p-Index From 2021 - 2026
11.183
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Socia : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Buletin Veteriner Udayana Jurnal Veteriner Indonesia Medicus Veterinus BIOTROPIA - The Southeast Asian Journal of Tropical Biology Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS JURNAL ILMU EKONOMI & SOSIAL Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter Jurnal Medik Veteriner Jurnal Basicedu Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Acintya Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Jurnal Administrasi dan Manajemen Majalah Farmasetika Journal of Sylva Indonesiana JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) GANESHA CIVIC EDUCATION JOURNAL Journal of Management - Small and Medium Enterprises (SME's) Jurnal Filsafat Indonesia Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru EKOMABIS: Jurnal Ekonomi Manajemen Bisnis Journal Economic and Strategy (JES) JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION Journal of Social Research Pancasila: Jurnal Keindonesiaan Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi (JEMBA) Jurnal Pustaka Aktiva : Pusat Akses Kajian Akuntansi, Manajemen, Investasi, dan Valuta Jurnal Islam Nusantara International Journal of Health Science (IJHS) Jurnal Basicedu Jurnal Ilmu Multidisplin Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi) Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Innovative: Journal Of Social Science Research West Science Interdisciplinary Studies RIBHUNA : Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Al-Munazzam : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Manajemen Dakwah Jeinsa : Jurnal Ekonomi Ichsan Sidenreng Rappang West Science Interdisciplinary Studies JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Bulletin of Social Studies and Community Development Buletin Pengabdian Dirasah: Jurnal Pendidikan Islam IIJSE Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Journal Creativity Prosiding Temu Ilmiah Nasional Guru Jurnal Medika: Medika Jurnal Pancasila dan Bela Negara J-CEKI Journal of Community Engagement in Health JIM Sendratasik Kusuma : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat An Namatul Ausath Balance: Jurnal Ekonomi
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Acintya

Karya Tari Sang Kustiah Refleksi Perempuan pada Masa Kini Wisnu Pamenang, Nandhang; Dewi, Maharani Luthvinda; Samsuri, Samsuri
Acintya Vol. 15 No. 1 (2023)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/acy.v15i1.4325

Abstract

Kustiah’s dance works contain values and can be used as a reference in current and future life. One of them is that Kustiah’s dance work includes the importance of Unity, Creativity, Tough, and Abstinence, which are philosophical teachings that are upheld and can serve as role models for women at this time in moving forward in their lives. This value can be adhered to and carried out, ultimately giving women a strong character and soul.Keywords: Dance work, Kustiah, reflextion, women.
TARI JARANSARI DALAM UPACARA RITUAL BERSIH DESA LENCOH KECAMATAN SELA BOYOLALI Setyoasih, Sri; Setiyastuti, Budi; Nuryanto, Nuryanto; Samsuri, Samsuri; Daryono, Daryono
Acintya Vol. 14 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/acy.v14i2.4603

Abstract

ABSTRACT Jaransari dance to cleanse the village of Lencoh, Sela, Boyolali is an art with a ritual function. There is a relationship between dance and local cultural customs. The research objective is to explore the art of dance with local cultural traditions.This research uses an anthropological approach to dance that is qualitative and descriptive. The methods used include observation, interviews, documentation, and literature.The result that the Jaransari dance desired to achieve is a folk dance performed in village cleansing ritual activities. Dance activities are closely related to the lifestyle of the community to deal with critical situations from the influence of the power of the village guardian spirits. Through the activities of the Jaransari dance, the community is considered to have fulfilled the wishes of the village's spirit, so that it will not interfere with community activities. After the cleansing ritual ceremony of the village, the community calmed down, worked hard and the harvest was bountiful.Key Words: jaransari, folk dance, ritual, village cleansing  ABSTRAKTari Jaransari dalam rangka  bersih desa Lencoh, Sela, Boyolali merupakan seni yang berfungsi ritual. Terdapat hubungan antara seni tari dengan adat budaya setempat. Tujuan penelitian adalah untuk menggali seni tari dengan adat budaya setempat.Penelitian menggunakan pendekatan antropologi tari yang bersifat desktiptif kualitatif.  Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dokumentasi dan kepustakaan. Hasil yang ingin dicapai tari Jaransari merupakan tari rakyat yang dipertunjukan pada kegiatan ritual bersih desa.  Kegiatan  tari  berkaitan erat dengan pola hidup masyarakat untuk menghadapi situasi gawat dari pengaruh kekuatan goib penunggu rokh desa.  Melalui kegiatan tari Jaransari masyarakat dianggap telah memenuhi keingginan penunggu rokh desa sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat. Setelah upacara ritual bersih desa masyarakat menjadi tenang, giat bekerja dan panen melimpah.Kata Kunci: jaransari, tari rakyat, ritual,  bersih desa.
Estetika Garap Tubuh dan Properti dalam Karya Tari Gandhewa Raga Wibowo, Anggono Kusumo; samsuri, samsuri
Acintya Vol. 14 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/acy.v14i2.4675

Abstract

ABSTRACTThe dance entitled Gandhewa Raga is a group dance of men and women. This dance is worked on with the beauty of the body and operatives. The body functions as a medium to express the contents of dance and property, as one of the media, said the complement. Disclosure of the beauty of the body worked with property media, namely gandhewa. The motion displayed is the exploration motion of the gandhewa form. The movement of Gandhewa Raga dance is a movement of the Surakarta stout and princess style traditions. This work process aims to explore, find out the meaning of property, and understand the aesthetic values of the body and property. The results of this study are explorations and disclosures of body and property values. The method used is creating dance work with the process of investigation, improvisation, and composition. The aesthetic of the Gendhewa Raga dance will emerge after carrying out the stages of the method. The aesthetic value of body and property can be seen from the form of dance composition that has been arranged and can be enjoyed. This beauty can be enjoyed by aspects of dance movements, namely energy, space, and time, dance accompaniment, fashion make-up, dance performers, staging venues, and property processing. Keyword: Gandhewa Raga, Aesthetic, Phsycal dance, body and property ABSTRAKTari Gandhewa Raga merupakan tari kelompok putra dan putri. Tarian ini merupakan tari yang digarap dengan keindahan tubuh dan poperti. Tubuh yang berfungsi sebagai media untuk mengungkapkan isi tari da propertisebagai salah satu media ungkap pelengkapnya. Pengungkapan keindahan tubuh digarap dengan media propert yaitu Gandhewa. Gerak yang ditampilkan adalah gerak eksplorasi dari bentuk Gandhewa. Gerak karya tari Gandhewa raga adalah gerak tradisi gaya Surakarta gagah dan putri. Proses kekaryaan ini bertujuan untuk bereksplorasi, mengetahui makna properti, dan memahami nilai-nilai estetis tubuh dan property. Hasil penelitian ini merupakan eksplorasi dan pengungkapan nilai tubuh dan properti. Metode yang digunakan adalah metode menciptakan karya tari dengan proses eksplorasi, improvisasi dan komposisi. Estetika ketubuhan tari Gandhewa Raga akan muncul setelah melaksanakan tahapan metode tersebut. Nilai estetis ketubuhan dan propertidapat dlihat dari bentuk koposisi tari yang sudah tersusun dan sapat dinikmati. Penikmatan keindahan tersebut dapat dilihat dengan aspek gerak tari yaitu tenaga, ruang dan waktu, serta iringan tari, tata rias busana, pelaku tari, tempat pementasan dan pengolahan properti Kata kunci: Gandhewa Raga, Estetika, Tari Fisik, Tubuh dan Properti 
Karya Tari Sang Kustiah Refleksi Perempuan pada Masa Kini Wisnu Pamenang, Nandhang; Dewi, Maharani Luthvinda; Samsuri, Samsuri
Acintya Vol. 15 No. 1 (2023)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/acy.v15i1.4325

Abstract

Kustiah’s dance works contain values and can be used as a reference in current and future life. One of them is that Kustiah’s dance work includes the importance of Unity, Creativity, Tough, and Abstinence, which are philosophical teachings that are upheld and can serve as role models for women at this time in moving forward in their lives. This value can be adhered to and carried out, ultimately giving women a strong character and soul.Keywords: Dance work, Kustiah, reflextion, women.
TARI JARANSARI DALAM UPACARA RITUAL BERSIH DESA LENCOH KECAMATAN SELA BOYOLALI Setyoasih, Sri; Setiyastuti, Budi; Nuryanto, Nuryanto; Samsuri, Samsuri; Daryono, Daryono
Acintya Vol. 14 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/acy.v14i2.4603

Abstract

ABSTRACT Jaransari dance to cleanse the village of Lencoh, Sela, Boyolali is an art with a ritual function. There is a relationship between dance and local cultural customs. The research objective is to explore the art of dance with local cultural traditions.This research uses an anthropological approach to dance that is qualitative and descriptive. The methods used include observation, interviews, documentation, and literature.The result that the Jaransari dance desired to achieve is a folk dance performed in village cleansing ritual activities. Dance activities are closely related to the lifestyle of the community to deal with critical situations from the influence of the power of the village guardian spirits. Through the activities of the Jaransari dance, the community is considered to have fulfilled the wishes of the village's spirit, so that it will not interfere with community activities. After the cleansing ritual ceremony of the village, the community calmed down, worked hard and the harvest was bountiful.Key Words: jaransari, folk dance, ritual, village cleansing  ABSTRAKTari Jaransari dalam rangka  bersih desa Lencoh, Sela, Boyolali merupakan seni yang berfungsi ritual. Terdapat hubungan antara seni tari dengan adat budaya setempat. Tujuan penelitian adalah untuk menggali seni tari dengan adat budaya setempat.Penelitian menggunakan pendekatan antropologi tari yang bersifat desktiptif kualitatif.  Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dokumentasi dan kepustakaan. Hasil yang ingin dicapai tari Jaransari merupakan tari rakyat yang dipertunjukan pada kegiatan ritual bersih desa.  Kegiatan  tari  berkaitan erat dengan pola hidup masyarakat untuk menghadapi situasi gawat dari pengaruh kekuatan goib penunggu rokh desa.  Melalui kegiatan tari Jaransari masyarakat dianggap telah memenuhi keingginan penunggu rokh desa sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat. Setelah upacara ritual bersih desa masyarakat menjadi tenang, giat bekerja dan panen melimpah.Kata Kunci: jaransari, tari rakyat, ritual,  bersih desa.
Estetika Garap Tubuh dan Properti dalam Karya Tari Gandhewa Raga Wibowo, Anggono Kusumo; samsuri, samsuri
Acintya Vol. 14 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/acy.v14i2.4675

Abstract

ABSTRACTThe dance entitled Gandhewa Raga is a group dance of men and women. This dance is worked on with the beauty of the body and operatives. The body functions as a medium to express the contents of dance and property, as one of the media, said the complement. Disclosure of the beauty of the body worked with property media, namely gandhewa. The motion displayed is the exploration motion of the gandhewa form. The movement of Gandhewa Raga dance is a movement of the Surakarta stout and princess style traditions. This work process aims to explore, find out the meaning of property, and understand the aesthetic values of the body and property. The results of this study are explorations and disclosures of body and property values. The method used is creating dance work with the process of investigation, improvisation, and composition. The aesthetic of the Gendhewa Raga dance will emerge after carrying out the stages of the method. The aesthetic value of body and property can be seen from the form of dance composition that has been arranged and can be enjoyed. This beauty can be enjoyed by aspects of dance movements, namely energy, space, and time, dance accompaniment, fashion make-up, dance performers, staging venues, and property processing. Keyword: Gandhewa Raga, Aesthetic, Phsycal dance, body and property ABSTRAKTari Gandhewa Raga merupakan tari kelompok putra dan putri. Tarian ini merupakan tari yang digarap dengan keindahan tubuh dan poperti. Tubuh yang berfungsi sebagai media untuk mengungkapkan isi tari da propertisebagai salah satu media ungkap pelengkapnya. Pengungkapan keindahan tubuh digarap dengan media propert yaitu Gandhewa. Gerak yang ditampilkan adalah gerak eksplorasi dari bentuk Gandhewa. Gerak karya tari Gandhewa raga adalah gerak tradisi gaya Surakarta gagah dan putri. Proses kekaryaan ini bertujuan untuk bereksplorasi, mengetahui makna properti, dan memahami nilai-nilai estetis tubuh dan property. Hasil penelitian ini merupakan eksplorasi dan pengungkapan nilai tubuh dan properti. Metode yang digunakan adalah metode menciptakan karya tari dengan proses eksplorasi, improvisasi dan komposisi. Estetika ketubuhan tari Gandhewa Raga akan muncul setelah melaksanakan tahapan metode tersebut. Nilai estetis ketubuhan dan propertidapat dlihat dari bentuk koposisi tari yang sudah tersusun dan sapat dinikmati. Penikmatan keindahan tersebut dapat dilihat dengan aspek gerak tari yaitu tenaga, ruang dan waktu, serta iringan tari, tata rias busana, pelaku tari, tempat pementasan dan pengolahan properti Kata kunci: Gandhewa Raga, Estetika, Tari Fisik, Tubuh dan Properti 
Co-Authors , Warto, , Warto Adnin, Ismi Afrizal Choirul Umam Afzil Ramadian Ahmad Muwafiq, Ahmad Ainul - Hidayah Alfatani, Ifan Ali Alkhumaisi, Muhammad Abduh Alviana Rizqiyah Utami Aminudin, Aminudin Anak Agung Gde Arjana Anak Agung Gde Oka Dharmayudha Anak Agung Sagung Kendran Annisa Istiqomah, Annisa Ardi Sandriya ARIANA, AYU Arif, Mirzan Arinata, I Ketut Teguh Asmi, Erni Amriani Asmini, Riskayanti Atmoko*, Dwi Atmoko, Dwi Aulia Insani, Aulia Aurellia , Amanda Ayu Prawitasari Citra Pratama Aziz, Ekza Fahira Aziz, Elza Fahira Aziz, Sulthon Abdul Baehaqi Bina Ichsantya Brar, Balraj Singh Budi Setiyastuti Chairunnisya, Hasna Cut Zuriana Danial - Darmayanti, Mahda Dwi Daryono Daryono, Daryono Deni Firmansyah Dewi, Maharani Luthvinda Dumaeri, Ahmad Duwiri, Christine Valeri Dwi Gemina Effendi, Zeviana Elsa Hidayati Elti Febilani Erni Yuningsih Erwanti Siti Rabiah, Erwanti Siti Fadhilla, Suri Fadila, Siti Nur Fadlurrahman, Al Fahdian Rahmandani Fahmin, Nur Habib Fariansyah, Irham Fausiah, Rafika Firdausiah, Nuri Firmansyah, Akmal fuad, varidlo Galih Puji Mulyoto Gunawan, Rachmat Gusmadi, Setiawan hafid, mukhsin Hafid, Mukhsin Putra Hajunilato, Tiar Halimatussadiah, Siti Hamdan Hamdan Hamdani, Muhammad Fadli Harahap, Dina Nurul Angelina Hawar, Muhammad Heni Pujiastuti Hersanto Fajri Hidayatulloh, Muhammad Muslim I Gusti Ngurah Sudisma I Ketut Berata I Made Kardena I Made Merdana I Nengah Surati Jaya I Wayan Sudira Ida Bagus Made Oka Ida Bagus Oka Winaya Illahi, Kurnia Imelda Wahyuni, Imelda Irwasnayah Putri, Galvania Ismartaya Ismartaya, Ismartaya Ismawan Ismawan, Ismawan Istata, Marita Dony Iwan Harjono Utama Jatiana, Cut Afrina Jejen Jaenudin Jihadulhaq, Jihadulhaq Juanda, Ogiandhafiz Kadek Karina Dewi Wijayanthi kariska, Kariska Ketut Budiasa KHOIRUNNISAK, ANIS Kukuh Murtilaksono Kurniawati, Riski Luh Made Sudimartini Lutfi Hakim Made Gede Adi Surya Saputra Mahleni, Zora Manik, Toba Sastrawan Maruddani, Raoda Tul Jannah Marzuki Marzuki Maulana, Daffa Fakhri Meri Handayani, Meri Mia Maulani Agustin Miranty, Shara Moh. Wahyu Kurniawan Muhsi, Ach Moh Abd N. Nurjanah Nabila, Adek Nadifah, Najla Virda Ni Luh Eka Setiasih Ningsih, Adriati Noviriolla Maria Ns. Diana Dayaningsih Nugraha, Putri Nurdiana, Ratna Putri Nurdin Nurdin Nurfaisah, Nurfaisah Nurjanah, Dewi Astri Nurlatifa, Nurlatifa Nurpadilah, Rifki Nurul Afni Nuryanto Nuryanto Palahudin, Palahudin Permatasari, Serly Nur Indah Pertiwi, Hardianti Pertiwi, Shinta prananda, aditya Pratiwi, Vidya Purnama, Edwin Setia Putra, Fandrik Haris Setia Putra Putra, Muhammad Lathief Dwi Putra, Muhammad Mexki Romdeni Putri, Mas Fierna Janvierna Lusie Putu Suastika Rabbani, Muhammad Rafi Rachmawati, Afria Raharjo, Yudha Yaksa Crada Yoga Arum Rahayu, Annisa Dwi Rahmawati, Elly Nur Ramadan, Syahri Ramadani, Tria Ramadhan, Abhi Rachma Ramadhan, Fadlan Ramanta, Helzi Ramli, Muh. Rasmi Rasmi, Rasmi Rida Safuan Selian Rifqiansyah, Rifqiansyah Ririn Ririn Robyanshyah, Robyanshyah Rohmat, Sohibur Rosmiati, Yatti Rusliyana Nuarita, Rusliyana Safina, Dinda Apriani Sahnaz, Novalinda Salwija, Salwija Samsu Samsu Samsuri, Dharma Audia Savana, Muhammad Ibjkar Septiani, Tri Asih Setyoasih, Sri SITI MARYAM Sodiki, Ach. Sonda, Kristina Sartika Sri Harini Suarmika, Putu Eka Sudarijati Sudirmanto, Sudirmanto Sugiyanto - Sukardi, Akhmad Sulistiawati, Vira Sunarso Sunarso Supadmi, Tri Supendi, Guritno Sutrisno, Cucu Suyato Suyato Syahputra, Orang Kaya Hasnanda Tengku Hartati Tien Lastini Titiek Tjahja Andari Titik Nurhayati Triani, Cut Nadevi Wulan Trisakti Handayani Usmi, Rianda Veithzal Rivai Zainal WALDI, WALDI Waskitha, Melati Pusparini Wibowo, Anggono Kusumo Wijaya, Dian Azizah Sadriansyah wijaya, Hasrul Wijaya, Nani Wisnu Pamenang, Nandhang Wulandari, Meidi Andira Yonda, Baroqah Sabri Yudha, Muhamad Yuli Astuti Yuliadi, Iqbal Yulianingsih, Yulianingsih Yusfiza, Melia Yustisia, Anggia Zai, Ronaldo Zainurrofiq, Zainurrofiq Zulfajri, Zulfajri