p-Index From 2021 - 2026
10.327
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Konseling dan Pendidikan Rekayasa Mesin Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling JURNAL MITRA SWARA GANESHA PSYMPATHIC Jurnal Counsellia Jurnal Penelitian Pendidikan Jurnal Terapan Abdimas Al Ishlah Jurnal Pendidikan Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Journal of Innovative Counseling : Theory, Practice, and Research JURNAL PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik PEDAGOGIA Indonesian Journal of Educational Counseling Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar International Journal of Research in Counseling and Education VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal JURNAL PAUD AGAPEDIA GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling RISTEKDIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling Bisma The Journal of Counseling JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning) Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation JOMSIGN: Journal of Multicultural Studies in Guidance and Counseling Child Education Journal Psychocentrum Review Jurnal Educatio FKIP UNMA Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik) Bulletin of Counseling and Psychotherapy FOKUS : Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Jurnal Paedagogy International Journal of Applied Guidance and Counseling G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi) Jurnal Pengabdian dan Edukasi Sekolah (Jubaedah) Journal Evaluation in Education (JEE) Edusentris: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran Educenter: Jurnal Ilmiah Pendidikan Journal of Education and Counseling (JECO) Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Innovative: Journal Of Social Science Research KONSELOR EDUCENTER JURNAL PENDIDIKAN Jurnal Konseling Komprehensif: Kajian Teori dan Praktik Bimbingan dan Konseling OPTIMA: Journal of Guidance and Counseling Proceedings of the Siliwangi Annual International Conference on Guidance and Counselling Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling Pedagogia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jurnal Abmas
Claim Missing Document
Check
Articles

Penguatan Kompetensi Sosial Guru PAUD melalui Experiential Learning Lustian, Aida Nurfitriani; Syihabuddin , Syihabuddin; Rusmana, Nandang; Sujana, Atep; Rozak, Rama Wijaya Abdul
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.7793

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi sosial guru pendidikan anak usia dini di RA Al-Iqro, dengan berfokus pada bagaimana pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) mendorong perkembangan profesional dan interpersonal mereka. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi nonpartisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para guru memiliki kompetensi sosial yang kuat, terutama dalam aspek komunikasi empatik, refleksi pedagogis, serta kolaborasi dengan orang tua peserta didik. Penerapan pembelajaran berbasis pengalaman terbukti secara signifikan meningkatkan kesadaran reflektif para guru serta kualitas interaksi sosial mereka, yang pada gilirannya memberikan dampak positif terhadap perkembangan sosio-emosional anak melalui lingkungan belajar yang lebih responsif dan peka secara emosional. Penelitian ini menegaskan bahwa meskipun pembelajaran berbasis pengalaman secara efektif mendorong praktik pengajaran yang reflektif dan kontekstual, masih diperlukan peningkatan lebih lanjut dalam hal refleksi berkelanjutan dan dokumentasi digital guna memenuhi tuntutan profesionalisme guru abad ke-21. Secara keseluruhan, temuan penelitian ini mengafirmasi bahwa pembelajaran berbasis pengalaman merupakan strategi yang efektif dalam memperkuat kompetensi sosial guru PAUD, sekaligus mendorong pertumbuhan profesional serta pengalaman sosial yang bermakna dalam mendukung perkembangan holistik anak.
Trends and Directions in Life Skills Assessment for Elementary School Students from a Guidance and Counseling Perspective: A Systematic Literature Review Irma Ari Irawan, Tb Moh; Yudha, Eka Sakti; Rusmana, Nandang; Khairuddin, Ahmad Zulfadhli
GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/gdn.v16i1.15291

Abstract

Life skills education plays a crucial role in supporting students' academic achievement, social-emotional well-being, and adaptive capacity from an early age. However, systematic reviews on valid life skills assessment instruments that are developmentally appropriate for elementary school students from a guidance and counseling perspective remain limited. This study aims to systematically examine the trends and directions in the development of life skills assessment instruments for elementary school students from a guidance and counseling perspective. The method employed was a Systematic Literature Review following the PRISMA 2020 guidelines. Literature searches were conducted across four major databases namely Scopus, Web of Science, ERIC, and PsycINFO, covering articles published between 2010 and 2025, yielding a total of 1,020 records. Through a rigorous process of identification, screening, and eligibility assessment, 90 articles met the inclusion criteria and were analyzed using thematic synthesis techniques. The findings indicate that life skills assessment instruments for elementary school students primarily measure domains of social-interpersonal skills, emotional regulation, self-management, and problem-solving, while aspects related to career awareness and contextual adaptability receive relatively limited attention. Self-report scales and teacher ratings are the most dominant types of instruments, whereas performance-based and digital assessments are still emerging and remain underutilized. Geographically, instrument development is predominantly concentrated in Global North countries, raising concerns regarding cultural relevance and measurement equity. These findings underscore the importance of developing life skills assessment instruments that are developmentally sensitive, culturally responsive, and aligned with the needs of guidance and counseling services in elementary schools.
Effective Drill-Based Arithmetic Training for Improving Numeracy Literacy: A Quasi-Experimental Study With High N-Gain among Elementary Students Hunas, Safiru; Puspitasari, Eva; Rozak, Rama Wijaya Abdul; Rusmana, Nandang
Journal Evaluation in Education (JEE) Vol 7 No 2 (2026): April
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jee.v7i2.2810

Abstract

Purpose of the study: This study aims to analyze the effectiveness of a drill-based arithmetic training program in improving elementary students' numeracy literacy. Methodology: This quasi-experimental one-group pretest-posttest study involved 32 fourth-grade students selected through a total sampling approach. A 20-item arithmetic essay test was used as the instrument (CVR = 0.89; Cronbach's Alpha = 0.856). The intervention comprised 8 sessions (90 minutes each) integrating drill and practice, concrete manipulative media, scaffolding, peer tutoring, and corrective feedback. Data were analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank Test (α = 0.05) and Hake's N-Gain. Main Findings: Pretest scores were extremely low (M = 15.31), with 0% achieving KKM (Minimum Completion Criteria). Post-intervention scores rose to M = 82.03, a gain of 66.72 points (435.71%), with 84.4% of students achieving KKM. The Wilcoxon test confirmed a highly significant improvement (p = 0.000001), and N-Gain yielded a mean of 0.7964 (high category). Effectiveness is attributed to the integration of drill-and-practice (behavioristic theory), concrete manipulatives (Piaget), peer tutoring within the Zone of Proximal Development (Vygotsky), and gradual scaffolding. The N-Gain exceeded prior studies. Limitations include the absence of a control group and a small sample size, restricting generalizability. Novelty/Originality of this study: This is the first study to examine an integrated, multi-component program that addresses all four arithmetic operations simultaneously in Eastern Indonesia (Buton Regency), demonstrating that multi-component designs yield superior N-Gain outcomes and offering a replicable framework for teachers addressing low numeracy literacy.
Pengembangan Model Trauma Healing Berbasis Kearifan Budaya Lokal Anne Hafina Adiwinata; Nandang Rusmana; Yuni Nur Rohman; Anne Hafina Adiwinata; Nandang Rusmana; Yuni Nur Rohman; Rikza Fadhilah
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i4.2025.3

Abstract

Indonesia merupakan salah satu dari 35 negara yang memiliki risiko tinggi terhadap bencana alam, dan memberikan dampak psikologis yang serius seperti PTSD. Anak-anak dan remaja merupakan korban bencana alam yang rentan untuk mengalami PTSD karena perkembangan kognitif yang belum berkembang dengan sempurna, sehingga merasa sulit untuk mengungkapkan ketakutannya dan memiliki ingatan yang kuat terhadap bencana alam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan model trauma healingberbasis kearifan budaya lokal untuk membantu mengurangi gejala PTSD yang dimiliki peserta didik, dengan memanfaatkan nilai-nilai dan tradisi budaya setempat, serta menciptakan proses pemulihan yang lebih relevan dan adaptif. Metode penelitian yang digunakan adalah model R&D yang mengacu pada lima tahapan R&D Plomp untuk menghasilkan produk atau layanan yang efektif dan efisien. Terdapat dua instrumen yang digunakan untuk mengembangkan model ini yaitu, instrumen PTSD dan DCM untuk mengetahui gejala PTSD yang dimiliki oleh 2613 peserta didik SMP di Kab. Sumedang. Hasil penelitian menunjukkan pentingnya pengembangan model trauma healing berbasis kearifan budaya lokal untuk memberikan pendekatan baru kepada guru bimbingan dan konseling dalam membantu peserta didik yang mengalami PTSD akibat bencana alam.  
Pengembangan Model Trauma Healing Berbasis Kearifan Budaya Lokal Anne Hafina Adiwinata; Nandang Rusmana; Yuni Nur Rohman; Anne Hafina Adiwinata; Nandang Rusmana; Yuni Nur Rohman; Rikza Fadhilah
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i4.2025.3

Abstract

Indonesia merupakan salah satu dari 35 negara yang memiliki risiko tinggi terhadap bencana alam, dan memberikan dampak psikologis yang serius seperti PTSD. Anak-anak dan remaja merupakan korban bencana alam yang rentan untuk mengalami PTSD karena perkembangan kognitif yang belum berkembang dengan sempurna, sehingga merasa sulit untuk mengungkapkan ketakutannya dan memiliki ingatan yang kuat terhadap bencana alam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan model trauma healingberbasis kearifan budaya lokal untuk membantu mengurangi gejala PTSD yang dimiliki peserta didik, dengan memanfaatkan nilai-nilai dan tradisi budaya setempat, serta menciptakan proses pemulihan yang lebih relevan dan adaptif. Metode penelitian yang digunakan adalah model R&D yang mengacu pada lima tahapan R&D Plomp untuk menghasilkan produk atau layanan yang efektif dan efisien. Terdapat dua instrumen yang digunakan untuk mengembangkan model ini yaitu, instrumen PTSD dan DCM untuk mengetahui gejala PTSD yang dimiliki oleh 2613 peserta didik SMP di Kab. Sumedang. Hasil penelitian menunjukkan pentingnya pengembangan model trauma healing berbasis kearifan budaya lokal untuk memberikan pendekatan baru kepada guru bimbingan dan konseling dalam membantu peserta didik yang mengalami PTSD akibat bencana alam.  
Pelatihan Trauma Healing Berbasis Group Exercise Bagi Guru BK SMP di Kabupaten Kuningan Nandang Rusmana; Anne Hafina; Nandang Budiman; Mutiara Aqilla Tasya; Muqaffi Muqaffi; Popy Mayasari Afendy; Khoirunnissa Khoirunnissa
Jurnal Abmas Vol. 23 No. 2 (2023): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v23i2.66661

Abstract

Indonesia is one of the countries prone to natural disasters. It is a country with a significant responsibility for educating and preparing students for success in the educational process. This study aims to provide insight to Guidance and Counseling (BK) teachers about the importance of understanding student conditions, provide BK teachers with basic concepts of PTSD and its treatment, and socialize and provide training on trauma healing. Methods. The training was conducted in junior high schools in Kuningan District. The outcomes of the meetings included: (1) conducting the community engagement activities online (July 26-27, 2023 via Zoom) and in-person (August 2, 2023); (2) the topics to be covered included the basic concept of traumatic stress disorder, counseling techniques for dealing with PTSD, post-trauma counseling programs, scientific article writing workshops, cognitive-behavioral therapy, eye movement desensitization and reprocessing, brief psychodynamic psychotherapy, exposure therapy, writing service implementation plans, and implementing group exercise-based post-traumatic counseling strategies. Results. The results indicated that 73% of participants found it easy to apply, while 26% found it somewhat difficult. Regarding individual counseling concepts, 93% found it easier to understand, while 7% found it quite challenging. Abstrak Indonesia merupakan salah satu negara yang rentan terhadap bencana alam. Negara ini memiliki tanggung jawab besar dalam mendidik dan mempersiapkan siswa untuk sukses dalam proses pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada guru Bimbingan dan Konseling (BK) tentang pentingnya memahami kondisi siswa, memberikan guru BK dengan konsep dasar PTSD dan pengobatannya, serta mensosialisasikan dan memberikan pelatihan tentang penyembuhan trauma. Pelatihan ini dilakukan di sekolah menengah pertama di Kabupaten Kuningan. Hasil pertemuan mencakup: (1) melaksanakan kegiatan keterlibatan masyarakat secara online (26-27 Juli 2023 via Zoom) dan tatap muka (2 Agustus 2023); (2) topik yang akan dibahas meliputi konsep dasar gangguan stres trauma, teknik konseling untuk mengatasi PTSD, program konseling pasca trauma, lokakarya penulisan artikel ilmiah, cognitive-behavioral therapy, eye movement desensitization and reprocessing, brief psychodynamic psychotherapy, exposure therapy, penyusunan rencana pelayanan penulisan, dan implementasi strategi konseling pasca trauma berbasis latihan kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 73% peserta merasa mudah untuk mengaplikasikannya, sementara 26% merasa agak sulit. Mengenai konsep konseling individu, 93% merasa lebih mudah untuk dipahami, sementara 7% merasa cukup sulit. Keywords: Trauma Healing; Group Exercise; PTSD; Guru BK
Tren dan pergeseran aplikasi Structural Equation Model pada penelitian Growth Mindset Kholili, Ma'rifatin Indah; Ahman, Ahman; Rusmana, Nandang; Budiman, Nandang; Wulandari, Arifah; Khanifa, Nazwa Nurul
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 9, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v9i1.97003

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji pemanfaatan Structural Equation Modeling (SEM) dalam studi tentang Growth Mindset. Metode yang digunakan adalah systematic literature review dengan sumber data berupa artikel jurnal dan prosiding dari Scopus dan Google Scholar, diperoleh menggunakan aplikasi Publish or Perish. Kriteria inklusi meliputi: terbit dalam lima tahun terakhir (2020–2024), berbahasa Inggris, dan memuat analisis SEM dengan topik growth mindset. Data dianalisis secara deskriptif dan isi, serta divisualisasikan menggunakan VOSviewer. Hasil menunjukkan bahwa SEM dalam penelitian growth mindset umumnya digunakan untuk memodelkan hubungan mediasi dan moderasi antara growth mindset dan faktor internal (seperti grit, motivasi) maupun eksternal (seperti dukungan sosial, iklim kelas), dengan fokus pada siswa dan capaian akademik sebagai variabel hasil. Tantangan utama mencakup kendala metodologis (ukuran sampel, validitas) dan konseptual (variasi definisi, keterbatasan interpretasi). Penelitian ini terbatas pada sumber data dan rentang waktu tertentu. Studi selanjutnya disarankan untuk memperluas cakupan sumber dan periode publikasi guna memperoleh tinjauan yang lebih komprehensif. Trends and shifts in Structural Equation Modeling applications in growth mindset research Abstract: This study aims to examine the application of Structural Equation Modeling (SEM) in research on growth mindset. A systematic literature review was employed, using journal articles and conference proceedings sourced from Scopus and Google Scholar via the Publish or Perish application. Inclusion criteria included: publications from the last five years (2020–2024), English-language articles, and explicit use of SEM in studies on growth mindset. Data were analyzed descriptively and through content analysis, with visualization using VOSviewer. The findings indicate that SEM is commonly used to model mediating and moderating relationships between growth mindset and internal factors (e.g., grit, motivation) as well as external factors (e.g., social support, classroom climate), particularly in educational contexts focusing on student academic achievement. Methodological challenges include sample size and validity issues, while conceptual challenges relate to definitional variation and limitations in interpretation. This study is limited to specific data sources and a restricted publication range. Future research is recommended to broaden data sources (e.g., adding Web of Science, ERIC, or ProQuest) and extend the publication period to provide a more comprehensive literature review.
Dengan cara apa mengajar tidak sepenuhnya dianggap profesi? Hilman, Taufik; Rusmana, Nandang; Hyangsewu, Pandu; Riyadi, Lanang
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 8, No 3 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v8i3.88457

Abstract

Profesi mengajar sering kali tidak mendapatkan pengakuan dan penghargaan yang layak Artikel ini menginvestigasi faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi terhadap profesi mengajar di Indonesia, dengan fokus pada persyaratan pendidikan, tingkat gaji, otonomi profesional, dan pandangan tradisional tentang pendidikan. Metode penelitian menggunakan tinjauan literatur untuk mengumpulkan informasi dari berbagai sumber yang relevan. Temuan menunjukkan bahwa persyaratan pendidikan dan sertifikasi guru bervariasi, dengan implemen-tasi yang tidak konsisten di seluruh negeri. Tingkat gaji guru masih tergolong rendah, sementara otonomi profesional mereka dalam pengajaran sering kali terbatas. Pandangan tradisional tentang pendidikan sering kali menganggap guru sebagai penjaga nilai-nilai moral, yang dapat mengurangi pengakuan terhadap profesionalisme mereka. Implikasi dari temuan ini menyoroti perlunya tindakan untuk meningkatkan status profesional guru di Indonesia, termasuk peningkatan gaji, pemberian otonomi yang lebih besar, dan edukasi masyarakat tentang peran penting guru dalam pembangunan bangsa. Dengan menerapkan rekomendasi yang diajukan, diharapkan dapat tercapai perbaikan dalam kualitas pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia di Indonesia. In what ways is teaching not fully considered a profession? Abstract: This article investigates the factors that influence perceptions of the teaching profession in Indonesia, focusing on educational requirements, salary levels, professional autonomy, and traditional views of education. The research method uses a literature review to gather information from various relevant sources. Findings show that teacher education and certification requirements vary, with inconsistent implementation across the country. Teachers' salary levels remain low, while their professional autonomy in teaching is often limited. Traditional views of education often regard teachers as guardians of moral values, which can reduce recognition of their professionalism. The implications of these findings highlight the need for action to improve the professional status of teachers in Indonesia, including increased salaries, greater autonomy, and public education about the important role teachers play in nation-building. By implementing the proposed recommendations, it is hoped that improvements in the quality of education and human resource development in Indonesia can be achieved.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Adi Prehanto Adi Soetopo, Antonius Agus Setiawan Agus Taufik, Agus Ahmad Ali Rahmadian Ahman , Ahman . Ahman Ahman Ahman Ahman, Ahman Alfaiz Alfaiz Ali Djamhuri Alrefi Alrefi Alrefi, Alrefi Ananda, Fazrin Sheila Anggara, Nia Anne Hafina Adiwinata anne Hafina, anne Ardiansah Ardiansah Arifah Wulandari, Arifah Arni Nur Laila Arsini, Yanti Asep Nuryadin Asrowi Asrowi Asrowi Atep Sujana Atep Sujana Azni Nurul Fauzia Azrina Abharini Azzahrah, Humairah Bakhri, Rafdlal Saeful Cece Rahkmat Dadang Sudrajat Dartina, Vina Dewang Sulistiana Dian mustika maya, Dian Mustika Diba, Salsabila Farah Dindin Abdul Muiz Lidinillah Diswantika, Noviana Dwi Novianti, Dwi Eka Sakti Yudha Eko Susanto Elis Solihati Epi Kurniasari Erdiyanti, Yucky Putri Euis Kurniati Fadhil Muhammad Fadhil Muhammad Fadhil Muhammad Fadya Asmadina Aulia Fahriza, Irfan Fajar Ilham Ferianti, Ferianti Fifi Khoirul Fitriyah Fitra Marsela Furqon . Gajah, Nurlaila Sahfitri Gema Rullyana Gemalia Rahmawati Habibi, Muhammad Nur Hamdan, Amirul Hazmi Hanafi, Husni Henita Herman Budi Harja, Herman Herul Wahyudin Hilman, Taufik Hunas, Safiru Hyangsewu, Pandu Ifdil Ifdil Iip Istirahayu Iip Istirahayu Ilfiandra Ilfiandra Ilfiandra Ilmi, Achmad Miftachul Intan Mutiara Mir’atannisa Ipah Saripah Ipah Saripah Ipah Saripah, Ipah Ipung Hananto Iwan Gunawan Julius, Andre Juwanto Juwanto Juwanto, J Kembara, Maulia Depriya Khairiah Khairiah Khairuddin, Ahmad Zulfadhli Khanifa, Nazwa Nurul Kharisma Meliala, Aditia Khasanatin, Haiatin Khoirunnissa Khoirunnissa Kholili, Ma'rifatin Indah Krisna Sujaya Kurnia, Sri Ayu Kurniati, Nadiya Kurniawan, Nanda Alfan Kusherdyana Kustiawati, Tati Linna Nurwulan Apriany Louis L. Downs Lustian, Aida Nurfitriani Malik, Arief Abdul Maulia Depriya Kembara Maulia Depriya Kembara Meliala, Aditia Kharisma Mesa Rahmi Stephani Misnawati Misnawati Mochammad Imron Awalludin Mudrikah, Syifa Muhammad, Fadhil Muqaffi Muqaffi Muqaffi Muqaffi Mutiara Aqilla Tasya Nabilah Hibatulloh Nalman, Annie Rachmawati Nandang Budiman Nani Nuranisah Djamal, Nani Nuranisah Nani Sugandhi Nelissa, Zahra Nikmarijal, Nikmarijal Nopriyanti, Rani Nur Hidayah Nur Mega Aris Saputra Nur, Lutfi Nur, Lutfi Nur, Lutfi Nurhudaya, Nurhudaya Nurihsan, Achmad Juntika Nurwijayanti Pandoe Pasaribu, Berlima Popy Mayasari Afendy Pratama, Finsa Muhammad Puspitasari, Eva Qurbi, Abdullah Rachmaniar, Ananda Rahmat Hadi, Faisal Rakhmat, Cece Rama Wijaya Abdul Rozak Rangga Gelar Guntara Rani Nuraeni Rayaginansih, Syari Fitrah Reza Tririzky Riduwan, Muchamad Riesa Rismawati Siddik Rikza Fadhilah Rina Nur Rahayu Rina Nurhudi Ramdhani, Rina Nurhudi Riva Sutisna Riyadi, Lanang Rizka Apriani Rosarina Giyartini Rozak, Rama Wijaya Abdul Rudi Susilana, Rudi Rufi'i Sa’ud, Udin Syaefudin Setiana Setiana, Setiana Setiawati Setiawati Setiawati Setiawati Setiawati, Atie Shafira, Nurrizki Siti Rohimah Solehah, Isnaeni Sri Ariyani Desmawati Srilestari, Widia Suherman Suherman A.S, Uman Supriatna, Mamat Suprihatin, Dewi Suryana, Dodi Suryana, Dodi Suryawati, Citra Tectona Susanti, Desy Syahril, M. Fiqri Syamsu Yusuf Syamsu Yusuf L.N Syamsu Yusuf L.N Syihabuddin , Syihabuddin Tati Kustiawati Tb. Moh. Irma Ari Irawan Tengku Riza Zarzani N Tiane Noor Rahmianti Tri Lestari Udin Syaefudin Sa’ud UMAN SUHERMAN, UMAN Utami, Karinta Yadi Ruyadi Yuni Nur Rohman Yuni Nur Rohman Yusi Riksa Yustiana, Yusi Riksa