p-Index From 2021 - 2026
13.834
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN Humanika : Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Litera Bioma : Berkala Ilmiah Biologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Inovasi Pendidikan Buletin Penelitian Sosek JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE BELIA: Early Childhood Education Papers Sintesis Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini BELAJEA: Jurnal Pendidikan Islam Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan TA'LIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam Journal of Education and Instruction (JOEAI) LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra Journal Analytica Islamica Al-Banjari : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman KOMIK (Konferensi Nasional Teknologi Informasi dan Komputer) Jurnal Kreativitas PKM Qalam: Jurnal Ilmu Kependidikan AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia YUME : Journal of Management JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Hasta Wiyata Jurnal Ilmiah Samudra Akuatika JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Pena Literasi Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Best Journal (Biology Education, Sains and Technology) Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Jurnal Laot Ilmu Kelautan Jurnal Berdaya Mandiri Ksatra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra REMITTANCE: JURNAL AKUNTANSI KEUANGAN DAN PERBANKAN International Journal of Engineering, Science and Information Technology Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan Djtechno: Jurnal Teknologi Informasi Jurnal Jendela Pendidikan Berajah Journal LITERATUR: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Journal of Pragmatics and Discourse Research Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) IJOCE: Indonesia Journal of Civic Education Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia (JPPMI) Sisfo: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Jurnal Sains Pertanian Deskripsi Bahasa ABDINE Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Jurnal Pendidikan Dasar KOLONI Innovative: Journal Of Social Science Research Moderasi : Journal of Islamic Studies Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Demak Universal Journal of Islam and Sharia TOFEDU: The Future of Education Journal Science and Education Journal Komunita: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Buletin Pengabdian Jurnal Malikussaleh Mengabdi Kreasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Agrifo: Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Keagamaan Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Indonesian Science Education Journal (ISEJ) ABDIMU: Jurnal Pengabdian Muhammadiyah Jurnal Sosialita: Jurnal Kajian Sosial dan Pendidikan IJIS Edu : Indonesian Journal of Integrated Science Education JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Jurnal Ilmiah Guru Madrasah (JIGM) Teewan Journal Solutions
Claim Missing Document
Check
Articles

The Effectivity of Edutainment Learning Method Using Explotion Box Media to Increase Reading Ability Initiation Salamah, Salamah; Waluyo, Edi
BELIA: Early Childhood Education Papers Vol 12 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Jurusan PGPAUD FIP UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/belia.v12i2.69151

Abstract

Kemampuan membaca permulaan anak merupakan bagian dari aspek perkembangan bahasa yang sangat penting untuk dikuasai anak, Salah satu hal yang dapat mendukung dalam keberhasilan pembelajaran adalah pemilihan metode dan media yang sesuai sehingga pembelajaran dapat menyenangkan. Salah satu metode yang dapat diterapkan adalah metode pembelajaran edutainment dengan didukung oleh media explotion box untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa media explotion box baik digunakan sebagai pendukung metode pembelajaran edutainment dan untuk mengetahui keefektifan metode pembelajaran edutainment berbantuan media explotion box dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak. penelitian ini menggunakan metode pre - experimen design dan desain one group pretest posttest. Populasi penelitian ini adalah siswa RA Misbahul Ulum Pasucen Adapun sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 32 anak. Pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari tes kemampuan membaca permulaan anak dan observasi guna mencari data penggunaan metode pembelajaran edutainment. Analisa data dilakukan dengan uji n-gain untuk melihat adanya peningkatan kemampuan membaca permulaan. Dan paired samplel t - test untuk pengujian perbedaan skor yang diperoleh sebelum dan setelah diberikan perlakuan. Hasil Penilaian validator ahli media meliputi efisiensi media explotion box, keakuratan media explotion box, estetika, ketahanan media explotion box dan keamanan media explotion box. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, media pembelajaran explotion box setelah direvisi memiliki nilai sebesar 67% artinya media explotion box memiliki kategori “valid”, sehingga media explotion box layak untuk digunakan dan juga pada hasil observasi penggunaan metode pembelajaran edutainment berbantuan media explotion box mendapatkan skor sebesar 78,8%, pada kriteria persentase skor hasil observasi dengan menggunakan metode pembelajaran edutainment berada pada kategori “baik”. Sehingga kemampuan membaca permulaan lebih baik setelah diberikan perlakuan dengan metode pembelajaran edutainment berbantuan media explotion box dibanding sebelum diberikan perlakuan. Pengujian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa metode pembelajaran edutainment berbantuan media explotion box efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak. Hasil uji n-gain memperoleh skor sebesar 1,63 yang berkategori tinggi. Uji paired sample t test memperoleh nilai sig = 0,000 < 0,05 dan t hitung > t tabel yaitu 81,806 > 2,03951 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Kata Kunci: metode pembelajaran edutainment, media explotion box, kemampuan membaca permulaan.
Penggunaan Media Pembelajaran Komik Untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Cerpen di Era Metaverse Falah, Nurul; Dalman, Dalman; Salamah, Salamah
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/135852-019883

Abstract

Students' short story writing skills in the digital age face challenges in the form of low interest, limited imagination, and the dominance of interactive visual media. The development of metaverse technology presents new opportunities to deliver more innovative and contextual learning media. This study aims to explore the effectiveness of using comic learning media in improving students' short story writing skills in the metaverse era. The research was conducted at MAN 1 Lampung Tengah with 36 students from class XII IPA 6 as subjects. The method used was classroom action research (CAR) consisting of two cycles. The data analysis technique was carried out in several stages, namely data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study showed an increase in students' short story writing skills, with students' assessments of content appropriateness and linguistic aspects. The average short story writing score increased after using comic media, with the largest increase being 40%. Comic media has been proven to stimulate students' imagination, facilitate understanding of the storyline, and increase active involvement in the learning process. Thus, the use of comic learning media in the metaverse era can be an innovative alternative to improve short story writing skills while fostering students' interest in literacy.
Konsep Akhlak Menurut Ibnu Miskawaih dan Penerapannya dalam Pendidikan Karakter Islami Salamah, Salamah
Jurnal Ilmiah Guru Madrasah Vol 4 No 1 (2025): Januari-Juni
Publisher : LaKaspia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/jigm.v4i1.71

Abstract

This study aims to examine in depth the concept of morals according to Ibn Miskawaih and its relevance to the application of Islamic character education in the modern era. Ibn Miskawaih is one of the important figures in classical Islamic ethical thought who sought to combine Greek philosophy, particularly Aristotelian thought, with Islamic moral principles derived from the Qur'an and Sunnah. In his work Tahdzīb al-Akhlāq wa Tathhīr al-A‘rāq, Ibn Miskawaih defines akhlak as a state of mind that drives a person to act spontaneously without rational consideration, but this state is formed through continuous moral training and education. His concept of morals emphasizes the balance between three main forces within humans, namely rationality (al-quwwah al-‘aqliyyah), anger (al-quwwah al-ghadhabiyyah), and lust (al-quwwah al-shahwiyyah). This balance gives rise to four main virtues: wisdom, courage, purity, and justice. In the context of Islamic character education, Ibn Miskawaih's thinking can be applied through habituation, exemplary behavior, spiritual guidance, and self-control. The results of this study indicate that Ibn Miskawaih's concept of akhlak is highly relevant for shaping a generation that is faithful, knowledgeable, virtuous, and capable of facing moral challenges in the era of globalization.
Pelatihan Pembuatan Kain Sasirangan dengan Teknik Ikat Celup di SDN 2 Sungai Dua sebagai Wujud Pelestarian Budaya Sabirin, Wahyu; Marlina, Marlina; Hidayat, Asnam; Alfajar, Difa Wahyu; Merliyana, Merliyana; Salamah, Salamah; Silviana, Silviana; Rusipah, Ica; Wulandari, Eka; Hidayah, Nurul; Alawiyah, Tuti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.675

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pembuatan kain Sasirangan dengan teknik tie-dye di SDN 2 Sungai Dua. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 11 Agustus 2025 melalui beberapa tahapan, yaitu pemberian materi tentang alat dan bahan yang digunakan serta penjelasan langkah-langkah pembuatan Sasirangan, demonstrasi praktik langsung oleh tim pengabdian, praktik langsung oleh siswa untuk mencoba membuat Sasirangan sesuai teknik yang diajarkan, dan evaluasi hasil karya siswa yang diberikan apresiasi untuk meningkatkan motivasi dan pemahaman. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan praktik, kreativitas, dan pengetahuan siswa tentang budaya lokal. Siswa mampu menghasilkan motif kain Sasirangan yang beragam dan menarik, memahami tahapan pembuatannya, serta memperoleh pengalaman estetik dan artistik secara langsung. Kegiatan ini juga menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya Banjar dan kesadaran akan pentingnya melestarikan warisan budaya. Disarankan agar kegiatan serupa dilaksanakan secara berkala dan dikembangkan menjadi program pembelajaran berkelanjutan di sekolah, guna memperkuat pendidikan karakter, kreativitas, dan kecintaan terhadap budaya lokal sejak dini.
Rekonstruksi Nilai-Nilai Sosial Qur’ani melalui Tafsir Tarbawi: Studi atas Surah Al-Hujurat Ayat 11–13 Salamah, Salamah; Adawiyah, Robiah; Anadri, Avisina; Luthfi, Attabik; Muhayar, Marhadi
Moderasi : Journal of Islamic Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Lajnah Ta'lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN-NU) Kabupaten Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/moderasi.v5i2.143

Abstract

This study aims to reconstruct Qur’anic social values through a tarbawi exegesis of the socio-educational principles contained in Surah Al-Hujurat, verses 11–13. Using a qualitative, literature-based research design, it examines classical and contemporary tafsir works, Islamic educational scholarship, and relevant social theories. The analysis explores how these verses offer moral and pedagogical foundations for cultivating a civilized social character. The findings demonstrate that the Qur’anic teachings—including prohibitions against mockery, safeguarding human dignity, avoiding suspicion, refraining from fault-finding and backbiting, and strengthening brotherhood—function as core principles of social education applicable to modern educational contexts. A tarbawi approach reveals that these values are not merely normative but have transformative potential in shaping learners to interact ethically, inclusively, and respectfully within diverse societies. Verse 13, emphasizing human equality and piety as the ultimate moral criterion, provides a framework for education that rejects discrimination and promotes social harmony. Thus, reconstructing Qur’anic social values through a tarbawi lens enriches the discourse on social education and contributes to fostering a more humanistic and dignified society.
Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai Asisten Literasi Akademik dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi Abdulloh, Abdulloh; Sudarmaji, Sudarmaji; Salamah, Salamah
Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 18 No. 2 (2025): Lentera
Publisher : STKIP PGRI Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52217/1d12gd62

Abstract

The development of digital technology has influenced learning practices in higher education, including Indonesian language instruction. One emerging innovation is the use of Artificial Intelligence (AI) as an academic literacy assistant. This study aims to describe the use of AI in Indonesian language learning at the university level and examine its role in supporting students’ academic literacy. This research uses a descriptive qualitative approach involving students and Indonesian language lecturers. Data were collected through interviews, questionnaires, classroom observations, and analysis of students’ academic writing. The results show that AI helps students organize writing structures, improve linguistic accuracy, and increase confidence and learning autonomy. The integration of AI also enhances students’ interest and engagement in academic literacy activities. However, lecturer guidance and reinforcement of academic ethics are essential to prevent overreliance on AI. These findings indicate that AI can function effectively as an academic literacy assistant when integrated pedagogically and responsibly in higher education.
LANDASAN HISTORIS PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DI KALIMANTAN SELATAN: TRASFORMASI DARI TRADISI PESANTREN KE KURIKULUM NASIONAL Basy, Bashiratud Diyana; Salamah, Salamah
Tarbawi Vol 13, No 2 (2025): TARBAWI
Publisher : STIT Darul Hijrah Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62748/tarbawi.v13i2.297

Abstract

AbstractThis study examines the historical transformation of Islamic Religious Education (PAI) in South Kalimantan, focusing on how pesantren institutions responded to the implementation of the National Curriculum policy. Historically, PAI in the region was dominated by autonomous salaf pesantren traditions centered on kitab kuning studies and the authority of the Tuan Guru. State intervention following independence, particularly the 1975 Joint Decree of Three Ministers (SKB 3 Menteri), required pesantren to adopt the national curriculum for formal recognition, creating institutional challenges. This research employs a qualitative approach using library research and historical analysis. The findings reveal that pesantren responses did not reflect total resistance or full assimilation, but rather a process of curricular negotiation. This negotiation resulted in two hybrid models: the historical adaptation (dual-system) model, which maintains traditional learning while adopting formal educational structures, and the modern integration model, which incorporates the national curriculum alongside traditional content from the outset. The study concludes that this hybrid consensus enables pesantren to preserve religious identity while securing formal legitimacy and socio-economic mobility for students.AbstrakPenelitian ini menganalisis proses transformasi historis Pendidikan Agama Islam (PAI) di Kalimantan Selatan dengan menyoroti dinamika respons lembaga pesantren terhadap penerapan kebijakan Kurikulum Nasional. Secara historis, PAI di Kalimantan Selatan didominasi oleh tradisi pesantren salaf yang otonom, berpusat pada otoritas Tuan Guru dan kajian kitab kuning. Intervensi negara pascakemerdekaan, khususnya melalui kebijakan SKB Tiga Menteri tahun 1975 yang mensyaratkan adopsi kurikulum umum untuk pengakuan formal, menimbulkan dilema kelembagaan bagi pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dan analisis historis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respons pesantren tidak bersifat asimilatif maupun resistif secara total, melainkan melalui proses negosiasi kurikuler. Proses ini melahirkan dua model pendidikan hibrid, yaitu model adaptasi historis (sistem ganda) yang mempertahankan tradisi pembelajaran kitab kuning sekaligus mengadopsi struktur pendidikan formal, serta model integrasi modern yang sejak awal menggabungkan kurikulum nasional dengan konten tradisional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsensus hibrid tersebut memungkinkan pesantren mempertahankan identitas keagamaan sekaligus memperoleh legitimasi formal dan mobilitas sosial-ekonomi bagi santri.
Students' Rights And Obligations Towards Society From The Point Of View Of Hamka Ramadhanzi, Muhammad Kholid; Salamah, Salamah; Habibi, Surya; Fatwanti, Devi; Sofia, Veni
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 10, No 4 (2025): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v10i4.10087

Abstract

This research aims to find out the rights and obligations of a Hamka. The nature of this research is that it is qualitative library research in the form of document study research. The sources used for the benefit of this research are the book Life Institutions, which is a written work by Hamka, and several books by him, which are still related to the rights and obligations of a student to society as well as several relevant literature, journals or sources needed to get students to society which are contained in the book Life Institutions by Hamka. The results obtained from this research are that a student's right to society is to have the right or freedom to live, the right to have an opinion and express it in public, the right to expand understanding of what he is interested in, the freedom to seek knowledge, the right to have his views respected, the right to be respected for himself and his property or possessions respected, the right to be criticized and accept or reject criticism from society. And the obligation of society to students is to provide freedom to live or society, obliged to respect their opinions, obliged to broaden their understanding to live in society, obliged to provide freedom to seek knowledge, respect the positions held by students, respect them and respect their property, obliged to provide criticism, where the criticism intended here is criticism that builds the quality of a work or self that is criticized, not to bring down the quality or self-confidence of the recipient of criticism. These rights and obligations need to be understood, which are useful for increasing the prosperity of social life.
Pemberdayaan Perempuan Berbasis Green Economy untuk Meningkatkan Kesejahteraan Kader Perempuan Muhammadiyah Yunanto, Primadiyanti; Setiowati, Yuli; Nuraini, Nuraini; Salamah, Salamah; Rizka, Rizka; Nida, Syaima
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v5i2.1612

Abstract

Permasalahan limbah organik rumah tangga yang belum dikelola secara optimal serta rendahnya literasi kewirausahaan ramah lingkungan menjadi tantangan bagi kader perempuan Muhammadiyah di Kabupaten Paser. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader melalui pendekatan green economy dengan fokus pada produksi ecoenzyme dan pemanfaatan pemasaran digital. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan kewirausahaan berkelanjutan, green marketing, digital marketing, praktik pembuatan ecoenzyme, serta pendampingan intensif secara langsung maupun melalui media digital. Mitra kegiatan terdiri atas 35 kader perempuan Muhammadiyah. Hasil evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari 40% menjadi 85%. Sebanyak 91% peserta mampu memproduksi ecoenzyme secara mandiri, 71% dapat memasarkan produknya secara digital, dan 80% menyatakan minat untuk mengembangkan usaha ramah lingkungan. Program ini terbukti meningkatkan keterampilan teknis (hard skills) dan kemampuan non-teknis (soft skills) peserta secara signifikan, serta mendorong terbentuknya komunitas usaha perempuan yang berkelanjutan dan berorientasi pada pelestarian lingkungan.
ANALISIS KOMPARATIF PERCAKAPAN SUPERIOR TIDAK AKRAB DENGAN SUBORDINAT TIDAK AKRAB PADA KANAL YOUTUBE NIHONGO MANTAPPU: TINJAUAN SOSIOPRAGMATIK Salamah, Salamah; Salma, Wakhidatus; Setiawati, Eti
Hasta Wiyata Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Hasta Wiyata
Publisher : University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.hastawiyata.2025.008.02.01

Abstract

Terlepas dari kelas sosial yang terdapat antara penutur dan petutur, aspek kesantunan tetap harus diperhatikan demi komunikasi yang ideal, nyaman, dan tidak mengintimidasi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kesantunan subordinat tidak akrab dan superior tidak akrab dalam kanal YouTube Nihongo Mantappu. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dikaji percakapan antara Jerome sebagai penutur dengan mitra tuturnya menggunakan teori kesantunan Brown dan Gilman melalui teknik pengumpulan data simak-catat. Hasil yang didapatkan adalah pada tipe subordinat tidak akrab Jerome sebagai penutur menggunakan deiksis persona kata ganti orang pertama formal sedangkan pada tipe subordinat tidak akrab digunakan deiksis nonformal, hal tersebut berlaku juga pada penggunaan honorifik. Lalu, pada tipe subordinat tidak akrab penutur menggunakan sapaan vos dan pada tipe superior tidak akrab digunakan sapaan tu. Pada tipe subordinat tidak akrab penutur juga tidak banyak bicara atau tidak mendominasi pembicaraan sedangkan pada tipe superior tidak akrab sebaliknya. Adapun kinestetik yang ditunjukkan, tipe subordinat tidak akrab memiliki gerakan tubuh formal seperti membungkuk saat menyapa dan badan tegap saat berbicara sedangkan pada tipe superior tidak akrab gerakan tubuh terlihat lebih santai. Analisis komparatif di atas merujuk pada sikap menghargai mitra tutur dengan memperhatikan kesantunan sehingga tujuan komunikasi tercapai tanpa menimbulkan kesalahpahaman dan ketidaknyamanan antara penutur maupun mitra tutur.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abadi, Machrus Abdullah, Bahari Abdulloh Abdulloh Acep Supriadi Adam Adam Adawiyah, Robiah Ade Ikhsan Kamil Adisel, Adisel Agistina, Fanya Indah Aidilof, Hafizh Al Kautsar Ainal Mardhiah Alfaini, Momika Alfajar, Difa Wahyu Alfiannur, Muhammad Anadri, Avisina Ananda, Nofita Andri Wicaksono, Andri Andy Satria Angga Pratama Ansyah, Edi Anwar, Chairanisa Arief Rahman Arif Setiawan Aris Haryanto Aris Priyanto, Aris Priyanto Asih Makarti Muktitama Aulia Marelyno, Mauna Aulia Rachman, Yenny Avra, Errick Azdami, Chairul Baihaqi, Muhammad Ferdy Barmawi Barmawi, Barmawi Basy, Bashiratud Diyana Cindy Junita Putri Dahlan Abdullah Dalman, Dalman Dekri Nopita Sari, Dekri Nopita Sari Dewi, Sasmala Dian Agus Ruchliyadi Edi Waluyo EDI YUSUF, EDI Efendi Efendi Eka Wulandari Elanda, Yurike Erlangga Erlangga Esti Setiawati Eti Setiawati, Eti Eva Ayuzar, Eva Ezwasyah, Ezwasyah Faddillah.S, Yuni Fadhli Rabbi, Mim Fahrudin, Saleh Falah, Nurul Fatwanti, Devi Fauzi, Muhammad Sukron Febri, Suri Purnama Febrian , Muhammad Rizki Febriyanto, Dedi Fitri Maulinda, Kurniasih Fitriaman, Fitriaman Fyka, Samsul Alam Galuh Nashrulloh Kartika Mayangsari Rofam Gampo Haryono Gede Wira Bayu Habibi, Surya Hamidah, Wanda Hamsi, Widia Handayani, Sri Hanisah, Hanisah Hanum, Mutia Harahap, Armansyah Maulana Harefa, Fendi Saputra Hasibuan, Sakinah Helmi Susilawati, Helmi Susilawati Hendrilia, Yudi Hesti Hesti Hidayat, Asnam Hidayat, Febryan Humaira, Putri Idawati Idawati Irawaty Rodiah, Irawaty Rodiah Ismiyati, Ismiyati Judijanto, Loso Juliana Juliana Kelly Maharani Khairullah, T. Fajar Khairunnisa, Nur Aini Khalidah Khalidah, Khalidah Kosmita, Sri Lidya Rosnita Lutfi Wibawa Lutfiyah Lutfiyah Luthfi, Attabik M. Hatta M. Sukarno M. Yogi Riyantama Isjoni Mahdaliana Mahdaliana, Mahdaliana Mahdaliana, Mahdaliana - Mahyu, Moulia Mainisa, Mainisa Mardhotillah, Wulan Devitalisa Maretha, Carla Maretha, M.A. Mariyana, Vina Marlina Marlina Martina Martina Maryana Maryana Maulida, Leni Mazala Istiqoma, Binta merliyana, Merliyana Millatuz Zakiyah, Millatuz Muhammad Aswar Limi Muhammad Hatta Muhammad Ikhwani Muhammad Yahya, Abdullah Muhayar, Marhadi Mukaddam, Muhammad Faqih Muliani Muliani, Muliani Munawwar Khalil, Munawwar Mutmainah Mutmainah Nadilla, Meisya Deva Nazilah, Halimah Milladunka Nida, Syaima Norlaila Norlaila Nur Adzim, Rahmad Hidayat Nuraini Nuraini Nurdin Nurdin NURUL HIDAYAH Nuryadin, Nuryadin Nuryenda, Endang Yuda Prama Hartami Pramesti, Resti Diah Priawan, Indra Puji Yanti Fauziah Purwaningatmaja, Yesi Puspita Ayu Lestari Putri Reistanti, Agustina Putri, Marta Diniyah Qofifah Nuraziza Qolbia, Naurah Rabiatul Adawiyah Rachmawati Rusydi, Rachmawati Rahimah, Rahimah Rahmat, Azwar Rahmi Inayati Raka Purnama, Bramasetya Ramadhani, Fanny Ramadhani, Fara Dila Ramadhanzi, Muhammad Kholid Rambe, Robiatun Rangkuti, Haris Yunanda Ranim, Yenfi Riza Rejeki Siti Ferniah Riani Riani, Riani Rika, Rika Riskina, Zulfa Rizka Rizka, Rizka Rona Romadhianti, Rona Rusipah, Ica S, Zulkarnain Sabirin, Wahyu Saidah Saidah Saiful Adhar Saifullah Saifullah Salma, Wakhidatus Sangkut Salsabillah, Rizky Sanira, Uul Ratna Sanya, Mahdya Fatina Sari Yunilarosi, Elvida Sari, Esy Puspita Sari, Hesti Puspita Sari, Meirita Sari, Wenny Aulia Sarjiyem, Sarjiyem Sartika, Dimas Satwika, Pratista Widya Sa’diyah, Saroh Setiarini, Elizabeth Susi Silviana Silviana Sofia, Veni Sri Iswati Sridiyatmiko, Gunawan SUBIYAH, SUBIYAH SUDARMAJI SUDARMAJI Sugiharyanti, Eni Suhardi Suhardi Sukadari Sukadari, Sukadari Sukma, Bibit Sulastry, Heny Surya, Pinkan Suryadi Suryadi Syariful Muttaqin Tama, Ady Tarto, Tarto Tinursani, Deni Tuti Alawiyah Utami, Andriani Verlinda, Desnia Vivi Julianti, Vivi Waffa Purnama, Layla Wahyuni, Riri Wantoro Wantoro, Wantoro Wediasti, Welti Wijanarka Wijanarka Wulan, Diah Retno Yeni Salindri, Yeni Salindri Yolanda, Uci Apriliya Yolla Ramadani, Yolla Yuli Evadianti, Yuli Yuli Setiowati Yunanto, Primadiyanti Yusrizal Akmal Zaitun Zaitun Zulham Zulham Zulpikar, Zulpikar Zumairi, Zumairi Zunaroh, Siti Zuraida Zuraida Zuriani, Zuriani