p-Index From 2021 - 2026
8.984
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Jurnal Veteriner Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Pendidikan Administrasi Perkantoran Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Jurnal Ilmu Ternak Veteriner Indonesian Journal of Tropical and Infectious Disease Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology INVOTEC Universa Medicina Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Health Notions Omni-Akuatika BIOEDUSCIENCE Jurnal Biologi Tropis Aquasains : Jurnal Ilmu Perikanan dan Sumberdaya Perairan Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Jurnal Kreativitas PKM Jurnal Pro Hukum : Jurnal Penelitian Bidang Hukum Universitas Gresik Unes Law Review Journal of Aquaculture Science Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan Journal of Aquaculture and Fish Health Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Neo Teknika: Jurnal Ilmiah Teknologi INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Vokasional Journal of Vocational Education Studies Kontribusia : Research Dissemination for Community Development Grouper: Jurnal Ilmiah Perikanan Jurnal Abdi Insani Jurnal Sisfotek Global BERDAYA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Service) Journal of Parasite Science Journal of Marine and Coastal Science Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara REKA ELKOMIKA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah Agribios International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Indonesian Journal of Multidiciplinary Research (IJoMR) Jurnal Abmas Merdeka Indonesia Jurnal International Jurnal Suara Pengabdian 45 Jurnal Akta Notaris Jurnal Indonesia Sosial Sains MIMBAR INTEGRITAS Jurnal Agrifoodtech Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Media Pendidikan Gizi dan Kuliner WASATHON MANGGALI PAPUMA: Journal of Comunnity Services Journal of Fisheries & Marine Akselerasi Luaran Pengabdian Masyarakat Jurnal Agribest Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal)
Claim Missing Document
Check
Articles

Penguatan Pengetahuan Tentang Fauna Nyamuk Pada MGMP Guru Biologi SMA Hebert Adrianto Adrianto; Sri Subekti Subekti; Heny Arwati Arwati; Indah S Tantular; Yuwono Marta Dinata; May Fanny Tanzilia; Wira Widjaya Lindarto; Amadeus Michel Goein; Nathania Disa Ariesta Andriani
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i2.4596

Abstract

ABSTRAK  Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) menimbulkan sakit sehingga menghentikan produktivitas manusia, kematian, bahkan wabah (Kejadian Luar Biasa/ KLB). DBD ditularkan melalui perantaraan nyamuk. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan penguatan materi kepada para guru tentang bahaya dan kewaspadaan terhadap nyamuk. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring menggunakan zoom. Peserta kegiatan ini adalah semua guru mata pelajaran Biologi yang tergabung di dalam MGMP Biologi SMA Kabupaten Sidoarjo. Instrumen yang digunakan adalah laptop, materi presentasi format ppt, zoom, dan google form. Hasil kegiatan adalah kegiatan berjalan dengan lancar. Ada peningkatan pengetahuan para peserta dari dimana rata-rata nilai pre test = 53 dan post test = 81. Kata Kunci: Nyamuk, guru, pengetahuan  ABSTRACT  Dengue hemorrhagic fever (DHF) causes pain that stops human productivity, death, even plague. DHF is transmitted through mosquito intercession. These community service activities aim to provide material reinforcement to teachers about the dangers and vigilance against mosquitoes. This activity is carried out online using zoom. Participants of this activity are all teachers of Biology subjects who are members of MGMP Biology SMA Sidoarjo. The instruments used are laptop, ppt format presentation material, zoom, and google form. The result of the activity is that the training runs smoothly. There was an increase in the participants' knowledge from which the average pre-test value= 53 and post-test = 81.  Keywords: Mosquitoes, teachers, knowledge
Zero Waste Concept Of Strengthening And Food Safety Results Of Libuo Community Fisheries Residents Of Dungingi District Gorontalo City Sri Subekti; Wahju Tjahjaningsih; Dwi Yuli Pujiastuti; Putri Desi Wulan Sari
Kontribusia : Research Dissemination for Community Development Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : OJS Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.971 KB) | DOI: 10.30587/kontribusia.v3i1.1088

Abstract

The potential of fishery resources in Gorontalo is quite abundant because of its strategic geographical position bordering Tomini bay. Gorontalo, especially in the Dungingi District, is one of the regions with promising potential fisheries resources where fishery application activities are not only focused on fish cultivation but also processing fishery products. However, people's understanding of fish processing that can only be obtained from their meat makes the community's income in the Libuo Village, Dungingi District Gorontalo City tend to be unstable. The Libuo community as fishery product processing actors need to be given an understanding of the potential and diversification of fishery products that can be produced from by-products that can be obtained from bones, scales, stomach contents, heads, and fish skins so that the application of zero waste can be implemented. Also, as an effort to increase public understanding related to the shelf life of fishery products which tends to be fast, the use of carrageenan as an alternative to edible coatings needs to be introduced to the community as a form of food safety of fishery products. Thus the benefits will be gained from increasing the added value of fisheries and a better level of food safety.
Korelasi Antara Derajat Infestasi Octolasmis angulata Terhadap Perubahan Histopatologi Insang Kepiting Bakau (Scylla serrata) Robi M.A Yahya; Putri Desi Wulan Sari; Sri Subekti
Grouper: Fisheries Scientific Journal Vol 12, No 2 (2021): Grouper : Jurnal Ilmiah Fakultas Perikanan Universitas Islam Lamongan
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/grouper.v12i2.84

Abstract

Kepiting bakau merupakan salah satu komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Permintaan pasar yang tinggi juga diikuti oleh beberapa permasalahan seperti penyakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penyakit ektoparasit yang menyerang insang kepiting bakau dan untuk mengetahui hubungan derajat infestasi ektoparasit dan perubahan histopatologi insang kepiting bakau. Bahan yang digunakan adalah kepiting bakau yang diambil secara acak dari kolam penggemukan di Kecamatan Ujungpangkah, Gresik. Pembuatan sediaan histopatologi menggunakan pewarna alkohol, xilol, parafin, dan hematoksilin-eosin. Berdasarkan pengamatan, kepiting bakau yang diambil diklasifikasikan sebagai infestasi rendah sebesar 17,5% (7 ekor) dan infestasi sedang sebesar 67,5% (27 ekor). Hasil perhitungan menggunakan Paket Statistik Ilmu Sosial (SPSS) menunjukkan adanya korelasi antara derajat infestasi ektoparasit dengan perubahan histopatologi insang kepiting bakau dengan nilai (r) 0,94 dan derajat korelasi yang tinggi antara 0,7 hingga 1.
Analisis Prevalensi dan Intensitas Neobenedenia girellae Pada Ikan Kakap Putih (Lates calcarifer) di Perairan Lampung dan Situbondo Muhammad Aiman Yudarana Yudarana; Sri Subekti; Kismiyati
Journal of Aquaculture Science Vol 7 No 2 (2022): Journal of Aquaculture Science
Publisher : Airlangga University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31093/joas.v7i2.240

Abstract

Barramundi (Lates calcarifer) is a fish that has high economic value and has the potential to be developed in Indonesia. One of the species reported to barramundi is infest Neobenedenia girellae. This study aims to determine the prevalence and intensity of the parasitic worm Neobenedenia girellae in barramundi in the waters of Lampung and Situbondo. Sampling of barramundi with a size of 21 - 30 cm as many as 40 fish from Lampung waters and 50 barramundi from Situbondo waters. The results showed that there was worm infestation Neobenedenia girellae on barramundi in the waters of Lampung and Situbondo. The prevalence value of Neobenedenia girellae in barramundi in Lampung waters is 92% with almost always category and intensity value of 1.37 with low category when in Situbondo waters the prevalence value is 92% with almost always category and the intensity value is 1.67 with low category. Keywords: Lates calcarifer, Intensity, Prevalence, Neobenedenia girellae
Analysis of Nutritional Value and Consumer Behavior Diversification of Milkfish (Chanos sp.) Products From Aquaculture Products By Packaging Modification In MSME Sukolilo, Surabaya Patmawati Patmawati; Sri Subekti; Wahju Tjahjaningsih; Ida Ayu Puspitasari; Annisa Nur R. P.; Mohamad Akmal A.H.; Renyta Andini, W.; Aliffiansyah Rizky E
Journal of Aquaculture and Fish Health Vol. 11 No. 3 (2022): JAFH Vol. 11 No. 3 September 2022
Publisher : Department of Aquaculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jafh.v11i3.31382

Abstract

Analisis nilai gizi dan prilaku konsumen merupakan aspek penting untuk peningkatan nilai jual dari produk baru. Perbaikan pada kemasan dan informasi nilai gizi adalah salah satu cara untuk meningkatkan branding sebuah produk dan meningkatkan nilai jual produk terutama di masa pandemic Covid-19. Oleh sebab itu, peneltian ini bertujuan untuk menganalisis nilai gizi dan perilaku konsumen pada produk otak-otak dan bandeng presto yang diolah oleh salah satu UMKM di Surabaya. Metode yang digunakan yaitu dengan analysis nilai gizi produk yang diolah oleh UMKM dlabolatorium dan analisis prilaku konsumen dengan menyebar kuisioner ke 50 responden dengan berbagai latar belakang Pendidikan. Hasil uji analisis nilai gizi kedua produk untuk bandeng presto yaitu kadar air sebesar 61%, kadar abu 7.64%, kadar lemak 6%, dan kadar protein 8.79%. Sedangkan untuk otak-otak bandeng mengandung kadar air 58.20%, kadar abu 3.12%, kadar lemak  13.42%, dan kadar protein 7.69%. Hasil analisis prilaku konsumen menunjukkan bahwa konsumen memilih produk yang menggunakan kemasan yang menarik yang dilengkapi kemasan sekunder dan primer dengan teknologi vakum dibandingkan dengan kemasan mika untuk produk bandeng presto atau daun pisang untuk produk otak. Pengaruh penggunaan kemasan juga tentunya akan bepengaruh terhadap nilai tambah dan umur simpan produk. Hasil riset menunjukan juga bahwa konsumen lebih memilih belanja online sebanyak 94% responden dengan mempertimbangan beberapa informasi seperti nilai gizi yang disajikan dalam kemasan. Oleh sebab itu, penjualan produk diversifikasi perikanan memupnya potensi pemasaran yang lebih luas menggunakan platform online dibanding penjualan langsung dipasar. Hal ini juga akan berpengaruh terhadap omzet dan peningkatan perekonomian UMKM jika terus didampingi dalam pengembangan penjualan secara digital. 
PENGELOLAAN SAMPAH UNTUK MENGANTISIPASI PERUBAHAN IKLIM DAN UPAYA PEMENUHAN PANGAN BERKELANJUTAN Sri Subekti; Sukarya Sukaryo
urn:nbn:de:00001miji.v2i027
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bertambahnya jumlah penduduk yang diikuti dengan pertumbuhan ekonomi dan beberapa kegiatan sosial dapat berpengaruh pada peningkatan volume jumlah sampah setiap harinya. Volume sampah mengalami peningkatan seiring dengan kemajuan suatu daerah dan berakibat jumlah laju produksi sampah sering tidak sebanding dengan proses penangannya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengantisipasi laju perubahan iklim dan menjaga kondisi ketahanan pangan secara berkelanjutan sehingga nantinya kebutuhan pangan dapat terpenuhi dengan baik. Perubahan iklim yang diakibatkan oleh sampah dapat memberikan dampak terhadap gangguan produksi dan suplai pangan yang akan mempengaruhi kondisi ketahanan pangan. Sampah bersumber dari kegiatan yang menghasilkan sampah seperti pasar, rumah tangga, perkotaan (kegiatan komersial atau perdagangan), penyapuan jalan, taman, atau tempat umum lainnya, dan kegiatan industri dengan limbah yang sejenis sampah. Pengumpulan data dalam penelitian adalah data primer dan data sekunder, survey lapangan melakukan dokumentasi dan wawancara di TPA Jatibarang. Perlunya adaptasi terhadap perubahan iklim diintegrasikan dalam pengarusutamaan program-program pembangunan. Selain itu, penguatan kapasitas lokal penting untuk dilakukan, termasuk peningkatan koordinasi pusat-daerah, perencanaan dan pendanaan. Masyarakat juga perlu lebih memahami isu perubahan iklim, serta ketahanan keluarga miskin dan kelompok rentan lainnya perlu ditingkatkan
Antagonism Pseudomonas diminuta on The Growth of Vibrio harveyi with Mix Culture Method Dr. Woro Hastuti Satyantini, Ir., M.Si; Ahmad Syahrul Mubarak; Sri Subekti
Journal of Aquaculture and Fish Health Vol. 12 No. 3 (2023): JAFH Vol. 12 No 3 September 2023
Publisher : Department of Aquaculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jafh.v12i3.17949

Abstract

One of the obstacles often encountered in white shrimp farming is the presence of bacterial diseases caused by Vibrio group bacteria. One of the efforts to control Vibriosis is by using antagonistic bacteria as biocontrol agents, one of which is using Pseudomonas diminuta. In this study Pseudomonas diminuta and Vibrio harveyi were co-cultured with the aim of determining the optimal density and effective incubation time of P. diminuta which could provide the highest inhibition of V. harveyi growth. This study used a completely randomized design with six treatments P0 (P. diminuta 105 CFU/ml), P1 (V. harveyi 106 CFU/ml), P2 (P. diminuta 105 CFU/ml+V. harveyi 106 CFU/ml), P3 (P. diminuta 106 CFU/ml+V. harveyi 106 CFU/ml), P4 (P. diminuta 107 CFU/ml+V. harveyi 106 CFU/ml), P5 (P. diminuta 108 CFU/ml+V. harveyi 106 CFU/ml). The results of this study showed that P2, P3, P4 and P5 had decreased growth of V. harveyi when compared to control P1 (V.harveyi 106  CFU/ml). The decrease in the growth of V. harveyi occurred at the 8th to 48th  hour. V. harveyi in P3 (2.72 × 108 CFU/ml), P2 (2.80 × 108 CFU/ml), P4 (2.96 × 108 CFU/ml) and P5 (2.90 × 108 CFU/ml) at the 48th hour of incubation was lower than P1 (3, 15×108 CFU/ml). Based on the results of the Duncan test showed that P2, P3, P4 and P5 were significantly different (p <0.05) from P1. From this study it was concluded that administration of P. diminuta at a density of 106 CFU/ml was able to reduce the growth of V. harveyi. The greatest decrease in the growth of V. harveyi occurred at the 48th hour.
Review Artikel : Persebaran Famili Anisakidae yang Menginfeksi Ikan Laut di Indonesia Putri Desi Wulan Sari; Sri Subekti; Yarin Dwi Monica
BIOEDUSCIENCE Vol 5 No 3 (2021): BIOEDUSCIENCE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/j.bes/536358

Abstract

Background: Family of Anisakidae is one of the zoonotic helminth parasitics. The distribution of the family Anisakidae is extensive. It needs to be known because the diversity of parasites can provide information about the distribution area and impact of the parasites of the family Anisakidae in Indonesia. This review article summarises the distribution of parasites from the family Anisakidae that infects marine fish and the factors that influence Indonesia. Methods: This research is qualitative research through literature study as the main object. The data from the literature study results are presented in tables and figures then explained descriptively. Results: The distribution of Anisakidae in Indonesia is found in four genera, namely the genus Anisakis, Pseudoterranova, Terranova and Contracaecum, which are mostly found from the carnivorous marine fish of the family Balistidae, Carangidae, Epinephelidae, Lutjanidae, Priacanthidae, and Scombridae Conclusions: Four genera of endoparasitic worms from the Anisakidae family were reported to infect Indonesian marine fish, including Anisakis, Pseudoterranova, Terranova and Contracaecum. Temperature, salinity, hosts' presence, and anthropogenic factors are biotic and abiotic factors that can affect the distribution of Anisakidae. The information on this literature study results is hoped to be used as the basis for developing research in fish parasitology in particular and increasing public awareness of fish processing in general.
Identifikasi dan Prevalensi Cacing Endoparasit pada Saluran Pencernaan Kakap Merah (Lutjanus argentimaculatus) di Keramba Jaring Apung Balai Besar Perikanan Budidaya Laut, Lampung [Identification And Prevalence of Endoparasite Worms in The Gastrointestinal Tract of Red Snapper (Lutjanus argentimaculatus) In Floating Net The Centre Of Mariculture, Lampung] Sri Subekti; kismiyati kismiyati; Diah Ayu Puspitarini
Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 10 No. 1 (2018): Jurnal ilmiah perikanan dan kelautan
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jipk.v10i1.8549

Abstract

                                                   AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan tingkat prevalensi cacing endoparasit pada saluran pencernaan kakap merah (Lutjanus argentimaculatus) di Keramba Jaring Apung Balai Besar Perikanan Budidaya Laut Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Pengambilan sampel sebanyak 30 ekor ikan yang berukuran 20-35 cm menggunakan metode purposive sampling. Organ yang diamati lambung dan usus, kemudian dilakukan identifikasi dan penghitungan prevalensi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan jenis cacing endoparasit yang menginfeksi saluran pencernaan kakap merah (Lutjanus argentimaculatus) di Keramba Jaring Apung Balai Besar Perikanan Budidaya Laut Lampung adalah larva stadium tiga Anisakis physeteris (Anisakis tipe II) dan Cucullanus heterochrous. Prevalensi kakap merah yang terinfeksi endoparasit adalah 10%, terdiri dari Anisakis physeteris (Anisakis tipe II) sebesar 7% dan Cucullanus heterochrous sebesar 3%.                                                   AbstractThe purpose of the research is to know kinds and prevalence of endoparasites worm gastrointestinal red snapper (Lutjanus argentimaculatus) in floating net cages the Centre of Mariculture Lampung. The metode of the research is survey method. The sample that used is 30 fishes that size 20-35 cm used purposive sampling method. The organ that getting examination is intestine and stomach, after that do identification and counting of prevalence. The result showed kinds of endoparasite worms that infected is stage three larvae of Anisakis physeteris (Anisakis type II) and Cucullanus heterochrous. The prevalence of endoparasites in red snapper is 10% that consist from on Anisakis physeteris (Anisakis type II) 7% and Cucullanus heterochrous 3%.
Occurrence of Pedunculate Barnacle, Octolasmis spp. in Blue Swimming Crab, Portunus pelagicus [Tingkat Kejadian Pedunculate Barnacle, Octolasmis spp. pada Rajungan, Portunus pelagicus] Marina hasan; Mohd Fazrul Hisam Abd Aziz; Kismiyati Kismiyati; Sri Subekti; Mohd Ihwan Zakariah
Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 11 No. 1 (2019): JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jipk.v11i1.10635

Abstract

AbstractBarnacles are symbiont and harm to the crabs when they are in large numbers. They will affect the respiration, normal activity and growth of the crabs. The prevalence, mean intensity and identification of pedunculate barnacle, Octolasmis spp. on blue swimming crab, Portunus pelagicus from the coastal area of Kuala Terengganu were studied. The site specificity of the different species of Octolasmis attached was examined. The crabs were measured and weight. The crabs were euthanized by put in ice until no movement. The Octolasmis were observed from the surfaces and gills or brachial chamber. The Octolasmis were observed from each gill. The prevalence and mean intensity was calculated. The Octolasmis were preserved in 70% alcohol and mounting using glycerine jelly to make the permanent slide. A total of all 13 crabs were infested by four species of Octolasmis which is 218 Octolasmis angulata, 191 Octolasmis warwickii, 16 Octolasmis tridens and 218 Octolasmis lowei. Octolasmis angulate showed the highest prevalence (84.62%) and lowest prevalence was O. lowei (23.08%) and O. warwickii (23.08%). The barnacles were attached to the gill, carapace, abdomen and also walking legs. Barnacle occurred most frequently on the gill part by having 371 (57.70%) barnacles compared to other areas, 272 (42.30%) barnacles. The distributions of barnacle in this study suggest distal areas are more susceptible in infestation by Octolasmis spp. However, they did not show site specificity on the gill areas because it depends on the water current.AbstrakBarnacle (teritip) adalah simbion yang dalam jumlah besar akan membahayakan kepiting. Teritip tersebut berpengaruh pada pernapasan, aktivitas normal dan pertumbuhan kepiting. Prevalensi, intensitas rata-rata dan identifikasi pedunculate barnacle, Octolasmis spp. pada rajungan, Portunus pelagicus dari daerah pesisir Kuala Terengganu telah diteliti. Kekhasan lokasi dari berbagai spesies Octolasmis telah diperiksa. Kepiting telah diukur dan ditimbang. Kepiting dieuthanasi dengan cara dimasukkan kedalam es sampai tidak bergerak. Octolasmis diamati dari permukaan tubuh dan insang (branchial chamber). Octolasmis diamati pada tiap insang. Prevalensi dan intensitas rata-rata dihitung. Octolasmis diawetkan dalam alcohol 70 % dan mounting menggunakan Jeli gliserin untuk membuat slide permanen. Semua kepiting 13 ekor telah terinfestasi oleh empat spesies Octolasmis, yaitu 218 Octolasmis angulata, 191 Octolasmis warwickii, 16 Octolasmis tridens dan 218 Octolasmis lowei. Octolasmis angulate menunjukkan prevalensi paling tinggi (84,62%) dan prevalensi paling rendah adalah O. lowei (23,08%) dan O. warwickii(23,08%). Teritip menyerang insang, karapas, abdomen dan juga kaki jalan.Teritip paling sering ditemukan pada bagian insang 371 ekor (57,70%) dibandingkan pada bagian lain, 272 ekor (42,30%). Distribusi teritip pada penelitian ini menunjukkan bahwa bagian distal lebih rentan mengalami infestasi Octolasmis spp. Namun, teritip tidak menunjukkan kekhasan lokasi pada daerah insang bergantung pada arus air.
Co-Authors Achmad Amarudin Adam Sultoni Ade Fitri Noor Inaya Adelina Grace Aditya Gita Rohmatullah Adriana Monica Sahidu Agustien Zulaidah Agustin, Niyar Candra Agustina Agustina Agustine Zulaidah Agustono - Ahmad Syahrul Mubarak Aji, Joni Murti M Akhmad Taufiq Mukti Aksono HP., Eduardus Bimo Al Rasyid, Lalu Zainul Alfath, Muhammad Badar Aliffiansyah Rizky E Amadeus Michel Goein Ana, A Andriani, Devin Dwi Anggraeni, Rosmayniar Anggun Mayang Sari Anief Rufiyanto Annisa Nur R. P. Apipaturohmah, Pipa Apriyanti, Eny Arifin, Riyadhil Haqqy Arini Arini Arrosyid, Muchson Arya Witantama Aryati Aryati Aryo Fajar Sunartomo Asradinto, Faris Fathan Baswendro, Baswendro Baswindro Berliana, Suci Wahyu Budi Utomo Candra Agustin, Niyar Candra Wahyu Sportyawan Chasanah , Ummi Choirunisa, Safa Fayza Olivia Christian Simarmata, Thesalonica Christine J K Ekawati Cica Yulia Cicilia Dyah Sulistyaningrum Indrawati Damayanti, Wilda Ayu Devy Rahmawati Putri Dewi, Sutan Cadena Kusuma Diah Ayu Puspitarini Diky Zakaria Diwangkara, Naufal Kresna Dr. Woro Hastuti Satyantini, Ir., M.Si Dwi Yuli Pujiastuti Dwirahmadi, Feby Dwitha Nirmala Dyah Purwaningrum, Shintawati Dzati Utomo Eka Pramyrtha Hestianah Eka Saputra Ellis Endang Nikmawati Endang Dewi Masithah Eny Apriyati Fathmawati Fathmawati Fauziah, Diana Fauziah, Dini Feby Dwirahmadi Ferlyn Hendra Wiyatno Florentina Sustini Franch Dalahi Galih Candra Prakosa Yudha Giovani Agnelli Susanti Gunanti Mahasri Halimatus Sa'diyah Hari B. Notobroto Hari Basuki Notobroto Harsasi Setyawati Hebert Adrianto Heny Arwati Herliana Arsianingtyas Hervina Benazir Ardiyanti Hutama Putra, Windra Ida Ayu Made Mahayani Ida Ayu Puspitasari Idha Kusumawati Iip Saripah, Iip Ike Nur Firdhayani Ilham Harlan Amarullah Indah S Tantular Jamilah, Dewi Siti January Jefry Prasetya Jefry, January Joni Murti Mulyo Aji Jumiyanto Widodo Juniastuti Juniastuti katiah, katiah Khairul Bariyah, Khairul Khuril Zaqyyah Kismiyati , Kismiyati, Kismiyati Kris Cahyo Mulyatno, Kris Cahyo Kurnia, Kiki Adi Kusnoto Kusnoto Kusumawardani, Yustika Lailatul Lutfiyah, Lailatul Laksmi Sulmartiwi Lenny Widjayanthi Liliana Tedjo Saputra Lina Wafia Asmi Lindarto, Wira Widjaya Lucia Tri Suwanti, Lucia Tri Ludira Sari Luh Putu Suciati Maosul, Asep Mardiah Rahma Umami Mariana, Arni Retno Marina hasan Markus Suryo Utomo Masanori Kameoka, Masanori Mirni Lamid Mochammad Amin Alamsjah Mohamad Akmal A.H. Mohammad Rondhi Mohd Fazrul Hisam Abd Aziz Mohd Ihwan Zakariah Mokhamad Syaom Barliana Muhammad Aiman Yudarana Yudarana Muhammad Amin Muhammad Arief Muhammad Herman Muktiarni, Muktiarni Mupita, Jonah Mustapit , Mustapit Mustapit Mustapit Mustofa, Chairil Hana Musyafa, Muhammad Zainal Ali Naisah, Naila Hijrotin Nastiti, Amayliana Ajeng Nathania Disa Ariesta Andriani Ni Komang Ayu Artiningsih Nia Lestari, Nia Nina Herlina Novi Krishatno Putera Novy Prasetya Nugraha, Rifki Destrizal Nunuk Dyah Retno Lastuti Nur Fitriani Nurfauziana, Tazkia Nurines Oktavia Ayuningtiaz Nurul Dwi Novikarumsari, Nurul Dwi Nurul Kumalasari Nuzuluddin, Taufiq Rizza Oktofianus Sila P, January Jefry Patmawati Patmawati Patmawati Patricia Sembiring Meliala, Susan Barbara Patricia, Susan Barbara Permatasari, Nanda Prabawa, Dewa Gede Benny Raharja Pradiptya Ayu Harsita Puji Basuki Purwaningrum, Shintawati Dyah Puspa Wardhani Puspaningrum , Diah Puspaningrum, Diah Puteri, Whimas Jessica Ayudia Putri, Chairunnisa Ramadhani R. Wahid Nur Yusuf R.TD Wisnu Broto Rachmi Masnilah Ragu Harming Kristina Ragu Harming Kristina Rahayu Kusdarwati Rahmadany, Deya Nathasya Rani Frisca Christiana Refi, Refi Rengga Eko Pradipta Renyta Andini, W. Retno Mawarini Sukmariningsih Ririh Yudhastuti Ririh Yudhastuti Ririn Agustiya Riswanda, Andri Rizhar Eman Karunia Akbar Robi M.A Yahya Rohsarifuddin, Fadiya Furuujihim Rr. Juni Triastuti Salsabila, Salsabila Sampurna, Insan Cita Santi Martini Sapto Andriyono Sari, Dini Yurindiana Sari, Putri Desi Wulan Sasmitaningtyas, Maulidya Tri Sasmito, Adi Selvi Lely Rosanti Septi Septi Setyawati, Febri Shifa Fauziyah Shifangi, Shifangi Shintawati Shintawati Sila, Oktofianus Siti Churrotin, Siti Sitti R. Umniati Soegeng Soegijanto Soehartono Soehartono Soehartono Sri Kiswati Sri Sumarsih Sri Susilogati Sumarti Sri Wahyuningsih Subagyo Yotopranoto Sudarko Sudarko Sudarno, Sudarno Suhartiningsih Dwi Nurcahyanti Sukaryo Sukaryo Sukaryo Sukaryo Sukaryo Sulistyowati, Jeni SUPRIYONO . Susiyanti, Rosi Sutrisno, Sutrisno Tanzilia, May Fanny Tegar Putra Purnayudha Teguh Hari Sucipto, Teguh Hari Tjahjaningsih, Wahju Tjahjaningsih, Wahju Tomohiro Kotaki, Tomohiro Tri Budhi Murdiarti Tri Budhi Murdiati Tri Budhi Murdiati Tumangkar, Totok Tutik Juniastuti Ueda, Shuhai Ulia Fajriah Ummi Chasanah Ummi Chasanah, Ummi Valentina, Virliana Titus Vemas, Vemas W, Rico Kusuma Wahyu Wahyu Wanti Wanti Wanti Wanti Wardana, Elizia Flauren Wardhani, Puspa Wasmen Manalu Widi Astuti Widya Kristiyanti Putri WIHARDJO, EDY Wijoyono, Alvin Putra Wiranda G Piliang Wiranda G Piliang Wulandari Suryaningtyas, Endang Wulanndari, Wahyu Yadi Ruyadi Yarin Dwi Monica Yoes Prijatna Dachlan Yuli Pujiastuti, Dwi Yulia Rahmawati, Yulia Yuniar, Fahdia Maulita Yuristianti Utami, Aisyah Yuwono Marta Dinata Zahira, Naswa Alfina Zahra, Amanatta