p-Index From 2021 - 2026
13.954
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN Humanika : Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Litera Bioma : Berkala Ilmiah Biologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Inovasi Pendidikan Buletin Penelitian Sosek JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE BELIA: Early Childhood Education Papers Sintesis Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini BELAJEA: Jurnal Pendidikan Islam Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan TA'LIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam Journal of Education and Instruction (JOEAI) LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra Journal Analytica Islamica Al-Banjari : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman KOMIK (Konferensi Nasional Teknologi Informasi dan Komputer) Jurnal Kreativitas PKM Qalam: Jurnal Ilmu Kependidikan AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia YUME : Journal of Management JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Hasta Wiyata Jurnal Ilmiah Samudra Akuatika JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Pena Literasi Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Jurnal Laot Ilmu Kelautan Jurnal Berdaya Mandiri Ksatra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra REMITTANCE: JURNAL AKUNTANSI KEUANGAN DAN PERBANKAN International Journal of Engineering, Science and Information Technology Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan Djtechno: Jurnal Teknologi Informasi Jurnal Jendela Pendidikan Berajah Journal LITERATUR: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Journal of Pragmatics and Discourse Research Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) IJOCE: Indonesia Journal of Civic Education Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia (JPPMI) Sisfo: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Jurnal Sains Pertanian Deskripsi Bahasa ABDINE Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Jurnal Pendidikan Dasar KOLONI Innovative: Journal Of Social Science Research Moderasi : Journal of Islamic Studies Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa TOFEDU: The Future of Education Journal Science and Education Journal Komunita: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Buletin Pengabdian Jurnal Malikussaleh Mengabdi Kreasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Agrifo: Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh AL GHAZALI: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam AL GHAZALI: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Keagamaan Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Indonesian Science Education Journal (ISEJ) ABDIMU: Jurnal Pengabdian Muhammadiyah Jurnal Sosialita: Jurnal Kajian Sosial dan Pendidikan IJIS Edu : Indonesian Journal of Integrated Science Education JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Jurnal Ilmiah Guru Madrasah (JIGM) Teewan Journal Solutions
Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN PRESTASI BELAJAR IPS MELALUI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) Aris Priyanto, Aris Priyanto; SALAMAH, SALAMAH
Jurnal Sosialita Vol. 8 No. 2 (2016): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aris Priyanto dan SalamahABSTRAKPenelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan prestasi belajar IPS melalui pendekatan contextual teaching and learning (CTL). Teknik pengambilan data menggunakan observasi dan tes. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Adapun yang menjadi subjek penelitian adalah 20 peserta didik kelas IV SDN Kapiteran Kemiri Purworejo Tahun Pelajaran 2015/2016. Prosedur penelitian dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Dari hasil penelitian disimpulkan, bahwa: 1) rata-rata skor keterampilan berpikir kritis IPS sebesar 0,52 (52%) dan capaian di atas KKM ≥ 65 pada prasiklus oleh 8 peserta didik (40%), meningkat menjadi 0,67 (67%) dengan 13 peserta didik (65%) pada siklus 1, dan sebesar 0,85 (85%) dengan 17 peserta didik (85%) pada siklus ke-2; 2) rata-rata nilai prestasi belajar IPS sebesar 0,55 (55%) dan capaian di atas KKM ≥ 65 pada prasiklus oleh 8 peserta didik (40%), meningkat menjadi 0,71 (71%) dengan 13 peserta didik (65%) pada siklus 1, dan sebesar 0,87 (87%) dengan 17 peserta didik (85%) pada siklus ke-2.Kata Kunci: keterampilan berpikir kritis, prestasi belajar, contextual teaching and learning (CTL)This classroom action research aims to improve critical thinking skills and IPS learning achievement through contextual teaching and learning (CTL). The research procedure starts from planning, implementation, observation, and reflection. The techniques of collecting data are observations and tests within quantitative descriptive technique as the way of analysis data. Meanwhile, the subjects of this research are 20 students of fourth grade SDN Kapiteran Kemiri Purworejo, 2015/2016. The results of the study are: 1) the average score of critical thinking skill of IPS is 0,52 (52%) and achievement above KKM ≥ 65 on pre-cycle by 8 students (40%), increase to 0,67 (67 %) with 13 students (65%) in 1st cycle, and by 0.85 (85%) with 17 students (85%) in 2nd cycle; 2) the average IPS achievement score of 0.55 (55%) and achievements above the KKM ≥ 65 on pre-cycle by 8 students (40%), increased to 0.71 (71%) with 13 students (65 %) in 1st cycle, and by 0.87 (87%) with 17 students (85%) in 2nd cycle.Keywords: critical thinking skills, learning achievement, contextual teaching and learning (CTL)
PENINGKATAN MINAT, KEAKTIFAN, DAN HASIL BELAJAR SOSIOLOGI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE Tinursani, Deni; Salamah, Salamah
Jurnal Sosialita Vol. 17 No. 1 (2022): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Deni Tinursani dan SalamahABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peningkatan minat, keaktifan,dan hasil belajar Sosiologi melalui model pembelajaranthink pair sharepada peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Sedayu tahun pelajaran2019/2020. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjekdalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI yang berjumlah 32 orang.dengan prosedur umum meliputi tahapan planning, acting, observing, danreflecting. Adapun metode pengambilan data dengan observasi, angket,dokumentasi, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwapenerapan think pair share dapat meningkatkan minat, keaktifan, dan hasilbelajar Sosiologi pada peserta didik. Peningkatan tersebut dapat dibuktikandengan peningkatan minat belajar yang pada tahap prasiklus sebesar 0%menjadi 3,137% pada siklus 1, kemudian pada siklus 2 menjadi 78,13%dengan kategori minimal baik; peningkatan keaktifan belajar yang padatahap prasiklus sebesar 0% menjadi 40,63% pada siklus 1, kemudianmeningkat menjadi 90,63% dengan kategori minimal baik pada siklus 2;dan peningkatan hasil belajar yang pada tahap prasiklus sebesar 12,50%menjadi 59,38% pada siklus 1, kemudian meningkat menjadi 100% padasiklus 2.Kata Kunci: Minat belajar, keaktifan belajar, hasil belajar, think pairshareThis study aims to explain increasing interest, activity, and learningoutcomes of Sociology through the think pair share learning model in classXI students of SMA Negeri 1 Sedayu for the 2019/2020 school year. Thisresearch is a classroom action research. The subjects in this study wereclass XI students, totaling 32 people. with general procedures covering thestages of planning, acting, observing, and reflecting. The data collectionmethod is observation, questionnaires, documentation, and learningoutcomes tests. The results of this study indicate that the application ofthink pair share can increase the interest, activity, and learning outcomesof Sociology in students. This increase can be proven by an increase ininterest in learning which at the pre-cycle stage was 0% to 3.137% in cycle1, then in cycle 2 it became 78.13% with a minimum category of good;increased activitystudy which at the pre-cycle stage was 0% to 40.63% incycle 1, then increased to 90.63% with a minimum category of good incycle 2; and an increase in learning outcomes at the pre-cycle stage by12.50% to 59.38% in cycle 1, then increasing to 100% in cycle 2.Keywords: In
PENDIDIKAN KARAKTER PADA PENGEMBANGAN EMOSI SOSIAL PESERTA DIDIK Yeni Salindri, Yeni Salindri; Salamah, Salamah
Jurnal Sosialita Vol. 17 No. 1 (2022): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Yeni Salindri dan SalamahABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan karakterdalam pengembangan emosional, pelaksanaan pendidikan karakter danfaktor penghambat serta solusi pendidikan karakter dalam pembentukankecerdasan emosional peserta didik. Penelitian ini menggunakan metodekualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Mts. M. Basuni Imran, KabupatenSambas, Provinsi Kalimantan Barat. Waktu penelitian dilakukan dari bulanJanuari sampai dengan bulan April 2021. Subjek penelitian adalah guru dankepala sekolah yang menerapkan pendidikan karakter pada pengembnganemosi sosial peserta didik kelas VIII. Teknik pengumpulan data yangdigunakan adalah observasi partisipatif, wawancara semi terstruktur,dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif yangterdiri dari tiga alur yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikankesimpulan. Hasil penelitian disimpulkan bahwa: (1) Bentuk-bentukpenanaman nilai-nilai pendidikan karakter dalam pembentukan kecerdasanemosional peserta didik; (2) Pelaksanaan pendidikan karakter dalammengembangkan emosional peserta didik sudah terlaksana dengan baik.;(3) Hambatan pendidikan karakter dalam pengembangan emosional pesertadidik adalah krisis keteladanan dari orang tua dan masyarakat di lingkungantempat tinggal, serta lingkungan di luar sekolah yang menghambatpembentukan karakter, yakni pengaruh lingkungan pergaulan remajadewasa ini, kerusakan akhlak dalam lingkungan masyarakat.Kata Kunci: Pendidikan karakter, Pengembangan, Emosi SosialThis study aims to: determine the values of character education in theemotional development, the implementation of character education, and theinhibiting factors and solutions for character education in the formation ofstudents' emotional intelligence. This study uses a qualitative method. Thisresearch was conducted at Mts. M. Basuni Imran, Sambas Regency, WestKalimantan Province. The time of the study was carried out from Januaryto April 2021. The research subjects were teachers and school principalswho applied character education to the development of social emotions ofclass VIII students. Data collection techniques used are participatoryobservation, semi-structured interviews, documentation. The data analysistechnique uses interactive analysis which consists of three paths, namelydata reduction, data presentation and conclusion drawing. The results ofthe study concluded that: (1) The forms of inculcation of charactereducation values in the formation of emotional intelligence of students; (2)The implementation of character education in developing the emotionaldevelopment of students have been carried out well. (3) Barriers tocharacter education in the emotional development of students was a crisisof exemplary from parents and the community in which participants livestudents, as well as the environment outside of school that hinderscharacter formation, namely the influence of today's adolescent socialenvironment, moral damage in the community.Keywords: Character Education, Development, Social Emotion
Hubungan Persepsi Orang Tua dengan Pemberian Pendidikan Seks Usia Dini di TK RA Darussa’dah Kec Glumpang Tiga Kab. Pidie Salamah, Salamah; Zaitun, Zaitun
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3397

Abstract

Latar Belakang. Maraknya kasus kekerasan seksual yang terjadi dan dialami oleh anak saat ini sudah sangat memprihatinkan bahkan dapat dikatakan dalam kondisi kritis dan darurat sehingga sangat meresahkan. Sehingga di usia ini orangtua sebagai role models bagi anak sangat berperan aktif dalam pertumbuhan maupun perkembangan anak. Menurut Undang-undang No 35 Tahun 2014 menyatakan bahwa anak berhak mendapatkan perlindungan yang mencakup segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi anak dan hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh, berkembang dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi, orangtua memiliki tanggungjawab tentang hal tersebut. Tujuan Penelitian Mengetahui Hubungan Persepsi Orang Tua Dengan Pemberian Pendidikan Seks Usia Dini Di TK RA Darussa'dah Kecamatan Glumpang Tiga Kab. Pidie. Penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua orang tua peserta didik RA Darussa’dah yang berjumlah 33 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan total populasi. Hasil Penelitian didapatkan ada hubungan Persepsi Orang Tua Dengan Pemberian Pendidikan Seks Usia Dini dengan p value 0.003 <0.005. Kesimpulan. Ada Hubungan Persepsi Orang Tua Dengan Pemberian Pendidikan Seks Usia Dini Di TK RA Darussa'dah Kecamatan Glumpang Tiga Kab. Pidie. Saran Diharapkan bagi orang tua untuk tetap mengajarkan pendidikan seks pada anak sejak dini sampai dengan dewasa sehingga pengetahuannya berkesinambungan Kata Kunci: Persepsi, Pendidikan Seks Usia Dini Background Nutritional problems can have a negative impact on a child's growth and development. The adverse effects can be risky in the long term, namely decreased immunity so that it is easy to get sick, decreased cognitive ability and learning achievement, and a high risk for the emergence of diabetes, stroke, cancer, obesity, heart and blood vessel disease, and disability at old age. old, and short term, namely impaired intelligence, impaired physical growth, metabolic disorders in the body, and brain development. Research Objectives To find out the factors that influence the nutritional status of toddlers in Gampong Asan Village, Kembang Tanjong District, Pidie Regency in 2022. Research Methods This study is an analytic study with a cross sectional approach. The population in this study were all mothers who had toddlers aged 12-59 months in Gampong Asan Village, Kembang Tanjong District, Pidie Regency, as many as 40 people. Sampling was done with the total population. Research Results There is an influence of infectious diseases (ρ value 0.04), health services (ρ value 0.04.) There is an effect of knowledge (ρ value 0.04) on the nutritional status of toddlers in Gampong Asan Village, Kembang Tanjong District in 2022 Conclusion There is an influence of health services, disease infection and knowledge of the nutritional status of toddlers in Gampong Asan Village, Kembang Tanjong District in 2022. Suggestions It is hoped that this can be used as information and to increase public knowledge about the nutritional status of toddlers so that it can increase family awareness about the importance of paying attention to the nutritional status of toddlers.Keywords : Nutritional status, Health Servis and Knowledge
Hubungan Usia Menarche dan Status Haid dengan Mioma Di RSUD TGK Chik Ditiro Kabupaten Pidie Tahun Kabupaten Pidie Tahun 2022 Zaitun, Zaitun; Salamah, Salamah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.3684

Abstract

Latar Belakang Mioma uteri merupakan masalah kesehatan reproduksi yang dapat menyebabkan morbiditas cukup serius  bagi wanita usia subur dan secara signifikan dapat mempengaruhi kualitas hidup penderitanya. Di Provinnsi Aceh khususnya tahun 2018 sampai dengan 2020 terdapat 152 kasus mioma uteri. Dari seluruh kasus proporsi tertinggi yang mengalami mioma uteri berdasarkan sosio demografi umur ditemukan pada kelompok umur  40-46 tahun. Tujuan Penelitian Mengetahui Hubungan Usia Menarche dan status haid dengan Mioma di RSUD TGK Chik Ditiro     Kabupaten Pidie. Metode Penelitian Penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan Cross Sectional retrospektif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien mioma uteri (kasus)  dan kista yang berobat Di Rumah Sakit Umum Daerah Tgk Chik Ditiro  Kabupaten Pidie berjumlah sebanyak 82 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan total populasi. Penelitian dilakukan tanggal 13 s/d 17 Februari 2022. Hasil Penelitian didapatkan Tidak Ada hubungan usia menarche dengan kejadian mioma uteri Di RSUD Tgk Syik Di Tiro Kabupaten Pidie dengan ρ value 0,856 (ρ<0,00).  Ada hubungan status haid dengan kejadian mioma uteri  dengan ρ value 0,00 (ρ<0,00) Tahun 2022. Diharapkan bagi  pengambilan  kebijakan  kesehatan agar  dapat lebih aktif lagi dalam menginformasikan tentang pentingnya upaya deteksi dini mioma dengan mensosialisasikan pada masyarakat mengenai gejala-gejala mioma, pola menstruasi, dan pola hidup sehat, khususnya pada remaja dan WUS yang berusia >35 tahun sehingga dapat meminimalkan angka kejadian.Kata Kunci: Status Haid, Usia Menarche, Mioma UteriBackground Uterine myoma is a reproductive health problem that can cause serious morbidity for women of childbearing age and can significantly affect the sufferer's quality of life. In Aceh Province, especially from 2018 to 2020, there were 152 cases of uterine myoma. Of all cases, the highest proportion of uterine myomas based on socio-demographic age was found in the 40-46 year age group. Research Objective: To determine the relationship between age of menarche and menstrual status with myoma at TGK Chik Ditiro Regional Hospital, Pidie Regency. Research Method This research is analytical with a retrospective cross sectional approach. The population in this study was all 82 patients with uterine myoma (cases) and cysts who received treatment at the Tgk Chik Ditiro Regional General Hospital, Pidie Regency. Sampling was carried out with the total population. The research was conducted from 13 to 17 February 2022. The research results showed that there was no relationship between the age of menarche and the incidence of uterine myoma at Tgk Syik District Hospital in Tiro, Pidie Regency with a ρ value of 0.856 (ρ<0.00). There is a relationship between menstrual status and the incidence of uterine myoma with a ρ value of 0.00 (ρ<0.00) in 2022. It is hoped that health policy makers can be more active in informing about the importance of early detection of myoma by socializing the public about the symptoms. myoma, menstrual patterns, and healthy lifestyles, especially in teenagers and WUS aged >35 years so as to minimize the incidence rateKeywords : Menstrual Status, Age of Menarche, Uterine Mioma
Hubungan Gaya Hidup Dan Pola Asuh Dengan Prilaku Seksual Pranikah Pada Remaja Di Kayee Panyang Kecamatan Kembang Tanjong Kabupaten Pidie Tahun 2023 Salamah, Salamah; Zaitun, Zaitun
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i1.3680

Abstract

Indonesia menghadapi berbagai permasalahan berkaitan dengan remaja diantaranya perilaku seksual pra-nikah, penggunaan narkoba dan penyakit menular seksual. Peningkatan angka perilaku seksual remaja disebabkan oleh rendahnya pengetahuan remaja tentang seks dan kesehatan reproduksi dimana pengetahuan merupakan salah satu komponen dalam pembentukan sikap seseorang. Terdapat beberapa faktor yang akan membuat remaja cenderung mengambil sikap yang salah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, gaya hidup & pola asuh keluarga dengan perilaku seksual pranikah pada remaja di Gampong Kayee Panyang Kecamatan Kembang Tanjong Kabupaten Pidie. Desain penelitian adalah analitik dengan pendekatan crossectional, penelitian dilakukan di Gampong Kayee Panyang Kecamatan Kembang Tanjong Kabupaten Pidie pada bulan Februari 2023, populasi dalam penelitian adalah seluruh remaja laki-laki dan perempuan di gampong Kayee Panyang dengan umur 16 tahun s/d 21 tahun yang berjumlah 58 remaja, teknik pengambilan sampel menggunakan total populasi. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan pengetahuan dengan perilaku seksual pranikah remaja dengan ρ value 0.01≤ 0,05, ada hubungan gaya hidup dengan perilaku seksual pranikah remaja dengan ρ value 0.00, dan ada hubungan pola asuh dengan perilaku seksual pranikah remaja dengan ρ value 0.02 ≤ 0,05. Diharapkan bagi tempat penelitian dapat dijadikan sebagai bahan masukan dalam menangani masalah perilaku seksual pranikah remaja dengan meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi khususnya seks pranikah.Kata kunci : Perilaku seksual,  gaya hidup, pola asuhIndonesia faces various problems related to teenagers, including pre-marital sexual behavior, drug use and sexually transmitted diseases. The increase in the rate of adolescent sexual behavior is caused by the low level of knowledge among adolescents about sex and reproductive health, where knowledge is one component in forming a person's attitudes. There are several factors that will make teenagers tend to take the wrong attitude. This research aims to determine the relationship between knowledge, lifestyle & family parenting patterns with premarital sexual behavior among teenagers in Gampong Kayee Panyang, Kembang Tanjong District, Pidie Regency. The research design is analytical with a cross-sectional approach, the research was conducted in Gampong Kayee Panyang, Kembang Tanjong District, Pidie Regency in February 2023, the population in the study were all male and female teenagers in Gampong Kayee Panyang aged 16 to 21 years, totaling 58 teenagers, the sampling technique used the total population. Data collection was carried out using a questionnaire. Based on the research results, it was found that there is a relationship between knowledge and premarital sexual behavior of teenagers with a ρ value of 0.01≤ 0.05, there is a relationship between lifestyle and premarital sexual behavior of teenagers with a ρ value of 0.00, and there is a relationship between parenting patterns and premarital sexual behavior of teenagers with a ρ value of 0.02 ≤ 0.05. It is hoped that the research site can be used as input in dealing with the problem of adolescent premarital sexual behavior by increasing knowledge about reproductive health, especially premarital sex.Key words: Sexual behavior, lifestyle, parenting patterns 
Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Dengan Resiko 4T Di Wilayah Kerja Puskesmas Mutiara Tahun 2022 Salamah, Salamah; Zaitun, Zaitun
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.3685

Abstract

Latar  Belakang: Keberhasilan program kesehatan ibu dapat dinilai melalui indikator Angka Kematian Ibu (AKI). Upaya pencegahan diperlukan untuk mengurangi AKI. Deteksi awal pada kehamilan dapat dijadikan sebagai salah satu upaya untuk mencegah kehamilan risiko tinggi pada ibu  hamil, salah satunya disebabkan oleh kehamilan 4T yang dapat menimbulkan berbagai risiko bagi ibu seperti perdarahan, eklampsia, aborsi tidak aman (unsafe abortion), partus lama, infeksi yang      merupakan faktor penyebab tingginya AKI di Indonesia serta risiko bagi bayi seperti prematur, BBLR, cacat bawaan dan kematian bayi. Ada banyak faktor yang menjadi penyebab keadaan tersebut, salah satu faktor yang berpengaruh terhadap tingginya AKI adalah pengetahuan terhadap kehamilannya. Tujuan Penelitian: mengetahui hubungan pengetahuan  dengan  resiko  4T  di Wilayah Kerja Puskesmas Mutiara Tahun 2022. Metode Penelitian: Penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil yang berobat ke  Puskesmas Mutiara pada tanggal 07 s/d 15 Februari 2022 Kabupaten Pidie sebanyak 90 orang. Hasil Penelitian: Ada hubungan pengetahuan ibu dengan  resiko 4T di wilayah kerja Puskesmas Mutiara Tahun 2022 dengan p value 0.000.  Kesimpulan: Ada hubungan pengetahuan ibu dengan  resiko 4T di wilayah kerja Puskesmas Mutiara Tahun 2022.Kata Kunci: Pengetahuan, Resiko 4TBackground The success of maternal health programs can be assessed through the Maternal Mortality Rate (MMR) indicator. Preventive efforts are needed to reduce MMR. Early detection of pregnancy can be used as an effort to prevent high risk pregnancies in pregnant women, one of which is caused by 4T pregnancies which can cause various risks for the mother such as bleeding, eclampsia, unsafe abortion, prolonged labor, and infections. is a factor causing high MMR in Indonesia as well as risks for babies such as prematurity, LBW, congenital defects and infant death. There are many factors that cause this situation, one of the factors that influences the high MMR is knowledge of pregnancy. Research Objective: to determine the relationship between knowledge and 4T risk in the Mutiara Health Center Work Area in 2022. Research Method: This research is analytical with a cross sectional approach. The population in this study were all pregnant women who sought treatment at the Mutiara Community Health Center from 07 to 15 February 2022, Pidie Regency, totaling 90 people. Research Results: There is a relationship between maternal knowledge and the risk of 4T in the working area of Mutiara Health Center in 2022 with a p value of 0.000. Conclusion: There is a relationship between maternal knowledge and the risk of 4T in the Mutiara Health Center working area in 2022. Keywords: Knowledge, 4T Risk 
Hubungan Usia Menarche dan Lama Menarche dengan Dismenorea di Wilayah Kerja Puskesmas Kembang Tanjong Kabupaten Pidie Tahun 2023 Zaitun, Zaitun; Salamah, Salamah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i1.3681

Abstract

Latar Belakang  Prevalensi dismenore di Indonesia diperkirakan 55% perempuan dengan usia reproduktif kesulitan beraktifitas karena mengalami nyeri selama menstruasi. Prevalensi dismenore di Aceh cukup besar, penderita dismenore mencapai 50-60%. Angka kejadian dismenore primer berkisar 54,89% sedangkan sisanya 45,11% adalah dismenore sekunder. Angka yang sama juga tergambar dari hasil studi pendahuluan awal di wilayah kerja Puskesmas Kembang Tanjong didapatkan 60% Remaja putri mengalami dismenore. Tujuan Penelitian  Mengetahui  Hubungan Usia Menarche dan Lama Menarche dengan Dismenorea di Puskemas Kembang Tanjong Kabupaten Pidie. Metode Penelitian Penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri di wilayah kerja Puskesmas Kembang Tanjong Kabupaten Pidie. berjumlah 547 orang dengan tekhnik pengambilan sampel proportional stratified  random sampling berjumlah 85 orang. Penelitian dilakukan 10 s/d 14 Februari 2023 Hasil Penelitian didapatkan Ada hubungan usia menarche (ρ value 0.00), lama mentruasi (ρ value 0.01) dengan dismenore pada remaja putri di wilayah kerja Puskesmas Kembang Tanjong Kabupaten Pidie tahun 2023. Adanya hubungan Usia menarche, lama menstruasi dengan dismenore di wilayah Kerja Puskesmas Kembang Tanjong Kabupaten  Pidie Tahun 2023.Diharapkan untuk dapat di gunakan sebagai masukan bagi tenaga kesehatan agar lebih meningkatkan perhatian terhadap program kesehatan remaja khususnya tentang dismenore dan cara mengatasinyaKata Kunci: Usia menarche, Lama Menstruasi, DismenoreaBackground: The prevalence of dysmenorrhea in Indonesia is estimated at 55% of women of reproductive age who have difficulty carrying out activities because they experience pain during menstruation. The prevalence of dysmenorrhea in Aceh is quite large, with dysmenorrhea sufferers reaching 50-60%. The incidence of primary dysmenorrhea is around 54.89%, while the remaining 45.11% is secondary dysmenorrhea. The same figure is also reflected in the results of an initial preliminary study in the Kembang Tanjong Community Health Center working area which found that 60% of young women experienced dysmenorrhea. Research Objectives: To determine the relationship between age of menarche and duration of menarche with dysmenorrhoea at the Kembang Tanjong Community Health Center, Pidie Regency. Research Method This research is analytical with a cross sectional approach. The population in this study were all young women in the working area of the Kembang Tanjong Community Health Center, Pidie Regency. totaling 547 people with a proportional stratified random sampling technique totaling 85 people. The research was conducted from 10 to 14 February 2023. The research results showed that there was a relationship between the age of menarche (ρ value 0.00), the length of menstruation (ρ value 0.01) and dysmenorrhea in young women in the working area of the Kembang Tanjong Community Health Center, Pidie Regency in 2023. There was a relationship between the age of menarche, long menstruation) with dysmenorrhea in the Kembang Tanjong Community Health Center working area, Pidie Regency in 2023. It is hoped that it can be used as input for health workers to increase their attention to adolescent health programs, especially regarding dysmenorrhea and how to overcome it.Keywords : Age of menarche, duration of menstruation, dysmenorrhea
Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi pada Anak Anwar, Chairanisa; Salamah, Salamah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2484

Abstract

Salah satu pengendalian yang sudah dilakukan oleh Pemerintah adalah memulai vaksinasi anak berusia 6-11 tahun. Adapun reaksi simpang dari vaksin covid 19 yang dikenal sebagai Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) atau Adverse Events Following Immunization (AEFI) adalah kejadian medik yang berhubungan dengan imunisasi baik berupa efek vaksin ataupun efek samping, toksisitas, reaksi sensitivitas, efek farmakologis, atau akibat kesalahan program, koinsidensi, reaksi suntikan, atau hubungan kausal yang tidak dapat ditentukan.  Pemerintah meminta para orangtua tidak panik ketika mendapati anaknya mengalami indikasi gejala kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) usai mendapat suntikan vaksin Covid-19. Beberapa indikasi gejala tersebut seperti nyeri pada lengan bekas suntikan, sakit kepala, nyeri otot, nyeri sendi, menggigil, mual atau muntah, rasa lelah, demam yang ditandai suhu diatas 37,8 derajat celsius, maupun gejala mirip flu dan menggigil selama 1 – 2 hari. Langkah penanganan dini yang dimaksud ialah membuat anak cukup beristirahat dan minum obat penurun panas jika diperlukan. Serta upayakan agar anak mengkonsumsi air putih yang cukup. Lalu, jika terdapat rasa nyeri di tempat bekas suntikan, usahakan tetap gerakan dan gunakan lengan anak.  Setelah melakukan penanganan dini, orang tua agar segera melaporkan temuan KIPI yang dialami anak ke Puskesmas atau ke sentral vaksinasi. Hal ini akan menjadi input evaluasi pelaksanaan vaksinasi kedepannya serta penanganan lebih lanjut. Tujuan penelitian : untuk melakukan evaluasi monitoring kejadian ikutan pasca imunisasi Covid-19 pada anak. Rancangan penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Tahapan penelitian ini dimulai dengan penentuan subjek penelitian yaitu anak Sekolah Dasar di Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh 2.709 orang. Dikarenakan jumlah subjek penelitian yang berjumlah besar, maka ditentukan rumus jumlah sampel yaitu sebanyak 268 orang siswa SD di Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh, setelahnya peneliti melakukan wawancara terhadap responden dengan menggunakan kuesioner. Hasil pengumpulan data diolah dan dianalisa secara univariate dan bivariate menggunakan uji chi-square untuk menunjukkan adanya kejadian ikutan pasca imunisasi covid-19 pada anak.Kata kunci: kejadian ikutan pasca imunisasi, anakOne of the controls that has been carried out by the Government is to start vaccinating children aged 6-11 years. The adverse reactions from the COVID-19 vaccine, known as Adverse Events Following Immunization (AEFI) are medical events related to immunization, either in the form of vaccine effects or side effects, toxicity, sensitivity reactions, pharmacological effects, or other consequences. program error, coincidence, injection reaction, or undetermined causal relationship. The government asks parents not to panic when they find their children have symptoms of post-immunization follow-up (AEFI) after receiving the Covid-19 vaccine. Some of the indications for these symptoms include pain in the injection site, headache, muscle aches, joint pain, chills, nausea or vomiting, fatigue, fever marked by a temperature above 37.8 degrees Celsius, or flu-like symptoms and chills for 1-2 day. The early treatment step in question is to make the child get enough rest and take fever-reducing medication if needed. And try to get your child to drink enough water. Then, if there is pain at the injection site, try to keep moving and use the child's arm. After carrying out early treatment, parents should immediately report the findings of AEFI experienced by the child to the Puskesmas or to the vaccination center. This will be an input for evaluating the implementation of vaccination in the future as well as further handling. The purpose of the study: to evaluate the monitoring of co-occurrence after Covid-19 immunization in children. The design of this study used an analytical research design with a cross sectional approach. This research stage begins with determining the research subject, namely elementary school children in Syiah Kuala District, Banda Aceh 2,709 people. Due to the large number of research subjects, the formula for the number of samples was determined, namely as many as 268 elementary school students in Syiah Kuala District, Banda Aceh, after which the researchers conducted interviews with respondents using questionnaires. The results of data collection were processed and analyzed univariately and bivariately using the chi-square test to show the occurrence of post-covid-19 immunization in children.Keywords: post-immunization adverse events, children
Hubungan Kualitas ANC dengan Kunjungan K4 di Wilayah Kerja Puskesmas Glumpang Tiga Kabupaten Pidie Tahun 2021 Zaitun, Zaitun; Salamah, Salamah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.3682

Abstract

Latar Belakang Salah satu tujuan pembangunan berkelanjutan SDGs dicanangkan pemerintah adalah memastikan kesehatan dan kesejahteraan bagi semua penduduk pada setiap tahap kehidupan yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan reproduksi serta kesehatan ibu dan anak serta mengurangi dan mengelola resiko kesehatan. Cakupan K4 di Kabupaten Pidie merupakan cakupan terendah peringkat kempat dari bawah di Provinsi Aceh. Tingginya angka kematian ibu di daerah ini terkait rendahnya kualitas program pelayanan Kesehatan Ibu Dan Anak (KIA), khususnya kegiatan pemeriksaan kehamilan (ANC) K4 dengan Cakupan K4 di Wilayah Kerja Puskesmas Glumpang Tiga hanya sebesar 55,0%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas ANC dengan Kunjungan K4 di Wilayah Kerja Puskesmas Glumpang Tiga Kabupaten Pidie. Metode Penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki bayi berumur 0-6 bulan di wilayah kerja Puskesmas yang berjumlah 87 orang. Penelitian dilakukan 9 s/d 14 Agustus 2021 Hasil Penelitian didapatkan Ada hubungan kualitas ANC dengan Kunjungan Kehamilan K4 (ρ value 0.001) di wilayah kerja Puskesmas Glumpang Tiga Kabupaten Pidie tahun 2021. Adanya hubungan kualitas ANC dengan Kunjungan Kehamilan K4 di wilayah Kerja Puskesmas Glumpang Tiga Kabupaten Pidie Tahun 2021.Diharapkan penelitian ini dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan ibu dan anak (KIA) khususnya tentang pentingnya pemeriksaan kehamilan secara teratur hingga pemeriksaan K4Kata Kunci: ANC Quality, K4 Pregnancy VisitBackground One of the SDGs sustainable development goals proclaimed by the government is to ensure health and welfare for all residents at every stage of life which aims to improve reproductive health and maternal and child health as well as reduce and manage health risks. K4 coverage in Pidie Regency is the lowest coverage ranked fourth from the bottom in Aceh Province. The high maternal mortality rate in this area is related to the low quality of the Maternal and Child Health (KIA) service program, especially K4 pregnancy examination (ANC) activities with K4 coverage in the Glumpang Tiga Community Health Center Working Area of only 55.0%. This study aims to determine the relationship between ANC quality and K4 visits in the Glumpang Tiga Health Center Working Area, Pidie Regency. This research method is analytical with a cross sectional approach. The population in this study were all mothers who had babies aged 0-6 months in the Puskesmas work area, totaling 87 people. The research was conducted from 9 to 14 August 2021. The research results showed that there was a relationship between ANC quality and K4 Pregnancy Visits (ρ value 0.001) in the working area of the Glumpang Tiga Community Health Center, Pidie Regency in 2021. There was a relationship between ANC quality and K4 Pregnancy Visits in the Glumpang Tiga Community Health Center working area. Pidie Regency in 2021. It is hoped that this research can increase public knowledge about maternal and child health (MCH), especially about the importance of regular pregnancy checks and K4 checksKeywords : ANC Quality, K4 Pregnancy Visit
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abadi, Machrus Abdullah, Bahari Abdulloh Abdulloh Acep Supriadi Adam Adam Adawiyah, Robiah Ade Ikhsan Kamil Adisel, Adisel Agistina, Fanya Indah Aidilof, Hafizh Al Kautsar Ainal Mardhiah Alfaini, Momika Alfajar, Difa Wahyu Alfiannur, Muhammad Anadri, Avisina Ananda, Nofita Andri Wicaksono, Andri Andy Satria Angga Pratama Ansyah, Edi Anwar, Chairanisa Arief Rahman Arif Setiawan Aris Haryanto Aris Priyanto, Aris Priyanto Asih Makarti Muktitama Aulia Rachman, Yenny Avra, Errick Azdami, Chairul Baihaqi, Muhammad Ferdy Barmawi Barmawi, Barmawi Basy, Bashiratud Diyana Cindy Junita Putri Dahlan Abdullah Dalman, Dalman Dekri Nopita Sari, Dekri Nopita Sari Dewi, Sasmala Dian Agus Ruchliyadi Edi Waluyo EDI YUSUF, EDI Efendi Efendi Eka Wulandari Erlangga Erlangga Esti Setiawati Eti Setiawati, Eti Eva Ayuzar, Eva Ezwasyah, Ezwasyah Faddillah.S, Yuni Fadhli Rabbi, Mim Fahrudin, Saleh Falah, Nurul Fatwanti, Devi Fauzi, Muhammad Sukron Febri, Suri Purnama Febrian , Muhammad Rizki Febriyanto, Dedi Fitriaman, Fitriaman Fyka, Samsul Alam Galuh Nashrulloh Kartika Mayangsari Rofam Gampo Haryono Gede Wira Bayu Habibi, Surya Hamdi, Fahmi Hamidah, Wanda Hamsi, Widia Handayani, Sri Hanisah, Hanisah Hanum, Mutia Harefa, Fendi Saputra Hasibuan, Sakinah Helmi Susilawati, Helmi Susilawati Hendrilia, Yudi Hesti Hesti Hidayat, Asnam Humaira, Putri Idawati Idawati Irawaty Rodiah, Irawaty Rodiah Ismiyati, Ismiyati Judijanto, Loso Juliana Juliana Kelly Maharani Khairullah, T. Fajar Khalidah Khalidah, Khalidah Kosmita, Sri Lidya Rosnita Lutfi Wibawa Lutfiyah Lutfiyah Luthfi, Attabik M. Hatta M. Sukarno M. Yogi Riyantama Isjoni Mahdaliana Mahdaliana, Mahdaliana Mahdaliana, Mahdaliana - Mahyu, Moulia Mainisa, Mainisa Mardhotillah, Wulan Devitalisa Maretha, Carla Maretha, M.A. Mariyana, Vina Marlina Marlina Martina Martina Maryana Maryana Maulida, Leni Mazala Istiqoma, Binta merliyana, Merliyana Millatuz Zakiyah, Millatuz Muhammad Aswar Limi Muhammad Hatta Muhammad Ikhwani Muhayar, Marhadi Mukaddam, Muhammad Faqih Muliani Muliani, Muliani Munawwar Khalil, Munawwar Nadilla, Meisya Deva Nazilah, Halimah Milladunka Nida, Syaima Norlaila Norlaila Nur Adzim, Rahmad Hidayat Nuraini Nuraini Nurdin Nurdin NURUL HIDAYAH Nuryadin, Nuryadin Nuryenda, Endang Yuda Prama Hartami Pramesti, Resti Diah Puji Yanti Fauziah Purwaningatmaja, Yesi Puspita Ayu Lestari Putri Reistanti, Agustina Putri, Marta Diniyah Qofifah Nuraziza Qolbia, Naurah Rabiatul Adawiyah Rachmawati Rusydi, Rachmawati Rahimah, Rahimah Rahmat, Azwar Rahmi Inayati Raka Purnama, Bramasetya Ramadhani, Fanny Ramadhani, Fara Dila Ramadhanzi, Muhammad Kholid Rangkuti, Haris Yunanda Ranim, Yenfi Riza Rejeki Siti Ferniah Riani Riani, Riani Rif'ah, Rif'ah Rika, Rika Riskina, Zulfa Rizka Rizka, Rizka Rona Romadhianti, Rona Rusipah, Ica S, Zulkarnain Sabirin, Wahyu Saidah Saidah Saiful Adhar Saifullah Saifullah Salma, Wakhidatus Sangkut Salsabillah, Rizky Sanira, Uul Ratna Sanya, Mahdya Fatina Sari Yunilarosi, Elvida Sari, Esy Puspita Sari, Hesti Puspita Sari, Meirita Sari, Wenny Aulia Sarjiyem, Sarjiyem Sartika, Dimas Satwika, Pratista Widya Setiarini, Elizabeth Susi Silviana Silviana Siswahyudianto Sofia, Veni Sri Iswati Sridiyatmiko, Gunawan SUBIYAH, SUBIYAH SUDARMAJI SUDARMAJI Sugiharyanti, Eni Suhardi Suhardi Sukadari Sukadari, Sukadari Sukatin, Sukatin Sukma, Bibit Sulastry, Heny Surya, Pinkan Suryadi Suryadi Syariful Muttaqin Tama, Ady Tarto, Tarto Tinursani, Deni Tuti Alawiyah Utami, Andriani Verlinda, Desnia Vivi Julianti, Vivi Wahyuni, Riri Wantoro Wantoro, Wantoro Wediasti, Welti Wijanarka Wijanarka Wulan, Diah Retno Yeni Salindri, Yeni Salindri Yolanda, Uci Apriliya Yolla Ramadani, Yolla Yuli Evadianti, Yuli Yuli Setiowati Yunanto, Primadiyanti Yusrizal Akmal Zaitun Zaitun Zulham Zulham Zulpikar, Zulpikar Zumairi, Zumairi Zunaroh, Siti Zuraida Zuraida Zuriani, Zuriani