Articles
Efektivitas Model Pembelajaran Terpadu Tipe Webbed Berbantuan Power Point Interaktif terhadap Peningkatan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV Sekolah Dasar
Elfi Indriani;
Yanti Fitria;
Yeni Erita
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36835/modeling.v10i2.1621
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPAS siswa kelas IV Sekolah Dasar Gugus III Balingka Sungai Landia menggunakan model pembelajaran terpadu tipe webbed berbantuan power poin interaktif dengan tanpa menggunakan model pembelajaran terpadu tipe webbed berbantuan power poin interaktif. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantutatif dengan menggunakan design quasi eksperimental dengan pretest-postest control group design. Hasil penelitian ini adalah model pembelajaran terpadu tipe webbed berbantuan power poin interaktif menunjukan hasil yang efektif dan dapat meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV Sekolah Dasar Gugus III Balingka Sungai Landia. Sedangkan berdasarkan tabulasi frekuensi kategori pembelajaran Posttest tanpa menggunakan model pembelajaran terpadu tipe webbed berbantuan power poin interaktif tidak terdapat siswa yang memperoleh nilai 90. Pada model pembelajaran terpadu tipe webbed hanya berada pada nilai 75 dibandingkan dengan kelas eksperimen pada pembelajaran model terpadu tipe webbed berbantuan power poin interaktif terdapat sejumlah siswa memperoleh nilai 90.
Pengaruh Pembelajaran Terpadu Model Webbed Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar
Deni Okta Nadia;
Yanti Fitria;
Yeni Erita;
Rahmi Yulia;
Nofia Henita
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36835/modeling.v10i2.1627
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengaruh pembelajaran terpadu model Webbed terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Menggunakan metode pre-eksperimen dengan desain one-grup pre-test-pos-ttest. Subyek penelitian ini yakni siswa kelas IV SD Negeri 14 Simpangampek yang berjumlah 19 orang, terdiri dari 10 laki-laki dan 9 perempuan. Instrumen yang digunakan yaitu lembar tes dan lembar observasi. Tes kemampuan berpikir kritis dilakukan dengan dua tahap: pretest dan posttest. Dari penelitian diperoleh nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa pada pretest adalah 72 dan posttest adalah 88. Analisis data menggunakan SPSS 26 for windows dengan uji Paired Sample t-test pada α (0,05), diperoleh nilai sig 0,018 < α (0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest. Selanjutnya diperoleh nilai N-gain sebesar 0.561 (kategori sedang). Hal ini berarti terdapat pengaruh penggunaan pembelajaran terpadu model Webbed terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sebelum dan sesudah perlakuan.
Peningkatan Proses Pembelajaran IPS Menggunakan Metode Simulation terhadap Pemahaman Konsep Ekonomi Sekolah Dasar
Vani Qhairum Nisa Utami;
Yeni Erita;
Didi Syahrir;
Ranianisa Rahmi
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36835/modeling.v10i2.1666
This study aims to find out whether the simulation approach in teaching social studies in grade V at an elementary school can improve social studies learning. Classroom action research (PTK), which combines qualitative and quantitative methods, was the type of research used. In total, there were 22 students in class V. Cycle I experienced an increase in lesson plan observation results of 81.91%, and cycle II experienced an increase of 97.22%. The observation results of teacher characteristics in cycle I amounted to 82.81%, and increased to 93.75% in cycle II. The results of observations of student characteristics in cycles I and II were 82.81% and 93.75%, respectively. This shows that the social studies learning process in class V SDN 32 Andalas has improved by using the simulation method.
Peningkatan Hasil Belajar PPKn melalui Model Problem Based Learning Berbasis Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar
Novalina Indriyani;
Yeni Erita;
Mayrisa Undari;
Miranda Miranda
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36835/modeling.v10i2.1653
Rendahnya hasil belajar peserta didik telah menjadi masalah di Kelas IV SD Negeri 102/II Sungai Kerjan. Itulah sebabnya penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan menerapkan Problem Based Learning sebagai model pembelajaran berdasarkan kurikulum merdeka. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, dengan tahapan penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas IV SD Negeri 102/II Sungai Kerjan dengan 22 orang peserta didik. Data penelitian mengindikasikan bahwa hasil belajar peserta didik siklus I pada aspek pengetahuan dan keterampilan diperoleh rata-rata 79,01 (C) meningkat pada siklus II menjadi 90,39 (SB). Terlihat jelas bahwa terjadi peningkatan yang signifikan pada hasil belajar peserta didik. Hal ini menjadi bukti bahwa penerapan model Problem Based Learning berdasarkan kurikulum merdeka dapat efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.
Pengaruh Pembelajaran Terpadu Model Nested terhadap Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi di Sekolah Dasar
Henita, Nofia;
Erita, Yeni;
Fitria, Yanti;
Yulia, Rahmi;
Nadia, Deni Okta
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.69896/modeling.v10i3.1633
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran terpadu model nested terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi pada mata pelajaran IPA kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini dilaksanakan di kelas sasaran 1 dan sasaran 2. Subjek penelitian ini yaitu sasaran 1 sejumlah 25 siswa sebagai kelas eksperimen dan sasaran 2 sejumlah 20 siswa sebagai kelas kontrol. Metode yang digunakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan posttest only control design. Teknik non probability sampling digunakan dalam pengambilan sampel. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes essay berjumlah 5 butir soal. hipotesis di uji dengan uji t pada taraf signifikansi 0,05. Hasil uji hipotesis uji-t pada dua kelas menunjukkan ð‘¡â„Žð‘–ð‘¡ð‘¢ð‘›ð‘” > ð‘¡ð‘¡ð‘Žð‘ð‘’ð‘™ yaitu 2,115 > 1,681 yang menerangkan adanya pengaruh pembelajaran terpadu model nested pada keterampilan berpikir tingkat tinggi di sekolah dasar. Kesimpulan dari penelitian yaitu adanya pengaruh model nested terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi di sekolah dasar.
Pembelajaran Tematik Terpadu Tipe Webbed untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Sekolah Dasar
Yulia, Rahmi;
Fitria, Yanti;
Erita, Yeni;
Henita, Nofia;
Nadia, Deni Okta
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.69896/modeling.v10i3.1928
The purpose of this study was to determine the improvement of critical thinking skills with the application of webbed type integrated thematic learning in elementary schools. The type of research is PTK carried out two cycles referring to the spiral model of C. Kemmis and MC. Taggart. The subject was 28 students of SDN 11 Pudung, Ampek Nagari District, Agam Regency. The instruments used are interviews, observations and tests of learning outcomes in integrated thematic learning. The observation results showed that students in cycle II were more active in group activities than in cycle I. Based on the results of the HOTS test, there was also an increase in student learning outcomes in cycle I with an average of 69,82 and a percentage of KKM 57% which increased in cycle II with an average of 84,82 then the percentage is 82%.
Peningkatan Aktivitas Belajar Siswa Tema 3 Muatan IPS Melalui Model PJBL di Kelas V Sekolah Dasar
Putri, Rati Syafiana;
Erita, Yeni;
Sanjaya, Wiwit;
Nivetiken, Nivetiken
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.69896/modeling.v10i3.1932
Pembelajaran yang efektif adalah pembelajaran yang menawarkan kesempatan untuk belajar sendiri atau dalam kelompok. Pembelajaran di kelas merupakan proses yang mengubah pengetahuan, sikap, dan keterampilan siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas pembelajaran terkait muatan IPS mata pelajaran III di kelas V sekolah dasar dengan menggunakan model pembelajaran proyek. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode aktivitas kelas dan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Tahapan penelitian adalah perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subyek terdiri dari guru dan siswa Kelas V SDN 01 Nan Sabaris. Hasil penelitian menunjukkan perkembangan pembelajaran dengan mata pelajaran 3 muatan yaitu: pada siklus I proporsi pendidik yang berkualifikasi baik 79%, sedangkan pada siklus II 97%. Jika pada siklus 1 tingkat partisipasi peserta didik 79, maka pada siklus 2 meningkat menjadi 100 dengan kualifikasi sangat baik. Dari hasil tersebut terlihat adanya peningkatan dari pelaksanaan siklus I ke siklus II, sehingga hasil yang dicapai lebih baik dengan pelaksanaan kegiatan pembelajaran tematik terpadu.
Pengaruh Pembelajaran Terpadu Model Nested terhadap Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi di Sekolah Dasar
Henita, Nofia;
Erita, Yeni;
Fitria, Yanti;
Yulia, Rahmi;
Nadia, Deni Okta
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 10 No. 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.69896/modeling.v10i3.1633
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran terpadu model nested terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi pada mata pelajaran IPA kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini dilaksanakan di kelas sasaran 1 dan sasaran 2. Subjek penelitian ini yaitu sasaran 1 sejumlah 25 siswa sebagai kelas eksperimen dan sasaran 2 sejumlah 20 siswa sebagai kelas kontrol. Metode yang digunakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan posttest only control design. Teknik non probability sampling digunakan dalam pengambilan sampel. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes essay berjumlah 5 butir soal. hipotesis di uji dengan uji t pada taraf signifikansi 0,05. Hasil uji hipotesis uji-t pada dua kelas menunjukkan ð‘¡â„Žð‘–ð‘¡ð‘¢ð‘›ð‘” > ð‘¡ð‘¡ð‘Žð‘ð‘’ð‘™ yaitu 2,115 > 1,681 yang menerangkan adanya pengaruh pembelajaran terpadu model nested pada keterampilan berpikir tingkat tinggi di sekolah dasar. Kesimpulan dari penelitian yaitu adanya pengaruh model nested terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi di sekolah dasar.
Pembelajaran Tematik Terpadu Tipe Webbed untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Sekolah Dasar
Yulia, Rahmi;
Fitria, Yanti;
Erita, Yeni;
Henita, Nofia;
Nadia, Deni Okta
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 10 No. 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.69896/modeling.v10i3.1928
The purpose of this study was to determine the improvement of critical thinking skills with the application of webbed type integrated thematic learning in elementary schools. The type of research is PTK carried out two cycles referring to the spiral model of C. Kemmis and MC. Taggart. The subject was 28 students of SDN 11 Pudung, Ampek Nagari District, Agam Regency. The instruments used are interviews, observations and tests of learning outcomes in integrated thematic learning. The observation results showed that students in cycle II were more active in group activities than in cycle I. Based on the results of the HOTS test, there was also an increase in student learning outcomes in cycle I with an average of 69,82 and a percentage of KKM 57% which increased in cycle II with an average of 84,82 then the percentage is 82%.
Peningkatan Aktivitas Belajar Siswa Tema 3 Muatan IPS Melalui Model PJBL di Kelas V Sekolah Dasar
Putri, Rati Syafiana;
Erita, Yeni;
Sanjaya, Wiwit;
Nivetiken, Nivetiken
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 10 No. 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.69896/modeling.v10i3.1932
Pembelajaran yang efektif adalah pembelajaran yang menawarkan kesempatan untuk belajar sendiri atau dalam kelompok. Pembelajaran di kelas merupakan proses yang mengubah pengetahuan, sikap, dan keterampilan siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas pembelajaran terkait muatan IPS mata pelajaran III di kelas V sekolah dasar dengan menggunakan model pembelajaran proyek. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode aktivitas kelas dan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Tahapan penelitian adalah perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subyek terdiri dari guru dan siswa Kelas V SDN 01 Nan Sabaris. Hasil penelitian menunjukkan perkembangan pembelajaran dengan mata pelajaran 3 muatan yaitu: pada siklus I proporsi pendidik yang berkualifikasi baik 79%, sedangkan pada siklus II 97%. Jika pada siklus 1 tingkat partisipasi peserta didik 79, maka pada siklus 2 meningkat menjadi 100 dengan kualifikasi sangat baik. Dari hasil tersebut terlihat adanya peningkatan dari pelaksanaan siklus I ke siklus II, sehingga hasil yang dicapai lebih baik dengan pelaksanaan kegiatan pembelajaran tematik terpadu.