p-Index From 2021 - 2026
11.467
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Interaksi : Jurnal Ilmu Komunikasi HUMANIKA Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Jurnal Inspirasi Pendidikan Journal of Urban Society´s Arts Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Jurnal Kajian Komunikasi EL-IDARE: JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Jurnal Civicus Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKN Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan JISPO (Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) Jurnal Studi Komunikasi ARISTO Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Moral Kemasyarakatan PEDAGOGIA JWP (Jurnal Wacana Politik) Jurnal Pemikiran Sosiologi Jurnal Pertahanan : Media Informasi tentang Kajian dan Strategi Pertahanan yang Mengedepankan Identity, Nasionalism dan Integrity Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Etika Demokrasi Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Journal of Humanities and Social Studies JURNAL MANAJEMEN BISNIS Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter Humaniora SAP (Susunan Artikel Pendidikan) Jurnal Inovasi Ilmu Sosial dan Politik Jurnal Fundadikdas (Fundamental Pendidikan Dasar) Wacana Paramarta: Jurnal Ilmu Hukum JURNAL ILMIAH MIMBAR DEMOKRASI Buana Ilmu Jurnal Civic Hukum The Innovation of Social Studies Journal CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan PKn IJORER : International Journal of Recent Educational Research Jurnal Kewarganegaraan Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Asean Journal of Science and Engineering (AJSE) Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi Research of Service Administration Health and Sains Healthys Journal of International Conference Proceedings Journal of Pedagogy and Education Science Mamangan Social Science Journal Journal of Economics and Social Sciences Journal of Education Technology and Civic Literacy (JET CIVIL) PANCASILA AND CIVICS EDUCATION JOURNAL Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Birokrasi: Jurnal Ilmu Hukum dan Tata Negara Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Konstruksi Sosial: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Integralistik Journal of Nonformal Education Journal of Educational Studies Unnes Political Science Journal Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Indonesian Journal on Learning and Advanced Education (IJOLAE) Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Jurnal Moralita : Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Al Qodiri: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Edueksos: Journal Pendidikan Sosial dan Ekonomi
Claim Missing Document
Check
Articles

Pemikiran Politik Kyai dalam Kewarganegaraan Indonesia Fandy Adpen Lazzavietamsi; Idrus Affandi; Cecep Darmawan; Asep Zaenal Ausop
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 4 No 2 (2019): Volume 4, Nomor 2 - Desember 2019
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.077 KB) | DOI: 10.21067/jmk.v9i2.4055

Abstract

Penelitian ini mengkaji Kyai sebagai sentral gerakan ajaran agama islam dalam kehidupan warga negara. Mayoritas masyarakat Indonesia adalah pemeluk agama islam dengan berbagai ragam pemahaman terhadap islam itu sendiri. Kyai sebagai penerjemah al quran dalam kehidupan, dipahami masyarakat sebagai pencerah setiap persoalan. Pemikiran politik Kyai yang berbeda menimbulkan perbedaan perspektif dalam memaknai sekaligus mengaplikasikan kewarganegaraan di Indonesia. Untuk mengkaji fenomena pemikiran politik kyai tersebut, peneliti menggunakan metode studi kasus. Pemikiran politik tokoh agama diantaranya kyai merupakan sesuatu yang tidak biasa, bahkan terdapat pertentangan diantara beberapa agama mengenai hubungan politik dan agama. Terdapat agama yang memisahkan keduanya namun juga terdapat agama yang menyatukan keduanya, perbedaan tersebut dapat dilihat pada agama islam dan katolik. Kecenderungan islam di Indonesia antara politik dan agama tidak bisa dipisahkan karena ajaran agama islam bersifat menyeluruh. Dari penelitian ini ditemukan beberapa fenomena pemikiran politik Kyai, diantaranya yaitu darul islam dan darus salam. Kyai yang mendasarkan pada konsep darul islam diwujudkan pada pemahaman atas konsep khilafah atau imamah sebagai teokrasi, sedangkan Kyai yang mendasarkan pada konsep darus salam diwujudkan pemahaman atas konsep khilafah sebagai masyarakat madani.
Penggalangan Civic Literacy Melalui Organisasi Kemahasiswaan dan Pandangan mengenai Tantangan Demokrasi di Indonesia Yayuk Hidayah; Sapriya Sapriya; Cecep Darmawan; Elly Malihah
Jurnal Pemikiran Sosiologi Vol 7, No 1 (2020): Menelisik Konsep, Lembaga dan Pengorganisasian Tatanan Sosial di Indonesia
Publisher : Departemen Sosiologi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (974.755 KB) | DOI: 10.22146/jps.v7i1.57674

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk mendeskripsikan penggalangan civic literacy (literasi kewarganegaraan) di kalangan mahasiswa yang terlibat dalam organisasi kemahasiswaan. Tujuan penelitian untuk mengungkapkan pandangan mereka mengenai praktik demokrasi di Indonesia, khususnya melalui momentum Pemilu 2019. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif khususnya fenomenologi dengan pengambilan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa justru terdapat pandangan yang positif di kalangan mahasiswa terhadap pelaksanaan Pemilu 2019 sebagai skema rekruitmen kepemimpinan politik di Indonesia. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa dalam pandangan mahasiswa, tantangan demokrasi di Indonesia melalui Pemilu diuji oleh pengaruh budaya digital. Dalam konteks ini, pengetahuan responden tentang aspek literasi kewarganegaraan dan partisipasi politik mereka mengalami perubahan sebagai dampak dari meluasnya praktik budaya digital sehingga menjadi tantangan demokrasi Indonesia di masa depan.
SIKAP DEMOKRATIS WARGA GLOBAL SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN VIRUS COVID-19 Agustinus Tampubolon; Sapriya; Cecep Darmawan; Idrus Affandi
BUANA ILMU Vol 6 No 2 (2022): Buana Ilmu
Publisher : Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v6i2.2338

Abstract

Pandemi Covid-19 telah menjadi krisis dunia sehingga dibutuhkan sikap demokratis warga global dalam mengendalikannya. Eksplorasi sikap demokratis di tengah pandemi Covid-19 sangat penting untuk menjawab keterbatasan penelitian berkaitan dengan peran warga global dalam mengendalikannya. Melalui kajian literatur, penelitian berusaha mengeksplorasi tiga hal yaitu mengapa isu ini penting dalam situasi pandemi, faktor apa yang mendorongnya, dan peran negara membentuk sikap dan kesadaran masyarakatnya sebagai warga global. Hasil penelitian memaknai bahwa sikap demokratis warga global berperan penting dalam dukungan publik mengendalikan krisis pandemi. Implikasi penelitian di masa depan perlu membuktikan secara kuantitatif bagaimana pengaruhnya dalam pengendalian virus Covid-19 melalui peran negara maupun kerja sama internasional. Kata kunci: sikap demokratis, warga global, pengendalian covid-19 The Covid-19 pandemic has become a world crisis so that global citizens need a democratic attitude to control it. Exploration of democratic attitudes in the midst of the Covid-19 pandemic is important to answer the limitations of research related to the role of global citizens in controlling it. Through literature review, the research tries to explore three things, namely why the issues are important in a pandemic situation, what factors drive it, and the role of the state, attitude and awareness of its people as global citizens. The results of the study mean that the democratic attitude of global citizens plays an important role in public support during the pandemic crisis. The implications of future research need to quantitatively prove how it affects the control of the Covid-19 virus, both through the role of the state and international cooperation. Keywords: democratic attitude, global citizen, covid-19 control
COMMUNITY CIVIC EDUCATION IN THE INDONESIAN BORDER AREAS (STUDY IN THE CENTRAL SEBATIK DISTRICT, NORTH KALIMANTAN PROVINCE) Wahyudi Wahyudi; Idrus Affandi; Cecep Darmawan; Syarifudin Tippe; Poppy Setiawati Nurisnaeny; Jagad Aditya Dewantara
Jurnal Pertahanan: Media Informasi ttg Kajian & Strategi Pertahanan yang Mengedepankan Identity, Nasionalism & Integrity Vol 6, No 3 (2020)
Publisher : The Republic of Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33172/jp.v6i3.797

Abstract

People who live in Indonesia's border area have conflict potential due to its condition that lagging in development, low level of welfare and human resources, and the access that is far from the central government. Therefore, this study outlines and develops the concept of civic education that aims to create ‘smart’ and ‘good’ citizens to create peace. Communities are based on local wisdom that is distinctive in society, especially communities who live in border areas. This study presents qualitative data from field research in the Indonesia-Malaysia border in Central Sebatik District, Nunukan Regency, North Kalimantan Province, which has polarization between different ethnic groups, religions, and citizenship. The results show that people who live in villages with different ethnicities, religions, and nationalities were able to live side by side peacefully. Those ethnic groups and religions are Bugis, Muslim, Timorese, Catholic, and Malaysian Bajau,  which originated from religious values and tribal values that were believed can be developed in the Community Civic Education and has the potential to present defense resources at the border area.
The Role of Social Media as a Means of Political Literacy of Millennials in the 2019 Presidential Elections Process (A Case Study in Garut Regency) Enjang Abdul Latif; Idrus Afandi; Cecep Darmawan
Journal of International Conference Proceedings (JICP) Vol 3, No 1 (2020): Proceedings of the 6th International Conference of Project Management (ICPM) Mal
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32535/jicp.v2i4.783

Abstract

This study discusses the problem of political literacy through social media in the 2019 presidential election in Garut regency, literacy is a very important process in supporting public political education, especially in the process that adapts to the current proliferation of digital media, the number of hoaxes and framing in social media is clear evidence of the loss of the essence of the democratic process itself, the author’s goals is to see the extent of the influence of social media on political literacy in determining the presidential election of 2019 in Garut district, and how the contribution and participation of millennial in its implementation, the result of this study are that social media influences the process of millennial generation political literacy, whereby they can judge information about politics based on arguments that are relevant to the media they read both books, through seminar forums, discussions in organizations and media information that has presented valid data validity. The implication is, to create a critical competent and political literacy society with argumentative discussions.
A Model of Community Defending Public Awareness Development in the Bandung City Mursyid Setiawan; Cecep Darmawan
Journal of International Conference Proceedings (JICP) Vol 3, No 1 (2020): Proceedings of the 6th International Conference of Project Management (ICPM) Mal
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32535/jicp.v2i4.792

Abstract

The purpose of this study is to determine the model of fostering awareness of national defense for society in the Bandung city. The findings showed that the efforts to foster awareness of national defense for the society in Bandung used the pentahelix model which involved several elements, such as; government, academia, the business world, society, and media. Efforts to foster awareness of public defense were carried out through defending education and state training programs, then state defense action programs organized by Bandung National Unity and Politics Agency. The result of the process in fostering awareness of the defense of the state was the embedded values of the basic defense in every society. The implications of this research were each element incorporated in the pentahelix model continues to synergize and collaborate in shaping and fostering the awareness of the defense in the public state.
DEMOKRASI MINIM OPOSISI: NARASI MAHA PUITIS SEJARAH ATAS REDUKSI OPOSISI Moch. Agung Lukmanul Hakim; Cecep Darmawan; Leni Anggraeni
Jurnal Education and Development Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.119 KB) | DOI: 10.37081/ed.v11i1.3732

Abstract

Ketika menyampaikan Visi Pembangunan tahun 2019-2025, Presiden Jokowi menegaskan oposisi diperbolehkan selama tidak menimbulkan alur fragmentasi dan instabilitas berlebihan. Dalam kesempatan berbeda berkaitan dengan bergabungnya Partai Gerindra ke dalam pusat pemerintahan, Presiden Jokowi menampilkan sikap yang kontras dan kontradiktif bahwa tampilan demokrasi Indonesia tidak mengenal eksistensi oposisi, melainkan demokrasi berbasis gotong royong. Tentu pernyataan demikian dinilai sangat tidak kontekstual, kesalahan dalam memahami terminologi demokrasi, bahkan kekeliruan besar dalam melihat substansi sistem pemerintahan. Oleh karena itu, penelitian ini menghadirkan berbagai penyelidikan signifikansi dan implikasi dari keberadaan oposisi, termasuk reduksi dengan tendensi yang lumayan signifikan terhadap pelembagaan oposisi. Penelitian ini dilakukan dengan berbagai eksplorasi rimba raya informasi dari 49 artikel, 6 berita online, serta 6 literatur yang lain secara mendalam untuk menegasikan konstruksi dari krusialitas oposisi secara normatif dalam demokrasi. Hasil dari penelitian ini menempatkan eksistensi oposisi sebagai ruh inheren dalam prinsip demokrasi, dapat menghadirkan intervensi prima terhadap proses pengambilan keputusan pemerintah untuk menghasilkan kebijakan yang lebih moderat. Dalam sejarah demokrasi Indonesia, setiap rezim yang tengah berkuasa mempunyai tendensi signifikan untuk melakukan reduksi terhadap oposisi dengan penerapan kooptasi dan koersi yang terus beregenerasi dalam entitas terbaru melalui samaran kontinum. Sebagai implikasi dari penelitian ini, sejarah demokrasi Indonesia menjadi untaian narasi puitis panjang atas reduksi eksistensi oposisi yang terlihat mendapatkan pembenaran dari perjalanan bangsa.
DISKURSUS KEBIJAKAN KEPEMUDAANDALAM PERSPEKTIF BEHAVIORALISME DAN NEO-INSTITUSIONALISME (Pendahuluan Studi Pelayanan Kepemudaan di Kabupaten Cianjur) Moch. Agung Lukmanul Hakim; Cecep Darmawan; Leni Anggraeni
Jurnal Education and Development Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.88 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i3.3733

Abstract

Bahwa kesenjangan terbuka antara tujuan dari pelayanan kepemudaan dalam kerangka kebijakan kepemudaan dan pencapaian kebijakan dengan kualitas Indeks Pembangunan Pemuda Kabupaten Cianjur yang termasuk dalam kualifikasi rendah, di masa depan secara hipotetik akan menjadi masalah kepemudaan yang kompleks dan krusial. Berdasarkan regularitas dari trajektori perubahan Indeks pembangunan Pemuda Indonesia (IPPI) tahun 2015 sampai 2018 dan penerapan persamaan regresi linier bahwa IPPI tahun 2030 hanya berkisar 54,30%. Bahwa proyeksi kualitas IPPI yang masih rendah akan menjadi masalah mengerikan ketika terjadi dalam tahapan kulminasi dari bonus demografis, karena terdapat probabilitas menghadirkan beban ketergantungan yang lebih tinggi dan menjadi anteseden rasional dari kriminalitas, masalah dalam hubungan keluarga bahkan ingsutan kepercayaan. Dalam perspektif Pendidikan Kewarganegaraan bahwa masalah implementasi kebijakan kepemudaan tersebut dapat ditangani dengan memperkuat jalinan modal sosial sebagai fenomena sosial-politik yang akan dieksplorasi lebih utuh melalui pendekatan behavioralisme dan neo-institusionalisme. Bahwa hasil penyelidikan dari 25 artikel dan 39 referensi lain dengan reputasi kredibel dalam skala internasional menunjukan bahwa kualitas implementasi kebijakan kepemudaan di daerah Kabupaten Cianjur dalam perspektif behavioralisme akan ditentukan oleh bentuk responsivitas kalangan pemuda terkait kerangka kebijakan sendiri. Di pihak lain, kualitas implementasi kebijakan tersebut akan bergantung pada kemampuan dari institusi dalam memberikan constraints dan guidelines terhadap perilaku implementor kebijakan dalam arena tindakan berbasis kolektivitas sebagai konsensus bersama.
STRATEGI BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK DALAM MEWUJUDKAN SUMBER DAYA MANUSIA UNGGUL Mursyid Setiawan; Hilal Ramdhani; Cecep Darmawan
Jurnal Pertahanan & Bela Negara Vol 10, No 3 (2020): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara
Publisher : Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (822.322 KB) | DOI: 10.33172/jpbh.v10i3.1044

Abstract

Sumber daya manusia merupakan aspek yang sangat penting bagi kemajuan suatu bangsa, permasalahan yang terjadi saat ini yaitu adanya ancaman internal berupa radikalisme, teorisme dan inteloransi, serta ancaman eksternal berupa keamanan territorial dan keamanan digital. Tujuan penelitian ini yaitu untuk memahami dan menganalisa strategi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Bandung dalam mewujudkan sumber daya manusia unggul guna menghadapi berbagai ancaman yang dihadapi Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep strategi yang dilakukan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Bandung berupa pendidikan dan pelatihan bela negara kepada masyarakat, pelaksanaan yang dilakukan masih bersifat konvensional, alternatif untuk mewujudkan sumber daya manusia unggul yang dilakukan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik yaitu dengan mengoptimalkan penggunaan teknologi, membuat kurikulum yang berkelanjutan dan berkesinambungan dan fokus pada pengembangan literasi digital masyarakat untuk mencegah berbagai ancaman eksternal dan internal.Kata Kunci: Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Bela Negara, Indonesia, Masyarakat, Sumber Daya Manusia
THE STRATEGY OF THE BANDUNG CITY’S NATIONAL UNITY AND POLITICS AGENCY IN REALIZING EXCELLENT HUMAN RESOURCES Mursyid Setiawan; Hilal Ramdhani; Cecep Darmawan
Jurnal Pertahanan & Bela Negara Vol 10, No 3 (2020): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English)
Publisher : Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.63 KB) | DOI: 10.33172/jpbh.v10i3.1111

Abstract

The strategy of the Bandung National Unity and Political Agency (Bakesbangpol) in realizing excellent human resources is still conventional. This can be seen in the form of education and training for the community without using technological advances to develop community digital literacy as an effort to create excellent society and protect from internal threats in the form of radicalism, terrorism, and intolerance; and externally,  in the form of territorial security and digital security. The purpose of this study is to analyze the strategy of the Bandung City Political and National Unity Agency in realizing excellent human resources to face the various threats facing Indonesia. This research uses a qualitative approach with case study methods, data collection techniques using interviews, observation and documentation, then analyzed using reduction, data presentation and drawing conclusions. The results showed that the strategic concept carried out by the Bandung City Political and National Unity Agency in the form of education and training to defend the state for the community. The implementation carried out was still conventional, an alternative to realizing excellent human resources carried out by the National Unity and Political Agency, namely by optimizing the use of technology, create a sustainable curriculum and focus on developing digital literacy in society to prevent various external and internal threats.Keywords: The National Unity and Political Agency, defend the state indonesia, society, human resources
Co-Authors - Sapriya AA Sudharmawan, AA Abdinur Batubara Abdullah Hasibuan, Hamdi Achmad Dheni Suwandhani Agil Nanggala agung setiawan Agung Tesa Gumilar Agustinus Tampubolon Agustinus Tampubolon Aim Abdulkarim Aim Abdulkarim Al Rafni Amjad Shamim Anggraeni, Leni Anif Istianah Anif Istianah Anif Istianah Anindita Saraswati N, Anindita Apriya Maharani Rustandi Arif Prasetyo Wibowo Aris Riswandi Sanusi Aris Riswandi Sanusi, Aris Riswandi Asep Mahfudz Asep Mahpudz Asep Zaenal Ausop Aulia Novemy Dhita Aulia, Sarah Raudlatul Avila, Roel V. Batrisyia Afrina Bestari, Yoga Budi Mulyono Citra Lidiawati Dadang Sundawa Dadang Sundawa, Dadang Dani Febrianto Dasim Budimansyah Dasim Budimansyah Dasim Budimansyah Dasim Budimansyah, Prayoga Bestari, Redi Yamanto, Dasim Budimansyah, Dedi Kurniawan Dewantara, Jagad Aditya Edwin Nurdiansyah, Edwin Efriani Efriani Elly Malihah Encep Syarief Nurdin Encep Syarief Nurdin, Encep Syarief Endang Danial, Endang Endang Sumantri Enjang Abdul Latif Fadya Mardhiyyah Fandy Adpen Lazzavietamsi Giri Harto Wiratomo Gumilar, Agung Tesa Hamdi Abdullah Hasibuan Hana Silvana Hariyanti Hariyanti Hariyanti Hariyanti Hatta Setiawan Hendri Hendri Hendri Irawan Heni Nuraeni Zaenudin Hermawan, Dwi Hery Widijanto Hidayah, Yayuk Hilmy Nurfaizan Abdul Matin I Putu Windu Mertha Sujana I Wayan Trisna Mahardika, I Wayan Trisna Ibrahim, Intan Maharani Ida Ayu Putu Sri Widnyani Idrus Afandi Idrus Affandi Iim Siti Masyitoh Ilham Andika Putra Ilham Hudi Aim Abdulkarim Kokom Komalasari, Ilham Hudi Aim Abdulkarim Insan, Radix Khoerul Insan, Radix Khoerul Irawan, Hendri Istianah, Anif Isyeu Nur Cahyani Jalari, Rivi Ahmad Juang Pratama Abdi Jubaedah, Edah Junaidi Junaidi JUWANDA, HANDI Kanigara Hawari Karim Suryadi Karim Suryadi Karim Suryadi Karman Kayla Putri Wilfi Khoirunnisa Hanifah Kokom Komalasari Kurniati, Pat Leni Anggraeni Leni Anggraeni Malasari, Yosi Masitoh, Iis Masyitoh, Iim Siti Matang Matang Matin, Hilmy Nurfaizan Abdul Mazid, Sukron Mirna Nur Alya A, Mirna Nur Moch. Agung Lukmanul Hakim Moh. Wahyu Kurniawan Muhammad Halimi Muhammad Jafar Maulana Muhammad Jafar Maulana Mulyono, Budi Muradi - Muthaqin, Dwi Iman Najamunnisa, Anis Najamunnisa, Anis Naovallia, Sheila Nufus , Achmad Busrotun Nugraha, Dadi Mulyadi Nurul Febrianti Poppy Setiawati Nurisnaeny Pradana, Yudha Pradanna, Satrio Alpen Pramudyasari Nur Bintari, Pramudyasari Prini Desima Evawani Ambarita Pudjiastuti, Sri Rahayu Putra, Haris Maiza Putra, Ilham Andika Putra, Tarekh Febriana Radini Radini Radini, Radini Rahman Mulyawan Rahmat Rahmat Rahmat Rahmat Rahmat Rahmat Rahmat Rahmat Rahmat, R. Rahmat, Rahmat Rahmatiani, Lusiana Ramdhani, Hilal Ratna Fitria Riana Tambunan Ridwan Effendi Rika Sartika Rinawati Rinawati Rinawati Rinawati Risca Dara Mutiara Riswanda, Jhon Rolando P., Quinones Jr Rumiati, Sri Rustandi, Apriya Maharani Ryan Taufika Saefudin Anwar Saepudin, Epin Sakban, Abdul Salman Rashid Sapriya Sapriya Sapriya Sapriya Sari, Mulia Sehadun, Fransiskus Setiawan, Hatta Setiawan, Mursyid Siti Maizul Habibah Siti Nurbayani Sukadi Sukadi Suriaman Suriaman Suryanef Suryanef Susan Fitriasari Susan Fitriasari Syaiful, Syaifullah Syaifullah Syaifullah Syaifullah Syaifullah Syaifullah Syaifullah Syaifullah Syaifullah Syaifullah Syam, Syaifullah Syaifullah, S. Syarifudin Tippe Syaura Binti Shariffuddin, Naya Sygih Pratama T Heru Nurgiansah Tambunan, Riana Tanshzil, Sri Wahyuni Tira Cantika, Tira Cantika Toto Purbiyanto Vini Agustiani Hadian Wadu, Ludovikus Bomans Wadu, Ludovikus Bomas Wahidah, Baiq Wahono, Margi Wahyudi Wahyudi Yani Restiani Widjaja, Yani Restiani Yayuk Hidayah Yoga, Prayoga Bestari Zalmah