Claim Missing Document
Check
Articles

Strong Why: Menguatkan Logika Mengapa dalam Kehidupan Anggraini, Devi Marlita; Asbari, Masduki; Eka, Ismalia; Santoso, Gunawan; Rantina, Meilanta
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jupetra.v2i2.154

Abstract

Abstrak – Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan perspektif penulis dari channel Youtube Sabrang Mowo Damar Panuluh yang berjudul “Mencari Titik Masalah” dan buku yang berjudul “Find Your Why” yang ditulis oleh Simon Sinek, David Mead, dan Peter Docker. Pada studi ini peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan cara simak catat, karena sumber data yang diperoleh dengan menyimak narasi lisan dan tulisan. Hasil studi ini menjelaskan pentingnya alasan di balik setiap langkah dan keputusan dalam hidup yang sebenarnya adalah tahap pertama yang harus dilakukan semua orang. Persfektif penulis terhadap buku Find Your Why, yaitu buku ini membahas tentang cara mencari tahu kenapa kita melakukan apa yang kita lakukan. Jika sesuatu yang kita lakukan itu terasa membosankan, berat, atau bahkan melelahkan, berarti kita sedang melakukan sesuatu yang bertentangan dengan “Kenapa” kita. Sebaliknya, jika kita sudah berhasil menemukan pekerjaan yang benar-benar disukai, pekerjaan yang berat atau membosankan sekalipun akan mudah dilakukan. Agar hidup yang kita jalani terasa lebih menyenangkan dan mudah, maka kita harus menemukan alasan yang tepat dibalik semua aktifitas dalam hidup kita.Kata Kunci: Find Your Why, Pentingnya “Kenapa”, The golden circle, Tujuan hidup. Abstrack – The purpose of this study was to explain the author’s perspective from the Sabrang Mowo Damar Panuluh youtube channel entitled “Seek The Point Of Problem” and the book entitled “Find Your Why” written by Simon Sinek, David Mead, and Peter Docker. In this study, the author uses a descriptive qualitative method by observing notes, because the data sources obtained by listening to the oral narrative and writing. The results of this study explain the importance of the reasons behind every step and decision in the real life is the first stage that everyone has to do. The author’s perspective from the book “Find Your Why” is this book discussing how to find out why we do what we do. If something we do feels boring, hard, or even tiring, it means we are doing something that is against “Why” we are. On the other hand, if we have successfully found the job that is our passion, the job that is heavy or even boring will easy to do. So, to make our life that we live feels more fun and easy, we have to find the right reasons behind all the activities in our lives. Keywords: Find Your Why, The important of “Why”, The golden circle, The purpose of life.
Tarian Keberuntungan yang Rumit: Mengurai Paradoks Nasib Buruk Maulana, Muhammad Fadli Maulana; Azzahra, Filosophia Azzahra; Gunawan, Ayub Gunawan; Santoso, Gunawan
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jupetra.v2i2.156

Abstract

The purpose of this study is to find out the Nova Effect perspective from the Vnvlan youtube channel entitled "What is Nova Effect? Flimsy Boundary of Unlucky and Lucky”. In this study, the researcher used a descriptive qualitative method by taking notes because the source of the data was obtained by listening to oral narratives. The results of this study explain that the Nova Effect teaches how something that happens to someone must have both good and bad sides. This study also says that sometimes something good brings something bad and something bad brings something good. The research started with the question What is the Nova Effect, How to avoid the Nova Effect, Are we destined to have bad luck. The study of the Nova Effect teaches us to be grateful for everything that has been ordained by God, to always be optimistic, and to stop overthinking.
Bagaimana Cara Belajar dengan Cepat? Telaah Singkat dari Pemikiran Dita Dwi Cahyani Fakhmi, Baqiyatul; Apriliyani, Dinda; Rantina, Meilanta; Santoso, Gunawan
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jupetra.v2i2.165

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pemikiran dita dwi cahyani dari channel youtube lebih baik yang berjudul “Fast Learner [Menjadi Pembelajar Cepat]”. Pada penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif deskriptif yaitu dengan melakukan simak dan catat karena sumber data yang didapat melalui hasil menyimak narasi secara lisan. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa sebelum melakukan cara belajar cepat yang efektif harus mampu memahami teknik dan cara belajar sesuai dengan kepribadian diri sendiri, mampu memahami kapan waktu yang tepat otak memahami apa yang sedang dipelajari dan kapan waktu yang tepat ketika perlu untuk istirahat, karena setiap orang memiliki kepribadian dan efektifitas waktu yang berbeda – beda. Sehingga tidak bisa disamakan antara efektifitas belajar antara satu orang dengan yang lainnya.
Pentingnya Pemanfaatan Electronic Book (e-book) dalam Membentuk Moralitas Generasi Z anindia, eka bella; Santoso, Gunawan; Masduki Asbari; Meilanta Rantina
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i3.171

Abstract

Perkembangan teknologi yang berdampak pada pendidikan, membuat suatu inovasi baru, yaitu dengan adanya electronic book (e-book). Selain munculnya e-book, perkembangan teknologi juga membentuk Generasi Z yang bergantung kepada ponsel pintar dan perangkat sejenisnya. Adanya ketergantungan tersebut, pada akhirnya memengaruhi moralitas dari Generasi Z, yang cenderung sensitif, individualis, dan sulit membuat keputusan. Dalam mengatasi permasalahan tersebut, tulisan ini membuat rekomendasi solusi dengan memanfaatkan e-book sebagai pendorong moralitas Generasi Z. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk membuat rekomendasi solusi dengan memanfaatkan e-book sebagai pendorong moralitas Generasi Z. Hasil dari penulisan artikel ini adalah pemanfaatan e-book ini harus didukung oleh adanya sosialisasi, desain yang inovatif dan kreatif, serta adanya kolaborasi antara e-book dengan mata kuliah atau mata pelajaran pendidikan karakter.
Kunci Literasi: Jangan Paksa Anak Membaca? Febiyanti, Nabila; Asbari, Masduki; Lestari, Silvi; Santoso, Gunawan
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i2.179

Abstract

The purpose of this study was to find out Nadiem Makarim's philosophical study from the Guru Dok TV Youtube channel entitled "The Key to Literacy, don't force children to read!". In this study, the researcher used a qualitative approach with the note-taking method because the source of the data that the researcher obtained was obtained through listening. The result of a brief review of the process of listening to this philosophical study is that the role of the family is very strategic in fostering children's interest in reading. In fact, this role must be strengthened from an early age, even if it is only limited to the introduction of letters and numbers.
Think Outside The Box Zai, Jernih Wati; Rantina, Meilanta; Santoso, Gunawan
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jupetra.v2i2.181

Abstract

Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis tentang apa itu berpikir kreatif, apa saja kategorinya dan aspek dalam kemampuan berpikir kreatif menurut Hadi Ismanto dari channel youtube podcast Greatmind yang berjudul ”Kreatif Sejati: Think Outside The Box, Gimana caranya?”. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melakukan simak catat karena sumber data yang diperoleh dengan menyimak narasi lisan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa seseorang dituntut untuk dapat memperoleh lebih dari satu jawaban terhadap suatu persoalan dan untuk itu maka diperlukan imajinasi. Adapun berpikir analitis adalah berpikir yang sebaliknya menggunakan suatu pendekatan logis menuju ke jawaban tunggal. Sebenarnya dalam menghadapi masalah kita membutuhkan kedua jenis berpikir tersebut, yaitu berpikir logis-analitis dan berpikir kreatif. Berpikir logis-analitis sering disebut dengan berpikir konvergen, karena cara berpikir ini cenderung menyempit dan menuju ke jawaban tunggal.Sementara itu berpikir kreatif sering disebut sebagai berpikir divergen, karena disini pikiran didorong untuk menyebar jauh dan meluas dalam mencari ide-ide baru.
Critical Thinking 21st Century Era 4.0 Al Jabri, Nifin Abdullah; Santoso, Gunawan
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jupetra.v2i2.190

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kajian filosofis Sabrang Mowo dari channel Youtube RT 04 RW 02 Desa Buduran Kab Sidoarjo yang berjudul “Mengumpulkan Informasi untuk Membangun Diri” dalam studi ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode simak catat karena sumber data yang penulis peroleh melalui menyimak vidio. Di era Revolusi Industri 4.0 yang ditandai dengan masifnya perkembangan teknologi informasi dan mudahnya menyebarnya informasi tanpa filter apapun. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji urgensi literasi digital guna menangkal radikalisme pada generasi millennial di era Revolusi Industri 4.0. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kemampuan literasi digital sangat penting dalam menangkal radikalisme dan perlu dikembangkan dalam delapan elemen esensial yaitu kultural, kognitif, konstruktif, komunikatif, kreatif, kritis, dan civic. Selain itu, untuk meningkatkan kemampuan literasi digital tersebut dapat memanfaatkannya. Harapannya, dengan kemampuan literasi digital seorang pengguna digital yaitu generasi millenial dapat menyaring informasi yang didapatkan dan dipastikan terlebih dahulu kebenarannya. Generasi milenial dapat mengambil banyak hikmah dari hasil kajian filosofis ini.
Proses Pembentukan Karakter Seseorang Berdasarkan Lingkungan Kehidupan Atfal, Marwiyatul; yuniar, adilla cahya; Rantina, Meilanta; Santoso, Gunawan
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jupetra.v2i2.193

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perspektif Erie Sudewo dari channel youtube TEDx Talks yang berjudul “membentuk karakter membangun bangsa”. Pada karya ilmiah ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melakukan simak catat sumber data yang diperoleh dengan menyimak narasi lisan dan mencari referensi sumber lain yang dipandang relevan dan representatif. karakter merupakan topik penting dalam kehidupan sehari-hari, Secara umum, karakter dapat diartikan sebagai sekumpulan sifat yang selalu dikagumi sebagai tanda kebaikan dan kedewasaan moral seseorang. Masing-masing tentunya memiliki karakter tersendiri. Karakter seseorang dibentuk melalui pembelajaran sepanjang hidupnya. Dengan kata lain, karakter seseorang bukanlah bawaan sejak lahir,
Perilaku Dalam Menjalankan Keinginan Agar Tujuannya Tercapai Putri Agustiyarini, Dita; Miftahul Syarof, Imelda; Santoso, Gunawan
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jupetra.v2i2.194

Abstract

Tujuan penelitian dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sebuah penelitian yang berjudul “Mengapa Passion Tidak Cukup” oleh Fellexandro Ruby dari Channel Youtube TEDx Talks. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan cara mengamati catatan melalui pengumpulan sumber data yang diperoleh atau ditemukan dalam literatur, membaca, dan mencatat. Menurut hasil penelitian ini membahas tentang Passion dan Ikigai, dimana Passion sangat berpengaruh dalam mengubah bentuk karakter dan meningkatkan kualitas diri ke tahap yang lebih baik dalam diri kita, selain itu Ikigai juga memiliki harapan, karena Ikigai dapat menginspirasi masyarakat Jepang dalam kehidupannya sehari-hari.
Bahaya Positif Thinking? Yuniar, Adilla Cahya; Atfal, Marwiyatul; Santoso, Gunawan; Rantina, Meilanta; Asbari, Masduki
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jupetra.v2i2.203

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja sisi negative Positive Thingking dari channel youtube podcast TEDx Talks yang berjudul “The Danger Of Positive Thinking”. Pada studi ini peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melakukan simak catat karena sumber data yang diperoleh dengan menyimak narasi lisan. Hasil Studi ini menjelaskan bahwa Berfikir positif adalah hal yang luar biasa, tetapi itu bisa membawa kita ke dalam masalah besar jika kita terlalu berlebihan dalam berpositif thinking. Akan ada bahaya yang dapat timbul jika dalam setiap segi kehidupan kita, selalu dianggap baik-baik saja, atau selalu berpikir positif. Istilah bahaya selalu berpikir positif ini disebut dengan toxic positivity. Toxic positivity adalah sebuah frasa yang merujuk pada sebuah konsep untuk terus merasa dan berpikir positif. Dengan kata lain, kita hanya memfokuskan segala hal yang terjadi di dalam hidup kita pada hal-hal yang baik-baik saja dan menolak, menyangkal, atau membuang apa pun yang dapat memicu perasaan negatif. Secara sederhana, contoh toxic positivity adalah ketika kita sedang merasa sedih, marah, atau berkabung, dan sedang dalam usaha untuk bercerita kepada orang lain, tetapi malah mendapatkan ungkapan seperti, "Jangan sedih, semua pasti akan baik-baik saja."
Co-Authors - Sapriya 29Neneng Aan Supiati Abdah, Milda Nur Risma Abdillah Abdul Aziz Hatapayo Abdul Karim, Aim Abidzar, Muhammad Acep Acep, Vera Dwi Apriliani ADELIA, PUTRI Adhisty Septia Hidayat Adilah Syafiyah Ramadhani Adinda adinda putri darmanto Afriza Aprilian, Muhamad Agung Purwanto AGUS PURWANTO Agus Suradika Agustina Ahmad Fadly Ahmad Razan Ahmad Susanto ahmad suyudi Ahmad Syariuddin ahmad yani Aim Abdul Karim, Aim Abdul Aim Abdulkarim Aini, Zahratul Aisiyah, Aay Aisy, Difa Rafidatul aisyah tania amanda Ajmah Najibah Al Jabri, Nifin Abdullah Aldiansyah, Agitha Rizky alfi , alfi fadliya putri mahya Alia, Alia Zulfa Ramadanti Alika Atha Amani Aljundi, Faisal Almaira Putri Alustri Darmawati Alviana, Nur Kholifah Alya, Alya Nurul Aeny Alzein Alfatih Amalia Amalia Bintang, Rizka Amelia, Sabilah Amril Andi Afif Alwajih Andi Sukri Adam Andraini, Mayhati Ayu Anggraini, Devi Marlita anindia, eka bella Annisa Qotrunnada Sofyana Hamzah Annisa Tsamratul Fuadah Apriatna, Naura Ghazia Apriliyah, Mega Apriliyani, Dinda Ardelia, Metha Abidah Ari Metalin Eka Puspita Ari Metalin Ika Puspita Arifin Arifin Asbari, Masduki Asbari, Raihan Arsyad Firdausy Asep Hendrayana, Asep Astari Zahra Atfal, Marwiyatul Atmadja, Zahra Syafitri Aulia Rizqy, Haevina Aulia Safira Septiana Aulia Sartika Aulia, Adellia Rosita Aulia, Prizka Ade Ayu Dwi Zam Zam Khumairo ayu dwi zam zam khumairo, ayu dwi Ayu Permana, Destira Az Zahra Salsabila azhar, Ahmad Azhar Azmi Ramadhania Azmi, Ahmad Fikrie Azra Alya Sakinah Azrasabiy, Haikal Azzahra, Filosophia Azzahra, Filosophia Azzahra Baihaqi, Mochamad Fikri Bitan, Intan Arsyah Utami Bunyamin Maftuh Chahyadi, Matlahu Chairudin, Muhamad Chantika Mukti Ardi Choirunnisa, Rifda Cholichul Hadi Cicilia, Indah Cucu Suryati, Mina Nur'azizah Damayanti , Annisa Dari, Tri Ulan Darmini Darmini dava, Muhammad Dava Dela Safitri Dewi, Dewi Puji Lestari Dhilla Adhika Prawesti dina ichsanurrahmah Dina, Dina Dwi Fatmawati Dinda, Adinda Rizkyta Duwith, Desiana Dwi Apriliani, Nur Avifah Dwi Apriliani, Vera Dwi Fitriani Dwi Kurniarahman, Yoyok Dwi Susanti Dwi, Melanie Dyah Ayu Putri Zahra Dyah Wulandari Dzikrullah, Sakha Eka, Ismalia El abid, Mohammed Elfirza, Elfirza Elva Susanti Eneng Martini Etik Murtini Fadhilah, Allya Azizatul Fadil, Satiya Fadil Mahesa Fadli, Septi Aulia Fadlian Rafa Prawira fadya, Kinanti Fahik, Marselina Consita Bete Fahrezi, Muhammad Saddam Fairuza, Naila Fairuza Fakhmi, Baqiyatul Falikah Hayatun Nufus Farah Addina Syafa Farrasya Zubaer Fatharani Zahrah Fatimah Faznur, Lutfi Syauki Febiansyah Febiyanti, Nabila Fina, Fina nur syarifah Firman, Nadya Amelia Putri Firna Afifatun Nuha Fitri Awaliyah Fitri Yati Fitria, Annis Fitriyani, Nurmillah Laila Frischa Amalia Imanda Futeri, Firly Audia galuh, herdhianto galuh saputro Geifira, Ghaitsa Ghaitsa Geifira Shofa Ghozali, Salismiati Gultom, Adelia Angelia Gumelar, Abih Gunarsih, Lutfia Gunawan, Ayub Gunawan, Ayub Gunawan H Umsipyat, Gamaria Hadi Haryanto hafaz fazlur hafazfazlur Hafidah , Imroatul Hana Nurhasanah Handayani, Pingkan Setia Hanif Fadli Yanuar Hariyanti, Supry Hartiyani, Eka Septi Hatapayo, Abdul Aziz Hatta, Nadisya Rachelia Hendra Setyawan, Hendra Henni Mikawati Hermansyah, Rivaldy Hermawan, Cecep Maman Hermayanti, Nur Indah Hery Widijanto Hidayah Assaadih, Hilwa Hidayat, Adhisty Septia Hidayat, Muhammad Nur Syahroni Hidriana Hilda Dwi Cahyani Hilda Novianti Hilmiyatu Zahra Hodijah safitri Hujaimah, Salamah Hurriyah, Nada Ibrahim, Maulana Ichsanurrahmah, Dina Iftiyah Safitri Ihsan Nulfadli, Desi Rahmayani Iin Ikhsan Muhamad Mudjenan Imam Muhtadin Imam Wahyudin Imas Yulistia Imawati, Sri Immawati, Sri Inah Inrayani Intan Nisrina Kamilah Iran Purnawan Irega Gelly Gera Irham Mahfud Irhamni Irsyam, Irsyam Fajar Attaulloh Ismiatul Hasanah Iswadi Ishak Alwi Iswan Iwan Syah Izzah Mustika, Naura Jalinus jihan, jihan alifah hind Joko Pramono Kafka, Maghrifa Kafka Razaqa kami, Nurhayati Karsono Kartika, Deswita Kasno Keysa Najmi Salma Herdani Kharunissa, Siti Nur Khoirroni, Inayah Adhani Komalasari, Lisa Kudori, Masngud Kurniawan - kurniyawan, adit Kusnaedi, Edi Lafendry, Ferdinal Laila Ningtyas Laila Nurhidayah Latifa, Marfa Azzahra Tyara Lativa Qurrotaini Lestari, Dira Lestari, Mas roro Diah Wahyu lestari, restu lestari Lestari, Silvi Lilis Handayani Lutfi M. Rafiudin M. Ripan Jamil Ma'mun Murod Maftuh , Bunyamin Maghfira Azzahra , Syifa Magtublo, Rulia AR Mahdavikia, Ivan Majenih Mamun Murod Mansyur Hidayat Manurung, Irna Marcelin Mardiani Mardiyati, Nabila Dewi Mariani, Mira Mariska Dwi Amanda Marsidi Marsiyah MARTINI Marvel Santoso Masduki Asbari Maulana, Muhammad Fadli Maulana Maya Zahra Aulia Ma’ruf Mei Riska Indriana Meilanta Rantina Meilia Junsap, Rizky Meiliza, Shella Melani, Jelita Ayu Meliyana, Dwi Miftahul Syarof, Imelda mira, Almirah nur sakiinah Mochammad Ja’far Sodiq Mochammad Nurdiansyah N Mochammad Rafli Firdaus, Rafli Muhamad Sofian Hadi Muhammad Asyar Mu'thi Muhammad Dzaky Al Ghifary Muhammad Feisha F Muhammad Guntur Himawan Muhammad Lutfi Hasan Muhammad Raihan Muhammad Rifai Ramadhani Muhammad Saddam Fahrezi Muhammad Usman, Muhammad Muhammad Zen, Muhammad Muharrom, Faiz Mul'aini, Tia Artika MUNAWAR Murod , Ma'mun Murod , Ma’mun Murod, Ma'mun Murod, Ma'mun Murod Muthmainnah, Rika Okta Nabila, Nabila Hapsari Nabilah, Annisah nabilla kairunisa Nadia Dewi Firdaus Naura Izzah Mustika Nazhimah Layala Nidar Yusuf Ningtyas, Laila Nisa, Nisa Destiana Noer Adila Azzahra Nova Aulia Choerunnisa Novitasari, Dewiana Nugraha, Dadi Mulyadi Nur Halimah Nur Laila Nur'azizah, Mina Nuraini indah putri Nurfajri, Fikri Nurfajriyanti Nurhayati, Aat Nurkholisha, Risma Nurul Aifha, Desi Rahmayani Nurul, Shafira Nurwijayanti Nur’ atsani, Rizki Makhfud Nuur Fauzaan, Muhammad OKTA ROSFIANI Pangestu, Ageng Puji Patinasarani, Roni Pradipta, Malvin Dharma Prianti, Juani Purwanti Puteri Ramadhanti, Eka Putra, Alfaroz Rizki Putra, Ferdy Eka Putri Agustiyarini, Dita Putri Ayu Romadhotin Putri Ayu Wulandari, Riska Putri Sa'adah Putri, Adinda Herlia Putri, Almaira Putri, Nadia Ananda Putri, Rachmawati Fauziyatul Rachman, Angela Alya Rachman Rachmania Naura Adysti Radita Ayudya Rafli Firdaus Rafzan, Rafzan Rahmadhani, Synta Dewi Rahmah, Maulida Lia Rahmaleli sakinah Rahman Rahmawati , Putri Raihan, Muhammad Raihan Rajab, Rahman Rajwa Firyaal Ramadanti, Alia Zulfa Ramadhan, Rikky Erlangga Ramadhana, Larasati Ramadhania, Azmi Rantina, Meilanta Razan, Abdullah Reni Oktafiani Resti Nuraeni Restu M Hasbylah Retnasari, Lisa Retnasari Rida Wulandari Ridho Salyo Rifqi Faza Amal Hasan RIZKA AULIA Rizky Apriani, Putri Rosa Nilla Nurjannah Rosha, Melati royana, ida Rumelan, Fitriani Rusadi, Bobi Erno sabila, Tiara Nur Safa Azzahra, Nursafa Azzahra safira aulia adisti safitri , Dela Safitri, Dela Sakha Dzikrullah Sakinah, Rahmaleli Salma Putri Amanda Salma Sabika salma, salma sabika Salsabila, ‘Aisyah Naurah Salsabilla , Endah Salwa Azzahrah Salyo, Ridho Santoso, Ayu Metalin Ika Puspita Sapriya Sari Lenita Christi Sasa, Sasa Fiolanisa Sasmita, Raisyal Fiqri Perdana Satiya Fadil Mahesa Septyawati, Diana Setiawati setiyaningsih, dewi Shara Ayu Pramitha Shayla Ayuningtias Sheila Anindita Shofi Nisrina Amani Silma Kafia Elsaif Silvia Damayanti, Silvia Simaremare, Joswin Siska Kusumawardani Siswo Wardoyo Siti Barkah Siti Juriyatun Toyibah Siti Maisaroh Siti Tasniah Herniati Siti ‘Aisah Sodik, Ahmad Japar Sodikin Sofa, Ghaitsa Geifira Solehudin Subandi, Egypt Toton Sudarmiatin Sugeng Santoso Sugiono, Muhamad Sujanah, Titin Sukmawati, Klara Iswara Suminar, Akhyumita Dea Sunarsih, Eka SUNARTO Supadmi Supatmi Supiati, Aan Suratno SURYANI Susilahati Syafiyah, Adilah Syahada, Hany Aulia Syahada Syawhas , Dinda Khomsaini Syifa Anissaa, Aura Syifa Galih Syifa Syabilla, Kayla Syunu Trihantoyo Teguh Kusumo Nugroho Tiara Nur sabila toro, Ridwan Tri Wahyuningtias Trisetia Wijijayanti Trishna Marsella , Arsyadina Trisila , Intan Tsoraya, Nurul Dwi Tugiman Tugiman Tugiman Tya Ayu Erianti Ulfiatul Muizzah Unik Setianingsih Utami Putri, Nur Pangesti valia niswa dzahrotudina Venika Devita Sari Vira, Alvira Prasasti Virda Nurlita Wahyu Rahmadhani, Lathifah wahyu, imam wahyudin Wahyudi, Jodi Wardiah, Siti Warwey, Nurlela Wawan Widia Winata Wijaya, Kunto Wijayanti, Aura Wijayanti, Mutiara Winata, Wisnu wisra linda Wulansari , Fitria Yanuar, Hanif Fadli Yanuar, Hanif Padli Yasmin Hadiyya Fatin Hana Yati, Fitri Yosea Bagus Armando yuniar, adilla cahya Yunika, Irmi Yunilestari, Eta Zahira, Yusrina Nadiya Zahra, Safira Az Zai, Jernih Wati Zakiya, Aliya Zaqi, Ahmad Muzaqi Zen