p-Index From 2021 - 2026
13.442
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Jurnal Manajemen dan Agribisnis Cakrawala Pendidikan Socia : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial INFORMASI Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Litera INOTEKS : Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni Jurnal Kesehatan Lingkungan indonesia Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan ELKHA : Jurnal Teknik Elektro BERKALA SAINSTEK JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Teknosains: Media Informasi Sains dan Teknologi Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Mimbar Sekolah Dasar JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Jurnal Manajemen Dan Kewirausahaan Jurnal Ekonomi Pertanian, Sumberdaya dan Lingkungan Jurnal Sains dan Teknologi Pangan JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Medical Science Journal EKSPANSI INVOTEK: Jurnal Inovasi Vokasional dan Teknologi Jurnal Luka Indonesia Empowerment : Jurnal Pengabdian Masyarakat JCES (Journal of Character Education Society) Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan Journal of Basication (JOB) : Jurnal Pendidikan Dasar JURNAL INSTEK (Informatika Sains dan Teknologi) Jurnal Basicedu Ensiklopedia of Journal YUME : Journal of Management JRA: Jurnal Riset Akuntansi Jambura Economic Education Journal Journal of Primary Education Jurnal Ilmiah Akuntansi Manajemen Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEMBANGUN NEGERI Jurnal Teknologi Informasi dan Pendidikan JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA JURNAL MANAJEMEN Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Bisnis Tani Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi International Journal of Management Progress Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi JOPPAS: Journal of Public Policy and Administration Silampari Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Indigenous Biologi International Journal Of Science, Technology & Management (IJSTM) Community Empowerment Ksatra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra JPTE: Jurnal Pendidikan Teknik Elektro JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) MALLOMO: Journal of Community Service SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Alauddin Scientific Journal Of Nursing (ASJN) Global Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kieraha Medical Journal Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Society: Jurnal Pengabdian Masyarakat Tata Kelola Kaunia: Integration and Interconnection of Islam and Science Journal Bosowa Journal of Education Indonesian Accounting Literacy Journal Indonesian Accounting Research Journal Jurnal Basicedu TSAQIFA NUSANTARA: Jurnal Pembelajaran dan Isu-Isu Sosial Jurnal Riset Rumpun Ilmu Hewani (JURRIH) eProceedings of Applied Science Room of Civil Society Development Innovative: Journal Of Social Science Research Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Jurnal Lentera Pedagogi Jurnal Abdimas Jatibara IJLHE: International Journal of Language, Humanities, and Education Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Indonesian Journal of Agricultural, Resource and Environmental Economics Bharasumba Jurnal Multidispliner AT TARIIZ : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Kesehatan untuk Masyarakat Baileo: Jurnal Sosial Humaniora Jurnal Edukasi Ekonomi Al Mihwar: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaan Switch: Jurnal Sains dan Teknologi Informasi Jurnal Abdimas Kesehatan STIKes BBM Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kajian Ilmiah Mahasiswa Administrasi Publik (KIMAP) Room of Civil Social Development PALASTREN: Jurnal Studi Gender Jurnal Penelitian Kesehatan Pelamonia Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

MEMAHAMI PARIWISATA MELALUI PENDEKATAN GEOGRAFI MANUSIA Hastuti Hastuti
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 15, No 1 (2017): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.067 KB) | DOI: 10.21831/gm.v15i1.16232

Abstract

AbstrakIndonesia memiliki keanekaragaman sosial budaya didukung kekayaan sumberdaya alam yang tersebar dari Sabang hingga Merauke maupun dari Miangas hingga Talaut, dapat dijadikan tumpuan pengembangan pariwisata yang diharapkan mampu memberikan kontribusi peningkatan penghidupan masyarakat. Indonesia gencar mempromosikan kekayaan alam, sosial, dan budaya berbagai wilayah sebagai tempat tujuan wisata yang menarik bagi wisatawan domestik dan wisatawan asing. Bali, Yogyakarta, Nusa Tenggara, serta beberapa wilayah di Sumatera dan Sulawesi potensial sebagai destinasi wisata potensial bertumpu pada sosial, budaya, dan alam. Pariwisata menarik perhatian pemerintah melalui paket-paket kebijakan seiring pariwisata juga mulai dikembangkan menjadi kajian keilmuan yang menarik pada berbagai disiplin di perguruan tinggi, tak terkecuali geografi juga mengkaji pariwisata sebagai salah satu sub-disiplin dari geografi manusia. Geografi pariwisata mulai dikenalkan sebagai cabang disiplin geografi manusia (Kitchin dan Tate, 2000). Kajian pariwisata dikembangkan dengan pendekatan geografi manusia. Geografi manusia mengenalkan pendekatan humanistic, pospositivistic, radicalism, dan femisnism untuk mengkaji aspek antroposfer (Johnston dkk, 2000). Kata kunci: Pariwisata, Geografi Manusia
MENAPAKI FEMINISME GEOGRAFI PASCA POSITIVISTIK Hastuti Hastuti
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 14, No 1 (2016): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.109 KB) | DOI: 10.21831/gm.v14i1.13742

Abstract

Geografi maskulin telah mendominasi pemikiran geografi hingga dekade 90 an ditengah gegap gempitanya paham positivistik. McDowell dan Doreen (1996), bahwa ilmu spasial yang cenderung positivistik didukung oleh rasionalitas maskulin. Kajian geografis seharusnya menolak rasionalitas demikian bahkan dituntut untuk sensitif terhadap distribusi hubungan kekuasaan dalam proses penelitian. Geografi positivistik diakui memiliki kelemahan untuk menjelaskan tentang aktifitas maupun perilaku sosial, budaya, dan ekonomi manusia secara detail. Manusia adalah makhluk kompleks yang tidak selalu berpikir dan berperilaku linier sehingga dengan mudah dibuat sebagai model sebagaimana sering diterapkan pada pemikiran positivistik. Geografi yang menfokuskan kajian tentang manusia mengusulkan untuk adopsi analisis geografis yang sensitif agar mampu menangkap kehidupan manusia yang kompleks secara mendalam. Pemikiran  post-positivistik dalam studi kualitatif menjadi alternatif analisa yang didukung oleh geograf feminis.
Ada Apa Dengan Geografi Manusia? Hastuti Hastuti
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 5, No 2 (2007): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1366.786 KB) | DOI: 10.21831/gm.v5i2.14064

Abstract

Abstrak            Geografi mengalami dinamika dalam menggambarkan muka bumi sebagai tempat dan ruang bagi manusia melangsungkan kehidupannya mulai dari identifikasi secara sederhana hingga menggunakan model pencatatan dan sketsa kemudian memanfaatkan alat bantu seperti peta, citra radar, statistik, matematika, dan Sistem Informasi Geografi. Dalam pengembangan geografi sesuai untuk menjelaskan fenomena muka bumi dalam konteks kekinian seiring dengan proses perkembangan ilmu dan teknologi. Geografi sebagai ilmu sintetik tentu saja memandang fenomena geosfer dengan pendekatan keruangan, kelingkungan dan kewilayahan diorientasikan pada pemecahan masalah sebagai pertimbangan pengambil kebijakan untuk kesejahteraan umat manusia.           Ketika menolak deterministik geografi meletakkan manusia sebagai faktor utama menawarkan posibilsm kemudian probabilisme mengandung unsur hubungan timbal balik antara alam dan manusia dalam struktur, pola dan proses pada tempat dan waktu tertentu di muka bumi kemudian menekankan kajian antropocentries. Antropocentris menekankan manusia sebagai pusat perhatian geografi sebagai awal semakin berkembangnya devisi geografi manusia. Di Indonesia ketika geografi dikembangkan mulai dari SD sampai perguruan tinggi seolah kurang konsisten terbagi dalam devisi terpisah dalam ranah ilmu alam dan ranah ilmu humaniora. Masih perlu perhatian lebih serius agar geografi manusia dapat memberikan kontribusi pada pengembangan geografi sebagai ilmu dan pemecahan persoalan manusia di muka bumi. 
KARAKTERISTIK PERINDUSTRIAN GENTENG DI DESA SIDOLUHUR KECAMATAN GODEAN KABUPATEN SLEMAN Sriadi Setywati; Hastuti Hastuti; Nurhadi Nurhadi
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 11, No 2 (2013): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.694 KB) | DOI: 10.21831/gm.v11i2.3464

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) faktor – faktor yangmenyebabkan pengusaha industri genteng tidak berproduksi lagi,(2) faktor yangmendorong dan menarik pada usaha industri genteng,(3). persebaran pengusaha industrigenteng. 4). Pemasaran dan peta pemasaran genteng di Desa Sidoluhur KecamatanGodean Kabupaten Sleman.Populasi penelitian ini adalah mantan pengusaha industrigenteng dan pengusaha industri genteng. Populasi mantan pengusaha industri gentengberjumlah 14 kepala rumah tangga, karena jumlahnya kurang dari 100, maka semuadigunakan sebagai responden. Populasi pengusaha industri genteng berjumlah 388kepala rumah tangga, tersebar pada delapan dusun. Penelitian ini mengambil sampel 126kepala rumah tangga pengusaha. Dengan area sampling diambil tiga dusun sampeldaerah penelitian, yaitu Dusun Berjo Kulon 48 kepala rumah tangga, Berjo Kidul 33 kepalarumah tangga dan Serangan 45 kepala rumah tangga. Setelah data terkumpul kemudiandianalisis, menggunakan analisis deskriptif dengan tabel persentase.Hasil penelitianmenunjukkan: 1). Faktor yang menyebabkan pengusaha industri genteng tidakberproduksi lagi, paling banyak disebabkan oleh keterbatasan modal berjumlah 6pengusaha atau 42,85 %. Paling sedikit disebabkan oleh sulit memperoleh tenaga kerja,usia dan tidak ada generasi penerus serta kurang ketrampilan berinovasi, masing–masingberjumlah 1 pengusaha atau 7,15 %. 2). Faktor pendorong industri genteng adalahmerupakan mata pencaharian utama dengan jumlah paling banyak, yaitu 108 pengusahaatau 85,71 %. Faktor pendorong yang paling sedikit yaitu usaha dirintis sendiri berjumlah5 pengusaha atau 3,97 %. Faktor penarik yang paling banyak keuntungan cukup untukmemenuhi kebutuhan berjumlah 66 pengusaha atau 52,38 % dan faktor penarik yangpaling kecil yaitu membuka lapangan pekerjaan bagi lingkungan sekitar, berjumlah 4pengusaha atau 3,97 %. 3). Persebaran pengusaha industri genteng menunjukkan polamemanjang “ linear “ searah dengan jalan dan terdapat perbedaan aglomerasi industrigenteng di tiga daerah sampel penelitian. 4). Pemasaran genteng ke luar kota, semuapengusaha yaitu 126 pengusaha atau 100 persen memasarkan ke Kota Yogyakarta.Pemasaran luar kota yang paling kecil ke Kota Semarang berjumlah 2 pengusaha atau1,59 persen.Kata kunci : Industri genteng, tidak berproduksi
PERAN PEREMPUAN DALAM MENGHADAPI BENCANA DI INDONESIA Hastuti Hastuti
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 14, No 2 (2016): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/gm.v14i2.13812

Abstract

AbstrakPenduduk perempuan di Indonesia hampir separuh dari jumlah seluruh penduduk yakni setiap 100 perempuan terdapat 101 penduduk laki-laki (BPS, 2015). Komposisi penduduk itu dihadapkan dengan kondisi wilayah Indonesia yang rawan bencana. Bencana terus melanda muka bumi ini terutama di Indonesia berupa bencana alam maupun bencana sosial. Bencana melanda dengan menimbulkan kerugian harta benda bahkan mengancam keberlangsungan kehidupan dengan korban jiwa. Perempuan merupakan kelompok yang rentan ketika terjadi bencana. Upaya mengatasi bencana terus dikaji melalui kajian ilmiah, penelitian, maupun regulasi agar dapat ditekan dampak negatif yang meluas akibat bencana. Peran serta perempuan dalam menghadapi bencana mulai disadari sedemikian penting sehingga perempuan diharapkan dapat ikut mengurangi resiko bencana. Perempuan mulai dilibatkan dalam mitigasi bencana mulai dari pemulihan, rehabilitasi, sampai rekontruksi pasca bencana. Peningkatan peran perempuan dalam menghadapi bencana dilakukan melalui pendidikan, pelatihan agar perempuan memiliki pengetahuan dan kesadaran, serta keterampilan perempuan ketika menghadapi bencana. Dampak negatif ketika terjadi bencana diharapkan dapat ditekan melalui peningkatan peran perempuan dalam mengadapi bencana Kata kunci: perempuan, bencana
Kajian kearifan lokal dalam perspektif geografi manusia Rasti Fajar Peni Riantika; Hastuti Hastuti
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 17, No 1 (2019): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.245 KB) | DOI: 10.21831/gm.v17i1.28265

Abstract

Kualitas lingkungan hidup saat ini sebagian besar mengancam kelangsungan perikehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya, sehingga perlu dilakukan perlindungan dan pengelolaan lingkungan yang tangguh dan konsisten oleh semua pemangku kepentingan. Berbagai asas dipergunakan dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Salah satu asas tersebut adalah budaya dan kearifan lokal. Kearifan lokal adalah nilai-nilai luhur yang berlaku dalam tata kehidupan manusia bermasyarakat untuk melindungi dan mengelola lingkungan hidup secara lestari. Kegiatan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup harus memperhatikan nilai-nilai luhur yang berlaku dalam tata kehidupan masyarakat. Geografi manusia (human geography) menekankan studi pada aspek antroposphere. Studi geografi tidak terlepas dari kenyataan kehidupan manusia di permukaan bumi sebagai hasil interaksi antara manusia dengan gejala-gejala geografi di permukaan bumi. Geografi manusia sangat berperan dalam melestarikan lingkungan hidup melalui aktifitas manusia dalam kebudayaannya.
PERAN GEOGRAFI DALAM KAJIAN PERTANIAN Hastuti Hastuti
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 6, No 2 (2008): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/gm.v6i2.15393

Abstract

Abstrak             Kegiatan manusia memanfaatkan lahan untuk pemenuhan kebutuhan pangan menjadi kajian geografi pertanian. Kajian variasi lokasi dikaitkan dengan ruang dan waktu tertentu, observasi langsung dan tidak langsung terhadap fakta geografi, persebaran keruangan, dan kewilayahan, interaksi manusia dengan alam, dan diferensiasi wilayah menjadi fokus kajian geografi pertanian. Pendekatan geografi pertanian difokuskan pada kegiatan manusia dalam memanfaatkan lahan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya memperhatikan keruangan, kelingkungan, dan kewilayahan. Geografi sebagai disiplin yang didalamnya ikut mengkaji aspek pertanian diharapkan dapat ikut memberikan kontribusi mengembangkan pertanian selaras dengan alam. Identifikasi faktor determinan dengan pendekatan geografi sehingga penerapan teknologi pertanian selalu memperhatikan faktor alam sebagai faktor produksi utama. Krisis berkepanjangan mengharuskan pemahaman kebijakan pembangunan pertanian ditinjau kembali agar mencapai tingkat pertumbuhan produksi pertanian tanpa menafikkan daya dukung faktor produksi yang berkelanjutan. Transformasi pertanian ke industri agar berjalan mulus yaitu agroindustri yang mendorong segera terciptanya ekonomi industri yang didukung ekonomi pertanian. Orientasi pertanian perlu disesuaikan kebutuhan pasar agar produksi pertanian mampu menjadi sumber pendapatan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia terutama mereka yang tetap bertahan pada kegiatan pertanian. Kata Kunci : Geografi, Usaha Tani, Pengembangan Pertanian.
Analysis of Volume and Value of Food Loss of Rice Commodities in Karawang Districts Hastuti Hastuti; Yusman Syaukat; Arini Hardjanto; Fitria Dewi Raswatie; Dea Amanda; Nizar Nasrullah; A Faroby Falatehan
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 9 No 1 (2021): MEI 2021
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2021.v09.i01.p08

Abstract

Peningkatan produksi dan pengendalian kehilangan pangan (food loss) merupakan dua cara yang dapat ditempuh untuk meningkatkan ketersediaan pangan (beras). Food loss dapat dilakukan dengan menekan kehilangan pada tahap produksi maupun distribusi, oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi besarnya volume dan nilai food loss komoditas beras pada tahap pemanenan, perontokan, pengeringan, penggilingan, dan distribusi beras di Kabupaten Karawang. Metode analisis yang digunakan ialah analisis kuantitatif berupa tabulasi data dan analisis deskripsi kualitatif, dengan menggunakan metode penghitungan kehilangan pangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehilangan beras terjadi pada seluruh proses yaitu pemanenan, perontokan, pengeringan, penggilingan dan distribusi dengan kehilangan terbesar ada pada proses penggilingan. Estimasi nilai kehilangan beras di Kabupaten Karawang sekitar Rp. 1.03 triliun/tahun, sehingga diperlukan berbagai upaya untuk mengurangi kerugian tersebut.
DAMPAK KEBIJAKAN TARIF IMPOR TERHADAP PASAR JAGUNG DI INDONESIA Aulia Isnaini Putri; Bonar M Sinaga; Nia Kurniawati Hidayat; Hastuti Hastuti
Journal of Agriculture, Resource and Environmental Economics Vol. 1 No. 2 (2014): Jurnal Ekonomi Pertanian Sumberdaya dan Lingkungan
Publisher : Departemen Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.213 KB) | DOI: 10.29244/jaree.v1i2.11803

Abstract

Maize is the second largest contributor to GDP after rice in the food crops subsector in Indonesia. The domestic maize production is unable to meet the high demand. Therefore, there is a gap or imbalance between supply and demand and maize import cannot be avoided. The implementation of ASEAN Free Trade Area has reduced and eliminated tariff barriers. The objectives of the study are to: (1) identify factors that affect the supply and demand for maize, and (2) analyze the impact of changes in maize import tariff on the supply, demand, and welfare of producers and consumers of maize in Indonesia. The study used time series data from 1986-2010. Indonesian Maize Trade model is constructed as a system of simultaneous equations and estimated method using Two Stage Least Squares (2SLS).The elimination of Indonesian maize import tariff from AFTA or non AFTA countries is leading to decreased producer surplus. Therefore, the combination of eliminating Indonesian maize import tariff from AFTA and non AFTA countries, decreasing the retail price of urea fertilizer, and increasing maize prices at the farm level can compensate the decrease of producer surplus so that the welfare can be increased(net surplus).
DAMPAK BANTUAN PENANGGULANGAN/PENGENTASAN KEMISKINAN TERHADAP PRODUKSI, PENDAPATAN DAN KESEJAHTERAAN RUMAHTANGGA PETANI Novindra Novindra; Bonar M Sinaga; Sri Hartoyo; Bernard B. deRosari; Hastuti Hastuti; Ferdy Adif I. Fallo; Dea Amanda
Journal of Agriculture, Resource and Environmental Economics Vol. 2 No. 1 (2019): JURNAL EKONOMI PERTANIAN SUMBERDAYA DAN LINGKUNGAN
Publisher : Departemen Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.988 KB) | DOI: 10.29244/jaree.v2i1.25977

Abstract

Program bantuan penanggulangan/pengentasan kemiskinan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan, menggunakan instrumen peningkatan produksi dan daya beli (pengeluaran) untuk meningkatkan kesejahteraan rumahtangga. Tujuan penelitian: (1) mengidentifikasi sumber, jenis, jumlah bantuan penanggulangan/pengentasan kemiskinan yang diterima oleh rumahtangga petani, (2) menganalisis biaya, penerimaan, dan pendapatan usahatani, (3) menganalisis pendapatan dan pengeluaran (indikator kesejahteraan) rumahtangga petani. Penelitian di Kabupaten Timor Tengah Selatan (Desa Kualin dan Nulle) dan Kabupaten Kupang (Desa Ponain dan Tesabela) Provinsi NTT yang ditentukan secara purposive karena merupakan daerah sentra populasi sapi dan rumahtangga penerima skim kredit dan bantuan modal. Sumber kredit yang diterima rumahtangga petani berasal dari bank (umum dan non umum) dan bantuan modal dari pemerintah (pusat dan daerah) dan non pemerintah. Nilai kredit dan bantuan modal yang diterima rumahtangga petani tertinggi di Desa Tesabela namun alokasinya untuk biaya usahatani terendah. Pendapatan usahatani tertinggi di Desa Kualin yang terutama bersumber dari pendapatan usaha ternak (44%), sedangkan total pendapatan rumahtangga petani tertinggi di Desa Ponain terutama bersumber dari pendapatan usaha non pertanian. Total Pengeluaran rumahtangga (kesejahteraan) tertinggi di Desa Tesabela terutama alokasi untuk pengeluaran investasi (49%), sedangkan Desa Kualin total pengeluaran rumahtangga terendah tetapi alokasi untuk pengeluaran konsumsi tertinggi (51%).
Co-Authors A. Faroby Falatehan A. Mustika Abidin A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdi Abdi, Abdi Abduh, Sahrina Abdul Majid Adan, L.M. Hasrul Adi Saputra Adi Saputra Adiningsih, Baiq Sri ADRIANI ADRIANI Agus Mokodompit, Eliyanti Agus Yuwono Ahmad Hasyim Ahmad, Bayhaqi Aiman, Aiman Aksa, Nuraeni Alamsyah, Erika Aldri Frinaldi Ali Basrah Pulungan Alqadry, Defry Alzarliani, Waode Amila R, May Shafarah Ampa Ulleng Andi Fatmayanti Andika, Ryan Andri Wicaksono, Andri Andriani Andriani Andriani, Veby Andry Stepahnie Titing Andy Arya Maulana Wijaya Angga Rusdinar Anggraini, Titin Angraini, Nani ANGRIANI, HESTI Anwar Sadat Anwar, Ahmad Miftahurrahman Aprianti, Risma Ardiansah, Muh. Rizal Arianto, Irvan Arif, Arwin Arwan Gunawan Asri Nidya Angga Sari Assaggaf, Aswar Anas Aulia Isnaini Putri Azfar Hadi Rama Yasmen Azmi, Muhammad Taufiq Azriwahyuni, Putriana Azzahra, Nur Inaayah Baehaqi Bakhtiar, Hasmiranda Bernard B. deRosari Bonar M Sinaga Bonar M Sinaga Cahyan, Dewi Candra, Oriza Catherina Adeline Kurniawan Citra Dewi Darwis, A Muflihah Dea Amanda Dea Amanda Denny Darlis Desi Sagita Dewi Novita Sari Dewi, Arum Destiana Dian Imanina Burhany Dian Permanasari Dina Anika Marhayani Dja'wa, Asrianti Durrotun, Syifa Dwi Aulina Dzauqy, Amrun Edi Widodo Edi Widodo, Edi Eka Suryarahman Ekawaty, Dian Elpisah, Elpisah Endah Dwi Kusumastuti, Endah Dwi Eni Mariani Mariani Ester Novella br Tobing Eva Liana Eva Nurchurifiani Fadila Rahma Ghoer Fajar Saranani Farida Yusuf Febrianty, Eva febriyanti febriyanti Ferdy Adif I. Fallo Firdaus, Muhammad Firdaus Fitri Fitri Fitri Kumalasari, Fitri Fitria Dewi Raswatie, Fitria Dewi Fitrian Desmana Fivia Eliza Frieska Maryova R Gaffar, Indra Ghina Hamidah Guasmin Habibullah Hafsah Hafsah Hafsari, Novia Dwi Halimah, Supi Nur Hamdani . Hamdani Hamdani Hamsiah, Andi Hansi Effendi Hapsah, Hapsah Hardianty, Nita Hardjanto , Arini Hari Bakti Mardikantoro Harisa, Akbar Hasbi Assidiki Mauluddi Hasni Hasni Hasria Alang Hazmi, Jihadul Heny Kuswanti Suwarsinah Herman Lawelai Heslina Heslina Hidayat M, Wahyu Hidayatullah, Muh. Hosnilawati, Hosnilawati Husein, Amiruddin I Wayan Sujana Ida Nur Aeni, Ida Nur Immanuel Milenius Francesco Inayati, Inna Noor Indrijawati, Aini Irianto Irianto Irwan, Hadriani Isalman, Isalman Iwan Setiawan J. Nurhawani Jaya, Wayan Satria Juharman, Muh Juharsah, Juharsah Juliana Juliana Junaedi Junaedi Katjina, Husna Khairunnida Khairunnida L.M. Azhar Sa'ban La Hatani La Ode Bahana Adam Latief, Raudyatuh Zahra Leni Leni Liana, Eva M Aris Akbar Madi, Riski Amalia Maharani, Sri Wiyati Mahrani, Sri Wiyati Mallarangeng, St. Nurazizah Mangindara, Mangindara Mappamiring Mappamiring Maria Ulfa Marlina, Sitti Maryunis Maryunis Mas'ati as Mas'ud Muhammadiah Mawanti Widyastuti mawardani, Novya Mayasari, Ayu Dewi Mediaty Meutiah Mutmainnah Abdullah Meutiah, Meutiah Miranda, Elfa Dhela Mochamad Umar Mai Moh. Amin Moh. Tajuddin, Moh. Tajuddin Mokodompit, Eliyanti Agus Muadsim, Ikrar Mubarak A, Imam Mubbdiun, Abdul Muh Yunus Muhammad Andin Muhammad Tafsir Muhammad Umar Data Muhidu, Amiruddin Muhlis Madani, Muhlis Muhsinatun Siasab, Muhsinatun Muhsinatun Siasah Masruri Mulyandani, Vina Citra Mulyandani Musfi Oktavianda Muskhir, Mukhlidi Muslim, Caesar Muslimin, Khilya Naafi Fatimah Harwanti Nafs, Ummul Tazkiyatun Nahrun Hartono, Nahrun Nani Angraini Nastia Nastia Ngkolu, Nurmulia Wunaini Nia Kurniawati Hidayat, Nia Kurniawati Nirmaharani, Nirmaharani NIZAR NASRULLAH Noorsyah Adi Noer Ridha novindra . Nur Hayati Nur Hikma, Nur Nur, Zul Azmi Nurazizah Nurazizah, Nurazizah Nurfadilah Nurfadilah Nurfahira, Ika Nurfaiza, Nurfaiza Nurhadi Nurhadi Nurlaila Fitriani Nuryanti Mustari, Nuryanti Okta Muthia Sari Oktaviani, Ria Perdana Poetra, Ricky Permana, Andi Fajrin Pini Wijayanti Purna Wiratno Putra, Aditya Manggala Putra, M.Rizal Ardiansah Rabihatun Idris Rachmasisca, Frieska Maryova Rachmawaty, Rini Rahma Nazila Muhammad Rahman Rahman Rahman, Framita Rajindra Ramadani, Tityn Ramadini, Deby Aulia Rasak, Risna Rasti Fajar Peni Riantika Rastin, Rastin Razak, Fandriyati Restiani, Sitti Ainun Revika, Revika Riantika, Rasti Fajar Peni Rifa'atussa'adah, Nahida Rina Nurmalina Risnawati Risnawati Rochendi, Hendi Roeslani, Riaresti Daliana Rohana Rohana Rosali, Suryarahma Rosmiati, Mia Ruhana, Nafisah Rusdianto Rusdianto, Rusdianto Rusdin Rusdin Ryan Humardani Syam Pratomo Saadah, Rahmawati Saleh, Ariyanti Samdin, Samdin Sembiring, Rinawati Seniwati, Tuti Septa Pratama Septiani, Fauzah Fadillah Serliana Serliana Silvia Malasari Sinarwaty Sunarjo Sinring, Bahar Siti Hijriani Sri Aryati Artha Sri Hartoyo Sri Rum Giyarsih Sriadi Setywati sriwahyuni Sriwahyuni SUDARMAJI SUDARMAJI Sudarmaji Sudarmaji Sugih Ganesha Sukma Erni Sumarniwati, Putu SUMIYATI SUMIYATI Supriyono Supriyono Surastina, Surastina Susanti, Ita Sutanto Trijuni Putro Syahputri, Nurul Syahruni Karim, Syahruni Syalman, Syalman Syamsuri Syamsuri Tanti Novianti Tasmin, La Ode Titi Mildawati Titi Mildawati, Titi Mildawati Tri Riya Anggraini, Tri Riya Tri Wahyudi Tua, Parohon Maruli Ulfah, Berina Annisa Tsaniya Utami, Arum Melani Bambang Putri Utami, Mega Putri Vindi, Wa Ode WAHYUHIDAYAT, WAHYUHIDAYAT Wahyuniati Hamid Wardani, Uyu Wati, Enny Widiani, Aprilliana Windarti, Sriyani Wiwi Isnaeni Yanti Rufaedah, Yanti Yanto, Doni Tri Putra Yodang Yodang Younita, Vivi Yusal, Muh Sri Yusman Syaukat Yusuf Yusuf Zainab Zainab Zainuddin Saenong, Zainuddin Zulfida, Wa Ode Zulianti, Hajjah