Claim Missing Document
Check
Articles

Kajian Integrasi Nasional dalam NKRI Tidak Dapat Diubah dan Sumpah Pemuda Indonesia Abad 21 Santoso, Gunawan; Karim, Aim Abdul; Maftuh, Bunyamin; Sapriya; Murod, Ma'mun
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jupetra.v2i1.139

Abstract

Masih banyaknya tantangan dan permasalahan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia dalam mempertahankan persatuan dan kesatuan. Meskipun telah berdiri selama lebih dari 75 tahun, tetapi ternyata masih muncul perbedaan pandangan, konflik, dan masalah lain yang mengancam persatuan bangsa.. Metode penelitinnya menggunakan metode kualitatif tipe deskriptif melalui kajian literatur, observasi dan studi dokumentasi secara komprehensif. Hasil Kajiannya yaitu Integrasi Nasional dalam NKRI Tidak Dapat Diubah dan Sumpah Pemuda Indonesia Abad 21 adalah topik yang sangat penting bagi bangsa Indonesia. Integrasi nasional merupakan fondasi penting bagi keberlangsungan NKRI di era globalisasi ini, sedangkan Sumpah Pemuda Indonesia mengandung semangat nasionalisme yang sangat penting untuk menumbuhkan rasa persatuan di kalangan generasi muda. Dalam kajian ini, beberapa strategi pemahaman tentang isi dan makna dari sumpah pemuda Indonesia, konsep integrasi nasional dalam konteks NKRI, serta hubungan antara sumpah pemuda dan integrasi nasional di Indonesia perlu dipertimbangkan. Contoh konkret dari implementasi sumpah pemuda dan integrasi nasional dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia juga perlu diidentifikasi untuk memberikan gambaran yang lebih jelas tentang prinsip-prinsip tersebut dalam kehidupan nyata. Selain itu, refleksi terhadap kajian ini dapat menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat Indonesia untuk memperkuat kesadaran dan komitmen dalam mempertahankan integrasi nasional sebagai fondasi membangun kebersamaan yang kuat. Terutama generasi muda, yang memiliki peran penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa kedepannya.
Kajian Konstitusi di Indonesia: Kembali pada UUD 1945 Asli atau Tetap dalam UUD NRI 1945 di Abad 21 Santoso, Gunawan; Karim, Aim Abdul; Maftuh, Bunyamin; Sapriya; Murod, Ma'mun
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jupetra.v2i1.140

Abstract

Kurangnya perlindungan hukum yang memadai bagi masyarakat di Indonesia, ketidakadilan Sosial, dan masih adanya ketimpangan sosial dan ekonomi antara wilayah dan golongan masyarakat, yang mengakibatkan ketidakadilan dalam distribusi sumber daya dan jasa serta kesejahteraan masyarakat, dan terbatasnya Hak Asasi Manusia. Metode penelitiannya kualitatif deskriptif, yang biasa digunakan dalam penelitian konstitusi meliputi: Studi literatur,Analisis dokumen, melakukan diskusi kepada para ahli dan pelaku politik yang terkait dan selanjutnya melakukan Analisis isi. Hasil telaah singkatnya yaitu Kajian Konstitusi di Indonesia menjadi sangat penting dalam memahami dasar hukum dan politik negara Indonesia. Mahasiswa Kajian Konstitusi harus memiliki keterampilan abad 21 seperti pemahaman tentang konsep-konsep dasar dalam konstitusi, kemampuan untuk menganalisis isu-isu yang berkaitan dengan konstitusi, kemampuan untuk mengidentifikasi kelemahan dalam dokumen konstitusi dan kemampuan untuk mengusulkan perubahan yang diperlukan demi kemajuan negara Indonesia. Dalam kontroversi memilih kembali pada UUD 1945 Asli atau tetap dalam UUD NRI 1945, penting bagi kita untuk memiliki pemahaman yang mendalam tentang dokumen konstitusi dan isu-isu yang terkait dengannya serta kemampuan untuk berpikir kritis untuk mempertimbangkan argumentasi setiap pihak. Penting bagi kita untuk menerapkan dan menjalankan UUD yang saat ini berlaku sesuai dengan semangat dan kaidah yang terkandung di dalamnya demi kemajuan negara Indonesia. Kata kunci: Konstitusi di Indonesia; UUD 1945 Asli, UUD NRI 1945, Abad 21.
Kajian Kewajiban dan Hak Negara dan Warga Negara sebagai Strategi WNI dan WNA di Dalam dan di Luar Negeri Indonesia Abad 21 Santoso, Gunawan; Karim, Aim Abdul; Maftuh, Bunyamin; Sapriya; Murod, Ma'mun
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jupetra.v2i1.141

Abstract

Masih banyaknya masalah yang muncul dalam hubungan antara WNI dan WNA, seperti konflik, diskriminasi, dan perbedaan pemahaman tentang hak dan kewajiban, juga menjadi gap dalam kajian ini. Metode penelitiannya kualitatif deskriptif, yang biasa digunakan dalam penelitian meliputi: Studi literatur,Analisis dokumen, melakukan diskusi kepada para ahli dan pelaku yang terkait dan selanjutnya melakukan Analisis isi. Hasil telaahnya yaaitu; Kajian Kewajiban dan Hak Negara dan Warga Negara sebagai Strategi WNI dan WNA di Dalam dan di Luar Negeri Indonesia Abad 21 menjadi penting dalam mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi tantangan globalisasi dan persaingan di masa depan. Mahasiswa harus memiliki keterampilan abad 21 yang luas dan beragam, yang mencakup pemahaman tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara, kemampuan berkomunikasi secara efektif, penggunaan teknologi informasi dan komunikasi, berpikir kritis dan analitis, dan kemampuan bekerja secara kolaboratif dalam situasi yang kompleks. Pemahaman tentang keberagaman budaya juga menjadi landasan penting untuk memperkuat nilai kemanusiaan, keadilan, kesetaraan, dan perdamaian. Oleh karena itu, mahasiswa harus aktif dalam mengambil peluang-peluang untuk meningkatkan keterampilan-keterampilan tersebut, seperti magang, program pertukaran pelajar, seminar, pelatihan, atau pengabdian kepada masyarakat. Keterampilan abad 21 menjadi sangat penting bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri mereka menghadapi tantangan dan peluang di masa depan, sekaligus menjadi bagian dari kehidupan demokratis Indonesia dan mampu memberikan kontribusi yang konstruktif baik di dalam maupun di luar negeri.
Kajian Dinamika Demokrasi di Indonesia untuk Menjadi Tokoh Pahlawan Daerah dan Nasional RI Abad 21 Santoso, Gunawan; Karim, Aim Abdul; Maftuh, Bunyamin; Sapriya; Murod, Ma'mun
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jupetra.v2i1.142

Abstract

Beberapa tokoh dan masyarakat memiliki keresahan terkait dengan perkembangan demokrasi di Indonesia dan keterlibatan tokoh pahlawan dalam mendorong perbaikan sistem demokrasi di Indonesia. Metode penelitiannya kualitatif deskriptif, yang biasa digunakan dalam penelitian meliputi: Studi literatur,Analisis dokumen, melakukan diskusi kepada para ahli dan pelaku yang terkait dan selanjutnya melakukan Analisis isi. Hasil telaahnya yaitu; Kajian Dinamika Demokrasi di Indonesia adalah sebuah studi tentang perjalanan demokrasi di Indonesia dalam menghadapi tantangan dan perubahan di abad 21. Studi ini menunjukkan bagaimana proses demokrasi telah mempengaruhi perkembangan sosial, politik, dan ekonomi Indonesia pada masa kini dan dapat memberikan implikasi bagi kehidupan berbangsa dan bernegara di masa depan. Salah satu implikasi dari dinamika demokrasi di Indonesia adalah munculnya tokoh-tokoh pahlawan daerah dan nasional yang melalui perjuangan, komitmen, dan konsistensi dalam memperjuangkan kepentingan rakyat dapat menjadi teladan dan inspirasi bagi generasi muda Indonesia di abad 21. Penelitian ini akan menguraikan profil serta jejak perjuangan tokoh-tokoh pahlawan daerah dan nasional RI abad 21 melalui berbagai sumber data yang akurat dan reliabel. Selain itu, penelitian ini juga akan membahas tentang dampak dari perjuangan dan kiprah tokoh-tokoh pahlawan daerah dan nasional RI abad 21 terhadap demokrasi di Indonesia, khususnya dalam menjaga keberlangsungan dan konsolidasi demokrasi.
Kajian Penegakan Hukum di Indonesia untuk Membentuk Perdamian dalam Bhinneka Tunggal Ika Indonesia Abad 21 Santoso, Gunawan; Karim, Aim Abdul; Maftuh, Bunyamin; Sapriya; Murod, Ma'mun
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jupetra.v2i1.143

Abstract

Dampak ketidakadilan, terjadinya diskriminasi, maupun intoleransi yang dapat merusak kerukunan dan perdamaian yang ada. Masih banyaknya praktik korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan yang dilakukan oleh para pejabat pemerintah dan aparat penegak hukum. Metode penelitiannya kualitatif deskriptif, yang biasa digunakan dalam penelitian meliputi: Studi literatur,Analisis dokumen, melakukan diskusi kepada para ahli dan pelaku yang terkait dan selanjutnya melakukan Analisis isi. Hasil telaahnya yaitu; kajian penegakan hukum di Indonesia merupakan hal yang sangat penting dalam menjaga perdamaian dan keamanan di masyarakat. Dalam konteks Bhinneka Tunggal Ika Indonesia abad 21, diperlukan upaya penegakan hukum yang efektif dan transparan, serta menerapkan nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika dalam setiap kebijakan dan tindakan penegakan hukum. Dalam kajian ini, disimpulkan bahwa kolaborasi antar lembaga hukum dan masyarakat, serta penggunaan teknologi dan inovasi, menjadi faktor penting dalam meningkatkan efektivitas penegakan hukum. Selain itu, aparat penegak hukum juga harus memiliki kemampuan dan keterampilan abad 21 yang diperlukan, seperti kemampuan berpikir kritis, memanfaatkan teknologi, serta memahami nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika dan masalah-masalah sosial dan kultural di masyarakat. Diharapkan dapat terwujud penegakan hukum yang efektif dan berkeadilan, serta menciptakan keadaan perdamaian dan keamanan di Indonesia abad 21. Dalam kajian penegakan hukum di Indonesia, ditemukan bahwa pentingnya memperkuat pemahaman dan kesadaran hukum di kalangan masyarakat, khususnya tentang nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika dan penerapannya dalam penegakan hukum.
Kajian Ketahanan Nasional melalui Geopolitik dan Geostrategi Indonesia Abad 21 Santoso, Gunawan; Karim, Aim Abdul; Maftuh, Bunyamin; Sapriya; Murod , Ma'mun
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jupetra.v2i1.145

Abstract

Perkembangan kondisi global yang cepat membuat situasi menjadi tidak stabil dan mempengaruhi ketahanan nasional. Metode penelitiannya deskriptif kualitatif, metode penelitian yang digunakan adalah gabungan antara studi literatur, wawancara, dan analisis kualitatif. Hasil telaahnya yaitu Kajian ketahanan nasional melalui geopolitik dan geostrategi Indonesia pada abad ke-21 menjadi topik penting dalam menghadapi tantangan dan perubahan yang terus berkembang di dunia global. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia harus mampu mengelola wilayahnya dengan strategi geostrategi yang tepat agar mampu menangani ancaman baik dari dalam maupun dari luar. Selain itu, geopolitik dan geostrategi juga menjadi faktor penting dalam pembangunan nasional dan hubungan internasional. Dalam menghadapi tantangan abad 21, Indonesia harus mampu menyesuaikan diri dengan dinamika global dan membangun strategi ketahanan nasional yang terintegrasi. Kajian ketahanan nasional melalui geopolitik dan geostrategi Indonesia pada abad ke-21 menjadi topik yang sangat penting dalam menghadapi tantangan dan perubahan global yang terus berkembang. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia harus mampu mengelola wilayahnya dengan strategi geostrategi yang tepat agar mampu menangani ancaman baik dari dalam maupun dari luar. Selain itu, geopolitik dan geostrategi juga menjadi faktor penting dalam pembangunan nasional dan hubungan internasional. Dalam menghadapi tantangan abad 21, Indonesia harus mampu menyesuaikan diri dengan dinamika global dan membangun strategi ketahanan nasional yang terintegrasi dan holistik.
Kajian Lambang Negara Indonesia Burung Garuda untuk Membumikan Rasa Nasionalisme, Perjuangan, dan Patriotisme Abad 21 Santoso, Gunawan; Karim, Aim Abdul; Maftuh, Bunyamin; Sapriya; Murod , Ma'mun
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jupetra.v2i1.146

Abstract

Era globalisasi telah mendorong pertumbuhan ekonomi yang tidak terelakkan, tetapi pada saat yang sama juga telah menimbulkan tantangan bagi identitas nasional, identitas budaya, dan rasa kebersamaan dalam masyarakat Indonesia. Hal ini mendorong perluasan dan memperdalam kajian dan pemahaman mengenai nilai-nilai kebangsaan dan simbol-simbol kebangsaan, seperti lambang burung Garuda. Metode penelitiannya kualitatif deskriptif, metode penelitian yang digunakan adalah gabungan antara studi literatur, wawancara, dan analisis kualitatif. Hasil telaahnya yaitu Kajian lambang negara Indonesia Burung Garuda merupakan upaya untuk memperkuat rasa nasionalisme, perjuangan, dan patriotisme bagi generasi muda Indonesia di era abad 21. Simbol Burung Garuda memiliki makna penting yang dapat membantu membumikan nilai-nilai keindonesiaan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kajian tersebut, dapat dipahami bahwa Burung Garuda menggambarkan semangat kepahlawanan, keberagaman, solidaritas, dan kebersamaan. Penugasan dalam membumikan rasa nasionalisme, perjuangan, dan patriotisme abad 21 dapat dilakukan dengan berbagai metode pengajaran seperti ceramah, diskusi kelompok, kegiatan praktikum, penelitian, atau proyek kolaboratif. Dalam kajian ini, juga ditemukan bahwa pentingnya membumikan rasa nasionalisme, perjuangan, dan patriotisme abad 21 lebih diperlukan pada masa saat ini, karena tantangan-tantangan global yang kompleks dan beragam.
Kajian keikutsertaan Indonesia dalam Organisasi Internasional untuk Perdamaian Dunia di Abad 21 Santoso, Gunawan; Karim, Aim Abdul; Maftuh, Bunyamin; Sapriya; Murod, Ma'mun
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jupetra.v2i1.147

Abstract

Indonesia memiliki banyak potensi dan peran penting dalam mempromosikan perdamaian di dunia. Namun, ada beberapa hambatan dan tantangan yang harus dihadapi oleh Indonesia dalam upaya untuk meningkatkan partisipasinya dalam organisasi internasional untuk perdamaian dunia. Metode penelitiannya kualitatif deskriptif, metode penelitian yang digunakan adalah gabungan antara studi literatur, wawancara, dan analisis kualitatif. Hasil telaahnya yaitu Kajian keikutsertaan Indonesia dalam organisasi internasional untuk perdamaian dunia di abad 21 menunjukkan bahwa Indonesia memiliki peran aktif dalam mempromosikan perdamaian dan stabilitas dunia melalui keikutsertaan dalam berbagai organisasi internasional seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), ASEAN, Gerakan Non-Blok dan UNHCR. Indonesia telah berkontribusi untuk memperkuat kerja sama global dan mengatasi berbagai masalah kemanusiaan dengan tujuan mencapai perdamaian dan keadilan. Keterlibatan Indonesia dalam organisasi internasional menunjukkan komitmen negara ini dalam memperjuangkan perdamaian yang berkelanjutan dan stabilitas global di abad 21. Kajian ini membahas peran Indonesia dalam organisasi internasional terkait dengan promosi perdamaian dan keamanan di tingkat global. Indonesia memiliki peran aktif dalam organisasi internasional seperti PBB, ASEAN, dan GCTF untuk memperjuangkan kepentingan nasional dan mempromosikan perdamaian dan keamanan di tingkat global.
Kajian Global Citizen, Pengungsian, dan Pelanggaran HAM di Abad 21 Santoso, Gunawan; Abdul Karim, Aim; Bunyamin Maftuh; Sapriya; Ma'mun Murod
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jupetra.v2i1.148

Abstract

Tujuan dalam penelitian Metode penelitiannya kualitatif deskriptif, metode penelitian yang digunakan adalah gabungan antara studi literatur, wawancara, dan analisis kualitatif. Hasil telaahnya yaitu pentingnya kolaborasi global dalam menangani masalah-masalah kependudukan dan hak asasi manusia di tingkat nasional dan internasional. Kajian ini juga menunjukkan bahwa perlindungan hak asasi manusia dan pengungsi harus dijadikan prioritas utama secara global melalui kerjasama internasional antara negara-negara dan organisasi masyarakat sipil. Teori kewarganegaraan global, nilai-nilai universal, penolakan terhadap diskriminasi, serta keadilan sosial menjadi landasan penting dalam merumuskan dan menerapkan solusi yang efektif dan berkelanjutan terkait tema kajian. Untuk mengimplementasikan kajian ini, diperlukan upaya yang terpadu antara pemerintah, organisasi masyarakat sipil, dan individu untuk mempromosikan perdamaian, keadilan sosial, dan perlindungan hak asasi manusia. Beberapa metode pengajaran dan pembelajaran yang dapat digunakan meliputi diskusi kelompok, pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran berbasis pengalaman, dan lain sebagainya. Kajian Global Citizen, Pengungsian, dan Pelanggaran HAM di Abad 21 membahas tentang pentingnya kolaborasi global dalam menangani masalah-masalah kependudukan dan hak asasi manusia di tingkat nasional dan internasional. Kajian ini juga menunjukkan bahwa perlindungan hak asasi manusia dan pengungsi harus dijadikan prioritas utama secara global melalui kerjasama internasional antara negara-negara dan organisasi masyarakat sipil.
The Law of Attraction: Kekuatan Intelegensi? Purwanto, Agung; Yanuar, Hanif Padli; Santoso, Gunawan
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jupetra.v2i2.149

Abstract

Abstrak- Tujuan dari studi ini untuk mengetahui apa yang di maksud dengan The Law of Attraction atau yang disebut dengan hukum tarik-menarik. Dan kalau kita uraikan dari dari kalimat The Law of Attractions ini membahas tentang perilaku,tingkah laku dan jati diri kita. Maksudnya kau hadirkan yang akan terjadi dalam hidup dan apa yang engkau bayangkan itulah nanti yang engkau ciptakan. Teori ini teori Law of traction ini diri kamu, Dari berbagai tradisi spiritual oleh beberapa tokoh nanti kita lihat siapa saja tokoh-tokoh itu yang antara lain tapi inti teorinya tadi bahwa Bagaimana pikiran apa yang ada di kepala kita dalam bentuk pikiran itulah nanti yang akan kita lanjutkan dalam kenyataan itu yang kalau pikiran-pikiran kita positif ya kita akan mengundang hal-hal yang positif tapi kalau pikiran-pikiran kita negatif biar tidak mengerjakan soalnya negatif.
Co-Authors - Sapriya 29Neneng Aan Supiati Abdah, Milda Nur Risma Abdillah Abdul Aziz Hatapayo Abdul Karim, Aim Abidzar, Muhammad Acep Acep, Vera Dwi Apriliani ADELIA, PUTRI Adhisty Septia Hidayat Adilah Syafiyah Ramadhani Adinda adinda putri darmanto Afriza Aprilian, Muhamad Agung Purwanto AGUS PURWANTO Agus Suradika Agustina Ahmad Fadly Ahmad Razan Ahmad Susanto ahmad suyudi Ahmad Syariuddin ahmad yani Aim Abdul Karim, Aim Abdul Aim Abdulkarim Aini, Zahratul Aisiyah, Aay Aisy, Difa Rafidatul aisyah tania amanda Ajmah Najibah Al Jabri, Nifin Abdullah Aldiansyah, Agitha Rizky alfi , alfi fadliya putri mahya Alia, Alia Zulfa Ramadanti Alika Atha Amani Aljundi, Faisal Almaira Putri Alustri Darmawati Alviana, Nur Kholifah Alya, Alya Nurul Aeny Alzein Alfatih Amalia Amalia Bintang, Rizka Amelia, Sabilah Amril Andi Afif Alwajih Andi Sukri Adam Andraini, Mayhati Ayu Anggraini, Devi Marlita anindia, eka bella Annisa Qotrunnada Sofyana Hamzah Annisa Tsamratul Fuadah Apriatna, Naura Ghazia Apriliyah, Mega Apriliyani, Dinda Ardelia, Metha Abidah Ari Metalin Eka Puspita Ari Metalin Ika Puspita Arifin Arifin Asbari, Masduki Asbari, Raihan Arsyad Firdausy Asep Hendrayana, Asep Astari Zahra Atfal, Marwiyatul Atmadja, Zahra Syafitri Aulia Rizqy, Haevina Aulia Safira Septiana Aulia Sartika Aulia, Adellia Rosita Aulia, Prizka Ade Ayu Dwi Zam Zam Khumairo ayu dwi zam zam khumairo, ayu dwi Ayu Permana, Destira Az Zahra Salsabila azhar, Ahmad Azhar Azmi Ramadhania Azmi, Ahmad Fikrie Azra Alya Sakinah Azrasabiy, Haikal Azzahra, Filosophia Azzahra, Filosophia Azzahra Baihaqi, Mochamad Fikri Bitan, Intan Arsyah Utami Bunyamin Maftuh Chahyadi, Matlahu Chairudin, Muhamad Chantika Mukti Ardi Choirunnisa, Rifda Cholichul Hadi Cicilia, Indah Cucu Suryati, Mina Nur'azizah Damayanti , Annisa Dari, Tri Ulan Darmini Darmini dava, Muhammad Dava Dela Safitri Dewi, Dewi Puji Lestari Dhilla Adhika Prawesti dina ichsanurrahmah Dina, Dina Dwi Fatmawati Dinda, Adinda Rizkyta Duwith, Desiana Dwi Apriliani, Nur Avifah Dwi Apriliani, Vera Dwi Fitriani Dwi Kurniarahman, Yoyok Dwi Susanti Dwi, Melanie Dyah Ayu Putri Zahra Dyah Wulandari Dzikrullah, Sakha Eka, Ismalia El abid, Mohammed Elfirza, Elfirza Elva Susanti Eneng Martini Etik Murtini Fadhilah, Allya Azizatul Fadil, Satiya Fadil Mahesa Fadli, Septi Aulia Fadlian Rafa Prawira fadya, Kinanti Fahik, Marselina Consita Bete Fahrezi, Muhammad Saddam Fairuza, Naila Fairuza Fakhmi, Baqiyatul Falikah Hayatun Nufus Farah Addina Syafa Farrasya Zubaer Fatharani Zahrah Fatimah Faznur, Lutfi Syauki Febiansyah Febiyanti, Nabila Fina, Fina nur syarifah Firman, Nadya Amelia Putri Firna Afifatun Nuha Fitri Awaliyah Fitri Yati Fitria, Annis Fitriyani, Nurmillah Laila Frischa Amalia Imanda Futeri, Firly Audia galuh, herdhianto galuh saputro Geifira, Ghaitsa Ghaitsa Geifira Shofa Ghozali, Salismiati Gultom, Adelia Angelia Gumelar, Abih Gunarsih, Lutfia Gunawan, Ayub Gunawan, Ayub Gunawan H Umsipyat, Gamaria Hadi Haryanto hafaz fazlur hafazfazlur Hafidah , Imroatul Hana Nurhasanah Handayani, Pingkan Setia Hanif Fadli Yanuar Hariyanti, Supry Hartiyani, Eka Septi Hatapayo, Abdul Aziz Hatta, Nadisya Rachelia Hendra Setyawan, Hendra Henni Mikawati Hermansyah, Rivaldy Hermawan, Cecep Maman Hermayanti, Nur Indah Hery Widijanto Hidayah Assaadih, Hilwa Hidayat, Adhisty Septia Hidayat, Muhammad Nur Syahroni Hidriana Hilda Dwi Cahyani Hilda Novianti Hilmiyatu Zahra Hodijah safitri Hujaimah, Salamah Hurriyah, Nada Ibrahim, Maulana Ichsanurrahmah, Dina Iftiyah Safitri Ihsan Nulfadli, Desi Rahmayani Iin Ikhsan Muhamad Mudjenan Imam Muhtadin Imam Wahyudin Imas Yulistia Imawati, Sri Immawati, Sri Inah Inrayani Intan Nisrina Kamilah Iran Purnawan Irega Gelly Gera Irham Mahfud Irhamni Irsyam, Irsyam Fajar Attaulloh Ismiatul Hasanah Iswadi Ishak Alwi Iswan Iwan Syah Izzah Mustika, Naura Jalinus jihan, jihan alifah hind Joko Pramono Kafka, Maghrifa Kafka Razaqa kami, Nurhayati Karsono Kartika, Deswita Kasno Keysa Najmi Salma Herdani Kharunissa, Siti Nur Khoirroni, Inayah Adhani Komalasari, Lisa Kudori, Masngud Kurniawan - kurniyawan, adit Kusnaedi, Edi Lafendry, Ferdinal Laila Ningtyas Laila Nurhidayah Latifa, Marfa Azzahra Tyara Lativa Qurrotaini Lestari, Dira lestari, restu lestari Lestari, Silvi Lilis Handayani Lutfi M. Rafiudin M. Ripan Jamil Ma'mun Murod Maftuh , Bunyamin Maghfira Azzahra , Syifa Magtublo, Rulia AR Mahdavikia, Ivan Majenih Mamun Murod Mansyur Hidayat Manurung, Irna Marcelin Mardiani Mardiyati, Nabila Dewi Mariani, Mira Mariska Dwi Amanda Marsidi Marsiyah MARTINI Marvel Santoso Mas Roro Diah Wahyu Lestari Masduki Asbari Maulana, Muhammad Fadli Maulana Maya Zahra Aulia Ma’ruf Mei Riska Indriana Meilanta Rantina Meilia Junsap, Rizky Meiliza, Shella Melani, Jelita Ayu Meliyana, Dwi Miftahul Syarof, Imelda mira, Almirah nur sakiinah Mochammad Ja’far Sodiq Mochammad Nurdiansyah N Mochammad Rafli Firdaus, Rafli Muhamad Sofian Hadi Muhammad Asyar Mu'thi Muhammad Dzaky Al Ghifary Muhammad Feisha F Muhammad Guntur Himawan Muhammad Lutfi Hasan Muhammad Raihan Muhammad Rifai Ramadhani Muhammad Saddam Fahrezi Muhammad Usman, Muhammad Muhammad Zen, Muhammad Muharrom, Faiz Mul'aini, Tia Artika MUNAWAR Murod , Ma'mun Murod , Ma’mun Murod, Ma'mun Murod, Ma'mun Murod Muthmainnah, Rika Okta Nabila, Nabila Hapsari Nabilah, Annisah nabilla kairunisa Nadia Dewi Firdaus Naura Izzah Mustika Nazhimah Layala Nidar Yusuf Ningtyas, Laila Nisa, Nisa Destiana Noer Adila Azzahra Nova Aulia Choerunnisa Novitasari, Dewiana Nugraha, Dadi Mulyadi Nur Halimah Nur Laila Nur'azizah, Mina Nuraini indah putri Nurfajri, Fikri Nurfajriyanti Nurhayati, Aat Nurkholisha, Risma Nurul Aifha, Desi Rahmayani Nurul, Shafira Nurwijayanti Nur’ atsani, Rizki Makhfud Nuur Fauzaan, Muhammad OKTA ROSFIANI Pangestu, Ageng Puji Patinasarani, Roni Pradipta, Malvin Dharma Prianti, Juani Purwanti Puteri Ramadhanti, Eka Putra, Alfaroz Rizki Putra, Ferdy Eka Putri Agustiyarini, Dita Putri Ayu Romadhotin Putri Ayu Wulandari, Riska Putri Sa'adah Putri, Adinda Herlia Putri, Almaira Putri, Nadia Ananda Putri, Rachmawati Fauziyatul Rachman, Angela Alya Rachman Rachmania Naura Adysti Radita Ayudya Rafli Firdaus Rafzan Rahmadhani, Synta Dewi Rahmah, Maulida Lia Rahmaleli sakinah Rahman Rahmawati , Putri Raihan, Muhammad Raihan Rajab, Rahman Rajwa Firyaal Ramadanti, Alia Zulfa Ramadhan, Rikky Erlangga Ramadhana, Larasati Ramadhania, Azmi Rantina, Meilanta Razan, Abdullah Reni Oktafiani Resti Nuraeni Restu M Hasbylah Retnasari, Lisa Retnasari Rida Wulandari Ridho Salyo Rifqi Faza Amal Hasan RIZKA AULIA Rizky Apriani, Putri Rosa Nilla Nurjannah Rosha, Melati royana, ida Rumelan, Fitriani Rusadi, Bobi Erno sabila, Tiara Nur Safa Azzahra, Nursafa Azzahra safira aulia adisti safitri , Dela Safitri, Dela Sakha Dzikrullah Sakinah, Rahmaleli Salma Putri Amanda Salma Sabika salma, salma sabika Salsabila, ‘Aisyah Naurah Salsabilla , Endah Salwa Azzahrah Salyo, Ridho Santoso, Ayu Metalin Ika Puspita Sapriya Sari Lenita Christi Sasa, Sasa Fiolanisa Sasmita, Raisyal Fiqri Perdana Satiya Fadil Mahesa Septyawati, Diana Setiawati setiyaningsih, dewi Shara Ayu Pramitha Shayla Ayuningtias Sheila Anindita Shofi Nisrina Amani Silma Kafia Elsaif Silvia Damayanti, Silvia Simaremare, Joswin Siska Kusumawardani Siswo Wardoyo Siti Barkah Siti Juriyatun Toyibah Siti Maisaroh Siti Tasniah Herniati Siti ‘Aisah Sodik, Ahmad Japar Sodikin Sofa, Ghaitsa Geifira Solehudin Subandi, Egypt Toton Sudarmiatin Sugeng Santoso Sugiono, Muhamad Sujanah, Titin Sukmawati, Klara Iswara Suminar, Akhyumita Dea Sunarsih, Eka SUNARTO Supadmi Supatmi Supiati, Aan Suratno SURYANI Susilahati Syafiyah, Adilah Syahada, Hany Aulia Syahada Syawhas , Dinda Khomsaini Syifa Anissaa, Aura Syifa Galih Syifa Syabilla, Kayla Syunu Trihantoyo Teguh Kusumo Nugroho Tiara Nur sabila toro, Ridwan Tri Wahyuningtias Trisetia Wijijayanti Trishna Marsella , Arsyadina Trisila , Intan Tsoraya, Nurul Dwi Tugiman Tugiman Tugiman Tya Ayu Erianti Ulfiatul Muizzah Unik Setianingsih Utami Putri, Nur Pangesti valia niswa dzahrotudina Venika Devita Sari Vira, Alvira Prasasti Virda Nurlita Wahyu Rahmadhani, Lathifah wahyu, imam wahyudin Wahyudi, Jodi Wardiah, Siti Warwey, Nurlela Wawan Widia Winata Wijaya, Kunto Wijayanti, Aura Wijayanti, Mutiara Winata, Wisnu wisra linda Wulansari , Fitria Yanuar, Hanif Fadli Yanuar, Hanif Padli Yasmin Hadiyya Fatin Hana Yati, Fitri Yosea Bagus Armando yuniar, adilla cahya Yunika, Irmi Yunilestari, Eta Zahira, Yusrina Nadiya Zahra, Safira Az Zai, Jernih Wati Zakiya, Aliya Zaqi, Ahmad Muzaqi Zen