p-Index From 2021 - 2026
28.526
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) JURNAL PENELITIAN ILMU PENDIDIKAN Jurnal Manajemen Pendidikan: Jurnal Ilmiah Administrasi, Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan Jurnal Nalar Pendidikan Journal of Education and Learning (EduLearn) Edukasi Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Intiqad: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam Equilibrium: Jurnal Pendidikan JPsd ( Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar ) Manajemen Pendidikan Jurnal Manajemen & Supervisi Pendidikan JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH Jurnal Manajemen Pendidikan Tadbir : Jurnal Studi Manajemen Pendidikan Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Visipena Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Journal EVALUASI Perspektif Ilmu Pendidikan JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Pelita PAUD Jurnal Basicedu International Journal of Community Service Learning AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Surya Abdimas Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Literasi : Jurnal Ilmu Pendidikan Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Jurnal Fundadikdas (Fundamental Pendidikan Dasar) Academy of Education Journal Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Konseling Syntax Idea Journal of Vocational Education Studies (JOVES) JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) EARR Randwick International of Social Science Journal Jurnal Syntax Transformation jurnal syntax admiration Edulab : Majalah Ilmiah Laboratorium Pendidikan Journal of Educational Experts (JEE) Jounal of Education and Teaching (JET) Jurnal Ilmu Manajemen Sosial Humaniora (JIMSH) International Journal of Educational Management and Innovation (IJEMI) Jurnal Cahaya Mandalika Sistema: Jurnal Pendidikan Eksponen Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Manajemen Pendidikan Dasar, Menengah dan Tinggi [JMP-DMT] Journal of English Language and Education International Journal of Social Service and Research ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik JUSTIN (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi) Jurnal Impresi Indonesia Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) International journal of education and learning INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Jurnal Cakrawala Pendas PREVENIRE: Journal of Multidisciplinary Science Jurnal Basicedu JURNAL INOVASI DAN MANAJEMEN PENDIDIKAN Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi) Journal of Novel Engineering Science and Technology Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial JGK (Jurnal Guru Kita) Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Keislaman Journal of Educational Management and Strategy Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Educational Management Research Indonesian Journal of Educational Science and Technology (Nurture) Global Education Journal Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Ilmu Manajemen Sosial Humaniora (JIMSH) Contemporary Journal of Applied Sciences (CJAS) Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Journal of Social and Scientific Education Jurnal Elementaria Edukasia Manajemen Pendidikan Jurnal Pelita PAUD Journal of Indonesian Progressive Education Edumaspul: Jurnal Pendidikan Nidhomul Haq : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Journal of Vocational, Informatics and Computer Education Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Claim Missing Document
Check
Articles

Pemanfaatan Sistem Informasi Manajeman di Pondok Pesantren Modern Darmawan, Ilyas; Hidayati, Dian
Jurnal Ilmu Manajemen Sosial Humaniora (JIMSH) Vol. 5 No. 1 (2023): Februari, Jurnal Ilmu Manajemen Sosial Humaniora (JIMSH)
Publisher : LP3M, Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the present time, the development of the education world demands a more multidynamic approach. This means that education requires comprehensive and holistic development. Over time, the development of culture and civilization in the world has brought about changes in all aspects, including social structure, culture, and the education system in Islamic boarding schools (pesantren). Therefore, in the development of education in pesantren, technological management is needed to align with the current era. This research aims to explore the activities of the information system in a pesantren. Data was obtained through interviews, website documentation, and literature review. The data analysis technique adopted the theory of Miles & Huberman (data reduction, data display, data verification, and conclusion drawing). The results of the research are as follows: 1) The implementation of media team activities as an information system platform; 2) The pesantren information system is based on a website and application. This application consists of teacher attendance and teaching notes. The website and social media used by the pesantren include the pesantren portal website, YouTube, Twitter, Facebook, and Instagram as promotional media to the public. The conclusion of this research is that the implementation of the activities runs well.
Pemanfaatan Smart Library (E-Perpus) bagi sekolah di Kota Bandung Indrayani Indrayani; Dian Hidayati
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 14 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2023.14(2).57-66

Abstract

Indonesia sampai dengan 2022 masih mengkhawatirkan dalam hal minat membaca masyarakatnya. Buku belum ditempatkan sebagai benda penting dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu faktor penyebab rendahnya minat membaca ialah minimnya ketersediaan media yang menarik. Di era digital ini, dibutuhkan media membaca yang juga digitalize. Sebagai alternatif solusinya, di sejumlah sekolah Kota Bandung tersedia aplikasi perpustakaan digital atau perpustakaan elektronik, salah satunya Smart Library. Penelitian ini berusaha mengungkap pemanfaatan aplikasi tersebut di sekolah Kota Bandung, terutama untuk meningkatkan minat baca guru-gurunya. Dengan mengetahui strategi pemanfaatan aplikasi tersebut, sekolah-sekolah lain bisa menjadikannya sebagai model aplikasi alternatif perpustakaan digital. Metode  yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif.  Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan minat baca guru di sekolah Kota Bandung yang menggunakan Smart Library. Peningkatan ini dipicu juga oleh pengadaan program literasi sekolah yang memanfaatkan manajemen sistem informasi yang sudah ada pada admin Smart Library. Sejumlah guru yang masih sungkan untuk menggunakan Smart Library terkendala oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internalnya ialah rendahnya kepiawaian guru-guru yang berusia sepuh untuk membaca melalui media gawai. Faktor eksternalnya, mereka merasa tersibukkan oleh aktivitas administrasi kelas sehingga luput untuk membaca. Adanya media membaca tidak serta merta bisa meningkatkan minat membaca tanpa program literasi sekolah yang menarik dan motivasi yang kuat serta pengawasan yang ketat dari manajemen sekolah.
Kepemimpinan Instruksional Kepala Sekolah Dalam Membangun Budaya Sekolah Adiwiyata Pada Sekolah Baru Aris Broto; Muhammad Zuhaery; Dian Hidayati
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i3.1388

Abstract

This study employed a qualitative approach using a case study design at SMP Negeri 28 Balikpapan. The participants consisted of three informants, including one principal and two teachers, who were selected through purposive sampling based on their involvement in the implementation of the Adiwiyata School program. Data were collected through in-depth interviews and observations and analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña. The findings identified three major dimensions of instructional leadership in fostering an Adiwiyata School culture: the management of environment-based learning programs, the development of a supportive school climate, and the transformation of school culture through the strengthening of vision, role modeling, habituation, and active participation of all school members. These three dimensions functioned in an integrated manner to internalize environmental values and develop them into a sustainable school culture. The study demonstrates that, within the context of a newly established school, instructional leadership not only enhances the quality of teaching and learning but also serves as an integrative mechanism that aligns the school's vision, instructional management, and school climate to cultivate a sustainable Adiwiyata School culture.
Strategi Manajemen Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Deep Learning pada Siswa Kelas 1 SD Nomas Indah Larasati; Dian Hidayati; Muhammad Zuhaery
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 No 2 Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Mathematics learning in early elementary school requires strategies that build students' in-depth conceptual understanding through process stages, not just outcomes, in accordance with their cognitive developmental stages. This study aims to describe mathematics learning management strategies using a deep learning approach for first-grade students at Muhammadiyah Elementary School, Komplek Kolombo.The study used a qualitative, descriptive approach. Data were obtained through interviews, observations, and documentation involving the principal, vice principal for curriculum, and first-grade teachers. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman interactive model, which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing, with the assistance of the ATLAS.ti 9 application. The results of the study indicate that the deep learning-based mathematics learning management strategy is implemented through integrated planning, organizing, implementing, and monitoring stages. In the planning stage, teachers analyze student characteristics, the curriculum, and learning needs to design meaningful learning. The organizing stage includes classroom management, scheduling, and the fair and flexible use of resources and teaching aids. The learning implementation applies differentiation practices, mentoring supervision, and reflective learning communication. The monitoring stage is carried out through in-depth cognitive assessment, problem-solving evaluation, and standardization and reporting that emphasize thinking processes and conceptual understanding. It is concluded that the implementation of the deep learning-based mathematics learning management strategy can encourage student-centered learning, strengthen conceptual understanding, and develop critical thinking and problem-solving skills from the early grades of elementary school. Keywords: learning management, mathematics, deep learning, elementary school, qualitative research. Abstrak: Pembelajaran matematika di kelas awal sekolah dasar menuntut strategi yang mampu membangun pemahaman konsep siswa secara mendalam melalui tahapan proses tidak hanya hasil, sesuai dengan tahap perkembangan kognitifnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi manajemen pembelajaran matematika dengan pendekatan deep learning pada siswa kelas 1 di SD Muhammadiyah Komplek Kolombo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan guru kelas 1. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, dengan bantuan aplikasi ATLAS.ti 9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi manajemen pembelajaran matematika berbasis deep learning dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan yang saling terintegrasi. Pada tahap perencanaan, guru melakukan analisis karakteristik siswa, kurikulum, serta kebutuhan belajar untuk merancang pembelajaran bermakna. Tahap pengorganisasian mencakup pengelolaan kelas, penjadwalan, serta pemanfaatan sumber daya dan alat peraga secara adil dan fleksibel. Pelaksanaan pembelajaran menerapkan praktik diferensiasi, supervisi pendampingan, serta komunikasi belajar yang reflektif. Tahap pengawasan dilakukan melalui penilaian kognitif mendalam, evaluasi problem solving, serta standardisasi dan pelaporan yang menekankan proses berpikir dan pemahaman konsep. Disimpulkan bahwa penerapan strategi manajemen pembelajaran matematika berbasis deep learning mampu mendorong pembelajaran yang berpusat pada siswa, memperkuat pemahaman konseptual, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah sejak kelas awal sekolah dasar. Kata kunci: manajemen pembelajaran, matematika, deep learning, sekolah dasar, penelitian kualitatif.
Implementasi Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di SDN 01 Kendawangan Riyadhul Jannah; Dian Hidayati; Muhammad Zuhaery
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 7 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i7.15541

Abstract

This study aimed to analyze the implementation of Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) in enhancing learning quality at SDN 01 Kendawangan as a contribution to achieving Sustainable Development Goal 4 (SDG 4: Quality Education). A qualitative case study approach was employed involving one principal and three classroom teachers representing lower and upper grades. Data were collected through classroom observations, semi-structured interviews, and document analysis. Data were analyzed using the interactive model of Miles and Huberman, including data reduction, data display, and conclusion drawing and verification. The findings revealed that teachers integrated technological, pedagogical, and content knowledge into lesson planning, classroom instruction, and assessment by utilizing digital learning media, interactive presentations, and online educational resources. This implementation enhanced students' participation in classroom activities, facilitated their understanding of abstract concepts through visual and interactive learning materials, and encouraged more active learning interactions. However, challenges remained, including limited technological infrastructure, uneven digital competencies among teachers, and unstable internet connectivity. Continuous professional development and institutional support are therefore essential to strengthen teachers' TPACK competencies. In conclusion, the implementation of TPACK contributes to improving learning quality and supports the achievement of SDG 4 by promoting inclusive, technology-integrated, and student-centered learning practices in primary education.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL DALAM MENDUKUNG BUDAYA PEMBELAJARAN MENDALAM DI SEKOLAH DASAR Anisa Surya; Dian Hidayati; Vera Yuli Erviana
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i3.12908

Abstract

ABSTRACT Educational transformation in the digital era requires schools not only to utilize technology as a medium for instruction but also to cultivate a culture of deep learning that encourages students to think critically, collaborate, reflect, and learn independently. This study aims to describe the implementation of digital-based learning in support of a deep learning culture at SD Negeri 009 Balikpapan Barat. A qualitative approach with a case study design was employed. Research informants included one principal, four classroom teachers, and four students, all selected purposively. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, then analyzed using the interactive model proposed by Miles, Huberman, and Saldaña, involving data condensation, data display, and conclusion drawing. The results indicate that the implementation of digital-based learning proceeded through three stages: planning, implementation, and evaluation. During the planning stage, the school prepared instructional materials, digital infrastructure, teacher competency development, and learning monitoring systems. In the implementation stage, the four teachers utilized various digital platforms—such as Digital Interactive Panels, Google Workspace, Canva, YouTube, Google Classroom, Quizizz, Kahoot, Gimkit, and Google Sites—to facilitate student-centered learning. Instructional practices incorporated inquiry, collaboration, discussion, presentations, problem-solving, and reflection, all of which fostered meaningful learning. During the evaluation stage, teachers engaged in instructional reflection and identified learning difficulties to inform future improvements. However, in some activities, technology was predominantly used for content delivery and quiz-based assessments, meaning that practices regarding reflection and metacognition were not yet consistently implemented. The study concludes that while digital-based learning has supported the development of a deep learning culture, there is still a need to strengthen teachers' digital pedagogical competencies so that technology can be optimally utilized to foster reflective, collaborative, and student-centered learning. ABSTRAK Transformasi pendidikan di era digital menuntut sekolah tidak hanya memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran, tetapi juga membangun budaya pembelajaran mendalam yang mendorong peserta didik berpikir kritis, berkolaborasi, melakukan refleksi, dan belajar secara mandiri. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pembelajaran berbasis digital dalam mendukung budaya pembelajaran mendalam di SD Negeri 009 Balikpapan Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan penelitian terdiri atas satu kepala sekolah, empat guru kelas, dan empat peserta didik yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran berbasis digital dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu perencanaan, penerapan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, sekolah menyiapkan perangkat guru, sarana digital, peningkatan kompetensi guru, dan monitoring pembelajaran. Pada tahap penerapan, keempat guru memanfaatkan berbagai platform digital, seperti Panel Interaktif Digital, Google Workspace, Canva, YouTube, Google Classroom, Quizizz, Kahoot, Gimkit, dan Google Sites untuk mendukung pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Praktik pembelajaran menunjukkan adanya aktivitas inquiry, kolaborasi, diskusi, presentasi, pemecahan masalah, dan refleksi yang mendukung pembelajaran bermakna. Pada tahap evaluasi, guru melakukan refleksi pembelajaran dan mengidentifikasi kesulitan belajar sebagai dasar perbaikan pembelajaran. Meskipun demikian, pada beberapa kegiatan teknologi masih lebih dominan digunakan sebagai media penyampaian materi dan evaluasi berbentuk kuis sehingga praktik refleksi dan metakognisi belum terlaksana secara konsisten. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran berbasis digital telah mendukung terbentuknya budaya pembelajaran mendalam, namun masih diperlukan penguatan kompetensi pedagogik digital guru agar teknologi dimanfaatkan secara optimal untuk membangun pembelajaran yang reflektif, kolaboratif, dan berpusat pada peserta didik.
Principal's Supervision Management to Enhance Teacher Pedagogical Competence: A Case Study at SMK Muhammadiyah 1 Moyudan: Manajemen Supervisi Kepala Sekolah untuk Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru: Studi Kasus di SMK Muhammadiyah 1 Moyudan Muflihun Ramadhan; Enung Hasanah; Dian Hidayati
Edulab : Majalah Ilmiah Laboratorium Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2025)
Publisher : Laboratorium Pendidikan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Colaboration with Persatuan Pranata Laboratorium Pendidikan Indonesia Tingkat Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/edulab.2025.101.09

Abstract

Purpose – This study aims to conduct an in-depth analysis of the principal's supervision management in enhancing the pedagogical competence of teachers at Sekolah Menengah Kejuruan (vocational high school) or SMK Muhammadiyah 1 Moyudan, focusing on four main stages: planning, organizing, implementation, and monitoring of supervision. Design/methods/approach – This study employed a qualitative approach with a case study design. The research was conducted from February to April 2025, with data collected through in-depth interviews with three informants: the principal, the vice-principal for curriculum affairs, and a teacher, as well as through documentation related to school supervision. Data validity was ensured through source triangulation, while analysis was performed using the Miles & Huberman model, which includes the stages of data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing. Findings – The supervision management at SMK Muhammadiyah 1 Moyudan is conducted systematically through: (1) planning that emphasizes targets for pedagogical competence development, (2) fair and transparent organization among the supervision team, (3) communicative implementation supported by digital technology, such as WhatsApp for coaching and discussions, and (4) adaptive monitoring through routine evaluations and needs-based follow-ups for teachers. Supervision serves not only as a control mechanism but also as an effective tool for professional development that fosters improvements in teaching quality. Research implications/limitations – These findings can be adopted by other vocational high schools to strengthen teacher pedagogical competence by enhancing two-way communication, utilizing digital technology, and providing continuous coaching. This study is limited to a single school with a small number of informants; therefore, the generalization of its findings should be approached with caution. Originality/value – This research offers an empirical framework for the implementation of principal supervision in a vocational high school setting by integrating digital media into the teacher coaching process. This approach enriches the literature on educational supervision in Indonesia, particularly within the context of vocational education, which demands rapid adaptation to technological advancements and industry needs. Abstrak Tujuan – Penelitian ini bertujuan mengkaji secara mendalam manajemen supervisi kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru di SMK Muhammadiyah 1 Moyudan, dengan fokus pada empat tahap utama: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan supervisi. Desain/metode/pendekatan – Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Penelitian dilaksanakan pada Februari–April 2025, dengan data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap tiga narasumber: kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan seorang guru, serta dokumentasi terkait supervisi sekolah. Validitas data dijaga melalui triangulasi sumber, sedangkan analisis dilakukan dengan model Miles & Huberman yang mencakup tahap pengumpulan, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan – Manajemen supervisi di SMK Muhammadiyah 1 Moyudan berjalan sistematis melalui: (1) perencanaan yang menitikberatkan pada target pengembangan kompetensi pedagogik, (2) pengorganisasian yang adil dan transparan di antara tim supervisi, (3) pelaksanaan yang komunikatif dengan dukungan teknologi digital seperti WhatsApp untuk coaching dan diskusi, serta (4) pengawasan adaptif melalui evaluasi rutin dan tindak lanjut berbasis kebutuhan guru. Supervisi tidak hanya menjadi alat kontrol, tetapi juga sarana pembinaan profesional yang efektif dalam mendorong peningkatan kualitas pengajaran. Implikasi/batasan penelitian – Temuan ini dapat diadopsi oleh sekolah menengah kejuruan lain untuk memperkuat kompetensi pedagogik guru melalui penguatan komunikasi dua arah, pemanfaatan teknologi digital, dan pembinaan berkelanjutan. Penelitian ini terbatas pada satu sekolah dengan jumlah informan yang sedikit, sehingga generalisasi temuan perlu dilakukan dengan hati-hati. Keaslian/nilai – Penelitian ini menawarkan kerangka empiris implementasi supervisi kepala sekolah pada lingkungan SMK dengan mengintegrasikan media digital dalam proses pembinaan guru. Pendekatan ini memperkaya kajian supervisi pendidikan di Indonesia, khususnya pada konteks pendidikan vokasi yang menuntut adaptasi cepat terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.
Integrating Life Skills into the Curriculum to Enhance Student Well-Being at SMP Alam Balikpapan Winarni Winarni; Dian Hidayati; Muhammad Zuhaery
Journal of Indonesian Progressive Education Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : Early Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63617/jipe.v3i2.235

Abstract

Student well-being has recently received serious attention from the government, as reflected in the policy of providing free nutritious meals. This study aims to examine the extent to which life skills embedded in the curriculum contribute to improving student wellbeing. The research employed a qualitative case study approach involving one principal, one teacher, and two eighth-grade students as participants. Data were collected through observation, interviews, and document analysis, while data validity was ensured through triangulation of data sources and research techniques. The findings indicate that the principal of SMP Alam Balikpapan plays a crucial role not only as an administrative manager but also as a visionary leader who directs school policies and culture toward strengthening life skills and student wellbeing. The principal actively integrates life skills into the curriculum, promotes experiential learning, and creates a safe learning environment that supports students’ social and emotional development. This role is reinforced through collaboration with teachers and support for instructional innovation. The implementation of contextual learning through outdoor activities and real-world projects has been shown to enhance students’ independence, responsibility, leadership, cooperation, and self-regulation, leading to increased self-confidence, resilience, and positive social relationships as key components of student wellbeing.
Collaborative School Leadership Practices in Educational Partnerships to Support Deep Learning Implementation at SMAN 1 Muara Jawa Hermin Susanti; Puguh Wahyu Prasetyo; Dian Hidayati
Vokatek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 4: Issue 2 (Agustus 2026)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatek.v4i2.1561

Abstract

Deep learning has become an important approach in educational transformation by promoting more reflective, collaborative, and contextual learning. Its implementation requires collaborative school leadership practices in educational partnerships to support meaningful learning. This study aims to analyse the principal's collaborative leadership practices in educational partnerships to support deep learning implementation at SMAN 1 Muara Jawa. This study employed a qualitative descriptive approach. The participants consisted of the principal, two vice principals, and two teachers selected through purposive sampling. Data were collected through semi-structured interviews, observation, and document analysis and analysed using the interactive analysis model of Miles, Huberman, and Saldaña. The findings indicate that the principal's collaborative leadership practices were reflected in human resource development, academic supervision, internal and external collaboration, and the participatory formulation of the school's vision and strategic direction. According to the participants' perspectives, these practices were perceived to support the implementation of deep learning through professional collaboration, stakeholder engagement, and providing opportunities for more reflective, collaborative, and contextual learning. These findings provide a contextual empirical illustration of collaborative school leadership practices in educational partnerships as they were perceived to support the implementation of deep learning within the context of SMAN 1 Muara Jawa.
Integrating POSDCORB Management and the PERMA Model for Student Well-Being in Inclusive Elementary Schools Maulida Kafilaturrohmah; Muhammad Zuhaery; Dian Hidayati
Vokatek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 4: Issue 2 (Agustus 2026)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatek.v4i2.1588

Abstract

The post-pandemic transition has widened the basic literacy gap among early grade students, often triggering academic anxiety and disrupting their psychological well-being. This study analyzes how an inclusive elementary school implemented a scaffolding program to improve student well-being through systematic institutional management. Using a qualitative case study design, the research was conducted at Muhammadiyah Condongcatur Elementary School, Yogyakarta. Data were collected through semi-structured interviews with four key informants: the Deputy Head of Human Resources, the Deputy Head of Curriculum, a first-grade teacher, and a guidance counselor. Data analysis was conducted using thematic coding through ATLAS.ti 9 software. Findings indicate that integrated school governance, characterized by selective staffing, humanistic guidance with gradual reductions in support, and cross-staff coordination, provides a framework that supports targeted pedagogical interventions. Rather than claiming a direct causal relationship, the data suggest that this managerial synergy contextually enables students to achieve incremental “small wins” in reading and writing, thereby fostering a classroom environment attuned to positive emotions, engagement, and achievement. In conclusion, aligning administrative management with adaptive learning support in the classroom is crucial to building a sustainable mental health ecosystem for early grade students facing literacy barriers.
Co-Authors Abdilah BM, Alan Sayid Abdul Hafiz Aburrohman, Muhamad Afif Achadi Budi Santosa Achadi Budi Santosa Achmad Firmansyah Syaputra Adam, Handika Sopian Adhimasta Agung Nugraha Adi Syaputra Afif Abdurrohman, Muhammad Afrikasari, Fitri Afriliandhi, Cucu Agung Wijayanto Ahmad Ridwan Ahmad Saipudin Rauf akhmad hanama Akhmad Hanama Akhmad Luqman Hakim Alan Sayid Abdilah BM Alifia Habibah Amalia Oktaviyani Fikamulyana Amalia Resti Pamuji Ambo, Nurhayati Amelia Kurnia Amirotun Munawaroh Andi Arif Rifa’i Anisa Surya Anisa, Dewvy Nur Anisatul Maesaroh Anjar Sidi Melawati Anjar Sidi Melawati Anjarsidi Melawati Annas Nur Istiqomah Arga Pradana Ari Rahmadani Arian Rizqon Mubarok Arief Kurniawan Arif, Syaeful Aris Broto Arvenda Prihanarko Asrina M Saman Asroviyatun Asroviyatun Astriani, Yuni Resti Astry Fajria, Astry Astutri Puji Rahayu Ave Suakanila Fauzisar Ave Suakanila Fauzisar, Ave Suakanila Ayomi, Bekti Nur Badrul Tamam Bahman Bahman Bambang Sudarsono Bambang Sudarsono Bambang Supriyanto Bela, Dinda Velita Beny Setyawan Budi Santosa, Achadi Candra, Randa Chervony Chervony Cholivah, Wahyu Cindy Fadzilla Cucu Afriliandhi Cucu Afriliandhi Cucu Afriliandhi Dadan Hamdani Damayanti, Deasy Lisa Dani Setiawan Darmawan, Ilyas Datuk Muhammad Nasaruddin Datuk Muhammad Nasaruddin Deasy Lisa Damayanti Desi Ratnasari Destiani, Ilma Diah Pratiwi Dian Rachmawati Dimas Hendra Kusuma DINAR PRATAMA Dinda Velita Bela Diniah, Hayyun Dwi Puji Rahayu Edo Agustian Edy Siswanto Endah Irawati Enung Hasanah Enung Hasanah Enung Hasanah Enung Hasanah Enung Hasanah Erlina Istiningsih Erlita Ayu Nofridasari Ermi Wahyuni Erna Puspitasari Erna Puspitasari Esti Setyaningsih Fadhila, Priska Fadlan Syakir, Muhammad Fadli Hasan Fatimah, Ismi Fillah Babul Fathatul Jannah Fitri Afrika Sari Fitri Afrikasari Fristianingsih Hamdan, Mohammad Hanama, Akhmad Hanasah, Enung Handika Yuda Saputra Handika Yuda Saputra Hani Irawati Hanifah, Ima Heni Hasanah, Enung Hasrianti Hasrianti Hendro Widodo Hendro Widodo Herlin Herlin Herlin Herlin Herlina Febriyani Hermin Susanti Hidayat, Amirul Hilhamsyah, Hilhamsyah Ibnu Asakir Ibrohim, Maulana Malik Ida Farida Iis Asiska Ika Maryani Ika Maryani Ilyas Darmawan Imama, Mohammad Luthfi Indrayani Indrayani INDRAYANI INDRAYANI Indrayani, Indrayani Inna Robbani Muthmainnatun Is Susanto Istiqomah Istiqomah Istiqomah Istiqomah Istiqomah Istiqomah istiqomah istiqomah Jannah, Fillah Babul Fathatul Jerusalem, Mohammad Afif Jesika, Jesika Juharni, Indra Julita Lindriany Julita Lindriany Juniar, Reza Mahendra Kamar TN, Syamsul Kasto Kasto, Kasto Kistoro, Hanif Cahyo Adi Krisna Erwintha Putra Krisna Erwintha Putra Kurnia, Yudhi Kurniawati, Nita Kuswulandari, Kuswulandari Kusyudiyanto, Nugroho Li Jin Linda Patmasari Luthfi Imama, Mohammad M. Luthfi Mandasari, Okki Margana, Juli Susila Masa, Karolina Sriwahyu Ningsi Maulida Kafilaturrohmah Maysaroh, Anisatul Melawati, Anjarsidi Michelia Ningrum Mita Septiana Mita Septiana Mochamad Mansur, Yoma Mochammad Imron Awalludin Mohammad Afif Jerusalem Mohammad Hamdan Mubarok, Arian Rizqon Muflihun Ramadhan Muhammad Agus Muljanto Muhammad Dahlan Muhammad Hidayat Muhammad Iqbal Fasa Muhammad Luthfi Imama Muhammad Mulia Al-Amien Muhammad Yusuf Muhammad Zuhaery Muhammad Zuhaery Muhammad Zuhaery Mulyanti Mulyanti Mursyidah Mursyidah Muthmainnatun, Inna Robbani Nafia, Zidnii Ilma Nama Nama Nama, Nama Naning Hidayati Naning Hidayati Narsi, Narsi Ndari, Wulan Nendra jaya Saputra Nomas Indah Larasati Noor Wachidatur Rochmah, Shofia Nor Maya Nor Maya Nugroho, Eko Priyo Agus Nur Apriyanto Nurhikmah Nurhikmah Nurhikmah Nurilahi, Anis Okki Mandasari Padlan Padlan Padlan, Padlan Pangesti, Sriningsih Wahyu Patajangan, Randi Patmasari, Linda Pradana, Arga Pratiwi, Sella Dwi Priska Fadhila priyanta Priyanta Priyanta, Priyanta Puguh Wahyu Prasetyo, Puguh Pujiati Suyata Pujiati Suyata Purnawan Purnawan Puspita Sari, Intan Putri Utami Putri, Tammara Anwari Rafiq, Abdul Rahaded, Umar Rahayu, Astutri Puji Rahmanisa Juita Usmar Rahmawati, Ami Ramadhan, Andriawan Fajar Randa Candra Rasyidah Hamid Reza Mahendra Juniar Ridwan Alif Adi Nugraha Ridwan Alif Adi Nugraha Nugraha Riema Afriani Kusumadewi Riema Afriani Kusumadewi Rima Suryadi Rina Ristiyati Ristiyati Riyadhul Jannah Rizqon Mubarok, Arian Rochmah, Shofia Noor Wachidatur Rohmah, Iffatur Romanto Romanto Rosyidin, Imam Ru'iya, Sutipyo S. Sukirman Sa'id, Sukron Sahrul Akbar Salsabila, Ti'Laili Saman, Asrina M Santoso, Achadi Budi Sardi, Chervony Septiana Septiana SEPTIANA SEPTIANA Shofia Noor Wachidatur Rochmah Shofia Noor Wachidatur Rochmah Silawati Silawati Sindy Sataroh Siswanto, Edy Siti Aisyah Siti Partini Suardiman Siti Zulaiha Sri Khanifah, Sri Sri Listiyoningsih Sri Ratnawati Sri Retnowati Sri Tutur Martaningsih Sri Tutur Martaningsih Sri Tutur Martiningsih Sri Wahyuni Nur Hidayah Sri Wahyuni Nur Hidayah ST Martaningsih Suadirman, Siti Partini Suheri Suheri Sukirman Sukirman Sukirman Sukirman Sukirman Sukma, Odi Sukmayadi, Trisna Sulistyo, Luluk Bambang Sunarti, Tri Suryo Utomo , Raden Adji Susamta Susamta Susilowati Susilowati Susilowati Susilowati Suyata Suyata SUYATNO Suyatno Suyatno Suyatno Suyatno Suyatno Suyatno Suyono Suyono Suzetasari, Melisa Vania Syaeful Arif Syahadah, Tinta Merry Syaifullah K Boli Syaputra, Adi Syarqowi, Muhammad Tarmidi Tarmidi* Tarmidi*, Tarmidi Tarmidzi, Inayah Taufiqurrohman Taufiqurrohman Teng, Yan Thoriq, Alfan Tri Anjar Tri Indri Yanti Triarini, Dita Tutik Lestari Tutik Lestari Ulya, Lulu Khanifatul Umar Rahaded Usmar, Rahmannisa Juita Usmar, Rahmannisa Juwita Vera Yuli Erviana Vinca Desti Mardiana Vinca Desti Mardiana Vira Nurohma Yalanyta Vita Ayu Wulandari Wagiyanto, Rosyid Wahyu Prihatiningsih Wahyu Prihatiningsih Wahyunto, Muh Wantini Wantini Widodo Widodo Widodo Widodo Winarni Winarni Wityastuti, Eva Zulvi Wiyana, Adi Wulan Ndari Yahya Ilma WS Yanto Yanto Yuda Saputra, Handika Yunhang, Lai Yuni Tri Widya Ningrum Yuni Winarti Yunita Nur Rahmawati Yusron Masduki, Yusron Zaki Dhamayanti1, Miki Zakiyah, Retno Himma Zuhaery, Mohammad Zuhaery, Muhammad Zusuf Hani Saputro Zusuf Hani Saputro