Articles
CREATIVE AND INNOVATIVE PROBLEM SOLVING (CIPS) DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS MNR (MATEMATIKA NALARIA REALISTIK)
Pebriani, Linda;
Wulandari, Dwi;
Setiani, Rahyu;
Nur Afifah, Dian Septi
TRANSFORMASI Vol 4 No 2 (2020): TRANSFORMASI : Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Pendidikan Matematika FMIPA Universitas PGRI Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36526/tr.v4i2.977
Permasalahan matematika sangat beragam baik dari segi siswa, guru, metode belajar, gaya belajar, maupun pemecahan masalah. Pemecahan masalah merupakan hal yang menjadi aktivitas pokok dan metode berpikir dalam menyelesaikan masalah menjadi hal yang penting untuk dilakukan. Permasalahan matematika yang diselesaikan berdasarkan nalar dan logika sehingga memunculkan berbagai solusi pemecahan yang bervariasi disebut dengan Matematika Nalaria Realistik (MNR). MNR merupakan sebuah metode yang dapat diterapkan dalam pembelajaran, sehingga nantinya dari hasil pengerjaan siswa dapat diketahui kreativitas serta inovasi siswa dalam menyelesaikan permasalahan matematika. Kreativitas dan Inovasi dalam pemecahan masalah bisa disebut dengan Creative and Innovative Problem Solving (CIPS) yaitu sebuah proses pemecahan masalah dengan mengembangkan daya berfikir siswa yang meliputi klarifikasi masalah, pengungkapan pendapat, membangun pengetahuan, evaluasi dan pemilihan strategi, serta implementasi. Penelitian ini dilakukan guna meningkatkan kemampuan siswa dalam memecahkan berbagai permasalahan dan persoalan matematika yang selama ini dianggap sulit oleh mayoritas siswa. Berdasarkan penelitian studi literatur yang dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa langkah-langkah MNR yang diterapkan dalam pembelajaran dapat menumbuhkan CIPS.
Pendidikan Kewarganegaraan Sebagai Pendidikan Awal Pembentuk Moral Bangsa Siswa Sekolah Dasar
Wulandari, Dwi;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (318.183 KB)
Seperti yang kita ketahui bahwa negara kita tengah menghadapi tantangan terkait dengan tingkat moralitas bangsanya. Adapun penyumbang permasalahan moral ini ada pada tingkat sekolah dasar, karena siswa tingkat sekolah dasar ini cenderung mengikuti apa yang dilihatnya terlepas dari baik atau tidaknya apa yang siswa itu lihat. Inilah yang menjadi salah satu penyebab rendahnya moralitas siswa sekolah dasar. Sehingga, untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan adanya pembelajaran pendidikan kewarganegaraan. Dengan adanya pendidikan kewarganegaraan diharapkan dapat membantu siswa dalam memahami pendidikan moral dan juga membantu siswa untuk mempraktikan nilai moral yang dipelajari di pendidikan kewarganegaraan ini. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun hasil dari penelitian ini adalah dengan adanya pembelajaran pendidikan kewarganegaraan ini, dapat menurunkan permasalahan yang ada terkait dengan permasalahan moral bangsa. Sehingga dengan adanya pembelajaran pendidikan kewarganegaraan ini dapat menjadi solusi dalam meningkatkan moral bangsa khususnya pada tingkat sekolah dasar.
UJI STABILITAS PROTEIN SEDIAAN SALEP KOMBINASI FASA AIR EKSTRAK IKAN GABUS (Channa striata) DAN EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIH (Piper betle L.) MENGGUNAKAN METODE BIURET
Wulandari, Dwi;
Andrie, Mohamad;
Taurina, Wintari
Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Farmasi Kalbar
Publisher : Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Ikan gabus mengandung kadar albumin yang sangat tinggi. Albumin sendiri merupakan salah satu jenis protein yang sangat penting untuk proses penyembuhan luka di tubuh. Penelitian sebelumya telah dilakukan uji aktivitas salep fase air maupun fase minyak pada luka akut stadium II terbuka dan hasilnya menunjukkan daya penyembuhan yang signifikan terhadap kontrol negatif. Pada penelitian ini diujikan ke hewan penelitian dan luka mengalami infeksi, sehingga diperlukan antibakteri alami. Salah satu antibakteri alami adalah daun sirih. Daun sirih (Piper betle L.) hijau merupakan bahan alam yang memiliki kandungan aktif seperti tannin, minyak atsiri, flavonoid, dan fenol yang mempunyai kemampuan untuk membantu proses penyembuhan luka. Senyawa fenol cenderung bereaksi dengan kelompok sulfhidril protein. Reaksi tersebut dapat mengakibatkan protein terdenaturasi dan menyebabkan turunnya nilai protein. Penelitian dilakukan untuk mengetahui stabilitas protein fasa air ekstrak ikan gabus dalam sediaan salep yang dikombinasi dengan ekstrak etanol daun sirih hijau (Piper betle L.) Stabilitas obat penting untuk diperhatikan karena akan berdampak pada efektifitas, keamanan dan mutu obat. Pengukuran kadar protein ditentukan dengan menggunakan metode Biuret. Uji stabilitas protein fasa air ekstrak ikan gabus dalam sediaan salep kombinasi maupun tunggal dilakukan selama 28 hari. Sediaan salep disimpan di dalam lemari yang telah dimodifikasi dengan suhu dan kelembaban yang terjaga (30?C, 75%). Hasil dari penelitian terdapat selisih penurunan kadar antara salep tunggal tanpa ekstrak etanol daun sirih (F1) dan sediaan salep kombinasi dengan ekstrak etanol daun sirih (F2) sebesar 16,345 ppm. Berdasarkan hasil spss pada uji statistic one way anova penurunan kadar protein sediaan salep tunggal maupun salep kombinasi terjadi secara signifikan pada hari ke 28. Pada uji Independent sample t-test terdapat perbedaan signifikan kadar protein salep tunggal dan salep kombinasi ditandai dengan nilai signifikansi 0,008 < 0,05. Hal ini mengindikasikan bahwa adanya pengaruh dari ekstrak etanol daun sirih dalam menjaga stabilitas protein. Kata kunci : Protein, Ikan gabus, Ekstrak daun sirih hijau, Salep, Metode Biuret.
The Implementation of Gender Language Features in The Prince & Me Movie
Dewati, Niken Ayu;
Wulandari, Dwi
Culturalistics: Journal of Cultural, Literary, and Linguistic Studies Vol 7, No 2 (2023): Culturalistics: Journal of Cultural, Literary, and Linguistics Study (December 2
Publisher : English Literature Study Program, Faculty of Humanities, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/ca.v7i2.20499
Communication is essential in society, as it allows individuals to express their thoughts, intentions, and feelings, directly impacting their quality of life. Language features are the foundation of effective communication. Learning language features are essential for effective interpersonal and intercultural communication. The research entitled The Implementation of Gender Language Features (Coates 2013) in the Prince & Me Movie aims to identify language features used by male and female main characters in the Prince & Me movie. In addition, this study will examine the factors that influence the use of language features by male and female main characters. This research will fill this gap by exploring how language feature traits are related to certain factors that influence language use in the context of the movie The Prince & Me. This study analyzes the data using Coates's (2013) theory of language features and Holmes's (2013) social factor theory. This descriptive qualitative research uses the purposive sampling technique—the data collected from the Prince & Me movie (2004). The findings show that women and men used the same language features with similar frequency. According to the research, Paige, the female character, and Eddie, the male character, used the question feature the most. This study also shows that the topic is the most frequent factor that influences the utterances of female and male characters.
Language Features Used by Main Female Character in the Movie Redeeming Love (2022)
Amar, Rizki Oktavianti;
Wulandari, Dwi
Culturalistics: Journal of Cultural, Literary, and Linguistic Studies Vol 8, No 1 (2024): Culturalistics: Journal of Cultural, Literary, and Linguistics Study (June 2024)
Publisher : English Literature Study Program, Faculty of Humanities, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/ca.v8i1.22773
The research an titled "Language Features Used by Main Female Character in the Movie Redeeming Love (2022) focuses on identifying and describing specific women’s language features utilized by Angel as the main female character in the movie Redeeming Love. The research also aims to examine the functions of these language features employed Angel with theories of Coates and Holmes were used for these purposes. This descriptive qualitative research utilized purposive sampling to collect data from the Redeeming Love (2022) movie and Redeeming Love movie script. Then, the data were examined by determining and classifying the types of women's language defined by Coates and supported by using Holmes’s theory as a social factor that influences language. The results of the analysis revealed that the main female characters uses all variety of women's language features, including minimal responses, lexical hedges, tag questions, questions, commands and directives, swearing and taboo language, and compliments. Additionally, Angel utterances are mainly used for expressive functions among other. The study also shows social factor that Angel mostly used is participant.
Comparative Implementation of the 2013 Curriculum and the Merdeka Curriculum in State Junior High Schools
Wulandari, Dwi;
Ali Mustofa, Triono
Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 9 No 2 (2023): Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan UIN Raden Fatah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.19109/tadrib.v9i2.17534
This study aims to understand the differences between the independent curriculum and the 2013 curriculum, to compare the independent curriculum and the 2013 curriculum at the junior high school level, and to analyze some of the difficulties experienced in implementing the 2013 curriculum and the independent curriculum at SMP Negeri 1 Bringin. This research uses qualitative research methods with observation and interview data collection techniques. The subject of this research is the Vice Principal for Curriculum, Mrs. Tri Retnaningtyas, S.Pd. The results of the research show that the 2013 curriculum has a fairly good concept in every educational process. however, the application of the independent curriculum in some driving schools is carried out in the first year with a fairly good implementation. which has been developed in various schools this year. some schools are still carrying out a design agenda related to formulas that are in accordance with the implementation of the independent curriculum concept. poisonous in the description that has been mentioned, the application of the Easter independent curriculum is carried out in an analysis that is better and quite in accordance with the existing educational culture in Indonesia compared to the 2013 curriculum. Therefore, there are some things that must be taken into consideration by a policymaker as well as an implementer in the world of education, where the Merdeka curriculum can be applied in a targeted manner or improve some of the previously implemented curricula. not just a program whose implementation is carried out by force in all education or junior high schools in Indonesia, especially those in Ngawi Regency.
Clinical Supervision's Role in Improving Teachers' Teaching Skills in Online Learning
Wulandari, Dwi;
Vivekanantharasa, Raveenthiran;
Fauzan, Ahmad
PPSDP International Journal of Education Vol. 1 No. 2 (2022): PPSDP International Journal of Education
Publisher : Perkumpulan Program Studi Doktor Pendidikan (PPSDP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59175/pijed.v1i2.18
The purpose of this study is to describe the role of clinical supervision in improving teachers' teaching abilities during online learning. This study is part of a school action research project that was carried out in two cycles (planning, action, observing, and reflecting). The instruments such as observation sheets and interviews were used. The online learning process was observed. The respondents of this study were science teachers at MTs Negeri 1 Prabumulih. The collected data was then analyzed using descriptive techniques. The findings show that after clinical supervision, teachers' teaching skills in online learning was improved. This study differs from previous studies because it tested teachers' teaching skills in online learning through the use of clinical supervision. This research helps principals and teachers improve teachers' online learning teaching skills in order to produce professional teachers.
Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila: Sebuah Orientasi Baru Pendidikan dalam Meningkatkan Karakter Siswa Indonesia
Safitri, Andriani;
Wulandari, Dwi;
Herlambang, Yusuf Tri
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3274
Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk memahami mengenai profil pelajar pancasila sebagai orientasi baru pendidikan dalam meningkatkan karakter siswa Indonesia. Dalam penulisan penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan data dan sumber data yang relevan. Subjek dari penulisan penelitian ini adalah karakter yang dimiliki siswa Indonesia. Adapun hasil penelitian ini menunjukan bahwa kurikulum merdeka menjadi kurikulum yang paling optimal dalam mengembangkan karakter peserta didiknya melalui pengembangan profil pelajar pancasila. Dimana pada pengembangan profil pelajar pancasila ini melakukan kegiatan pembelajaran dengan berbasis proyek. Sehingga, diharapkan kedepannya peserta didik menjadi masyarakat yang mempunyai nilai karakter yang sesuai dengan nilai-nilai karakter yang tertanam di tiap butir sila-sila pada pancasila.
Sistem Sewa Lahan Pertanian Masyarakat Pedesaan dalam Perspektif Ekonomi
Utomo, Selamet Joko;
Wulandari, Dwi
JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Vol. 3 No. 1 (2020): JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan)
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33005/jdep.v3i1.101
This study aims to analyze the system of agricultural land leases carried out by landowners in rural Ngronggot Nganjuk District with qualitative research methods. The results of this study found that the land leasing system is called the Ngronggot Village community of Nganjuk Regency as the "Annual Adol". In the "Annual Adol" system, there are three stages of agreement found, namely: Pre agreement, Agreement, and after agreement. In an economic perspective the phenomenon of agricultural land rent is carried out by landowners against the backdrop of economic rationality which provides a higher opportunity cost when deciding to lease land compared to working on agricultural land itself mainly related to the risk of crop failure and the amount of harvest produced is lower than the cost his farming business. Whereas for land tenants the economic rationality underlying is that the greater the mastery of the cultivated agricultural land, the greater economic benefits received by the land tenant.
Regulation of Sharia Information Technology-Based Peer-To-Peer Financing Services in POJK No. 10/POJK.05/2022
Noor, Afif;
Wulandari, Dwi
ADLIYA: Jurnal Hukum dan Kemanusiaan Vol 17, No 1 (2023): ADLIYA: JURNAL HUKUM DAN KEMANUSIAAN
Publisher : Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15575/adliya.v17i1.21887
The regulation of Sharia Information Technology-Based Peer to Peer Financing Services (LPBBTI) is essential for its operational and supportive role in creating a prudent Sharia LPBBTI ecosystem. In July 2022, the Financial Services Authority issued a new regulation, Financial Services Authority Regulation No. 10/POJK.05/2022, which replaced the previous one. This research analyses the legal relationship, operational procedures, and protection of Sharia LPBBTI users under the latest regulation. The study applied normative juridical research and used relevant legal materials obtained through document studies. The findings reveal that POJK No. 10/2022 regulates the legal relationships between parties and protects service users but does not restrict the relationship between recipients and organisers of Sharia LPBBTI. Additionally, the regulation does not provide alternative dispute resolution mechanisms outside the court and only applies to licensed Sharia LPBBTI operators, leaving illegal operators outside its scope.Pengaturan Layanan Pembiayaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi Syariah (LPBBTI) sangat signifikan sebagai pijakan operasional dan untuk mendukung ekosistem LPBBTI syariah yang prudent. Pada bulan Juli 2022, Otoritas Jasa Keuangan menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 10/POJK.05/2022 yang menggantikan POJK No. 77/POJK.01/2016. Fokus kajian dalam studi ini adalah bagaimana hubungan hukum, operasional, dan perlindungan hukum pengguna LPBBTI syariah diatur dalam peraturan terbaru tersebut? Penelitian ini tergolong dalam penelitian yuridis normatif dengan menggunakan data sekunder yang dilakukan melalui studi dokumen. Dari hasil analisis kualitatif menghasilkan temuan bahwa POJK No. 10 Tahun 2022 telah mengatur hubungan hukum para pihak tetapi tidak mengatur hubungan hukum antara penerima dana dengan penyelenggara LPBBTI syariah. Adapun beberapa hak pengguna layanan diatur sebagai bentuk perlindungan hukum. Namun di sisi lain, POJK No. 10 Tahun 2022 tidak menyediakan alternatif penyelesaian sengketa di luar pengadilan. Aturan yang terdapat dalam POJK No. 10 Tahun 2022 bersifat teknis dan hanya mengatur penyelenggara LPBBTI syariah yang resmi, sehingga tidak mencakup penyelenggara LPBBTI ilegal.