Claim Missing Document
Check
Articles

THE PRACTICE OF PAGANG GADAI OF HIGH HERITAGE ASSETS IN KANAGARIAN GANGGO MUDIAK IN THE PERSPECTIVE OF ISLAMIC LAW Al Ikhlas, Al Ikhlas; Murniyetti, Murniyetti; Engkizar, Engkizar
Ijtimaiyya: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 14 No. 2 (2021): Ijtimaiyya : Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ijpmi.v14i2.9467

Abstract

This study aims to analyze how the practice of pagang gadai is carried out by the community according to the perspective of Islamic law. This study uses a qualitative method with a phenomenological approach, data sources are taken through interviews with ten people in Kenagarian Ganggo Mudiak, Pasaman Regency, West Sumatra Province. To strengthen the interview data, the researcher also made direct observations on the process and procedures for the practice pagang gadai is carried out by the community at the research location. All research data were then analyzed using the Miles & Huberman technique. The research findings found two community mistakes in the practice of pagang gadai, namely i) pagang gadai is carried out by the community in Kanagarian Ganggo Mudiak is not in accordance with gadai in the perspective of Islamic sharia law, ii) the practice of pagang gadai is carried out by the community contains elements of usury which is legally contrary to sharia. Islam. Whereas in the Islamic context the application of gadai is not for profit but aims to help others. The recommendation from the research findings is that it is necessary to provide education to the public about how to pagang gadai procedures that are in accordance with Islamic sharia guidelines so that the error in practices is pagang gadai is not sustainable in the community
Dampak Social Media Influencer terhadap Keputusan Pembelian Produk Lokal di Kalangan Milenial Riatmaja, Dodi Setiawan; Rukhmana, Trisna; Septia, Emil; Ikhlas, Al; Saptyawati, Laksmindra; Nurhayanto, Nurhayanto
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3404

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengukur dampak yang ditimbulkan oleh Social Media Influencer (SMI) terhadap keputusan pembelian produk lokal di kalangan generasi milenial di Indonesia, dengan meneliti dimensi-dimensi keahlian (expertise), kepercayaan (trustworthiness), daya tarik (attractiveness), dan jumlah pengikut (number of followers). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei online. Sebanyak 400 kuesioner dari responden milenial berusia 20-40 tahun yang aktif di media sosial dan pernah membeli produk lokal dianalisis menggunakan teknik Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan software Partial Least Squares (PLS). Pengambilan sampel dilakukan secara purposive dan snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Social Media Influencer memiliki dampak yang signifikan dan positif terhadap keputusan pembelian produk lokal, dengan nilai koefisien determinasi (R-square) sebesar 0.672. Hal ini berarti keempat dimensi SMI secara bersama-sama menjelaskan 67,2% variasi dalam keputusan pembelian. Dari keempat dimensi tersebut, kepercayaan (trustworthiness) terbukti sebagai faktor yang paling dominan (β = 0,385), diikuti oleh keahlian (β = 0,295), daya tarik (β = 0,225), dan jumlah pengikut (β = 0,150). Disimpulkan bahwa Social Media Influencer, khususnya yang dianggap tepercaya dan ahli, memainkan peran krusial sebagai penggerak utama dalam meningkatkan minat dan keputusan pembelian produk lokal di kalangan milenial. Implikasi penelitian ini menyarankan agar pelaku usaha lokal dan pemasar perlu memprioritaskan kolaborasi dengan influencer yang autentik dan memiliki engagement tinggi, daripada sekadar berfokus pada jumlah pengikut, untuk membangun strategi pemasaran yang efektif.
Peran Guru PAI dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an pada Siswa Kelas VII.2 di SMPN 42 Padang Azizah, Nur; Ikhlas, Al
TSAQOFAH Vol 5 No 6 (2025): NOVEMBER
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/tsaqofah.v5i6.7833

Abstract

The low listening skills of elementary school students are often caused by conventional teaching approaches and the lack of varied techniques that encourage active engagement and effective learning. Furthermore, limitations in processing auditory information negatively affect comprehension of orally delivered material. This study aims to describe the improvement of students’ listening skills through the implementation of the Dictogloss technique. The research employed Classroom Action Research (CAR) in two cycles, comprising the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The subjects were 12 fifth-grade students at UPTD SD Negeri 01 Andiang, Lima Puluh Kota Regency. A mixed-method approach, combining qualitative and quantitative data, was used. The results showed a significant improvement in listening skills, with the average score for the teaching module increasing from 85.71% to 96.42%, teacher performance from 79.16% to 95.83%, and student participation from 75% to 95.83%. Students’ listening skills also improved from 74.29% in the first cycle to 90.23% in the second cycle. These findings confirm that the Dictogloss technique is effective in enhancing listening abilities among elementary students. The study underscores the importance of using innovative instructional techniques to improve auditory literacy competencies at the primary education level.
Penulisan Karya Ilmiah Untuk Publikasi Pada Guru SD Rantau Rasau Novita, Rian; Rizki, Melinda Yusri; Setiawan, Dodi; Rukhmana, Trisna; Ikhlas, Al; Gusnidar, Gusnidar; Ramatni, Ali
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 3 (2024): Journal of Human And Education
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i3.1105

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan penulisan karya ilmiah untuk publikasi kepada guru-guru Sekolah Dasar (SD) di Rantau Rasau, Jambi. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan guru-guru SD dalam menulis karya ilmiah yang dapat dipublikasikan. Melalui pelatihan dan pendampingan ini, diharapkan para guru dapat memahami konsep penulisan karya ilmiah yang baik dan benar, serta mampu mempraktikkannya untuk menghasilkan tulisan yang layak publikasi. Metode yang digunakan dalam PKM ini adalah ceramah, diskusi, praktik, dan pendampingan. Hasil yang dicapai menunjukkan bahwa sebagian besar guru-guru SD Rantau Rasau telah memahami konsep penulisan karya ilmiah dan mampu mempraktikkannya dalam menghasilkan tulisan yang siap untuk dipublikasikan. Kegiatan PKM ini memberikan dampak positif bagi peningkatan kompetensi guru dalam menulis karya ilmiah serta mendorong mereka untuk aktif dalam kegiatan publikasi ilmiah.
Pengembangan Pendidikan Anak SD dalam Kurikulum Merdeka Kurniawan, Andree Tiono; Anzelina, Dewi; Maq, Mumu Muzayyin; Wahyuni, Loria; Rukhmana, Trisna; Ikhlas, Al
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 4 (2024): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i4.1349

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi implementasi Kurikulum Merdeka dalam pengembangan pendidikan anak Sekolah Dasar (SD) di Indonesia, dengan fokus pada fleksibilitas pembelajaran, efektivitas pembelajaran berbasis proyek, pendidikan karakter, dan tantangan implementasi. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam terhadap guru, siswa, dan orang tua di beberapa sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fleksibilitas yang diberikan oleh Kurikulum Merdeka memungkinkan guru untuk menjadi lebih inovatif dalam pengajaran, menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik dan relevan bagi siswa. Pembelajaran berbasis proyek terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa dengan menghubungkan materi pelajaran dengan situasi kehidupan nyata. Pendidikan karakter yang diintegrasikan dalam kurikulum juga memainkan peran penting dalam membentuk siswa yang beretika dan bermoral baik. Namun, beberapa tantangan dalam implementasi kurikulum ini diidentifikasi, termasuk kesiapan guru, keterbatasan sarana dan prasarana, serta partisipasi orang tua yang bervariasi. Untuk mengatasi tantangan-tantangan ini, diperlukan dukungan yang lebih besar dalam bentuk pelatihan guru yang komprehensif, peningkatan fasilitas sekolah, dan sosialisasi yang lebih baik kepada orang tua mengenai tujuan dan manfaat Kurikulum Merdeka. Dengan mengatasi tantangan-tantangan ini, Kurikulum Merdeka memiliki potensi besar untuk menjadi fondasi yang kuat bagi pendidikan masa depan yang lebih baik di Indonesia. Kurikulum ini dapat membantu menciptakan generasi siswa yang lebih cerdas, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Universitas Asyha, Agus Faisal; Barir, Baroroh; Rukhmana, Trisna; Ikhlas, Al; Andriani, Nining; Kurniadi, Pahar
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 2 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i2.578

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi Kurikulum Merdeka dalam meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat universitas. Menggunakan pendekatan kualitatif, studi ini menyelidiki dampak kurikulum baru terhadap proses pembelajaran, pengembangan soft skills mahasiswa, dan kolaborasi antara universitas dengan industri. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan dosen, mahasiswa, dan perwakilan industri, serta observasi partisipatif dalam lingkungan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka telah membawa perubahan signifikan dalam pendekatan pembelajaran. Fleksibilitas dalam pemilihan mata kuliah meningkatkan motivasi belajar mahasiswa dan mendorong pengembangan soft skills, terutama kreativitas dan kemampuan berpikir kritis. Dosen menghadapi tantangan dalam menyesuaikan metode pengajaran, namun juga melaporkan peningkatan keterlibatan mahasiswa dalam proses pembelajaran. Temuan lain menunjukkan peningkatan kolaborasi antara universitas dan industri, yang berkontribusi pada perancangan kurikulum yang lebih relevan dengan kebutuhan pasar kerja. Meskipun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan dalam implementasi, termasuk kebutuhan untuk pelatihan berkelanjutan bagi dosen dan penyesuaian infrastruktur pembelajaran. Kesimpulannya, Kurikulum Merdeka menunjukkan potensi yang menjanjikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, namun memerlukan evaluasi dan penyesuaian berkelanjutan untuk memastikan efektivitas jangka panjangnya. Penelitian ini memberikan wawasan berharga bagi pembuat kebijakan pendidikan dan administrator universitas dalam mengoptimalkan implementasi Kurikulum Merdeka.
Model Pembelajaran Investigasion Based Scientific Collaborative (IBSC) untuk Melatih Ketrampilan Komunikasi dan Kolaborasi Siswa Wakhudin, Wakhudin; Barir, Baroroh; Rukhmana, Trisna; Ikhlas, Al; Sartika, Diana; Muarif, Syamsul
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 3 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i3.746

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi efektivitas Model Pembelajaran Investigation Based Scientific Collaborative (IBSC) dalam meningkatkan keterampilan komunikasi dan kolaborasi siswa. Model IBSC mengintegrasikan pendekatan investigatif dan kolaboratif untuk menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan mendukung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi kelas, wawancara dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model IBSC secara signifikan meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Siswa menjadi lebih percaya diri dan kompeten dalam berkomunikasi, baik secara lisan maupun tulisan, melalui seringnya praktik komunikasi dalam lingkungan yang mendukung. Selain itu, kolaborasi yang efektif di antara siswa terbukti memperkuat keterampilan kerja sama dan tanggung jawab individu dalam kelompok.Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan dalam implementasi model IBSC, termasuk kebutuhan akan pelatihan khusus bagi guru untuk mengelola kelas dengan efektif dan memastikan semua siswa terlibat secara merata. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan pendidikan modern, serta mendorong inovasi dalam desain program pelatihan guru.
Hubungan Kepemimpinan Transformasi, Kelelahan Emosional, Karakteristik Individu, Budaya Organisasi dan Kepuasan Kerja dengan Komitmen Organisasional pada Guru SMA Riatmaja, Dodi Setiawan; Andriani, Nining; Purwadisastra, Dikdik; Rukhmana, Trisna; Ikhlas, Al; Wonmally, Windy
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 2 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i2.820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara kepemimpinan transformasi, kelelahan emosional, karakteristik individu, budaya organisasi, dan kepuasan kerja dengan komitmen organisasional pada guru SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan wawancara mendalam terstruktur terhadap 15 guru SMA yang dipilih secara purposif. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan pendekatan tematik untuk mengidentifikasi pola, tema, dan hubungan antar variabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasi yang efektif, dukungan budaya organisasi yang inklusif, serta pengelolaan kelelahan emosional yang baik secara kolektif berkontribusi positif terhadap komitmen organisasional guru. Faktor karakteristik individu seperti pengalaman kerja dan tingkat pendidikan juga berperan penting dalam membentuk komitmen guru terhadap sekolah mereka. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang dinamika internal yang mempengaruhi komitmen guru SMA dan implikasinya terhadap pengembangan kebijakan dan manajemen sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Universitas Suprihartini, Yayuk; Rukhmana, Trisna; Ikhlas, Al; Wahyuni, Loria; Prastawa, Singgih; Taryana, Taryana
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 3 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i3.821

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Universitas X. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman dan penerimaan terhadap KBK di kalangan dosen dan mahasiswa merupakan langkah awal yang penting dalam implementasi kurikulum ini. Implementasi KBK dalam proses pembelajaran di Universitas X dilakukan melalui metode pembelajaran aktif yang berfokus pada pengembangan keterampilan praktis dan soft skills mahasiswa, seperti kerja tim dan komunikasi. Namun, penelitian ini juga menemukan tantangan utama dalam implementasi KBK, yaitu keterbatasan sumber daya dan beban kerja dosen yang tinggi. Pengembangan infrastruktur dan fasilitas pendukung serta manajemen waktu yang lebih baik diperlukan untuk mendukung penerapan KBK secara efektif. Peningkatan kesiapan kerja mahasiswa dan motivasi serta keterlibatan yang lebih tinggi menunjukkan bahwa KBK berhasil mencapai tujuan utamanya dalam menciptakan lulusan yang siap bekerja dan berdaya saing tinggi. Dukungan institusi dalam bentuk pelatihan dan workshop bagi dosen sangat penting untuk mengatasi kesulitan dalam penerapan KBK. Secara keseluruhan, implementasi KBK di Universitas X telah memberikan dampak positif terhadap kualitas pendidikan meskipun masih terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi.
Studi Analisis Sosio Historis Pergeseran Makna Bid’ah di Kalangan Ulama Yusdian, Desi; Adrinoviyan, Adrinoviyan; Ikhlas, Al; Yelliza, Merri
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1402

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah adanya ikhtilāf ulama dalam menginterpretasikan bid’ah, yang mengakibatkan kebingungan dalam kehidupan masyarakat Islam. Penulis tertarik untuk menganalisis ulang pemaknaan terhadap bid’ah berdasarkan alur sejarah bid’ah itu sendiri sehingga diketahui faktor historis yang melatar belakangi perbedaan makna tersebut. Permasalahan yang penulis bahas dalam disertasi ini dapat dijabarkan dalam beberapa pertanyaan sebagai berikut: pertama, Bagaimana konsep bid’ah di kalangan ulama, dimulai dari generasi awal Islam sampai zaman sekarang? dan Kedua, Apa saja faktor sosio historis yang melatar belakangi pergeseran makna bid’ah? Adapun tujuan yang dicapai dalam penelitian ini; pertama, menganalisis konsep bid’ah di kalangan ulama dimulai dari generasi awal Islam sampai zaman sekarang. Kedua, Menganalisis faktor sosio historis yang melatar belakangi pergeseran makna bid’ah di kalangan ulama dari generasi ke generasi. Penelitian ini merupakan studi library research (penelitian kepustakaan). Sumber data dianalisis lalu dikaitkan dan dihubungkan satu sama lainnya, sehingga diperoleh data yang konkrit agar dapat menentukan kesimpulan sebagai jawaban dari masalah yang diteliti. Hasil penelitian ini sebagai berikut: 1) Pemaknaan bid’ah pada masa Khulafā’ al-Rāsyidīn diketahui bahwa pemaknaan bid’ah itu dapat bertransformasi disesuaikan dengan tuntutan kemaslahatan umat ketika itu.  Sedangkan Imam al-Syāfi’ī dan Imam ‘Izzu al-Dīn ibn ‘Abd al-Salām memahami bid’ah secara lafẓi dan lebih umum. 2) Faktor yang melatar belakangi pergeseran makna bid’ah; Pada masa al-Khulafā`u al-Rāsyidīn karena wilayah Islam yang semakin luas sehingga banyak non Arab yang masuk Islam, hingga muncullah kejadian-kejadian baru yang membutuhkan jawaban hukumnya dan pada masa Imam al-Syfi’ī dan ‘Izzudīn abdu al-Salām dikarenakan kondisi sosio kultural masyarakat yang lebih maju dan latar belakang pendidikan.
Co-Authors Abdul Qodir Abdul Wahab Ade Sri Madona Adiman, Muhammad Fauzen Adrinoviyan, Adrinoviyan Agus Faisal Asyha Agustia Fatma Rini Ahmad Rivauzi Akmal Ihsan Al Islami, Sulthan Fadzil Alfurqan, Alfurqan Ali Ramatni Amri, Novita Ana Adilla Andari, Soetji Andree Tiono Kurniawan, Andree Tiono Andriani, Nining Anni Faridah Anzelina, Dewi Asfar, Hadid Ashabul Khairi Asmawati Asmawati Azkiya, Hidayati Azmatul Khairiah Sari Azzuhra, Ulfa Badriyah, Khoirotul Baharuddin Baharuddin Baroroh Barir Baruno, Yosep Heristyo Endro Darwata, Siti Riva Desi Yusdian Desi Yusdian Dina Amsari, Dina Dinaldi, Jihan Djaja , Djuniawan Karna Dodi Setiawan Efriana Jon, Efriana Engkizar, Engkizar Evelynd, Evelynd Fajri, Aulia Fara Dina Filza Syadi Firdaus Firdaus Gamar Al Haddar, Gamar Al Gusnidar, G Hamzah, Prima Kurniati Hasim, Jainudin Hendra, Tomi Henny Sri Astuty Huriati, Nining husna, Ilya Iqbal Aidar Idrus, Iqbal Aidar Jahrir, Andi Sahtiani Jamal Mirdad Jamal Mirdad Juliana Siregar Juwairiah Juwairiah Kamid Kamid Karmila Suryani Khatimah, Siti Husnul Kurdi, Musyarrafah Sulaiman Kurnia, Heri Kusumarini, Euis Lenny Nuraeni, Lenny Loria Wahyuni, Loria Mahendika, Deven Mardansyah, Mardansyah Mardikawati, Budi Maria Yosefina Meinadia Sekar Kinanti Aswirawan Mauliddin, Mauliddin Melinda Yusri Rizki Merri Yelliza Mira Hastin Muhammad Arsyad Muhammad Jufri Muharika Dewi Mumu Muzayyin Maq Murniyeeti, Murniyetti Musalwa, Musalwa N. Nurjanah Naufal, Usamah Abdurrahman Nisa, Fadhila Khairatun Nizlel Huda Nofyta Arlianti, Nofyta Novita, Rian Nur Azizah Nurcahyo, Narwanto Nurhayanto, Nurhayanto Nurjanah Nurjanah Oyatra Utama Warda Padila, Cisia PAHAR KURNIADI, PAHAR Pahmi Pahmi Pesak, Silva Anita Pratiwi Nurhabibi Pratiwi, Pudja Purwadisastra, Dikdik Putri, Ananda Maha Rahayu, Indah Rahmadhona Fitri Helmi Ramadhan, Muhammad Lutfi Refdianti, Afrina Riatmaja, Dodi Setiawan Riza Wardevi Rizca Hidayah Seftya Rizky Rhamadan Rohimah Rohimah Rosalina, Linda Rukhmana, Trisna Safarudin, Muhamad Sigid Sanadi, Edwin Aldrin W. Sandy, Medional Saptyawati, Laksmindra Saragi, Dian Putra Sari, Ira Wulan Sarianti, Yulia Sartika, Diana Sawlani, Dhiraj Kelly Septia, Emil Silvia Silvia Siminto Siminto, Siminto Singgih Prastawa Sinta Westika Putri Siregar, Juliana Sufni Sufriah Sukmadewi, Kenanga Putri Sulaiman Sulaiman Suprapto Suprapto Suprihartini, Yayuk Syahputra, M. Syaiful Syaiful . Syamsul Muarif Taryana Taryana, Taryana Thio Apri Yanda Tri Martial TRIAVE NUZILA ZAHRI Vanchapo, Antonius Rino Wakhudin, Wakhudin Wardevi, Riza Wirdati, Wirdati Wirdati, Wirdati Wirnelis Syarif Wiza, Rahmi Wonmally, Windy Yasmadi Yasmadi, Yasmadi Yuli Yani Safitri Yuliana Yuliana Yuni Astuti Yusdian, Desi Zurweni