Articles
Parking Information System Base on Internet of Things (IoT)
Ali Basrah Pulungan;
Musfi Oktavianda;
Hastuti Hastuti;
Hamdani Hamdani
Jurnal Teknologi Informasi dan Pendidikan Vol 13 No 2 (2020): Jurnal Teknologi Informasi dan Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/tip.v13i2.352
One of the technological developments in the transportation sector that we can encounter today is the parking service system. Currently the parking area in a building has started to use an automatic system in its operation, but the use of parking lots is still constrained or it is difficult to find an empty parking space around the parking area so it is less efficient and takes a long time to park the vehicle. This research was conducted to design and create a parking information system that can be identified by parking users who want to park their vehicles and monitor the parking area before entering the parking area. To see the availability of parking spaces before entering the parking area, you can monitor them via a Smartphone using a web-based application.
PERANAN AGROINDUSTRI Dl DALAM DIVERSIFIKASI PEDESAAN
Hastuti Hastuti
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1997,TH.XVI
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/cp.v3i3.9142
Kelerbatasan modal, pengelahuao dan .wnguasaan teknologi benani yangmasih rendah maupun kelerikalan pctani pada cam tenani secara tradisional,ketenediaan lahan untuk kegialan ~nanian yang semakin terbaras senaterkembangnya kondisi perekononlian menuju ekonomi induslri merupakan tantanganuntuk pengembangan seklor penanian. Agroindunri mcrupakan salah satu alternatifpemecahan masalah penanian agar penduduk di pedesaan dapat mempemleh urafhidup yang lebih baik. Agroindusrri merupakan kegialan penanian yang diorientarikanpada perminlaan pasar. Melalui agroinduslri diharapbn berbagai kegialan di pedesaana b n beckembang sebagai kondisi yang menandai munculnya diversilibsi pedesaansehingga lerjadi proses perluasan dan sern;lkin bervariasinya sumber pendapatan rumahlangga di pedesaan. Orientasi petani yang mengacu kepada nilai tambah pmdultsipenanian memberibn dampak pada perhaibn pendapatan di pedesaan.Taraf hidup yang semakin mcningkal dan daya beliyanp, semakin bail;menunlut perluasan pelayanan pemcnuhan kebuluhan yang semakin beraneka ragam.Kondisi demikian lentu saja memerlukan pcrbaikan sarana dan prasarana di pederaanyang mempunyai peranan penting pula unluk perkembangan agroinduslri. Di sampingitu divenilikasi pedesaan aka" lebih berkcmbang dengan lerbukanya hubungan denganwilayah lain. Namun demikian untuk mengrmbangbn pertanian di pedesaan ke dalamkondisi penanian agmindurlri memerluk:#n langbh pemecahan masalah yang cukuprumil. Mmgnngkal alam pikiran dan kullur pelani menuju sistem pnanian yang lebihmodern resuai dengan lunlulan kondisl pnanian agroinduslri n~asihh ams berhadapandengan kelerbalasan lasililas penanian modern yang umum dijunlpai di Indonesia.
KONTRTBUSI GEOGRAFI MANUSIA DALAhT UPAYA PENGEMBANG AN AGROINDUSTRI
Hastuti Hastuti
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1996,TH.XV
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/cp.v3i3.9254
Aruh pc~nbangunnn pcrcsni'an pada PJP I1 difujukan untukmenghasilkan produksi pertanian dnn bahan baku primer industri sehinggaagraindustri incrupakan salu pilihan yang diprioritaskan didalamkebijsksanaan sektor pertanian. Pengembangan agroindustri masihmenglindapi bcrI3agni kendala tcrutama untuk menemukan formula yangefcktirdan ctisicn agar harapan mengcmbangkan sektor pertanianrnarnpu mcndi~kungs ukla~.i ndt~slris ecartl tangguh dapat segem tcrcapai.Agroindustrj,scbogsi scklor yang melibatkan berbagai aspekantarn lain, pcrlunitln, pcritldustrian dun perdagangan tentu saja masihmemerluknn stitnb:~ng;in pcrnikirdn dari berbagai pihak untuk pengembanganny:~.Pcn_ccrnbanga~m~c lalui risetfpenelitian dan kajian secarailrniall rncrupskan wncnnn yang stratcgis unluk menggali bcrbagaimasalsh d m upaya pcn1cczlhannya. Gcografi sebagai satu disiplin ilmukhususnyr~ gcografi ~aanusia yang mengkaji aklifitas manusia didalamlingkungannys dihnrapknn mampu membe:ikan kontribusi pemikiranuntuk pcngcmbsngan agroindus~ri rnelaiui penelititin-penelitinn hjiankajian ynng bcrksiran dcngan kescseainn lahan, distribusi tenaga kefja,distribusi praduksi, pcrnasaran, behufior petani, aksesibilitas, dan Iain-Iain.
PEMBERDAYAAN PETANI: STRATEGI PENINGKATAN pCil1l1llgl
Hastuti Hastuti
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,2000,TH.XX
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1593.654 KB)
|
DOI: 10.21831/cp.v3i3.8984
The fanners who so far have been liing in adcspreate condition undergone worse conditionbecause they have to face the impact of economiccrisis \vhich has be gun since the decrease of rupiahexchange towards theUSA $, because the price ofterti Iizer is so high that the farmers can not buy it. Thegovernlnent policy by increasing the basic prices ofagricultural production, especially the basic price ofrice 'Hake farm~r's condition is more difficult becausethey do not have bargaining position. Part ofIndonesian farmers are the lower who have anarrow land, lower incolne, and less education thatanakc thenl live in poverty.I n order to increase their welfare, the farmersshould try to find alternative sources at income byclnpowcnnent so that they will be able to use and toJcvelop this agricultural sectors. Empowennent theI~arnlers so select the cOlll0dity of agriculturalproduction wichis oriented to market need, such aswith developing the agrindustry.In fact, theagricultural sectorin the nationally economic decreasehas resistence for supporting the farmer's life,although it is not Inuch pospective. The difficulty thatappears is that the caracteristic of Indonesian farmerswho have not been ready yet to face the competitiveularket.Enlpowernlcnt of farnlers in rural areas can bedOlll' by optinlalizing the role of social institution,incrcasing the education level and mastering scienceand or programs.The government onl serves as a facilitator and guide.wich has mediator function motivator and alsof~tcilitator and dinanlisator , so that the farmers areencouraged to be more empowerment and to b
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah Dan Kooperatif Think Pair Share Terhadap Hasil Belajar IPS
Dina Anika Marhayani;
Hastuti Hastuti
SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 14, No 2 (2017): SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Yogyakarta State University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (200.704 KB)
|
DOI: 10.21831/socia.v14i2.19930
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengaruh model pembelajaran berbasis masalah dan kooperatif Think Pair Share terhadap hasil belajar IPS. Penelitian eksperimen ini menggunakan matched subjects designs. Penentuan sampel menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data menggunakan tes. Data diolah menggunakan analisis T- test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar IPS antara peserta didik yang belajar menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dengan nilai rerata sebesar 83, 19 lebih tinggi dibandingkan rerata dengan model kooperatif Think Pair Share 73, 88. Peningkatan hasil belajar antara peserta didik yang menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dan kooperatif Think Pair Share diperoleh T hitung 15, 189 T tabel 2, 042 pada taraf signifikansi 0,05, artinya terdapat perbedaan pengaruh model pembelajaran berbasis masalah dan model Think Pair Share terhadap hasil belajar IPS. Kata kunci: model pembelajaran, hasil belajar
PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN PENGENTASAN KEMISKINAN DI PERDESAAN
Hastuti hastuti
Informasi Vol 26, No 1 (1998): INFORMASI
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (3848.116 KB)
|
DOI: 10.21831/informasi.v1i1.6753
Perdesaan yang sebagian besar penduduknya menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian dengan pertumbuhan jumlah penduduk setiap tahun berarti lahan usaha taninya menjadi semakin sempit. Apabila sektor pertanian tetap menjadi tumpuan sumber pendapatan tanpa pengelolaan lebih maju maka kemiskinan akan melanda penduduk di perdesaan. Oleh karena itu untuk mengelola sumber daya yang terbatas tersebut memerlukan sumber daya manusia yang dapat diandalkan. Dalam rangka pengentasan kemiskinan dengan keterbatasan sumber daya di perdesaan diperlukan peng embangan sumber daya manusia untuk memanfaatkan sumber daya yang ada secara optimal. Peng embang an sumber day a manusia dilaksanakan melalui berbagai upaya antara lain melalui pendidikan, peningkatan kesehatan dan peningkatan pendapatan. Melalui langkah pengembangan sumber daya manusia tersebut diharapkan mampu menciptakan kondisi perdesaan yang progresif, kondusif dan inova~ tif. Dengan kondisi perdesaan sedemikian tersebut diharapkan 'secara nyata membebaskan penduduknya dari belenggu kemiskinan.
Riwayat Aktivitas Gunung Merapi: Potensi dan Ancamannya Bagi Sektor Pariwisata
Edi Widodo;
Hastuti Hastuti
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 17, No 1 (2019): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (675.431 KB)
|
DOI: 10.21831/gm.v17i1.28296
Vulkan Merapi selain dikenal sebagai vulkan teraktif di Indonesia bahkan Dunia, juga menjadi tersohor karena masyarakatnya yang secara sosial budaya mempercayai keberadaan “Mbah Merapi”. Selain itu objek pariwisata banyak berkembang di Kawasan Rawan Bencana (KRB) Merapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui riwayat aktivitas vulkanik Merapi serta potensi ancamannya terhadap sektor pariwisata. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan metode survei dan dokumentasi kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Merapi memiliki catatan sejarah letusan yang panjang dengan magnitude dan dampak kerugian yang bervariasi. Objek pariwisata juga banyak berkembang di KRB Merapi. Meningkatnya jumlah penduduk di sekitar Merapi dan semakin berkembangnya objek pariwisata di KRB Merapi akan menjadi faktor tambahan terkait potensi besarnya kerugian. Untuk itu diperlukan upaya mitigasi bencana secara struktural maupun non struktural baik di lokasi permukiman penduduk lokal maupun pada objek pariwisata di KRB Merapi, disesuaikan dengan karakteristik morfologi, aksesibilitas dan bahaya yang ada.
DINAMIKA KONSEP DAN PENDEKATAN GEOGRAFI
Hastuti Hastuti
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 4, No 2 (2006): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (4842.189 KB)
|
DOI: 10.21831/gm.v4i2.17840
AbstrakGeografi sebagai ilmu mengalami dinamika dalam menentukan konsep dan metode pengembangan keilmuannya. Dinamika tersebut berkaitan dengan perkembangan peradaban cipta, rasa dan karsa manusia untuk mencapai kesejahteraan hidup di muka bumi ini. Geosfer, meliputi: atmosfer, litosfer, hidrosfer, biosfer, dan antroposfer menjadi obyek kajian geografi, tentu saja berdampingan dengan disiplin ilmu lain yang memiliki obyek kajian serupa. Geografi sebagai disiplin ilmu holistik yang memadukan unsur alam dan manusia memiliki pendekatan utama yang membedakan dengan disiplin ilmu lain agar tidak saling bertabrakan. Pendekatan geografi keruangan, kelingkungan dan kewilayahan memerlukan alat bantu pemecahan masalah dan perkembangan ilmu, seperti: peta, citra radar, statistik, matematika, dan Sistem Informasi Geografi. Dinamika pengkajian konsep dan metode geografi senantiasa selalu memerlukan perhatian guna peningkatan kemapuan geografi untuk menjawab semakin kompleksnya permasalahan dimuka bumi ini.
POSITIVISMEDALAMKAJIANGEOGRAFI
Hastuti Hastuti
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 10, No 1 (2012): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/gm.v10i1.3590
Manusiasepanjanghidupnyainginmembuatkeputusanyangbaikgunamemahamikenyataanseutuhnyasecarabenardanjelasdengandialogkritis,penalaran,danpemikiranmenyeluruh.Pendekatanfilosofiinimenjadilandasanpemikiranuntukmemperolehkebenaranilmiah,takterkecualiuntukmemperolehkebenarandalamgeografi.Geografimemilikiobjekkajianmanusiadanalam,positivistikmenjadipendekatanyangpopulerdalamgeografipascarevolusikuantitatif(HammonddanWhynne,1979).Kajianilmiahdalampendekatanpositivistikberupayamenerapkanprinsip-prinsipdanmetodeilmiahuntukmemperolehkebenaran.KitchindanTate(2000)mengungkapkantentangpahampositivisticdalamkajiangeografiyangmemuattentangprediksidanpenjelasanmengenaiperilakumanusiasecarakauslmelaluidatayangdiperolehsecaraobjektif.Kajiangeografidengananalisisstatistikdanpemodelandatadiharapkanmampumengidentifikasihukum-hukumuniversalyangakanmenjelaskanperihalpola,proses,danstrukturkeruangan,sertadimanfaatkangunamemprediksimasadepanmaupunmengidentifikasipola-polatertentusecarakonstruktif.KataKunci:positivisme,geografi,filosofi
Problematika Pembelajaran di Era Pandemi COVID-19 Stud Kasus: Indonesia, Filipina, Nigeria, Ethiopia, Finlandia, dan Jerman
Sutanto Trijuni Putro;
Mawanti Widyastuti;
Hastuti Hastuti
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 18, No 2 (2020): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/gm.v18i2.36058
The Covid-19 pandemic has brought significant changes in the world of learning. Many countries are closing schools and universities to prevent the spread and break the chain of the covid-19 virus. As a result of the closure, distance learning was implemented through various existing media. Each country has different conditions, so learning during this pandemic experiences different challenges and problems. These differences are interesting to study to provide an overview of what is happening in the country and can be used as an evaluation in the future. This study was conducted through literature studies with various sources, both journals and selected online news. The selected countries are Indonesia, Philippines, Ethiopia, Nigeria, Finland and Germany. The selection is done randomly without any particular background, but representing the existing continents. Based on the results of the study, the responses, strategies and obstacles that occurred in the education sector during the pandemic was listed. The strategies, successes, and obstacles that occurred in each country were influenced by the readiness of infrastructure up to human resources, as well as the initial conditions of the country before the pandemic.