p-Index From 2021 - 2026
13.081
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN Humanika : Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Litera Bioma : Berkala Ilmiah Biologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Inovasi Pendidikan Buletin Penelitian Sosek JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE BELIA: Early Childhood Education Papers Sintesis Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini BELAJEA: Jurnal Pendidikan Islam Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal TA'LIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam Journal of Education and Instruction (JOEAI) LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra Journal Analytica Islamica Al-Banjari : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman KOMIK (Konferensi Nasional Teknologi Informasi dan Komputer) Jurnal Kreativitas PKM Qalam: Jurnal Ilmu Kependidikan AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Ilmiah Samudra Akuatika JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Pena Literasi Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Best Journal (Biology Education, Sains and Technology) Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Jurnal Laot Ilmu Kelautan Jurnal Berdaya Mandiri Ksatra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra REMITTANCE: JURNAL AKUNTANSI KEUANGAN DAN PERBANKAN International Journal of Engineering, Science and Information Technology Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan Djtechno: Jurnal Teknologi Informasi Jurnal Jendela Pendidikan Berajah Journal LITERATUR: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Journal of Pragmatics and Discourse Research Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) IJOCE: Indonesia Journal of Civic Education Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia (JPPMI) Sisfo: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Jurnal Sains Pertanian Deskripsi Bahasa Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Jurnal Pendidikan Dasar KOLONI Innovative: Journal Of Social Science Research Moderasi : Journal of Islamic Studies Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Demak Universal Journal of Islam and Sharia TOFEDU: The Future of Education Journal Science and Education Journal Komunita: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Buletin Pengabdian Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Jurnal Malikussaleh Mengabdi Kreasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Agrifo: Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Indonesian Science Education Journal (ISEJ) ABDIMU: Jurnal Pengabdian Muhammadiyah Jurnal Sosialita: Jurnal Kajian Sosial dan Pendidikan IJIS Edu : Indonesian Journal of Integrated Science Education JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Jurnal Ilmiah Guru Madrasah (JIGM)
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Dengan Resiko 4T Di Wilayah Kerja Puskesmas Mutiara Tahun 2022 Salamah, Salamah; Zaitun, Zaitun
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.3685

Abstract

Latar  Belakang: Keberhasilan program kesehatan ibu dapat dinilai melalui indikator Angka Kematian Ibu (AKI). Upaya pencegahan diperlukan untuk mengurangi AKI. Deteksi awal pada kehamilan dapat dijadikan sebagai salah satu upaya untuk mencegah kehamilan risiko tinggi pada ibu  hamil, salah satunya disebabkan oleh kehamilan 4T yang dapat menimbulkan berbagai risiko bagi ibu seperti perdarahan, eklampsia, aborsi tidak aman (unsafe abortion), partus lama, infeksi yang      merupakan faktor penyebab tingginya AKI di Indonesia serta risiko bagi bayi seperti prematur, BBLR, cacat bawaan dan kematian bayi. Ada banyak faktor yang menjadi penyebab keadaan tersebut, salah satu faktor yang berpengaruh terhadap tingginya AKI adalah pengetahuan terhadap kehamilannya. Tujuan Penelitian: mengetahui hubungan pengetahuan  dengan  resiko  4T  di Wilayah Kerja Puskesmas Mutiara Tahun 2022. Metode Penelitian: Penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil yang berobat ke  Puskesmas Mutiara pada tanggal 07 s/d 15 Februari 2022 Kabupaten Pidie sebanyak 90 orang. Hasil Penelitian: Ada hubungan pengetahuan ibu dengan  resiko 4T di wilayah kerja Puskesmas Mutiara Tahun 2022 dengan p value 0.000.  Kesimpulan: Ada hubungan pengetahuan ibu dengan  resiko 4T di wilayah kerja Puskesmas Mutiara Tahun 2022.Kata Kunci: Pengetahuan, Resiko 4TBackground The success of maternal health programs can be assessed through the Maternal Mortality Rate (MMR) indicator. Preventive efforts are needed to reduce MMR. Early detection of pregnancy can be used as an effort to prevent high risk pregnancies in pregnant women, one of which is caused by 4T pregnancies which can cause various risks for the mother such as bleeding, eclampsia, unsafe abortion, prolonged labor, and infections. is a factor causing high MMR in Indonesia as well as risks for babies such as prematurity, LBW, congenital defects and infant death. There are many factors that cause this situation, one of the factors that influences the high MMR is knowledge of pregnancy. Research Objective: to determine the relationship between knowledge and 4T risk in the Mutiara Health Center Work Area in 2022. Research Method: This research is analytical with a cross sectional approach. The population in this study were all pregnant women who sought treatment at the Mutiara Community Health Center from 07 to 15 February 2022, Pidie Regency, totaling 90 people. Research Results: There is a relationship between maternal knowledge and the risk of 4T in the working area of Mutiara Health Center in 2022 with a p value of 0.000. Conclusion: There is a relationship between maternal knowledge and the risk of 4T in the Mutiara Health Center working area in 2022. Keywords: Knowledge, 4T Risk 
Hubungan Usia Menarche dan Lama Menarche dengan Dismenorea di Wilayah Kerja Puskesmas Kembang Tanjong Kabupaten Pidie Tahun 2023 Zaitun, Zaitun; Salamah, Salamah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i1.3681

Abstract

Latar Belakang  Prevalensi dismenore di Indonesia diperkirakan 55% perempuan dengan usia reproduktif kesulitan beraktifitas karena mengalami nyeri selama menstruasi. Prevalensi dismenore di Aceh cukup besar, penderita dismenore mencapai 50-60%. Angka kejadian dismenore primer berkisar 54,89% sedangkan sisanya 45,11% adalah dismenore sekunder. Angka yang sama juga tergambar dari hasil studi pendahuluan awal di wilayah kerja Puskesmas Kembang Tanjong didapatkan 60% Remaja putri mengalami dismenore. Tujuan Penelitian  Mengetahui  Hubungan Usia Menarche dan Lama Menarche dengan Dismenorea di Puskemas Kembang Tanjong Kabupaten Pidie. Metode Penelitian Penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri di wilayah kerja Puskesmas Kembang Tanjong Kabupaten Pidie. berjumlah 547 orang dengan tekhnik pengambilan sampel proportional stratified  random sampling berjumlah 85 orang. Penelitian dilakukan 10 s/d 14 Februari 2023 Hasil Penelitian didapatkan Ada hubungan usia menarche (ρ value 0.00), lama mentruasi (ρ value 0.01) dengan dismenore pada remaja putri di wilayah kerja Puskesmas Kembang Tanjong Kabupaten Pidie tahun 2023. Adanya hubungan Usia menarche, lama menstruasi dengan dismenore di wilayah Kerja Puskesmas Kembang Tanjong Kabupaten  Pidie Tahun 2023.Diharapkan untuk dapat di gunakan sebagai masukan bagi tenaga kesehatan agar lebih meningkatkan perhatian terhadap program kesehatan remaja khususnya tentang dismenore dan cara mengatasinyaKata Kunci: Usia menarche, Lama Menstruasi, DismenoreaBackground: The prevalence of dysmenorrhea in Indonesia is estimated at 55% of women of reproductive age who have difficulty carrying out activities because they experience pain during menstruation. The prevalence of dysmenorrhea in Aceh is quite large, with dysmenorrhea sufferers reaching 50-60%. The incidence of primary dysmenorrhea is around 54.89%, while the remaining 45.11% is secondary dysmenorrhea. The same figure is also reflected in the results of an initial preliminary study in the Kembang Tanjong Community Health Center working area which found that 60% of young women experienced dysmenorrhea. Research Objectives: To determine the relationship between age of menarche and duration of menarche with dysmenorrhoea at the Kembang Tanjong Community Health Center, Pidie Regency. Research Method This research is analytical with a cross sectional approach. The population in this study were all young women in the working area of the Kembang Tanjong Community Health Center, Pidie Regency. totaling 547 people with a proportional stratified random sampling technique totaling 85 people. The research was conducted from 10 to 14 February 2023. The research results showed that there was a relationship between the age of menarche (ρ value 0.00), the length of menstruation (ρ value 0.01) and dysmenorrhea in young women in the working area of the Kembang Tanjong Community Health Center, Pidie Regency in 2023. There was a relationship between the age of menarche, long menstruation) with dysmenorrhea in the Kembang Tanjong Community Health Center working area, Pidie Regency in 2023. It is hoped that it can be used as input for health workers to increase their attention to adolescent health programs, especially regarding dysmenorrhea and how to overcome it.Keywords : Age of menarche, duration of menstruation, dysmenorrhea
Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi pada Anak Anwar, Chairanisa; Salamah, Salamah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2484

Abstract

Salah satu pengendalian yang sudah dilakukan oleh Pemerintah adalah memulai vaksinasi anak berusia 6-11 tahun. Adapun reaksi simpang dari vaksin covid 19 yang dikenal sebagai Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) atau Adverse Events Following Immunization (AEFI) adalah kejadian medik yang berhubungan dengan imunisasi baik berupa efek vaksin ataupun efek samping, toksisitas, reaksi sensitivitas, efek farmakologis, atau akibat kesalahan program, koinsidensi, reaksi suntikan, atau hubungan kausal yang tidak dapat ditentukan.  Pemerintah meminta para orangtua tidak panik ketika mendapati anaknya mengalami indikasi gejala kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) usai mendapat suntikan vaksin Covid-19. Beberapa indikasi gejala tersebut seperti nyeri pada lengan bekas suntikan, sakit kepala, nyeri otot, nyeri sendi, menggigil, mual atau muntah, rasa lelah, demam yang ditandai suhu diatas 37,8 derajat celsius, maupun gejala mirip flu dan menggigil selama 1 – 2 hari. Langkah penanganan dini yang dimaksud ialah membuat anak cukup beristirahat dan minum obat penurun panas jika diperlukan. Serta upayakan agar anak mengkonsumsi air putih yang cukup. Lalu, jika terdapat rasa nyeri di tempat bekas suntikan, usahakan tetap gerakan dan gunakan lengan anak.  Setelah melakukan penanganan dini, orang tua agar segera melaporkan temuan KIPI yang dialami anak ke Puskesmas atau ke sentral vaksinasi. Hal ini akan menjadi input evaluasi pelaksanaan vaksinasi kedepannya serta penanganan lebih lanjut. Tujuan penelitian : untuk melakukan evaluasi monitoring kejadian ikutan pasca imunisasi Covid-19 pada anak. Rancangan penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Tahapan penelitian ini dimulai dengan penentuan subjek penelitian yaitu anak Sekolah Dasar di Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh 2.709 orang. Dikarenakan jumlah subjek penelitian yang berjumlah besar, maka ditentukan rumus jumlah sampel yaitu sebanyak 268 orang siswa SD di Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh, setelahnya peneliti melakukan wawancara terhadap responden dengan menggunakan kuesioner. Hasil pengumpulan data diolah dan dianalisa secara univariate dan bivariate menggunakan uji chi-square untuk menunjukkan adanya kejadian ikutan pasca imunisasi covid-19 pada anak.Kata kunci: kejadian ikutan pasca imunisasi, anakOne of the controls that has been carried out by the Government is to start vaccinating children aged 6-11 years. The adverse reactions from the COVID-19 vaccine, known as Adverse Events Following Immunization (AEFI) are medical events related to immunization, either in the form of vaccine effects or side effects, toxicity, sensitivity reactions, pharmacological effects, or other consequences. program error, coincidence, injection reaction, or undetermined causal relationship. The government asks parents not to panic when they find their children have symptoms of post-immunization follow-up (AEFI) after receiving the Covid-19 vaccine. Some of the indications for these symptoms include pain in the injection site, headache, muscle aches, joint pain, chills, nausea or vomiting, fatigue, fever marked by a temperature above 37.8 degrees Celsius, or flu-like symptoms and chills for 1-2 day. The early treatment step in question is to make the child get enough rest and take fever-reducing medication if needed. And try to get your child to drink enough water. Then, if there is pain at the injection site, try to keep moving and use the child's arm. After carrying out early treatment, parents should immediately report the findings of AEFI experienced by the child to the Puskesmas or to the vaccination center. This will be an input for evaluating the implementation of vaccination in the future as well as further handling. The purpose of the study: to evaluate the monitoring of co-occurrence after Covid-19 immunization in children. The design of this study used an analytical research design with a cross sectional approach. This research stage begins with determining the research subject, namely elementary school children in Syiah Kuala District, Banda Aceh 2,709 people. Due to the large number of research subjects, the formula for the number of samples was determined, namely as many as 268 elementary school students in Syiah Kuala District, Banda Aceh, after which the researchers conducted interviews with respondents using questionnaires. The results of data collection were processed and analyzed univariately and bivariately using the chi-square test to show the occurrence of post-covid-19 immunization in children.Keywords: post-immunization adverse events, children
Hubungan Kualitas ANC dengan Kunjungan K4 di Wilayah Kerja Puskesmas Glumpang Tiga Kabupaten Pidie Tahun 2021 Zaitun, Zaitun; Salamah, Salamah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.3682

Abstract

Latar Belakang Salah satu tujuan pembangunan berkelanjutan SDGs dicanangkan pemerintah adalah memastikan kesehatan dan kesejahteraan bagi semua penduduk pada setiap tahap kehidupan yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan reproduksi serta kesehatan ibu dan anak serta mengurangi dan mengelola resiko kesehatan. Cakupan K4 di Kabupaten Pidie merupakan cakupan terendah peringkat kempat dari bawah di Provinsi Aceh. Tingginya angka kematian ibu di daerah ini terkait rendahnya kualitas program pelayanan Kesehatan Ibu Dan Anak (KIA), khususnya kegiatan pemeriksaan kehamilan (ANC) K4 dengan Cakupan K4 di Wilayah Kerja Puskesmas Glumpang Tiga hanya sebesar 55,0%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas ANC dengan Kunjungan K4 di Wilayah Kerja Puskesmas Glumpang Tiga Kabupaten Pidie. Metode Penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki bayi berumur 0-6 bulan di wilayah kerja Puskesmas yang berjumlah 87 orang. Penelitian dilakukan 9 s/d 14 Agustus 2021 Hasil Penelitian didapatkan Ada hubungan kualitas ANC dengan Kunjungan Kehamilan K4 (ρ value 0.001) di wilayah kerja Puskesmas Glumpang Tiga Kabupaten Pidie tahun 2021. Adanya hubungan kualitas ANC dengan Kunjungan Kehamilan K4 di wilayah Kerja Puskesmas Glumpang Tiga Kabupaten Pidie Tahun 2021.Diharapkan penelitian ini dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan ibu dan anak (KIA) khususnya tentang pentingnya pemeriksaan kehamilan secara teratur hingga pemeriksaan K4Kata Kunci: ANC Quality, K4 Pregnancy VisitBackground One of the SDGs sustainable development goals proclaimed by the government is to ensure health and welfare for all residents at every stage of life which aims to improve reproductive health and maternal and child health as well as reduce and manage health risks. K4 coverage in Pidie Regency is the lowest coverage ranked fourth from the bottom in Aceh Province. The high maternal mortality rate in this area is related to the low quality of the Maternal and Child Health (KIA) service program, especially K4 pregnancy examination (ANC) activities with K4 coverage in the Glumpang Tiga Community Health Center Working Area of only 55.0%. This study aims to determine the relationship between ANC quality and K4 visits in the Glumpang Tiga Health Center Working Area, Pidie Regency. This research method is analytical with a cross sectional approach. The population in this study were all mothers who had babies aged 0-6 months in the Puskesmas work area, totaling 87 people. The research was conducted from 9 to 14 August 2021. The research results showed that there was a relationship between ANC quality and K4 Pregnancy Visits (ρ value 0.001) in the working area of the Glumpang Tiga Community Health Center, Pidie Regency in 2021. There was a relationship between ANC quality and K4 Pregnancy Visits in the Glumpang Tiga Community Health Center working area. Pidie Regency in 2021. It is hoped that this research can increase public knowledge about maternal and child health (MCH), especially about the importance of regular pregnancy checks and K4 checksKeywords : ANC Quality, K4 Pregnancy Visit
Hubungan Dukungan Sekolah Dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Pada Siswi SMP N 1 Glumpang Tiga Kabupaten Pidie Tahun 2024 Salamah, Salamah; Zaitun, Zaitun
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.4066

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi anemia di negara Asia Tenggara sebesar 46,6% pada wanita usia subur. Temuan penelitian Riskesdas tahun 2018, prevalensi nasional anemia pada perempuan mencapai 23,7% dari seluruh perempuan pada umur 15- 24 tahun, perkiraan, sekitar 32 % remaja, atau kira-kira tiga sampai empat dari setiap sepuluh remaja menderita anemia. Untuk mencapai tujuan menurunkan persentase remaja putri dan wanita usia subur (AS) yang menderita anemia pada tahun 2025, pemerintah Indonesia memprioritaskan pelaksanaan program pemberian tablet tambah darah (TTD) kepada remaja putri dan pasien wanita usia subur (WUS) sebanyak satu tablet per minggu untuk mencegah dan mengobati anemia. Tujuan Penelitian: Mengetahui Hubungan dukungan sekolah dengan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah di SMP N 1 Glumpang Tiga Kabupaten Pidie. Metode Penelitian: Penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi kelas 1 dan 2 SMP N 1 Glumpang Tiga Kabupaten Pidie berjumlah 56 orang. Penelitian dilakukan tanggal 29 s/d 31 Januari 2024. Hasil Penelitian: Hasil didapatkan Ada hubungan dukungan sekolah dengan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada siswi di SMP N 1 Glumpang Tiga Kabupaten Pidie tahun 2024 dengan ρ value 0.003. Saran: Diharapkan bagi Lembaga pendidikan SMP N 1 Glumpang Tiga agar dapat memanfaatkan hasil penelitian ini sebagai bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan khususnya mengenai peran sekolah dalam upaya pendampingan siswi dalam mengonsumsi tablet tambah darah sesuai program yang sudah ditetapkan pemerintah.Kata Kunci: Dukungan Sekolah, KepatuhanBackground The prevalence of anemia in Southeast Asian countries is 46.6% in women of childbearing age. The findings of the 2018 Riskesdas research, the national prevalence of anemia in women reached 23.7% of all women aged 15-24 years. It is estimated that around 32% of teenagers, or approximately three to four out of every ten teenagers suffer from anemia. To achieve the goal of reducing the percentage of adolescent girls and women of childbearing age (AS) who suffer from anemia by 2025, the Indonesian government is prioritizing the implementation of a program to provide blood supplementation tablets (TTD) to adolescent girls and female patients of childbearing age (WUS) at the rate of one tablet per week for prevent and treat anemia. Research Objectives: To determine the relationship between school support and compliance with blood supplement tablet consumption at SMP N 1 Glumpang Tiga, Pidie Regency. Research Method This research is analytical with a cross sectional approach. The population in this study was all 56 students in grades 1 and 2 of SMP N 1 Glumpang Tiga, Pidie Regency. The research was conducted from 29 to 31 January 2024. The research results showed that there was a relationship between school support and compliance with the consumption of blood supplement tablets among female students at SMP N 1 Glumpang Tiga, Pidie Regency in 2024 with a ρ value of 0.003. It is hoped that the SMP N 1 Glumpang Tiga educational institution can utilize the results of this research as material for consideration in formulating policies, especially regarding the role of schools in assisting female students in consuming blood supplement tablets according to the program that has been established by the government.Keywords: School Support, Compliance
Setaman flower lexicons in the Nyekar rite: Anthropolinguistics of Javanese society Salamah, Salamah; Nazilah, Halimah Milladunka; Agistina, Fanya Indah; Zakiyah, Millatuz
LITERA Vol. 23 No. 1: LITERA (MARCH 2024)
Publisher : Faculty of Languages, Arts, and Culture Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ltr.v23i1.70972

Abstract

The tradition of carrying setaman flowers in the nyekar rite success to be a part of local wisdom that has survived through various periods, but on the other hand, documents about it are still limited.  This study aims to describe the lexicons in kembang setaman in the nyekar rite from the Javanese perspective. Adopting qualitative  method with a focus on ethnographic approach, data is collected through interview and literature study and examined using semiotic and lexical-semantic analysis. The result show seven plants that make up the setaman, including (1) roses (mawar or mawi-arsa, a sincere intention to live up to noble values), (2) jasmine (melati or melat ing ati, the sincerity of the heart), (3) white chrysolite flower (kanthil or tansah kumanthil-kanthil, uninterrupted devotion), (4) ylang (kenanga or kenangen ing angga, always remembering the ancestral heritage), (5) tuberose (sedap malam or harum dhalu, always remembering the sacred teachings of the ancestors even in the dark of the night), (6) rose balsam (pacar air or pacar banyu, prosperity continues to flow), and (7) pandan leaves (liaison with the deceased). Kembang setaman functions as a symbol of gifts accompanied by prayers sent when visiting graves which are considered homes for people who have died, and contemporary Javanese society is still carrying out this tradition. This research expands the limited field of Anthropolinguistics studies, and on the other hand, can be used as cultural documentation that encourages the intention to better conserve the local wisdom over a long period.
Humanistic-Based Learning Management: Harmonizing Multiculturalism in Building An Inclusive Learning Environment Nuryadin, Nuryadin; Salamah, Salamah; KMR, Galuh Nashrulloh; Norlaila, Norlaila
JURNAL AL-TANZIM Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/al-tanzim.v8i1.7067

Abstract

This research aims to analyze humanistic-based learning management in building an inclusive learning environment at one of Banjarmasin's multicultural madrasa educational institutions. This research used a qualitative case study approach, where researchers conducted interviews with 12 informants, consisting of madrasah leaders, teachers, and students, using purposive sampling techniques. Observations were carried out on managerial and learning activities at the madrasah, while documentation was carried out to complete various needs to strengthen the results of interviews and observations. Data analysis starts with data collection, reduction, display, and conclusion. The research results show that multicultural-based inclusive policies first form humanistic learning management. Second, humanistic-based learning management is carried out through needs analysis, policy development, harmonization of multiculturalism, and an inclusive learning environment. Third, continuous monitoring and evaluation. The implications of this research emphasize the importance of an educational approach that prioritizes humanistic, inclusive, and sustainable aspects of creating a learning environment that supports the holistic development of students from various cultural backgrounds.
POLITISASI AGAMA DALAM PEMILIHAN KEPALA DESA (STUDI PEMILIHAN KEPALA DESA PALING SERUMPUN PRIODE 2020-2026) Salamah, Salamah; Efendi, Efendi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.24117

Abstract

Berlakunya Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2015 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 Tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa telah menciptakan suasana baru dalam proses pilkades. Tidak dapat dipungkiri bahwa keterlibatan masyarakat dan bangsa dalam sistem pemilihan kepala desa ini telah menambah semaraknya mereka di dalam mengembangkan kehidupan berdemokrasi. tujuan Penelitiannya adalah untuk mengetahui bagaimana politisasi agama untuk kepentingan politik yang dilakukan seorang calon kepala desa di desa laut dendang dalam Hukum Islam,Untuk mengetahui bagaimana bentuk politisasi agama dalam pemilihan kepala desa dan untuk mengetahui bagaimana pendapat dari tokoh masyarakat dan tokoh agama terhadap kandidat yang mempolitisasi agama. Sedangkan metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Hasil peneltian ini yang dilakukan peneliti mengenai politisai agama dalam pemilihan kepala desa di Desa Paling serumpun, Praktik politisasi agama yang terjadi di Desa paling serumpun dilatar belakangi oleh adanya pemilihan kepala desa. Di mana setiap calon kepala desa akan berkampanye dengan menggunakan “politisasi agama” untuk menarik simpati warganya agar bersimpati sehingga calon kepala desa tersebut akan dipilih menjadi kepala desa. Calon kepala desa akan menempatkan tim suksesnya untuk berkampanye di tempat-tempat yang strategis atau turun sendiri untuk mempromosikan dirinya agar terpilih yang tentunya dengan jargon-jargon yang sudahdirancang sebelum hari H berkampanye demi suksesnya tujuannya.Calon kepala desa akan mendatangi orang yang dianggap berpengaruh, seperti mendatangi tokoh agama, tokoh masyarakat, ketua perkumpulan organisasi, bahkan kalangan blater sekalipun. Dengan tujuan agar menginstruksikan terhadap bawahan (anak buahnya) atau tetangga sekitarnya untuk memilih calon kepala desa. Politisasi agama tidak boleh dilakukan karena di nilai dapat merusak suatu kelompok agama tertentu yang akan dapat menimbulkan perpecahan. Jika kandidat yang hendak ingin di pilih menjadi pemimpin maka, kandidat tersebut menyusun suatu program apa yang akan di buat yang bisa di terima di kalangan masyarakat. Bukan program yang saling menjatuhkan dengan membawa agama.
Analisis Model Pembelajaran Process Oriented Guide-Inquiry Learning Terhadap Kemampuan Literasi Sains Siswa Yolanda, Uci Apriliya; Sari, Meirita; Salamah, Salamah
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v4i2.815

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh model pembelajaran POGIL terhadap kemampuan literasi sains siswa pada mata pelajaran IPA di SMPN 20 Kota Bengkulu.Penelitian ini bertujuan untuk melihat kemampuan literasi sains siswa dengan model pembelajaran POGIL pada mata pelajaran IPA di SMPN 20 Kota Bengkulu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen semu (Quasi-Experimental).Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, tes, dan dokumentas.Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes.Teknik analisis data yang digunakan adalah uji normalitas dengan uji chi kuadrat, uji homogenitas dengan uji F dan uji hipotesis dengan uji independent sample T test. Hasil penelitian adalahdari uji hipotesis pre test, nilai thitung (2,866) > ttabel (2,00172) dengan taraf signifikansi 5% H1 diterima dan H0 ditolak dengan hasil rata – rata pre test pada kelompok eksperimen sebesar 48 dan rata-rata pada kelompok kontrol sebesar 39. Kemudian berdasarkan hasil dari uji hipotesis post test, nilai thitung (3,118) > ttabel (2,00172) dengan taraf signifikansi 5% adanya penolakan ????0 dan penerimaan ????1 Artinya terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan literasi sains antara kelas eksperimen dan kelas kontrol setelah diberikan perlakuan dengan hasil rata – rata pre test pada kelompok eksperimen sebesar 81,3 dan rata-rata pada kelompok kontrol sebesar 60,4. This research was motivated by the POGIL learning model on students' science literacy skills in science subjects at SMPN 20 Kota Bengkulu. This study aims to see students' science literacy skills with the POGIL learning model in science subjects at SMPN 20 Kota Bengkulu. The type of research used is quantitative research with pseudo-experimental methods (Quasi-Experimental). Data collection techniques in this study are observation, tests, and documents. The instrumen used to collect data is a test. The data analysis techniques used are normality test with chi squared test, homogeneity test with F test and hypothesis test with T test.The results of the study were from the pre test hypothesis test, the calculated value (2.866) > ttable (2.00172) with a significance level of 5% H1 was accepted and H0 was rejected with the average pre test results in the experimental group of 48 and the average in the control group of 39.Then based on the results of the post test hypothesis test, the calculated value (3.118) > ttable (2.00172) with a significance level of 5% rejection of H0 and acceptance of H1 This means that there is a significant difference in science literacy ability between the experimental class and the control class after treatment with the average pre test results in the experimental group of 81,3 and the average in the control group of 60.4.
Analisis Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Suhu dan perubahannya Kelas VII Sari, Esy Puspita; Sari, Meirita; Salamah, Salamah
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v4i2.816

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar kelas VII pada materi Suhu dan Perubahannya. Penelitian ini dilakukan di SMPN 20 Kota Bengkulu. Sampel yang diambil dalam penelitian ini terdiri dari 2 kelas yakni kelas VII C (kelas yang diajarkan menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan kelas VII D (kelas yang diajarkan tidak menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini terdiri dari 20 soal pilihan berganda. Berdasarkan analisis data menggunakan uji t dan hasil yang diperoleh ada beberapa hal yang menjadi temuan dalam penelitian ini adalah: (1) Berdasarkan uji normalitas lilliefors didapat hasil belajar pada pembelajaran Problem Based Learning (PBL) adalah Fhitung = 0,76 sedangkan dari daftar uji liliefors pada taraf nyata ∝ = 0,5 maka diperoleh harga Ftabel = 0,161 Sehingga diperoleh Fhitung (0,76) < Ftabel (0,161) yang berarti data hasil belajar siswa berasal dari populasi yang berdistribusi normal. (2) Berdasarkan uji homogenitas diperoleh Fhitung < Ftabel (0,429) < 1,86) hal ini berarti dapat disimpulkan varians berasal dari berdistribusi yang homogen. (3) Untuk pengujian hipotesis diperoleh thitung 1,769 dan ttabel = 1,64. Kriteria pengujian adalah terima Ho jika thitung < ttabel Dalam penelitian ini dipeoleh thitung (1,769) > ttabel (1,64), dengan demikian Ho ditolak dan H1 diterima, berarti ada pengaruh yang positif dan signifikan antara model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar kelas VII SMPN 20 Kota Bengkulu.Kata kunci: Problem Based Learning (PBL), Hasil Belajar.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abadi, Machrus Abdullah, Bahari Acep Supriadi Adam Adam Addawiyah, Robiah Ade Ikhsan Kamil Adisel, Adisel Agistina, Fanya Indah Aidilof, Hafizh Al Kautsar Ainal Mardhiah Alfaini, Momika Alfajar, Difa Wahyu Alfiannur, Muhammad Ananda, Nofita Anandri, Avisina Andri Wicaksono, Andri Andy Satria Angga Pratama Anwar, Chairanisa Arief Rahman Arif Setiawan Aris Haryanto Aris Priyanto, Aris Priyanto Ariyanto Ariyanto Asih Makarti Muktitama Aulia Marelyno, Mauna Aulia Rachman, Yenny Avra, Errick Azdami, Chairul Baihaqi, Muhammad Ferdy Barmawi Barmawi, Barmawi Cindy Junita Putri Dahlan Abdullah Dalman, Dalman Dekri Nopita Sari, Dekri Nopita Sari Dewi, Sasmala Dian Agus Ruchliyadi Edi Waluyo EDI YUSUF, EDI Efendi Efendi Eka Wulandari Elanda, Yurike Erlangga Erlangga Esti Setiawati Eti Setiawati, Eti Eva Ayuzar, Eva Ezwasyah, Ezwasyah Faddillah.S, Yuni Fadhli Rabbi, Mim Fahrudin, Saleh Falah, Nurul Fauzi, Muhammad Sukron Febri, Suri Purnama Febrian , Muhammad Rizki Febriyanto, Dedi Fitri Maulinda, Kurniasih Fitriaman, Fitriaman Fyka, Samsul Alam Galuh Nashrulloh Kartika Mayangsari Rofam Gede Wira Bayu Hamidah, Wanda Hamsi, Widia Handayani, Sri Hanisah, Hanisah Harahap, Armansyah Maulana Harefa, Fendi Saputra Hasibuan, Sakinah Helmi Susilawati, Helmi Susilawati Hendrilia, Yudi Hesti Hesti Hidayat, Asnam Hidayat, Febryan Humaira, Putri Idawati Idawati Irawaty Rodiah, Irawaty Rodiah Ismiyati, Ismiyati Judijanto, Loso Juliana Juliana Kelly Maharani Khairullah, T. Fajar Khairunnisa, Nur Aini Kosmita, Sri Lidya Rosnita Lutfi Wibawa Lutfiyah Lutfiyah Luthfi, Attabik M. Hatta M. Sukarno Mahdaliana Mahdaliana, Mahdaliana Mahdaliana, Mahdaliana - Mahyu, Moulia Mainisa, Mainisa Mardhotillah, Wulan Devitalisa Maretha, Carla Maretha, M.A. Mariyana, Vina Marlina Marlina Martina Martina Maryana Maryana Maulida, Leni Mazala Istiqoma, Binta merliyana, Merliyana Millatuz Zakiyah, Millatuz Mudhiah, Mudhiah Muhammad Aswar Limi Muhammad Hatta Muhammad Ikhwani Muhammad Nur Effendi Muhammad Yahya, Abdullah Muhayar, Marhadi Mukaddam, Muhammad Faqih Muliani Muliani, Muliani Munawwar Khalil, Munawwar Mutmainah Mutmainah Nadilla, Meisya Deva Nazilah, Halimah Milladunka Norlaila Norlaila Nur Adzim, Rahmad Hidayat Nurdin Nurdin NURUL HIDAYAH Nuryadin, Nuryadin Nuryenda, Endang Yuda Prama Hartami Pramesti, Resti Diah Priawan, Indra Puji Yanti Fauziah Puspita Ayu Lestari Putri Reistanti, Agustina Putri, Marta Diniyah putri, Wahyuni Dwi Qofifah Nuraziza Qolbia, Naurah Rabiatul Adawiyah Rachmawati Rusydi, Rachmawati Rahimah, Rahimah Rahmi Inayati Raka Purnama, Bramasetya Ramadhani, Fanny Ramadhani, Fara Dila Rambe, Robiatun Rangkuti, Haris Yunanda Ranim, Yenfi Riza Rejeki Siti Ferniah Riani Riani, Riani Rika, Rika Riskina, Zulfa Rona Romadhianti, Rona Rusipah, Ica S, Zulkarnain Sabirin, Wahyu Saidah Saidah Saiful Adhar Saifullah Saifullah Salma, Wakhidatus Sangkut Salsabillah, Rizky Sanya, Mahdya Fatina Sari Yunilarosi, Elvida Sari, Esy Puspita Sari, Hesti Puspita Sari, Meirita Sari, Wenny Aulia Sarjiyem, Sarjiyem Sartika, Dimas Satwika, Pratista Widya Sa’diyah, Saroh Setiarini, Elizabeth Susi Silviana Silviana Sri Iswati Sridiyatmiko, Gunawan SUBIYAH, SUBIYAH Sugiharyanti, Eni Suhardi Suhardi Sukadari Sukadari, Sukadari Sukma, Bibit Sulastry, Heny Suriagiri Surya, Pinkan Suryadi Suryadi Syariful Muttaqin Tama, Ady Tarto, Tarto Tinursani, Deni Tuti Alawiyah Utami, Andriani Verlinda, Desnia Vivi Julianti, Vivi Waffa Purnama, Layla Wahyuni, Riri Wantoro Wantoro, Wantoro Wediasti, Welti Wijanarka Wijanarka Wulan, Diah Retno Yeni Salindri, Yeni Salindri Yolanda, Uci Apriliya Yuli Evadianti, Yuli Yusrizal Akmal Zaitun Zaitun Zulham, Zulham Zulpikar, Zulpikar Zumairi, Zumairi Zunaroh, Siti Zuraida Zuraida Zuriani, Zuriani