitian meliputi: 1) hasil pengembangan model pembelajaran paduan antara guided discovery dengan NHT yaitu model Numbered Team in Guided Discovery (NTGD). Model NTGD memiliki lima unsur utama model pembelajaran yaitu adanya sintak, sistem sosial, sistem pendukung, peran guru dan siswa, dampak instruksional dan dampak pengiring. Sintak NTGD meliputi tahap Nomori, Amati, Pertayaan, Kumpulkan, Tim diskusi, Luaskan, dan Simpulkan (NAPAKTILAS), 2) hasil pengembangan berupa model NTGD disertai dengan perangkat pembelajaran, LKS, dan materi ajar berdasarkan validasi dari ahli dan praktisi layak digunakan, 3) model NTGD efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Keefektifan model ditunjukkan oleh perbedaan yang signifikan dari rerata hasil belajar antara kelas penerapan model NTGD lebih baik dibanding kelas existing lerning. Perbedaan hasil belajar kelas model pada ranah afektif dalam sikap bekerjasama, teliti, disiplin, tanggungjawab dan inovatif lebih baik dibandingkan dengan kelas existing lerning; hasil belajar ranah kognitif pada kelas implementasi model NTGD memperoleh 79,36 dan kelas existing learning64,75; ranah psikomotor kelas implementasi model memperoleh 95,96 dan kelas existing learning79,36.
PEMBELAJARAN BIOLOGI DENGAN MODUL BERBASIS GROUP DISCOVERY LEARNING (GDL) PADA MATERI PROTISTA Octovi, Chrisnia; Sajidan, Sajidan; Prayitno, Baskoro Adi
Jurnal Inkuiri Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Inkuiri
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui: 1) karakteris tik modul pembelajaran berbas is Group Discovery Learning (GDL), 2) kelayakan modul pembelajaran berbas is Group Discovery Learning (GDL), dan 3) keefektifan modul berbas is Group Discovery Learning (GDL) dis ertai model dan media terhadap has il belajar pada materi protis ta. Penelitian menggunakan metode Research And Development (R & D) mengacu pada model Gall, Borg, and Gall (1983) yang dimodifikas i menjadi s embilan tahap. Res ponden pengembangan meliputi res pon uji coba lapangan awal berjumlah 3 validator dan 2 praktis i, res pon uji coba lapangan terbatas berjumlah 10 s is wa, dan res ponden uji lapangan operas ional berjumlah 40 s is wa kelas existing learning, 36 s is wa kelas modul, dan 26 s is wa kelas agregas i. Ins trumen yang digunakan adalah angket, obs ervas i, wawancara, dan tes . Data penelitian dianalis is dengan metode des kriptif kualitatif dan has il belajar dianalis is dengan N-gain ternormalis as i untuk mengetahui keefektifan modul, Paired-Sample T-Test untuk mengetahui has il belajar s ebelum dan s etelah menggunakan modul, Independent T-Test untuk mengetahui perbedaan has il belajar kelas modul dan agregas i, dan anava untuk mengetahui perbedaan has il belajar kelas existing learning, kelas modul, dan kelas agregas i . Has il penelitian diperoleh: 1) model yang dikembangkan mengacu pada model Gall, Borg, and Gall (1983) dan modul dilengkapi dengan model pembelajaran GDL; 2) hasil pengembangan modul berbasis Group Discovery Learning (GDL) yang diperoleh dari ahli, praktis i, dan s is wa mas uk kedalam kategori baik, s ehingga modul berbas is Group Discovery Learning (GDL) layak digunakan s ebagai bahan ajar; 3) Has il efektivitas modul berbas is Group Discovery Learning (GDL) pada materi protis ta terdapat kenaikan has il belajar, dengan demikian modul berbas is Group Discovery Learning (GDL) efektif dalam meningkatkan has il belajar. Berdas arkan has il penelitian d is impulkan bahwa modul yang telah dikembangkan dan diuji cobakan memperoleh has il yang efektif untuk meningkatkan has il belajar.
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS PREDICT, PLANNING, OBSERVE, EXPLAIN, WRITE (P2OEW) PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN KELAS X SMA NEGERI 7 SURAKARTA Pratiwi, Yenny Putri; Sajidan, Sajidan; Karyanto, Puguh
Jurnal Inkuiri Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Inkuiri
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Pengembangan modul berbasis P2OEW, 2) Kelayakan modul berbasis P2OEW, dan 3) Keefektifan modul berbasis P2OEW pada materi pencemaran lingkungan kelas X SMA Negeri 7 Surakarta. Pengembangan modul berbasis P2OEW mengacu pada model research and developmen (R&D) dari Borg and Gall yang dimodifikasi meliputi langkah-langkah: 1) penelitian dan pengumpulan data, 2) perencanaan, 3) pengembangan produk awal, 4) uji coba produk awal, 5) revisi produk I, 6) uji coba lapangan terbatas, 7) revisi produk II, 8) uji lapangan operasional, dan 9) revisi produk akhir. Hasil penelitian yaitu: 1) Pengembangan modul berbasis P2OEW dilakukan dengan memperhatikan karakteristik model P2OEW, kurikulum 2013 dengan pendekatan saintifik, materi pencemaran lingkungan, dilengkapi dengan wacana dan lembar kegiatan siswa, 2) Modul berbasis P2OEW layak berdasarkan penilaian dari ahli modul memperoleh 3,25 dengan kategori baik, ahli perangkat memperoleh 3,60 dengan kategori sangat baik, ahli materi memperoleh 3,61 dengan kategori sangat baik, penilaian praktisi memperoleh 3,67 dengan kategori sangat baik, penilaian siswa memperoleh 3,47 dengan kategori baik, dan 3) Modul berbasis P2OEW efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa berdasarkan nilai rerata pengetahuan kelas modul 78,54 dan kelas existing learning 69,74; nilai rerata sikap kelas modul 80,86 lebih baik daripada kelas existing learning 75,04 dalam sikap teliti, tanggung jawab, dan kerjasama; nilai rerata keterampilan kelas modul 80,96 dan kelas existing learning 75,74. Pengembangan modul berbasis P2OEW layak dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
PEMBELAJARAN BIOLOGI DENGAN MODEL SAINS TEKNOLOGI DAN MASYARAKAT DITINJAU DARI SIKAP ILMIAH DAN KREATIVITAS Yudhayanti, Devita; Sunarno, Widha; Sajidan, Sajidan
Jurnal Inkuiri Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Inkuiri
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan model pembelajaran sains teknologi masyarakat menggunakan eksperimen laboratorium dan eksperimen lapangan ditinjau dari sikap ilmiah (tinggi dan rendah), kreativitas (tinggi dan rendah) terhadap hasil belajar, interaksi model pembelajaran sains teknologi dan masyarakat menggunakan eksperimen laboratorium dan eksperimen lapangan ditinjau dari sikap ilmiah (tinggi dan rendah), kreativitas (tinggi dan rendah) terhadap hasil belajar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan sampel tiga kelas; kelas eksperimen laboratorium, kelas eksperimen lapangan dan kelas biasa (exiting learning).Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas X SMK Kesehatan Bhakti Indonesia Medika Ponorogo tahun pelajaran 2012/2013.Sampel diperoleh dengan teknik Cluster Random Sampling. Data dikumpulkan dengan tes, lembar observasi dan angket untuk hasil belajar kognitif, psikomotor, afektif , sikap ilmiah dan kreativitas. Hipotesis diuji menggunakan ANAVA tiga jalan.Dari hasil analisis data dan pengujian hipotesis dapat diketahui bahwa : 1) ada perbedaan penggunaan model sains teknologi masyarakat dengan menggunakan eksperimen lapangan dan eksperimen laboratorium terhadap hasil belajar kognitif, psikomotor dan afektif . 2) ada perbedaan sikap ilmiah terhadap hasil belajar kognitif, psikomotor dan afektif siswa. 3) ada perbedaan kreativitas terhadap belajar kognitif,psikomotor dan afektif siswa. 4) tidak ada interaksi pembelajaran model sains teknologi masyarakat menggunakan eksperimen lapangan dan eksperimen laboratorium dengan sikap ilmiah terhadap prestasi belajar kognitif dan psikomotor siswa, tetapi ada interaksi terhadap hasil belajar afektif. 5) tidak ada interaksi pembelajaran model sains teknologi masyarakat menggunakan eksperimen lapangan dan eksperimen laboratorium dengan kreativitas terhadap hasil belajar kognitif, psikomotor dan afektif siswa. 6) tidak ada interaksi antara sikap ilmiah dan kreativitas terhadap hasil belajar kognitif,psikomotor dan afektif siswa. 7) tidak interaksi antara model sains teknologi masyarakan menggunakan eksperimen lapangan dan eksperimen laboratorium dengan sikap ilmiah dan kreativitas terhadap hasil belajar kognitif, psikomotor dan afektif siswa.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING YANG DIINTEGRASIKAN DENGAN GROUP INVESTIGATION PADA MATERI PROTISTA KELAS X SMA NEGERI KARANGPANDAN Prasetyana, Septina Dwi; Sajidan, Sajidan; Maridi, Maridi
Jurnal Inkuiri Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Inkuiri
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Model Pembelajaran Group Discovery Learning (GDL) adalah model pembelajaran yang dikembangkan dengan mengintegrasikan model pembelajaran Discovery Learning dengan Group Investigation yang saling melengkapi kekurangan dan kelebihan masing-masing. Penelitian bertujuan untuk 1). Mengembangkan Model Pembelajaran Discovery Learning (DL) yang diintegrasikan dengan Group Investigation (GI) untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMAN Karangpandan, 2). Menguji kelayakan Model pembelajaran DL yang diintegrasikan dengan GI pada materi protista untuk meningkatkan hasil belajar SMAN Karangpandan, 3). Menguji keefektifan produk Model DL yang diintegrasikan dengan GI disertai modul dan media untuk meningkatkan hasil belajar SMAN Karangpandan. Penelitian menggunakan metode Research And Development mengacu pada model Borg & Gall yang dimodifikasi menjadi sembilan tahap. Responden pengembangan meliputi 2 validator, dan praktisi, uji coba skala terbatas 10 siswa, uji coba lapangan 28. Data dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif dan hasil belajar kognitif dengan N-gain ternormalisasi untuk mengetahui keefektifan model, Paired - Sample T test untuk mengetahui sebelum dan setelah penggunaan model, Independent t-test untuk mengetahui perbedaan hasil belajar. Data nilai aspek pengetahuan siswa kelas model, agregasi, dan existing learning dilakukan perhitungan prasyarat sebelum dilakukan uji Anova. Hasil penelitian menunjukkan 1). Pengembangan model pembelajaran dilaksanakan dengan memperhatikan komponen model; 2). Hasil pengembangan model pembelajaran layak diterapkan pada materi Protista. Berdasarkan penilaian hasil validasi ahli memperoleh kategori baik, praktisi, dan penilaian siswa mendapatkan kategori sangat baik; 3). Model pembelajaran mampu meningkatkan hasil belajar. Ada perbedaan signifikan hasil belajar pengetahuan, dan sikap antara kelas model, agregasi, dan existing learning tetapi tidak ada perbedaan pada hasil belajar ketrampilan. Hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan model DL yang diintegrasikan dengan GI mengalami peningkatan keefektifan hasil belajar.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS GROUP DISCOVERY LEARNING (GDL) PADA MATERI PROTISTA KELAS X SMA NEGERI KARANGPANDAN Febriana, Deny; Sajidan, Sajidan; Prayitno, Baskoro Adi
Jurnal Inkuiri Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Inkuiri
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: 1) pengembangan multimedia interaktif berbasis (GDL) pada materi protista, 2) mengetahui kelayakan multimedia interaktif berbasis (GDL) pada materi protista, dan 3) mengetahui keefektifan produk multimedia interaktif berbasis (GDL) disertai model dan modul terhadap hasil belajar pada materi protista. Penelitian menggunakan metode Reseacrh and Development (R&D) mengacu Gall, Borg, and Gall (1983) dengan sembilan tahapan. Kelayakan multimedia divalidasi ahli media, materi, perangkat pembelajaran, dan praktisi. Subjek uji coba penelitian adalah siswa SMA Negeri Karangpandan yang berjumlah 114 siswa. Pengumpulan data dengan angket untuk analisis kebutuhan, lembar observasi, dan tes untuk mengukur kemampuan siswa. Data penelitian dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif. Produk yang  dikembangkan  adalah  multimedia  interaktif.  berbasis  model  GDL  pada  materi  protista,  sesuai kurikulum 2013, dan menggunakan program macromedia flash. Hasil analisis dengan N-gain menunjukkan bahwa kelas agregasi lebih tinggi dari kelas media dan kelas existing learning (0,61 > 0,57 > 0,39). Hasil analisis Paired Sample T-Test menunjukkan ada perbedaan hasil belajar aspek pengetahuan sebelum dan sesudah menggunakan multimedia interaktif berbasis GDL (sig 0,000 < 0,05). Hasil analisis Anova menunjukkan ada perbedaan hasil belajar aspek pengetahuan antara kelas media, agregasi, dan existing learning (sig 0,000 < 0,05). Hasil analisis Mann-Whitney U aspek psikomotorik menunjukkan tidak ada perbedaan antara kelas media dan agregasi (sig 0,107 > 0,05). Hasil analisis Mann-Whitney U aspek sikap menunjukkan ada perbedaan antara kelas media dan agregasi (sig 0,000 < 0,05). Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan sebagai berikut: 1) Produk yang dikembangkan dalam bentuk multimedia interaktif berbasis GDL pada materi protista, disesuaikan dengan kurikulum 2013, terintegrasi sintak model GDL, dan menggunakan program macromedia flash. 2) Multimedia interaktif berbasis GDL dinyatakakan layak digunakan  sebagai  media  pembelajaran  dengan  mendapatkan  nilai  85,53%  dalam  kategori  baik.  3) Multimedia interaktif berbasis GDL efektif pada hasil belajar aspek pengetahuan dan sikap, tetapi tidakefektif pada aspek psikomotorik. Hasil belajar antara kelas media, agregasi, dan existing learning menunjukkan ada perbedaan dan dalam kategori sedang.
PROFIL KETUNTASAN BELAJAR BIOLOGI SMA NEGERI DI KABUPATEN MAGETAN, RELEVANSINYA DENGAN PROFIL PEMENUHAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN Sasmito, Anggit; Elisanti, Evi; Susilowati, Susilowati; Yuliati, Yuliati; Sajidan, Sajidan
Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains) 2015: Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal dipandang memiliki kualitas yang baik apabila sekolah mampu memenuhi standar nasional dan sekolah mampu meluluskan 100% siswanya dengan nilai ujian nasional yang baik dan diatas rata-rata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil SMA Negeri di Kabupaten Magetan dalam pemenuhan Standar Nasional Pendidikan (SNP), ketuntasan belajar berbasis nilai UN, buku ajar siswa, dan pembelajaran biologi. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah survey, index interview, angket dan dokumentasi dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan pemenuhan Standar Nasional Pendidikan terdapat tiga komponen yang memiliki GAP yang tinggi, yaitu Standar 4 (Pendidik dan Tenaga Kependidikan) dengan GAP 3,71%, Standar 8 (Standar Penilaian) dengan GAP 3,25%, dan Standar 2 (Standar Proses) dengan GAP 3,25%. Terdapat 5 butir soal pada UN yang penguasaan ≤ 5,5 dengan kelulusan siswa 100%. Rata-rata nilai UN mata pelajaran Biologi di tingkat sekolah 7,05 sedangkan ditingkat kota/kabupaten 7,26 dan provinsi 7,24.Analisis buku ajar menunjukkan belum tercapainya buku siswa dari segi sistematika penulisan selisih 37%, uraian materi dengan selisih 28%, proses dan hasil belajar dengan selisih 25%. Analisis pembelajaran biologi yang kurang maksimal akibat kurangnya kreatifitas dalam mengemas pembelajaran sehingga siswa tidak terfokus, bermain sendiri, suasana kelas tidak kondusif, terkesan monoton.
PROFILE ANALISIS PEMENUHAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN, RELEVANSINYA DENGAN PEMBELAJARAN DAN KETUNTASAN HASIL BELAJAR BIOLOGI SMA Vasminingtya R.C, Dhora; Meilinda, Hephi; Yuhana, Yuhana; Sajidan, Sajidan
Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains) 2015: Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Perbaikan mutu pendidikan di sekolah sangat perlu diupayakan pemenuhan standar nasional pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui keterpenuhan 8 SNP di salah satu SMA di Karanganyar, 2) mengetahui jalannya proses pembelajaran di salah satu SMA di Karanganyar dan 3) mengetahui relevansi buku ajar yang digunakan dengan kurikulum 2013. Metode penelitian yang digunakan berupa observasi, survey, deep interview, angket, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Hasil analisis terhadap pemenuhan 8 komponen Standar Nasional Pendidikan (SNP) di SMA Kabupaten Karanganyar diperoleh hasil bahwa gap tertinggi pada strandar proses, 2) Hasil analisis Ujian Nasional (UN) menunjukkan bahwa skor yang kurang maksimal pada materi evolusi, 3) Hasil analisis daya serap menjadi pedoman bahwa materi tersebut cenderung lebih sulit sehingga prosentase data UN menunjukkan untuk materi tersebut skornya terendah.
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN DITINJAU DARI PEMENUHAN STANDAR PENDIDIK DAN KETUNTASAN BELAJAR BIOLOGI SMA Khabibah, Elok Norma; Wijayanti, Fatih Ngaisah; Choirina, Yasinta; Sajidan, Sajidan
Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains) 2015: Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk memperoleh informasi, mendeskripsikan Standar Nasional Pendidikan (SNP) dan kebutuhan siswa di salah satu SMA Surakarta, dengan mengembangkan bahan ajar. Bahan ajar digunakan untuk meningkatkan kemampuan siswa pada indikator yang belum mencapai ketuntasan. Jenis penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Metode penelitian berupa survei melalui angket yang telah divalidasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian membuktikan bahwa dari 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP) terdapat 2 standar yang memilki nilai GAP tinggi yaitu Standar Proses serta Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan sebesar 1,85%. Berdasarkan analisis butir soal Ujian Nasional 2013/2014 terdapat 6 kemampuan yang diujikan masih dibawah 60%.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERTANYA DAN BERPENDAPAT PADA MATERI SISTEM IMUNITAS SISWA KELAS XI IIS-1 SMA NEGERI 6 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Dwi Jayanti, Ummi Nur Afinni; Sajidan, Sajidan; Fatmawati, Umi
Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains) 2015: Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk meningkatkan keterampilan bertanya  dan  berpendapat peserta didik  kelas XI-IIS 1 SMA Negeri 6 Surakarta Tahun Pelajaran 2014/2015 pada materi Sistem Imunitas. Hasil observasi pra-siklus menunjukkan bahwa kuantitas pertanyaan berjumlah 27 pertanyaan. Kualitas pertanyaan berada pada tingkatan berpikir C1 dan C2, sedangkan pada dimensi pengetahuan beradap pada dimensi konseptual. Kuantitas pendapat siswa menunjukkan skor  kuantitas kategori pembicaraan siswa berupa claim sebesar 5,66 %  dan pembicaraan  siswa berupa claim dan ground sebesar 1,88 % dari total tipe pembicaraan yang muncul selama proses pembelajaran. Kualitas pendapat siswa berada pada level 1 dan level 2 menurut level pendapat Toulmin. Hasil observasi tersebut menunjukkan kurangnya keterampilan bertanya dan berpendapat siswa. Peningkatan keterampilan bertanya dan berpendapat siswa ditingkatkan melalui penerapan model pembelajaran guided inquiry. Penelitian merupakan penelitian tindakan kelas  (PTK) yang dilaksanakan selama dua siklus. Penelitian meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi pada setiap siklus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Validitas data dilakukan dengan teknik triangulasi data metode sedangkan analisis data dilakukan melalui deskriptif kualitatif. Hasil penelitian berupa kuantitas pertanyaan pada siklus I dan II secara berurutan berjumlah 212 pertanyaan dan 103 pertanyaan. Kualitas pertanyaan peserta didik berada pada tingkatan kemampuan berpikir C1, C2, C3, C4,  dan C5, sedangkan pada dimensi pengetahuan berada pada dimensi faktual, konseptual, proseduran dan metakognisi.  Kuantitas kategori pembicaraan siswa berupa claim pada siklus I dan II secara berturut-turut sebesar 40,32 % dan  36,45 %. Kuantitas kategori pembicaraan siswa berupa claim dan ground pada siklus I dan siklus II secara berturut-turut sebesar  23,77 % dan 25,34 %.  Kualitas pendapat siswa berada pada level 1, level 2, level 3 dan level 4 menurut level pendapat Toulmin.  Kesimpulan penelitian adalah implementasi model pembelajaran guided inquiry mampu meningkatkan keterampilan bertanya dan berpendpat siswa.
Co-Authors - Fakhrurrazi A. Ashadi, A. A. C. Pritasari, A. C. A. N. Khasanah, A. N. A. Wibowo A.A. Ketut Agung Cahyawan W A.M.P. Nuhriawangsa Achrudin Achrudin Adelia Anisa Adi Magna Patriadi Nuhriawangsa Adi Ratriyanto Adi, Fadhil Purnama Afandi Afandi Agung Budiharjo Agus Efendi Ahmad Khoiri Ahmad Makmur Santoso Ana Susanti Andriani, Lutfi Andrias Marstanto Setyo Pranoto, Andrias Marstanto Setyo Anggit Sasmito, Anggit Anisyah Yuniarti Anjarwati, Pamula Guruh Prastiwa ARI SUSILOWATI Arief B. Witarto Ariyanto J Ashadi Ashari, Dhita Karunia Asnafiyah, Asnafiyah Atika GA, Atika ATIKA GURITNA AYU, ATIKA GURITNA Atmojo, I. R. W. Ayu Rahma Ulufa Nuri Aziza Karenina, Aziza Baskoro Adi Prayitno Baskoro Adi Prayitno Baskoro Adi Prayitno Basori Basori Bowo Sugiharto Catur Suci Purwati Chrisnia Octovi Chumdari Chumdari Deny Febriana, Deny Desy Fajar Priyayi Devita Yudhayanti, Devita Dewanto Harjunowibowo Dewi - Rochsantiningsih Dewi Anjani, Dewi Dhora Vasminingtya R.C, Dhora Dian Kurvayanti Innatesari Drajat Tri Kartono Dwi Hartanti Dwi Hartanti DWI OETOMO Dwi Oetomo Dwi Retno Sari, Dwi Retno Dwi Setyo Astuti Effendi, Bob Soelaiman Eko Setyaningsih, Eko Elok Norma Khabibah, Elok Norma Endang Purwanti Ervan Johan Wicaksono, Ervan Johan Etviana, R. Evi Elisanti Evi Elisanti, Evi Evi Noor Hidayah Fadhil Purnama Adi Fatih Ngaisah Wijayanti, Fatih Ngaisah Febri, Ade Fibriana, F. Fitriana Dwi Utari, Fitriana Dwi Fitriyana Rachmah Gilang Mahendrati Greiner, Ralf Hailu Weldekiros Hailu, Hailu Weldekiros Hanni Hanifah Harlita Harlita Hastjarjo, Sri Heni Pujiastuti Hephi Meilinda, Hephi Herning Nurdiana Hidayatullah, Muhammad Eka Himawan, Widhi Hudin, Robertus I Gusti Ngurah Antaryama I Nyoman Tri Bayu Tanaya, I Nyoman Idam Ragil Widianto Atmojo Idam Ragil Widianto Atmojo Idhun Prasetyo Riyadi, Idhun Prasetyo Innatesari, Dian Kurvayanti Intan Mustikasari Irma Yuniar Wardhani Isma Aziz Fakhrudin Jayawarsa, A.A. Ketut Joko Ariyanto Joko Sulianto . . Latif Agung Nugroho, Latif Agung Lilia Halim, Lilia M. Akhyar, M. M. Noris Mahfudhoh, Nimatul Laili Nur Maridi - - Maridi Maridi Maridi Maridi Maridi, M Marinda Mega Nurfitriani, Marinda Mega Meti Indrowati Misbahul Jannah Mkumbe, Baraka Stewart Moh Salimi Mohammad Masykuri Mufida Nofiana, Mufida Muhammad - Akhyar Muhammad Akhyar Munawwaroh Kurniawati, Munawwaroh Murni Ramli Murni, Odela Priscilia N. SURYANI Nana - - Nancy, Natasha Nanik Murti Prasetyanti Nanik Murti Prasetyanti, Nanik Murti Nulngafan, Nulngafan Nunuk Suryani Nur Khasanah Nur Khasanah Nurdiana, Herning Nuri, Ayu Rahma Ulufa Nurmiyati Nurmiyati Pamula Guruh, Pamula Parmin - Parmin Parmin Prabang Setyono Pramesti, Betty Novia Prayitno, B. A. Puguh - Karyanto PUGUH KARYANTO Puguh Karyanto Puput Dwi Maret Tanti R. M. Probosari Rahmawati Ika Listyaningrum Riezky Maya Probosari Rifkie Aziz Agustian, Rifkie Aziz Riyadi Riyadi Rizki Agung, Rizki Rizki Permata Yusniawati, Rizki Permata Roslan, Roslinawati Mohd Rosmala Setiawati, Rosmala Roy Ardiansyah Roy Ardiansyah, Roy S Suciati S. Dwiastuti, S. S. Sutarno, S. S. Widoretno, S. Sabila, Wahdania Nuris Santoso S Saputri, D. Y. Saputri, Dwi Yuniasih Saraswati, Zahra Nadhila Sarwanto Sarwanto Septina Dwi Prasetyana, Septina Dwi Setiani, Indra Setria Utama Rizal Shinta Devi Amielia, Shinta Devi Sindy Nurinda, Sindy Singgih Prihadi Siswandari Siswandari siti wulandari Slamet Santosa Sri Dwiastuti Sri Widoretno Suciati Suciati Suciati Sudarisman Sugiyanto Sugiyanto Sugiyarto Sugiyarto Sukarmin Sulistyawan, Herwanto Gede Sulistyo Saputro Sunarto Sunarto Suranto Suranto Suranto Suranto Suranto, S. Suraya, Ana Susilowati Susilowati Sutarno Sutarno Sutarno Sutarno Sutikno Madnasri Suwarno Suwarno Suyitno, Margiyono Tina Nur Khasanah, Tina Nur Tri - Novana Twiningsih, Anik UMI FATMAWATI Ummi Nur Afinni Dwi Jayanti, Ummi Nur Afinni Utami, Fitri Astuti Wahyu Walid, Ahmad Widha Sunarno Wijarini, Fitri - Wijayanti, Sovia Wikara, B. Winarno, Widha Winarsih - Wiranto Wiranto Wulandari Wulandari Yanti, Amalia Firdaus Yasinta Choirina Yenny Putri Pratiwi, Yenny Putri Yuhana Yuhana, Yuhana Yuliati - Z. Bachruddin