Claim Missing Document
Check
Articles

Development of Local Wisdom-Based Learning Modules and Teacher Training for Character Strengthening Wajnah, Wajnah; Suwarma, Dina Mayadiana; Wahdah, Wahdah; Jumriah, Jumriah; Husain, Husriani
International Journal of Community Service (IJCS) Vol. 4 No. 2 (2025): July-December
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijcs.v4i2.1667

Abstract

Character education remains a pivotal concern in contemporary Indonesian educational contexts, particularly in preserving cultural values amid globalization while fostering moral development in students. This research addresses the urgent need for contextually relevant pedagogical approaches by developing and implementing learning modules based on local wisdom (kearifan lokal) integrated with comprehensive teacher training programs. Employing qualitative methodology through thematic analysis of interview data, observational records, and documentary evidence collected from eight teachers across diverse school settings in Indonesia, this study examines the effectiveness of locally-contextualized learning modules in strengthening character education. The findings reveal that 93.75% of teachers perceived the modules as highly useful, with student character development indicators demonstrating improvements ranging from 29% to 33% across six key character values within a four-month implementation period. Community stakeholder engagement, particularly involving local elders (90% participation) and religious leaders (88% participation), emerged as a crucial supporting factor in implementation success. This research demonstrates that integrating indigenous knowledge with pedagogical training creates sustainable frameworks for character education that honor cultural identity while achieving educational objectives. The results have significant implications for educational policy, teacher professional development, and the preservation of cultural heritage through formal education systems..
Evaluasi Efektivitas Pembelajaran Pendidikan Jasmani terhadap Pengembangan Kompetensi Motorik Peserta Didik Ni Gusti Ayu Lia Rusmayani; Joseph Tumiwa; Imam Tazali; Irawan; Dina Mayadiana Suwarma; Ibnu Andli Marta; I Putu Agus Dharma Hita
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pembelajaran pendidikan jasmani terhadap pengembangan kompetensi motorik peserta didik melalui pendekatan studi literatur. Kajian ini dilakukan dengan menelaah berbagai sumber ilmiah seperti artikel jurnal nasional dan internasional yang relevan, terbit antara tahun 2018–2024. Fokus utama penelitian adalah mengidentifikasi model pembelajaran pendidikan jasmani yang terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik siswa di berbagai jenjang pendidikan. Hasil telaah dari sembilan penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran yang bersifat aktif, kolaboratif, dan berbasis aktivitas fisik memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan keterampilan motorik, koordinasi, dan keseimbangan siswa. Pendekatan pembelajaran seperti project-based learning, pembelajaran berbasis permainan, pembelajaran kooperatif, serta pendekatan taktis dan inovatif terbukti mampu menumbuhkan keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran jasmani. Selain itu, intensitas partisipasi fisik siswa dan peran guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan turut memengaruhi efektivitas pembelajaran. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran pendidikan jasmani yang dirancang dengan metode kreatif dan kontekstual dapat berkontribusi secara signifikan terhadap pengembangan kompetensi motorik. Penelitian ini juga mengungkap adanya research gap, yaitu masih terbatasnya penelitian yang mengevaluasi efektivitas berbagai model pembelajaran jasmani lintas jenjang secara longitudinal, serta kurangnya integrasi teknologi dalam proses pembelajaran PJOK. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk mengembangkan pendekatan pembelajaran yang adaptif, berbasis teknologi, dan terintegrasi dengan kebutuhan peserta didik masa kini.
The Paradox of Personalization: A Critical Analysis of AI's Impact on Student Cognitive Development and the 'Illusion of Learning' in K-12 Education Erry Hendriawan; Bahmid Hasbullah; Muh.Safar; Dina Mayadiana Suwarma; Muhammad Arsyad
International Journal of Educational Research Excellence Vol. 5 No. 2 (2026): July-December
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijere.v5i2.1886

Abstract

The rapid integration of artificial intelligence (AI) into K-12 education, particularly through personalized learning platforms, promises to tailor instruction to individual student needs, enhancing efficiency and engagement. However, this study critically examines an underexplored paradox: while AI-driven personalization offers immediate cognitive support, it may inadvertently undermine deeper cognitive development by fostering an “illusion of learning”—a state where students perceive competence without genuine understanding. Employing a qualitative multi-case study design across five Indonesian K-12 schools that extensively use AI-powered personalized platforms, this research gathered data through semi-structured interviews with 20 teachers and 60 students, classroom observations, and document analysis. Thematic analysis revealed five core themes: (1) surface engagement with content, (2) dependence on instant feedback, (3) erosion of problem-solving persistence, (4) metacognitive misalignment, and (5) teacher mediation as a mitigating buffer. Findings indicate that the very features designed to personalize learning—hints, step-by-step solutions, and adaptive scaffolding—can displace critical cognitive processes such as productive struggle, deep reasoning, and self-regulated reflection. Students frequently exhibited overconfidence in their learning, as measured by discrepancy between self-perceived mastery and performance on transfer tasks. The study articulates the “personalization paradox” wherein systems optimized for immediate learning outcomes inadvertently attenuate the cognitive struggle essential for long-term intellectual growth. Implications call for a recalibration of AI pedagogy toward “desirable difficulties” and collaborative human-AI orchestration to safeguard cognitive development in technology-rich classrooms
PELATIHAN PENYUSUNAN ARTIKEL ILMIAH TERINDEKS SCOPUS BERBASIS PENELITIAN KUANTITATIF Nelli Roza; Dina Mayadiana Suwarma; Didi Sudrajat; Ramson Rikson Maruwahal Sijabat; Indra Cahaya Tresna; Tono Wartono
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.45738

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat dengan judul Pelatihan Penyusunan Artikel Ilmiah Terindeks Scopus Berbasis Penelitian Kuantitatif bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam menyusun artikel ilmiah yang sesuai dengan standar jurnal internasional, khususnya yang terindeks Scopus. Topik ini dipilih karena banyak peneliti, terutama di kalangan akademisi Indonesia, yang mengalami kesulitan dalam mempublikasikan penelitian mereka di jurnal internasional yang bereputasi. Selain itu, pemahaman yang tepat tentang metodologi kuantitatif dan cara penulisan artikel ilmiah yang memenuhi kriteria jurnal internasional sering kali kurang dimiliki oleh peneliti muda. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pelatihan daring melalui platform Zoom yang melibatkan 32 peserta dari berbagai latar belakang akademis. Pelatihan ini mencakup materi tentang struktur artikel ilmiah, penyusunan metodologi kuantitatif, serta cara memilih jurnal yang tepat untuk publikasi. Hasil dari pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang penyusunan artikel ilmiah dan kemampuan mereka dalam memilih jurnal yang sesuai. Selain itu, pelatihan ini berhasil meningkatkan motivasi peserta untuk mempublikasikan artikel ilmiah mereka di jurnal internasional. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil meningkatkan kualitas penulisan artikel ilmiah dan memberikan dampak positif bagi pengembangan karir akademik peserta.
Pelatihan Literasi Digital untuk Guru Sekolah Dasar dalam Meningkatkan Kompetensi Pembelajaran Daring: Pengabdian Wahyuniar; Nurul Hikmah; Zulham; Didi Sudrajat; Dina Mayadiana Suwarma; Muhammad Arsyad
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6595

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan kemampuan literasi digital guru sekolah dasar dalam menghadapi perkembangan pembelajaran berbasis teknologi dan pelaksanaan pembelajaran daring. Perubahan sistem pendidikan yang semakin terintegrasi dengan teknologi menuntut guru memiliki kemampuan dalam memanfaatkan media digital, platform pembelajaran daring, serta teknologi informasi secara efektif dan inovatif. Namun, masih terdapat guru yang mengalami keterbatasan dalam penggunaan teknologi pembelajaran sehingga diperlukan kegiatan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi digital mereka. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan literasi digital guru sekolah dasar dalam mendukung kompetensi pembelajaran daring. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 26 Maret 2023 melalui aplikasi Zoom dengan jumlah peserta sebanyak 14 orang yang berasal dari berbagai kalangan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi kebutuhan, perencanaan kegiatan, penyampaian materi, praktik penggunaan teknologi digital, diskusi, dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai literasi digital, kemampuan penggunaan platform pembelajaran daring, serta kompetensi pedagogik digital dalam proses pembelajaran. Selain itu, peserta menjadi lebih percaya diri dalam menggunakan teknologi sebagai media pembelajaran dan lebih memahami pentingnya literasi digital dalam mendukung kualitas pendidikan di era digital. Dengan demikian, kegiatan pelatihan ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar untuk menciptakan pembelajaran daring yang lebih efektif, interaktif, dan inovatif.
Empowering Rural Teachers Through Digital Literacy Training: A Community Service Initiative to Bridge the Technological Gap in Elementary Schools Wajnah Wajnah; Bahmid Hasbullah; Dina Mayadiana Suwarma; Idris Moh. Latar; Yasriuddin Yasriuddin
International Journal of Community Service (IJCS) Vol. 5 No. 1 (2026): January-June
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijcs.v5i1.1106

Abstract

The persistent urban–rural digital divide in Indonesia severely limits the quality of technology-enhanced learning in elementary schools. This study evaluates a community service initiative that provided a structured digital literacy training programme to 60 rural elementary teachers in West Java. Employing a one-group pretest–posttest quantitative design, the investigation measured teachers’ digital literacy competence before and after a five-day intensive workshop followed by four weeks of online mentoring, using a validated 30-item Digital Literacy Competence Scale grounded in the DigCompEdu framework. Data were analyzed through descriptive statistics, paired-samples t‑test, Cohen’s d effect size, and hierarchical multiple regression. The results demonstrate a substantial and statistically significant improvement in overall digital literacy, with a very large effect size (d = 2.39). All six digital competence sub-domains increased significantly, although content creation displayed the smallest gain. Hierarchical regression revealed that pretest scores, younger age, and prior ICT training were significant positive predictors of post-training competence, whereas years of teaching experience and school infrastructure were not. Perceived barriers such as unreliable internet connectivity and device scarcity remained high despite the intervention. The findings confirm that intensive, community-based digital literacy training can dramatically enhance rural teachers’ digital competence, yet they also highlight the necessity of addressing systemic infrastructure gaps. Implications for teacher professional development policy and community service design are discussed, together with study limitations and directions for future research
ANALISIS MODEL PEMBELAJARAN PBL TERHADAP KEMAMPUAN KOLABORASI SISWA PADA PEMBELAJARAN IPAS KELAS IV Zahrotul Hasanah; Nisrina Destiani; Riska Aprilia; Dina Mayadiana Suwarma
Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE) Vol. 7 No. 1 (2025): Indonesian Journal Of Elementary Education (IJOEE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/ijoee.v7i1.12951

Abstract

Penelitian terkait implementasi model Problem Based Learning untuk meningkatkan kemampuan kolaborasi siswa telah banyak dilakukan. Penelitian-penelitian tersebut perlu diidentifikasi, dianalisis perkembangannya, dan ditarik kesimpulan secara umum sehingga dapat dimanfaatkan sebagai saran bagi kemajuan peneliti dan praktisi di pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat tren penelitian dan mengidentifikasi dan mengklasifikasikan seluruh hasil penelitian yang berkaitan dengan penerapan model Problem Based Learning untuk meningkatkan kemampuan kolaborasi siswa di Indonesia pada tahun 2019-2024. Penenlitian ini menggunakan metode studi literatur. Terdapat 15 artikel terkait yang dianalisis dalam penelitian ini. Hasil studi literatur menunjukkan implementasi model pembelajaran Problem Based Learning terhadap kemampuan kolaborasi siswa paling banyak dilakukan pada tahun 2023 serta subjek penelitian terbanyak pada siswa SD. Secara umum model Problem Based Learning mampu memberikan dampak positif atau meningkatkan kemampuan kolaborasi siwa. Hasil penelitian ini dapat menjadi pertimbangan bagi para peneliti dalam melakukan penelitian dan bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran di kelas.
Influence of the Blended Learning Method on Student Achievement in Mathematics Lessons Baso Intang Sappaile; Dina Mayadiana; Rino Lengam; Xie Guilin; Muhammad Ichsan Abda
Journal Emerging Technologies in Education Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/jete.v2i2.810

Abstract

Background. The characteristics and achievements of each student are different. This is influenced by the methods, interests, talents, media, sources, environment, and even strategies of the students themselves. A blanded learning method that combines traditional classroom learning with online-based learning can make a big impact in the world of education. It will provide opportunities for students to learn with more flexibility. It also creates a more engaging learning experience. Purpose This study aims to find out how much the use of blended learning method affects students' achievement. This achievement is more specific to mathematics learning. This is because there are often difficulties in understanding mathematics learning by students. Therefore, the blended learning method is considered to be able to influence learning, especially mathematics. Method. The method used in this research is quantitative. This method is considered suitable as a measuring tool. This is because the effect of using the blanded learning method on student achievement can be measured by a number scale. So that it can be read or understood through graphs, percentages, or data processing. Research using quantitative methods that have the characteristics of using numbers will be more in line with this research. Results. The result of this study explains that the use of blanded learning method will affect students' achievement in learning mathematics. The blanded learning method that combines traditional and online-based learning will enrich the learning experience. Not only that, this method will also provide a combination of different methods, media, sources, environments, and even learning strategies. Conclusion This research can be concluded that the use of blanded learning method will provide innovation in learning. It will support different ways of learning from students. In addition, it will also help teachers in the flexibility of organising learning time. On the other hand, it will also help students who have difficulty in following face-to-face learning.
Co-Authors Abduhrohman, Mohammad Nanang Achmad Fariz Ade Sartika Ahmad Djubaeri Ramdani Ahmad Hariyadi Ahmad Hariyadi, Ahmad Ali Ramatni Amelia, Aghista Putri Andhin Dyas Fitriani ANDRI ASTUTI Aniati Aniati Annisa Gilang Fitriah Aprilia Eki Saputri Aprilian Anjani, Silvia Arifa Ahmad, Nabila Arifin Arifin Asep Saepudin Auliya, Izza Azahra, Elsa Babang Robandi Bahmid Hasbullah Bahmid Hasbullah Bambang Ismaya Bambang Triputranto Baso Intang Sappaile Baso Intang Sappaile Baso Intang Sappaile, Baso Intang Boby Hendro Wardono Catur Budi Susilo Damayanti, Rike Desna Ayu Wijayanti Destiani, Nisrina Desty Endrawati Subroto Diawati, Prety Didi Sudrajat Didit Darmawan Dyah Vierdiana Erry Hendriawan Fajar Islamy, Mohammad Rindu Fatmawati Sabur Fauzi Aldina Feby Auliya Rahmah Fela Dafitri Fenni Kurniawati Ardah Ferdinand Salomo Leuwol Fitriah, Annisa Gilang Godlif Sianipar Guilin, Xie Hasanah, Zahrotul Hendri Syahputra Henny Merizawati Hersiyati Palayukan Hidayah, Hidayah Husriani Husain I Putu Agus Dharma Hita I Wayan Kandia Ibnu Andli Marta Idris Moh Latar Ika Fitrianita Imam Tazali Indra Cahaya Tresna Irawan Irawan Irawan Irawan Irawan Irwin Izzah Muyassaroh Janes Sinaga Jasiyah, Rabiyatul Jeffrey Payung Langi Jenita Jenuri Joni Wilson Sitopu Joseph Tumiwa Jumriah, Jumriah Kamaruddin, Ilham Kartika Putri, Davina Kemalsyah, M. Komara Adiningsih, Salma Komariah, Kokom Siti Lengam, Rino Lilis Nurteti Lindawati Lindawati M. Amirul Ramli M. Daud Yahya Mahir, Imran Marlina Marlina MAURITZ PANDAPOTAN MARPAUNG Mayasari, Henni Maylia, Elma Citra Mia Aina Misbahul Munir Mufliva, Rosiana Muh.Safar Muhajir, Muhammad Al Muhamad Parhan Muhamad Syafii Muhammad Arsyad Muhammad Erikko Abimayu Muhammad Ichsan Abda Nana Djumhana Nasruddin Nasution, Moza Amanda Ni Gusti Ayu Lia Rusmayani Nisrina Destiani Noka, Isara Abda Nur Fitria, Adila Hafidzani Nur'aini Nurharisma, Kania Dwidianti Nurul Hikmah Nurul Hikmah NURUL HIKMAH Nusaputri, Anzadyna Okta Veza Olivia Tahalele Pebriani, Ela Priatna, Agnes Hilmi Pupun Nuryani Putri Hanifah, Zahra Qonita, Naila Rachmat Susanto Rahayu, Diah Afrianti Rahman Pranovri Putra Rahmatunnisa, Meila Ramson Rikson Maruwahal Sijabat Ratna Novita Punggeti Rendi Hadian A. Tamagola Rike Damayanti Rima Ruktiari Ismail Rini Utari Rini Utari, Rini Rino Lengam Riska Aprilia Riska Aprilia, Riska Risnawati Risnawati Riyanti, Apriani Rosa Zulfikhar Rosiana Muvlifa Rosita Rosita Roswati Roswati Roza, Nelli Rukiyanto Rukiyanto, Rukiyanto Rukmi Juwita Rusmayani, Ni Gusti Ayu Lia Rusyda, Huriena Safitri, Rizka Devya Sahidah, Niken Nur Sandi Budi Iriawan Sendi Fauzi Giwangsa Sitti Nadirah Sitti Rahmayani Slamet Riyadi Solehuddin, Moh. Sri Widiastuti St Rahmah Suarningsih, Ni Made Suprihartini, Yayuk Susatyo Adhi Pramono, Susatyo Adhi Suyuti Suyuti Syarifuddin Titis Gandariani Tono Wartono Uci Purnama Sari Umi Salamah Usup Romli Utama, I Wayan Karang Wahdah, Wahdah Wahyudi Wahyudi Wahyudin, Mokhammad Wahyuniar Wahyuniar Wajnah Wajnah Wajnah, Wajnah Weraman, Pius Wiranti Kusuma Hapsari Wiwid Suryono Wulandari Wulandari Xie Guilin Yasriuddin Yasriuddin Yaya S. Kusumah Yogi Nurfauzi Yulianti, Yuni Zahrotul Hasanah Zhafira, Hasna Zulham Zulham