p-Index From 2021 - 2026
16.513
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL ILMIAH PLATAX KURVA S JURNAL MAHASISWA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Sains dan Teknologi Pangan JISPO (Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Fish Protech Jurnal Chemurgy Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Techno-Fish Seminar Nasional Lahan Suboptimal PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Yustisia Merdeka : Jurnal Ilmiah Hukum Indonesian Physical Review JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Ensiklopedia Social Review Pedagogiana - Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Jurnal Keperawatan (JKEP) Jurnal Kesehatan Panrita Husada Jurnal Bébasan Jurnal Ners Widya Husada Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Tekper: Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Pertanian MAHESA : Malahayati Health Student Journal Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Edible : Jedb FOCUS: Journal of Social Studies LANGUAGE: Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Widya Publika Nuances of Indonesian Language Almufi Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Jurnal Agricultural Biosystem Engineering LEBAH JOURNAL OF CHEMICAL NATURAL RESOURCES (JCNaR) JMLS: Journal of Medical Laboratory and Science Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Jurnal Salamata Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan Jurnal Lanskap Politik AL-SULTHANIYAH POMA JURNAL Strata Social and Humanities Studies At-Tajdid: Journal of Islamic Studies Welfare State Jurnal Hukum Research and Innovation in Applied Linguistics MADIKA: Jurnal Politik dan Governance Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Indonesian Journal of Community Empowerment Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan Bakti Hayati Jurnal Suara Politik Journal of Fisheries & Marine Jurnal Akademika Kimia Jurnal Ragam Pengabdian JARI : Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia SEMINAR TEKNOLOGI MAJALENGKA (STIMA)
Claim Missing Document
Check
Articles

An Analysis of SWOT Processing of Crab (Portunus pelagicus) in Watolo, Mawasangka Subdistrict, at The Central Buton Regency Sabrin, Muhammad; Tamrin, Tamrin; Syukri, Muhammad
Tekper : Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Pertanian Vol 1, No 1 (2020): Tekper : Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Pertanian
Publisher : Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/tekper.v1i1.11662

Abstract

Micro Business is one of the Micro Enterprises in managing Crab Crab located in Watolo Subdistrict, Mawasangka Subdistrict, Central Buton Regency, this Micro Business produces fishery products in the form of Crab Crab Meat (shellless crabs). The purpose of this study is to know the internal and external factors of Micro Enterprises and to know the strategies for developing Micro Enterprises that are competitive. This study uses the SWOT analysis method. With the SWOT analysis, it can produce several  alternative strategies in making good decisions to run, so that it can determine the competitive strategy of Micro Business development. The results of this study found that the strength of 1.51, weakness 1.74, opportunities of 0.96 and threats 1.87. The curvaceous diagram shows that KAYUJUM Micro Enterprises are on the Defense path where KAYUJUM Micro Enterprises can try to minimize existing weaknesses and avoid the threat that will occur.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN TEKS BAHASA INGRRIS SISWA SMP MELALUI PENERAPAN PENDEKATAN KOMUNIKATIF TAMRIN, TAMRIN
Pedagogiana : Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 8 No. 84 (2021): Pedagogiana - Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Lembaga Kajian dan Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47601/AJP.32

Abstract

Permasalahan yang peneliti temukan di kelas IX/A SMP Negeri 1 Cabangbungin, pada proses pembelajaran Bahasa Inggris tentang membaca adalah siswa kurang memahami isi bacaan dengan baik. Permasalahan tersebut peneliti rumuskan kedalam beberapa masalah penelitian yang diantaranya adalah sebagai berikut: Apakah penerapan pendekatan komunikatif dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman teks bahasa Inggris siswa kelas IX/A SMP Negeri 1 Cabangbungin? Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), sedangkan model PTK yang digunakan adalah model PTK oleh Kemmis dan Taggart. PTK ini dilaksanakan kedalam tiga siklus tindakan, dimana dalam setiap siklusnya terdiri dari rencana, tindakan, observasi dan refleksi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa observasi dan tes. Hasil penelitian pada tahap pra siklus menunjukan bahwa kegiatan membaca pemahaman belum dilaksanakan secara maksimal dan menarik dalam proses membaca atau menjawab pertanyaan. Hasil observasi pada siklus I kenampakan Ya 50,00% dan Tidak 50,00%, siklus II kenampakan Ya 75,00% dan Tidak 25,00% dan pada siklus III terjadi peningkatan kenampakan Ya 100,00% dan Tidak 0,00%. Nilai rata-rata hasil belajar siswa yaitu pada siklus I sebesar 66,90, pada siklus II memperoleh nilai rata-rata 71,20, dan pada siklus III memperoleh nilai rata-rata 80,40, pada setiap siklus pembelajaran mengalami peningkatan prestasi belajar yang cukup baik. Sedangkan ketuntasan belajar siswa secara klasikal pada siklus 1 mencapai 55,00% dimana ada 22 siswa yang mencapai nilai KKM. Pada siklus ke-2 sudah mencpai 72,50% dimana ada 29 siswa yang nilainya sudah mencapai KKM. Dan pada siklus ke-3 ketuntasan belajarsiswa secaraklasikal sudah mencapai 87,50% dimana ada 35 siswa yang nilainya sudah mencapai KKM. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan pendekatan komunikatif dapat meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa. Yaitu siswa aktif dalam membaca wacana,menjawab pertanyaan, dan menceritakan kembali isi bacaan dengan baik dan benar.
PENGARUH PENAMBAHAN DAGING IKAN GABUS (Channa striata) DAN RUMPUT LAUT (Sargassum sp.) TERHADAP KOMPOSISI KIMIA DAN NILAI ORGANOLEPTIK BROWNIS Mariana, Nining; Tamrin, Tamrin; Isamu, Kobajashi Togo
Jurnal Fish Protech Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Fish Protech Vol. 2 No. 2 Oktober 2019
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfp.v2i2.9228

Abstract

ABSTRACT          The Aim of this research was to determine the effect of addition of snakehead (Channa Striata) and seaweed (Sargassum sp.) meat on chemical and organoleptic composition with sensory analysis parameters (appearance, aroma, taste, color, texture) and chemical test (moisture, protein, carbohydrate, fat , and crude fiber content). This research  used a Completely Randomized Design (CRD) consisting of three treatments, namely P1 (milk fish and seaweed Sargassum sp. 20%), P2 (cork and seaweed Sargassum sp. 30%) and P3 (milk fish) and Sargassum sp. 40% seaweed) and repeat 3 times. The gathered were analyzed using ANOVA (Analysis of Variance) at the 95% level, if there were significant differences (P> 0.05) then a further test was carried out by the DMRT (Duncan Multiple Range Test) at 95% significant level. The results showed that the addition of milk fish  and seaweed fish from Sargassum sp. Brownies had no significant effect on sensory values which include appearance, color, taste, and texture, but sensory aroma had a significant effect. Based on the results of research on brownies with the addition of cork and seaweed Sargassum sp. The best treatment for sensory test in treatment P3 had 3.56 appearance value, 3.48 texture, 4.02 aroma, the best treatment for taste in P2 treatment is 3.08, and the best treatment for color in treatment P1 is 4, 44. The best treatment for chemical tests was found in treatment P3 with a moisture of 40.29%, carbohydrate 47.49%, protein 17.89%, fat 28.99%, and crude fiber content 27.73%. Keywords: brownish, chemical composition, sensory value, snakehead (Channa striata),ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan daging ikan gabus (Channa Striata) dan rumput laut (Sargassum sp.) terhadap komposisi kimia dan organoleptik dengan parameter uji sensori (kenampakan, aroma, rasa, warna, tekstur) dan uji kimia (kadar air, kadar protein, kadar karbohidrat, kadar lemak, dan kadar serat kasar). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari  tiga perlakuan yaitu P1 (daging ikan gabus dan rumput laut Sargassum sp. 20%), P2 (daging ikan gabus dan rumput laut Sargassum sp. 30%) dan P3 (daging ikan gabus dan rumput laut Sargassum sp. 40%) dan ulangan sebanyak 3 kali. Data hasil pengamatan dianalisa menggunakan ANOVA (Analysis of Variance) pada taraf  95%, apabila terdapat beda nyata (P>0,05) maka dilakukan uji lanjut dengan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada taraf nyata 95%. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa penambahan daging ikan gabus dan rumput laut Sargassum sp. terhadap brownis memberikan pengaruh tidak nyata terhadap nilai sensori yang meliputi kenampakan, warna, rasa, dan tekstur tetapi pada sensori aroma memberikan pengaruh nyata. Berdasarkan hasil penelitian brownis dengan penambahan daging ikan gabus dan rumput laut Sargassum sp. diperoleh perlakuan terbaik uji sensori pada perlakuan P3 dimana memiliki nilai kenampakan 3,56, tekstur 3,48, aroma 4,02, sedagkan perlakuan terbaik untuk rasa pada perlakuan P2 yaitu 3,08, dan perlakuan terbaik untuk warna  pada perlakuan P1 yaitu 4,44. Perlakuan terbaik pada uji kimia terdapat pada perlakuan P3 dengan nilai kadar air 40,29%, karbohidrat 47,49%, protein 17,89%, lemak 28,99%, dan serat kasar 27,73%.Kata kunci:  brownis, ikan gabus (Channa striata), komposisi kimia, nilai sensori.
PENGARUH TEKNIK DAN WAKTU PENGGORENGAN NON VAKUM DAN VAKUM TERHADAP KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK, DAN KIMIA TUMPI-TUMPI TUNA (Thunnus sp.) Adrianti, Yulis; Tamrin, Tamrin; Isamu, Kobajashi Togo
Jurnal Fish Protech Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Fish Protech Vol. 2 No. 2 Oktober 2019
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfp.v2i2.9472

Abstract

The Effect of Comparison of Seaweed (Eucheuma cottonii) and Flying Fish (Decapterus spp.) In Production of crackers to Organoleptic, Physical and Chemistry AnalysisABSTRACT          This study aims to determine the effect of non-vacuum and vacuum frying techniques and time on the organoleptic and chemical characteristics of tumpi-tumpi tuna (Thunnus sp.). This study used a randomized block design (RBD) with two treatment factors namely the first factor is a frying technique consisting of two levels, namely non-vacuum frying techniques and vacuum frying techniques. The second factor is frying time consisting of three levels is (ten minutes), T2 (twenty minutes), dan T3 (thirty minutes). Organoleptic tests include color, scent, taste, and texture, while chemical testing uses the method BSN 01-2354.2-2006 include water content, ash content, fat content, and carbohydrate content. Based on the results of the research test, showed that the effect of the technique and the time of non-vacuum and vacuum frying on the organoleptic test is color with an average value of 6,46, aroma with an average value of 6,13, taste with an average value of 5,81, and texture with an average value of 5,45. While the proximate test results that the best water content is in the V1T3treatment with an average value of 3,05%, the best ash content is in the V0T3treatment with an average value of 5,27%, the best fat content is in the V0T3treatment with an average value of 14,18%, the best protein content was found in the V1T3treatment with an average value of 13,21%, and carbohydrate content was found in the V0T3treatment with an average value of 65,51%. The conclusion of this research is the effect of the technique and non-vacuum and vacuum frying time have a very significant effect, while the interaction has no significant effect on organoleptic values. While the best proximate test result was found in V0T3treatment with an average value of ash content of 5,27%, the fat content of 14,18%, carbohydrate 65,51%, and for water and protein content of the best treatment was found in V1T3with successive value according to 3,05% and 13,21%. Keywords: Tuna fish (Thunnus sp.), non-vacuum, vacuum, tumpi-tumpi, organoleptic, dan chemistry ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik dan waktu penggorengan non vakum dan vakum terhadap karakteristik organoleptik dan kimia tumpi-tumpi tuna (Thunnus sp.). Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 faktor perlakuan yaitu faktor pertama teknik penggorengan yang terdiri dari 2 taraf yaitu teknik penggorengan non vakum (V0) dan teknik penggorengan vakum (V1). Faktor kedua adalah waktu penggorengan yang terdiri dari 3 taraf yaitu T1 (10 menit), T2 (20 menit), dan T3 (30 menit). Uji organoleptik meliputi warna, aroma, rasa, dan tekstur, sedangkan uji kimia menggunakan metode BSN 01-2354.2-2006 meliputi kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar protein, dan kadar karbohidrat. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa pengaruh teknik dan waktu penggorengan non vakum dan vakum terhadap uji organoleptik yaitu warna dengan nilai rata-rata 6,46, aroma dengan nilai rata-rata 6,13, rasa dengan nilai rata-rata 5,81, dan tektur dengan nilai rata-rata 5,45. Sedangkan hasil uji proksimat yaitu kadar air terbaik terdapat pada perlakuan V1T3 dengan nilai rata-rata sebesar 3,05%, kandungan kadar abu terbaik terdapat pada perlakuan V0T3 dengan nilai rata-rata sebesar 5,27%, kandungan kadar lemak terbaik terdapat pada perlakuan V0T3  dengan nilai rata-rata sebesar 14,18%, kandungan kadar protein terbaik terdapat pada perlakuan V1T3 dengan nilai rata-rata sebesar 13,21%, dan kandungan kadar karbohidrat terbaik terdapat pada perlakuan V0T3  dengan nilai rata-rata sebesar 65,51%. Kesimpulan pada penelitian ini adalah pengaruh teknik dan waktu penggorengan non vakum dan vakum berpengaruh sangat nyata, sedangkan pada interaksi berpengaruh tidak nyata pada nilai organoleptik sedangkan hasil uji proksimat terbaik terdapat pada perlakuan V0T3 dengan nilai rata-rata kadar abu 5,27%,  kadar lemak 14,18%, karbohidrat 65,51% dan untuk kadar air, dan kadar protein perlakuan terbaik terdapat pada V1T3 dengan nilai berturut-turut 3,05%, dan 13,21%..Kata kunci: Ikan tuna (Thunnus sp.), non vakum, vakum, tumpi-tumpi, organoleptik, dan kimia 
PENGARUH PENAMBAHAN TINTA CUMI-CUMI (Loligo sp.) TERHADAP KANDUNGAN GIZI, FISIK, SENSORIK, DAN ANTIOKSIDAN MIE BASAH Hutriani, Nur; Tamrin, Tamrin; Suwarjoyowirayatno, Suwarjoyowirayatno
Jurnal Fish Protech Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Fish Protech Vol. 2 No. 2 Oktober 2019
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfp.v2i2.9348

Abstract

ABSTRACT          The aims of this study was to determine the effect of adding squid ink (Loligo sp.) To sensory, physical and antioxidant properties. This study used a Completely Randomized Design (CRD) consisting of five treatments addition of squid ink with three replications, namely N0 ( 0%), N1 ( 1%), N2 ( 1, 5%), N3 (2%), and N4 (2.5%). Data from observations were analyzed using ANOVA (Analysis Of Variance) at 95% level, if there is a real difference (P˃0.05), further tests were carried out with a DMRT (Duncan Multiple Range Test) test at 95% significance level. The results obtained showed that the addition of squid ink have a real effect on sensory values which included taste, aroma, and texture but the sensory value of the color have no significant effect. Based on the sensory test,  the best treatment test is done with the Effectiveness Index method of the best treatment results being the basis for testing the nutritional content, and antioxidants. The test results of nutrient content, antioxidants, and squid ink (Loligo sp.) Wet noodles in the best treatment were found in the N2 (water content of 56.93%, protein content 24.85%, ash content 0.5, and carbohydrate content 15.86%) and antioxidant testing (noodles without squid ink (Loligo sp.) 327.18 ppm, noodles with the addition of squid ink (Loligo sp.) 316.89 ppm and squid ink (Loligo sp. ) 267.90 ppm). The physical test results in the treatment of 10% N0, N1 23.33%, N2 30%, N3 40%, and N4 56.67%. Keywords: Antioxidants, nutritional content, Loligo sp., physical, and sensory.ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan tinta cumi-cumi (Loligo sp.) terhadap sifat sensorik, fisik dan antioksidan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan dan tiga kali ulangan yaitu N0 (penambahan tinta cumi-cumi 0%), N1 (penambahan tinta cumi-cumi 1%), N2 (penambahan tinta cumi-cumi 1,5%), N3 (penambahan tinta cumi-cumi 2%), dan N4 (penambahan tinta cumi-cumi 2,5%). Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan ANOVA (Analysis Of Variance) pada taraf 95%, apabila terdapat beda nyata (P˃0,05) maka dilakukan uji lanjut dengan uji DMRT (Ducan Multiple Range Test) pada taraf nyata 95%.  Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa penambahan tinta cumi-cumi memberikan pengaruh nyata terhadap nilai sensorik yang meliputi rasa, aroma, dan tekstur tetapi pada nilai sensori warna memberikan pengaruh tidak nyata. Berdasarkan uji sensorik selanjutnya dilakukan uji perlakuan terbaik dengan metode Indeks Efektivitas hasil perlakuan terbaik menjadi dasar untuk uji kandungan gizi, dan antioksidan. Hasil uji kandungan gizi, antioksidan, dan tinta cumi-cumi (Loligo sp.) mie basah pada perlakuan tebaik terdapat pada perlakuan N2 (kadar air 56,93%, kadar protein 24,85%, kadar abu 0,5, dan kadar karbohidrat 15,86% ) dan pengujian antioksidan (mie tanpa tinta cumi-cumi (Loligo sp.) 327,18 ppm, mie dengan penambahan tinta cumi-cumi (Loligo sp.) 316,89 ppm dan tinta cumi-cumi (Loligo sp.) 267,90 ppm). Hasil pengujian fisik pada perlakuan N0 10%, N1 23,33%, N2 30%, N3 40%, dan N4 56,67%.Kata kunci: Antioksidan, fisik, kandungan gizi, Loligo sp., dan sensorik.
BAHAN BAHAN ALAMI YANG BERPOTENSI DALAM PEMBUATAN KERTAS KEMASAN Siala, Muhammad Arwan; Tamrin, Tamrin; Faradilla, RH Fitri
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 5, No 4 (2020): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.665 KB) | DOI: 10.33772/jstp.v5i4.14534

Abstract

ABSTRACTThe consumption of paper packaging in Indonesia, including food paper packaging, is expected to increase in the future and will pose a challenge to the domestic production capacity of food paper packaging because the availability of conventional raw fiber materials (natural forest wood) is increasingly scarce. Therefore, other available fiber sources are needed. Some researchers have found that many types of plants can be used as alternative materials in making food paper packagings, such as sugarcane, banana stem, water hyacinth, corn husks, corn cobs, straw, empty bunches of oil palm, peanut shells, elephant grass, palm fiber, and Siam weed leaves. The method used in several studies is by using chemical pulping with NaOH. This article aimed to provide information on natural material for paper making.Keywords: Food paper packagingABSTRAKKonsumsi kertas kemasan Indonesia, termasuk kertas kemasan pangan, diperkirakan meningkat di masa mendatang dan akan menimbulkan tantangan pada kemampuan produksi kertas kemasan pangan domestik karena potensi bahan baku serat konvensional (kayu hutan alam) semakin langka. Diperlukan sumber serat alternatif lainnya yang tersedia berlimpah Beberapa peneliti menemukan bahwa banyak jenis tanaman yang bisa digunakan sebagai bahan alternatif dalam pembuatan kertas kemasan pangan, yaitu seperti tebu, batang pisang, enceng gondok, kulit jagung, tongkol jagung, jerami, tandan kosong kelapa sawit, kulit kacang, rumput gajah, serat aren, dan daun kirinyuh. Metode yang digunakan dari beberapa penelitian yang telah dilakukan yaitu dengan menggunakan cara kimia (chemical pulping) dengan menggunakan NaOH. Penulisan ini bertujuan untuk memberikan informasi bahan-bahan alami dalam pembuatan kertasKata kunci : Kertas kemasan pangan
ANALISIS ZAT PEWARNA RHODAMIN B PADA SIRUP YANG BEREDAR DI BEBERAPA PASAR TRADISIONAL KOTA KENDARI Rattagi, Risma Rego; Karimuna, La; Tamrin, Tamrin
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.511 KB) | DOI: 10.33772/jstp.v6i1.16641

Abstract

ABSTRACTThis study aimed to analyze the presence of Rhodamine B dye and the levels of Rhodamine B dye contained in syrups that are traded in Kendari City Traditional Markets, especially in the Mandonga Korem Market, Mandonga Wet Market, Kota Lama Central Market, Andonohu Market, Wua-Wua Central Market or Pasar Baru. This was a descriptive survey study by observing various brands of syrup. This study used purposive sampling, where samples were taken deliberately based on the study objective. The population of the sample was all syrups with a striking color, such as red. The research variable was the identification of the Rhodamine B dye presence in syrups that were traded in the traditional markets of Kendari City. The samples were tested using wool yarn in qualitative and quantitative methods. The results show that among 10 syrup samples that were traded in several traditional markets in Kendari City, there was one sample that was indicated to contain the dangerous Rhodamine B dye, namely the syrup sample from the Mandonga Wet market (B2) with a concentration of 178 ppm. This means that 10% of the syrup samples contained Rhodamine B dye while 90% of the syrup samples did not have Rhodamine B dye. Keywords: Rhodamine B, Syrup, Kendari Traditional MarketABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan zat pewarna Rhodamin B dan kadar zat pewarna Rhodamin B yang terkandung dalam sirup yang diperjual belikan di Pasar Tradisional Kota Kendari khususnya pada Pasar Korem Mandonga, Pasar Basah Mandonga, Pasar Sentral Kota Lama, Pasar Andonohu, Pasar Sentral Wua-Wua atau Pasar Baru. Jenis penelitian ini yaitu survei yang bersifat deskriptif dengan melakukan observasi terhadap berbagai merk sirup. Penarikan sampel diambil secara purposive sampling yaitu diambil secara sengaja sesuai pertimbangan dan kebutuhan penulis. Populasi sampel semua sirup yang memiliki warna mencolok seperti warna merah. Variabel penelitian yaitu mengidentifikasi keberadaan zat pewarna Rhodamin B pada sirup yang diperjual belikan di pasar Tradisional kota Kendari. Di uji menggunkan benang wol dengan menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 10 sampel sirup yang diperjual belikan di beberapa pasar Tradisional Kota Kendari ada satu sampel sirup yang terindikasi mengandung zat pewarna Rhodamin B yang berbahaya yaitu sampel sirup dari pasar Basah Mandongan (B2) dengan konsentrasi 178 ppm artinya ada 10% sirup yang terindikasi zat pewarna Rhodamin B dan 90% sampel sirup tidak terindikasi zat pewarna Rhodamin B.Kata Kunci : Rhodamin B, Sirup, Pasar Tradisional Kota Kendari
PENGARUH SUHU PASTEURISASI DAN DAYA PENYINARAN ULTRAVIOLET TERHADAP ORGANOLEPTIK DAN TOTAL MIKROBA AIR TEBU (Saccharum Officinarum L.) Lestari, Wa Ode Mazwin; Tamrin, Tamrin; Ansharullah, Ansharullah
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 5, No 4 (2020): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (753.395 KB) | DOI: 10.33772/jstp.v5i4.14536

Abstract

ABSTRACTThe aim of this research was to study the effect of the interaction between pasteurization temperature and ultraviolet light irradiation on the organoleptic and total microbial assessment of sugarcane juice. This study used a randomized block design (RBD), with the factorial design of two factors and three replications. The first factor was ultraviolet irradiation which consisted of three levels, U0 (without UV irradiation), U1 (15 minutes), and U2 (25 minutes) while the second factor was the pasteurization temperature consisting of three levels, P0 (without pasteurization), P1 (80ᴼC temperature), and P2 (90 ᴼC) using 40 watts of UV light. The observation variables were total microbial analysis, pH value, viscosity analysis, and organoleptic test (color, aroma, and taste). The data were analyzed using Analysis of Variance. Organoleptic assessment results that had a significant effect on the observed variables then further analyzed by Duncan's Multiple Range Test (DMRT) at the 95% level of confidence (α = 0.05). The results show that the most preferred product of sugarcane juice by panelists was the one with 25 minutes ultraviolet irradiation and 80ᴼC pasteurization temperature and showed with an average score of 3.59 (like). The physicochemical test results of the selected sugarcane juice sample had total microbes, pH values, and viscosities of 7.67x103, 3.95, and 1.53, respectively. Meanwhile, the total microbial values obtained in the control treatment were 1.14x104 CFU/ml while the selected treatment had 7.67x103 CFU/ml. However, this value did not meet the national standard of 1x102 CFU/ml.Keyword: Pasteurization, ultraviolet, sugar cane juice.ABSTRAKPenelitian bertujuan untuk mempelajari pengaruh interaksi suhu pasteurisasi dan daya penyinaran sinar ultraviolet terhadap penilaian organoleptik dan total mikroba air tebu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), yang disusun secara faktorial dengan 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama yang terdiri dari 3 taraf yaitu U0 (tanpa penyinaran UV), U1 (15 menit), U2 (25 menit) dan faktor kedua adalah suhu pasteurisasi terdiri dari 3 taraf yaitu P0 (tanpa pasteurisasi), P1 (suhu 80ᴼC) dan P2 (suhu 90ᴼC) dengan menggunakan sinar UV 40 watt. Variabel pengamatan yaitu analisis total mikroba, nilai pH, analisis viskositas dan uji organoleptik (warna, aroma dan rasa). Analisis data menggunakan sidik ragam (Analysis of Varian). Penilaian organoleptik yang berpengaruh nyata terhadap variabel pengamatan, dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf kpercayaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian menghasilkan kesimpulan produk air tebu pada wadah botol kaca dengan perlakuan suhu pasteurisasi dan penyinaran ultraviolet menunjukkan panelis lebih menyukai produk yang telah melalui proses penyinaran ultraviolet selama 25 menit dengan suhu pasteurisasi 80ᴼC dengan skor rata-rata 3,59 (suka). Hasil uji fisikokimia produk air tebu dengan wadah botol kaca pada perlakuan terpilih, memiliki total mikroba, nilai pH, dan viskositas berturut-turut 7,67x103, 3,95 dan 1,53., sedangkan nilai total mikroba diperoleh pada perlakuan kontrol 1,14x104 CFU/ml sedangkan pada perlakuan terpilih sebesar 7,67x103 CFU/ml, namun nilai ini belum memenuhi standar SNI yaitu sebesar 1x102 CFU/ml.Kata kunci: Pasteurisasi, ultraviolet, air tebu
Evaluasi Metode In Vitro Pada Analisis Aktivitas Antioksidan Beberapa Buah Tropis: Studi Kepustakaan Cahyani, Devi Reskita; Tamrin, Tamrin; Faradilla, RH Fitri
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 5, No 6 (2020): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.894 KB) | DOI: 10.33772/jstp.v5i6.15717

Abstract

ABSTRACTIndonesia is one of the eight centers of world genetic diversity of plants, especially tropical fruits which have the potential as a source of natural antioxidants. Antioxidants are also compounds that can inhibit oxidation reactions, by binding to free radicals and highly reactive molecules. Based on the source, antioxidants can be divided into two, namely natural antioxidants and synthesis antioxidants. The usage of synthetic antioxidants may become bad for the body so that natural antioxidants tend to be very needed. The human body does not have an excessive amount of antioxidant reserves, so if there is exposure to excess radicals, the body needs antioxidants from outside the body. There are various types of antioxidants in tropical fruits so that to determine the potential of antioxidant compounds extraction methods and identification of compounds that act as antioxidants in tropical fruits are needed. Anda then, we need to know which antioxidant compounds are often contained in fruit. The review aimed to provide information on several methods that can be used in the analysis of antioxidant activity in vitro, especially in tropical fruits.Keywords: Antioxidants, in vitro method, tropical fruits.ABSTRAKIndonesia merupakan salah satu dari delapan pusat keanekaragaman genetika tanaman dunia, khususnya buah-buahan tropis yang berpotensi sebagai sumber antioksidan alami. Antioksidan juga merupakan senyawa yang dapat menghambat reaksi oksidasi, dengan mengikat radikal bebas dan molekul yang sangat reaktif. Berdasarkan sumbernya antioksidan dapat dibagi menjadi dua yaitu antioksidan alami dan antioksidan sintesis. Penggunaan antioksidan sintesis cenderung buruk bagi tubuh sehingga antioksidan alami cenderung sangat dibutuhkan. Tubuh manusia tidak mempunyai cadangan antioksidan dalam jumlah berlebih, sehingga jika terjadi paparan radikal berlebih, maka tubuh membutuhkan antioksidan yang berasal dari luar tubuh. Ada berbagai jenis antioksidan dalam buah-buahan tropis sehingga untuk mengetahui potensi senyawa antioksidannya perlu dilakukan metode ekstraksi dan identifikasi senyawa yang berperan sebagai antioksidan pada buah- buahan tropis. Selanjutnya perlu diketahui senyawa-senyawa antioksidan yang sering terkandung dalam buah. Review ini bertujuan untuk memberikan informasi beberapa metode yang dapat digunakan dalam analisis aktivitas antioksidan secara in vitro khususnya pada buah-buahan tropis.Kata kunci: Antioksidan, metode in vitro, buah-buahan tropis.
UJI ORGANOLEPTIK, FISIK DAN NILAI GIZI MIE BASAH BERBASIS TEPUNG UBI KAYU FERMENTASI (Manihot esculenta Crantz) DAN TEPUNG IKAN TERI (Stolephorus commersonii) Maharani, Maharani; Tamrin, Tamrin; Isamu, Kobajashi Togo
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 5, No 3 (2020): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.607 KB) | DOI: 10.33772/jstp.v5i3.13109

Abstract

ABSTRACTThis research aimed to study the effect of fermented cassava flour and anchovy flour formulation on the organoleptic characteristics, physical characteristics, and nutritional value of wet noodles. This research used a completely randomized design with a formulation of fermented cassava flour and anchovy flour M1 (85:14,9:0,1), M2 (80:19,7:0,3), M3 (75:24,5:0,5), and M4 (70:29,3:0,7). The observed variables were organoleptic characteristics (color, aroma, taste, and texture), physical characteristics (water absorption, developing power, and breaking power) and nutritional value (water, ash, protein, fat, and fiber contents). Organoleptic assessment results were analyzed statistically using Analysis of Variance (ANOVA). The results show that the formulation of fermented cassava flour and anchovy flour was highly significant (P <0.05) on the organoleptic color, aroma, taste, and texture. The most preferred wet noodles on the organoleptic test were the M1 formulation (85% wheat flour, 14,9% fermented cassava flour, and 0,1% anchovy flour) with organoleptic scores of color, aroma, taste, and texture reached 3.38 (slightly like), 3.37 (slightly like), flavor 3.25 (slightly like), and 3.00 (slightly like), respectively. The preferred wet noodle contained 11.44% water, 3.43% ash, 2.96% protein, 3.09% fat, and 12.25% crude fiber. It can be concluded that the wet noodle product formulation of fermented cassava flour and anchovy flour can be accepted (like) by the panelists but the protein and water contents did not meet the national standard.Keywords: wet noodle, fermented wood cassava flour, anchovy flourABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh formulasi tepung ubi kayu fermentasi dan tepung ikan teri terhadap karakteristik organoleptik, fisik dan nilai gizi mie basah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan menggunakan formulasi tepung terigu, tepung ubi kayu fermentasi dan tepung ikan teri M1 (85:14,9:0,1), M2 (80:19,7:0,3), M3 (75:24,5:0,5), M4 (70:29,3:0,7). Variabel pengamatan pada penelitian ini yaitu karakteristik organoleptik (warna, aroma, rasa dan tekstur), karakteristik fisik (daya serap air, daya kembang dan daya putus) dan nilai gizi (kadar air, kadar abu, kadar protein, kadar lemak dan kadar serat). Data hasil penilaian organoleptik dianalisis secara statistik menggunakan Analysis of Varians (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi tepung ubi kayu fermentasi dan tepung ikan teri berpengaruh sangat nyata (P<0,05) terhadap uji organoleptik warna, aroma, rasa dan tekstur. Mie basah terpilih berdasarkan penilaian organoleptik terdapat pada formulasi M1 (formulasi tepung terigu 85%, tepung ubi kayu fermentasi 14,9%, dan tepung ikan teri 0,1%) dengan skor penilaian terhadap karakteristik organoleptik warna 3,38 (agak suka), aroma 3,37 (agak suka), rasa 3,25 (agak suka) dan tekstur 3,00 (agak suka). Nilai gizi dari produk mie basah terbaik meliputi: kadar air 11,44%, kadar abu 3,43%, kadar protein 2,96%, kadar lemak 3,09% dan kadar serat kasar 12,25%. Berdasarkan hasil penelitian, produk mie basah formulasi tepung ubi kayu fermentasi dan tepung ikan teri dapat diterima (disukai) oleh panelis dan memiliki kadar protein dan kadar air yang belum memenuhi standar SNI.
Co-Authors - Afrizal A.A. Ketut Agung Cahyawan W AA Sudharmawan, AA ABDU RAHMAN BACO, ABDU RAHMAN Abdul Gafur Marzuki Abdul Haliq, Abdul Abdullah, Nursanti Acep, Sujatnika Adipa, Rakha Aditya, Rizki Andri Ahmad Adriani, Rovina Adrianti, Yulis Afrilia, Yuliani Agung, Amy Pratiwi Agus Haryanto Ahmad, Khamsiah Aisah, Mutiara Nur Aisyah, Deva Ayu Aji, Armadito Abilawa Cipta Ali Akbar Alpandi, Alpandi Amalia, Anggun Clarisa Amanda, Ikko Putri Anas, Ismail Andayani, Siti Andi Bahrun Andriyani, Yulita Andina Anggereni, Kustia Angggraini, Dewi Anggraini, Serly Angraeni, Rini Annisa Fitriani, Annisa Annisa, Wa Ode Siti Nur Ansharullah ansharullah Ansori, Ardy Setya Aprilya, Dea Aprinal, Fery Aras Syazili Arif, Marhana Aris, M. Aris Aris, Muhammad Ariyani, Gusniar Paulin AS Aku, AS Asdar Asdar Ashar, Fitriyani Asnani Asnani Asranudin Asranudin, Asranudin Asri B, M. Asri, Ahmad Asrinaldi Asrinaldi Astuti, Wa Ode Reni Atlantic, Mia Ayu, Melani K Ayuningsih, Fitria Azra, Muhammad Rizki Basri, Nur Waqiyah Bidul, Sayang Budianto Lanya Budy Wiryawan Cahyani, Devi Reskita Cicih Sugianti Damayanti, Eko Regita Darsan, Ismi Musdalifah Daud, Asmar Hi Davitri, Nessia Defira, Citra Demato, Pingkan Najua Deni Karsana Desyandri Desyandri Doni saputra Dwi Dian Novita Dwi Ermawati Rahayu Dwi Retnaningsih, Dwi Eka Lidiasari Elhamida Rezkia Amien Eny Kurnia Erni Danggi Evametha Vitranilla, Yudith Fadila Fadila, Fadila Fahlani, Wd Wd Sitti Aisyah Nurul Faizah, Intan Nurul Fajri, Fadhlan Fajriani Suaib, Yermia Nur Faradillah, F Fatinah, Siti Febriana, Elma Ferdin, Ferdin Filli Pratama Fropitasari, Irna Gemilang, Tirta Satria Ghufroni, Muhammad Afif GP, Muhammad Wahyudi Gusprinadi, Hanes Gustina, Risma Haisen Hower Haka, Yogi Hamente, Darwin Hanif, Anwar Hasiah, Hasiah Hasni Hasni Hayati, Wa Ode Rosmila Helmi Helmi Hermanto Hermanto Herni, Sitti Hery Widijanto Hidayatullah, Martin Sulung Hutriani, Nur Iba, Wa Ibrahim Ibrahim Ibrahim, Mohammad Nuh Ichsan, Onne Akbar Nur Idaman Idaman Idris Patekkai Ikbal, La Ode Ilma Sarimustaqiyma Rianse Imran Imran INDAH PUSPITASARI Iralistari, Waode Iralistar Irawati Irawati Irma Setiawan, Irma Irma Yanti Irman Irman Irmayanti Irmayanti, Irmayanti Isamu, Kobajashi Togo Isamu, Kobajashi Togo Ishak, Andi Abdul Azis Jamhari Jamhari Jamrudin, Hasrin Jannah, Nur Iffatul Jayadi, Muhammad Juairiah Juairiah, Juairiah Juharni, Juharni Jumadin ., Jumadin Karyatin Karyatin, Karyatin Kasim, Nurdin Kiromah, Isrofiatul Kuncoro, Sapto Kurniawan, Yoni Kuswanta Futas Hidayat L, Mariani L, Mariani. La Aba La Karimuna La Ode Nafiu La Oge La Rianda Labenua, Rusmawati Laibu, Hartina Landika, Wahyu Aditiawan Lestari, Wa Ode Mazwin Lili Fitriani Linasari, Linasari Madiki, A Maharani Maharani, Maharani Maktub, Zana Azalia Malan, Sudirto Mardianta, I Gede Mareli Telaumbanua Mariana, Nining Marisi, Esther Lenny Dorlan mariyati mariyati Marpongahtun, Marpongahtun Mataputun, Donny Richard Ma’bar, M. Fadin Meli, Wa Ode Merynda Indriyani Syafutri Mintarsih, Endah mondo, Firdawati Muchdar, Fatma Mufti Abdul Murhum Muh. Aris Muhammad Amin Muhammad Amrullah Pagala MUHAMMAD MASKUR, MUHAMMAD Muhammad Natsir Muhammad Ridwan Arif Muhammad Zakir Muhammad, Hardin Muntahar, Waisya Ade Muzuni, Muzuni Nabila, Leila Nahak, Gradiana Eny najar, najar Najarudin, Najarudin Nalefo, La Ngaropa, Siti Ntia, Wa Nugraha, Moch Isnaeni Nur Asyik, Nur Nur M, Wa Ode Dewiyanti Nur, Rahman Nurhasim, Agus Nurlin Nurlin, Nurlin Nurmadhani Fitri Suyuthi Ode Zuit, Wa Ode Oktafri Oktafri, Oktafri ottong, yuliana Panga, La Parwansyah, Parwansyah Patadjai, Andi Besse Pauzan, Muh Pirna, Pirna Pirnando, Heri Prasetya, Lisa Adum Pratiwi, Citra Prayoga, Agung Prayoga, M. Ilham Dio Purba, Rio Edy Saputra Putri, Cahyani Cahyanti Qadar Hasani Raden, Mustopa . Rahayu, Cicielia Ernawati Rahmad Hari Purnomo Rahmah, Fadhlilla Monica Rahmat, Saleh Rahmatang, Rahmatang Ramadhani, Imes Suci Ramadhon, Azkiya Putri Ramlan, H. Ranat, Zahratul Wardha Ranggawati, Mustika Ratna Ratna Rattagi, Risma Rego Reski, Reski Restu Libriani RH. Fitri Faradilla Ria Ariany Rima Berlian Putri Rimbun, Lenny Rosbi Rini Apriliani Rinto Rinto Ririn Ririn Ritonga, Irene I. C. Riyadi Subur, Riyadi Rosdiana Rosdiana Rovina Andriani Rudhan, Andi Rudi Febriamansyah Rumpa, Arham Rusalim, Muhammad Mifthah Ruslan B, Ruslan B Ruslan Ruslan Rusli, Solfian S, Rizki Kurniawan Sabrin, Muhammad Sadimantara, Muhammad Syukri sadimantara, muhammad syukri Safitri, Yuniar Andini Sakira, Yuviza Samadan, Gamal M Sandi Asmara Saputri, Rizky Ayu Sari, Fadilah Kurnia Sari, Lusi Puspika Sariati Sariati, Sariati Sarinah Sarinah Sarma, Irfan Santosa Sarmin Sartika Sartika Sasmara, Minche Satria Satria, Satria SATRIYAS ILYAS Septemberiadi, Lando Sesa, Alfreski Sangri Shihab, Shihab Siala, Muhammad Arwan Sihombi, Oryana Silvianti, Elvi Sinaga, Elisabeth Intan Sipa, Nandar Kusrail Sismiati, Sismiati Sitepu, Mia Anjelina Siti Suharyatun Sitti Aminah Somiadi, Somiadi Sri Cahyani, Sri Sri Rejeki Sri Rejeki Sri Sudono Saliro Sri Wahyuni Sri Waluyo St. Rukaiyah Sudarto Sudarto Sudirman, Nirwan Sugito - Sul, Muhammad Sulaiman, Syarifuddin Sulistiani, Puspita Novia Sulistianti, Wa ODe Nova Sulsia, Sulsia Sumarni, Sitti Surya, Aufa Suryani Suryani Susanti, Afryani Susanti, Kadek Intan Arni Sutrianingsih, Susi Suwarjoyowirayatno, Suwarjoyowirayatno Suwarjoyowirayatno, Suwarjoyowirayatno Swy, Ignatio Katriel Syaiful, Friska Syarthibi, Ahmad TAKDIR SAILI Takzim, Faris Taufiq Abdullah Taufiq Abdullah, Taufiq Tri Wardani Widowati Triantari, Novi Ufrianto, Ufrianto Ulinsa, Ulinsa Usman Rianse Usmar Usmar, Usmar Utami, Nadya Virera, Julian Imelda WA KUASA Wahab, Djukrana wahab, djukrna Wahidin Wahidin Wahyu, Rizky Wahyunus, Wahyunus WAODE MUNAENI Wardani, Devi Kusuma Warji Warji Waryati, Waryati Weka Gusmiarty Abdullah, Weka Gusmiarty Wicaksono, Yoga Arif Widyaningsih, Tri Sakti Wijaya, Riky Yan Winda Rahmawati Windyastuti Windyastuti, Windyastuti Wisaksono, Muaffan Alfaiz Wisnumurti, Yogie Wiweka Wiwied Widyastuti Wulandari, Tri Laela Yanti, Indri Yudi Haryono Yudistira Yudistira Yuga, Ahmad Yudha Yuliana Yuliana Yundari, Yundari Yuni Safitri Zakaria, Rizky