Articles
The Effect of the Time Token Cooperative Learning Model on Fifth-Grade Elementary Students' Learning Outcomes
Rachel Monica Sidauruk;
Patri Janson Silaban;
Bogor Lumbaraja;
Regina Fredrika Sipayung;
Rumiris Lumban Gaol
Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 7 No. 6 (2023): November
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/pjr.v7i6.9632
This study examines the effect of the Time Token learning model on students’ learning outcomes in Grade V at SD Negeri 060938 Medan Johor during the 2022/2023 academic year. The research employed a quantitative approach with a correlational design. The population of the study consisted of 30 fifth-grade students, all of whom were selected as research subjects through probability sampling, resulting in a total sample of 30 students. Data were collected to measure students’ learning outcomes after the implementation of the Time Token learning model. The results indicate that students’ learning outcomes achieved through the application of the Time Token model fall into the very good category, with an average score of 80.3. Statistical analysis revealed a correlation coefficient of 0.701, which exceeds the critical value of rtable = 0.361, indicating that Ha is accepted. This result demonstrates a significant relationship between the use of the Time Token learning model and students’ learning outcomes. Furthermore, hypothesis testing using the t-test showed that tcount = 5.196 is greater than ttable = 1.701, further confirming the acceptance of Ha. Based on these findings, it can be concluded that the Time Token learning model has a significant and positive effect on students’ learning outcomes in Grade V at SD Negeri 060938 Medan Johor during the 2022/2023 academic year. The implementation of this model effectively enhances student participation and learning achievement, making it a viable instructional strategy for elementary school classrooms.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN INSIDE OUTSIDE CIRCLE (IOC) PADA SISWA KELAS IV SD
Anita Br Sembiring;
Ester Julianda Simarmata;
Juliana;
Patri Janson Silaban
Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 6 No. 1 (2022): January
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/pjr.v6i1.8510
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada tema daerah tempat tinggalku dengan menggunakan pembelajaran Inside Outside Circle (IOC) di kelas IV SD Negeri 044857 Mardingding Kecamatan Mardingding. Hasil penelitian ini menunjukan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik. Pada pretes diperoleh bahwa nilai rata-rata 62.95 dan tingkat ketuntasan secara klasikal sebesar 22.22%. Pada siklus I mengalami peningkatan setelah menggunakan model pembelajaran Inside Outside Circle (IOC) dengan nilai rata-rata 71.95 dan tingkat ketuntasan secara klasikal sebesar 40.74%. Dan setelah tindakan yang dilakukan dan diberikan postes siklus II maka diperoleh sebanyak 27 siswa yang tuntas hasil belajarnya dan 6 orang siswa yang tidak tuntas dengan nilai rata-rata posttes siklus II meningkat meningkat menjadi 81.97 dan tingkat ketuntasan klasikal mencapai 84.61%. Dari hasil yang diperoleh dan disimpulkan bahwa model Inside Outside Circle (IOC) dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas IV SD Negeri 044857 Mardingding Tahun Pembelajaran 2020/2021. Berdasarkan hasil penelitian, maka guru disarankan untuk menggunakan model Inside Outside Circle (IOC) karena terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DENGAN MENGGUNAKAN MODEL DISCOVERY LEARNING
Gabriel Sabatini;
Saut Mahulae;
Dewi Anzelina;
Patri Janson Silaban
Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 6 No. 1 (2022): January
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/pjr.v6i1.8547
Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Dengan menggunakan model Discovery Learning pada mata pelajaran tematik tema Praja Muda Karana subtema 4 pembelajaran 1 dan pembelajaran 3 di kelas III SD Negeri 104186 Tanjung Selamat Kecamatan Sunggal Tahun Pembelajaran 2020/2021 dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat pada hasil belajar yang diperoleh siswa secara individu yaitu pada prasiklus dengan nilai rata-rata 50.93%, pada siklus I meningkat dengan nilai rata-rata 61.13%, selanjutnya pada siklus II nilai rata-rata diperoleh sebesar 83.3%. Hal ini menunjukkan bahwa pada siklus I sampai siklus II mengalami peningkatan. Pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model Discovery Learning pada mata pelajaran tematik tema Praja Muda Karana subtema 4 pembelajaran 1 dan pembelajaran 3 di kelas III SD Negeri 104186 Tanjung Selamat Kecamatan Sunggal Tahun Pembelajaran 2020/2021 dikategorikan sudah baik. Hal ini dapat dilihat dari hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I diperoleh sebanyak 55% kategori cukup dan pada siklus II meningkat menjadi 93% kategori sangat baik.
ANALISIS KEBIASAAN SISWA DALAM BERMAIN GAME ONLINE KELAS VI DI SD
Dulastri Munthe;
Antonius Remigius Abi;
Jontra Jusat Pangaribuan;
Patri Janson Silaban
Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 6 No. 4 (2022): July
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/10.33578/pjr.v6i4.8570
This article discusses a study about students’ habits in playing online games at the elementary school level. The study used a qualitative method with a case study approach. The informants in the interview involved eight people, three students as the key informants that played online games, three parents, two friends who also played online games, and one teacher. To find out the students’ habits in playing online games, the researcher conducted direct observations and interviews. After obtaining the results of the interview, the researcher obtained the information that students who had a habit of playing online games by using the application of Free Fire game spent more time playing online games. The times that students play online games started from morning until noon and continued at night so that the time used in a day was 7 to 8 hours per day. The places where students played online games were a tavern or small shops with the facility of wifi, on the terrace of the house and in the house. Students’ habit of playing online games had a negative impact on themselves and their parents. Students who play online games with the application of Free Fire game did not divide their time to studying, because much time was spent playing online games with Free Fire. The students dared to lie to parents, opposed against parents, and stole money to top up internet quotas to continue playing the game of Free Fire.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CIRCUIT LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA KELAS IV SD
Rosanti Nainggolan;
Rumiris Lumban Gaol;
Dyan Wulan Sari HS;
Patri Janson Silaban
Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 6 No. 3 (2022): May
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/pjr.v6i3.8482
Artikel ini membahas sebuah penelitian yang menggunakan pendekatan eksperimen. Penelitian tersebut dilaksanakan di SD Negeri 091363 Huta Tinggir Kec. Purba Kab. Simalungun. Populasi penelitian melibatkan 30 siswa kelas IV SD Negeri 091363 Huta Tinggir Kec. Purba Kab. Simalungun tahun pembelajaran 2020/2021. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian tersebut adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil belajar siswa menunjukkan bahwa nilai rata rata siswa kelas IV pretest yang hanya mencapai 64,1. Sedangkan, rata rata nilai siswa kelas IV pada posttest yaitu 77,6. 26 siswa dengan nilai yang tuntas, sementara nilai yang tidak tuntas sebanyak 4 siswa. Angket model Circuit Learning berada dalam kategori rendah 43,3% atau memiliki rata-rata 84,4. Kolerasi product moment menunjukkan bahwa diperoleh rtabel = 1,697. Dari hasil perhitungan tersebut menunjukkan bahwa rhitung ≤ rtabel. Maka dapat disimpulkan terdapat hubungan yang kuat antara model Circuit Learning dengan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 091363 Huta Tinggir sebesar 95%. Dan sebanyak 5% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dikaji dalam penelitian tersebut.
PENGARUH MODEL ROLE-PLAYING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA TEMA LINGKUNGAN SAHABAT KITA DENGAN SUBTEMA MANUSIA DAN LINGKUNGAN KELAS V SD
Ester Hutagalung;
Novalina Sembiring;
Antonius Remigius Abi;
Patri Janson Silaban
Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 6 No. 3 (2022): May
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/pjr.v6i3.8489
Hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 060937 Medan Johor Tahun Pembelajaran 2020/2021 yang masih rendah merupakan masalah yang dipaparkan dalam artikel ini. Penelitian yang dipaparkan pada artikel ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran pembelajaran Role Playing terhadap hasil belajar siswa Tema Lingkungan Sahabat Kita Subtema Manusia dan Lingkungan kelas V SD Negeri 060937 Kecamatan Medan Johor tahun pembelajaran 2020/2021. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian tersebut adalah metode eksperimen dengan jenis penelitian kuantitatif. Sampel yang digunakan melibatkan sebanyak 50 siswa yaitu 26 siswa kelas VA dan 24 siswa kelas VB, pengambilan sampel ini menggunakan teknik sampling porpusive (sampel bertujuan untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji Coefficients). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh Model Role Playing terhadap hasil belajar siswa pada kelas eksperimen mengarah pada terjadimya peningkatan sebanyak 25% dari pretest ke post test melalui nilai rata-rata, sehingga menyatakan bahwa hipotesis diterima. Hal ini membuktikan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari model Role Playing Terhadap Hasil Belajar Siswa dalam membahas Tema Lingkungan Sahabat Kita Subtema Manusia Dan Lingkungan Kelas V SD Negeri 060937 Medan Johor Tahun Pembelajaran 2020/2021.
PENGARUH PENGGUNA HANDPHONE TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR
Ayu Sinaga;
Rumiris Lumban Gaol;
Dyan Wulan Sari HS;
Patri Janson Silaban
Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 6 No. 3 (2022): May
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/pjr.v6i3.8494
Artikel ini berfokus pada pembahasan tentang efek dari penggunaan HP terhadap motivasi belajar siswa. Metode penelitian yang penulis gunakan yaitu metode deskriptik analitik dengan tujuan untuk menganalisis data sampel dan hasilnya diberlakukan untuk populasi. Populasi melibatkan 25 orang dari seluruh siswa kelas V B semester II (Genap) di SD Negeri 096136 Sukarakyat II Kecamatan Pematang Bandar Tahun Pembelajaran 2020/2021 yang berjumlah 25 orang. Untuk mengetahui kemampuan awal siswa, penelitian dilakukan melalui Pre-Test dengan hasil rata-rata 124,24. Dapat dikatakan kemampuan awalnya cukup. Hasil dari Post Test tersebut memiliki peningkatan dari hasil Pre Test yang diberikan sebelumnya. Hasil Post Test yang sudah diujikan sebesar 120,08 dapat dikatakan tingkat keberhasilan keterampilan berpikir kritisnya meningkat. Hasil koefisien korelasi membuktikan bahwa adanya pengaruh pengguna handphone (X) terhadap motivasi belajar siswa (Y) dengan hasil thitung > ttabel dengan hasil 0,412 > 0,389. Pada uji hipotesis dengan menggunakan uji-t dari perhitungan data yang dilakukan, hasil pengujian yaitu fhitung > ftabel hasilnya 4.542 > 4,24 dengan taraf signifikan (α = 0,05). Hasil skor tersebut berdasarkan hasil data yang diperoleh dari penelitian di SD Negeri 096136 Sukarakyat II Kecamatan Pematang Bandar.
PENGARUH METODE PROBLEM SOLVING PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS IV SD
Srinanchi Pardosi;
Patri Janson Silaban;
Regina Sipayung
Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 6 No. 3 (2022): May
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/pjr.v6i3.8527
Artikel ini membahas pengaruh penggunaan metode problem solving pada mata pelajaran matematika terhadap hasil belajar siswa di kelas IV SD Negeri 101733 Sei Semayang Kecamatan Sunggal Tahun Pembelajaran 2020/2021. Penelitian tersebut menggunakan metode deskriptif analitik. Populasi penelitian tersebut melibatkan 27 siswa dalam satu kelas dari keseluruhan siswa kelas IV SD Negeri 101733 Sei Semayang. Pengambilan sampel dengan menggunakan simple random sampling dan diperoleh sampel sebanyak 27 siswa. Hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa hasil belajar siswa dengan menggunakan metode problem solving termasuk kategori sangat baik dengan nilai rata-rata 81.18. Hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa hasil pengujian kolerasi dapat dilihat pada nilai koefisien kolerasi sebesar rhitung > rtabel yaitu 0,839 > 0,381 maka Ha diterima. Maka terdapat pengearuh sangat kuat antara metode problem solving terhadap hasil belajar siswa dengan materi pembulatan hasil pengukuran kesatuan, puluhan atau ratusan terdekat di kelas IV SD Negeri 101733 Sei Semayang Kecamatan Sunggal. Dapat juga dilihat dari hasil pengujian uji-t dimana thitung ≥ ttabel yaitu 7,21 ≥ 1,708 sehingga Ha diterima. Hal ini menunjukan adanya pengaruh positif yang signifikan dari penggunaan metode problem solving pada mata pelajaran matematika terhadap hasil belajar siswa di kelas IV SD Negeri 101733 Sei Semayang Kecamatan Sunggal Tahun Pembelajaran 2020/2021.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MELALUI METODE PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING
Sari Meliana Sitanggang;
Jontra Jusat Pangaribuan;
Regina Sipayung;
Patri Janson Silaban
Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 6 No. 3 (2022): May
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/pjr.v6i3.8536
Artikel ini dilatarbelakangi oleh beberapa masalah terkait tentang masih kurangnya pengunaan metode pembelajaran, peserta didik kurang aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran, dan hasil belajar siswa yang rendah. Penelitian yang dipaparkan pada artikel ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika materi bilangan bulat di Sekolah Dasar dengan menggunakan metode pembelajaran Quantum Teaching. Penelitian tersebut dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus dilakukan satu kali pertemuan. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah test dan observasi. Tes yang diberikan sebanyak 31 soal dalam bentuk pilihan berganda. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik. Pada pretest diperoleh bahwa nilai rata-rata 50,75, dan tingkat ketuntasan secara klasikal sebesar 29,41%. Pada postest siklus I mengalami peningkatan setelah menggunakan metode pembelajaran Quantum Teaching dengan nilai rata-rata 66,55 dan tingkat ketuntasan secara klasikal sebesar 52,95%. Dan setelah tindakan yang dilakukan dan diberikan postest siklus II maka diperoleh sebanyak 15 siswa yang tuntas hasil belajarnya dan 2 orang siswa yang tidak tuntas dengan nilai rata-rata postest siklus II meningkat menjadi 76,86 dan tingkat ketuntasan klasikal mencapai 88,22%.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA KELAS IV DI SD
Delimatua Sigalingging;
Ribka Kariani Br. Sembiring;
Anton Sitepu;
Patri Janson Silaban
Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 6 No. 3 (2022): May
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/pjr.v6i3.8537
Artikel ini merupakan sebuah gambaran penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Inkuiri terhadap hasil belajar siswa. Penelitian tersebut dilakukan di SD Negeri 101735 Sei Semayang Kecamatan sunggal pada bulan Juni. Subyek penelitian melibatkan 50 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain True Experimenal yang dilaksanakan pada dua kelas yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah soal pilihan berganda. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji “t”. Hasil perhitungan statistik menunjukkan hasil belajar dengan menggunakan model pembelajaran Inkuiri termasuk dalam kategori baik dengan nilai rata-rata 81,44, sedangkan hasil belajar tanpa menggunakan model pembelajaran termasuk dalam kategori cukup dengan nilai rata-rata 66,72. Selanjutnya, pengujian hipotesis menunjukkan thitung adalah 4,141 kemudian di konsultasikan dengan ttabel pada taraf signifikan ∞ = 0,05 dengan 23 adalah 1,714. Oleh karena itu thitung yang diperoleh lebih besar dari ttabel yaitu 4,141 > 1,714, terbukti bahwa hipotesis nihil atau (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Inkuiri berpengaruh signifikansi terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 101735 Sei Semayang Kecamatan Sunggal Tahun Pembelajaran 2020/2021. Dengan demikian, model pembelajaran ini tepat digunakan dalam proses pembelajaran, khususnya dalam mempengaruhi hasil belajar lebih baik.