Articles
Pengaruh Kompetensi Moral dan Pemberian Reward terhadap Intensi Whistleblowing
Restiana Febianti;
Pupung Purnamasari;
Nopi Hernawati
Kajian Akuntansi Volume 21, No. 1, 2020
Publisher : Universitas Islam Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/ka.v21i1.6084
Penelitian ini menunjukkan pengaruh dari kompetensi moral dan pemberian reward terhadap intensi karyawan di beberapa BUMN sektor non-keuangan di Kota Bandung dalam melakukan whistleblowing. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data primer yang diperoleh melalui kuesioner yang diisi oleh responden yaitu karyawan di beberapa BUMN sektor non-keuangan di Kota Bandung. Penelitian ini metode menggunakan metode deskriptif dan verifikatif. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan convienence sampling. Adapun sampel dalam penelitian ini berjumlah 38 responden, yang merupakan Karyawan pada 4 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Sektor Non Keuangan Kota Bandung. Pengumpulan data dilakukan dengan mendatangi langsung para responden yaitu karyawan pada BUMN sektor non-keuangan di Kota Bandung untuk mengisi kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kompetensi moral berpengaruh signifikan terhadap intensi whistleblowing pada karyawan di 4 BUMN Sektor Non Keuangan Kota Bandung. Penelitian ini juga menunjukkan hasil bahwa pemberian reward berpengaruh terhadap intensi whistleblowing pada karyawan di 4 BUMN Sektor Non Keuangan Kota Bandung.Kata Kunci: Kompetensi Moral, Reward, Intensi Whistleblowing
Pengaruh Tingkat Keseriusan Pelanggaran, Faktor Demografi dan Faktor Organisasional terhadap Intensi Whistleblowing (Survei pada Karyawan Otoritas Jasa Keuangan Regional 2 Jawa Barat)
Muhammad Fajri Prasetyo;
Pupung Purnamasari;
Mey Maemunah
Kajian Akuntansi Volume 18, No. 2, 2017
Publisher : Universitas Islam Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/ka.v18i1.3073
Abstract. This research aims to examine the effect of seriousness of wrongdoing, demography factors and organizational factor on the whistleblowing intentions survey on financial services authority regional 2 west java (OJK KR 2). The research method used in this research is descriptive verificative, with multiple linear regression analysis. The data used in this study is the primary data collected through a questionnaire survey. Respondents in this research are 30 employees of Financial Services Authority Regional 2 West Java. The results indicate that the seriousness of wrongdoing and organizational factor (managerial status) have a significant positive effect on the whistleblowing intention, but the demographic factor (gender and ethnicity) has no significant effect on the whistleblowing intention. The results of this study are expected to enrich the literature for the development of science and also as a consideration for the Financial Services Authority (OJK) in the design and policy of Whistleblowing System.Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari tingkat keseriusan pelanggaran, faktor demografi dan faktor organisasional terhadap intensi whistleblowing karyawan Otoritas Jasa Keuangan Regional 2 Jawa Barat. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif verifikatif, dengan analisis regresi linear berganda. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data primer yang dikumpulkan melalui survey kuesioner. Responden penelitian ini adalah 30 orang karyawan Otoritas Jasa Keuangan Regional 2 Jawa Barat. Hasil pengujian mengindikasikan bahwa tingkat keseriusan pelanggaran dan faktor organisasional (status manajerial) berpengaruh positif signifikan terhadap intensi whistleblowing, sedangkan faktor demografi (jenis kelamin dan suku bangsa) tidak berpengaruh signifikan terhadap intensi whistleblowing. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkaya literatur untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan juga sebagai bahan pertimbangan bagi Otoritas Jasa Keuangan dalam perancangan dan kebijakan Whistleblowing System.Kata Kunci : tingkat keseriusan pelanggaran, jenis kelamin, suku bangsa, status manajerial dan intensi whistleblowing.
Pengaruh Kecerdasan Spiritual dan Profesionalisme Auditor Internal Terhadap Pencegahan Kecurangan (Survei pada Auditor Internal BUMN di Kota Bandung)
Fikri Abdul Malik;
Pupung Purnamasari;
Mey Maemunah
Kajian Akuntansi Volume 20, No.1, 2019
Publisher : Universitas Islam Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/ka.v21i2.4503
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan spiritual dan profesionalisme auditor internal terhadap pencegahan kecurangan. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 63 responden. Jenis data yang digunakan adalah data primer, yaitu dengan cara menyebarkan kuesioner kepada setiap perusahaan. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan verifikatif, serta pengujian hipotesis dilakukan dengan pengujian regresi berganda menggunakan software SPSS 22. Hasil penelitian menunjukan bahwa kecerdasan spiritual dan profesionalisme auditor internal berpengaruh terhadap pencegahan kecurangan. Saran bagi penulis selanjutnya untuk menambahkan jumlah responden, sehingga hasil dari responden dapat menjadi lebih akurat. Penulis menyarankan untuk menambah variabel lain agar penelitian lebih menarik untuk dibahas. Kata Kunci: Kecerdasan spiritual, Profesionalisme auditor internal , Pencegahan Kecurangan
The Influence of Training on Competence at PT.Amanah Putra Pratama (Case Study on the Distribution of Indonesian Workers to Abroad)
Agung Surya Dwianto;
Pupung Purnamasari;
Taufik Aulia
JURNAL EKUIVALENSI Vol. 4 No. 2 (2018): Jurnal Ekuivalensi
Publisher : LPPM dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kahuripan Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (479.073 KB)
This study aims to examine the effect of training on the competence of Indonesian workers in PT Amanah Putra Pratama. The study was conducted at PT Amanah Putra Pratama by using a research sample of 38 Indonesian workers counted in July 2018 because at that time research was being carried out, while every month the number of Indonesian workers in PT.Amanah Putra Pratama was uncertain. Data collection was carried out by distributing research instruments, namely questionnaires containing questions to measure training and competence. The collected data is then processed using simple linear regression analysis with the help of SPSS version 16.0 software. Research also shows that there is a positive and significant influence given by training that has a strong influence in influencing the creation of better competencies in PT Amanah Putra Pratama optimally, the R value (correlation) produced is 0.514, it can be said that training and competence positively related by 51.4%. While the coefficient of determination R2 (R Square) is 0.265, which means that the ability of the training variable to influence competence in PT Amanah Putra Pratama is 26.5%, while 73.5% is the contribution of other factors not observed in this study. Keywords: Training, Competence
Pengaruh Whistleblowing System dan Kompetensi Sumber Daya Manusia terhadap Pencegahan Fraud
Widya Puspitanisa;
Pupung Purnamasari
Jurnal Riset Akuntansi Volume. 1, No. 1, Juli 2021, Jurnal Riset Akuntansi (JRA)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (342.975 KB)
|
DOI: 10.29313/jra.v1i1.188
Abstract. The purpose of this research is to see if the Whistleblowing System and Human Resource Competence affect Fraud Prevention. This research objek are the whistlebowing system, human reource competence, and fraud prevention. The subject in this study were employees of the Bandung Regency Social service. The study employs a quantitative approach and employs descriptive verification as a research method. This study relies on primary data gathered using questionnaires and the approach of incidental sampling. The 38 statement questions in this study questionnaire are separated into three variables: 9 statement items for the whistleblowing system variable, 18 statement items for the human resource competency variable, and 11 statement items for the fraud prevention variable. There are 55 respondents in the sample, all of whom work for the Bandung Regency Social Service. Multiple linear regression analysis was used to analyze the data. According to the results of research, the whistleblowing system and human resource competency have a substantial impact on fraud prevention. Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui apakah terdapat pengaruh antara Whistleblowing System dan Kompetensi Sumber Daya Manusia terhadap Pencegahan Fraud. Objek penelitian ini yaitu whistleblowing system, kompetensi sumber daya manusia, dan pencegahan fraud. Subjek dalam penelitian ini pegawai di Dinas Sosial Kabupaten Bandung. Metode penelitiannya yaitu deskriptif verifikatif dan menggunaka pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data primer yang dikumpulkan dengan menggunkan kuesioner, dan metode incidental sampling. Kuesioner penelitian ini terdiri atas 38 item pernyataan yang dibagi ke dalam tiga variabel yaitu 9 item pernyataan untuk variabel whistleblowing system, 18 item pernyataan untuk variabel kompetensi sumber daya manusia, dan 11 item pernyataan untuk variabel pencegahan fraud. Adapun sampelnya yaitu sebanyak 55 responden yang merupakan pegawai di Dinas Sosial Kabupaten Bandung. Peneliti menggunakan teknik Analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukan jika whistleblowing system dan kompetensi sumber daya manusia berpengaruh positif signifikan terhadap pencegahan fraud.
Pengaruh Insentif Kerja dan Pengalaman Auditor terhadap Kinerja Audit Judgment
Laula Putri Fadilah;
Pupung Purnamasari
Jurnal Riset Akuntansi Volume 2, No. 1, Juli 2022, Jurnal Riset Akuntansi (JRA)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (353.076 KB)
|
DOI: 10.29313/jra.v2i1.979
Abstract. The purpose of this study was to examine the factors that influence work incentives and auditor experience on audit judgment performance. The method used in this research is descriptive verification method with a quantitative approach. The source of data used in this study is the primary data source obtained from the Public Accounting Firm (KAP). The sampling technique in this study is convenience sampling by distributing 39 questionnaires to auditors who work at the Public Accounting Firm (KAP) in the Bandung City area. The hypothesis testing used is multiple linear regression analysis with SPSS version 26 statistical tool. The results of hypothesis testing show that work incentives and auditor experience have a positive and significant effect on audit judgment. For further research, it is suggested to use other variables such as ethical perception and task complexity. Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi insentif kerja dan pengaIaman auditor terhadap kinerja audit judgment. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer yang diperoleh dari Kantor Akuntan Publik (KAP). Adapun teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah convenience sampling dengan menyebarkan 39 kuesioner kepada auditor yang bekerja di Kantor Akuntan Publik (KAP) yang berada di wilayah Kota Bandung. Pengujian hipotesis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan alat statistik SPSS versi 26. HasiI pengujian hipotesis menunjukan bahwa insentif kerja dan pengaIaman auditor berpengaruh positif dan siginifikan terhadap audit judgment. Bagi kepentingan penelitian selanjutnya disarankan untuk menggunakan variabel lain seperti persepsi etis dan kompleksitas tugas.
SOCIAL ENTREPRENEURSHIP: INNOVATION AND CHALLENGES IN THE FREE COMPETITION ERA
Agung Surya Dwianto;
Pupung Purnamasari
TRANSAKSI Vol 10 No 1 (2018): TRANSAKSI
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis, FIABIKOM, Unika Atma Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Di banyak negara, terutama pada negara berkembang, banyak masalah sosial yang perluuntuk diselesaikan. Tingkat kemiskinan dan pengangguran yang relatif tinggi, minimnyafasilitas kesehatan yang tersedia, atau rendahnya kualitas pendidikan, merupakan masalahakut yang menjadi pekerjaan rumah yang berat bagi pemerintah suatu negara berkembang.Dengan kondisi global saat ini, dimana persaingan bebas sudah tidak dapat dielakkan lagi,tentu hal tersebut menambah daftar panjang strategi yang harus dilakukan oleh pemerintahuntuk mengatasi berbagai permasalahan sosial yang terjadi. Pemerintah tidak dapat berjuangdan bekerja sendiri dalam menangani kekompleksitasan masalah yang ada, tentunyadiperlukan peran aktif dari seluruh elemen masyarakat agar permasalahan-permasalahanyang mendera, dapat terurai dan tersolusikan. Salah satu langkah yang dapat ditempuh olehpemerintah dalam rangka memberdayakan sekaligus melindungi masyarakat di erapersaingan bebas adalah dengan mendukung, mengembangkan, dan memperbanyakkeberadaan social entrepreneurship. Social entrepreneurship memiliki potensi untukmemberikan beberapa solusi sosial yang menimpa suatu negara. Tulisan ini mencoba untukmemberikan tinjauan literatur dari konsep social entrepreneurship seperti latar belakangsejarah, karakteristik, tantangan yang dihadapi dan model bisnis apa yang efektif bagi socialentrepreneurship dalam rangka mengatasi berbagai permasalahan sosial yang dapatmemberikan dampak positif terhadap pembangunan ekonomi.
The Effect of Managerial Talented on Work Experience in Post Office Managers in Regional IV Jakarta
Agung Surya Dwianto;
Pupung Purnamasari
(JEMS) Jurnal Entrepreneur dan Manajemen Sains Vol. 3 No. 1 (2022): Januari
Publisher : UM. Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (322.055 KB)
|
DOI: 10.36085/jems.v3i1.2922
Along with the Industrial Revolution, and now even entering the 5.0 Industrial Revolution, of course high creativity and innovation are required from each business entity. Organizations can no longer run a business as usual, every time and every time they are required to make various kinds of breakthroughs, so that they can remain relevant / survive the changes that occur. Likewise with what happened in the field of courier services, the industry in which PT. Pos Indonesia, whose conditions are currently getting tighter and fiercer. For this reason, a manager who has high work experience is needed in order to help the company win the existing competition. One way to get managers who have high work experience is to attract individuals who have good managerial talent to join the company. Managers who have good managerial skills tend to have high work experience, because these employees will always be prioritized when there is an empty position, or when there is a promotion in a department. This study aims to analyze the direct effect of managerial talented on work experience. This study uses a quantitative approach with a survey method by providing a list of questions to the respondent. The procedure used in testing, data processing and model development is structural equation modeling. Data were analyzed using AMOS statistical software tools. This method is used to facilitate the discovery of the effect (causal) of exogenous variables on endogenous variables. This research was conducted without any treatment from the researcher. The population in this study were all post office managers at PT. Pos Indonesia -Regional IV Jakarta, totaling 160 people. The results of this study prove that there is a positive direct effect of managerial talented on work experience.Keywords: Managerial Talented, Work Experience, Post Office.
Pengaruh Audit Rotation dan Audit Tenure terhadap Kualitas Audit dengan Fee Audit sebagai Variabel Pemoderasi
Fierdha Aisyah;
Hendra Gunawan;
Pupung Purnamasari
Bandung Conference Series: Accountancy Vol. 1 No. 1 (2021): Bandung Conference Series: Accountancy
Publisher : UNISBA Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (241.21 KB)
|
DOI: 10.29313/bcsa.v1i1.24
Abstract. This study aims to determine how the influence of Audit and Audit Rotation Tenure on the Quality Audit by Audit Fee as moderating variables on companies listed in the Stock Exchange in 2012-2014. The population in this study is a publicly traded manufacturing companies listed in Indonesia Stock Exchange in 2012-20114. Sampling method in this research is purposive sampling. The total number of samples of this study is 417, after going through the stage of data processing, there are 279 of data outliers that should be excluded from the sample. So, a decent amount of the final sample was observed that 138 companies. The analysis technique used is logistic regression. The analysis showed that the variables of audit fees, audit tenure, and the rotation of audit significant effect on audit quality. Variable audit fee positive effect on audit quality, audit tenure effect on audit quality and audit rotation effect on audit quality. It can be concluded that partial Audit and Audit Rotation Tenure on the Quality Audit by Audit Fee as moderating variable positive and significant impact. Effect of Rotation Audit, Audit Tenure and Audit Fee simultaneously significant effect on audit quality. Audit interaction effect rotation and Audit Fee and interaction between Audit Tenure and Audit Fee sinifikan effect on audit quality. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh Audit Rotation dan Audit Tenure terhadap Kualitas Audit dengan Fee Audit sebagai variabel pemoderasi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2012-2014. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur go public yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2012-2014. Metode sampling dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Jumlah total sampel penelitian ini adalah 417, setelah melalui tahap pengolahan data, terdapat 279 data outlier yang harus dikeluarkan dari sampel penelitian. Jadi, jumlah sampel akhir yang layak diobservasi yaitu 138 perusahaan. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi logistik. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel fee audit, tenure audit, dan rotasi audit berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit. Variabel fee audit berpengaruh positif terhadap kualitas audit, tenure audit berpengaruh terhadap kualitas audit dan rotasi audit berpengaruh terhadap kualitas audit Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa secara parsial Audit Rotation dan Audit Tenure terhadap Kualitas Audit dengan Fee Audit sebagai Variabel Pemoderasi berpengaruh positif dan signifikan. Pengaruh Audit Rotation, Audit Tenure dan Fee Audit secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Audit. Pengaruh interaksi Audit rotation dan Fee Audit serta interaksi antara Audit Tenure dan Fee Audit berpengaruh sinifikan terhadap Kualitas Audit.
Pengaruh Opinion Shopping, Debt Default, dan Prior Opinion terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern
Ayu Lestari;
Pupung Purnamasari;
Mey Maemunah
Bandung Conference Series: Accountancy Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Accountancy
Publisher : UNISBA Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (325.778 KB)
|
DOI: 10.29313/bcsa.v2i1.1109
Abstract. This study aims to determine the effect of opinion shopping, debt default, and prior opinion on going concern audit opinion acceptance. The research method used in this study is a descriptive verification method with a quantitative approach. This study uses secondary data with a sample of 27 mining sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2017-2019 period with a total of 81 observational data. Hypothesis testing in this study uses logistic regression analysis with SPSS 23 statistical tools. The test results show that opinion shopping has a significant effect in a positive direction on the acceptance of going-concern audit opinion, debt default has no effect on the acceptance of going-concern audit opinion, and prior opinion has a significant effect on the acceptance of going-concern audit opinion. positive direction towards the acceptance of going concern audit opinion. Suggestions for further research to be able to use other units of analysis and add or replace independent variables that are not explained in this study related to the acceptance of going-concern audit opinions. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh opinion shopping, debt default, dan prior opinion terhadap penerimaan opini audit going concern. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan sampel sebanyak 27 perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2017-2019 dengan total 81 data pengamatan. Pengujian hipotesis pada penelitian ini menggunakan analisis regresi logistik dengan alat statistik SPSS 23. Hasil pengujian menunjukkan bahwa opinion shopping berpengaruh signifikan dengan arah positif terhadap penerimaan opini audit going concern, debt default tidak berpengaruh terhadap penerimaan opini audit going concern, dan prior opinion berpengaruh signifikan dengan arah positif terhadap penerimaan opini audit going concern. Saran bagi penelitian selanjutnya untuk dapat menggunakan unit analisis lain dan menambah atau mengganti variabel independen yang tidak dijelaskan pada penelitian ini terkait penerimaan opini audit going concern.