p-Index From 2021 - 2026
10.87
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Konseling dan Pendidikan Rekayasa Mesin Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling JURNAL MITRA SWARA GANESHA PSYMPATHIC Jurnal Counsellia Jurnal Penelitian Pendidikan Jurnal Terapan Abdimas Al Ishlah Jurnal Pendidikan Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Journal of Innovative Counseling : Theory, Practice, and Research JURNAL PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik PEDAGOGIA Indonesian Journal of Educational Counseling Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga (JPJO) International Journal of Research in Counseling and Education VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal JURNAL PAUD AGAPEDIA GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling RISTEKDIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling Bisma The Journal of Counseling Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation JOMSIGN: Journal of Multicultural Studies in Guidance and Counseling Child Education Journal Psychocentrum Review Jurnal Educatio FKIP UNMA Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik) Bulletin of Counseling and Psychotherapy FOKUS : Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Jurnal Paedagogy International Journal of Applied Guidance and Counseling G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi) Jurnal Pengabdian dan Edukasi Sekolah (Jubaedah) Journal Evaluation in Education (JEE) Edusentris: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran Educenter: Jurnal Ilmiah Pendidikan Journal of Education and Counseling (JECO) Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Innovative: Journal Of Social Science Research KONSELOR EDUCENTER JURNAL PENDIDIKAN Jurnal Konseling Komprehensif: Kajian Teori dan Praktik Bimbingan dan Konseling OPTIMA: Journal of Guidance and Counseling Proceedings of the Siliwangi Annual International Conference on Guidance and Counselling Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling Pedagogia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jurnal Abmas Open Access DRIVERset
Claim Missing Document
Check
Articles

Permainan Tradisional Sumpit sebagai Teknik dalam Bimbingan Kelompok untuk Mengembangkan Kemampuan Kerja Sama Siswa Sekolah Dasar Iip Istirahayu; Nandang Rusmana; Yusi Riksa Yustiana
Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 16 No. 2 (2024)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/pedagogia.v16i2.18

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh permainan tradisional sumpit sebagai teknik dalam bimbingan konseling kelompok terhadap pengembangan kemampuan kerja sama siswa SD di Singkawang. Permainan sumpit, yang melibatkan keterampilan fisik, konsentrasi, dan kerja sama antar peserta, diharapkan dapat meningkatkan kemampuan bekerja sama di antara siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen untuk mengukur efektivitas kemampuan kerja sama siswa sebelum dan setelah pelaksanaan teknik permainan sumpit dalam bimbingan kelompok dengan menggunakan analisis uji N-Gain. Sampel penelitian ini terdiri dari 20 siswa SD di Singkawang yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket yang mengukur kemampuan kerja sama siswa, yang dibagikan sebelum dan setelah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah mengikuti bimbingan kelompok dengan teknik permainan sumpit, terjadi peningkatan yang signifikan dalam kemampuan kerja sama siswa, dengan nilai N-Gain Komunikasi = 0.625, Pembagian Tugas = 0.571, Pemecahan Masalah Bersama = 0.684, Pengelolaan Konflik = 0.556, Rasa Percaya Diri = 0.585. Hal ini menunjukkan bahwa permainan sumpit efektif dalam mengembangkan kemampuan kerja sama siswa SD di Singkawang. Penelitian ini menyarankan penggunaan permainan tradisional sebagai metode alternatif dalam bimbingan konseling kelompok untuk memperkuat keterampilan sosial dan kerja sama siswa.
Empathy as a culturally embedded therapeutic practice: A qualitative case study in Sundanese counseling contexts Diswantika, Noviana; Rusmana, Nandang; Suherman, Uman; Qurbi, Abdullah
Educenter : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Educenter: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/educenter.v4i2.1858

Abstract

Empathy in counseling serves not only an interpersonal skill but also as a therapeutic practice shaped by cultural values. In Sundanese society, empathy is manifested through the values of silih asih (compassion), silih asah (grooming), and silih asuh (nurturing), which emphasize harmony, caring, and collective responsibility in social relationships. However, the understanding of empathy in counseling practice is still dominated by a Western perspective that underrepresents the dynamics of empathy in collectivist cultures. This study aims to examine empathy as a therapeutic practice rooted in Sundanese cultural values in the context of counseling in Indonesia. The study employed a qualitative case study design, collecting data through interviews, observations, and document analysis with therapists and clients in community counseling services, schools, and private practice. Thematic analysis identified four main themes: empathy as a basis for building trust; the expression of empathy through Sundanese cultural values; challenges in maintaining empathy, such as over-identification and emotional exhaustion; and strategies for sustaining empathy through supervision and peer support. The findings indicate that empathy is both a universal therapeutic mechanism and a culturally constructed practice. This study emphasizes the importance of integrating local cultural values into counseling practices that are responsive to the Indonesian context.
Empathy as a culturally embedded therapeutic practice: A qualitative case study in Sundanese counseling contexts Diswantika, Noviana; Rusmana, Nandang; Suherman, Uman; Qurbi, Abdullah
Educenter : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Educenter: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/educenter.v4i2.1858

Abstract

Empathy in counseling serves not only an interpersonal skill but also as a therapeutic practice shaped by cultural values. In Sundanese society, empathy is manifested through the values of silih asih (compassion), silih asah (grooming), and silih asuh (nurturing), which emphasize harmony, caring, and collective responsibility in social relationships. However, the understanding of empathy in counseling practice is still dominated by a Western perspective that underrepresents the dynamics of empathy in collectivist cultures. This study aims to examine empathy as a therapeutic practice rooted in Sundanese cultural values in the context of counseling in Indonesia. The study employed a qualitative case study design, collecting data through interviews, observations, and document analysis with therapists and clients in community counseling services, schools, and private practice. Thematic analysis identified four main themes: empathy as a basis for building trust; the expression of empathy through Sundanese cultural values; challenges in maintaining empathy, such as over-identification and emotional exhaustion; and strategies for sustaining empathy through supervision and peer support. The findings indicate that empathy is both a universal therapeutic mechanism and a culturally constructed practice. This study emphasizes the importance of integrating local cultural values into counseling practices that are responsive to the Indonesian context.
Exploring Post-Traumatic Growth in Child Survivors of the Semeru Eruption: The Role of Religious and Social Support in Recovery Hanafi, Husni; Hidayah, Nur; Rusmana, Nandang; Asrowi; Apriani, Rizka; Saputra, Nur Mega Aris; ilmi, Achmad Miftachul; Kurniawan, Nanda Alfan; Fifi Khoirul Fitriyah
Jurnal Pendidikan Anak Vol 6 No 3 (2024): Child Education Journal December
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/cej.v6i3.6838

Abstract

The Semeru eruption in 2021 had a traumatic impact for almost a year. People there live with anxiety and traumatic symptoms, including Children. This study aims to identify the post-traumatic conditions of children in this recovery stage. This research was qualitative research with a phenomenological design. The main subjects were 94 children in the Supiturang village, Lumajang, the closest village to Mount Semeru. Data were collected by observing and interviewing the children. Triangulation of data was carried out by in-depth interviews with six adults (the parents, the village elder, and the teacher of some children). The results showed that (1) anxiety and traumatic symptoms in some children were relatively high; (2) there was an increase in social support from the community for the children, and (3) religious activities made a deeper meaning in the children's recovery process. The results of this study underline that social support and religious approaches as the main factors in children's recovery process. The results of this study underlie the need for alternative treatments based on local wisdom with a collective and religious approach so that the community can do it independently and sustainably for the children.
Integrating Deep Learning Into School-Based Guidance and Counseling Services: Training Junior High School Counselors in the Socratic Method Nandang Rusmana; Anne Hafina; Rina Nurhudi Ramdhani; Yusi Riksa Yustiana; Tati Kustiawati
FOKUS : Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2026): Vol 9, No 2 Maret 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/fokus.v9i2.29481

Abstract

The abstract should end with a comment about the importance of a brief outcome or conclusion. The integration of information and communication technology (ICT) in education often remains limited to knowledge transfer without adequately promoting critical thinking or emotional development. School counselors are expected to adopt holistic, student-centered approaches aligned with deep learning principles. This study aimed to enhance junior high school counselors' competencies in Garut Regency through Socratic method training as a strategy for implementing deep learning principles in guidance and counseling services. A qualitative participatory action research design was employed with 51 guidance and counseling teachers using the APPLE Facilitation Model (Assess, Plan, Prepare, Lead, Evaluate). Data were collected through reflective exercises, service plan development, practical implementation observations, and in-depth interviews, then analyzed using thematic analysis. Profound professional transformation emerged across four dimensions: identity shift from advice-givers to facilitators, enhanced student engagement, collaborative professional culture development, and increased comfort with uncertainty. Implementation outcomes showed 98% increased confidence in student-centered approaches, 91% motivation for facilitative methods, and 96% intention to implement Socratic questioning. The integration of deep learning principles through Socratic method training demonstrated significant promise for enhancing school-based guidance and counseling effectiveness. The APPLE model proved effective for systematic professional transformation in Indonesian educational contexts.
Effective Drill-Based Arithmetic Training for Improving Numeracy Literacy: A Quasi-Experimental Study With High N-Gain among Elementary Students Hunas, Safiru; Puspitasari, Eva; Rozak, Rama Wijaya Abdul; Rusmana, Nandang
Journal Evaluation in Education (JEE) Vol 7 No 2 (2026): April
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jee.v7i2.2810

Abstract

Purpose of the study: This study aims to analyze the effectiveness of a drill-based arithmetic training program in improving elementary students' numeracy literacy. Methodology: This quasi-experimental one-group pretest-posttest study involved 32 fourth-grade students selected through a total sampling approach. A 20-item arithmetic essay test was used as the instrument (CVR = 0.89; Cronbach's Alpha = 0.856). The intervention comprised 8 sessions (90 minutes each) integrating drill and practice, concrete manipulative media, scaffolding, peer tutoring, and corrective feedback. Data were analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank Test (α = 0.05) and Hake's N-Gain. Main Findings: Pretest scores were extremely low (M = 15.31), with 0% achieving KKM (Minimum Completion Criteria). Post-intervention scores rose to M = 82.03, a gain of 66.72 points (435.71%), with 84.4% of students achieving KKM. The Wilcoxon test confirmed a highly significant improvement (p = 0.000001), and N-Gain yielded a mean of 0.7964 (high category). Effectiveness is attributed to the integration of drill-and-practice (behavioristic theory), concrete manipulatives (Piaget), peer tutoring within the Zone of Proximal Development (Vygotsky), and gradual scaffolding. The N-Gain exceeded prior studies. Limitations include the absence of a control group and a small sample size, restricting generalizability. Novelty/Originality of this study: This is the first study to examine an integrated, multi-component program that addresses all four arithmetic operations simultaneously in Eastern Indonesia (Buton Regency), demonstrating that multi-component designs yield superior N-Gain outcomes and offering a replicable framework for teachers addressing low numeracy literacy.
Trends and Directions in Life Skills Assessment for Elementary School Students from a Guidance and Counseling Perspective: A Systematic Literature Review Irma Ari Irawan, Tb Moh; Yudha, Eka Sakti; Rusmana, Nandang; Khairuddin, Ahmad Zulfadhli
GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/gdn.v16i1.15291

Abstract

Life skills education plays a crucial role in supporting students' academic achievement, social-emotional well-being, and adaptive capacity from an early age. However, systematic reviews on valid life skills assessment instruments that are developmentally appropriate for elementary school students from a guidance and counseling perspective remain limited. This study aims to systematically examine the trends and directions in the development of life skills assessment instruments for elementary school students from a guidance and counseling perspective. The method employed was a Systematic Literature Review following the PRISMA 2020 guidelines. Literature searches were conducted across four major databases namely Scopus, Web of Science, ERIC, and PsycINFO, covering articles published between 2010 and 2025, yielding a total of 1,020 records. Through a rigorous process of identification, screening, and eligibility assessment, 90 articles met the inclusion criteria and were analyzed using thematic synthesis techniques. The findings indicate that life skills assessment instruments for elementary school students primarily measure domains of social-interpersonal skills, emotional regulation, self-management, and problem-solving, while aspects related to career awareness and contextual adaptability receive relatively limited attention. Self-report scales and teacher ratings are the most dominant types of instruments, whereas performance-based and digital assessments are still emerging and remain underutilized. Geographically, instrument development is predominantly concentrated in Global North countries, raising concerns regarding cultural relevance and measurement equity. These findings underscore the importance of developing life skills assessment instruments that are developmentally sensitive, culturally responsive, and aligned with the needs of guidance and counseling services in elementary schools.
Pengembangan Model Trauma Healing Berbasis Kearifan Budaya Lokal Anne Hafina Adiwinata; Nandang Rusmana; Yuni Nur Rohman; Anne Hafina Adiwinata; Nandang Rusmana; Yuni Nur Rohman; Rikza Fadhilah
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i4.2025.3

Abstract

Indonesia merupakan salah satu dari 35 negara yang memiliki risiko tinggi terhadap bencana alam, dan memberikan dampak psikologis yang serius seperti PTSD. Anak-anak dan remaja merupakan korban bencana alam yang rentan untuk mengalami PTSD karena perkembangan kognitif yang belum berkembang dengan sempurna, sehingga merasa sulit untuk mengungkapkan ketakutannya dan memiliki ingatan yang kuat terhadap bencana alam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan model trauma healingberbasis kearifan budaya lokal untuk membantu mengurangi gejala PTSD yang dimiliki peserta didik, dengan memanfaatkan nilai-nilai dan tradisi budaya setempat, serta menciptakan proses pemulihan yang lebih relevan dan adaptif. Metode penelitian yang digunakan adalah model R&D yang mengacu pada lima tahapan R&D Plomp untuk menghasilkan produk atau layanan yang efektif dan efisien. Terdapat dua instrumen yang digunakan untuk mengembangkan model ini yaitu, instrumen PTSD dan DCM untuk mengetahui gejala PTSD yang dimiliki oleh 2613 peserta didik SMP di Kab. Sumedang. Hasil penelitian menunjukkan pentingnya pengembangan model trauma healing berbasis kearifan budaya lokal untuk memberikan pendekatan baru kepada guru bimbingan dan konseling dalam membantu peserta didik yang mengalami PTSD akibat bencana alam.  
Pengembangan Model Trauma Healing Berbasis Kearifan Budaya Lokal Anne Hafina Adiwinata; Nandang Rusmana; Yuni Nur Rohman; Anne Hafina Adiwinata; Nandang Rusmana; Yuni Nur Rohman; Rikza Fadhilah
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i4.2025.3

Abstract

Indonesia merupakan salah satu dari 35 negara yang memiliki risiko tinggi terhadap bencana alam, dan memberikan dampak psikologis yang serius seperti PTSD. Anak-anak dan remaja merupakan korban bencana alam yang rentan untuk mengalami PTSD karena perkembangan kognitif yang belum berkembang dengan sempurna, sehingga merasa sulit untuk mengungkapkan ketakutannya dan memiliki ingatan yang kuat terhadap bencana alam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan model trauma healingberbasis kearifan budaya lokal untuk membantu mengurangi gejala PTSD yang dimiliki peserta didik, dengan memanfaatkan nilai-nilai dan tradisi budaya setempat, serta menciptakan proses pemulihan yang lebih relevan dan adaptif. Metode penelitian yang digunakan adalah model R&D yang mengacu pada lima tahapan R&D Plomp untuk menghasilkan produk atau layanan yang efektif dan efisien. Terdapat dua instrumen yang digunakan untuk mengembangkan model ini yaitu, instrumen PTSD dan DCM untuk mengetahui gejala PTSD yang dimiliki oleh 2613 peserta didik SMP di Kab. Sumedang. Hasil penelitian menunjukkan pentingnya pengembangan model trauma healing berbasis kearifan budaya lokal untuk memberikan pendekatan baru kepada guru bimbingan dan konseling dalam membantu peserta didik yang mengalami PTSD akibat bencana alam.  
Pelatihan Trauma Healing Berbasis Group Exercise Bagi Guru BK SMP di Kabupaten Kuningan Nandang Rusmana; Anne Hafina; Nandang Budiman; Mutiara Aqilla Tasya; Muqaffi Muqaffi; Popy Mayasari Afendy; Khoirunnissa Khoirunnissa
Jurnal Abmas Vol. 23 No. 2 (2023): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v23i2.66661

Abstract

Indonesia is one of the countries prone to natural disasters. It is a country with a significant responsibility for educating and preparing students for success in the educational process. This study aims to provide insight to Guidance and Counseling (BK) teachers about the importance of understanding student conditions, provide BK teachers with basic concepts of PTSD and its treatment, and socialize and provide training on trauma healing. Methods. The training was conducted in junior high schools in Kuningan District. The outcomes of the meetings included: (1) conducting the community engagement activities online (July 26-27, 2023 via Zoom) and in-person (August 2, 2023); (2) the topics to be covered included the basic concept of traumatic stress disorder, counseling techniques for dealing with PTSD, post-trauma counseling programs, scientific article writing workshops, cognitive-behavioral therapy, eye movement desensitization and reprocessing, brief psychodynamic psychotherapy, exposure therapy, writing service implementation plans, and implementing group exercise-based post-traumatic counseling strategies. Results. The results indicated that 73% of participants found it easy to apply, while 26% found it somewhat difficult. Regarding individual counseling concepts, 93% found it easier to understand, while 7% found it quite challenging. Abstrak Indonesia merupakan salah satu negara yang rentan terhadap bencana alam. Negara ini memiliki tanggung jawab besar dalam mendidik dan mempersiapkan siswa untuk sukses dalam proses pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada guru Bimbingan dan Konseling (BK) tentang pentingnya memahami kondisi siswa, memberikan guru BK dengan konsep dasar PTSD dan pengobatannya, serta mensosialisasikan dan memberikan pelatihan tentang penyembuhan trauma. Pelatihan ini dilakukan di sekolah menengah pertama di Kabupaten Kuningan. Hasil pertemuan mencakup: (1) melaksanakan kegiatan keterlibatan masyarakat secara online (26-27 Juli 2023 via Zoom) dan tatap muka (2 Agustus 2023); (2) topik yang akan dibahas meliputi konsep dasar gangguan stres trauma, teknik konseling untuk mengatasi PTSD, program konseling pasca trauma, lokakarya penulisan artikel ilmiah, cognitive-behavioral therapy, eye movement desensitization and reprocessing, brief psychodynamic psychotherapy, exposure therapy, penyusunan rencana pelayanan penulisan, dan implementasi strategi konseling pasca trauma berbasis latihan kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 73% peserta merasa mudah untuk mengaplikasikannya, sementara 26% merasa agak sulit. Mengenai konsep konseling individu, 93% merasa lebih mudah untuk dipahami, sementara 7% merasa cukup sulit. Keywords: Trauma Healing; Group Exercise; PTSD; Guru BK
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abduh Rohmani Adi Prehanto Adi Soetopo, Antonius Agus Setiawan Agus Taufik, Agus Ahmad Ali Rahmadian Ahmad Zulfadhli Khairuddin Ahman , Ahman . Ahman Ahman Ahman Ahman Ahman Ahman, Ahman Akhmad Harum Akhmad Harum, Akhmad Alfaiz Alfaiz Ali Djamhuri Alrefi Alrefi Alrefi, Alrefi Ananda, Fazrin Sheila Anggara, Nia Anne Hafina Adiwinata anne Hafina, anne Ardiansah Ardiansah Arief Yuliansyah Arifah Wulandari Arni Nur Laila Arsini, Yanti Asep Nuryadin Asrowi Asrowi Asrowi Atep Sujana Atep Sujana Azni Nurul Fauzia Azrina Abharini Azzahrah, Humairah Bakhri, Rafdlal Saeful Bambang Abduljabar Cece Rahkmat Cica Yulia Dadang Sudrajat Dartina, Vina Dewang Sulistiana Dian Munawarah Dian Munawarah Dian mustika maya, Dian Mustika Diba, Salsabila Farah Dindin Abdul Muiz Lidinillah Diswantika, Noviana Dwi Novianti, Dwi Eka Sakti Yudha Eko Susanto Elis Solihati Epi Kurniasari Erdiyanti, Yucky Putri Euis Kurniati Fadhil Muhammad Fadhil Muhammad Fadhil Muhammad Fadya Asmadina Aulia Fahriza, Irfan Fajar Ilham Ferianti, Ferianti Fifi Khoirul Fitriyah Fitra Marsela Furqon . Gajah, Nurlaila Sahfitri Gema Rullyana Gemalia Rahmawati Habibi, Muhammad Nur Hamdan, Amirul Hazmi Hanafi, Husni Henita Herman Budi Harja, Herman Herul Wahyudin Hunas, Safiru Hyangsewu, Pandu Ifdil Ifdil Iip Istirahayu Ilfiandra Ilfiandra Ilfiandra Ilmi, Achmad Miftachul Intan Mutiara Mir’atannisa Ipah Saripah Ipah Saripah Ipah Saripah, Ipah Ipung Hananto Isnaeni Solehah Iwan Gunawan Julius, Andre Juwanto Juwanto Juwanto, J Kembara, Maulia Depriya Khairiah Khairiah Khairuddin, Ahmad Zulfadhli Kharisma Meliala, Aditia Khasanatin, Haiatin Khoirunnissa Khoirunnissa Kholili, Ma'rifatin Indah Krisna Sujaya Kurnia, Sri Ayu Kurniati, Nadiya Kurniawan, Nanda Alfan Kusherdyana Kustiawati, Tati Lanang Riyadi Linna Nurwulan Apriany Louis L. Downs Ma'rifatin Indah Kholili Ma'rifatin Indah Kholili Malik, Arief Abdul Maulia Depriya Kembara Maulia Depriya Kembara Maulida Aulia Rahman Meliala, Aditia Kharisma Mesa Rahmi Stephani Misnawati Misnawati Mochammad Imron Awalludin Mudrikah, Syifa Muhammad, Fadhil Muqaffi Muqaffi Muqaffi Muqaffi Mutiara Aqilla Tasya Nabilah Hibatulloh Nahadi Nalman, Annie Rachmawati Nandang Budiman Nani Nuranisah Djamal, Nani Nuranisah Nani Sugandhi Nazwa Nurul Khanifa Nelissa, Zahra Nia Anggara Nikmarijal, Nikmarijal Nopriyanti, Rani Nur Hidayah Nur Mega Aris Saputra Nur, Lutfi Nur, Lutfi Nur, Lutfi Nurhudaya, Nurhudaya Nurihsan, Achmad Juntika Nurwijayanti Pandoe Pasaribu, Berlima Popy Mayasari Afendy Pratama, Finsa Muhammad Puspitasari, Eva Qurbi, Abdullah Rachmaniar, Ananda Rahmat Hadi, Faisal Rahmat Siala Rahmat Siala Rakhmat, Cece Rama Wijaya Abdul Rozak Rangga Gelar Guntara Rani Nuraeni Rayaginansih, Syari Fitrah Reza Tririzky Riduwan, Muchamad Riesa Rismawati Siddik Rikza Fadhilah Rina Nur Rahayu Rina Nurhudi Ramdhani, Rina Nurhudi Riva Sutisna Rizka Apriani Rosarina Giyartini Rozak, Rama Wijaya Abdul Rudi Susilana, Rudi Rufi'i Sa’ud, Udin Syaefudin Setiana Setiana, Setiana Setiawati Setiawati Setiawati Setiawati Setiawati Setiawati, Atie Shafira, Nurrizki Siti Rohimah Sri Ariyani Desmawati Srilestari, Widia Sudaryat Nurdin Akhmad Sudaryat Nurdin Akhmad Suherman Suherman A.S, Uman Supriatna, Mamat Suprihatin, Dewi Suryana, Dodi Suryana, Dodi Suryawati, Citra Tectona Susanti, Desy Syahril, M. Fiqri Syamsu Yusuf Syamsu Yusuf L.N Syamsu Yusuf L.N Tati Kustiawati Taufik Hilman Tb. Moh. Irma Ari Irawan Tengku Riza Zarzani N Tiane Noor Rahmianti Tri Lestari Tri Lestari Tri Zahra Ningsih Tri Zahra Ningsih Udin Syaefudin Sa’ud UMAN SUHERMAN, UMAN Utami, Karinta Yadi Ruyadi Yuni Nur Rohman Yuni Nur Rohman Yusi Riksa Yustiana, Yusi Riksa