p-Index From 2021 - 2026
13.891
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan NOTARIUS LEGITIMASI: Jurnal Hukum Pidana dan Politik Hukum Journal Of English Language and Education The Indonesian Journal of Public Administration (IJPA) SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Dinamika Ilmu al-Afkar, Journal For Islamic Studies JURNAL CENDEKIA HUKUM JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) PRoMEDIA Journal of Nursing Care Jurnal Literasiologi Polinter GLOBAL INSIGHT JOURNAL Jurnal Public Policy Jurnal IKA PGSD : Ikatan Alumni PGSD UNARS KAIBON ABHINAYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Jurnal Pendidikan dan Kewirausahaan Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Padjadjaran Journal of International Relations Cakrawala Repositori Imwi Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Muaddib: Islamic Education Journal Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP Journal of Judicial Review JPM: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT ELEMENTARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar TRANS-KATA: Journal of Language, Literature, Culture, and Education Ilomata International Journal of Social Science JUTECH : Journal Education and Technology Indo-MathEdu Intellectuals Journal Jurnal Transnasional Indonesian Journal of Public Policy Review Papua Journal Of Diplomacy And International Relations INVENTION: Journal Research and Education Studies Smart: Journal of Sharia, Tradition, and Modernity COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berdikari : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat JURNAL MUARA PENDIDIKAN Ekalaya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia Journal of Social Science KAMI MENGABDI Jurnal Pemberdayaan Nusantara Journal of Law, Education and Business Journal of Contemporary Islamic Primary Education Farmers: Journal of Community Services Aladalah: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences Kanun: Jurnal Ilmu Hukum JURNAL HUKUM STAATRECHTS PANDAWA : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Hukum Inovatif : Jurnal Ilmu Hukum Sosial dan Humaniora Ami : Jurnal Pendidikan dan Riset Legalis : Journal of Law Review Politeia : Journal of Public Administration and Political Science and International Relations Unnes Science Education Journal HUMANIORASAINS Al-Usariyah: Jurnal Hukum Keluarga Islam Journal of Information System & Business Management (ISBM) Artikula Jurnal Inovasi Daerah Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Upaya Menghadapi Kerentanan Sosial-Ekologis-Kesehatan Masyarakat Nelayan terhadap Perubahan Iklim: Studi Kasus Masyarakat Pesisir Bojongsalawe Kabupaten Pangandaran Akbarsyah, Nora; Thirafi, Lutfhi; Khoirunnisa, Khoirunnisa
Farmers : Journal of Community Services Vol 7, No 1 (2026): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v7i1.68066

Abstract

Perubahan iklim memberikan dampak signifikan bagi masyarakat pesisir Bojongsalawe, Kabupaten Pangandaran. Studi ini bertujuan mengkaji kerentanan sosial, ekologis, dan kesehatan masyarakat nelayan serta merumuskan strategi adaptasi. Metode pelaksanaan mencakup survei terhadap 100 nelayan, wawancara mendalam, dan Focus Group Discussion (FGD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas nelayan (89,1%) menyadari perubahan kondisi laut, dengan 95% di antaranya mengalami penurunan pendapatan secara signifikan. Dampak kesehatan berupa munculnya penyakit akibat durasi operasi penangkapan ikan dilaporkan oleh 37,6% responden. Secara sosial, meskipun mayoritas tidak merasakan dampak besar, terdapat peningkatan konflik antar-nelayan (21%). Sebagai tindak lanjut, dilakukan pemberdayaan ekonomi melalui FGD dengan istri nelayan. Hasilnya, 14 dari 15 peserta berminat membuka usaha kuliner berbasis potensi lokal untuk mendiversifikasi penghasilan keluarga. Simpulan studi ini menegaskan bahwa masyarakat nelayan menghadapi kerentanan multidimensi, sehingga diperlukan diversifikasi mata pencaharian untuk meningkatkan resiliensi. Program tindak lanjut yang direkomendasikan mencakup pelatihan pengolahan hasil laut, workshop pemasaran digital, dan pendampingan akses modal.
VALIDITAS MODUL DIGITAL BERBASIS CANVA PADA PLATFORM HEYZINE FLIPBOOK DENGAN PENDEKATAN DEEP LEARNING MATERI SUMBER ENERGI KELAS III SD Sinurat, Ester; Chan, Faizal; Khoirunnisa, Khoirunnisa
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i2.9517

Abstract

Science learning at the elementary school level requires the availability of teaching materials that are able to present concepts concretely, contextually, and in line with the developmental stages of students' learning. However, the teaching materials used in third-grade science learning are still dominated by printed modules that tend to be textual and lack interactivity, so they do not fully support conceptual understanding, especially in the material on energy sources. This research is directed at developing and assessing the feasibility of a Canva-based digital module published through the Heyzine Flipbook platform by integrating a deep learning approach in third-grade science learning in elementary school. The method applied is Research and Development (R&D) with the ADDIE model that includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation, but the implementation of the research is limited to the development stage because the focus of the study is on testing the validity of the product. The digital module was designed using the Canva application and presented in the form of an interactive digital book through the Heyzine Flipbook platform. The product assessment stage involved three experts, namely a material expert, a language expert, and a media expert, with a five-level Likert scale questionnaire instrument. The data obtained were analyzed using a percentage technique to determine the level of module validity. The results of the study indicate that the digital module is categorized as very valid in all assessment aspects, including the feasibility of the material, language, and media, with an average validity level of 95.44%. Therefore, the resulting digital module is considered suitable for use as a science and science teaching material on energy sources for third-grade elementary school students. However, this study has not included practicality and effectiveness tests, so further research is needed to examine its application in classroom learning. ABSTRAKPembelajaran IPAS pada jenjang sekolah dasar menuntut ketersediaan bahan ajar yang mampu menyajikan konsep secara konkret, kontekstual, serta selaras dengan tahap perkembangan belajar peserta didik. Namun, bahan ajar yang digunakan pada pembelajaran IPAS kelas III masih didominasi oleh modul cetak yang cenderung bersifat tekstual dan minim interaktivitas, sehingga belum sepenuhnya mendukung pemahaman konsep, khususnya pada materi sumber energi. Penelitian ini diarahkan untuk mengembangkan sekaligus menilai tingkat kelayakan modul digital berbasis Canva yang dipublikasikan melalui platform Heyzine Flipbook dengan mengintegrasikan pendekatan deep learning dalam pembelajaran IPAS kelas III sekolah dasar. Metode yang diterapkan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup tahapan analysis, design, development, implementation, dan evaluation, namun pelaksanaan penelitian dibatasi hingga tahap development karena fokus kajian berada pada pengujian validitas produk. Modul digital dirancang menggunakan aplikasi Canva dan disajikan dalam bentuk buku digital interaktif melalui platform Heyzine Flipbook. Tahap penilaian produk melibatkan tiga pakar, yaitu ahli materi, ahli bahasa, dan ahli media, dengan instrumen angket skala Likert lima tingkat. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik persentase untuk mengetahui tingkat validitas modul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul digital berada pada kategori sangat valid pada seluruh aspek penilaian, meliputi kelayakan materi, kebahasaan, dan media, dengan rata-rata tingkat kevalidan sebesar 95,44%. Oleh karena itu, modul digital yang dihasilkan dinilai layak dimanfaatkan sebagai bahan ajar IPAS materi sumber energi bagi peserta didik kelas III sekolah dasar. Meskipun demikian, penelitian ini belum mencakup uji kepraktisan dan efektivitas sehingga diperlukan penelitian lanjutan untuk mengkaji penerapannya dalam pembelajaran di kelas.
VALIDITAS E-MODUL INTERAKTIF HEYZINE FLIPBOOK DENGAN PENDEKATAN DEEP LEARNING PADA MATERI SIKLUS HIDUP HEWAN KELAS III SD Perangin-angin, Romian; Chan, Faizal; Khoirunnisa, Khoirunnisa
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i2.9519

Abstract

This study aims to develop an interactive e-module based on the Heyzine Flipbook as well as evaluate its level of validity by applying Deep Learning approaches to elementary school grade III animal life cycle materials. The methods used are research and development (Research and Development) with the stages of development referring to ADDIE model which includes analysis, design, development, limited implementation and evaluation. The assessment of product viability is done through validation by linguists, subject matter experts and media experts using the validation sheet instrument. The validation result data is descriptively analyzed by converting the assessment score into a percentage to determine the product validity category. The results of the study showed that the developed interactive e-modules achieved a very high level of validity, with an assessment percentage of 97.78% linguists, 95.56% subject matter experts and 97,50% media experts as well as an overall average of 96.92%. Reviewed from the linguistic aspect, e-modules are assessed using a language that is easy to understand, communicative and appropriate for learner development. From the material aspect, e-module contents have been organized in line with curriculum, learning reach and learning objectives of IPAS grade III. While from the media aspect, visual displays, navigation systems and interactive features are judged to support active and meaningful learning. Therefore, Heyzine Flipbook-based interactive e-modules with Deep Learning approach were declared to be suitable for use as learning media of IPAS grade III primary school. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul interaktif berbasis Heyzine Flipbook serta menelaah tingkat validitasnya dengan menerapkan pendekatan Deep Learning pada materi siklus hidup hewan kelas III sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan tahapan pengembangan mengacu pada model ADDIE yang mencakup analisis, perancangan, pengembangan, implementasi terbatas, dan evaluasi. Penilaian kelayakan produk dilakukan melalui validasi oleh ahli bahasa, ahli materi, dan ahli media menggunakan instrumen lembar validasi. Data hasil validasi dianalisis secara deskriptif dengan mengubah skor penilaian ke dalam bentuk persentase guna menentukan kategori kevalidan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul interaktif yang dikembangkan memperoleh tingkat validitas sangat tinggi, dengan persentase penilaian ahli bahasa sebesar 97,78%, ahli materi 95,56%, dan ahli media 97,50%, serta rata-rata keseluruhan sebesar 96,92%. Ditinjau dari aspek kebahasaan, e-modul dinilai menggunakan bahasa yang mudah dipahami, komunikatif, dan sesuai dengan perkembangan peserta didik. Dari aspek materi, isi e-modul telah disusun selaras dengan kurikulum, capaian pembelajaran, dan tujuan pembelajaran IPAS kelas III. Sementara dari aspek media, tampilan visual, sistem navigasi, dan fitur interaktif dinilai mampu mendukung pembelajaran yang aktif dan bermakna. Oleh karena itu, e-modul interaktif berbasis Heyzine Flipbook dengan pendekatan Deep Learning dinyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran IPAS kelas III sekolah dasar.
UJI VALIDITAS BAHAN AJAR BERBASIS DEEP LEARNING BERBANTUAN HEYZINE FLIPBOOK MATERI KERAGAMAN BUDAYA INDONESIA KELAS IV Khatimah, Husnul; Chan, Faizal; Khoirunnisa, Khoirunnisa
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i2.9526

Abstract

Digital transformation in education demands flexible, interactive learning focused on developing 21st-century competencies. However, preliminary research conducted in fourth-grade students at SD 182/I Hutan Lindung (Protected Forest Elementary School) showed that the current teaching materials are still general, teacher-centered, and not tailored to the needs and characteristics of students. The materials have not optimally integrated deep learning, and the use of digital technology is still limited, resulting in one-way learning and minimal student participation. This results in the delivery of Indonesian Cultural Diversity material being textual, lacking contextual and visual elements. This results in low student enthusiasm, focus, and activeness in asking questions and discussing, and a lack of in-depth understanding of the material. These conditions cause the learning process to be one-way and not contextual and visual. As a result, students are less enthusiastic, active, and understand the subject matter. This study aims to test the validity of deep learning-based teaching materials assisted by flipbook heyzine on Indonesian Cultural Diversity material for fourth-grade elementary school students. This study uses a Research and Development (R&D) approach with the ADDIE model, which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The validation process was carried out by material experts, linguists, and design experts using a validation sheet as a research instrument. The data obtained were analyzed using quantitative and qualitative analysis techniques. The results showed that the validation of material experts obtained an average value of 4.90, validation of linguists was 4.88, and validation of design experts was 4.89, all of which were in the very valid category. Thus, the deep learning-based teaching material assisted by heyzine flipbooks was declared very valid and suitable for use in learning the material of Indonesian Cultural Diversity in grade IV of elementary school and can be continued to the implementation stage to test its practicality and impact on learning outcomes. ABSTRAKTransformasi digital dalam dunia pendidikan menuntut pembelajaran yang fleksibel, interaktif, dan berfokus pada pengembangan kompetensi abad ke-21. Namun, penelitian awal yang dilakukan di kelas IV SD 182/I Hutan Lindung, menunjukkan bahwa, bahan ajar yang digunakan saat ini masih bersifat umum, teacher-centered, dan belum disesuaikan dengan kebutuhan serta karakteristik peserta didik. Materi belum mengintegrasikan deep learning secara optimal dan pemanfaatan teknologi digital masih terbatas, sehingga pembelajaran cenderung satu arah dan minim partisipasi siswa. Hal ini menyebabkan penyampaian materi Keragaman Budaya Indonesia masih tekstual, kurang kontekstual dan visual, sehingga antusiasme, fokus, dan keaktifan siswa dalam bertanya maupun berdiskusi rendah, serta pemahaman terhadap materi belum berkembang secara mendalam. Kondisi tersebut menyebabkan proses pembelajaran menjadi satu arah dan tidak kontekstual dan visual. Akibatnya, peserta didik kurang antusias, aktif, dan memahami materi pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas bahan ajar berbasis deep learning berbantuan heyzine flipbook pada materi Keragaman Budaya Indonesia untuk peserta didik kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Proses validasi dilakukan oleh ahli materi, ahli bahasa, dan ahli desain dengan menggunakan lembar validasi sebagai instrumen penelitian. Data yang didapat dianalisis menggunakan teknik analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi ahli materi memperoleh nilai rata-rata sebesar 4,90, validasi ahli bahasa sebesar 4,88, dan validasi ahli desain sebesar 4,89, yang seluruhnya berada pada kategori sangat valid. Dengan demikian, bahan ajar berbasis deep learning berbantuan heyzine flipbook dinyatakan sangat valid dan layak digunakan dalam pembelajaran materi Keragaman Budaya Indonesia di kelas IV sekolah dasar dan dapat dilanjutkan pada tahap implementasi untuk menguji kepraktisan serta dampaknya terhadap capaian belajar.
VALIDITAS MODUL DIGITAL INTERAKTIF BERBANTUAN HEYZINE FLIPBOOK BERPENDEKATAN DEEP LEARNING MATERI SIFAT CAHAYA KELAS V Manurung, Widia Lestari; Chan, Faizal; Khoirunnisa, Khoirunnisa
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i2.9527

Abstract

The development of an interactive digital module supported by Heyzine Flipbook and incorporating a deep learning approach aims to describe its validity level in IPAS instruction on the topic of light properties for fifth-grade elementary school students. This study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE development model; however, the process was limited to the development stage because the study focused solely on evaluating product feasibility through expert validation, without conducting small-group or large-group trials. The analysis stage was carried out to identify learning needs, student characteristics, and problems encountered in IPAS learning on the topic of light properties. The design stage included outlining the module structure, preparing deep learning-based material, and designing an interactive module display using Heyzine Flipbook. The development stage involved developing the module based on the design and validating it by language, content, and media experts using validation sheets. The results showed that the module was categorized as very valid, with validity percentages of 96% for language aspects, 98% for content aspects, and 90% for media aspects. Therefore, the Heyzine Flipbook-assisted interactive digital module is highly feasible for use in IPAS learning on the topic of light properties in grade V elementary school. ABSTRAKPengembangan modul digital interaktif berbantuan Heyzine Flipbook dengan pendekatan deep learning ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat validitasnya pada pembelajaran IPAS materi sifat cahaya bagi siswa kelas V Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE, namun prosesnya dibatasi sampai tahap development karena fokus kajian hanya pada penilaian kelayakan produk melalui validasi ahli, tanpa uji coba kelompok kecil maupun kelompok besar. Tahap analysis dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan pembelajaran, karakteristik siswa, serta permasalahan yang muncul dalam pembelajaran IPAS pada materi sifat cahaya. Tahap design meliputi perancangan struktur modul, penyusunan materi berbasis deep learning, dan desain tampilan interaktif menggunakan Heyzine Flipbook. Tahap development mencakup pengembangan modul sesuai rancangan dan validasi oleh ahli bahasa, ahli materi, serta ahli media menggunakan lembar validasi. Hasil validasi menunjukkan modul berada pada kategori sangat valid dengan persentase aspek bahasa 96%, aspek materi 98%, dan aspek media 90%. Dengan demikian, modul digital interaktif berbantuan Heyzine Flipbook dinyatakan sangat layak digunakan dalam pembelajaran IPAS materi sifat cahaya di kelas V Sekolah Dasar.
Analisis Spasial Keluarga Risiko Stunting Berdasarkan Jamban Tidak Layak dan PUS 4T di Dinas PPKB Kota Binjai Tahun 2024 Suraya, Rani; Salsabila, Assyifa Azzahra; Putri, Dinda Natasya; Khoirunnisa, Khoirunnisa; Assyifa, Rumaisha; Rambe, Siska Rahmadani
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2149

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak terhadap kualitas sumber daya manusia. Kota Binjai masih menghadapi tantangan keluarga risiko stunting meskipun berbagai program telah dijalankan oleh Dinas PPKB. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola spasial distribusi keluarga berisiko stunting di Kota Binjai serta hubungannya dengan faktor lingkungan dan kesehatan reproduksi. Penelitian menggunakan desain cross sectional berbasis pendekatan ekologi dengan data sekunder tahun 2024 yang diperoleh dari Dinas PPKB Kota Binjai. Analisis data pada penelitian ini menggunakan Metode Moran’s Index dan Local Indicators of Spatial Association (LISA) dengan uji statistik pada program GeoDa. Hasil menunjukkan bahwa risiko stunting tertinggi terdapat di Kecamatan Binjai Utara dan Binjai Selatan, sedangkan Binjai Kota memiliki risiko terendah. Nilai Global Moran’s I untuk seluruh variabel bernilai negatif dengan p-value > 0,05, menandakan tidak adanya autokorelasi spasial yang signifikan dan pola penyebaran yang cenderung acak. Kesimpulannya, distribusi keluarga berisiko stunting di Kota Binjai bersifat heterogen tanpa pola pengelompokan yang signifikan. Diharapkan kepada  pengambil kebijakan untuk mengambil tindakan yang tepat untuk memperbaiki kualitas  kesehatan dan lingkungan berdasarkan pola persebaran kasus keluarga risiko stunting di Kota Binjai.
Moral Dilemmas and the Accountability of Criminal Offenders: A Neuroethical Perspective on Decision-Making in the Indonesian Criminal Justice System Jubaidi, Didi; Khoirunnisa, Khoirunnisa; Indriastuti, Desy; Maharani, Shinta; L. Simanungkalit, Robert
Legitimasi: Jurnal Hukum Pidana dan Politik Hukum Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Islamic Criminal Law Department, Faculty of Sharia and Law, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/legitimasi.v14i2.31825

Abstract

Advancements in cognitive neuroscience are increasingly challenging traditional legal concepts of free will, intent, and individual culpability. In Indonesia, criminal liability remains grounded in classical legal doctrines that emphasize moral agency, raising critical questions about their compatibility with contemporary neuroethical insights. This article examines trauma, impulse control disorders, and cognitive dysfunction in criminal behavior from a neuroethical perspective, which can provide a more contextual understanding of criminal behavior in the Indonesian legal system. Using a qualitative normative method, this study combines doctrinal legal analysis with interdisciplinary approaches from neuroethics and moral psychology and compares jurisdictions that have recognized neuroscientific evidence in the criminal justice process. Using a qualitative normative method, this research integrates doctrinal legal analysis with interdisciplinary approaches from neuroethics and moral psychology, drawing comparative insights from jurisdictions that admit neuroscientific evidence in criminal adjudication. The study finds that although Indonesian law acknowledges mental incapacity in certain sentencing provisions, it lacks a consistent framework to assess neurocognitive impairments in determining guilt and punishment. As a result, current legal mechanisms may fail to adequately reflect the complex biological and moral dimensions of deviant conduct. This study concludes that integrating neuroethical considerations into Indonesian criminal law could improve its fairness, scientific relevance, and humaneness.
Workshop Pembuatan Asesmen Formatif Pembelajaran Literasi dan Numerasi pada Transisi PAUD-SD Menyenangkan di Sekolah Dasar Noviyanti, Silvina; Budiono, Hendra; Rosyadi, Akhmad Fikri; Zahyuni, Violita; Khoirunnisa, Khoirunnisa
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21370

Abstract

Transisi dari Pendidikan Anak Usia Dini ke SD merupakan perubahan penting bagi anak-anak. Asesmen formatif pada masa transisi ini merupakan periode yang sangat penting diantaranya berupa asesmen formatif literasi dan numerasi. Keyataannya tidak banyak guru yang mempu membuat asesmen formatif literasi dan numerasi pada Transisi PAUD-SD. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan guru dalam pembuatan asesmen formatif pembelajaran literasi dan numerasi pada transisi PAUD-SD menyenangkan di sekolah dasar. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab dan latihan terbimbing membuat asesemen formatif literasi dan numerasi. Diakhir kegiatan dilakukan evaluasi untuk melihata pemahaman peserta kegiatan. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya tingkat kepuasan peserta yangditunjukkan dengan rata-rata skor penilaian yang tinggi pada tingkat kepuasan peserta dengan rata-rata 90,5%. Berdasarkan hasil kegiatan workshop pembuatan asesmen formatif pembelajaran literasi dan numerasi pada transisi PAUD-SD menyenangkan di sekolah dasar dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini memberikan nilai tambah dan pengetahuan terkiat dengan pembuatan asesmen formatif pembelajaran literasi dan numerasi. Kegiatan pengabdian ini perlu adanya tindak lanjut yanf berkaitan dengan implementasi langsung dikelas 1 yang menjadi bagian dari transisi PAUD-SD, sehingga memberikan dampak langsung dari pelatihan yang telah dilakukan
Fenomena “Marriage is Scary” dalam Perspektif Mahasiswi Bercadar di Kota Jember Batrisyia, Nurul Isnaini; Kumaini, Ruston; Khoirunnisa’, Mukhlishoh; Khoirunnisa, Khoirunnisa
Al-Usariyah: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 4 No 1 (2026): AL-USARIYAH: JURNAL HUKUM KELUARGA ISLAM
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37397/al-usariyah.v4i1.953

Abstract

ABSTRACT The phenomenon "Marriage is Scary" represents the concerns of the younger generation regarding marriage as an institution perceived to be full of challenges and uncertainties. This study aims to examine the perceptions of hijab-wearing female students in Jember City regarding this phenomenon and to explore the factors contributing to their fears and the attitudes they adopt. Using a qualitative approach with a phenomenological method, data were collected through in-depth interviews with seven informants. The results indicate that fear of marriage is still felt despite the informants having strong religious backgrounds. The contributing factors include: 1) fear of losing one's identity, 2) experiences of disharmony in the family, 3) anxiety about choosing a partner, 4) influence of social media, 5) financial instability, 6) differences in religious vision, and 7) unhealthy relationships. In addressing this, they demonstrate selective and planned attitudes, such as: 1) deepening their religious knowledge, 2) self-reflection, 3) seeking social support, 4) emulating the Prophet and their parents, and 5) placing their trust in God. This study shows that fear of marriage is not a form of rejection, but rather a reflection of the awareness and caution of the younger generation in preparing for a household that is strong both emotionally and spiritually. ProKeywords: Marriage is Scary, Concerns, Perceptions, Hijab-wearing students   ABSTRAK   Fenomena "Marriage is Scary" merepresentasikan kekhawatiran generasi muda terhadap pernikahan sebagai institusi yang dianggap penuh tantangan dan ketidakpastian. Penelitian ini bertujuan mengkaji persepsi mahasiswi bercadar di Kota Jember mengenai fenomena tersebut, serta menggali faktor-faktor penyebab ketakutan dan sikap yang mereka ambil. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap tujuh informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketakutan terhadap pernikahan tetap dirasakan meskipun para informan memiliki latar belakang religius yang kuat. Faktor-faktor pemicunya meliputi: 1) takut kehilangan jati diri, 2) pengalaman keluarga yang tidak harmonis, 3) kecemasan dalam memilih pasangan, 4) pengaruh media sosial, 5) ketidakstabilan finansial, 6) perbedaan visi keagamaan, dan 7) relasi yang tidak sehat. Dalam menyikapinya, mereka menunjukkan sikap selektif dan terencana, seperti; 1) memperdalam ilmu agama, 2) introspeksi diri, 3) mencari dukungan sosial, 4) meneladani sosok Nabi dan orang tua, serta 4) bertawakal kepada Allah. Penelitian ini menunjukkan bahwa ketakutan terhadap pernikahan bukanlah bentuk penolakan, tetapi refleksi dari kesadaran dan kehati-hatian generasi muda dalam mempersiapkan rumah tangga yang kuat secara emosional dan spiritual. Kata kunci: Marriage is Scary, Kekhawatiran, Persepsi, Mahasiswi bercadar
Co-Authors Achmad Fauzi Afa Dilla Adeliya Agung Y. Nugroho Ahmad Rofii Ahmad, Masnia Aini, Farah Huwaida Qurrota Alfiyah Damanik, Dinda Ali Akbar Aliyah, Ira Nur Amaliya, Laila Rizky Amelia Nova Lestari Andika, Joko Anggarini, Yulianti Anhar Anhar Aprilia, Rara Nasywa Apriliya, Rosety Araujo, Glorianita A. R. Arfensia, Danny Sanjaya Arianti Mahendra Arif Satria Arikah, Hana Asmawati, Mala Assingkily, Muhammad Shaleh Assyifa, Andini Zahra Assyifa, Rumaisha Atika Dian Ariana Batrisyia, Nurul Isnaini Beti Fitrianingsih Cahyono, Ichwan Christina Lisa Wibowo Clarissa Salsabila Gunawan Darmawan, Hanif Desy Rosmalinda Diana Laila Rahmatillah Didi Jubaidi Dwi Masrina Eka Prasetiawati, Eka Eko Raharjo Elisabeth Ria Jawa Eti Hadiati Fadilah Br Batu Bara, Nurul Faizal Chan Fanti, Azizah Permata Fatahilah, Yasin Al Fathurrizki, Ahmad Ihsan Fatmawati, Fatmawati Firganefi Firganefi Fitri, Dhella Angelina Fitriani, Lisna Annisa Fitriyah, Aidah Fransiska Dewi, Agnes Fransiska, Afiona Fristia Berdian Tamza Gayatri, Nurjannah Mutiara Giendra Wahyu Wardani, Adelia Dian Hannase, Mulawarman Hartati, Meri Hayirani Lbs, Wardah Hendra Budiono Hendra Wijayanto Hidajat, Koerniawan Hoeruman, Moh Restu Husnul Khatimah Iman, Muhamad Hilmi Ihsanul Imelda Wahyuni, Imelda Indriastuti, Desy Irawati Irawati Ismi Mori Putra, Deka Isnaini Rodiyah Isralestina, Fathiah Isratulhasanah, Puji Izqi Aina Fatiah Jalu Pramusinta, Racka Jeane Warahma Guferol Joharis, M Juniaty, Risnawaty Justitia, Ahimsa Putri Khoirunnisa’, Mukhlishoh Kumaini, Ruston Kurniawan Kurniawan L. Simanungkalit, Robert lubis, ilham sahdi Lukiyana, Lukiyana Lu’lu Zahirah Ali Made Fitri Maya Maharani, Silvia Manurung, Widia Lestari Mayasari Basri Megatami, Noviani Melli Kusmaningrum, Melli Muhammad Irsad Muhammad Taqiyuddin Muhammad, Tobroni Muktiningrum, Noor Nabila Amaliah Nabila, Firdiyatul Nafi’an, Nabiel Auli Ilma Nayla, Annarha Nilam Sari Nilam, Nilam Sari Nono Hery Yoenanto Nopriani, Henny Noptario, Noptario Nora Akbarsyah Novita Kartika Indah Noviyanti, Silvina Nugroho, Danu Aji Nunung Nurhayati Nur'aeni, Yuni Nur, Nurhayati Nurfadillah, Nisa Nizhan Nurhidayah, Nurhidayah Nurrahmah, Silva Nurwahidin Nurwahidin Pardede, Fadhylah Zaini Parestorian, Putri Hanipan Perangin-angin, Romian Prasetyo, Sisman Pratiwi, Deby Putri, Dinda Natasya Putri, Nabila Aisyah Putri, Noni Rabima Rabima Rachmawati, Sofi Dian Raharjo, Nadhira Inastiti Rahmawati, Indah Anggun Rajes Khana Ramadhan, Hafizd Rambe, Siska Rahmadani Rana Aghisna Rangki Astiani Ratna, Edith Reka Andika Renata, Liza Putri Restuning Widiasih Riska Afriani, Riska Riskiansyah, Riskiansyah Risnawaty Juniaty Ristiana, Riris Riza, Nabila Asyfa Rosa Triana Wulandari Rosyadi, Akhmad Fikri RR. Ella Evrita Hestiandari Rudi Cahyono Safitri, Ida Dwi Saidah, Andi Saiful Saiful Salaamah, Rifdah Saliyya Elkayyisa Luthfia Salma Putri Nadipa Salsabila Azzahra Salsabila, Assyifa Azzahra Samsul Ode sapitri, dewi Sari, Silfiyana Sari, Suci Perwita Sarvika Ananda Fitria Sefiani, Lisna Septianti, Lisa Shinta Maharani Sigit Priatmoko Silvi, Minar Sinurat, Ester Siti Marwiyah Sitio, Nurul Mardhiah Sri Henny Indarti Sri Henny Indarti, Sri Henny Subha, Rahman Sudarmin Sudarmin Sugiati, Cristy Suparno, Suparno Supriyadi, Slamet Suraya, Rani Suryani Suryani Suryati, Adelina Susilowati Susilowati Sutanta, Inas Arifah Nurmala Syafira Adelia, Dwi Syafitri, Syarifah Syahfira Angela Nurhaliza Terna Kuswanto, Riyan Thifal Augista Ristyanda Thirafi, Lutfhi Tiara, Meza Ujianto, Nur Tulus Ulfah Fatmala Rizky Ulis Mayrosa Ullah, Lisa Rohmatul Ulya, Nashiha Ummi Zakiyah, Ummi Utami, Henny Septia Violin, Friskha Mauranessa Wachyudin, Wachyudin Wahyuddin, Irwan Widyaningrum, Tuti Wijonarko, Panji Wina Pebriani Wisanti Wisanti Wulandari, Dinda Diah Yantoro, Yantoro Yanuar Rahmadan Yoseptry, Ricky Yunita, Diana Zahyuni, Violita Zebua, Amin Otoni