p-Index From 2021 - 2026
14.665
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Humaniora Jurnal Manajemen Pendidikan: Jurnal Ilmiah Administrasi, Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan JURNAL FOKUS KONSELING Al Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman EKONOBIS (JURNAL EKONOMI DAN BISNIS) Jurnal Daya Matematis Jurnal Administrasi Negara POROS TEKNIK INTEKNA Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan Madaniyah: Terciptanya Insan Akademis Berkualitas Dan Berakhlak Mulia Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam BENTANG : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora (KAGANGA) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu Journal of Educational Research and Evaluation Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Pedagogik: Jurnal Pendidikan JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Istinbath: Jurnal Hukum dan Ekonomi Islam JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN JPBIO (Jurnal Pendidikan Biologi) JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa JOMSIGN: Journal of Multicultural Studies in Guidance and Counseling MANAGERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Jurnal IMPACT: Implementation and Action ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika M A T H L I N E : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika International Journal for Educational and Vocational Studies Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Jurnal Pancar (Pendidik Anak cerdas dan Pintar) Jurnal PGSD Jurnal JKFT JURNAL KOULUTUS Jurnal Magister Pendidikan Matematika (JUMADIKA) Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat FOSTER: Journal of English Language Teaching Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan Jurnal Wahana Pendidikan Journal of Islamic Law ELFALAKY: Jurnal Ilmu Falak JURNAL ILMIAH EDUKATIF Jurnal Revenue : Jurnal Ilmiah Akuntansi INVEST : Jurnal Inovasi Bisnis dan Akuntansi Bioeduca : Journal of Biology Education Jurnal Visionary : Penelitian Dan Pengembangan Di Bidang Administrasi Pendidikan Jurnal Administrasi Pendidikan Islam Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal Abdimas Sangkabira EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Al-Rabwah : Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bina Darma Kutubkhanah Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Almufi Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat J.Pelastek PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS) Edubiologica Jurnal Penelitian Ilmu dan Pendidikan Biologi ETAM: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Basicedu Indonesian Journal of Shariah and Justice Journal Islamic Pedagogia Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kearifan Lokal (JIPKL) Jurnal Konstanta : Ekonomi Pembangunan DIKTUM: JURNAL SYARIAH DAN HUKUM Jurnal Marital: Kajian Hukum Keluarga Islam Jurnal Multidisiplin West Science Jurnal Ilmu Ekonomi West Science Business and Management Jurnal Cendekia : Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Islam West Science Interdisciplinary Studies Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Jurnal Oportunitas : Ekonomi Pembangunan Al Rikaz : Jurnal Ekonomi Syariah Journal of Finance, Economics, and Business Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Proceeding Seminar Nasional IPA West Science Interdisciplinary Studies Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Infratech Building Journal Jurnal Sistem Informasi dan Manajemen Al-Bahjah Journal of Islamic Education Management Advances In Social Humanities Research JOUSIP USRATY : Journal of Islamic Family Law Journal of The Civil Engineering Student Kreano, Jurnal Matematika Kreatif Inovatif Journal of Accounting Law Communication and Technology Aktivasi: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat International Journal of Educational Qualitative Quantitative Research Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Ilmu Pendidikan & Sosial (SINOVA) Almikanika Madania: Jurnal Kajian Keislaman Edubiologica: Jurnal Penelitian Ilmu dan Pendidikan Biologi Jurnal Perspektif Penelitian Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Ketika Nikah Muda menjadi Pilihan; Kontruksi Fiqh al-Nikah di Riau Johari, Johari; Wahidin, Wahidin
Kutubkhanah Vol 25, No 1 (2025): Januari - Juni
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kutubkhanah.v25i1.36929

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali secara mendalam konsep “usia muda” dalam fiqh nikah, terutama pada makna “kedewasaan” bagi seseorang yang hendak menikah, dengan tinjauan dari berbagai disiplin keilmuan; sehingga melahirkan fiqh nikah yang selaras dengan lokalitas di Riau. Penelitian  ini  pada  garis  besarnya dilaksanakan  dalam  3  (tiga)  tahapan inti, yakni tahap orientasi, tahap eksplorasi dan tahap  interpretasi. Pada tahap orientasi melakukan kajian mendalam terkait dengan konsep ”Dewasa” dalam Fiqh; Kemudian pada tahap eksplorasi dan interpretasi akan dilakukan FGD (Focus Group Discussion) denan beberapa ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pertama, dewasa dalam konteks ini adalah kesiapan fisik biologis namun juga kematangan secara mental, termasuk dalam menghadapi lahirnya keturunan; Kedua, menurut para ahli, baik ekonomi, psikologi, Kesehatan, social-budaya dan agama, diperoleh mafsadat yang ditimbulkan dari perkawinan usia ini; dan Ketiga, usia ideal perkawinan dalam konteks Riau, adalah bagi perempuan usia 21 sampai 30 tahun dan bagi laki-laki usia 25 sampai 35 tahun.
Analysis of the Level of Road Damage Due to Vehicle Volume on Rigid Perkerasa on the Pantura Tegal - Pemalang Road in Tegal Regency Wahidin, Wahidin
International Journal for Educational and Vocational Studies Vol. 1 No. 4 (2019): August 2019
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ijevs.v1i4.1782

Abstract

Traffic volume is one of the factors causing road damage. Rigid pavement is generally used on roads that have fairly heavy traffic. With the increasing number of vehicles it is possible that the road will suffer damage in a relatively short time .The purpose of this study was to determine the effect of the volume of vehicle types with the level of road damage and the relationship of the volume of vehicle types with the level of road damage on rigid pavement. So it can be predicted in advance the value of road damage that will occur. The method used in this research is the method of analyzing vehicle volume and the level of road damage using the regression method. Namely to get the function of the relationship with the value of R ² (coefficient of determination) which shows the magnitude of the effect of changes in the variation of the volume of vehicle types to changes in the value of road damage. This research was conducted in the Pantura Tegal - Pemalang Lane section . There is a relationship between the volume of vehicle types and the value of road damage. With the result R² = 0, 892 show k of damage roads that influenced the volume type of light vehicles and heavy vehicles have a percentage of 8 9.2 %. With the results of the heavy vehicle equation (X2) and the value of road damage (Y) that is Y = 0, 27 X2 + 8 , 887 . From this equation can be described as follows .. Regression coefficient X2 ( a ) = 0 , 27 , meaning that heavy vehicles by 100 vehicles / day will increase the level of road damage by 27 , constant (c) = If no vehicles pass a road , the road will suffer a road damage of 8 , 887.
Digital Simulations in Science Learning: A Student Perspective on Interactive, Engagement, Conceptual Understanding, and Learning Satisfaction Wahidin, Wahidin; Gutierrez, Grace; Osman, Kamisah; Akkapin, Supaphorn; Tan, Michael Lip Thye
International Journal of Educational Qualitative Quantitative Research Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Qualitative and Quantitative Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58418/ijeqqr.v4i1.138

Abstract

Digital-based learning media offers a solution to overcome the limitations of laboratory practice and creates opportunities for more interactive, visual, and contextual learning experiences. Digital simulations in science education represent an innovative form of learning media in the era of technological transformation. However, students’ perceptions as users of learning media are closely linked to key indicators used to evaluate its effectiveness. This study aims to analyze students' perceptions of using digital simulation media in relation to learning interactivity, engagement, conceptual understanding, and satisfaction within the context of science education. A quantitative approach was employed using a survey method. Data were collected through online questionnaires from 400 high school and university students in Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapore, and the United States of America. The data were then analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) with the assistance of AMOS software. The results indicated that all proposed hypotheses were statistically supported. Students’ perceptions of digital simulations had a significant positive effect on perceived learning interactivity (H1), learning engagement (H2), conceptual understanding (H3), and learning satisfaction (H4). Positive student perceptions of digital learning media were strongly associated with improvements in the quality of learning interactivity, conceptual understanding, and overall satisfaction. This study makes an important empirical contribution to the development of digital learning media based on student perceptions and provides a foundation for selecting digital-based learning tools that are more responsive, engaging, and effective in the future.
EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA KONSEP POLA BILANGAN DALAM PERMAINAN TRADISIONAL Ramadhina, Anisa Laela; Septiana, Citra; Pebrianti, Melinda; Wahidin, Wahidin
Jurnal Magister Pendidikan Matematika (JUMADIKA) Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Magister Pendidikan Matematika (JUMADIKA)
Publisher : Prodi Magister Pendidikan Matematika Pascasarjana Universitas Pattimura Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jumadikavol3iss2year2021page65-69

Abstract

This study aims to study the relationship between mathematics and culture in Indonesia, one of which is the traditional game of Nasi Goreng Kecap and Mejikuhibiniu. This research is considered important because it teaches students to see real-world activities clearly by being integrated into mathematical ideas. This research uses an ethnographic approach and a library study (literature study) which is a type of qualitative research. The result of this research is that the traditional game Nasi Goreng Kecap and Mejikuhibiniu contains the concept of number patterns, which can be developed in a learning design for number pattern material so that it can change the student's paradigm that mathematics is still considered abstract science to be more fun mathematics
Strategi Guru Madrasah Diniyah Takmiliyah Dalam Penanaman Shalat Lima Waktu Pada Madrasah Diniyah Takmiliyah Sindang Kabupaten Indramayu Wahidin, Wahidin
Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2021): Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/permata.v2i1.262

Abstract

Madrasah Diniyah is a non-formal educational institution that provides Islamic religious education to broaden students' insights. Not all children's needs related to religion can be fulfilled at school even though the school hours at SD have now been increased from 2 hours to 4 hours. The awareness of the five daily prayers cannot be maximized if only implemented in schools. This requires the support of parents to support this. By enrolling children in Madrasah Diniyah is the right choice to support children having awareness of the five daily prayers. Based on the background of the above problems, the authors conducted the research with the aim of: 1). Describing the strategy of madrasah teachers in planting five daily prayers at Madrasah Diniyah Sindang, Indramayu Regency? and 2). Describe the implementation of planting five daily prayers at Madrasah Diniyah Diniyah Sindang, Indramayu Regency? 3). Describe the inhibiting and supporting factors for planting five daily prayers at Madrasah Diniyah Sindang, Indramayu Regency? This research method is field research with research subjects Ustadz / Ustadzah at Madrasah Diniyah Takmiliyah Sunan Songo. The data collection used by interview, observation, and documentation techniques. The results of this study are as follows: (1) the strategy of the Madrasah Diniyah Takmiliyah sindang teacher in Indramayu district in planting the five daily prayers is the indirect strategy. The methods are like lectures, advice, prayer is like eating, sin, the story of the Prophet, and exemplary; (2) The implementation is divided into three, namely students have extensive knowledge about the five daily prayers, students feel the need to perform the five daily prayers, and students obey the five daily prayers at the beginning of the time; and (3) supporting factors such as support and public awareness of the five daily prayers and its inhibiting factors such as the increasingly complex challenges of globalization and lack of communication during the Covid-19 pandemic. Abstrak Madrasah diniyah merupakan lembaga pendidikan non-formal yang menyelenggarakan pendidikan agama Islam untuk menambah wawasan bagi siswa. Tidak semua kebutuhan anak berkaitan dengan keagamaan dapat terpenuhi di sekolah walaupun jam pelajaran di SD sekarang sudah ditambah yang awalnya 2 jam menjadi 4 jam. Kesadaran shalat lima waktu tidak bisa maksimal jika hanya diterapkan disekolah. Hal ini perlu dukungan orang tua siswa untuk mendukung hal tersebut. Dengan memasukkan anak ke Madrasah diniyah adalah pilihan yang tepat untuk mendukung anak memiliki kesadaran shalat lima waktu. Berdasarkan latarbelakang masalah diatas penulis melakukan penelitian dengan tujuan: 1). Mendeskripsikan strategi guru madrasah dalam penanaman shalat lima waktu pada Madrasah Diniyah Sindang Kabupaten Indramayu? Dan 2). Mendeskripsikan implementasi penanaman shalat lima waktu pada Madrasah Diniyah Diniyah Sindang Kabupaten Indramayu? 3). Mendeskripsikan faktor penghambat dan pendukung penanaman shalat lima waktu pada Madrasah Diniyah Sindang Kabupaten Indramayu? Metode penelitian ini adalah field research dengan subjek penelitian Ustadz atau Ustadzah pada Madrasah Diniyah Takmiliyah Sunan Songo. Adapun pengumpulan data yang digunakan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini sebagai berikut: (1) strategi guru Madrasah Diniyah Takmiliyah Sindang Kabupaten Indramayu dalam penanaman shalat lima waktu ialah indirect strategy. Adapun metodenya seperti ceramah, nasihat, shalat ibarat makan, dosa, kisah Nabi, dan keteladanan; (2) Implementasinya dibagi menjadi tiga, yaitu siswa mempunyai pengetahuan luas mengenai shalat lima waktu, siswa merasa butuh untuk melaksanakan shalat lima waktu, dan siswa taat melaksanakan shalat lima waktu di awal waktu; dan (3) faktor pendukungnya seperti dukungan dam kesadaran masyarakat mengenai shalat lima waktu dan faktor penghambatnya seperti tantangan globalisasi yang semakin kompleks dan kurangnya komunikasi di masa pandemi covid-19.
Evaluasi Kinerja Produktivitas Alat Berat pada Pekerjaan Rigid Pavement (Studi Kasus Ruas Jalan Proklamasi Arah KPT Brebes) STA 0+172 - 0+722 Alfasya, Muhammad Danindra; Wahidin, Wahidin; Feriska, Yulia
Journal of Accounting Law Communication and Technology Vol 2, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jalakotek.v2i2.6767

Abstract

Pemilihan alat berat yang tepat sangat berpengaruh terhadap efisiensi dan efektivitas dalam pekerjaan galian dan timbunan pada proyek konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja produktivitas alat berat pada pekerjaan tanah di Proyek Peningkatan Jalan Ruas Proklamasi arah KPT Brebes, khususnya pada STA 0+172 hingga STA 0+722. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif, dengan pendekatan analisis kuantitatif terhadap data produktivitas masing-masing alat berat yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas alat berat per hari adalah: Excavator sebesar 644 m³/hari, Bulldozer sebesar 2.374 m³/hari, Dump Truck sebesar 391.904 m³/hari, dan Vibrator Roller sebesar 4.320 m³/hari. Berdasarkan hasil analisis, waktu pengerjaan untuk pekerjaan galian masing-masing alat berat adalah: Excavator selama 34 jam, Bulldozer selama 9 jam, dan Dump Truck (2 unit) selama 28 jam. Penelitian ini juga memberikan saran mengenai pentingnya pemeliharaan alat, penyesuaian jumlah dan jenis alat dengan kebutuhan proyek, serta perlunya pelatihan bagi operator alat berat guna meningkatkan efisiensi kerja. Diharapkan hasil studi ini dapat menjadi referensi dalam perencanaan penggunaan alat berat pada proyek konstruksi serupa.
VARIASI WAKTU SALAT: Studi Kasus Masjid-Masjid Di Kota Parepare Dalam Prespektif Hisab Kontemporer Dan Hukum Islam Faiz, ABD. Karim Faiz; Wahidin, Wahidin
ELFALAKY: Jurnal Ilmu Falak Vol 6 No 2 (2022): Desember
Publisher : UIN ALAUDDIN MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ifk.v6i2.32727

Abstract

Prayer times in the Parepare city, such as at the Great Mosque of Parepare, the Senggol Grand Mosque of Parepare, and mosques in all sub-districts of Parepare City still occur differences and time differences. This is based on the author's observation on 18 October 2021. The time of maghrib prayer based on the adhan varies. One mosque calls to prayer at 5:53 pm, while another calls to prayer at 6:00 pm, 5:59 pm, and the latest at 6:02 pm. This problem is the basis of research on prayer time variations in Parepare City with a Contemporary Hisab Review and Islamic Law Analysis. The objective of this research is first, to describe the way or method of determining prayer times in Parepare City Mosques. Second, to analyse the accuracy of prayer times in Parepare City Mosques in the review of Contemporary Hisab. Third, to analyse, describe and compare the difference of prayer times in Parepare City. The result of this research is that the method of determining the prayer time of Parepare City Mosques varies (Ministry of Religion Schedule, Sheikh Sa'aduddin Djambek's Timetable, Prayer Time Application, Hisab Muhammadiyah Version). The accuracy of the praying time of the mosques in Parepare City from the perspective of contemporary hisab has three categories; accurate, inaccurate and passing the time of ikhtiyat (less and more not passing 2 minutes), inaccurate and fatal (passing 2 minutes). The variation of prayer times in the Parepare city from the perspective of Islamic law is that the schedule of the five daily prayers (Dhuhr, Asr, Maghrib, Isha' and Fajr) at the Al-Azhar Islamic Centre mosque, Al-Muttaqin Mosque and Nurul Asiah Mosque (especially for the Fajr prayer) is invalid, because it has not yet entered the time for the obligation to pray.
From Qibla Deviation to Social Cohesion: The Construction of Minority Fiqh at the Great Mosque of Makale, Tana Toraja Faiz, ABD Karim; Wahidin, Wahidin; AR, Zulfahmi; Awaka, M. Qahar
Journal of Islamic Law Vol. 6 No. 2 (2025): Journal of Islamic Law
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/jil.v6i2.4066

Abstract

The determination of the qibla direction constitutes a normative obligation in Islamic law; however, in minority contexts, its practice often intersects with socio-cultural realities, architectural considerations, and interfaith negotiations—dimensions that remain relatively neglected in both Islamic law scholarship and contemporary legal studies. This article examines the case of the Great Mosque of Makale in Tana Toraja, whose orientation deviated by approximately 22° from the astronomical qibla between 1934 and 2020, to analyze the dynamics of minority fiqh (Islamic jurisprudence) construction in a multicultural setting. Employing a qualitative socio-historical approach through observation, document analysis, and in-depth interviews with seven key informants, the study finds that the mosque’s orientation was not solely determined by fiqh norms but emerged from a social compromise institutionalized through adat deliberations in the tongkonan, involving both Muslim and Christian leaders. This compromise was shaped by four interrelated factors: the pursuit of interreligious harmony; urban spatial aesthetics that aligned the mosque with the adjacent church; the internalization of Toraja local wisdom, such as solata’ and the principle of pa’daidi; and an early theological interpretation that prioritized a general westward orientation. The article argues that Islamic law in minority contexts does not function as a rigid, normative system, but rather as an adaptive and responsive social construction grounded in the maqāṣid al-sharīʿah (objectives of Islamic law). Accordingly, the qibla deviation in Makale should not be understood as a religious aberration but rather as an existential strategy through which Muslims sustain social cohesion and affirm collective identity within a predominantly non-Muslim society. [Penentuan arah kiblat merupakan kewajiban normatif dalam syariat Islam, namun dalam konteks masyarakat minoritas praktik tersebut kerap berhadapan dengan realitas sosial-budaya, pertimbangan arsitektural, dan negosiasi lintas agama yang jarang disentuh dalam kajian fikih maupun studi hukum kontemporer. Artikel ini mengkaji kasus deviasi arah kiblat Masjid Agung Makale di Tana Toraja, yang sejak 1934 hingga 2020 menyimpang sekitar 22° dari presisi astronomis, dengan tujuan menganalisis dinamika konstruksi fikih minoritas dalam masyarakat multikultural. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sosio-historis melalui observasi, analisis dokumen, dan wawancara mendalam terhadap tujuh informan kunci. Temuan menunjukkan bahwa orientasi masjid tidak semata-mata ditentukan oleh norma fikih, melainkan merupakan hasil kompromi sosial yang dilembagakan melalui musyawarah adat di tongkonan dengan melibatkan tokoh Muslim dan Kristen. Kompromi tersebut terwujud dalam empat faktor utama: upaya menjaga kerukunan antar umat beragama, pertimbangan estetika tata ruang kota yang menyelaraskan masjid dengan gereja, internalisasi kearifan lokal solata’ dan prinsip pa’daidi, serta pemahaman teologis yang fleksibel pada masa awal. Artikel ini berargumen bahwa hukum Islam dalam ruang minoritas tidak hadir sebagai sistem normatif yang rigid, melainkan sebagai konstruksi sosial yang adaptif, responsif, dan berorientasi pada maqāṣid al-sharīʿah. Dengan demikian, deviasi arah kiblat di Makale tidak dapat dipahami sebagai penyimpangan keagamaan, melainkan sebagai strategi eksistensial umat Islam untuk merawat kohesi sosial sekaligus meneguhkan identitas kolektif dalam struktur masyarakat yang didominasi kelompok non-Muslim.]
EMBUNG SEBAGAI ALTERNATIF CADANGAN AIR PADA SAWAH TADAH HUJAN (Study Kasus Kecamatan Kroya Kabupaten Indramayu) Dewi, Rahma; Wahidin, Wahidin
Jurnal Rekayasa Teknologi dan sains Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jrets.v4i1.2401

Abstract

ABSTRAK Kecamatan Kroya Kabupaten Indramayu Jawa Barat, memliki luas sekitar 37,16 Km2 dan sebagian besar lahan di daerah ini merupakan sawah tadah hujan. Mata pencaharian utama masyarakat adalah petani, umumnya komoditi yang terdapat di daerah ini adalah padi sawah. Pada umumnya rata-rata produksi di Kecamatan Kroya adalah 4-5 ton/ha. Sawah tadah hujan bergantung  pada pasokan air hujan dan akan mengalami kekeringan dimusim kemarau panjang, sehingga menurunkan perekonomian  masyarakat. Selin itu topografi  Kecamatan Kroya yang relatif datar sehingga air yang turun akan lebih banyak limpas dari pada terserap kedalam tanah, hal tersebut dapat dilihat dari bentangan lanskapnya sebagian besar pesawahan dan permukiman. Sumber air di Kecamatan Kroya adalah mata air dan irigasi. Jika menggunakan air tanah, maka biaya yang dikeluarkan cukup besar dan perlu pemeliharaan daerah tangkapan air agar air tanah terus banyak, selanjutnya mengandalkan irigasi sulit dijadikan satu-satunya alternatif dikarenakan luas lahan sawah yang besar sedangkan pasokan air tidak dapat memenuhi. Alternatif yang mungkin dilakukan adalah pembuatan bak penampung air hujan atau lebih dikenal dengan embung. Kajian pembuatan embung yang sesuai dengan kondisi Kecamatan Kroya, dengan menggunakan metode library research (penelitian kepustakaan) yaitu mengkaji literatur berupa buku dan kajian-kajian terdahulu untuk diterapkan di Kecamatan Kroya sehingga kendala-kendala kekurangan air untuk pesawahan dapat segera teratasi, selain itu hujan yang selama ini menyebabkan genangan atau banjir dapat dtampung dan lebih bermanfaat kedepannya. Kata Kunci: embung, sawah tadah hujan  ABSTRACT Embung As Alternative Water Reserve In The Field Of The Rain (Case Study Of Kroya District, Indramayu Regency). Kroya Subdistrict, Indramayu Regency, West Java, has an area of around 37.16 Km2 and most of the land in this area is rain-fed rice fields. Most of the residents' livelihoods here are farmers, generally the commodities contained in this area are paddy rice. In general, the average production in this area is 4-5 tons / ha. Rainfed lowland rice once depends on the supply of rain water and will experience drought in the long dry season, thereby reducing the community's economy. In addition, the topography of Kroya Subdistrict is relatively flat so that the water that drops will be more runoff than absorbed into the ground, it can be seen from the landscape stretch of most rice fields and settlements. Water sources in Kroya Subdistrict are springs and irrigation. If using ground water, the costs are quite large and need to maintain the water catchment area so that groundwater continues to be numerous, then relying on irrigation is difficult to be the only alternative because of the large area of paddy fields while the water supply cannot meet. Possible alternative is to make a rainwater reservoir or better known as an embung. Study of making an embung that is in accordance with the conditions of Kroya Subdistrict, using the library research method, which is studying literature in the form of books and previous studies to be applied in the District of Kroya so that the constraints of water shortages for rice fields can be overcome immediately, besides the rain that has been causing flooding or flooding can be accommodated and more useful going forward. Keywords: embung, rain-filled rice fields
Priest’s Ijtihâd Method in Solving Legal Problems in Indonesia Wahidin, Wahidin
Madania: Jurnal Kajian Keislaman Vol 26, No 1 (2022): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/madania.v26i1.3794

Abstract

The modernization of Science and Technology with various innovations is a real challenge to Islamic law This study aims to analyze the methodology of ijtihâd and the resolution of legal issues in Indonesia. The method used is a qualitative method with a case study approach of the ijtihâd methodology conducted by the Fatwa Commission of Majelis Ulama Indonesia, the Persis Hisbah Council and the Bahsul Masail Nahdhatul Ulama Institute, which explains Ijtihâd as a methodology in solving legal problems in Indonesia. The research data collection method uses the documentation method and various articles and books. Then analyzed using the content analysis method, which is analyzing library data that is scientific analysis of a premium message. The result of this research is that in conducting Priest’s Ijtihâd Method in solving legal problems in Indonesia, one should adhere to three principles of thinking, namely hadhârah nash (bayânî text), hadhârah al-‘ilm (burhânî ratio) and hadhârah al-falsafah. We cannot separate these three principles from each other. Modernisasi IPTEK dengan berbagai inovasi merupakan tantangan nyata bagi hukum Islam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis metodologi ijtihâd Ulama dalam menyelesaikan masalah hukum di Indonesia. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus metodologi ijtihâd yang dilakukan oleh Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia, Dewan Hisbah Persis dan Lembaga Bahsul Masail Nahdhatul Ulama yang menjelaskan ijtihâd sebagai metodologi dalam menyelesaikan permasalahan hukum di Indonesia. Metode pengumpulan data secara dokumentasi dari berbagai artikel dan buku. Kemudian dianalisis menggunakan metode analisis isi (content analysis), yaitu menganalisis data perpustakaan secara ilmiah dari sebuah pesan premium. Temuan penelitian ini adalah dalam melakukan ijtihâd dalam menyelesaikan isu hukum di Indonesia hendaknya berpegang teguh tiga prinsip berpikir yaitu hadhârah nash (teks bayânî), hadhârah al- ‘ilm (rasio burhânî ) dan hadhârah al-falsafah. Ketia prinsip ini tidak boleh terpisahkan satu sama lain.
Co-Authors A. Octamaya Tenri Awaru abdullah, vera iriani Achmad Musyahid, Achmad achmad, Helmy kahar Ade Hastuty Adhitya Bagus Singandaru Adviatmadja, Sebastian Danny Agung, Muhammad Agus Ahmad Pauzi, Ahmad Ahmad, Syarif Ajat Sudrajat Akkapin, Supaphorn Akung Daeng Aldri Frinaldi Alfasya, Muhammad Danindra Alfina, Mahra Almuhtadi, Ahmad Saiful Haq Anhar Khalid Anna Fitri Hindriana Annisah, Imella Aplianto, Andika AR, Zulfahmi Arif, Asep Ginanjar Arip, Asep Ginanjar Aris Aris Arsya, Ghina Tsania Asep Marwan, Asep Avionita, Venni Awaka, M. Qahar Az Zahro, Fatimah Azharie Hasan BADRIAH , LIAH Badriah, Liah Baehaqi Basudewa, Muhammad Imansyah Bate, Nurdalia Batuthoh, Fatih Ibnu Budiman Budiman Churniawati, Ninik Cilatesni, Cilatesni Dani Ramdani, Dani Darlan, Saiffullah Darlan, Saifullah Dedeng Abdul Gani Amruloh Desy Muliana Wenas Devi Sundary Dewi, Gining Fustika Dewi, Rahma DEWI, YULIA ROSMALA Dian Anggraini Dick Maryopi Diella, Dea Dina Raidanti Dito Anurogo, Dito Djauhar, Aisyah edy susanto Efendi, Agusni Effendi, Agusni Eka Nurwahyuliningsih Ekawaty, Novian Elvinda, Ami Endang Astuti Episiasi Erni Danggi Fadhlillah, Bagus Rizqy Fadili, Dadan Ahmad Faiz, ABD Karim Faiz, ABD. Karim Faiz Febrianti, Nur Ferahwati, Ferahwati Feriska, Yulia Feskariani, Dwi Fijayanti, Niken FIRDAUS, FIRDA MAULIDA Gelar Budiman Gobel, Yunita Gofur, Muradi Abdul Gufrans, Achmad Gutierrez, Grace Habibi Habibi Hadiansyah, Chairil Fajar Halim Halim, Halim Hamidi, Abror Hanifa, Putri Haswira, Ma'mur Herdini , Herdini Hernawati, Diana Hidayatuloh, Anang Himawan Sutanto, Himawan Ibnu Rusydi Ina Rosdiana Lesmanawati, Ina Rosdiana Indrawati, Faizah Indrawati, Sari Indriani, Ratna Innayatullah, Ahmad Inne Miftah Dewi Irawan, Rifa Pujiati Irman Irman Irmawati Irmawati Irvan Wiradinata Irwan, M Irwan Islamul Haq Ismail, Achmad Taufik Ismail, Siti Munawaroh Isnawijayani Iwan Iwut Tritoasmoro Jamaluddin, Samsidar Johari Johari Joni Hermansyah Junedi, Junedi Kadir Kadir Kamaliah, Dini Nur KARISMAWAN, PUTU Kencana, Nila Khoir, Misbahul Khusnul Maqfiroh Kiyasatina, Baiq Diyan Koiruman, Joko Andi Ledya Novamizanti Lestari, Widayati Lia Rosmalia Lia Yulianti Lisdiana Lisdiana Liya Megawati Maemunah, Dinda Maftukhah, Maftukhah Mahanani, Edo Lutfi Maharani, Bela Mahsyar, Mahsyar Mardhotillah, Dayu Annisa Mardiana Mardiana Marleni Marleni Martini, Baiq Julyan Dwianti Masrun masrun Maulana, Riswandi Meiningrum, Niken Miko, Seth Muhad Sayyid, Farida Muhammad Alwi Muhammad Dzul Fadlli Muhammad Firmansyah, Muhammad MUHAMMAD HASBI Muhammad Kasim Muhammad Syukur Mukhsar . Muninggar, Muninggar MUNIRA SUNGKAR, MUNIRA Murdjani, Murdjani Musafaah, Rizki Yahrulaji musheer, Musheer Mushoffi, Basyirotul Mustofa, Romy Faisal Mu’afa, Abdur Rasyid Nabillah , Lily Nadiyah Zulfa Islamy Nenden Mutiara Sari Ningrum, Teza Lestari Nopiyanti, Nopa Noviani, Noviani Nur, Sofyan Hasanuddin Nur, Sofyan Hasanudin Nuramila, Nuramila Nurlaelasari, Eva Octiva, Cut Susan Oktavianita, Shinta Osman, Kamisah Pebrianti, Melinda Pertiwi, Annis Prabawa, Ida Made Giartha Pratiwi, Endah Yusma Prima Astuti Handayani Primulyanto, Brevmana Anugrah Priyana, Yana Priyo Wibowo, Priyo Purwoko, Agus Rahmadani, Putra Rahmat Hidayat Rahmawati, Rahmawati Raidanti, Dina Dina Rajak, Zulkifli Ramadani, Anggun Putri Ramadhany, A. Noer Chalifah Ramadhina, Anisa Laela Rani Apriani Rastiti, Liza Ria Mariani Rina, Ai Rita Purnamasari Rita Rahmaniati Riyanto, Muklis Rustam Rustam Sahri Said, Faridah Binti Mohd Saidah Saidah Samin, Sabri Saputra, Rama Sari, Erni Anita Sari, Fanny Fradhinka Sari, Putri Diyah Permata Sari, Rina Oxtafia Sari Sataruddin, Sataruddin Septiana, Citra Setia Graha, Setia Setiyawan, Heri Siti Helmyati Soedarmin Soenyoto Sofia Hardani Solihin, Nana SRI RAHAYU St. Maryam, St. Subroto, Desty Endrawati Suhipami, Pina Sulistyono Sulistyono Sumantri, Agus Sundari, Sri Sunuwati, Sunuwati Suprapti, Ida Ayu Putri Supriadi Supriadi Supriatna, Mamat Suramto Suramto, Suramto Tamrin Tamrin Tan, Michael Lip Thye Tanjung, Najmi Aqilah Mamur Taqwa, Dwi Muhammad Titi Yuniarti, Titi Vierdiana , Dyah Wagisri, Wagisri Wahid al-Jabri, Mushir Abdul Wala, Salsa Hashinah Waluyo, Nugroho Aji Wibowo, Diki Prayugo Widya Febryari Anita Wirman, Wirman Ximenis, Virgolie Diknas Yaniawati, Poppy Yhuda, I Dewa Ketut Yogi Sirodz Gaos, Yogi Sirodz Yulianti, Siti Maolida Zaenal Abidin Zico Fakhrur Rozi