p-Index From 2021 - 2026
13.551
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Hukum Magnum Opus NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial JOURNAL EQUITABLE JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI METHODIKA: Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi Journal on Education Pagaruyuang Law Journal Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Justitia : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora Ius Civile: Refleksi Penegakan Hukum dan Keadilan International Journal of Demos As-Syar'i : Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Al-Syakhshiyyah : Jurnal Hukum Keluarga Islam dan Kemanusiaan Civics Education And Social Science Journal (CESSJ) Jurnal Hukum Lex Generalis Jurnal Kewarganegaraan POLITICA: Jurnal Hukum Tata Negara dan Politik Islam International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research, and Technology (IJSET) Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE) Bureaucracy Journal : Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance Jurnal Hukum Sehasen KAMPRET Journal Jurnal Riset Ilmu Hukum Jurnal Paris Langkis Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) Jurnal Hukum, Politik dan Ilmu Sosial (JHPIS) QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Journal of Research and Development on Public Policy Innovative: Journal Of Social Science Research Indonesian Journal of Advanced Research (IJAR) Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora (JURRISH) Deposisi: Jurnal Publikasi Ilmu Hukum Doktrin: Jurnal Dunia Ilmu Hukum dan Politik Jurnal Relasi Publik Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Journal of Management Accounting, Tax and Production Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Aspirasi : Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat Mandub: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Jurnal As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga Journal of Innovative and Creativity Mimbar Administrasi Journal of Accounting Law Communication and Technology CONSTITUO: Jurnal Riset Hukum Kenegaraan dan Politik Akademika Jurnal Teknologi Pendidikan Edumaspul: Jurnal Pendidikan NETIZEN (JOURNAL OF SOCIETY AND BUSSINESS) Jurnal Hukum dan Sosial Politik Garuda: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Dan Filsafat All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Sinov : Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang
Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Pertimbangan Hakim dalam Menjatuhkan Putusan atas Perkara Kekerasan dalam Lingkup Kekeluargaan (Studi Kasus di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam) Raja Songkup Pratama; Parlaungan Gabriel Siahaan; Dewi Pika Lumban Batu; Yuli Indriani Lubis; Pebryna Riosa Siburian; Rahmi Siregar
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7239

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of judges’ considerations in delivering verdicts in cases of domestic violence, using a case study of decision number 1076/Pid.B/2025/PN Lbp at the Lubuk Pakam District Court. This research employs a qualitative descriptive method with a case study approach through direct courtroom observation, documentation, and literature review. The findings reveal that the judge’s considerations encompassed juridical, sociological, and psychological aspects in a balanced manner. The judgment was based not only on legal evidence but also on the social context of the family relationship between the defendant and the victim. The four-month imprisonment sentence demonstrates an attempt to balance legal certainty, substantive justice, and humanity. This study emphasizes the importance of judges’ sensitivity to social dimensions in family violence cases so that verdicts serve not only as punitive measures but also as restorative and educational acts of justice.
Analisis Putusan Perkara Pencurian dengan Pemberatan: Studi Kasus Nomor 1175/Pid.B/2025/PN Mdn di Pengadilan Negeri Medan Poliman Padang; Parlaungan G Siahaan; Dewi Pika L Batu; Ertika Pasaribu; Iwain Nababan; Rian Simanjuntak; Victoria Daely
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hukum majelis hakim dalam perkara pidana pencurian dengan pemberatan dengan Nomor 1175/Pid.B/2025/PN Mdn di Pengadilan Negeri Medan. Metode yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan studi kasus berdasarkan hasil pengamatan langsung terhadap jalannya persidangan pada 16 September 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa putusan hakim didasarkan pada terpenuhinya unsur-unsur Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Majelis hakim mempertimbangkan aspek yuridis dan non-yuridis, termasuk faktor memberatkan seperti keresahan masyarakat dan faktor meringankan berupa penyesalan terdakwa. Putusan berupa pidana penjara 2 tahun 6 bulan dinilai telah mencerminkan keseimbangan antara asas keadilan, kemanfaatan, dan kepastian hukum. Penelitian ini memberikan gambaran nyata tentang penerapan asas peradilan pidana yang cepat, sederhana, dan berbiaya ringan di Indonesia.
Analisis Yuridis Atas Sidang Pertama Kasus Pembakaran Dengan Unsur Kesengajaan: Studi Kasus di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam Tawarika M Pandiangan; Parlaungan Gabriel Siahaan; Dewi Pika Lumban Batu; Vinolya Lidevia Br Manik; Adelina M Aritonang; Herlide Purba; Samuel Sihite
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7285

Abstract

Penelitian ini membahas analisis yuridis terhadap pelaksanaan sidang pertama dalam kasus tindak pidana pembakaran dengan unsur kesengajaan yang dilakukan oleh terdakwa Yohanes Fery Susanto di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam. Penelitian menggunakan metode pendekatan yuridis-empiris melalui teknik observasi langsung terhadap jalannya persidangan. Fokus utama adalah menilai kesesuaian proses awal persidangan, khususnya pada tahap pembacaan dakwaan, klarifikasi identitas terdakwa, serta penerapan asas-asas dalam hukum acara pidana sebagaimana diatur dalam KUHAP. Selain itu, analisis dilakukan dengan menggunakan teori pembuktian, teori pemidanaan, dan teori negara hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sidang berlangsung tertib dan terdakwa bersikap kooperatif, proses pembuktian belum sepenuhnya berjalan karena belum hadirnya saksi. Hal ini menunjukkan pentingnya kehadiran alat bukti lain guna memenuhi syarat minimal pembuktian sesuai Pasal 183 KUHAP. Penelitian ini juga menegaskan bahwa prinsip negara hukum sebagaimana tercantum dalam Pasal 1 ayat (3) UUD 1945 harus terwujud dalam setiap tahapan persidangan.
Illegal Access Melalui Metode Phising Pada Platform Transaksi Digital Cryptocurrency Dalam Perspektif KUHP Baru dan Undang-Undang ITE Taufiq Ramadhan; Arief Wahyudi; Dewi Pika Lbn Batu
Pagaruyuang Law Journal Volume 9 Nomor 2, Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/plj.v9i2.7142

Abstract

Indonesia menjadi salah satu negara yang mengalami keadaan darurat dalam hal kejahatan siber. Hal ini terlihat pada peningkatan yang signifikan kasus kejahatan siber yang dirilis oleh Pusiknas Bareskrim Polri Tahun 2022 hingga 2025. Salah satu jenis kejahatannya adalah akses ilegal melalui metode phising pada plaltform transaksi digital cruptocurrency. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai bentuk phising sebagai modus operandi yang digunakan dalam melakukan kejahatan yang dihimpun melalui direktori putusan mahkamah agung dan menganalisis perbuatannya dalam perspektif KUHP Baru dan UU ITE. Kasus ini menarik untuk diulas secara mendalam melalui analisis hukum yang komprehensif dan bersifat normatif. Oleh karena itu penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis pendekatan yuridis normatif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, pertama terdapat berbagai bentuk dan modus operandi phising yang dilakukan oleh pelaku kejahatan akses ilegal sebagaimana dihimpun dari direktori putusan mahkamah agung yaitu phising melalui email palsu, phising tool kit, phising menyertakan virus malware, vandalisme cash phising, dan script jebakan. Kedua, dalam perspektif Undang-Undang ITE, akses ilegal dengan metode phising yang menimbulkan kerugian diatur dalam Pasal 30 ayat (3) jo. Pasal 46 ayat (3) jo. Pasal 36 ayat (2) jo. Pasal 51 ayat 2. Materi hukum dalam Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) memisahkan rumusan pasal perilaku kejahatan, akibat yang ditimbulkan, sanksi dan unsur-unsur kejahatannya berbeda dengan Undang-undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP baru) yang lebih efisien karena dalam 1 pasal mengandung rumusan perbuatan, perilaku, akibat dan sanksi pidana sekaligus. Dalam KUHP baru, akses ilegal dengan metode phising diatur pada Pasal 332.
JURIDICAL DYNAMICS BETWEEN FREEDOM OF DIGITAL EXPRESSION AND DEFAMATION OFFENSES: A CASE STUDY OF MEME MAKING GOVERNMENT OFFICIALS IN THE PERSPECTIVE OF LAW NUMBER 1 OF 2024 Anshari Sembiring, M Fauzan; Fitria Br. Hutapea, Syahira; Feraliya Tinambunan, Fingky; Stevani Siburian, Aprilia; Aqil Sulistiyo, Ahmad; Pika Lumban Batu, Dewi
JOURNAL EQUITABLE Vol 11 No 2 (2026)
Publisher : LPPM, Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jeq.v11i2.11538

Abstract

This study examines the juridical dynamics between the protection of digital freedom of expression and the enforcement of defamation offenses, with a focus on the creation of internet memes that target government officials. The formulation of the problem in this study centers on the legal limitations of political satire and the potential criminalization of social criticism in cyberspace. The research method used is normative juridical with a legislative approach and a conceptual approach, utilizing primary and secondary legal materials including analysis of the meme case of Bahlil Lahadalia and ITB students. The results of the study show that Law Number 1 of 2024 has accommodated escape devices through Article 45 paragraph (7) which excludes criminal sanctions if the act is carried out in the public interest or criticism. Nevertheless, inconsistencies and ambiguities in interpretation at the level of law enforcement officials on digital visual culture products still occur, so that it has the potential to trigger a chilling effect that threatens the constitutional rights of citizens. This study concludes the need for standard and strict interpretation guidelines for law enforcement officials in order to realize substantive justice
Pandangan Mahasiswa Terhadap Catcalling dan Peran Satgas PPKPT dalam Pencegahan serta Penanganannya di Universitas Negeri Medan Martua Felix Jonatan Simanullang; Arief Wahyudi; Dewi Pika Lbn Batu; Majda El Muhtaj; Parlaungan G Siahaan
Jurnal Hukum Lex Generalis Vol 7 No 7 (2026): Tema Hukum Pidana
Publisher : Himpunan Ilmu Hukum dan Ilmu Hukum Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56370/jhlg.v7i7.4014

Abstract

This study aims to analyze student perceptions of catcalling and examine the role of the Higher Education Violence Prevention and Handling Task Force (PPKPT Task Force) in preventing and handling such conduct at Universitas Negeri Medan. This research employed an empirical normative legal method with a qualitative descriptive approach. The findings indicate that most students understand catcalling as a form of verbal sexual harassment, although some still normalize it as a joke. The PPKPT Task Force has carried out preventive measures through socialization and education programs, while handling efforts include reporting mechanisms, investigations, victim assistance and recommendations to the university. Obstacles include low reporting rates, limited outreach, lack of student awareness, and the absence of comprehensive internal regulations. Strengthening legal awareness and institutional capacity is therefore necessary to create a safer campus environment.
PEMBINAAN KARAKTER KEJUJURAN MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PERILAKU MENCONTEK DI KELAS VIII SMP NEGERI 1 PERCUT SEI TUAN Muthi’ah Lathifah; Siagian, Liber; Lumban Batu, Dewi Pika; Yunita, Sri; Rachman, Fazli
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.54933

Abstract

This study aims to figure out what makes students cheat and how to prevent it through Pancasila Education lessons with eighth graders at SMP Negeri 1 Percut Sei Tuan. The research uses a qualitative approach, collecting data through interviews, observations, and documents. The participants are the school principal, guidance counselor, Pancasila Education teachers, and eighth-grade students. The findings reveal that cheating behavior is caused by two interrelated factors. Internal factors include low self-confidence, a grade-oriented (instant) mindset, the habit of procrastinating in studying, and weak internalization of moral and religious values. External factors include parental pressure regarding grades, peer influence, weak supervision during assessments, misuse of mobile phones, and an evaluation system that emphasizes scores. The forms of cheating found include the use of hidden notes, mobile phones, and collaboration among students through certain codes. Preventive efforts were carried out through Pancasila Education learning that explicitly integrates the value of honesty, teacher role-modeling, habituation of honest attitudes, strengthened supervision, and cooperation among teachers, homeroom teachers, and parents. These efforts resulted in positive changes, namely increased student awareness of honesty and a decline in cheating tendencies, demonstrating that Pancasila Education learning is effective as a means of building honest character when implemented consistently and continuously.
PENGARUH PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KOMPETENSI COMPLEX PROBLEM SOLVING PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 8 MEDAN Sembiring, Julianti; Rachman, Fazli; Lumban Batu, Dewi Pika; Yunita, Sri; Anastasya Sihaloho, Oksari
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 No. 03, September 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.59499

Abstract

This study aims to analyze the influence of the Problem Based Learning (PBL) model on the Complex Problem Solving (CPS) competence of eighth-grade students in the Pancasila Education subject at SMP Negeri 8 Medan. Complex problem-solving competence is an essential 21st-century skill that students must possess. However, Pancasila Education learning in schools is still dominated by a conventional teacher-centered approach, so CPS competencies have not developed optimally. The research uses a quantitative approach with a quasi-experimental method thru a Non-Equivalent Control Group Design in the form of a Pretest-Posttest Control Group Design. The population includes all eighth-grade students of SMP Negeri 8 Medan. The sample was determined thru purposive sampling, resulting in class VIII.9 as the experimental group with PBL treatment and class VIII.10 as the control group with conventional learning. The research instrument consists of a case-based essay test developed based on CPS competency indicators, including the ability to identify problems, develop alternative solutions, evaluate and choose the appropriate solution, and implement the solution. Data were analyzed thru validity tests, reliability tests, descriptive analysis, normality tests, homogeneity tests, and hypothesis tests using the Independent Sample t-test with the help of SPSS version 31. The research results show that the application of the PBL model has a significant impact on the improvement of students' CPS competence, with an average posttest score of 80.90 for the experimental group, higher than the control group at 65.42, with a significance level of less than 0.001. N-Gain analysis indicates a moderate increase in the experimental group (0.65) compared to a low increase in the control group (0.39). Based on these findings, it is concluded that the PBL model effectively enhances students' Complex Problem Solving competence in Pancasila Education learning and can be considered as an alternative teaching strategy in schools.
Deconstructing Self-Slavery in TikTok’s Algorithmic Ecosystem: Towards Technology Law Sovereignty in Society 5.0 Era Dewi Pika Lbn Batu; Parlaungan Parlaungan Gabriel Siahaan; Taufiq Ramadhan; Maulana Ibrahim; Gita Oktaviani Sitorus
Jurnal Hukum Magnum Opus Vol. 9 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Society 5.0’s integration of the physical and cyber realms through the Internet of Things coincides with a pattern within TikTok’s algorithmic ecosystem in which users exploit themselves through saweran, or gifts, during live streams shaped by engagement-maximizing algorithms. Indonesia’s ITE Law and its amendments remain too general to address this pattern, leaving a gap in legal protection for users. This study proposes self-slavery as a distinct socio-legal construct, examines the limitations of Indonesia’s cyber law, and outlines directions for regulatory reform. It uses a mixed-methods, sociological-legal approach with an exploratory case study design. Data came from an online questionnaire administered in two phases (304 respondents in 2025, 408 in 2026; combined sample of 712) across 17 provinces, analyzed using the Miles and Huberman interactive model. Among the 408 respondents surveyed in 2026, 58.6% recognized the term self-slavery. Across the combined sample, 85.66% reported a perceived negative social impact from TikTok, 24.44% felt pressured to follow viral trends, 54.78% felt deceived by the platform’s mechanisms, and 73.28% supported cyber law reform, with high instrument reliability (Guttman’s λ2 = 0.812). These findings support treating self-slavery as a distinct construct, separate from digital slavery, labor exploitation, and clinical digital addiction, pointing to the need for a dedicated regulatory framework. The study recommends amending the ITE Law to hold electronic system providers accountable for their algorithms’ social impact and to recognize user autonomy as a matter of digital legal subjectivity, a step toward technological legal sovereignty in the Society 5.0 era.
Community Participation in the Land Dispute Resolution Process Through Deliberation Within the Batak Toba Indigenous Community in Paniaran Village, North Tapanuli Regency Iwain Oktaviona Nababan; Parlaungan Gabriel Siahaan; Ramsul Nababan; Dewi Pika Lumban Batu; Majda El Muhtaj
Jurnal Kewarganegaraan Vol 10 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v10i1.10315

Abstract

Land inheritance disputes in Paniaran Village are generally caused by unclear land boundaries that have been passed down through generations via oral tradition without written documentation. The community resolves these disputes through Batak Toba customary deliberation (adat deliberation), as it is considered consistent with kinship values ​​and local culture. However, community participation in the deliberation has not been fully inclusive, which has the potential to create uncertainty and recurring conflict. This study aims to analyze the forms and levels of community participation in the resolution of land disputes. The method used is qualitative research with a descriptive method and a case study approach, employing observation, interviews, and documentation. The results show that the forms of community participation in the land dispute resolution process are manifested through attendance at customary deliberations, the provision of information and testimony regarding the history and boundaries of the land, the expression of opinions and arguments, and involvement in deliberation prior to the customary decision being made. Although the community is given the opportunity to be involved, the level of participation that occurs remains consultative, as the final decision is still dominated by customer leaders and parties considered to have greater knowledge of the land's history. Factors that encourage community participation include the high level of trust in customary institutions and the strong sense of kinship within the Batak Toba community. Meanwhile, factors that hinder community participation include the culture of deference toward customer leaders, a patriarchal system that limits women's involvement, low acceptance of the opinions of the younger generation, a lack of confidence among community members in voicing their opinions, and minimal documentation of the outcomes of customary deliberations. This study shows that customary deliberation remains an effective mechanism for maintaining social harmony; However, efforts are needed to increase more inclusive participation so that the land dispute resolution process can proceed in a fairer, more transparent, and more sustainable manner.
Co-Authors Adelia Parhusip, Feby Adelina M Aritonang Adeline Pastika Muham Adeline Pastika Muham Adinda Salwa Azzahra Sani Adinda Salwa Azzahra Sani Agnes Irene Silitonga Agnes Valentina Sinaga Agustina, Gaby Ahmad Raihan Alex Prayoga Sidabutar Alexius Fajar Alissa Putri Simbolon Alti Laksana Simaremare Alya Rachma Ambarita, Yanti Amelia Situmorang Amyra Putri Wahyuzan Anastasya Fricilla Sinaga Anastasya Sihaloho, Oksari Andini, Salwa Angelina Putri Gwen Sihotang Anggara Herdian Anisah Mufidah Anna Maudina Manurung Anna Maudina Manurung Annisa Puspitasari Anshari Sembiring, M Fauzan Aqil Sulistiyo, Ahmad Ar Rahma Pasaribu, Nopi Yanti Aridho, Ahmad Arinda Risna Cherylia Siregar Armanda, Tri Bayu Aulia, Nazlah Ayu, Fanny Mustika Balqis, Salsabila Batubara, Dewi Putri Belva Aqilah Asmara Bila May Bintang, Dandi Putra Butar, Ikhsanul Fadly Butar- Carlo Munthe Chairun Nisa Chairunisa, Puji Cici Stevani Siahaan Cindy Ayu Lestari Cindy Ayu Lestari Citra Situmorang Cristian Agave Siregar Damanik, Sheshilia Daniel David Sidebang Darwita Arini Nasution Debora Desnia Debora Merlani Purba Delva Fitria Denni Iwan Permata Saragih Depi Yohana Manurung Devany Maulana Nasution Devi Permata Br. Bangun Devi Puti Thesia Devi Putri Thesia Dewi Romantika Tinambunan Dimas Sahputra Dina Pratiwi Tambun Diva Eldora Purba Dorlince O Hutapea Dules Ery Pratama Eka Putriani Sihombing Elisabet Juniawati Pardede Elisabet Juniawati Pardede Elsa Prida Br Tarigan Endhita Putri Erbina Br Sembiring Ertika Pasaribu Eshaulin Br Sembiring Eshaulin Br Sembiring Esra Julita BR PA Esra Natasya Br Sitepu Fadillah Melani Putri Fadillah Melani Putri Fajar Ramadhan Pangestu Fany May Sarah Sitohang Fariz Aditya Fauzi, Muhammad Iraqi Feby Florenza Br Sembiring Feby Oktavia br Tarigan Feby Oktavia br Tarigan Feraliya Tinambunan, Fingky Fira Aisyah Meilani Firman, Al Fisca Amanda Ramadhana Fitria Br. Hutapea, Syahira Florensia Silaban Gabriel Siahaan, Parlaungan Gadis Prasiska Sembiring Gerry Frizi Jonatan Manalu Ginting, Loficha Metesa Br. Gita Oktaviani Sitorus Gita Oktaviani Sitorus Gita Sonia Marpaung Gracia Veronica Siregar Gryani Elisabeth Purba Gurning, Fretty Luciana Hanna Izzati Ar Raudhah Hanna Izzati Ar Raudhah Hannum Gultom, Latifah Harahap, Dules Ery Pratama Hartika Dewi Hasibuan, Mantasia Hasibuan, Nur Hidayah Hasibuan, Rahma Yani Haykal Parapat, Tegar Alif Herlide Purba Herti Noita Simbolon Herti Noita Simbolon Histi Trifesi Naibaho Hizkia Roland Prawyra Sitorus Hodriani Hodriani Husib, Muhammad Habib Hutabarat, Monica Ibda Maghni Tarigan Ida Nurjana Tamba Ira Yenita Malau Isnaniah Isnaniah Isnaniah, Isnaniah Iwain Nababan Iwain Oktaviona Nababan J.R Saragih, Theresia Jahya Adiputra Simbolon JAMALUDIN Jessica Evi Margaretha Jihan Aisyah Ramahdania Johan Pardamean Simanjuntak Juliandi Juliandi Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Khovifa, Nurul Krisdayanti Sinambela, Sulastri Kristin Simbolon, Yona Kudadiri, Agnes Jessi l Siahaan, Parlaungan Gabrie Lala Anggina Salsabila Lammarito Lumban Gaol Lathifah, Muthi’ah Laurenty Simanjuntak Lia Margareth Hutahaean Liber Siagian Lora Ernanta Tarigan Lubis, Mutiara Azzahra Lumbansiantar, Roselli Anjelina Lumbantoruan, Josua Ifander M Fahri Adetia Nasution Mahulae, Tri Santa Majda El Muhtaj Majda El Muhtaj Manalu, Vivin Silvia Boang Mangungsong, Al-firman Maniar Nainggolan Manik, Khatherine Sesilia Manotar Sinaga Mantasia Hasibuan Manurung, Putri Adinda Manurung, Yunita Tri Carnova Marbun, Hissah Kristina Marcel Zefanta Tarigan Marchello Benedictus Pinem Marco Vito Naibaho Maria Clara Elfrisma Manalu Mario Fany Manurung Marly Meani Silalahi Marpaung, Riska Martua Felix Jonatan Simanullang Maryatun Kabatiah Maulana Ibrahim Maulana Ibrahim Maura Rahma Azzahra Mhd Ilham Hidayat Rastami Mira Cahya Mitha Alvia Rosha Monica Tiur Simamora Moria Hutapea, Nelly Muhammad Ilyan Rafi'i Harahap Muhammad Rifky Murniwati Lase Muthi’ah Lathifah Mutia Fadila N., Satya Nofryanti Nababan, Cindy Nabila Amanda Rahman Nainggolan, Johana Andriani Nainggolan, Titin Irawati Nainggolan, Tiurma Yuni Firli Kristi Nasution, Putri Salsabilla Naswa Aprillia Putri Nasywa Yasmin Purba Nazwa Adinda Nike Margaretha Br Sembiring Ningsih, Putri Widia Novika Sarmauli Panggabean Nur Janna Nur Jannah Nur Wida Yani Nurul Azmy Pratiwi Oktavia Anjelina Saragih Paiman Nadeak Parlaungan G Siahaan Parlaungan G Siahaan Parlaungan G. Siahaan Parlaungan G. Siahaan Parlaungan Gabriel Siahaan Parlaungan Gabriel Siahaan Parlaungan Gabriel Siahaan Parlaungan Gabriel Siahan Parlaungan Parlaungan Gabriel Siahaan Parlaungan Siahaan Pasaribu, Anjelina Pasaribu, Yana Sebha Pebriana Asina Panjaitan Pebryna Riosa Siburian Perangin-Angin, Zoan Gaharu Philia, Ivana Theo Pinem, Windawati Pingky Monica Hasugian Poliman Padang Purba, Desriani Ronay Purba, Elisabeth Purba, Friska Lorentina Puspita, Della Putri Adinda Manurung Putri Andini Putri Ani Putri Handayani Putri Jesika Putri Permata Assiddiq Harahap Putri, Shellya Eka Rachman, Fazli Rahmawati, Sellia Rahmi Siregar Raja Songkup Pratama Ramadhan, Taufiq Ramadhani, Kania Nova Ramsul Nababan Ramsul Nababan Rani Sabeta Nainggolan Ray Dinho Simatupang Raysa Diva Zalianti Reh Bungana Beru Perangin angin Reni Berlian Silalahi Rian Simanjuntak Richie Nicodemus Munthe Rini Armianti Berutu Risky Sakti Lumban Gaol Rizky Khairani Br Gintin Rohma Safitri Rona Rindamelani Hutasoit Rona Rindamelani Hutasoit Rosaria Anastasya Sianipar Rumapea, Lidia Ruth Lidya Siboro Ruth Lidya Siboro Ruth Monika Tobing, Stepany Sabitha Nafla Saputra Sadnes Sinaga Safitri, Rohma Salman Lubis Salsabila, Tengku Samuel Sihite San Mikael Sinambela Santiana Siboro Saragih, Rinnauli Sarah Lestari Tampubolon Sarah Sabina Sarah Sabina Sari Waruwu, Dela Septi Sartika Br. Simamora Sebayang, Rizkita Seevaira Chyta Simanullang Sella Ariska Selvia Apriani Sembiring, Gelora Rehliasta Sembiring, Julianti Shelly Elprida Gajahmanik Siahaan, Parlaungan Gabrel Siahaan, Parlaungan Gabriel Siahaan, Ruth Yessika Siallagan, Abigael Siallagan, Abigael Putra Sianipar, Tiominar Sidabutar, Hanna Tresia Sihaloho, Oksari A Sihaloho Sihombing, Ade Fitri Silaban, Dandy Silaban, Florensia Simanjuntak, Agatha Sofia Simanjuntak, Lehonna Simanungkalit, Donita Simatupang, Septian Arjuanda Putra Simbolon, Boy Dippu Tua Simbolon, Putri Amelia Simbolon, Tri Girl Laurensia Sinaga, Domi Yanti Sinaga, Reylan Silverius Sintania, Laras Sati Siregar, Dewi Sartika Sitanggang, Ade Tamaria Sitanggang, Agnes Sitepu , Eka Mei Riska Br Sitepu, Gracia Feby Yeski Siti Anisah Nasution siti fadilah Siti Sri Wahyuni Siti Zahra Siagian Sitohang, Agung Torang Sitorus, Gita Oktaviani Sondang Ruth Lovenia Sinaga Sri Hadiningrum Sri Yunita Sri Yunita Stepani, Gabriella Stevani Siburian, Aprilia Suci Izdihar Hulwa Syahputra, Bayu Ardian Syarifa Aini Syarifa Aini Syuratty Astuti R Manalu Talita Sembiring Tarihoran, Dina Miranda Taslima Amelia Taufik Tatiadinata Saragih Taufiq Ramadhan Taufiq Ramadhan Taufiq Ramadhan Tawarika M Pandiangan Tawarika Maritoda Pandiangan Teddy Pascha S.Depari Tobing, Dian Uli Anatasia Lumban Tobing, Dies L. Torang Sitohang, Agung Tri Mei Rosalya Purba Tri Mei Rosalya Purba tureayu situmeang Ulfa Fatimah Victoria Daely Vina Aprilia Vinolya Lidevia Br Manik Wahab, Nur Khalil Wahyudi , Arief Wulan Ayu Trisna Yeni Yolanda Simbolon Yessi Octavia Yona Kristin Simbolon Yosua Gabe Maruli Sijabat Yosua Gabe Maruli Sijabat Yuli Indriani Lubis Zahra Sari Harahap