Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MEDIA DIORAMA BERBANTUAN QR CODE TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS V SDN 060932 MEDAN AMPLAS Wulandari; Yusra Nasution; Lala Jelita Ananda; Husna Parluhutan Tambunan; Suyit Ratno
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.11861

Abstract

This study aims to determine the effect of the use of QR Code-assisted diorama media on the learning outcomes of social studies of grade V students of SDN 060932 Medan Amplas. This study uses a quantitative approach with Quasi Experimental Design in the form of Nonequivalent Control Group Design in the even semester of the 2025/2026 Academic Year. The research sample amounted to 52 students consisting of 26 students in class V-A as the experimental class and 26 students in class V-B as the control class. The data collection technique uses validation questionnaires, learning outcome tests, and documentation. Data analysis uses analytical prerequisite tests which include normality tests and homogeneity tests, as well as hypothesis tests. The results showed that the pretest and posttest data in the experimental class and the control class were normally distributed based on the Shapiro-Wilk test with a significance value of > 0.05 and had a homogeneous variance based on the Levene test with a significance value of 0.107 (> 0.05). The average posttest score of the experimental class was 84.04 higher than that of the control class of 62.88. The results of the t-test (Independent Sample T-Test) obtained a Sig. (2-tailed) value of 0.000 (< 0.05), so that H₀ was rejected and Hₐ was accepted. Thus, the use of QR Code-assisted diorama media has a significant effect on the learning outcomes of IPAS students in grade V of SDN 060932 Medan Amplas. Based on the results of the study, it is recommended that teachers use QR Code-assisted diorama media as an alternative to innovative learning media.
PENGARUH MODEL TALKING STICK BERBANTUAN MEDIA KACIMA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA MATERI CIRI MAKHLUK HIDUP SISWA KELAS IV SDN 066053 MEDAN TAHUN AJARAN 2025/2026 Nur Hayati Hasibuan; Lala Jelita Ananda; Imelda Free Unita Manurung; Fajar Sidik Siregar; Yusra Nasution
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.12087

Abstract

This study was motivated by the low science learning outcomes of elementary school students, particularly on the topic of characteristics of living things. Based on preliminary observations at SDN 066053 Medan Denai, most fourth-grade students had not yet achieved the Minimum Learning Mastery Criteria (KKTP). This condition is influenced by conventional learning practices in which students tend to be passive during the learning process. Therefore, this study aimed to analyze the effect of the Talking Stick learning model assisted by KaCiMa (Characteristics of Living Things Cards) media on the science learning outcomes of fourth-grade students. This research employed a quantitative approach with a quasi-experimental design using the nonequivalent control group design. The population consisted of all fourth-grade students at SDN 066053 Medan Denai in the 2025/2026 academic year, totaling 44 students. The sample included two classes, namely class IV-B as the experimental class that applied the Talking Stick learning model assisted by KaCiMa media and class IV-A as the control class that used the Snowball Throwing learning model. Data collection techniques included observation, interviews, tests, and documentation. The research instrument consisted of 25 multiple-choice test items that had been tested for validity, reliability, difficulty level, and discrimination power. Data analysis was conducted using the Shapiro–Wilk normality test and hypothesis testing using the Wilcoxon Signed Rank Test. The results showed that the application of the Talking Stick learning model assisted by KaCiMa media had a significant effect on improving students’ science learning outcomes on the topic of characteristics of living things.
PENGARUH MODEL MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA KAJEGA PADA MATERI GAYA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SDN 066053 T.A 2025/2026 Fadillah Annisah; Lala Jelita Ananda; Winara; Imelda Free Unita Manurung; Syahrial
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Produce
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.12122

Abstract

This study aimed to determine the effect of the Make A Match learning model assisted by KaJeGa media (Kartu Jelajah Gaya) on the science learning outcomes of fourth-grade students on the topic Force in Everyday Life. This research employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a Nonequivalent Control Group Design. The population consisted of all fourth-grade students at UPT SDN 066053 Medan in the 2025/2026 academic year, totaling 37 students. The sampling technique used was total sampling, with class IV B as the experimental group and class IV A as the control group. Data were collected through observation, interviews, tests, and documentation. The research instrument was a multiple-choice test that had been validated and tested for reliability. Data analysis was conducted using descriptive and inferential statistics through the Independent Samples t-Test with the assistance of SPSS software. The results showed that the average pretest score in the experimental class increased from 51.58 to 81.32 in the posttest, while the control class increased from 44.17 to 73.17. The hypothesis testing results indicated a significance value of 0.014 < 0.05, which means there is a significant effect of the Make A Match learning model assisted by KaJeGa media on students’ science learning outcomes. Therefore, the Make A Match learning model assisted by KaJeGa media is effective in improving students’ learning outcomes on the topic of force.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MENGGUNAKAN TRANSISI MORPH PADA MATA PELAJARAN IPAS DI KELAS IV SDN 106806 CINTA RAKYAT Saragih, Agnesia Meilantika; Simanihuruk, Lidia; Ananda, Lala Jelita; Manurung, Imelda Free Unita; Hatmi, Edizal
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i1.6946

Abstract

 Setiap metode pembelajaran memiliki identitas dan keunikan tersendiri guna mengimplementasikan setiapmateri pelajaran yang berbeda. Penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui validitas multimediamenggunakan transisi morph, praktikalitas multimedia menggunakan transisi morph serta efektivitas multimediamenggunakan transisi morph yang dikembangkan, pada mata pelajaran IPAS materi wujud zat dan perubahannya.Metode penelitian ini adalah pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE, yaitu Analisis, Desain,Pengembangan, Implementasi dan Evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji validitas multimediamenggunakan transisi morph memperoleh hasil dengan kategori “sangat valid”. Adapun hasil yang didapatkan dari ahlimateri yaitu sebesar 86,15% dan hasil yang didapatkan dari ahli media yaitu sebesar 95%. Sehingga didapatkan ratarata hasil validasi media sebesar 90,5% dengan kategori “sangat valid”. Hasil praktikalitas didapatkan rata-rata sebesar84,2%, dengan kategori “sangat praktis”. Dalam uji efektivitas, nilai rata-rata pretest diperoleh sebesar 53,5 dan ratarata hasil posttest diperoleh sebesar 83. Kemudian dilakukan uji efektivitas menggunakan rumus n-gain dan diperolehhasil rata-rata sebesar 0,64 dengan kategori “efektivitas sedang”. Sehingga disimpulkan bahwa multimediamenggunakan transisi morph sangat valid, dan sangat praktis digunakan dalam pembelajaran. Multimediamenggunakan transisi morph juga cukup efektif serta berpengaruh positif untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
ANALISIS EKSISTENSI POJOK BACA UNTUK MENGETAHUI MINAT MEMBACA SISWA DI SDN 104204 SAMBIREJO TIMUR Simanjuntak, Ardiani; Ananda, Lala Jelita; Tamba, Robenhart; Manurung, Imelda Free Unita; Ratno, Suyit
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i1.7200

Abstract

 Tingkat minat baca pada siswa seringkali berada pada level yang kurang baik. Sehingga sekolah perlu berupayamenciptakan solusi guna meningkatkan minat baca pada siswa. Penelitian ini bertujuan, pertama, untuk mengetahuiperan pojok baca dalam mendukung minat membaca siswa di SDN 104204 Sambirejo Timur. Kedua, untuk mengetahuipengaruh pojok baca terhadap peningkatan minat membaca siswa di SDN 104204 Sambirejo Timur. Penelitian inimerupakan penelitian lapangan dan merupakan jenis penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini dipilih secara purposiveyang melibatkan kepala sekolah, wali kelas 5 dan siswa kelas 5 sebanyak 20 orang. Tujuan pemilihan subjek ini adalahuntuk mendapatkan informasi menyeluruh dan mendalam tentang keberadaan pojok baca dan bagaimana hal itumemengaruhi minat membaca siswa. Dengan menggunakan sumber data primer dan sekunder, metode pengumpulandata dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian tentang analisis eksistensipojok baca untuk mengetahui minat membaca siswa di SDN 104204 Sambirejo Timur yaitu pertama, Eksistensi PojokBaca di SDN 104204 Sambirejo Timur telah beroperasi sejak tahun 2020. Pojok baca membantu siswa mendapatkanakses lebih mudah ke buku, meningkatkan minat membaca, serta meningkatkan kepemilikan dan tanggung jawab siswaatas koleksi bacaan mereka. Kedua, pelaksanaan Program Pojok Baca berjalan baik di seluruh kelas terutama di kelas 5semuanya berkat ketersediaan fasilitas, alokasi waktu, dan aktivitas literasi interaktif. Ketiga, Siswa kelas 5menunjukkan minat yang besar dalam membaca. Namun, frekuensi dan variasi bacaan perlu ditingkatkan sehinggasekolah perlu memperhatikan hal tersebut. Hasilnya menunjukkan bahwa pojok baca di SDN 104204 Sambirejo Timursecara signifikan meningkatkan minat siswa dalam membaca.
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS PROJECT BASED LEARNING PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS V SD Lumban Gaol, Erika; Ananda, Lala Jelita; Zainuddin, Zainuddin; Rozi, Fahrur; Simanihuruk, Lidia
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i1.7282

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penerapan LKPD yang belum optimal dan rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, mengetahui kelayakan, kepraktisan dan efektivitas LKPD berbasis Project Based Learning Pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V SD. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu analisys, design, development, implementation and evaluation. Subjek dalam penelitian yaitu kelas V SDN 101768 Tembung berjumlah 22 peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian yaitu wawancara, angket, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ialah kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Uji kelayakan diperoleh dari validator ahli media dan ahli materi, dengan rincian validator ahli media diperoleh persentase 84% dengan kategori “sangat layak” dan validator ahli materi diperoleh persentase 86% dengan kategori “sangat layak”. 2) Uji Kepraktisan diperoleh dari angket respon pendidik dan peserta didik, dengan rincian respon pendidik memperoleh skor 89% dengan kategori “sangat praktis” dan respon peserta didik mendapatkan persentase 91% dengan kategori “sangat praktis” 3) Uji keefektifan diperoleh dari peningkatan hasil nilai rata-rata pretest sebesar 60,23 dan posttest sebesar 81,59. Dari nilai petest dan posttest hasil diperoleh nilai N-Gain sebesar 0,54 termasuk dalam kategori sedang yang menunjukkan bahwa LKPD berbasis Project Based Learning efektif digunakan saat proses pembelajaran. Berdasarkan hasil temuan tersebut diharapkan bagi pendidik untuk dapat mengembangkan LKPD Berbasis Project Based Learning dan menciptakan pembelajaran yang lebih aktif dan efektif.  
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS ARTICULATE STORYLINE PADA MATERI ORGAN PERNAPASAN PADA MANUSIA DI KELAS V SDN Perangin-angin, Lydia Arlita; Ananda, Lala Jelita
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i1.7418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah produk yang akan digunakan dalam proses pembelajaran dan untuk mengetahui bagaimana kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan media pembelajaran Articulate Storyline pada pembelajaran IPA kelas V SDN 104202 Bandar Setia. Jenis Penelitian yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan atau Reseach and Development (R&D) menggunakan model ADDIE yang memiliki lima tahapan yaitu tahap pertama analisis (analysis), tahap desain (design), tahap ketiga pengembangan (development), tahap keempat implementasi (implementation), dan tahap kelima evaluasi (evaluation). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 104202 Bandar Setia. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, angket validasi materi, angket validasi desain media, angket praktikalitas pendidikan dan soal tes. Hasil penelitian pengembangan media pembelajaran Articulate Storyline pada pembelajaran IPA kelas V SDN 104202 Bandar Setia, pada validasi materi memperoleh nilai persentase 96% dengan kategori “Sangat Layak” sedangkan ahli desain media memperoleh nilai presentase 93% masuk dalam kategori “Sangat Valid” sehingga media layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Pada uji kepraktisan diperoleh dari tanggapan guru melalui angket yang diberikan mendapatkan nilai presentase 92% kategori “Sangat Praktis”. Berdasarkan uji keefektifan yang diperoleh sebelum menggunakan media pembelajaran Articulate Storyline mendapatkan nilai rata-rata 31,59% dengan kategori “tidak efektif” dan setelah menggunakan media pembelajaran Articulate Storyline nilai rata-rata yang diperoleh siswa meningkat menjadi 80,22% kategori “Sangat efektif” dan nilai yang diperoleh siswa diatas KKM antara 75-95 setelah menggunakan media pembelajaran Articulate Storyline.
MENGOPTIMALKAN HASIL BELAJAR IPAS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Bariyyah, Khoirul; Lubis, Wildansyah; Irsan, Irsan; Rozi, Fahrur; Ananda, Lala Jelita
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i1.7646

Abstract

Berdasarkan latar belakang penelitian yang ditemukan di SD Negeri 04 Hajoran, terdapat penggunaan model pembelajaran yang kurang bervariasi yang digunakan oleh guru, sehingga siswa menjadi bosan dan kurang dalam memahami materi yang disampaikan, sehingga berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah: untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Snowball Throwing terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas IV  di SD Negeri 04 Hajoran Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi-exsperimental. Desain penelitian yang dipakai oleh peneliti adalah Non Equivalent Group Design yaitu desain penelitian dengan menggunakan pretest-posttest control group design. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes, dan dokumentasi. Uji instrumen penelitian menggunakan uji validitas, uji reabilitas, tingkat kesukaran, dan daya beda. Setelah itu, dilakukan uji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji homogenitas sebelum di analisis data karena berkaitan dengan teknik yang digunakan adalah uji hipotesis dengan menggunakan Idependent Sample T-test. Hasil analisis data dalam penelitian menggunakan Independent Sample T-test diperoleh nilai sig (2-tailed) sebesar 0,002 nilai tersebut menunjukkan bahwa nilai Sig (2-tailed) < 0,05 sehingga hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Artinya terdapat pengaruh model pembelajaran snowball throwing terhadap hasil belajar siswa pada mata Pelajaran IPAS di kelas IV SD Negeri 04 Hajoran.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PETA INTERAKTIF “CAKRAWALA BUDAYA” TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS MATERI KERAGAMAN BUDAYA DAN KEARIFAN LOKAL SISWA KELAS IV SD PERCONTOHAN 091317 P. RAYA T.A 2025/2026 Sitopu, Ria Jelita; Nurmayani; Edizal Hatmi; Lala Jelita Ananda; Waliyul Maulana Siregar
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.12273

Abstract

This study aims to investigate the effect of using the interactive map “Cakrawala Budaya” on the Social Studies (IPAS) learning outcomes of fourth-grade students at SD Percontohan 091317 Pematang Raya, Raya District, Simalungun Regency. The method used was a quasi-experimental design with a Nonequivalent Control Group Design, involving two classes: an experimental class and a control class. The sample size used in this study was 50 students, drawn using a total sampling technique. The results showed that the use of interactive maps significantly improved student learning outcomes, with the experimental group's average learning outcome reaching 86.92, while the control group's average was 76.88. Hypothesis testing using an Independent Sample t-test yielded a significant value (p < 0.001), indicating a significant positive effect of interactive maps on learning outcomes. Based on these results, it can be concluded that the use of interactive maps significantly improves the learning outcomes of fourth-grade elementary students at SD 091317 Pematang Raya.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN IPAS BERBASIS DIORAMA DENGAN MENGGUNAKAN SABUT KELAPA PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 106163 BANDAR KLIPPA Ima Kurniati Dongoran; Zainuddin; Wildansyah Lubis; Lala Jelita Ananda; Suyit Ratno
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Produce
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.12299

Abstract

This study was motivated by students’ low understanding of Natural and Social Sciences (IPAS), particularly on natural resources material, due to the use of conventional teaching methods and limited learning media. This research aims to develop a diorama-based learning media using coconut fiber and to determine its feasibility, practicality, and effectiveness in improving students’ learning outcomes. This study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, which consists of analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The research was conducted at SD Negeri 106163 Bandar Klippa with 25 fourth-grade students as the subjects. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, and tests. The results showed that the developed diorama media was categorized as highly feasible based on expert validation, including material experts (86%), test experts (85%), media experts (86%), and education practitioners (94.6%). The media was also considered practical for classroom use. In terms of effectiveness, there was a significant improvement in students’ learning outcomes, indicated by an increase in the average pretest score from 46.46 to 79.3 in the posttest, and learning mastery improved from 16% to 100%. In conclusion, the coconut fiber-based diorama learning media is feasible, practical, and highly effective in improving elementary school students’ learning outcomes on natural resources material.
Co-Authors , Waliyul Maulana Siregar Adinda Mutiarahma Siregar Afnisah, Nur Afriadi, Putra Akden Simanihuruk AKDEN SIMANIHURUK Aldianu, Deri Ambarita, Dody F. Pandimun Ambarita, Dody Feliks Pandimun Ananda, Disah Tri Angeleva Revi Christa Sinaga Anggi Fajariani Anggoro, Kiki Juli Angin, Laurensia Masri Perangin Anida Fauziah Anifah Anifah Annisa Irfyanti Sinaga Apiek Gandamana Apriyanti, Sekar Ardana, Natasya Dita Arifin Siregar Arsila, Faiza Asa, Zafira Aqila Asiah Ramadani Asiah Ramadhani Asya Adilah Ayuni, Cindy Batubara, Hamdan Yusup Cecilia Siadari Charles Fransiscus Ambarita Cici Annisa Cindy Ayuni DAITIN TARIGAN DAITIN TARIGAN Daitin Tarigan Damanik, Suri Handayani Damayanti, Rahmah Demmu Karo-Karo DEMMU KARO-KARO DIdi Febrian Disah Tri Ananda Doddy Feliks P. Ambarita Dody F. Pandimun Ambarita Dody Feliks Pandimun Ambarita Dr. Nurmayani Dwi Anisa Saraan Edizal Hatmi Efi Rasmasari br Sinaga Ekaristi Br Sembiring Elsani Hutabarat ELVI MAILANI ELVI MAILANI Engelina Nababan Erlinda Simanungkalit Eva Andriani EVA BETTY SIMANJUNTAK Ezerina Devi Yanti Fadila, Nurul Fadillah Annisah Fahrur Rozi Fahrur Rozi Faisal Faisal Faisal Faisal Faisal, Faisal - Fajar Sidik Siregar Fauziah, Anida Feriyansyah Feriyansyah Fira Ayunda Putri Fitriyani, Romi Florentina, Debora Halimatusakdiah, Halimatusakdiah Halimatussakdiah Halimatussakdiah Halimatussakdiah Halimatussakdiah Harahap, Abu Makmur Harahap, Jimmi Carlos Harahap, Soraya Natama Hatmi, Edizal Hayati, Nur Fadilla Hutasoit, Sely Novianti Hutauruk, Ruth Magdalena Ibrahim Gultom Ika Damayanti Nasution Ima Kurniati Dongoran Imelda Free Unita Manurung Irsan Irsan Irsan Irsan Irsan Rangkuti Jesika Merdisinta Sihombing Joshua Manurung Jubaidah Hasibuan Juni Reh Meita Br Ginting Br Ginting Khairul Anwar Khairul Anwar Khairul Usman Khoirul Bariyyah, Khoirul Kholijah Saprayani Laila Hafani Rambe Laurensia Laurensia LAURENSIA MASRI PERANGINANGIN Laurensia, Laurensia Lidia Simanihuruk Lidia Simanihuruk Liza Hasanah Pohan Lova, Stelly Martha Lumban Gaol, Erika Manurung, Imelda Free Unita Manurung, Imelda Free Unita Muhammad Hasyimsyah Batubara Nadia Bismi Hafifah Naeklan Simbolon Nainggolan, Silvia Varanisa Nasution, Nisa Aulia Nasution, Yusra Noviawanda, Nasya Nur Aulia Heriani Nur Hayati Hasibuan Nur Wahyuni Nur Wahyuni Nurhairani Nurhairani Nurmayani NURMAYANI NURMAYANI Pandimun Ambarita, Dody Feliks Parangin-Angin, Laurensia M. Perangin-angin, Lydia Arlita Prawijaya, Septian Prof. Ibrahim Gultom Purba, Naomi Febiola Putra Afriadi Putra Afriadi Putri Monica Graciela Siahaan Rahmita, Sherinna Alya Ramadani, Nurul Rana Rafiqa Rangkuti, Irsan Ratno, Suyit Risma Sihotang RISMA SITOHANG Risma Sitohang Risma Sitohang Robenhart Tamba ROBENHART TAMBA Ruth Magdalena Hutauruk Saragih, Agnesia Meilantika SEMBIRING, MASTA MARSELINA Sembiring, Putri Kristianti br Septian Prawijaya Sherinna Alya Rahmita Siagian, Hanna Trifena SIDIK SIREGAR, FAJAR Sihombing, Jesika Merdisinta Simanihuruk, Lidia Simanihuruk, Lidya Simanjuntak, Ardiani Simatupang, Asisi Febrina Simbolon, Mariana Olandri Sirait, Albert Pauli Siregar, Arifin Siregar, Isra Aisyah Siti Mutia Siti Rodiah Siti Syahira Sitinjak, Arin Renata Sitopu, Ria Jelita Situmorang, Eciana P.A Soraya Natama Harahap Sorta Simanjuntak Sri Menda Cristina Br Ginting Sufitriyati, Sufitriyati Suwandayani, Beti Istanti Syahfitri, Ramadani Syahrial Tambunan, Emmy Septenesia Tambunan, Husna Parluhutan Tanjung, Nurlaili Afsari Tarigan, Mutiara Sani Tarigan, Nuke Pebriani Tessa Lonika Simanullang Tiarnita Maria Sarjani Br. Siregar Try Wahyu Purnomo Usman, Khairul Uyuni Widiastuti Vidya Dwi Amalia Zati, Vidya Dwi Amalia Waliyul Maulana Siregar Wildansyah lubis Wildansyah Lubis Wildansyah lubis, Wildansyah Winara Winara Winara Wulandari Yesika Simanullang Yusra Nasution Yusra Nasution Zainuddin ZAINUDDIN M Zainuddin, Zainuddin