p-Index From 2021 - 2026
11.467
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Interaksi : Jurnal Ilmu Komunikasi HUMANIKA Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Jurnal Inspirasi Pendidikan Journal of Urban Society´s Arts Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Jurnal Kajian Komunikasi EL-IDARE: JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Jurnal Civicus Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKN Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan JISPO (Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) Jurnal Studi Komunikasi ARISTO Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Moral Kemasyarakatan PEDAGOGIA JWP (Jurnal Wacana Politik) Jurnal Pemikiran Sosiologi Jurnal Pertahanan : Media Informasi tentang Kajian dan Strategi Pertahanan yang Mengedepankan Identity, Nasionalism dan Integrity Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Etika Demokrasi Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Journal of Humanities and Social Studies JURNAL MANAJEMEN BISNIS Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter Humaniora SAP (Susunan Artikel Pendidikan) Jurnal Inovasi Ilmu Sosial dan Politik Jurnal Fundadikdas (Fundamental Pendidikan Dasar) Wacana Paramarta: Jurnal Ilmu Hukum JURNAL ILMIAH MIMBAR DEMOKRASI Buana Ilmu Jurnal Civic Hukum The Innovation of Social Studies Journal CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan PKn IJORER : International Journal of Recent Educational Research Jurnal Kewarganegaraan Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Asean Journal of Science and Engineering (AJSE) Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi Research of Service Administration Health and Sains Healthys Journal of International Conference Proceedings Journal of Pedagogy and Education Science Mamangan Social Science Journal Journal of Economics and Social Sciences Journal of Education Technology and Civic Literacy (JET CIVIL) PANCASILA AND CIVICS EDUCATION JOURNAL Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Birokrasi: Jurnal Ilmu Hukum dan Tata Negara Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Konstruksi Sosial: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Integralistik Journal of Nonformal Education Journal of Educational Studies Unnes Political Science Journal Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Indonesian Journal on Learning and Advanced Education (IJOLAE) Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Jurnal Moralita : Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Al Qodiri: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Edueksos: Journal Pendidikan Sosial dan Ekonomi
Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI MODEL KADERISASI MAHASISWA UNTUK MEMBANGUN KARAKTER UNGGUL DI MASJID SALMAN Najamunnisa, Anis; Darmawan, Cecep; Nurbayani K, Siti
SOSIETAS Vol 7, No 2 (2017): JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.96 KB) | DOI: 10.17509/sosietas.v7i2.10357

Abstract

Generasi muda merupakan generasi yang membutuhkan figur yang baik untuk menjadi teladan dalam bersikap dan berperilaku. Namun, keadaan moral mengalami kemerosotan, sehingga menyebabkan terjadinya perilaku menyimpang dalam kehidupan sosial. Dalam hal ini, perlu adanya dasar pembinaan karakter, agar generasi muda tidak mudah terjerumus ke dalam hal-hal negatif, salah satunya melalui generasi muda terdidik mahasisiwa. Insan muda yang terdidik menjadi harapan agar menjadi benteng dan menularkan karakter unggul pada masyarakat. Dalam hal ini, Masjid kampus Salman ITB, memiliki tujuan untuk mendidik mahasiswa agar tidak mudah terpengaruh ke dalam hal-hal yang negatif, salah satunya melalui kegiatan rutin program kaderisasi. Kaderisasi Salman yang bertujuan untuk mengkader mahasiswa agar dapat mewariskan nilai-nilai yang terkandung di Salman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang menekankan kepada gambaran mengenai kegiatan kaderisasi Salman dalam membangun kualitas karakter mahasiswa yang unggul. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Peneliti melakukan kegiatan wawancara mendalam dengan beberapa informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; pertama, melalui kegiatan kaderisasi Salman, mahasiswa dilatih untuk berpikir cara menyelesaikan permasalahan, tidak hanya menyelesaikannya namun harus memiliki visi jangka panjang. Kedua, model yang diterapkan dalam kegiatan kaderisasi Salman menggunakan model pembergaulan, dengan cara mengenalkan mahasiswa dengan sesamanya, memperkenalkannya dengan tokoh-tokoh inspiratif, agar dapat menularkan semangatnya, dan memberikan peran yang berupa tanggung jawab untuk dilaksanakan. Ketiga, upaya memonitoring peserta kaderisasi melalui kegiatan usroh (keluarga/mentoring) bagi mahasiswa yang berada di Bandung, dan memberikan buku saku untuk dilaporkan perkembangannya bagi mahasiswa di luar Bandung. Keempat, kendala yang dihadapi dalam kegiatan kaderisasi Salman diantaranya kurangnya koordinasi antarpanitia, kurangnya sarana dan prasarana, dan perubahan cuaca yang sulit di prediksi. Adapun solusi yang dilakukan diantaranya memperbaiki kembali koordinasi antarpanitia, memperbaiki dan mengganti sarana dan prasarana yang rusak, dan panitia serta peserta diingatkan agar lebih sigap saat menghadapi perubahan cuaca..
Representasi Pendidikan Kewarganegaraan pada Jenjang Pendidikan Tinggi Dilihat dari Perspektif Generasi Millenial I Putu Windu Mertha Sujana; Cecep Darmawan; Dasim Budimansyah; Sukadi Sukadi
Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol 10 No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.678 KB) | DOI: 10.21067/jip.v10i2.4550

Abstract

Penelitian ini mengkaji Pendidikan Kewarganegaraan pada jenjang pendidikan tinggi yang memiliki posisi dan peran yang strategis dalam membangkitkan perasaan kebangsaan Indonesia dan cinta tanah air Indonesia (dalam konteks nilai dan moral Pancasila, nilai dan komitmen Bhineka Tunggal Ika, komitmen terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan memiliki komitmen ber-Negara Kesatuan Republik Indonesia) pada setiap mahasiswa (generasi millenial). Di lain pihak representasi Pendidikan Kewarganegaraan harus sesuai dengan karakteristik dari mahasiswa (generasi millenial). Sehingga tulisan ini akan merepresentasi Pendidikan Kewarganegaraan pada jenjang pendidikan tinggi dilihat dari perspektif generasi millenial. Hal ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana persepsi mahasiswa serta penilaian mahasiswa terhadap mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey jenis deskriptif, dimana informasi dikumpulkan dari responden dengan menggunakan kuesioner melalui google form. Metode survei jenis deskriptif akan mencari tahu terkait representasi Pendidikan Kewarganegaraan di Universitas Pendidikan Ganesha dengan menggunakan 75 responden mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkkan mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan memiliki posisi dan peran yang sangat penting (70,7%) dan masih diminati (50,7%) oleh mahasiswa (generasi millenial). Namun media pembelajaran (66,7%) masih perlu disesuaikan dengan karakteristik generasi millenial yang cenderung menggunakan teknologi. Media pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan juga perlu mengkombinasikan antara teknologi dengan nilai-nilai budaya masyarakat sebagai benteng penyanggah dampak globalisasi. Nilai budaya sebagai benteng penyanggah dampak globalisasi dimaksudkan agar generasi millenial dapat menyaring nilai dan budaya luar terutama yang tidak sesuai dengan nilai dan budaya Indonesia.
PENGARUH PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN SEBAGAI PENDIDIKAN DEMOKRASI TERHADAP CIVIC RESPONSIBILITY PADA MAHASISWA Nurul Febrianti; Cecep Darmawan
Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Vol 15 No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 15 No. 2 April 2016
Publisher : Program Studi PPKn FIS UNJ & Asosiasi Profesi PPKn Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jimd.v15i2.8769

Abstract

This study reviewss (1) Influence of learning materials for civics on the civic responsibility of student, (2) Influence of learning methods for civics on the civic responsibility of the student, (3) Influence of instructional media for civics on the civic responsibility of the student.The research uses a quantitative approach with survey method. Data collection using the study questionnaire. The population in this study is the Jakarta State University student who contracted general courses in the second semester Citizenship Education (102) in 2015. The results showed that (1) Learning materials Civics significant influence on civic responsibility in students with t count 6,502 > t table 1.971. (2) Methods of teaching Civics significant influence on civic responsibility in students with t count 7.290 > t table 1.971. (3) Media Learning Civics significant influence on civic responsibility in students with t count 3.737 > t table 1.971.
Fashion Budaya Nasional dalam Konteks Wawasan Kebangsaan: Studi Kasus pada Jember Fashion Carnaval Agustinus Tampubolon; Cecep Darmawan
Journal of Urban Society's Arts Vol 3, No 1 (2016): April 2016
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jousa.v3i1.1473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan konstruksi makna fashion yang berkaitan dengan konsep wawasan kebangsaan. Desain penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi mendalam dan studi dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa:(1) hal-hal yang diungkapkan fashion sebagai penguat wawasan kebangsaan melalui Jember FashionCarnaval (JFC) berkaitan dengan aspek kreativitas, tema, dan simbol-simbol dalam kostum karnaval;(2) pesan fashion berkaitan dengan wawasan kebangsaan karena memuat nilai-nilai persatuan dan kesatuan yang dilandasi semangat dan usaha rela berkorban. Pesan menggambarkan bagaimana konstruksi nilai-nilai kebangsaan yang dimiliki secara bersama-sama dapat dijadikan sebagai pedoman hidup antarmasyarakat berbangsa dan bernegara;(3) proses mengonstruksi nilai-nilai kebangsaan melalui fashion ditunjukkan dengan partisipasi atau keterlibatan secara aktif dan bertanggung jawab dalam mengikuti program pelatihan dan pembimbingan. Program yang disebut In House Training selama lima bulan menjelang pelaksanaan JFC meliputi pemilihan tema berdasarkan riset dan pengkajian sampai pada acara puncak, yaitu grand carnival. The Fashion of National Culture in the Context of National Insight : CaseStudy on Jember Fashion Carnaval. This study aims to explain the construction meaning of fashion related to the concept of national insight. The study is qualitative with phenomenological method. Data collection technique was carried out by interviews, in-depth observation, and documentation studies. The results show that: (1) disclosed matters of the fashion as a reinforcement of the concept of national insight through Jember Fashion Carnaval (JFC) deal with aspects of creativity, themes, and symbols in carnival costume; (2) the fashion statement relates to the concept of national insight because it contains the values of unity and the spirit of understanding and self-sacrificing efforts. The messages describe how the construction of the national values held together can be used as guidelines for intra-national and state of life; (3) the process of constructing the national values through fashion is indicated by participation or involvement actively and responsibly in the training program and coaching. The program called In House Training for five months before the implementation of JFC includes the selection of themes based on the research and studies until the main event, which is a grand carnival.
Upaya Pelestarian Adat Semende di Desa Ulu Danau, Provinsi Sumatera Selatan Hatta Setiawan; Cecep Darmawan
Journal of Urban Society's Arts Vol 3, No 2 (2016): October 2016
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jousa.v3i2.1480

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya-upaya yang dilakukan oleh masyarakat dan aparat desa dalam mempertahankan nilai-nilai luhur yang terdapat dalam aturan adat Semende yang ada di lingkungannya. Metode etnografi dengan pendekatan kualitatif digunakan untuk mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis melalui reduksi data, penyajian, hingga penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Ulu Danau memberikan kelonggaran dalam pelaksanaan adat, dan aparat desa telah mulai berupaya untuk mempertahankan aturan adat dengan memaksimalkan peran para pemuka adat, tokoh masyarakat, danwarga. The Efforts to Conserve Semende Customs in Ulu Danau Village, South Sumatera Province. This study aims to determine the efforts undertaken by the community and village officials in defending the noble values contained in the existing customs rules of Semende in the area. The ethnographic method with a qualitative approach is used to collect data through observation, interviews, and documentation, which are analyzed through data reduction, presentation, and finally can be drawn for conclusion. The results show that the villagers of Ulu Danau provide the concession for the implementation of custom, and the village officials have begun the efforts to maintain their custom rules to maximize the roles of traditional leaders, community leaders, and citizens.
Revitalisasi peran perguruan tinggi dalam menangani gerak radikalisme dan fenomena melemahnya bela negara di kalangan mahasiswa Leni Anggraeni; Cecep Darmawan; Sri Wahyuni Tanshzil
Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.391 KB) | DOI: 10.12928/citizenship.v2i1.15957

Abstract

Paham radikal semakin merisaukan karena berkembang pada kelompok strategis yaitu pemuda. Penyebaran melalui media sosial dengan kemunculan hoax serta beberapa situs web radikal menjadi tren baru serta andalan kaum teroris dalam menyebarkan pahamnya. Gerakan radikalisme sangat masif, terorganisir dan berbahaya. Hal ini diperparah dengan lemahnya semangat bela negara dikalangan mahasiswa. Oleh karenanya penanganannya pun harus dilaksanakan secara komprehensif yang salah satunya melalui revitalisasi peran perguruan tinggi di Jawa Barat. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Responden dalam penelitian adalah dosen, pimpinan bidang kemahasiswaan dan mahasiswa pada beberapa Universitas di Jawa Barat (UPI, Unpad, UIN Bandung, ITB, dan IPB).  Tujuan penelitian adalah mengetahui peran Perguruan Tinggi di Jawa Barat dalam menangani gerak radikalisme dan fenomena melemahnya bela negara dikalangan mahasiswa. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa peran perguruan tinggi dalam menangani gerak radikalisme dan fenomena melemahnya bela negara dapat dilaksanakan melalui tiga jalur utama, yaitu melalui pembelajaran Mata Kuliah Umum (MKU), lembaga kemahasiswaan, dan organisasi kemahasiswaan.Kata kunci: perguruan tinggi, penanganan gerak radikalisme, mahasiswa ABSTRACTRadicalism is increasingly troubling because it develops in strategic groups, namely youth. Spreading through social media with the emergence of hoaxes and several radical websites has become a new trend and a mainstay of terrorists in spreading their understanding. The radicalism movement is very massive, organized, and dangerous. It compounded by the weak spirit of defending the country among students. Therefore, the handling must carried out comprehensively, one of which is through revitalizing the role of universities in West Java. The approach used in this research is qualitative with descriptive methods. Respondents in the study were lecturers, student leaders, and students at several universities in West Java (UPI, Unpad, UIN Bandung, ITB, and IPB). The purpose of the study to determine role of universities in West Java in dealing with the movement of radicalism and the phenomenon of weakening the national defense among students. Based on the results of the study, it can seen that the role of Higher Education in dealing with the movement of radicalism and the phenomenon of weakening state defense can carried out through three main channels, namely through General Courses (MKU), Student Institutions, and Student Organizations.
Pengembangan hubungan interpersonal remaja dalam penggunaan media sosial di Kota Bandung Cecep Darmawan; Hana Silvana; Heni Nuraeni Zaenudin; Ridwan Effendi
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 7, No 2 (2019): December 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.565 KB) | DOI: 10.24198/jkk.v7i2.21163

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi Internet, membuat remaja menjadi kelompok digital native karena mereka tidak perlu diajari cara menggunakan teknologi tersebut. Kelompok remaja ini menjadi sasaran utama dalam literasi digital karena (1) dianggap paling rentan, dan (2) diharapkan menjadi agen perubahan untuk mengatasi berbagai problem masyarakat digital. Interaksi di dunia maya biasanya lebih mempererat hubungan juga dapat pula merenggangkan hubungan yang sudah terjalin. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan pengembangan hubungan interpersonal remaja dalam penggunaan media sosial menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap remaja mempunyai banyak identitas atau akun di media sosial, baik pada akun asli maupun akun palsu. Pada kenyataannya terdapat perbedaan antara pribadi di dunia nyata dengan pribadi di dunia maya. Efektivitas komunikasi interpersonal dipengaruhi oleh seberapa besar keterbukaan dari remaja yang sedang berinteraksi, sehingga dapat meningkatkan hubungan antar personal remaja tersebut, menjadi lebih dekat dan erat walaupun mereka berkomunikasi dengan menggunakan media sosial. Sikap remaja pada saat beriteraksi dengan orang lain dipengaruhi faktor eksternal dan faktor internal berupa kecerdasan emosional dan kepercayaan diri. Remaja membutuhkan pengembangan hubungan antar personal dalam berkomunikasi menggunakan media sosial.
PERAN PARTAI KEADILAN SEJAHTERA SEBAGAI WAHANA PENDIDIKAN POLITIK GUNA MENGEMBANGKAN NILAI-NILAI PANCASILA Arif Prasetyo Wibowo; Cecep Darmawan
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 8, No 1 (2021): Bhinneka Tunggal Ika: Kajian Teori & Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v8i1.11985

Abstract

Partai politik memiliki peranan yang sangat menentukan dalam keberlangsungan sistem demokrasi modern dan merupakan pilar utama sistem politik nasional. Oleh karena itu pendidikan politik dapat menjadi salah satu pendekatan untuk mengetahui fenomena yang terjadi dalam kehidupan partai politik sebagai proses demokratisasi di Indonesia. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini membahas mengenai makna pendidikan politik bagi Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera Jawa Barat, hubungan platform partai terhadap nilai-nilai Pancasila, pendekatan, metode, dan media yang digunakan oleh partai dalam menumbuhkan nilai-nilai Pancasila kepada para kadernya. Adapun temuan dari penelitian ini, 1) pendidikan politik yang dilakukan oleh partai politik kepada para kadernya merupakan proses sosialisasi politik yang di dalamnya merupakan upaya edukatif guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang dimiliki oleh Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera Jawa Barat. 2) Dalam hubungan platform partai dengan nilai-nilai Pancasila merupakan sebuah proses pendidikan politik yang di dalamnya para kader di berikan pengetahuan, pemahaman, serta pengalaman baru dalam mentransformasikan nilai-nilai dan orientasi politiknya terhadap sistem ideal yang di harapkan. 3) Hambatan yang dihadapi adalah terdapatnya beberapa kader partai yang masih menganggap Pancasila sebagai thogut.
REVITALISASI PARADIGMA KONSERVATIF PENDIDIKAN DEMOKRASI PADA PKN DENGAN INOVASI MEDIA PEMBELAJARAN Abdinur Batubara; Cecep Darmawan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 2, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.064 KB)

Abstract

Abstract : This article aimed to describe the conservative paradigm revitalization of democratic learning on civic education (PKn) direction using the Innovation of Digital Democracy Learning Media (IMPDD). The process using quantitative descriptive approach to the design of classroom action research. Data collection tools using techniques of observation and questionnaires. The study population is a class XI student of SMAN 1 Medan with samples of class XI-MIA 7. Results showed 99.3% of students (respondents) responded strongly agree on IMPDD. While teachers tutor (Respondent) gave a very good score at the interval IMPDD. Thus it can be a factor IMPDD imperative to build an effective learning paradigm Civics in schoolAbstrak : Kajian ini bertujuan mendeskripsikan revitalisasi paradigma konservatif pembelajaran demokrasi pada pendidikan kewarganegaraan (PKn) ke arah yang Innovatifdengan menggunakan Inovasi Media Pembelajaran Demokrasi Digital (IMPDD). Proses yang ada menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian tindakan kelas. Alat pengumpulan data menggunakan tehnik observasi dan angket. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI SMA N 1 Medan dengan sampel kelas XI-MIA 7. Hasil kajian menunjukkan bahwa 99,3% siswa (responden) merespon sangat setuju pada IMPDD. Sedangkan guru pamong (responden) memberi skor sangat baik pada interval keberhasilan IMPDD. Dengan demikian maka IMPDD dapat menjadi faktor imperative untuk membangun paradigma pembelajaran PKn yang efektif di sekolah DOI : http://dx.doi.org/10.17977/um019v2i22017p081
Moral Character and Responsibilityfor Semende Peoplein Ulu Danau, South Sumatera Hatta Setiawan; Cecep Darmawan
Humaniora Vol. 7 No. 4 (2016): Humaniora
Publisher : Bina Nusantara University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21512/humaniora.v7i4.3603

Abstract

This research was aimed to know the values being implemented in the community to maintain the existence of the custom in Ulu Danau village in South of Sumatera province. The method applied was ethnography with a qualitative approach. Then, the data were collected by observtion, which would be analyzed and concluded. The results of the analysis and discussion show that Semende people in the village of Ulu Danau see the custom of Tunggu Tubang and Jenang Jurai as normal things to create the responsible character, and moral character that will be embodied in the implementation of Besundi, Besindat, and Besingkuh. The value of responsibility on Tunggu Tubang custom teaches the value of hard work, the message, honesty, and discipline. As for custom of Jenang Jurai, it is shown through the value of independence, democracy, fairness, and tolerance. Besundi Besindat Besingkuh show the values of mannerism and deportment. Last, it is seen as efforts by the people in the community to maintain the custom by giving the space and an emphasis on it. 
Co-Authors - Sapriya AA Sudharmawan, AA Abdinur Batubara Abdullah Hasibuan, Hamdi Achmad Dheni Suwandhani Agil Nanggala agung setiawan Agung Tesa Gumilar Agustinus Tampubolon Agustinus Tampubolon Aim Abdulkarim Aim Abdulkarim Al Rafni Amjad Shamim Anggraeni, Leni Anif Istianah Anif Istianah Anif Istianah Anindita Saraswati N, Anindita Apriya Maharani Rustandi Arif Prasetyo Wibowo Aris Riswandi Sanusi Aris Riswandi Sanusi, Aris Riswandi Asep Mahfudz Asep Mahpudz Asep Zaenal Ausop Aulia Novemy Dhita Aulia, Sarah Raudlatul Avila, Roel V. Batrisyia Afrina Bestari, Yoga Budi Mulyono Citra Lidiawati Dadang Sundawa Dadang Sundawa, Dadang Dani Febrianto Dasim Budimansyah Dasim Budimansyah Dasim Budimansyah Dasim Budimansyah, Prayoga Bestari, Redi Yamanto, Dasim Budimansyah, Dedi Kurniawan Dewantara, Jagad Aditya Edwin Nurdiansyah, Edwin Efriani Efriani Elly Malihah Encep Syarief Nurdin Encep Syarief Nurdin, Encep Syarief Endang Danial, Endang Endang Sumantri Enjang Abdul Latif Fadya Mardhiyyah Fandy Adpen Lazzavietamsi Giri Harto Wiratomo Gumilar, Agung Tesa Hamdi Abdullah Hasibuan Hana Silvana Hariyanti Hariyanti Hariyanti Hariyanti Hatta Setiawan Hendri Hendri Hendri Irawan Heni Nuraeni Zaenudin Hermawan, Dwi Hery Widijanto Hidayah, Yayuk Hilmy Nurfaizan Abdul Matin I Putu Windu Mertha Sujana I Wayan Trisna Mahardika, I Wayan Trisna Ibrahim, Intan Maharani Ida Ayu Putu Sri Widnyani Idrus Afandi Idrus Affandi Iim Siti Masyitoh Ilham Andika Putra Ilham Hudi Aim Abdulkarim Kokom Komalasari, Ilham Hudi Aim Abdulkarim Insan, Radix Khoerul Insan, Radix Khoerul Irawan, Hendri Istianah, Anif Isyeu Nur Cahyani Jalari, Rivi Ahmad Juang Pratama Abdi Jubaedah, Edah Junaidi Junaidi JUWANDA, HANDI Kanigara Hawari Karim Suryadi Karim Suryadi Karim Suryadi Karman Kayla Putri Wilfi Khoirunnisa Hanifah Kokom Komalasari Kurniati, Pat Leni Anggraeni Leni Anggraeni Malasari, Yosi Masitoh, Iis Masyitoh, Iim Siti Matang Matang Matin, Hilmy Nurfaizan Abdul Mazid, Sukron Mirna Nur Alya A, Mirna Nur Moch. Agung Lukmanul Hakim Moh. Wahyu Kurniawan Muhammad Halimi Muhammad Jafar Maulana Muhammad Jafar Maulana Mulyono, Budi Muradi - Muthaqin, Dwi Iman Najamunnisa, Anis Najamunnisa, Anis Naovallia, Sheila Nufus , Achmad Busrotun Nugraha, Dadi Mulyadi Nurul Febrianti Poppy Setiawati Nurisnaeny Pradana, Yudha Pradanna, Satrio Alpen Pramudyasari Nur Bintari, Pramudyasari Prini Desima Evawani Ambarita Pudjiastuti, Sri Rahayu Putra, Haris Maiza Putra, Ilham Andika Putra, Tarekh Febriana Radini Radini Radini, Radini Rahman Mulyawan Rahmat Rahmat Rahmat Rahmat Rahmat Rahmat Rahmat Rahmat Rahmat, R. Rahmat, Rahmat Rahmatiani, Lusiana Ramdhani, Hilal Ratna Fitria Riana Tambunan Ridwan Effendi Rika Sartika Rinawati Rinawati Rinawati Rinawati Risca Dara Mutiara Riswanda, Jhon Rolando P., Quinones Jr Rumiati, Sri Rustandi, Apriya Maharani Ryan Taufika Saefudin Anwar Saepudin, Epin Sakban, Abdul Salman Rashid Sapriya Sapriya Sapriya Sapriya Sari, Mulia Sehadun, Fransiskus Setiawan, Hatta Setiawan, Mursyid Siti Maizul Habibah Siti Nurbayani Sukadi Sukadi Suriaman Suriaman Suryanef Suryanef Susan Fitriasari Susan Fitriasari Syaiful, Syaifullah Syaifullah Syaifullah Syaifullah Syaifullah Syaifullah Syaifullah Syaifullah Syaifullah Syaifullah Syam, Syaifullah Syaifullah, S. Syarifudin Tippe Syaura Binti Shariffuddin, Naya Sygih Pratama T Heru Nurgiansah Tambunan, Riana Tanshzil, Sri Wahyuni Tira Cantika, Tira Cantika Toto Purbiyanto Vini Agustiani Hadian Wadu, Ludovikus Bomans Wadu, Ludovikus Bomas Wahidah, Baiq Wahono, Margi Wahyudi Wahyudi Yani Restiani Widjaja, Yani Restiani Yayuk Hidayah Yoga, Prayoga Bestari Zalmah