p-Index From 2021 - 2026
14.745
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) AL KAUNIYAH Jurnal Kesehatan Masyarakat (IKESMA) Public Health of Indonesia Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Universa Medicina Promotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Wiyata : Penelitian Sains dan Kesehatan Preventif Journal Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Journal of Health, Education, And Literacy (J-Healt) Infokes : Info Kesehatan Gorontalo Journal of Public Health Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Jurnal Kesehatan Jurnal Ilmiah Keperawatan JHECDs: Journal of Health Epidemiology and Communicable Diseases Gema Wiralodra Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ilmiah Sesebanua Abdimas Universal Jurnal Hibualamo : Seri ilmu-ilmu Alam dan Kesehatan Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia) Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmiah Kesehatan Iqra Siyasatuna Jurnal Ilmiyah Mahasiswa Siyasah Syariyyah Pena Medika : Jurnal Kesehatan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Promotif Preventif Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Kesmas Jambi ENVIRONMENTAL OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY JOURNAL MAHESA : Malahayati Health Student Journal Pancasakti Journal Of Public Health Science And Research Jurnal EduHealth Jurnal Farmasi Tinctura Jurnal Keperawatan Cikini Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Media Publikasi Penelitian Kebidanan JURNAL ILMU DAN TEKNOLOGI KESEHATAN TERPADU International Journal of Health Science & Medical Research Health Safety Environment Journal Lentera : Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Keperawatan Miracle Journal Bali Health Published Journal Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka DEVOTE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Saksama: Jurnal Sastra Gema Lingkungan Kesehatan Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat (M-PKM) Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Haga Journal of Public Health (HJPH) Svāsthya: Trends in General Medicine and Public Health Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Health Safety Environment Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor Sosial Ekonomi dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 6-59 Bulan di Kota Kotamobagu: Socio-Economic Factors with Stunting Incidence in Children aged 6-59 Months in Kotamobagu City Akbar, Hairil; Mauliadi Ramli
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.878 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i2.2053

Abstract

Stunting menggambarkan status gizi kurang yang bersifat kronik pada masa pertumbuhan dan perkembangan sejak awal kehidupan. Stunting merupakan kondisi dimana anak balita mengalami kegagalan dalam pertumbuhannya akibat kekurangan gizi kronis sehingga anak menjadi lebih pendek dibandingkan anak-anak lain yang seusianya. Prevalensi stunting di Provinsi Sulawesi Utara pada tahun 2018 sebesar 25,5%, dan angka nasionalnya 30,8%. Angka stunting di Sulawesi Utara belum bisa mencapai level yang direkomendasikan WHO, yakni sebesar 20%. Data dari Dinas Kesehatan Kota Kotamobagu bahwa prevalensi kejadian stunting di Kotamobagu pada tahun 2020 sebanyak 208 balita atau berada pada angka 5,09%. Tujuan penelitian menganalisis faktor sosial ekonomi dengan kejadian stunting pada anak usia 6-59 bulan di Kota Kotamobagu. Rancangan penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan menggunakan rancang bangun case control study. Populasi penelitian yaitu seluruh anak usia 6-59 bulan yang ada di Kota Kotamobagu yaitu sebanyak 7604. Besar sampel untuk masing-masing kelompok kasus adalah 49 anak dan kelompok kontrol adalah 98 anak. Sehingga besar sampel secara keseluruhan adalah 147 balita. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Simple random sampling. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan tingkat pendidikan ibu (p=0,030;OR=2,296) dan pendapat keluarga (p=0,044;OR=2,602) dengan kejadian stunting pada anak usia 6-59 bulan di Kota Kotamobagu. Disarankan agar orang tua yang memiliki balita untuk memenuhi kebutuhan gizi anaknya dengan pemanfaatan pangan lokal daerah dan meningkatkan pengetahuan mengenai asupan gizi dalam hal upaya pencegahan stunting pada anak.
Tradisi Motayok Dalam Pengobatan Tradisional (Studi Kasus Sosiologi Kesehatan di Bolaang Mongondow): Motayok Tradition in Traditional Medicine (Case Study of Health Sociology in Bolaang Mongondow) Akbar, Hairil; Putra Jufriyandi Mokodompit; Nur Halisa Dolot
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.377 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i4.2257

Abstract

Latar Belakang: Pengobatan tradisional adalah pengobatan yang secara turun temurun berdasarkan resep dari nenek moyang, adat istiadat, kepercayaan atau kebiasaan masyarakat setempat. Di Bolaang Mongondow masih terdapat beberapa kebudayaan yang sampai saat ini masih dipertahankan oleh masyarakat karena dianggap bermanfaat. Salah satunya adalah tradisi Motayok. Motayok adalah ritual dimana masyarakat membutuhkan bantuan roh leluhur untuk menyembuhkan orang yang sakit. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tradisi motayok yang ada di Bolaang Mongondow. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan phenomenology. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam dan observasi partisipasi. Penelitan dilakukan di Kota Kotamobagu Provinsi Sulawesi Utara. Waktu penelitian bulan Desember tahun 2021. Hasil: Penelitian menunjukan tradisi motayok ini sudah sangat jarang lagi di temukan di zaman yang seperti sekarang ini. Tradisi ini hanya di pertahankan di beberapa desa saja yaitu di Desa Bilalang mereka masih melakukan tradisi motayok ini dalam proses pengobatan penyakitnya. Banyak masyarakat termotivasi dan memiliki kepercayaan untuk berobat pada pelayanan tradisional karena di anggap dapat mengobati penyakit kronis yang mereka derita atau keluarganya. Kesimpulan: Tradisi Motayok adalah ritual berupa tarian sejenis dengan kuda lumping, dimana ritual yang berupa ritual ini ditunjukan untuk memanggil roh nenek moyang. Motayok merupakan tradisi penyembuhan tradisional yang masih berada di Desa Bilalang Bolaang Mongondow karena Desa tersebut masih mempertahankan budaya ini.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kapatuhan Minum Obat pada Pasien Diabetes Mellitus di Wilayah Kerja Puskesmas Tungoi : The Relationship between Family Support and Compliance with Taking Medication in Diabetes Mellitus Patients in the Working Area of the Tungoi Health Center Henny Kaseger; Hairil Akbar; Suci Rahayu Ningsih
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 2 (2023): February 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i2.3023

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Mellitus (DM) adalah suatu penyakit menahun yang disebakan oleh kegagalan sel beta pankres dalam memproduksi hormon insulin. Diabetes mellitus telah menjadi masalah kesehatan utama dunia dengan angka kematian yang masih sangat tinggi. Berdasarkan data di Puskesmas Tungoi bahwa terdapat 50 penderita diabetes melitus. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan dukungan keluarga dengan kapatuhan minum obat pada pasien diabetes mellitus di Wilayah Kerja Puskesmas Tungoi. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan desain studi cross-sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Wilayah kerja Puskesmas Tungoi. Populasi pada penelitian ini adalah semua pasien diabetes mellitus yang sering melakukan pemeriksaan di Wilayah Kerja Puskesmas Tungoi dan jumlah besar sampel sebanyak 50 pasien. Teknik pengumpulan sampel menggunakan total sampling dilakukan dengan memilih semua dari populsi penderita diabetes mellitus. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil: Penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien diabetes mellitus (ρ value= 0,002). Kesimpulan: Terdapat hubungan anatara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien diabetes mellitus di Puskesmas Tungoi. Saran diharapkan pihak Puskesmas Tungoi dapat meningkatkan promosi kesehatan dan konseling, serta pendidikan kesehatan khususnya mengenai dukungan keluarga serta kepatuhan minum obat bagi penderita penyakit diabetes mellitus.
Analisis Potensi Bahaya dengan Menggunakan Metode (JSA) pada Pekerja di Ruang Produksi Departemen Spining I PT Kabana Textile Industries Kab Pekalongan : Analysis of Potential Hazards Using the Method (JSA) for Workers in the Production Room of the Spining I Departmen PT Kabana Textile Industries, Pekalongan Jaya Maulana, Jaya Maulana; Ristiawati, Ristiawati; Dewi Nugraheni Restu Mastuti, Dewi Nugraheni Restu Mastuti; Bondan Tetuka wijatnaka; Hairil Akbar
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i4.3269

Abstract

Latar belakang: PT. Kabana Textile Industri terletak di Jalan Raya Spait km 10 Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah, merupakan perusahaan pemintalan yang berada di pekalongan yang dalam prosesnya mengedepankan manajemen mutu yang sesuai dengan standar ISO 9001. Produksi yang dihasilkan PT. Kabana Textile Industri adalah benang. Mulai dari polyster, rayon dan benang campuran tetiron. Kapasitas produksi benang per bulan PT. Kabana Textile Industries sebanyak 4.000 bale. Di unit spining 1 menggunakan alat-alat canggih yang dalam penggunaannya bisa menimbulkan potensi bahaya yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja seperti tangan tergores, tangan terjepit, tertimpa benda yang berat, tubuh tertubruk benda berat, terjatuh dari ketinggian, serta terpeleset yang dapat mengakibatkan risiko luka gores, luka memar, luka serius, patah tulang atau bahkan dapat menyebabkan kematian. Karena itu, diperlukan adanya analisis potensi bahaya dan risiko untuk meminimalisir kecelakaan kerja yaitu dengan metode Job Safety Analysis (JSA). Dalam metode ini, potensi bahaya dan risiko di nilai tingkat risikonya. Penilaian risiko terdiri dari low risk, medium risk, high risk, hingga extreme risk. Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan metode ini, terdapat beberapa langkah pekerjaan yang menimbulkan risiko yang extreme seperti lua serius yang dapat menyebabkan kematian serta patah tulang. Sehingga diperlukan tindakan pengendalian seperti memberikan pelatihan kepada pekerja sebelum pekerja emlakukan pekerjaannya agar pekerjaannya dapat berjalan dengan baik dan benar serta menggunakan alat pelindung diri (APD) secara lengkap.
Edukasi Peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Petani di Desa Solimandungan II Bolaang Mongondow Sarman, Sarman; Mokodompit, Hafsiah Khairun Nisa; Akbar, Hairil; Tutu, Christien Gloria
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1147

Abstract

Masih rendahnya penerapan PHBS serta tingginya risiko kesehatan yang dihadapi petani akibat aktivitas pertanian dan kondisi lingkungan kerja. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa edukasi peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada petani di Desa Solimandungan II, Kabupaten Bolaang Mongondow. Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan dengan pendekatan partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi, dan demonstrasi praktik PHBS yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan petani. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, pelaksanaan edukasi, evaluasi, dan tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, kesadaran, dan sikap positif petani terhadap pentingnya penerapan PHBS dalam kehidupan sehari-hari dan aktivitas kerja. Edukasi yang dilakukan secara partisipatif terbukti efektif dalam mendorong pemahaman dan keterlibatan aktif petani. Kesimpulannya, kegiatan edukasi PHBS dapat menjadi upaya promotif dan preventif yang efektif untuk meningkatkan derajat kesehatan serta mendukung perubahan perilaku hidup bersih dan sehat pada masyarakat petani di Desa Solimandungan II.
Edukasi PHBS Berbasis Pendekatan Epidemiologi Sosial pada Petani dan Nelayan di Desa Bolangat Akbar, Hairil; Farid, Ahmad; Rismayani, Besse; Sarman, Sarman; Damopolii, Riti Azzahra Putri; Muda, Alfarezi; Timbuleng, Stevania Pricilia; Paputungan, Dio Alief Saputra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1228

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan strategi penting dalam upaya promotif dan preventif untuk menurunkan risiko penyakit berbasis lingkungan dan pekerjaan, khususnya pada kelompok petani dan nelayan yang memiliki paparan risiko tinggi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran petani dan nelayan di Desa Bolangat Kecamatan Sang Tombolang melalui edukasi PHBS berbasis pendekatan epidemiologi sosial. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi partisipatif, dan tanya jawab dengan menekankan hubungan antara faktor individu, lingkungan kerja, dan determinan sosial sebagai faktor risiko kesehatan. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi dan pengukuran perubahan pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan PHBS, kesadaran risiko penyakit akibat kerja, kebiasaan cuci tangan pakai sabun, penggunaan alat pelindung diri, serta pengelolaan sanitasi rumah tangga. Pendekatan epidemiologi sosial terbukti efektif dalam membangun pemahaman komprehensif dan mendorong komitmen perubahan perilaku berbasis konteks sosial masyarakat. Kegiatan ini merekomendasikan perlunya pendampingan berkelanjutan serta kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat implementasi PHBS secara konsisten di lingkungan petani dan nelayan.
Edukasi Bahaya Merokok Dalam Memproteksi Diri Dari Risiko Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di SDN 1 Babo Rismayani, Besse; Akbar, Hairil; Potabuga, Rifqi Raji; S Djakaria, Nayu Fauza; S Malanti, Citra Adelia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1239

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan memberikan ruang diskusi yang aman bagi anak-anak untuk memahami hak mereka dalam menghirup udara bersih tanpa paparan asap dari orang dewasa di sekitar mereka. Melalui pendekatan ini, para siswa didorong untuk berani berkata "tidak" pada rokok dan menjadi agen perubahan kecil di lingkungan keluarga mereka sendiri dari risiko penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Di SDN 1 Babo. Kegiatan dilaksanakan melalui metode ceramah interaktif, demonstrasi, dan tanya jawab kuis edukatif yang melibatkan siswa dan guru. Materi mencakup pengertian ISPA, praktik etika batuk yang benar serta pentingnya mencuci tangan secara rutin untuk memutus rantai penularan kuman di lingkungan sekolah dan zat-zat berbahaya dalam rokok menggunakan alat peraga sederhana agar para siswa dapat memvisualisasikan kerusakan organ tubuh akibat paparan asap rokok. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kesadaran siswa di Desa Babo akan bahaya merokok serta siswa SD lebih waspada akan paparan asap rokok di sekitar mereka. Faktor pendukung keberhasilan kegiatan meliputi dukungan pihak sekolah, antusiasme siswa, serta kerja sama tim pelaksana dan guru. Kegiatan ini berhasil menumbuhkan kepedulian pada siswa serta menjadi langkah awal dalam memproteksi diri dari risiko penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Di SDN 1 Babo.
Peningkatan Kesadaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Lingkungan Sekolah Henny Kaseger; Hairil Akbar; Alfarezi Muda; Bimo Atinsa Mokodompit
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1264

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa SDN 1 Bolangat terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Kegiatan dilaksanakan pada 23 Februari 2026 dengan metode penyuluhan interaktif, diskusi, praktik mencuci tangan, dan penggunaan media edukasi berupa poster, leaflet, dan presentasi. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi siswa, respons terhadap materi, serta penerapan praktik PHBS di lingkungan sekolah. Hasil menunjukkan partisipasi siswa mencapai 90%, pemahaman materi 85%, penerapan praktik cuci tangan 80%, dan penerapan kebersihan lingkungan 75%, sedangkan respons terhadap media edukasi mencapai 95%. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan interaktif dan partisipatif efektif dalam meningkatkan pemahaman dan membentuk kebiasaan hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Upaya Menumbuhkan Kesadaran Masyarakat Tentang Sampah Rumah Tangga Melalui Pengadaan Tempat Sampah Percontohan di Desa Ayong Fachry Rumaf; Hairil Akbar; Besse Rismayani; Abimayu Abudzar Alghfari Raupu; Nadira Aulia Mokoagow; Andini Nur Aisyah Rasjid
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1267

Abstract

Pengelolaan sampah rumah tangga merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga kesehatan lingkungan dan mencegah pencemaran, terutama di wilayah pesisir. Desa Ayong masih menghadapi permasalahan dalam pengelolaan sampah akibat keterbatasan sarana dan prasarana, seperti tidak tersedianya tempat sampah umum maupun Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Kondisi tersebut menyebabkan sebagian masyarakat membuang sampah di pesisir pantai atau membakarnya di sekitar rumah. Kebiasaan ini berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan, merusak ekosistem pesisir, serta meningkatkan risiko gangguan kesehatan akibat polusi udara. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga melalui pengadaan tempat sampah percontohan di Desa Ayong. Metode pelaksanaan meliputi tahap perencanaan, persiapan, dan pelaksanaan yang dilakukan secara partisipatif bersama pemerintah desa dan masyarakat setempat. Tempat sampah percontohan dibangun di area Kantor Desa Ayong sebagai lokasi strategis yang mudah diakses oleh masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keberadaan tempat sampah percontohan dapat menjadi sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat serta mendorong perubahan perilaku dalam membuang dan mengelola sampah secara lebih tertib. Selain berfungsi sebagai fasilitas penampungan sampah, sarana ini juga menjadi contoh bagi masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat serta menjadi model yang dapat direplikasi di berbagai titik di Desa Ayong guna mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.
Co-Authors ', Darmawansyah A. Suyatni Musrah Abdul Malik Darmin Asri Abi Bakring Balyas Abi Rudi Abil Rudi Abimayu Abudzar Alghfari Raupu Abu Bakar Yakubbu Abbani Abubakar Yakubu Abbani ade rahmawati Ade Rahmawati Adelia Solecha Putri Adi Yeremia Mamahit Agnesia Clarissa Sera Agustang, Andi Agustin Agustin Agustin Agustin Agustin ahmad farid Alfarezi Muda Amanda Pratiwi Sugeha Amartani, Rizki Amboy, Anggun Suci Rahmadani Amir, Fitri Amir, Heriyana Amni, Ummayal Ana Satria Andi Asliana Sainal Andini Nur Aisyah Rasjid Andini Nur Aisyah Rasjid Anggi Mokoagow Anri, Anri Antonius Adolf Gebang Arda, Zul Adhayani Arfan Nur Arif Rahman Jabal Arini Ratnasari Arlin Adam, Arlin Asfar, Akbar Asmarani Harma Asmiati Asmiati Astuti, Widya Azizah Afdelisa Aryanto B, Hamzah Bahi, Rizky Resvita R. Bandu, Jumiati Besse Rismayani Besse Rismayani Bia, Sri Aldas Bimo Atinsa Mokodompit Bondan Tetuka wijatnaka Buston, Erni Chica Riska Ashari Christien Gloria Tutu Christien Gloria Tutu Christien Gloria Tutu Cut Siti Fatimah Dadu, Mohammad Fauzi Pratama Putra Dalia Novitasari Dalia Novitasari Damogayo, Fika Damopolii, Riti Azzahra Putri Darmawansyah Darmawansyah Darmiasih, Ni Nyoman Darmin Darmin Darmin Darmin, Darmin Da’aliuwa, Zivana Dewi Nugraheni Restu Mastuti Dewi Nugraheni RM Dewi Puspito Sari, Dewi Puspito Dewi Yani, Evi Dina Nabilah Dolot, Nurhalisa Dyah Suryani Dyah Suryani Echa Effendy Siswanto Amir Edwin, Vebby Amellia Eko Budi Santoso Eko Budi Santoso Eko Budi Santoso Eko Budi Santoso Eko Maulana Syaputra Erinda Keysha Mardiarini Evia Fardiana Fachry Rumaf Fachry Rumaf Faramita Mamonto Fauzan, Moh Rizki Fauzan, Moh Rizky Fibrianti Fibrianti Fidela Amadea Dyna Setyaji Fidela Amadea Dyna Setyaji Finni Fitria Tumiwa Fitri Rahayu Fitriani Fitriani Fitriani Franning Deisi Badu, Franning Deisi Gaib, Coco Giovani Galih Indra Permana Ganggai, Laisya Febri Alawiyah Gloria Tutu, Christien Glorya Rumerung Goma, Metsan Arie Dharma Gunadarma, I Wayan Bennardy Gustini Gustini Hafsia K.N Mokodompit Hamzah B Hamzah B Hamzah, Diza Fathamira Hanasia Hardi Hardi, Hardi Hariyanti, Yunida Harun, Amalia Hatta, Herman Helkim Sarino Laode Manika Henny Kaseger Henny Kaseger Henny Kaseger Henny Kaseger Heriyana Amir Heriyana Amir Herlina Magdalena Herlina Magdalena Hikma, Wa Ode Erty Hizriansyah Hizriansyah Hulukati, Fika Reva Agisty Husna Saleh I Kadek Wartana I Wayan Bennardy Gunadarma I Wayan Gede Suarjana I Wayan Supetran, I Wayan Imban, Putri Natasya Imbar, Andri W. J. Indradewa, Rhian Ivan Permana Putra Jaya Maulana Jefri Monoarfa Jefri Monoarfa Julius Habibi Juritno Harmi Gaib Kadullah, Laila Alghifaria Kamaruddin, Syamsu A. Kanahaya, Anindya Adelweis Kaonal, Enjelina Kaseger, Henny Kolopita, Reva Nurshifa Krisdayanti Goni Kumayas, Alfian Sterman Kuna, Moh. Rasyid La Ode Reskiaddin Labibah Fara Anindya Langingi, Ake Royke Calvin Lantong, Sasta Lasabuda, Ainul Djulfa Lea Masan Lestari, Mariati Indah Limo, Ramadhanya Linda Suwarni M. Yusuf Ilham Kurniawan Made Agus Nurjana Maemunah Maemunah Magfira, Aliza Makalalag, Celsia Olivia Mamonto, Alya A Mamonto, Carli Mamonto, Faramita Mamonto, Fisca Adelya Mamonto, Nadia Maretalinia Maretalinia Maretalinia Maretalinia Maretalinia Maretalinia Maretalinia, Maretalinia Maria Kanan Marice Marice Masni Masni Masni Matius Paundanan Matius Paundanan, Matius Matulu, Perwistin Maulana Syaputra, Eko Mauliadi Ramli Maulida, Anisah Maxie Moleong Mewengkang, Inggrit Mifta Putri Salsabila Pontoan Miranda, Tenike Gita Moh. Rivaldi Mappa Mokoagow, Anggi Mokoagow, Angi Mokoagow, Firman Arbi Mutu Mokodompit, Diva Mokodompit, Hafsiah Khairun Nisa Mokodompit, Julia Ananta Mokodompit, Putra Mokodompit, Putra Jufriyandi Mokodompit, Vidia Azzahra Mokodongan, Aliftha Nadzriya Mokodongan, Meylani Mokodongan, Meylanni Mokoginta, Imran Mokoginta, Jasira Silvia Mosii, Taufik Mua, Estelle Lilian Muda, Alfarezi Muhaling, Fachrel Achmad Muhammad Asriadi Muhammad Asriadi Muhammad Ichsan Hadiansyah Muhammad Riza Darmawan Muhammad Syaikhon Yahya Muhammad, Riski Mutmainnah Latief Muzayyana, Muzayyana Nadira Aulia Mokoagow Nadira Aulia Mokoagow Nathasya Rizkyana Riyadi Natsir, Ramdhani M Nelson Alexander Ngandu, Nayla Ni Wayan Dimkatni Niluh Desy Purnamasari Ningsih, Suci Rahayu Novalista Ananda Putri Novega Novega Novin Yetiani Novitasari, Dalia Nur Halisa Dolot Nur Lu’lu Fitriyani Nuraeni, Tating Nurhamidin, Syarafina Wardani Nurmala Datuela Nuryani Nuryani Oruh, Shermina Paguna, Fuji Ingraini Palilingan, Richard Andreas Pangeran, Paryany Paputungan, Dio Alief Saputra Paputungan, Nadilla Paputungan, Siti Arifqa Potabuga, Rifqi Raji Pusvitasari, Inda Putra Jufriandi Mokodompit Putra Jufriyandi Mokodompit Putri Isauraamabel Tangahu Putro Ayang Tursina Ra'bung, Alfrida Semuel Rahmiati Rahmiati Ramena, Tiara Fitra Putri Ratu Annisa Dyah Bestari Rifqi Raji Potabuga Rikwan Riski Muhammad Ristiawati Riswan Riswan Riswan Rolef Rumondor Rusdianto Rusdianto, Rusdianto S Djakaria, Nayu Fauza S Malanti, Citra Adelia Safitri, Retno Ayu Saleh, Husna Sandalayuk, Marselia Sari, Niluh Desy Purnama Sarman Sarman Sarman Serly ku’e Shahira, Syafina Nailah Sibua, Siska N. Sitti Fajrah Sitti Nurul Hikma Saleh Sitti Rahma Soleman Sri Bunga Mawarni Paputungan Strahmawati Hamzah Suci Rahayu Ningsih Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Sukmana , Dared Gesang Sukri, Almas Sunarti Sunarti Sunarti Sunarti Supriatin Supriatin, Supriatin Sutriyawan, Agung Suyitno Suyitno Suyitno suyitno Suyitno Suyitno Syam, Burhanuddin Syamsu A. Kamaruddin T.M. Rafsanjani Talamati, Bambang Herianto Tanib, Nurul Amel Tantri Wulandari Mokoginta Teguh Irawan Timbuleng, Stevania Pricilia Toemon, Agnes Immanuela Toli, Asi Cia Tiara Turang, Rivaldo Tutu, Christien Gloria Wa Ode Indang Waru, Hamsia L. Wawan Darmawan WD. Yuni M Usa Widodo, Fauzia Maulidta Nurul Aini widya astuti Windi Astuti Windi Astuti Wisnu Nugroho , Chandra Wulandari Yasin, Tazkia Aulia Yeni Yeni Yosef Pandai Lolan Yulis Indriyani Yunida Hariyanti Yusril Sindring