p-Index From 2021 - 2026
12.351
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmiah WUNY Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Musawa : Jurnal Studi Gender dan Islam Jurnal Ilmiah KOMPUTASI Jurnal Hutan dan Masyarakat Science and Technology Indonesia Sinkron : Jurnal dan Penelitian Teknik Informatika Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Pi: Mathematics Education Journal al-Afkar, Journal For Islamic Studies Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Informatika Universitas Pamulang al-Iltizam: Jurnal Pendidikan Agama Islam Tribakti: jurnal pemikiran keIslaman JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Educate : Jurnal Teknologi Pendidikan JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Perada: Jurnal Studi Islam Kawasan Melayu Jurnal Absis : Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Jurnal Sains Teknologi dalam Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Math-UMB.EDU Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Instal : Jurnal Komputer AbdiTechno (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Edukha : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Undergraduate Conference Proceeding Komunika: Jurnal Dakwah dan Komunikasi IBDA': Jurnal Kajian Islam dan Budaya Journal of Artificial Intelligence and Engineering Applications (JAIEA) Journal of Social And Economics Research International Journal of Public Health Excellence (IJPHE) Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi (SINTEK) Lattice Journal : Journal of Mathematics Education and Applied Jurnal Pendidikan, Sains dan Teknologi Al-Idarah : Jurnal Manajemen dan Bisnis Islam Pi: Mathematics Education Journal International Journal of Learning Reformation in Elementary Education Buletin Edukasi Indonesia Journal of Scientific Research, Education, and Technology Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Jurnal Pengabdian West Science Journal of Social Science Journal of General Education Science Jurnal Pendidikan Sosial dan Konseling Journal of Research on Mathematics Instruction (JRMI) IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Pendidik Indonesia ZIJEd :Zabags International Journal of Education Prosiding Seminar Nasional dan Call For Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Jurnal Informatika Polinema (JIP) Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Jurnal Penalaran dan Riset Matematika Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara JURNAL RUMPUN MANAJEMEN DAN EKONOMI Jurnal Ekonomi Jurnal Pengabdian Masyarakat Hayak Bamara: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pendidikan Sains dan Teknologi Terapan AL-BAHTS: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Hukum Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Jurnal Nusa Manajemen IECON: International Economics and Business Conference journal of social and economic research TARLIM : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Media Gizi Khatulistiwa ATTARBIYAH: Journal of Islamic Culture and Education JIEP: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Sintek Kuwera Innovasi : Jurnal Inovasi Pendidikan DIGITAL BUSINESS INSIGHTS JOURNAL Zabags International Journal of Islamic Studies Jurnal Pelita Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Manajemen Pengembangan Guru Di Madrasah Aliyah Miftahul Huda Parit Surau Desa Jaya Bhakti Kecamatan Enok Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau Kholis, Nur; Maimunah; Suryani
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Manajemen Pengembangan Guru dan untuk mengetahui apa saja faktor-faktor penghambat dan pendukung dalam Manajemen Pengembangan Guru Di Madrasah Aliyah Miftahul Huda Parit Surau Desa Jaya Bhakti Kecamatan Enok. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya data tersebut dituangkan dalam bentuk deskriptif. Kesimpulan penelitian yaitu: Pertama: Langkah-langkah yang Kepala Madrasah sampaikan mencakup aspek evaluasi, perumusan target, komunikasi, dukungan, monitoring, dan evaluasi. Melibatkan tim manajemen dan staf akademik dalam proses perumusan target, Kepala Madrasah memastikan adanya keterlibatan dan pemahaman kolektif terhadap tujuan strategis madrasah, kepala madrasah melakukan pelatihan itu secara mandiri yang di adakan sekolah tersebut sedangkan untuk pelatihan yang di adakan oleh pemerintah kabupaten itu di berikan kepada guru secara bergiliran agar semua merasa pelatihan dan pengembangan diri tersebut, selanjutnya yang berangkat itu menyampaikan kepada yang tidak berangkat bagaimana dan apa saja yang di sampaikan di pelatihan tersebut. Kedua, Faktor pendukung adalah Kebijakan yang jelas akan memberikan panduan dan kerangka kerja bagi semua pihak terkait dalam melaksanakan program pengembangan, Kolaborasi dan kerjasama dengan institusi pendidikan, lembaga pelatihan, dan komunitas profesional lainnya juga berperan penting dalam manajemen pengembangan guru, Evaluasi program pengembangan dan memberikan umpan balik kepada guru-guru adalah langkah yang kritis dalam meningkatkan efektivitas program tersebut. Sedangkan faktor penghambatnya adalah Pemanfaatan sumber daya eksternal yang kurang baik, Fleksibilitas dalam waktu yang kurang tepat, Pengembangan kebijakan dan prosedur yang kurang jelas, Peningkatan dukungan kepemimpinan yang kuran baik.
Manajemen Karakter Dalam MeningkatkanMutu Pendidikan Di SMPN 3 Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir Dodi, Syafria; Maimunah; Suryani
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui manajemen karakter dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMPN 3 Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Adapun metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengelolaan dan analisis data dilakukan dengan melalui tiga tahapan, yaitu: kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun pengujian keabsahan data melalui triangulasi sumber, teknik, dan teori. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen karakter dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMPN 3 Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau dilaksanakan dengan efektif dan efesien, adapun berbagai proses tersebut yaitu proses perencanaan, proses pelaksanaan dan proses pengevaluasian. Adapun faktor yang menjadi penghambat pelaksanaan manajemen pendidikan karakter dalam peningkatan mutu pembelajaran di SMPN 3 Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau adalah, kurangnya motivasi belajar siswa dan kurangnya peran orang tua dalam pembentukan karakter siswa di lingkungan keluarga dan adapun faktor yang menjadi pendukung dalam pelaksanaan manajemen pendidikan karakter yaitu guru sering mengikuti pelatihan, sering melakukan kegiatan keagamaan, dan mempunyai sarana yang memadai. Adapun implikasi penelitian ini yaitu diharapkan kepala madrasah agar lebih mengawasi serta memberi arahan dan dukungan baik secara materil maupun dari segi peningkatan kemampuan semua guru melalui pelatihan-pelatihan, sehingga kualitas layanan pembelajaran menjadi lebih efektif dan efesian sehingga terciptanya peningkatan mutu pembelajaran.
PEREMPUAN TANPA AYAH: QS. Luqmān (31):17 Sebagai Sumber Moral Bagi Mahasiswi Urban IAIN Pontianak Maimunah; Syafa Safira Dwi Firdayanti; Luqman Abdul Jabbar
TARLIM : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol. 9 No. 1 (2026): Tarlim : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/tarlim.v9i1.5034

Abstract

The phenomenon of women growing up without a father (fatherlessness) is increasingly found in urban communities and has implications for their moral, emotional, and identity development. This study aims to examine how urban female university students in Pontianak City who experience fatherlessness construct Islamic moral values through their understanding of Qur’anic Surah Luqmān (31):17. This research employs a phenomenological approach supported by tafsīr analysis to explore how the students’ emotional, spiritual, and social experiences influence the internalization of the values of prayer (ṣalāh), enjoining good (amr maʿrūf), forbidding evil (nahy munkar), and patience (ṣabr). Data were collected through literature review, social observation, and in-depth interviews with fatherless female students. The findings reveal that the absence of a father contributes to a more independent and reflective process of moral formation. The students interpret Surah Luqmān (31):17 not merely as a normative command but as a moral guideline that shapes their daily conduct. These values help them respond to urban life challenges, manage emotions, and strengthen their personal identity. This study contributes to discussions on Islamic moral education by integrating lived experiences of fatherless female students with Qur’anic interpretation in the context of higher education and urban life.
Peran Kepala Sekolah Dalam Mewujudkan Mutu Pendidikan Yang Berkelanjutan M. Sopyan; Maimunah; Nurmadiah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4708

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang peran kepala sekolah dalam mewujudkan mutu pendidikan yang berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research). Pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran literatur dari buku ilmiah, artikel jurnal, publikasi akademik, dan dokumen resmi yang membahas terkait tentang peran kepala sekolah dalam mewujudkan mutu pendidikan yang berkelanjutan. Berdasarkan hasil penelitian ini menggambarkan bahwa keberhasilan mutu pendidikan sangat ditentukan oleh efektivitas kepemimpinan kepala sekolah. Kepala sekolah yang profesional dituntut memiliki pemahaman yang komprehensif tentang pentingnya pendidikan berkualitas, strategi peningkatan mutu dan produktivitas sekolah, serta kemampuan mengelola sekolah secara efektif dan berkelanjutan. Hal tersebut tercermin dalam kompetensi kepribadian, manajerial, supervisi, kewirausahaan, sosial, dan profesional yang harus dimiliki kepala sekolah sebagaimana diamanatkan dalam regulasi pendidikan nasional. Dalam menjalankan perannya, kepala sekolah tidak hanya bertindak sebagai pemimpin (leader), tetapi juga sebagai pendidik (educator), manajer, administrator, supervisor, inovator, motivator, figur teladan, dan mediator. Upaya peningkatan mutu pendidikan memerlukan penerapan manajemen mutu secara sistematis dan berkelanjutan, antara lain melalui pendekatan siklus PDCA (Plan, Do, Check, Act). Mutu pendidikan tidak hanya diukur dari hasil akademik, tetapi juga dari prestasi nonakademik, efektivitas proses, efisiensi pengelolaan, inovasi, serta kualitas kehidupan kerja warga sekolah. Dengan demikian, kepala sekolah sebagai pemimpin strategis memiliki peran kunci dalam mewujudkan mutu pendidikan yang berkelanjutan. Kepemimpinan kepala sekolah yang visioner, profesional, partisipatif, dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan akan mampu menciptakan sekolah yang bermutu, memenuhi standar nasional pendidikan, serta menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, berkarakter, dan berdaya saing sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman.
Modernisasi Manajemen Pendidikan Islam melalui Artificial Intelligence (AI) Munawwarah, Zakiatul; Suryani; Maimunah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4713

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti lebih mendalam tentang modernisasi manajemen pendidikan Islam melalui Artificial Intelligence (AI). Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kepustakaan (library research). Dalam studi kepustakaan, analisis dilakukan melalui berbagai liteatur dari jurnal dan buku. Data dikumpulkan melalui identifikasi dan analisis berbagai sumber literatur, seperti buku, artikel jurnal, dan dokumen terkait manajemen pendidikan Islam. Proses analisis data dilakukan dengan metode deskriptif dan analisis isi. Metode deskriptif digunakan untuk menggambarkan temuan dari sumber-sumber literatur, sementara analisis isi bertujuan untuk mengidentifikasi tema utama dan pola yang muncul dari data yang telah dikumpulkan. Hasil penelitian ini adalah; Digitalisasi, melalui adopsi kecerdasan buatan (AI), memberikan peluang besar untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas manajemen pendidikan Islam. AI menawarkan manfaat signifikan, termasuk pengelolaan data siswa yang lebih efisien, personalisasi pembelajaran, dan pengambilan keputusan strategis yang berbasis data. Penerapan AI harus dilakukan dengan pendekatan yang sesuai dengan prinsip Islam, seperti menjaga privasi dan keadilan. Kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan, termasuk lembaga pendidikan, pemerintah, dan masyarakat, sangat penting untuk memastikan AI dapat diintegrasikan secara etis dan adil. Pelatihan sumber daya manusia serta pengembangan infrastruktur teknologi menjadi langkah strategis untuk mengatasi hambatan yang ada. Dengan memanfaatkan potensi AI secara optimal dan sesuai syariat, diharapkan generasi Islam yang berkualitas dapat diwujudkan, selaras dengan kebutuhan zaman tanpa mengabaikan nilai-nilai fundamental Islam.
Peran Admin Media Sosial Dalam Upaya Meningkatkan Engagement Publik Terhadap Kegiatan Pesantren Herlina; Maimunah; Agung Setiabudi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4749

Abstract

Perkembangan media sosial di era digital telah mendorong lembaga pendidikan, termasuk pesantren, untuk mengadopsi strategi komunikasi yang lebih adaptif dan interaktif. Media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian informasi, tetapi juga sebagai media untuk membangun keterlibatan publik terhadap berbagai kegiatan pesantren. Dalam konteks ini, peran admin media sosial menjadi sangat penting sebagai pengelola komunikasi digital, pembentuk citra lembaga, serta penghubung antara pesantren dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran admin media sosial dalam upaya meningkatkan engagement publik terhadap kegiatan pesantren. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan Systematic Literature Review (SLR) terhadap artikel-artikel ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengelolaan media sosial yang dilakukan secara konsisten, kreatif, dan berlandaskan etika digital mampu meningkatkan interaksi dan partisipasi publik, baik dalam bentuk keterlibatan digital maupun partisipasi nyata dalam kegiatan pesantren. Selain itu, penerapan nilai-nilai keislaman dalam pengelolaan konten media sosial turut memperkuat kepercayaan dan citra positif pesantren di mata masyarakat. Oleh karena itu, optimalisasi peran admin media sosial melalui peningkatan kompetensi dan perencanaan strategi komunikasi digital menjadi langkah strategis dalam mendukung keberlanjutan pesantren di era digital.
Fiqh Controversy Surrounding Jama’ and Qasar Prayers in the Modern Era Nurjali; Niskaromah; Abidin, Zaenal; Maimunah
Zabags International Journal of Islamic Studies Vol. 3 No. 1 (2026): Islamic Studies
Publisher : Zabags Qu Publish

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61233/zijis.v3i1.70

Abstract

Jama’ and qasar prayers are forms of rukhsah (legal concessions) granted in Islamic law to individuals facing specific circumstances, particularly travelers (musafir). However, with the passage of time, the application of this rukhsah has sparked various controversies, especially in light of the high mobility of modern society, advancements in transportation, and evolving concepts of “travel” (safar). This article aims to re-examine the fiqh-based concept of jama’ and qasar prayers in a contemporary context by exploring differences between classical scholars’ interpretations and modern scholars’ responses to new realities. The study employs a qualitative-descriptive approach using library research methods, analyzing classical fiqh sources (from the four major schools) as well as contemporary literature. The findings suggest that while the foundational principles of rukhsah remain relevant, there is a need for renewed ijtihad to contextually define the criteria for safar and emergency conditions so that Islamic law remains adaptable without compromising its normative authority.
Early Childhood Education Leadership Grounded in Wetland Ecology: A Contextual Environment-Based Approach Maimunah; Aslamiah
International Journal of Learning Reformation in Elementary Education Vol. 5 No. 02 (2026): Article in Press - International Journal of Learning Reformation in Elementary
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/IISTR.ijlree.001937

Abstract

Principals' adaptive leadership within local ecological contexts remains an underexplored area in early childhood education (ECE) literature, particularly in regions characterized by distinctive ecosystems such as wetlands. This study aims to examine adaptive leadership practices in an Islamic ECE institution situated within the wetland ecosystem of South Kalimantan, Indonesia. Employing a qualitative approach with a single case study design, data were collected through participatory observation, in-depth interviews with the school principal, teachers, and parents, and document analysis. Inductive thematic analysis was applied, with validation conducted through source triangulation and member checking. The findings reveal three principal dimensions of adaptive leadership: first, the formulation of an institutionally religious and contextually grounded vision aligned with the wetland ecosystem; second, curriculum integration through consistent habituation strategies embedding Islamic and ecological values within daily learning activities; and third, the development of participatory community partnerships among the school, parents, and surrounding community. These three dimensions are demonstrably mutually reinforcing, collectively shaping a school culture that is religious in character, ecologically sensitive, and adaptively responsive. Theoretically, these findings extend Heifetz's adaptive leadership framework by incorporating a spiritual-ecological dimension, and enrich place-based education theory within the context of Islamic educational institutions. Practically, this study underscores the importance of designing leadership capacity-building programs that are responsive to ecological contexts and locally grounded religious values.
Moral Education Values in the Al-Qur'an and Their Relevance to the Character Formation of Students Purwanti, Eny Ratna; Pusparini; Maimunah; Benny Prasetiya
INNOVASI : JURNAL INOVASI PENDIDIKAN Vol. 12 No. 2 (2026): AGUSTUS (JURNAL INOVASI PENDIDIKAN)
Publisher : Education Reserach Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64540/24e0vb12

Abstract

Moral education in the Al-Qur’an is the primary foundation in shaping the character of human beings who are faithful, civilized, and responsible. Amid the development of globalization, digitalization, and the moral crisis affecting the educational world, strengthening moral values has become an urgent necessity within the Islamic educational system. This study aims to analyze the values of moral education in the Al-Qur’an and their relevance to the character formation of students in the context of contemporary education. This research employs a qualitative approach based on library research using thematic analysis and contextual hermeneutics toward Al-Qur’anic verses related to morality. The primary data sources consist of the Al-Qur’an and classical as well as contemporary tafsir literature, while the secondary data sources include scientific journals, academic books, and relevant previous studies. The findings reveal that the values of moral education in the Al-Qur’an include honesty, responsibility, compassion, discipline, tolerance, justice, and self-control. These values possess very strong relevance to the character formation of students, especially in facing the challenges of the digital era characterized by declining social ethics and increasing individualism. This study confirms that Al-Qur’anic moral education functions not only as spiritual guidance but also as an integrative and humanistic paradigm of character education in building generations with noble personalities.
Co-Authors Abdi Dewi Setyana Abdullah, Tomy Adinda Ayu Agustina Agung Setiabudi Ahmad Fajri Ahmad Nasir Ahmad Suriansyah Ahmad Zayyadi AHMADI Ainul Yaqin Salam Alfajeri, Dodi Alfaraby, Farhan Alfiandra Alfikro, Ihsan Ali Murtopo Alpian Alviannor , Muhammad Ananda Amilus Sholikhah Ananda, Yovita Dwi Anggia Murni ANI SAFITRI, ANI Annisa Rukmana Dalima apriliani, Taufik Arifin, Annisa Aslamiah Asmariani Atma Murni Atma Murni Aulia, Riska Banat, Zahratul Basunondro, Wibiartono Bayu Fajar Susanto Benny Prasetiya Benrahman Celia Cinantya Chasandra Uccy Lina S Chresty Anggreani Cinantya, Celia Daim, Zuhri Denny Setyadi Devi Oktaviani Dewi, Widya Shintya Dhina Mustikaningrum Diana Nurul Fajri Dilani Gedera Dodi, Syafria Edianta, Jaya Eka Lestari, Sulistyani Eka Sari Pera Ayu Elfis Suanto Elsika Yona Putri Erawati Saragih, Enni Erma Rahmawati Erry Fitrya Primadhany Erry Fitrya Primadhany Eti Salafas Etna Weka Sari evy maya stefany Fasya Azelia Ashar Fata Nidaul Khasanah Fauzan Ghofur Marbun, Muhammad Ferawaty Puspitorini Fiber Monado Fradinata, Zulkifli Frinsyah Virgo Gina Kafila Ardana Haniah, Siti Hayati, Azkiya Helfrida Situmorang Helly Khairuddin heni amrunaida Herdian Choiril Arifin Herlawati Herlawati Herlina Hulu, Guslin Husen, Amran I Kadek Wiana Ibnu Elmi A.S Pelu Idha Royani Iffaty , Elsa Dwi Nur Ihdia Azkia Ilham Muis Indradewa, Rhian Irfan Rasyid Irwan Raharja Jahwa Hayatun Nufuz Jihan Nuariputri Jorena Jubaidah KARTINI Kristiawan Luqman Abdul Jabbar M. Ihsan M. Indra Almujahid M. Sopyan Madinah Marwah Mairida, Irfa Malinda, Ari Mandasari, Rati Manilet, Saida Mar Atuz Zakiyah MARIA BINTANG Masitah Shahrill Maulida Rahmah Meisa Diningrat, Syaiputra Wahyuda Melsy Nor Wedya MIFTAHUL JANNAH Miftahulkhairah Anwar Mirna Mita Septiani Mudrikah, Umi Muhammad Ahdiannor Muhammad Amin Muhammad Dimas Fadillah Ramadhan Muhammad Fathan Noor Habibie Muhammad Ferdy Hasan Muhammad Resa Arif Yudianto Muhammad Sugiyannor Muhammad Wahyudha Muis, Ilham Munawwarah, Zakiatul MUSTAJI Muzdalifah Nabila Savitri, Annisa Nahor Murani Hutapea Najwa, Maghfira Nasution, Adelyna Oktavia Nasya Siva Nathaniela Natalia Desi Puspitasari Nengsih, Sri Dewi Ni'mah NINA AGUSTINA Nirvi Lestari , Adinda Niskaromah Nita Priyanti Nofita Damayanti Nopianur, Yose Ari Nopriantini Nor Aida Nor Aini Nor Azura Abdullah Normalinda, Siti Normaya, Dewi Novriza, Fahmi Dwi Nur Azizah Mawar Andini Nur Kholis NUR KOMARIAH Nuraini, Dina Aprilia Nurhaliza, Feni Nurjali Nurmadiah Nursaid Nurul Qomariah Nurzaelani, Mohammad Octavianus Cakra Satya P, Djandjang Patricia, Putri Prasetyarini, Try Ajeng Prasetyo S, Hery Priananda, Rara Prianto, Agung Teguh Puji Karuniakhalida Purwanti, Eny Ratna Pusparini putri salsabila Putri Yuanita Rabiatul Adawiyah Rahmadya Trias Handayanto Rahmah, Siti Azizah Rahmawati Rahmi, Gustina Raisya Ramadhan, Muhammad Hafi Ramadhani Putri, Hayati Ramli, Rizki Fatia RATNA PURWANTI Refia Refianti, Wahdah Regitha Cahya, Venny Thrissia Rezza Dewintha, Rezza Rianti, Wenni Ridho, Iqromi Rifandy, Muhammad Afriza Rifqi Farhanul Ihsan Rika Rinanda Fasya Rini Dian Anggraini Rizky Kurniawan Rodhiah Rizki Amelia Rofi Abul Hasani Ronna Allya Fadhila Rosmawarni Ro’isah Saida, Shofia Samsul Hidayat Saniah Widya, Nur Sari, Rycha Kuwara Seta Samsiana Setiawan, Yohanes Ari Setyowati Srie Gunarti, Anita Sharikha, Aktsa Shiddieqy, Ahmad Fauzi Ash Sholihah, Puri Kholifatush Silfani, Nabila Simarmata, Rafael Edy Siswahyudianto Siti Nur Ainatul Firdausa Siti Sarah, Siti Sri Murniati, Sri Sukmasetya , Pristi Sukmasetya, Pristi Sunan, Muammil Suprapti SURYANI Suttikornpadee, Tekun Syafa Safira Dwi Firdayanti Syaifur Rohman Syamsul Kurniawan Syamsul Kurniawan Syarifuddin Syarifuddin Syarifudin Syifa, Qur’ani Tina Mennai, Marline Natali Titi Solfitri Tri Susilaningtyas Tri Wahyuni S Tuessi Ari Purnomo Ulfa, Yoshe Larissa Ulfina Umi Fatonah Usta, Putri Rabiatul Utin Darma Ranti Wargo Widyasari Wilda Yunita Yani, Casmi F Yenita Roza Yetty Yetty Yogi Ade Chairudin Yudianto , Muhammad Resa Arif Zaenal Abidin Zameza, Ranty Andika Abinaya Zamzami Sabiq Zulrahmadi