p-Index From 2021 - 2026
13.708
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) AL KAUNIYAH Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Public Health of Indonesia Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Universa Medicina Promotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Wiyata : Penelitian Sains dan Kesehatan Preventif Journal Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Journal of Health, Education, And Literacy (J-Healt) Infokes : Info Kesehatan Gorontalo Journal of Public Health Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Jurnal Kesehatan Jurnal Ilmiah Keperawatan JHECDs: Journal of Health Epidemiology and Communicable Diseases Gema Wiralodra Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ilmiah Sesebanua Abdimas Universal Jurnal Hibualamo : Seri ilmu-ilmu Alam dan Kesehatan Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia) Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmiah Kesehatan Iqra Siyasatuna Jurnal Ilmiyah Mahasiswa Siyasah Syariyyah Pena Medika : Jurnal Kesehatan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Promotif Preventif Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Kesmas Jambi ENVIRONMENTAL OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY JOURNAL MAHESA : Malahayati Health Student Journal Pancasakti Journal Of Public Health Science And Research Jurnal EduHealth Jurnal Farmasi Tinctura Jurnal Keperawatan Cikini Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Media Publikasi Penelitian Kebidanan JURNAL ILMU DAN TEKNOLOGI KESEHATAN TERPADU International Journal of Health Science & Medical Research Health Safety Environment Journal Lentera : Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Keperawatan Miracle Journal Bali Health Published Journal Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka DEVOTE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Saksama: Jurnal Sastra Gema Lingkungan Kesehatan Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat (M-PKM) Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Haga Journal of Public Health (HJPH) Svāsthya: Trends in General Medicine and Public Health Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Health Safety Environment Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGETAHUAN, SIKAP, DAN TINDAKAN TERHADAP PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) PADA PETANI PENYEMPROT PESTISIDA DI KECAMATAN LOLAYAN KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW Fachry Rumaf; Hairil Akbar; Henny Kaseger; Muhammad Asriadi; Jaya Maulana; I Wayan Gede Suarjana
Preventif Journal Vol 7, No 2 (2023): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya penggunaan produk pestisida berdampak negatif terhadap tenaga kerja petani berupa pencemaran yang berujung pada keracunan pestisida. Salah satu langkah yang dapat dilakukan petani untuk mencegah keracunan pestisida adalah dengan memakai Alat Pelindung Diri (APD) lengkap seperti masker, kaca mata, topi, baju khusus, sepatu khusus, dan sarung tangan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan pengetahuan, sikap, dan tindakan terhadap penggunaan APD pada petani penyemprot pestisida di Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Cross sectional study. Waktu pelaksanaan penelitian pada bulan November sampai Desember 2022 di Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow Provinsi Sulawesi Utara. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani yang berada di Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow dan jumlah sampel sebanyak 32 petani. Analisis data menggunakan uji Chi-square. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengetahuan (p-value=0,038), sikap (p-value=0,012), dan tindakan (p-value=0,029) berhubungan terhadap penggunaan APD pada petani penyemprot pestisida di Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow. Disarankan agar pemerintah kabupaten melaksanakan program pelatihan bagi petani tentang bahaya pestisida dan prosedur operasi standar penggunaan pestisida yang aman. Selain itu, edukasi tentang tanda bahaya dan pentingnya penggunaan APD saat menyemprot pestisida. Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Tindakan, APD, Petani, Pestisida
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN KECELAKAAN KERJA PADA PETANI DI DESA LOBONG KECAMATAN PASSI BARAT KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW Jefri Monoarfa; Hairil Akbar; Muhammad Asriadi; Christien Gloria Tutu; Herlina Magdalena
Preventif Journal Vol 7, No 2 (2023): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak                                                                                                                       Kecelakaan kerja adalah hal krusial yang perlu mendapatkan perhatianoleh para pekerja agar dapat bekerja secara optimal sehingga dapat menjalankan tugasnya dengan aman, nyaman, dan terjaga.Secara statistik global, jumlah kematian akibat kecelakaan kerja mencapai lebih dari 2,78 juta orang setiap tahunnya, dimana dua pertiga (2/3) terjadi di negara-negara Asia.Desa lobong merupakan salah satu yang mayoritas masyarakat bertani nenas terbanyak di Kabupaten Bolaang Mongondow dan berdasarkan hasil survei bahwa banyak petani di Desa lobong sering mengalami kecelakaan kerja baik yang luka ringan maupun yang berat. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan perilaku dengan kecelakaan kerja pada petani di Desa Lobong Kecamatan Passi Barat Kabupaten Bolaang Mongondow. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional study. Lokasi penelitian ini dilakukan di Desa Lobong Kecamatan Passi Barat Kabupaten Bolaang Mongondow. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani yang tinggal di Desa Lobong dan jumlah sampel sebanyak 60 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling. Hasil Uji Chi-Squaremenunjukkan bahwa pengetahuan (p value=0,004) dan sikap (p value=0,015) berhubungan dengan kecelakaan kerja pada petani. Diharapkan kepada pemerintah Desa Lobong agar dapat memberikan sosialisasi tentang kecelakaan kerja kepada petani agar petani dapat menambah pengetahuan mereka. <w:LsdException Locked="fals
Multifaset Determinan Stunting Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kerkap Kabupaten Bengkulu Utara Wulandari Wulandari; Fitri Rahayu; Darmawansyah Darmawansyah; Hairil Akbar
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2023): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v8i1.233

Abstract

Stunting  adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita. Dampak stunting  adalah terganggunya  perkembangan  otak,  kecerdasan,  gangguan  pertumbuhan  fisik,  dan  gangguan metabolisme dalam tubuh. WHO memperkirakan terdapat 162 juta balita  pendek, jika tren berlanjut tanpa upaya penurunan, diproyeksikan akan menjadi 127 juta. Kasus Stunting  di  Puskesmas  Kerkap tertinggi  di  Kabupaten  Bengkulu  Utara  sebesar  18,75%. Balita  stunting  pada Maret 2018 sebanyak 68 balita (18,84%) dan pada Juni 2018 sebanyak 45 balita (18,75). Implementasi program 1000 HPK telah dilaksanakan namun kasus stunting masih tinggi  di  Wilayah  Kerja  Puskesmas  Kerkap. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui multifaset determinan kejadian stunting pada  balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kerkap Kabupaten Bengkulu Utara. Metode penelitian ini adalah kuantitatif  dengan  desain  cross  sectional.  Veriabel  Penelitian  ini  adalah  variabel  indenpenden (ASI  Ekslusif,  Sanitasi  Lingkungan,  Pemanfaatan  Pelayanan  Kesehatan,  Praktik Kebersihan/Hygiene,  Riwayat  Penyakit  Infeksi,  Budaya  dan  asupan  energi)  dan  Variabel depedenden (Kejadian Stunting). Analisis data dilakukan secara bertahap yaitu analisis univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara pemberian ASI Eksklusif  (p=0,002), Sanitasi Lingkungan (p=0,008), Praktik kebersihan hygiene (p=0,000), riwayat penyakit infeksi (p=0,000) dan budaya (p=0,001) dengan stunting pada Balita. Tidak ada hubungan yang signifikan antara pelayanan kesehatan (p=1,000) dengan stunting pada Balita. Penelitian ini menyimpulkan variabel penyakit infeksi merupakan faktor resiko yang paling dominan terhadap kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kerkap Kabupaten Bengkulu Utara. Diharapkan ibu-ibu yang memiliki balita. Disarankan untuk ibu balita untuk memberikan ASI secara eksklusif, meningkatkan akses sanitasi lingkungan, PHBS, akses informasi  kesehatan, dan pengobatan segera bagi balita yang mengalami diare dan ISPA.
Analisis Nyeri Rhematoid Arthritis Dengan Kemandirian ADL Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Tungoi Hairil Akbar; Dalia Novitasari; Riswan Riswan; Eko Budi Santoso
Bali Health Published Journal Vol. 5 No. 1 (2023): Juni : Bali Health Published Journal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47859/bhpj.v5i1.295

Abstract

Background: Arthritis, better known as rheumatism, is a disease that attacks the joints and surrounding structures. Society often perceives rheumatism as a trivial disease because it does not cause death, even though if it is not treated immediately, rheumatism can cause abnormal limb function, ranging from lumps, stiff joints, and walking difficulty, to lifelong disability. Based on data from the Tungoi Health Center in 2022 the number of patients affected by rheumatoid arthritis was 127 people which was among the 10 highest number of diseases in the Tungoi Health Center. The study aimed to analyze the relationship between rheumatoid pain and the level of independence of the elderly in the working area of the Tungoi Health Center. Methods: This study used a cross-sectional study approach. The location of the research was the Tungoi Health Center in October 2022. The study population consisted of patients seeking treatment in the working area of Tungoi Health Center with the number of study samples obtained was 92 patients using total sampling. Data analysis was carried out using the chi-square test. Results: the study showed that there was a relationship between rheumatoid pain and the level of independence in the elderly with a value of ? = 0.000. Conclusion: There was a relationship between rheumatoid pain and the level of independence of the elderly in the working area of the Tungoi Health Center. Suggestion: Health workers who are responsible for the Integrated coaching unit (POSBINDU) are to provide support to elderly families so that they participate regularly in the elderly programs provided by the Integrated coaching unit (POSBINDU) and Integrated Healthcare Center (POSYANDU).
Analisis Jenis Kelamin, Riwayat Alergi, dan Personal Hygiene dengan Kejadian Dermatitis di Wilayah Kerja Puskesmas Passi Barat Dalia Novitasari; Hairil Akbar; Agung Sutriyawan; Riswan; Herlina Magdalena
JURNAL KEPERAWATAN CIKINI Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Keperawatan Cikini
Publisher : JURNAL KEPERAWATAN CIKINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55644/jkc.v4i1.104

Abstract

Latar Belakang: Dermatitis saat ini masih menjadi masalah kesehatan bagi masyarakat di dunia, tak terkecuali di Indonesia. Data epidemiologi di Indonesia tahun 2017 memperlihatkan bahwa 97% dari 389 kasus penyakit kulit adalah dermatitis kontak, sebanyak 66,3% dari kasus tersebut adalah dermatitis kontak iritan dan 33,7% adalah dermatitis kontak alergi. Berdasarkan data di Puskesmas Passi Barat tahun 2022 penyakit dermatitis merupakan penyakit dengan jumlah penderita tertinggi di urutan ke-5 pada tahun 2022 yaitu sebanyak 162 orang. Tujuan: Menganalisis hubungan jenis kelamin, riwayat alergi dan personal hygiene dengan kejadian dermatitis di wilayah kerja Puskesmas Passi Barat. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan desain studi cross sectional.  Populasi pada penelitian ini adalah semua pasien yang berkunjung di Puskesmas Passi Barat dan jumlah sampel sebanyak 50 responden. Tehnik pengambilan sampel yaitu simple random sampling menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan uji statistik chi-square. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa personal hygiene (r value=0,000) berhubungan dengan kejadian dermatitis, sedangkan jenis kelamin (r value=0,082) dan riwayat alergi (r value=0,181) tidak berhubungan dengan kejadian dermatitis. Simpulan: Terdapat hubungan personal hygiene dengan kejadian dermatitis sedangkan jenis kelamin dan riwayat alergi tidak berhubungan dengan kejadian dermatitis di wilayah kerja Puskesmas Passi Barat. Perlu adanya penyuluhan atau sosialisasi mengenai pentingnya menjaga PHBS dan penyebab dermatitis sehingga masyarakat dapat terhindar dari kejadian dermatitis
Use of e-cigarettes and associated factors among adolescent smokers in Indonesia: Analysis of the Global Youth Tobacco Survey (GYTS) Indonesia 2019 Marice, Marice; Kaseger, Henny; Hariyanti, Yunida; Hafid, Wahyuni; Purnamasari, Niluh Desy; Supetran, I Wayan; Akbar, Hairil; Maretalinia, Maretalinia
Public Health of Indonesia Vol. 8 No. 2 (2022): April - June
Publisher : YCAB Publisher & IAKMI SULTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36685/phi.v8i2.580

Abstract

Background: Electronic cigarette (e-cigarette) is an alternative to reduce the harmfulness of conventional cigarettes. However, there are still pros and cons to using the e-cigarette, especially among adolescents. Instead of reducing the health problem, using e-cigarette even make the illness the same as conventional ones. Objective: This study aimed to examine the determinant of using e-cigarettes among adolescents and smokers of school age. Method: This study used the cross-sectional data from the Global Youth Tobacco Survey (GYTS) Indonesia 2019. The national school was selected by proportional random sampling. Around 832 adolescent smokers were eligible for this study. Results: Among 832 adolescent smokers in this study, about 49.64% of them ever used e-cigarettes. The factors significantly associated with the use of e-cigarettes were money pocket and the use of other forms of smoked tobacco. However, other independent variables, such as age, gender, teachers smoking during school hours, and parent smoking, were not significantly associated with using e-cigarettes.    Conclusion: The factors associated with e-cigarette use were related to the students’ socioeconomic status. The roles of parents and teachers need to be addressed to reduce the harmfulness of using e-cigarettes.
Exploring the food taboo among fisherman families in Bulukumba District, South Sulawesi Province, Indonesia Akbar, Hairil; Oruh, Shermina; Kamaruddin, Syamsu A.; Agustang, Andi
Public Health of Indonesia Vol. 8 No. 3 (2022): July - September
Publisher : YCAB Publisher & IAKMI SULTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36685/phi.v8i3.622

Abstract

Background: Food taboo is one of the social phenomena that can influence people’s health status, including women in fisherman families. Some types of food categorized as taboo may contain high nutrients. Food taboo practices still occur because people are afraid that bad things will happen if they ignore them. Objective: This study aimed to explore the food taboo among pregnant, breastfeeding, and adult women in Bira Village, Bulukumba District, South Sulawesi Province, Indonesia. Methods: This study employed a phenomenological design. Eight participants were selected using the purposive sampling method. Data were collected in 2022 using semi-structured interviews and were analyzed using summative content analysis using NVivo software. Results: Several types of food were categorized as taboo, such as Lela fish, moringa fruit, pineapple, stingray, moringa leaf, squid, and mango. Most participants agreed that they just follow what the older people suggest, which might not make sense since all those foods contain many nutritional ingredients. Conclusion: The study findings serve as an input for public health professionals and other related stakeholders to address this cultural issue and provide understanding to the community not to avoid taboo food, which is essentially beneficial for their health.
EDUKASI PENGENDALIAN NYAMUK SEBAGAI VEKTOR PENYAKIT KEPADA SISWA SMAN 2 PALANGKA RAYA Arif Rahman Jabal; Hairil Akbar; Galih Indra Permana; Hanasia; Fidela Amadea Dyna Setyaji; M. Yusuf Ilham Kurniawan; Muhammad Riza Darmawan; Arini Ratnasari
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2023): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2023
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v7i3.20789

Abstract

Diseases transmitted by mosquitoes always cause serious health problems in people. The problems it causes are getting wider because mosquito-borne diseases can increase from time to time. Reducing dengue cases in Palangka Raya City requires everyone's attention, including the role of high school students in helping control both at home, school and in the environment. Students' knowledge is low on the potential for mosquitoes to transmit diseases to humans, so education is needed for students to improve their understanding of mosquito control as a vector of disease. The purpose of this activity is that students can understand how to control mosquitoes to prevent the spread of disease. The success of this activity requires partners, namely SMAN 2 Palangka Raya which is one of the efforts to drive mosquito control at home, school and environment. The method used is morphological education of mosquito larvae, adult mosquitoes, and integrated control methods and therapy for mosquito-transmitted diseases. The knowledge of SMAN 2 students in controlling disease-carrying vectors can be judged successful by increasing students' understanding.  ---  Penyakit yang ditularkan nyamuk selalu membuat permasalahan kesehatan yang sangat serius dalam masyarakat. Permasalahan yang dapat ditimbulkannya semakin menjadi meluas dan serius karena penyaklit tersebut selalu meningkat dari waktu ke waktu. Menurunkan kasus DBD di Kota Palangka Raya maka perlu perhatian semua orang termasuk peran Siswa SMA dalam membantu pengandalian baik di rumah, sekolah ataupun di lingkungan. Kurangnya pemahaman siswa terhadap potensi nyamuk menularkan penyakit pada manusia maka diperlukan edukasi kepada siswa untuk peningkatan pemahaman pengendalian nyamuk sebagai vektor penyakit. Tujuan kegiatan ini siswa dapat memahami cara mengendaikan nyamuk untuk mencegah penyebaran penyakit. Mensukseskan kegiatan ini perlu mitra yaitu SMAN 2 Palangka Raya sebagai upaya penggerak pengendalian nyamuk di Rumah, sekolah dan lingkungan. Metode yang dilakukan yaitu edukasi morfologi larva nyamuk, nyamuk dewasa dan cara pengendalian secara terpadu serta terapi penyakit yang ditransmisikan nyamuk. Pengetahuan siswa SMAN 2 dalam upaya pengendalian vektor pembawa penyakit dapat dinilai berhasil dengan adanya peningkatan pemahaman siswa.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian ISPA Pada Masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Upai: Factors Associated with the Occurrence of Acute Upper Respiratory Infection in the Community in the Working Area of Upai Community Health Center Dalia Novitasari; Hairil Akbar; Henny Kaseger
Media Publikasi Penelitian Kebidanan Vol. 6 No. 2: SEPTEMBER 2023
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan dan Bisnis Graha Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut) merupakan penyakit infeksi akut yang menyerang salah satu bagian atau lebih dari saluran nafas mulai dari hidung (saluran atas) hingga alveoli (saluran bawah) termasuk jaringan adneksanya seperti sinus, rongga telinga tengah dan pleura. Di wilayah Asia Tenggara, Indonesia merupakan negara dengan jumlah kematian akibat ISPA tertinggi sebesar 25.000 jiwa selama tahun 2015. Prevalensi ISPA di Indonesia sebesar 9,3% diantaranya 9,0% berjenis kelamin laki-laki dan 9,7% berjenis kelamin perempuan. Tujuan penelitian menganalisis faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Upai. Jenis penelitian observasional analitik dengan menggunakan rancang bangun cross sectional. Populasi seluruh masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Upai. Besar sampel adalah 50 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu Simple random sampling. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukan bahwa paparan asap rokok (p value=0,000), ventilasi (p value=0,035), dan kepadatan hunian (p value=0,000) berhubungan dengan kejadian ISPA pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Upai. Diharapkan kepada seluruh Puskesmas di Kota Kotamobagu untuk menjalin kerja sama lintas sektor dan melakukan penyuluhan kepada Mmsyarakat mengenai faktor faktor yang dapat mengakibatkan kejadian ISPA.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN MEMAKAI MASKER, MENCUCI TANGAN DAN MENJAGA JARAK SEBAGAI PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 Sutriyawan, Agung; Akbar, Hairil; Anri, Anri; Lolan, Yosef Pandai; Miranda, Tenike Gita
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 18 No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/ikesma.v18i1.24585

Abstract

Kota Bandung termasuk kedalam potensi penularan dan risiko penularan kedalam kategori sedang dengan jumlah kasus terbanyak ke-3 di seluruh Jawa Barat. Upa ya yang dilakukan untuk menekan penyeran kasus COVID-19 dengan penerapkan 3M (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak serta menghindari kerumunan). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kepatuhan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak sebagai upaya pencegahan penularan COVID-19 Di Kota Bandung. Penelitian ini adalah studi cross sectional, teknik pengambilan sampel menggunakan Snowball, kuesioner online semi-terstruktur dikembangkan menggunakan formulir google. Peserta dalam penelitian adalah mereka memiliki akun media sosial dan memiliki akses ke Internet. Analisis data menggunakan uji chi-square nilai signifikansi sebesar 5% (0,05). Hasil penelitian menunjukan sebagian besar responden patuh memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak (63,4%). Faktor yang berperngaruh adalah pengetahuan (0,000), sikap (0,000), motivasi (0,004), peran tokoh masyarakat (0,040), dan ketersediaan tempat cuci tangan (0,030). Sedangkan variabel mempunyai masker dan tanda jaga jarak tidak dapat dibuktikan. Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan menggunakan metode longitudinal untuk meneliti variabel mempunyai maskar, tersedianya tempat cuci tangan, serta tanda jaga jarak terhadap kepatuhan masyarakat dalam melaksanakannya guna untuk mencegah penularan COVID-19.
Co-Authors ', Darmawansyah A. Suyatni Musrah Abdul Malik Darmin Asri Abi Bakring Balyas Abi Rudi Abil Rudi Abu Bakar Yakubbu Abbani Abubakar Yakubu Abbani Ade Rahmawati ade rahmawati Adelia Solecha Putri Adi Yeremia Mamahit Agnesia Clarissa Sera Agustang, Andi Agustin Agustin Agustin Agustin Agustin Amanda Pratiwi Sugeha Amartani, Rizki Amboy, Anggun Suci Rahmadani Amir, Fitri Amir, Heriyana Amni, Ummayal Ana Satria Andi Asliana Sainal Andini Nur Aisyah Rasjid Anggi Mokoagow Anri, Anri Antonius Adolf Gebang Arda, Zul Adhayani Arfan Nur Arif Rahman Jabal Arini Ratnasari Arlin Adam, Arlin Asfar, Akbar Asmarani Harma Asmiati Asmiati Astuti, Widya Azizah Afdelisa Aryanto B, Hamzah Bahi, Rizky Resvita R. Bandu, Jumiati Besse Rismayani Bia, Sri Aldas Bondan Tetuka wijatnaka Buston, Erni Chica Riska Ashari Christien Gloria Tutu Christien Gloria Tutu Christien Gloria Tutu Cut Siti Fatimah Dadu, Mohammad Fauzi Pratama Putra Dalia Novitasari Dalia Novitasari Damogayo, Fika Darmawansyah Darmawansyah Darmiasih, Ni Nyoman Darmin Darmin Darmin Darmin, Darmin Da’aliuwa, Zivana Dewi Nugraheni Restu Mastuti, Dewi Nugraheni Restu Mastuti Dewi Nugraheni RM Dewi Puspito Sari, Dewi Puspito Dewi Yani, Evi Dina Nabilah Dolot, Nurhalisa Dyah Suryani Dyah Suryani Echa Effendy Siswanto Amir Edwin, Vebby Amellia Eko Budi Santoso Eko Budi Santoso Eko Budi Santoso Eko Budi Santoso Eko Maulana Syaputra Erinda Keysha Mardiarini Evia Fardiana Fachry Rumaf Faramita Mamonto Fauzan, Moh Rizki Fauzan, Moh Rizky Fibrianti Fibrianti Fidela Amadea Dyna Setyaji Fidela Amadea Dyna Setyaji Finni Fitria Tumiwa Fitri Rahayu Fitriani Fitriani Fitriani Franning Deisi Badu, Franning Deisi Gaib, Coco Giovani Galih Indra Permana Ganggai, Laisya Febri Alawiyah Gloria Tutu, Christien Glorya Rumerung Goma, Metsan Arie Dharma Gunadarma, I Wayan Bennardy Gustini Gustini Hafsia K.N Mokodompit Hamzah B Hamzah B Hamzah, Diza Fathamira Hanasia Hardi Hardi, Hardi Hariyanti, Yunida Harun, Amalia Hatta, Herman Helkim Sarino Laode Manika Henny Kaseger Henny Kaseger Henny Kaseger Heriyana Amir Heriyana Amir Herlina Magdalena Herlina Magdalena Hikma, Wa Ode Erty Hizriansyah Hizriansyah Hulukati, Fika Reva Agisty Husna Saleh I Kadek Wartana I Wayan Bennardy Gunadarma I Wayan Gede Suarjana I Wayan Supetran, I Wayan Imban, Putri Natasya Imbar, Andri W. J. Indradewa, Rhian Ivan Permana Putra Jaya Maulana Jaya Maulana Jaya Maulana, Jaya Maulana Jefri Monoarfa Jefri Monoarfa Julius Habibi Juritno Harmi Gaib Kadullah, Laila Alghifaria Kamaruddin, Syamsu A. Kanahaya, Anindya Adelweis Kaonal, Enjelina Kaseger, Henny Kolopita, Reva Nurshifa Krisdayanti Goni Kumayas, Alfian Sterman Kuna, Moh. Rasyid La Ode Reskiaddin Labibah Fara Anindya Langingi, Ake Royke Calvin Lantong, Sasta Lasabuda, Ainul Djulfa Lea Masan Lestari, Mariati Indah Limo, Ramadhanya Linda Suwarni M. Yusuf Ilham Kurniawan Made Agus Nurjana Maemunah Maemunah Magfira, Aliza Makalalag, Celsia Olivia Mamonto, Alya A Mamonto, Carli Mamonto, Faramita Mamonto, Fisca Adelya Mamonto, Nadia Maretalinia Maretalinia Maretalinia Maretalinia Maretalinia Maretalinia Maretalinia, Maretalinia Maria Kanan Marice Marice Masni Masni Masni Matius Paundanan Matius Paundanan, Matius Matulu, Perwistin Maulana Syaputra, Eko Maulana, Jaya Mauliadi Ramli Maulida, Anisah Maxie Moleong Mewengkang, Inggrit Mifta Putri Salsabila Pontoan Miranda, Tenike Gita Moh. Rivaldi Mappa Mokoagow, Anggi Mokoagow, Angi Mokoagow, Firman Arbi Mutu Mokodompit, Diva Mokodompit, Julia Ananta Mokodompit, Putra Mokodompit, Putra Jufriyandi Mokodompit, Vidia Azzahra Mokodongan, Aliftha Nadzriya Mokodongan, Meylani Mokodongan, Meylanni Mokoginta, Imran Mokoginta, Jasira Silvia Mosii, Taufik Mua, Estelle Lilian Muda, Alfarezi Muhaling, Fachrel Achmad Muhammad Asriadi Muhammad Asriadi Muhammad Ichsan Hadiansyah Muhammad Riza Darmawan Muhammad Syaikhon Yahya Muhammad, Riski Mutmainnah Latief Muzayyana, Muzayyana Nadira Aulia Mokoagow Nathasya Rizkyana Riyadi Natsir, Ramdhani M Nelson Alexander Ngandu, Nayla Ni Wayan Dimkatni Niluh Desy Purnamasari Ningsih, Suci Rahayu Novalista Ananda Putri Novega Novega Novin Yetiani Novitasari, Dalia Nur Halisa Dolot Nur Lu’lu Fitriyani Nuraeni, Tating Nurhamidin, Syarafina Wardani Nurmala Datuela Nuryani Nuryani Oruh, Shermina Paguna, Fuji Ingraini Palilingan, Richard Andreas Pangeran, Paryany Paputungan, Dio Alief Saputra Paputungan, Nadilla Paputungan, Siti Arifqa Pusvitasari, Inda Putra Jufriandi Mokodompit Putra Jufriyandi Mokodompit Putri Isauraamabel Tangahu Putro Ayang Tursina Ra'bung, Alfrida Semuel Rahmiati Rahmiati Ramena, Tiara Fitra Putri Ratu Annisa Dyah Bestari Rifqi Raji Potabuga Rikwan Riski Muhammad Ristiawati Riswan Riswan Riswan Rolef Rumondor Rusdianto Rusdianto, Rusdianto Safitri, Retno Ayu Saleh, Husna Sandalayuk, Marselia Sari, Niluh Desy Purnama Sarman Sarman Sarman Serly ku’e Shahira, Syafina Nailah Sibua, Siska N. Sitti Fajrah Sitti Nurul Hikma Saleh Sitti Rahma Soleman Sri Bunga Mawarni Paputungan Strahmawati Hamzah Suci Rahayu Ningsih Sudirman Sudirman Sudirman Sukmana , Dared Gesang Sukri, Almas Sunarti Sunarti Sunarti Sunarti Supriatin Supriatin, Supriatin Sutriyawan, Agung Suyitno suyitno Suyitno Suyitno Suyitno Suyitno Syam, Burhanuddin Syamsu A. Kamaruddin T.M. Rafsanjani Talamati, Bambang Herianto Tanib, Nurul Amel Tantri Wulandari Mokoginta Teguh Irawan Timbuleng, Stevania Pricilia Toemon, Agnes Immanuela Toli, Asi Cia Tiara Turang, Rivaldo Tutu, Christien Gloria Wa Ode Indang Waru, Hamsia L. Wawan Darmawan WD. Yuni M Usa Widodo, Fauzia Maulidta Nurul Aini widya astuti Windi Astuti Windi Astuti Wisnu Nugroho , Chandra Wulandari Yasin, Tazkia Aulia Yeni Yeni Yosef Pandai Lolan Yulis Indriyani Yunida Hariyanti Yusril Sindring