p-Index From 2021 - 2026
20.22
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ilmu Administrasi Publik Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Majalah Geografi Indonesia Pattingalloang : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Penelitian Kesejarahan Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan AL-Fikr Journal of Degraded and Mining Lands Management Equilibrium: Jurnal Pendidikan Public Health of Indonesia Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Jurnal Manajemen Pelayanan Publik Yupa: Historical Studies Journal Phinisi Integration Review Jurnal Office Jurnal Geografi JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora (KAGANGA) Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Etika Demokrasi JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Astonjadro Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Jurnal Sosio Sains Al-Qalam Jurnal Kesehatan JURNAL ILMIAH KESEHATAN SANDI HUSADA Pepatudzu : Media Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan Jurnal Pendidikan dan Konseling Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik Journal of Telenursing (JOTING) JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) PINISI Discretion Review Indonesian Journal of Social and Environmental Issues (IJSEI) Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Community Research Of Epidemiology (CORE) Journal Peqguruang: Conference Series Jurnal Info Sains : Informatika dan Sains Proceedings of The International Conference on Social and Islamic Studies Jurnal Kolaboratif Sains MITZAL (Demokrasi, Komunikasi dan Budaya) : Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi International Journal of Science and Society (IJSOC) Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI) Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Formosa Journal of Science and Technology (FJST) Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Pinisi Journal of Sociology Education Review Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Journal of Global Pharma Technology Innovative: Journal Of Social Science Research HISTORICAL: Journal of History and Social Sciences Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM Socio-Economic and Humanistic Aspects for Township and Industry Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, Dan Sosial Humaniora Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Journal Governance and Politics (JGP)
Claim Missing Document
Check
Articles

The Impact of the COVID-19 Pandemic at the Makassar Shipping Science Polytechnic Supardi Supardi; Andi Agustang
JED (Jurnal Etika Demokrasi) Vol 7, No 2 (2022): JED (Jurnal Etika Demokrasi)
Publisher : Universitas of Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jed.v7i2.6871

Abstract

The spread of COVID-19 is a threat to humanity because this pandemic has forced many global activities to close, including educational activities. To reduce the spread of the virus, educational institutions are forced to turn to e-learning using available educational platforms, despite the challenges that challenge this transformation. To further explore the potential challenges faced by learning activities, this study focuses on e-learning from the perspective of cadets and teachers in using and implementing e-learning systems in universities during the COVID-19 pandemic. This research targets the community, including cadets and teaching staff at the Engineering Study Program at the Makassar Marine Science Polytechnic. A descriptive-analytical approach was applied, and statistical methods analyzed the results. There are two types of questionnaires designed and distributed: student questionnaires and teacher questionnaires. Four dimensions have been highlighted to achieve the expected results: the extent to which e-learning is used during the COVID-19 pandemic, the advantages, disadvantages, and application of E-learning at the Makassar Shipping Science Polytechnic. By analyzing the results, we achieved an exciting result using some of the problems, challenges and advantages of using an e-learning system over traditional education in higher education in general and during times of emergency.Penyebaran COVID-19 menjadi ancaman bagi umat manusia, karena pandemi ini memaksa banyak kegiatan global ditutup, termasuk kegiatan pendidikan. Untuk mengurangi penyebaran virus, institusi pendidikan terpaksa beralih ke e-learning menggunakan platform pendidikan yang tersedia, meskipun ada tantangan yang dihadapi transformasi mendadak ini. Untuk lebih mendalami potensi tantangan yang dihadapi kegiatan pembelajaran, fokus kajian ini adalah pada e-learning dari perspektif taruna dan pengajar dalam menggunakan dan mengimplementasikan sistem e-learning di politeknik negeri selama masa pandemi COVID-19. Penelitian ini menyasar masyarakat yang meliputi taruna dan staf pengajar pada Program Studi Teknika di Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar. Pendekatan deskriptif-analitis diterapkan dan hasilnya dianalisis dengan metode statistik. Ada dua jenis angket yang dirancang dan disebarkan, yaitu angket siswa dan angket pengajar. Empat dimensi telah disorot untuk mencapai hasil yang diharapkan, yaitu sejauh mana penggunaan e-learning selama pandemi COVID-19, kelebihan, kekurangan dan hambatan penerapan E-learning di Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar. Dengan menganalisis hasil, kami mencapai hasil yang menggembirakan yang menyoroti beberapa masalah, tantangan, dan keuntungan menggunakan sistem e-learning daripada pendidikan tradisional di pendidikan tinggi pada umumnya dan selama masa darurat. 
The Influence of Parents' Social Status and Economic Conditions on Social Studies Learning Achievement of Elementary School Students 25 Madello Soppeng regency A Hardiyanti; Shermina Oruh; Andi Agustang
JED (Jurnal Etika Demokrasi) Vol 7, No 1 (2022): JED (Jurnal Etika Demokrasi)
Publisher : Universitas of Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jed.v7i1.6512

Abstract

The economic role of parents, in general, can be said to have a positive relationship to increasing student learning achievement because students' teaching and learning process requires tools or a set of teaching or learning. The aims of this study are 1) to find out whether social status affects the social studies learning achievement of students at SD 25 Madello, Kabupaten Soppeng., 2) To find out whether the economic conditions of parents affect the social studies learning achievement of students at SD 25 Madello, Soppeng Regency., 3) To find out whether the social status and economic conditions of parents affect the social studies learning achievement of students at SD 25 Madello, Soppeng Regency. This research method uses quantitative expost facto research through a correlational approach. The sampling technique of this study is a probability technique with 43 students from grades III, IV, V. The results of this study and alternative hypothesis testing (H3) there is a significant influence between social status and parents' economic condition on social studies learning achievements of elementary school students. 25 Madello, Soppeng Regency.Peranan ekonomi orang tua secara umum dapat dikatakan mempunyai hubungan yang positif terhadap peningkatan prestasi belajar peserta didik ini, disebabkan proses belajar mengajar peserta didik membutuhkan alat-alat atau seperangkat pengajaran atau pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini yakni: 1) untuk menganalisis apakah status sosial berpengaruh terhadap prestasi belajar IPS peserta didik SD 25 Madello Kabupaten Soppeng., 2) Untuk mengetahui apakah kondisi ekonomi orang tua berpengaruh terhadap prestasi belajar IPS peserta didik SD 25 Madello Kabupaten Soppeng., 3) Untuk menganalisis apakah status sosial dan kondisi ekonomi orang tua berpengaruh terhadap prestasi belajar IPS peserta didik SD 25 Madello Kabupaten Soppeng. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan jenis penelitian expost facto melalui pendekatan korelasional. Teknik sampling penelitian ini adalah teknik probality dengan  subjek penelitian sejumlah  43 siswa dari kelas III, IV, V. Hasil dari penelitian ini dan pengujian hipotesis alternatif (H3) ada pengaruh yang signifikan antara status sosial dan kondisi ekonomi orangtua terhadap prestasi belajar IPS peserta didik SD 25 Madello Kabupaten Soppeng.
Teacher's Strategy for Increasing Students' Creative Thinking Ability Through Open-Ended Learning in Elementary Schools Baharuddin Baharuddin; Andi Agustang
JED (Jurnal Etika Demokrasi) Vol 7, No 1 (2022): JED (Jurnal Etika Demokrasi)
Publisher : Universitas of Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jed.v7i1.6838

Abstract

This research is based on students’ creative thinking abilities, which can be influenced by two factors, namely internal factors, and external factors. As an external factor, the teacher is a facilitator in applying the right approach to the learning process. The learning approach applied by the teacher will have an impact on students’ creative thinking abilities. This study aims at discovering (1) the description of the implementation of open-ended learning as a strategy to improve students’ creative thinking ability at SDN Mangkura V Makassar, (2) the description of students’ creative thinking ability before and after implementing open-ended learning approach at SDN Mangkura V Makassar, (3) the influence of the implementation of open-ended learning approach on students’ creative thinking ability at SDN Mangkuira V Makassar. The type of research employed in this study is a quasi-experimental design with pretest-posttest nonequivalent control group design. Data were collected through observation, tests, and documentation. The research populations were all students of grade IV at SDN Mangkura V Makassar, with a total of 63 students. The sampling technique used in this study was non-probability sampling; thus, it obtained 54 students. Data were analysed by employing descriptive analysis and inferential analysis. The study results reveal that the mean score before the implementation of the open-ended learning approach is 29.26, which is in a low category. After the implementation of the open-ended learning, approach is 45.70, which is in the high category. It can be concluded that students’ creative thinking skills increase through open-ended learning because, with open-ended learning, they have the freedom to express creative ideas in problem-solving.Penelitian ini berlandaskan pada kemampuan berpikir kreatif siswa dapat dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Guru sebagai faktor eksternal merupakan fasilitator dalam penerapan pendekatan yang tepat pada proses pembelajaran. Pendekatan pembelajaran yang diterapkan guru akan berdampak pada kemampuan berpikir kreatif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) gambaran pelaksanaan pembelajaran open-ended sebagai strategi meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik di SD Negeri Mangkura V kota Makassar, (2) gambaran kemampuan berpikir kreatif siswa sebelum dan sesudah pelaksanaan pembelajaran open-ended di SD Negeri Mangkura V Makassar, (3) pengaruh pelaksanaan pembelajaran open-ended terhadap peningkatan kemampuan berpikir kreatif peserta didik SD Negeri Mangkura V Makassar. Jenis penelitian  yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Experimental Design dengan desain Pretest-posttest nonequivalent control group design. Teknik pengumpulan data melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Populasinya adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri Mangkura V Makassar sebanyak  63 orang siswa. Teknik penyampelan yang digunakan adalah non probability sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 54 orang siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata (mean) skor sebelum pelaksanaan pembelajaran open-ended adalah 29,26 dengan kategori rendah dan sesudah pelaksanaan pembelajaran open-ended adalah 45,70 dengan kategori tinggi. Dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kreatif meningkat melalui pembelajaran open-ended karena dengan pembelajaran open-ended, peserta didik memiliki kebebasan berkreasi menuangkan gagasan kreatif dalam pemecahan masalah.
Performance Analysis Of Civil Servants At The Department Of Education, Youth And Sport, Mamuju Regency, West Sulawesi Muhtar Muhtar; Andi Agustang
JED (Jurnal Etika Demokrasi) Vol 7, No 1 (2022): JED (Jurnal Etika Demokrasi)
Publisher : Universitas of Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jed.v7i1.6774

Abstract

This study aims to describe: (1) the performance of civil servants Office of Education Youth and Sports Department (Dikpora) in terms of managerial ability, the ability of responsiveness, accountability, and discipline of civil servants work, and (2) the factors others that affect the performance of civil servants of Education Youth and Sports Department Mamuju Service office. The research method used is the survey method. The population of this study is all civil servants of Education Youth, and Sports Department Mamuju serves as the research sample of 42 people. To obtain data about managerial ability, the ability of responsiveness, accountability, and employee discipline obtained by using questionnaires and supported by interviews and observations, while data on other factors that affect the performance of civil servants is obtained by using the interview guide. The questionnaire used previously been tested and declared valid and reliable. The validity test with N = 27 and 0.05 confidence level obtained a value of r-table 0.381. In the test reliability coefficient of 0.948 was obtained. All the data obtained using the questionnaire were analyzed using quantitative descriptive statistics, while data obtained by interview as described by descriptive qualitative research supporting data. Results showed that (1) managerial skills of civil servants by 57.14 percent in the medium category, (2) the ability of the responsiveness of 59.53 percent in the medium category, (3) accountability of 69.05 in the high category, (4) work discipline of 66.67 percent in the medium category, and (5) the performance of civil servants by 54.76 percent in the medium category. As for other factors that affect the performance of civil servants: (1) is a factor that supports the civil service work experience, skill factors, and education level employees, (2) that inhibits the factor of employee work culture.Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran mengenai: (1) kinerja pegawai negeri sipil (PNS) kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) ditinjau dari  kemampuan manajerial, kemampuan responsivitas,  akuntabilitas, dan disiplin kerja PNS, serta (2) faktor-faktor lain yang mempengaruhi kinerja PNS kantor Dinas Dikpora Kabupaten Mamuju. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei sedangkan populasi penelitian ini adalah seluruh PNS Dinas Dikpora Kabupaten Mamuju dijadikan sebagai sampel penelitian yaitu 42 orang. Untuk memperoleh data mengenai  kemampuan manajerial, kemampuan responsivitas, akuntabilitas, dan disiplin kerja pegawai diperoleh dengan menggunakan kuesioner dan didukung dengan wawancara dan observasi,  sedangkan data mengenai faktor-faktor lain yang mempengaruhi kinerja PNS diperoleh dengan menggunakan pedoman wawancara. Kuesioner yang digunakan sebelumnya telah diuji cobakan dan dinyatakan valid dan reliabel. Pada uji validitas dengan N=27 dan taraf kepercayaan 0,05 didapat nilai r-tabel 0,381. Pada uji reliabilitas didapat koefisien sebesar 0,948. Seluruh data yang diperoleh dengan menggunakan kuesioner dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif kuantitaif, sedangkan data yang diperoleh dengan wawancara diuraikan dengan deskriptif kualitatif sebagai data pendukung penelitian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kemampuan  manajerial PNS sebesar 57,14 persen dalam kategori sedang, (2) kemampuan responsivitas sebesar 59,53 persen dalam kategori sedang, (3) akuntabilitas sebesar 69,05 dalam kategori tinggi, (4) disiplin kerja sebesar 66,67 persen dalam kategori sedang, dan (5) kinerja PNS sebesar 54,76 persen dalam kategori sedang. Adapun faktor-faktor lain yang mempengaruhi kinerja PNS: (1) yang mendukung adalah faktor pengalaman kerja PNS, faktor kecakapan, dan    tingkat pendidikan pegawai, (2) yang menghambat adalah faktor budaya kerja pegawai. 
Dynamics of Zonation System Implementation at Senior High School 9 Gowa Syarifuddin Syarifuddin; Shermina Oruh; Andi Agustang
JED (Jurnal Etika Demokrasi) Vol 7, No 1 (2022): JED (Jurnal Etika Demokrasi)
Publisher : Universitas of Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jed.v7i1.6204

Abstract

This study examined the Dynamics of Zoning System Implementation in the acceptance of new students at SMA Negeri 9 Gowa. This study aimed to describe the dynamics of the implementation of the zoning system and the implications of the implementation of the zoning system in SMA Negeri 9 Gowa district. The research method of this research was qualitative with a phenomenological approach, data collection techniques through primary data and primary data, primary data by means of observation and interviews and secondary data by collecting from literature studies. This study used the theory of psychology and structuralism, typology of social change and structural functionalism as analytical tools in revealing research problems accurately. The results of the study showed (i) the dynamics of implementing the student admission process using the zoning system in addition to the long process, all registration transactions were carried out online, besides that there were still some prospective registrants who were constrained by the technological facilities that would be used to register (did not have a mobile phone or computer to access In addition, the accuracy of the location zone data for prospective students which is not yet accurate makes parents of prospective students confused and feel there was no certainty that their children would be enrolled in the destination school or in another school. (ii) the implication of the application of the zoning system for new student admissions was that all school statuses were equalized and there were no more excellent school titles, but on the other hand, the existence of a zoning system creates the behavior of unscrupulous parents who manipulate population data (capil) by entrusting their children on the card. relatives who were around the destination school, especially in SMA Negeri 9 Gowa district.Penelitian ini mengkaji tentang Dinamika Implementasi Sistem Zonasi dalam penerimaan peserta didik baru di SMA Negeri 9 Gowa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dinamika implementasi sistem zonasi dan implikasi penerapan sistem zonasi di SMA Negeri 9 kabupaten Gowa. Metode penelitian penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, teknik pengumpulan data melalui data primer dan data sekunder, data primer dengan cara observasi dan wawancara kemudian data sekunder dengan pengumpulan dari studi pustaka. Penelitian ini menggunakan teori psikologi dan strukturalisme, tipologi perubahan sosial dan fungsionalisme struktural sebagai pisau analisis dalam mengungkap masalah penelitian secara akurat. Teknik penentuan informan penelitian dengan menggunakan proposive sampling, teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis melaluireduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Adapunhasil penelitian menunjukkan (i) dinamika implementasi proses penerimaan peserta didik dengan menggunakan sistem zonasi selain prosesnya yang panjang semua transaksi pendaftaran dilakukan secara daring, selain itu masih ada beberapa calon pendaftar terkendala pada fasilitas teknologi yang akan digunakan mendaftar (belum memiliki handphone atau komputer untuk mengakses internet) disamping itu akurasi data zona lokasi calon peserta didik yang belum akurat menjadikan para orang tua calon peserta didik kebingungan dan mersa tidak ada kepastian anaknya akan terdaftar di sekolah tujuan atau justru di sekolah lain. (ii) implikasi penerapan sistem zonasi penerimaan peserta didik baru menjadikan semua status sekolah disederajatkan dan tidak ada lagi gelar sekolah unggulan, akan tetapi disisi lain dengan adanya sistem zonasi menjadikan adanya perilaku oknum orang tua yang memanipulasi data kependudukan (capil) dengan menitip anaknya di kartu keluarga kerabat yang ada di sekitar sekolah tujuan terutama di SMA Negeri 9 kabupaten Gowa.
The Factors of Social Strengths and Weakness Faced to A Construction Process of Social Support of Tuberculosis’s Sufferer Andi Agustang; Abd Hady
JED (Jurnal Etika Demokrasi) Vol 7, No 2 (2022): JED (Jurnal Etika Demokrasi)
Publisher : Universitas of Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jed.v7i2.6735

Abstract

This study examines any determinant factor of social strengths and weakness that face to a construction process of social support for patients of tuberculosis sufferers, with qualitative methods and case study designs, phenomenology, analytic, comparative, and explorative. The result is that social power factors to face them include:(1) local cultural wisdom values, (2) social norms owned family and community, (3) potential types of social support, (4) potential social relationships in family and community behavior, (5) potential lifestyle changes, (6) positive perceptions of families and communities, (7) health or medical information and socialization, (8) positive social impacts of TB disease, (9) DOTS or TOSS policies or programs. While the social weakness factors are (1) the potential for shifting and neglecting the values of local cultural wisdom, (2) the potential for neglecting the socio-cultural norms of family and society, (3) the potential for neglecting social support, (4) the potential for estrangement in social relations (kinship, brotherhood, friendship) in family and community social behavior, (5) status quo lifestyle behavior, (6) potential negative perceptions of TB SPP, family, and society, (7) potential for stereotypes, stigma-labeling, (8) potential social discrimination and conflict, (9) the potential for social oppression of sufferers, (10) information gaps and health/medical socialization, (11) the negative impact of TB disease, (12) inequality in the implementation of DOTS/TOSS. Penelitian ini mengkaji model konstruksi dukungan sosial penderita penyakit tuberculosis, dengan metode kualitatif dan desain case study, fenomenologi, analitik, comparative, eksploratif. Hasilnya bahwa faktor kekuatan sosial dalam konstruksi dukungan sosial penderita penyakit tuberculosis meliputi (1) nilai-nilai kearifan budaya lokal, (2) norma-norma sosial keluarga dan masyarakat, (3) potensi jenis dukungan sosial, (4) potensi hubungan sosial perilaku keluarga dan masyarakat, (5) potensi perubahan gaya hidup, (6) persepsi positif keluarga dan masyarakat, (7) informasi dan sosialisasi kesehatan/medis, (8) dampak sosial penyakit Tb secara positif, (9) kebijakan/ program DOTS atau TOSS. Sedangkan factor kelemahan sosial adalah (1) potensi pergeseran dan pengabaian nilai-nilai kearifan budaya lokal, (2) potensi pengabaian norma-norma sosial budaya keluarga dan masyarakat, (3) potensi pengabaian dukungan sosial, (4) potensi kerenggangan hubungan sosial (kekeluargaan/ kekerabatan, persaudaraan, persahabatan) dalam perilaku sosial keluarga dan masyarakat, (5) perilaku gaya hidup statusquo, (6) potensi persepsi negatif SPP Tb, keluarga, dan masyarakat, (7) potensi stereotype, stigma-labelling, (8) potensi diskriminasi sosial dan konflik, (9) potensi opresi sosial subyek penderita, (10) kesenjangan informasi dan sosialisasi kesehatan/medis, (11) dampak negatif penyakit Tb, (12) ketimpangan implementasi kebijakan/ program DOTS/ TOSS.
Buton Cultural Potential in Curriculum Policy Development of Early Childhood Education Unit in Baubau City Asma Kurniati; Andi Agustang
JED (Jurnal Etika Demokrasi) Vol 7, No 1 (2022): JED (Jurnal Etika Demokrasi)
Publisher : Universitas of Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jed.v7i1.6777

Abstract

This study aims to determine the potential of Buton culture in developing curriculum policies in the PAUD unit in Baubau City. In this study, the method used is qualitative, located in the city of Baubau. The technique of extracting data is through observation, interviews, and documentation. The study results show that Baubau City is a historical place rich in Buton cultural heritage and has become a tool for harmonization and harmony of diversity that has existed for hundreds of years. Buton culture is not tangible and intangible, so this potential must be preserved, developed, and integrated in a systematic and structured manner, namely through learning activities in the PAUD unit in its development in the PAUD unit, the Buton culture is creatively integrated into appropriate learning themes. . It is hoped that early childhood will have the potential of the Buton cultural character so that the Baubau City Government as a regional policyholder needs to formulate policies as a reference for developing a local curriculum based on Butonnese culture in PAUD units throughout the city of BaubauPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi budaya Buton dalam pengembangan kebijakan kurikulum di satuan PAUD Kota Baubau. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah kualitatif yang lokasinya di  kota Baubau. Teknik penggalian data yang dilakukan adalah melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kota Baubau adalah tempat bersejarah yang kaya akan warisan budaya Buton dan menjadi alat  harmonisasi serta kerukunan keberagaman yang telah ada sejak ratusan tahun yang lalu.  Budaya Buton ini tada yang bersifat tangible dan intangible  menjadi potensi ini harus dilestarikan, dikembangkan, dan diintegrasikan  secara sistematis dan terstruktur yaitu melalui kegiatan pembelajaran di satuan PAUD  dalam pengembangannya di satuan PAUD, budaya Buton tersebut diintegrasikan secara kreatif  ke dalam teman-tema pembelajaran yang sesuai.Diharapkan anak usia dini  kelak memiliki karakter budaya Buton yang petensial tersebut. Sehingga Pemerintah Kota Baubau sebagai pemegang kebijakan daerah  perlu untuk menyusun kebijakan sebagai acuan pengembangan kurikulum lokal berbasis budaya Buton di satuan PAUD se kota Baubau.
Youth Apathy in Political Contest: A Case Study in the 2020 Gowa Regency Head Election Nur Riswandy Marsuki; Shermina Oruh; Andi Agustang
JED (Jurnal Etika Demokrasi) Vol 7, No 1 (2022): JED (Jurnal Etika Demokrasi)
Publisher : Universitas of Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jed.v7i1.6296

Abstract

This study examines the political apathy that plagues youth in Gowa Regency. Political apathy is an indifference and lack of interest in politics. This research was conducted to explore the causes of apathy and alternative solutions to these problems. The apathy that afflicts young people is a serious problem that must be solved. This is because they have intellectual capital that can create social change for the better. This change can occur if youth actively participate in each stage of the contestation. The research used is qualitative research with a case study approach. Informants were selected by purposive sampling, consisting of elements of youth organizations, apathetic youth groups and the government. Collecting data through document studies, observation, in depth interviews, focus group discussions and documentation. Analysis uses the Miles and Huberman model, namely data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results show that the causes of youth apathy towards politics include the lack of knowledge of the position of youth in development, a bad political image, the influence of the family/friendship environment and the contestants are only followed by one pair of candidates. Then alternative solutions that can be done to minimize apathy are to increase education or community-based political socialization and strengthen youth organizations as a forum for youth to develop themselves.Penelitian ini mengkaji tentang apatisme politik yang melanda pemuda di Kabupaten Gowa. Apatisme politik merupakan sifat acuh tak acuh serta tidak memiliki ketertarikan terhadap politik. Penelitian ini dilakukan untuk menggali penyebab apatisme dan solusi alternatif atas permasalahan tersebut. Apatisme yang menimpa kaum muda merupakan persoalan serius yang harus ditemukan solusinya. Pasalnya, mereka memiliki modal intelektual yang dapat menciptakan perubahan sosial ke arah yang lebih baik. Perubahan ini dapat terjadi jika pemuda berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan kontestasi. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan dipilih secara purposive sampling, terdiri dari unsur organisasi kepemudaan, kelompok pemuda apatis dan pihak pemerintah. Pengumpulan data melalui studi dokumen, observasi, in depth interview, focus group discussion dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yakni reduksi data,  penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab apatisme pemuda terhadap politik diantaranya masih lemahnya pengetahuan atas posisi pemuda dalam pembangunan, citra politik yang buruk, pengaruh lingkungan keluarga/pertemanan dan kontestan hanya diikuti oleh satu pasang calon. Kemudian solusi alternatif yang dapat dilakukan untuk  meminimalisir apatisme yakni, memassifkan pendidikan atau sosialisasi politik berbasis komunitas dan penguatan organisasi kepemudaan sebagai wadah bagi pemuda untuk mengembangkan dirinya.
Principal's Strategy in Overcoming Teaching and Learning Problems at SMAN 9 Tana Toraja Roberto Patabang Allolangi; Andi Agustang
JED (Jurnal Etika Demokrasi) Vol 7, No 1 (2022): JED (Jurnal Etika Demokrasi)
Publisher : Universitas of Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jed.v7i1.6794

Abstract

Educators as human resources in schools have a very decisive role and are the key to achieving educational goals. The focus of this research problem is how is the principal's strategy to overcome: educators who often give notes to students while the educators concerned hang out outside the classroom?; educators who are not compact?; readiness of learning tools by educators?; Do students hang around a lot during class hours? Research method: observation, interview, documentary. Findings: 1. educators often give notes to students because the classroom atmosphere is boring, students act a lot less respecting educators, the principal does not supervise educators, teaching materials are lacking, and teaching staff is not by their basic education; 2. lack of communication between educators, rare family meetings, jealousy between fellow educators; 3. almost all educators copy the learning tools of other educators; 4. lack of supervision, picket educators are less active in controlling the situation at school. Conclusion: homerooms need to organize classrooms neatly, maintain cleanliness, and discipline students, principals must control regularly, make joint rules about discipline in class, when educators carry out the teaching and learning process HP is disabled, fulfillment of facilities and infrastructure, holding training, 2. Holding family meetings; 3. educators make their learning tools or through MGMP; 4. The picket works according to the task.Tenaga pendidik sebagai sumberdaya manusia yang ada di sekolah mempunyai peranan yang sangat menentukan dan merupakan kunci keberhasilan dalam mencapai tujuan pendidikan. fokus masalah penelitian ini adalah bagaimanakah strategi kepala sekolah mengatasi: tenaga pendidik yang sering memberikan catatan kepada peserta didik sedangkan tenaga pendidik yang bersangkutan nongkrong di luar kelas?; tenaga pendidik yang tidak kompak?; kesiapan perangkat pembelajaran oleh tenaga pendidik?; peserta didik banyak berkeliaran pada saat jam pelajaran sedang berlangsung?. Metode penelitian: observasi, wawancara, dokumenter. Temuan: 1. tenaga pendidik sering memberikan catatan kepada peserta didik karena suasana kelas memjenuhkan, peserta didik banyak bertingkah kurang menghargai tenaga pendidik, tenaga pendidik kurang diawasi oleh kepala sekolah, bahan ajar kurang, serta tenaga pendidik yang mengajar tidak sesuai dengan dasar pendidikannya; 2. kurang adanya komunikasi antara tenaga pendidik, jarang diadakan pertemuan kekeluargaan, adanya rasa kecemburuan antara sesama tenaga pendidik.; 3. hampir semua tenaga pendidik menjiblak perangkat pembelajaran tenaga pendidik lain.; 4. kurangnya pengawasan, tenaga pendidik piket kurang aktif mengontrol keadaan di sekolah. Kesimpulan: wali kelas perlu untuk menata ruang kelas dengan rapi, menjaga kebersihan serta mendisiplinkan peserta didik, kepala sekolah harus mengontrol secara rutin, membuat peraturan bersama tentang tata tertib di kelas, pada saat tenaga pendidik melaksanakan proses belajar mengajar HP di non aktifkan, pemenuhan sarana dan prasarana, mengadakan diklat, 2. Mengadakan pertemuan kekeluargaan.; 3. tenaga pendidik membuat perangkat pembelajaran sendiri atau melalui MGMP.; 4. Piket berkeja sesuai dengan tugas.
Dominasi Sekolah Negeri Terhadap Sekolah Swasta Sebagai Penyebab Kekerasan Simbolik Terhadap Siswa Sekolah Swasta Suardi Suardi; Andi Agustang; Jumadi Jumadi
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 5, No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v5i2.2021.264-276

Abstract

Siswa sekolah swasta mendapatkan kekerasan simbolik karena adanya dominasi sekolah negeri terhadap sekolah swasta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis menemukan adanya dominasi sekolah negeri terhadap sekolah swasta yang selevel dan selabel. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode mixed method concurrent embedded di 10 sekolah swasta dan 6 sekolah negeri. Informan penelitian kualitatif sebanyak 43 orang ditentukan menggunakan purposive sampling sedangkan responden penelitian kuantitatif sebanyak 301 orang ditentukan menggunakan random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar angket skala likert dan Gutman, lembar observasi secara langsung, lembar wawancara terstruktur dan dokumen. Data kualitatif yang telah dikumpulkan dianalisis melalui tahapan reduksi data, display data kemudian melakukan penarikan kesimpulan, sedangkan data kuantitatif dianalisis melalui tahapan verifikasi, tabulasi dan persentase data. Hasil penelitian menunjukkan dominasi sekolah negeri menjadi salah satu faktor penyebab kekerasan simbolik terhadap siswa sekolah swasta. Dominasi sekolah negeri terhadap sekolah swasta terbagi menjadi beberapa varian yaitu (a) Dominasi kelas dominan terhadap kelas popular dan kelas borjuasi yang selevel, (b) Dominasi kelas dominan terhadap kelas popular dan kelas borjuasi yang tidak selevel, (c) Dominasi kelas dominan terhadap kelas populer dan kelas borjuasi yang selabel dan (c) Dominasi kelas dominan terhadap kelas populer dan kelas borjuasi yang tidak selabel. Kata kunci: Dominasi, Kekerasan Simbolik, Kelas Dominan, Kelas Borjuasi, Kelas Populer, Sekolah Swasta dan Negeri. Abstract Private school students experience symbolic violence because of the dominance of public schools over private schools. The purpose of this study was to analyze the dominance of public schools over private schools at the same level and level. This research was conducted using a mixed method concurrent embedded in 10 private schools and 6 public schools. As many as 43 qualitative research informants were determined using purposive sampling, while the quantitative research respondents were 301 people who were determined using random sampling. The data was collected using a Likert and Gutman scale questionnaire sheet, direct observation sheets, structured interview sheets and documents. The qualitative data that has been collected is analyzed through the data reduction stage, the data display then draws conclusions, while the quantitative data is analyzed through the verification, tabulation and percentage data stages. The results showed that the dominance of public schools was one of the factors causing symbolic violence against private school students. The domination of public schools over private schools is divided into several variants, namely (a) The domination of the dominant class over the popular class and the bourgeoisie at the same level, (b) The domination of the dominant class over the popular class and the bourgeoisie which is not on the same level, (c) The domination of the dominant class over the class and (c) The domination of the dominant class over the popular class and the bourgeoisie which is not Key words: Domination, Symbolic Violence, Dominant Class, Bourgeois Class, Popular Class, Private and Public Schools.
Co-Authors A Hardiyanti A. Octamata Tenri Awaru A. Octamaya Tenri Awaru Abd Hady Abd. Hady J Abd. Rasyid Syamsuri Adam Badwi Adam, Arlim Adi Sumandiyar Agustang, Andi Dodi May Putra Agustang, Andi Yosi Adiwisastra Agustinus Ufie Ahmad, M. Ridwan Said Ahmadin Ahmadin Ahmadin Ahmadin Akbar Akbar Akbar Kurniawan Al Islami, Achmad Idrus Alamsyah Sahabuddin Alamsyah Sahabuddin Alfira, Evi Amal Hidayat Ambo Upe Andi Alim, Andi Andi AlQadri Ardiansyah Andi Ashar Andi Asywid Nur Andi Dody May Putra Andi Dody May Putra Agustang Andi Dody May Putra Agustang Andi Irmawanti Nursak Andi Kumalasari Andi Muhammad Idhan Andi Muhammad Idhan Andi Muhammad Idkhan Andi Sulfajar Andi Tenri Pada Agustang Andriana Andriana Anggreni, Alisa Anisa Datu Masuli Annas, Aswar Arifuddin Usman Arisal Arisal Arlin Adam, Arlin Armi Indrayuni Arpin Arpin, Arpin Ashari Ramlan Aswan Aswan Aswan Aswan Aswan Usman Baharuddin Baharuddin Bastiana Bastiana Bastiana Bastiana Bastiana Bastiana Cahyadi Nugroho Daming, Mustabir Dandi Darman Manda Manda Darmawan Salman Darmawan Sanusi Darmawan Sanusi Darmi Arda Djamaluddin, Musdalifah E. Lailla Pratiwi Edyanto Elfira Elfira, Elfira Emmiyani Emmiyani Erni Erni Erwin Sahabuddin Faizal Faizal, Faizal Firdaus W Suhaeb Fitri Yanti Fitriani, Lisna Annisa Grilyon Tumba' Arrang Haerul Haerul Hairil Akbar Hairil Hairil, Hairil Hairuddin K Hairuddin K Hamid, Rahmat Zulfikar Hariani Harisman Harisman, Harisman Harman Harman Harun, A Muh Yusuf Hasbullah Hasbullah Hasriadi Herdianty Ramlan Husni Thamrin Ibnu Hajar Ibrahim Sudirman Idkhan, Andi Muhammad Idrus, Idham Irwansyah Iga Sakinah Mawarni Ilyas, Magfirah Imam Mukti, Imam Indah Ainun Mutiara Irnawaty Irnawaty, Irnawaty Irviani Anwar Ibrahim, Irviani Anwar Irwan Irwan Ismanto Ismanto Istiqama, Rizka Nur Iva St Syahrah. R Jahrir, Andi Sahrul Jumadi Jumadi Jumadi Jumadi Jumadi Jumharyanti Jumharyanti Kamaruddin , Syamsu A Kamaruddin, Syamsu A. Khairunizha Medina Khumairah, Anis Kurniati, Asma Kusuma wardhani, A. Musfirah Nurul Lestari, Sari Arie Litha, Dewi Reca Luh Putu Ratna Sundari Lukman Arifin M, Nursafitra Maghfirah Hariyanti Syamsul Bahri Maharani, Mutmainnah Mahendra, Ragus Mallappiang, Nasiratunnisaa Mansur Mansur Mario Mario Marisal Marisal Masita Masita Masni Masni Maswati, Rani Mawarni, Iga Sakinah May putra Agustang, Andi Dody Mithhar Mithhar Moh Thamrin Mappalahere Mohamad Guntur Nangi Mona Adria Wirda Muh Hajis Muh Nasrullah, Muh Muh Riadi Harimuswarah Muh. Said, Muh. Muh. Zainuddin Muh.Kamil Muhammad Agus Muljanto Muhammad Ardiansyah Makmur Muhammad Ardiansyah Makmur Muhammad Arhan Rajab Muhammad Aris Muhammad Aris Muhammad Fadly Muhammad Idkhan, Andi Muhammad Rivai Muhammad Riyas Sabir Muhammad Syukran Muhammad Syukur Muhammad Syukur Muhammad Syukur Muhammad Yusuf Muhasidah Muhasidah Muhtar Muhtar Muis Muis Musdaliah Mustadjar Musfirah Mutiara, Indah Ainun Mutmainnah Arham Nafa Urbach Nasiratunnisaa Mallappiang Nawangwulan, Kurniati Nismawati Nismawati Nismawati Nismawati Nopriawan Mahriadi Nuna, Muten Nur Azizah B Nur Fadhila Andini Nur Ghaniyu Amran Nur Hikmah Amalia Nur Riswandy Marsuki Nur Syahdi Abdi Nuraeni Mustari Nurhidayah, Ika Nurlela Nurlela Nurlindah Nurlindah Nurlita Pertiwi Nurlita Pertiwi Nurlita pertiwi, Nurlita Nursafitra M Nursyamsi Norma Lalla Nurul Fathiyyatul Mufidah Nurul Kamaliah Umasangaji Nurulia Alifhah Ramadhani Nurwiwiana Oruh , Shermina Oruh, Shermina Pannyiwi, Rahmat Qamarya, Nurul Rahmansah Rahmat, Andi Erlangga Rahmatullah Rahmawati Rahmawati Rahmi, Silatul Ramlafatma, Ramlafatma Ramlah Ramlah Ramlan, Herdianty Ramli Mobonggi Rasyid, Rusman Ratna Rtnaa@gmail.com Resky Amalia P Rezky Aulianty Usman Rifdan Rifdan . Risma Amelia Roberto Patabang Allolangi Rosmiati Anas Rosmini Maru Rusman, Haerusman Sadewa, Arie Satriadi Safriadi Darmasnyah Saidang Saidang Salehuddin, Salehuddin Salmiah R Santy Ayu Lestari Sarfan Tabo Sarfan Tabo Sartika Sartika Sartika Saul Saul Shaleh, Muh. Yusuf Shermina Oruh Shermina Oruh Shermina Oruh Shermina Oruh Shernima Oruh Simona CH Litaay Simunati Sirajuddin Saleh Siti Aminah Sjafruddin, Rahmiah Slamet Juwanto Sofiana Sri Hidayat Sri Rahmania Sri Utami Wulansari St. Lathifa Sabrina Arif suardi suardi Suardi Suardi Suardi, Suardi Sudjud, Suratman Suhaeb, Firdaus W Sulfiana Fiana Sulfiana Sulfiana Sumarlin Mus Sumitro Sumitro Sumitro Sumitro Supardi Supardi Suparman Suparman Suparman Suparman Suprapto Suprapto Suprapto Suprapto Suryadi Lambali Sutrisno Sutrisno Syaharuddin Syahban Nur Syamsu A Kamaruddin Syamsu A. Kamaruddin Syamsu Andi Kamaruddin Syarifah Nur Fajrin Syarifuddin Syukurman, Syukurman Triono Triono Usman, Alwi Usra Utomo, Jepri Wihdaniah Wihdania Yazid Sofyan Yulianti Yulianti Yulis, Dian Meiliani Yulpan Kadir Yuni Sarah Yusmuliadi Yusmuliadi