p-Index From 2021 - 2026
17.611
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) KAPAL Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan Media Statistika MATEMATIKA SAINS DAN MATEMATIKA LITE: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Jurnal Teknologi dan Manajemen Informatika JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia) : Jurnal Ilmiah Pendidikan INVOTEC JURNAL PROFESI KEGURUAN Asy-Syir'ah: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum Proceeding of the Electrical Engineering Computer Science and Informatics Public Health of Indonesia Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jurnal Pemberdayaan Masyarakat: Media Pemikiran dan Dakwah Pembangunan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Communication in Biomathematical Sciences Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Journal of Education and Instruction (JOEAI) Jurnal Surya Masyarakat Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik Jurnal Kreativitas PKM JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Jurnal Kesehatan Jurnal Kesehatan Jurnal Pengabdian Dharma Laksana Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia EkBis: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan International Journal of Marine Engineering Innovation and Research Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Jurnal Surya Masyarakat Jurnal Sains dan Edukasi Sains Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Indonesia Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) Tabikpun Jurnal Cahaya Mandalika Euler : Jurnal Ilmiah Matematika, Sains dan Teknologi Renjana Pendidikan Dasar Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Perak Malahayati : Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Teknisi Journal of Applied Nursing and Health Indonesian Journal of Innovation Studies Journal of Pragmatics and Discourse Research Journal of Ocean, Mechanical and Aerospace -science and engineering- (JOMAse) Az Zarqa': Jurnal Hukum Bisnis Islam Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Talaa : Journal of Islamic Finance Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ANJANI Journal (Medical Science & Healthcare Studies) Journal of Fundamental Mathematics and Applications (JFMA) Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS) Journal of Public Health Concerns Pangripta Jurnal Ilmiah Kajian Perencanaan Pembangunan Science and Education Journal JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Waluya The International Science of Health Journal Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Jurnal Keadaban: Jurnal Sosial dan Humaniora Jurnal Analisis Pendidikan Sosial Jurnal Psikologi Karakter Journal of Public Health Indonesian Jurnal Gizi Ilmiah Midwifery Journal Benefit: Jurnal Manajemen dan Bisnis
Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENCERITAKAN KEMBALI CERPEN DENGAN METODE MIND MAPPING KELAS VI A SDN MEDOKAN AYU II/615 SURABAYA TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Sunarsih, Sunarsih; Sujinah, Sujinah; Ngatmain, Ngatmain
Lingua Franca:Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/lf.v6i2.7560

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan dan  peningkatan pembelajaran  keterampilan menceritakan kembali cerpen serta kelebihan, kekurangan penerapan metode mind mapping dalam pembelajaran  keterampilan menceritakan kembali cerpen  siswa kelas VI A SDN Medokan Ayu II/615 Surabaya tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan PTK dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Subyek penelitian siswa kelas VI A berjumlah 30 siswa. Rancangan dan prosedur penelitian menggunakan model Kemmis Taggart dengan dua siklus. Tahapan tiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan dan observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data melalui pengamatan, tes performance, dan wawancara. Analisis data dari hasil tes unjuk kerja, reduksi data, paparan data, dan kesimpulan. Kriteria penilaian terdiri dari aspek kebahasaan dengan indikator ketepatan vokal dan konsonan isi cerpen, diksi, tekanan nada dan tempo. Aspek nonkebahasaan dengan indikator keberanian, kelancaran dan sikap. Pelaksanaan pembelajaran keterampilan menceritakan kembali cerpen dengan metode mind mapping, siswa  bersemangat dan suasana kelas menjadi lebih aktif. Peningkatan keterampilan menceritakan kembali cerpen dengan metode mind mapping siswa pada siklus I ( 73%) dan siklus II ( 79%). Kelebihan metode mind mapp dapat mempermudahkan siswa dalam melakukan kegiatan menceritakan kembali isi cerpen, sedangkan kekurangannya yaitu perlu bimbingan intensif bagi siswa yang baru mengenal metode ini. Kata kunci : Kemampuan Menceritakan Kembali, Cerpen,     Mind     Mapping
Penyuluhan dan Pembuatan Puding Daun Kelor untuk Meningkatkan Gizi Ibu Hamil di Desa Warga Makmur Jaya Rianasari, Dewi; Sari, Nawang; Robbayani, Robbayani; Soeresmi, Soeresmi; Wahyuni, Sri Endah; Sunarsih, Sunarsih; Febriyanti, Hellen; Fauziah, Nur Alfi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i5.14341

Abstract

ABSTRAK Tanaman kelor merupakan tanaman lokal yang bisa digunakan untuk peningkatan nutrisi ibu hamil dan keluarga. Tanaman kelor memiliki daun yang bisa dikonsumsi untuk makanan olahan rumah tangga. Kendati demikian tidak semua masyarakat Warga Makmur Jaya mengetahui manfaatan daun kelor (Moringa Oleifera). Dalam konteks masyarakat warga makmur jaya, daun kelor dikenal sebagai tanaman mistik atau tanaman liar yang tidak memiliki banyak khasiat serta manfaat. Stigma ini yang membuat daun kelor kurang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat di wilayah warga makmur jaya. Berdasarkan hasil wawancara dengan bidan desa warga makmur jaya terdapat 27 ibu hamil dan 3 diantaranya mengalami KEK (kekurangan energi kalori). Dari masalah tersebut maka timbul gagasan dan inisiatif untuk melakukan Pengolahan daun kelor menjadi puding  untuk menambah gizi pada ibu hamil. Metode yang digunakan yaitu dengan melakukan penyuluhan dan demonstrasi pembuatan puding daun kelor pada ibu hamil. Hasil analisis deskriptif perhitungan kuantitatif terkait dengan dampak pemberdayaan melalui penyuluhan dan pembuatan puding daun kelor, bisa ditarik kesimpulan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang manfaat daun kelor sebagai sumber gizi untuk mencegah terjadinya Kekurangan energi kalori baik pada ibu hamil dan peningkatan keterampilan ibu hamil dalam mengolah daun kelor. Kata Kunci: Tanaman Kelor, Ibu Hamil KEK, Puding Daun Kelor  ABSTRACT The moringa plant is a local plant that can be used to improve the nutrition of pregnant women and families. The moringa plant has leaves that can be consumed for household food processing. However, not all residents of Warga Makmur Jaya are aware of the benefits of moringa leaves (Moringa Oleifera). In the context of the Warga Makmur Jaya community, moringa leaves are known as mystical plants or wild plants that do not have many benefits. This stigma has led to moringa leaves being underutilized by the community in the Warga Makmur Jaya area. Based on interviews with village midwives in Warga Makmur Jaya, there were 27 pregnant women, and 3 of them experienced calorie and energy deficiency (KEK). From this issue arose the idea and initiative to process moringa leaves into pudding to increase nutrition for pregnant women. The method used is by providing education and demonstrating the making of moringa leaf pudding to pregnant women. Descriptive analysis of quantitative calculations related to the impact of empowerment through education and making moringa leaf pudding leads to the conclusion that there is an increase in pregnant women's knowledge about the benefits of moringa leaves as a source of nutrition to prevent calorie and energy deficiency in pregnant women, as well as an increase in pregnant women's skills in processing moringa leaves.  Keywords: Moringa Plant, Pregnant Women with Calorie and Energy Deficiency (KEK), Moringa Leaf Pudding.
Penggunaan Flushing Vitamin E Minyak Biji Bunga Matahari (Helianthus Annuus L.) terhadap Masa Involusi Uterus dan Kualitas Estrus Kambing Sapera Kusuma, Yudiani Rina; Sunarsih, Sunarsih; Hastuttiningsih, Widhi
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol. 21 No. 1 (2024): Juli
Publisher : UPPM Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppp.v21i1.1210

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh flushing vitamin E menggunakan minyak biji bunga matahari (Helianthus annuus L.) terhadap masa involusi uterus dan kualitas estrus kambing Sapera. Pelaksanaan penelitian dilakukan di Semesta Farm, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Analisis data menggunakan Analisis Of Varians (ANOVA) dengan uji lanjut Duncan Muttiple  Range Test  (DMRT) untuk data parametrik, dan untuk data non-parametrik menggunakan uji Kruskal Wallis Test dengan uji lanjut Mann Whitney U Test. Sampel penelitian menggunakan ternak kambing Sapera sebanyak 12 ekor kambing betina dengan umur kebuntingan 4 sampai 5 bulan. Perlakuan terdiri dari: P0 (tanpa pemberian minyak biji bunga matahari), P1 (3 ml) minyak biji bunga matahari, P2 (6 ml) minyak biji bunga matahari, dan P3 (9 ml) minyak biji bunga matahari. Variabel yang diamati meliputi masa involusi uterus dan kualitas estrus (suhu vagina, warna vulva, dan lendir vulva). Hasil penelitian diketahui bahwa minyak biji bunga matahari berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap masa involusi uterus dan berpengaruh nyata (P<0.05) terhadap suhu vagina dan warna vulva, serta tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap lendir vulva. Hasil penelitian diketahui bahwa perlakuan terbaik pada P2. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian minyak biji bunga matahari sebagai flushing vitamin E memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap masa involusi uterus dan kualitas estrus (suhu vagina dan warna vulva) kambing Sapera.
Pembedayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Komoditas Ketela di Desa Giricahyo Sunarsih, Sunarsih
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat: Media Pemikiran dan Dakwah Pembangunan Vol. 4 No. 1 (2020): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jpm.2020.041-08

Abstract

This paper tries to explore the empowering model through the function of cassava commodity as an increase of prosperous people in Giricahyo Village, Gunungkidul. Through a community-based research approach, qualitatively, a workshop for cassava commodity development has become the trend in the empowerment program. The framework to change the way of positivistic paradigm to shift more than holistic, synergic, and transdisciplinary can be claimed as a new model of social intervention. Furthermore, the study finds that assistance people can be optimized when it is paradigm implemented in the community development process. This article argues that the innovation of cassava processed in various creativity can appear new understood and knowledge for people to restricted productivity. Society has been motivated to open a new enterprise product. However, social welfare can not evaluate in this program. Optimization of cassava processed has become snack produce that it can be a solution of increasing prosperous people with the evaluation of the program.Tulisan ini mengeksplorasi model pemberdayaan melalui pemanfaatan komoditas ketela sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Giricahyo, Gunungkidul. Melalui pendekatan community-based research, secara kualitatif, pelatihan pengembangan komoditas ketela menjadi trend dalam program pemberdayaan. Kerangka kerja dari perubahan cara pandang pemikiran positivistik ke arah yang lebih holistik, sinergis, dan transdisipliner dapat diklaim sebagai model intervensi sosial baru. Karena itu, studi ini menemukan pendampingan masyarakat dapat berjalan optimal ketika paradigma tersebut diterapkan dalam proses pemberdayaan. Artikel ini berargumentasi bahwa inovasi olahan ketela dengan beragam varian kreativitas dapat memunculkan pemahaman dan wawasan baru bagi masyarakat dalam produksi yang terbatas. Masyarakat telah termotivasi untuk membuka usaha baru. Namun demikian, tingkat kesejahteraan masyarakat tidak dapat diukur dalam program ini. Pengoptimalan pengolahan ketela menjadi makanan ringan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kesejahteraan dengan capaian evaluasi yang terukur.
PELAKSANAAN SANTUNAN ANAK YATIM DALAM PERINGATAN 10 MUHARRAM DI DESA MAMPAI Hidayaturahman, Hidayaturahman; Deliana, Mutia; Apriya, Susi; Erni, Erni; Ardana, Muhammad Yopie; Sunarsih, Sunarsih; Sari, Purwita; Sari, Novia Puspita; Andriany, Ivana Saula; Basyir, Mulana Fathul; Rohmadi, Mukhlis
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.25385

Abstract

Tradisi keislaman di Indonesia sangat penting untuk dilestarikan dan salah satunya adalah kegiatan santunan anak yatim yang dilaksanakan di Desa Mampai dengan adat dan budaya setempat yang memiliki makna dan kandungan tersendiri di dalamnya. Kegiatan santunan anak yatim di Desa Mampai terus menerus dilaksanakan dan telah menjadi tradisi setiap tahunnya. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan penelitian pengabdian ini yakni Participatory Action Research (PAR). Pelaksanaan kegiatan santunan anak yatim dalam memperingati 10 Muharram di Desa Mampai, Kecamatan Kapuas Murung, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah merupakan tradisi yang berasal dari ajaran Nabi dalam agama Islam dan tradisi ini berlangsung sejak lama sampai sekarang. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai agama Islam yakni kepedulian terhadap sesama, menyambung tali silaturahmi dan saling tolong menolong. Rangkaian kegiatan tersebut ada beberapa tahap, yaitu: (1) Silaturahmi bersama perangkat desa dan pembentukan panitia santunan anak yatim, (2) Pendataan anak yatim, (3) Penggalangan dana, (4) Ceramah agama dan pelaksanaan santunan anak yatim, (5) Pembubaran panitia. Hasil pengumpulan dana disalurkan kepada semua anak yatim yang ada di Desa Mampai dengan jumlah 34 anak. Adapun faktor yang mendorong terlaksananya kegiatan tersebut yaitu kerjasama, keikhlasan dan kepedulian yang tinggi terhadap anak yatim.
KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT PADA KANTOR BALAI PENYULUHAN KB KECAMATAN X KOTO KABUPATEN TANAH DATAR Arifin, Arifin; Fatimah, Putri; Sunarsih, Sunarsih; Sitanggang, Alfina Tiurmida
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.38044

Abstract

Berdasarkan observasi awal yang dilakukan di UPT SDN Unggulan Bontomanai maka dilakukan penelitian untuk mengetahui bagaimana efektivitas, faktor pendukung, faktor penghambat dan Solusi implementasi kurikulum Merdeka belajar pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas II di UPT SDN Unggulan Bontomanai. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah kelas II UPT SDN Unggulan Bontomanai. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, Wawancara dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh dalam implementasi kurikulum merdeka belajar pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas II di UPT SDN Unggulan Bontomanai sudah efektif. Adapun faktor pendukung yaitu bimbingan guru atau pendidik, peserta didik itu sendiri, orang tua peserta didik dan bahan ajar atau media pembelajaran yang menunjang, sedangkan yang menjadi faktor penghambat ialah tidak semua peserta didik bisa tertib pada saat pembelajaran sehingga hal demikian sudah dipastikan mengganggu peserta didik yang lain. guru harus memberikan pemahaman dan bimbingan kepada peserta tentang pentingnya pembelajaran bahasa indonesia dan ketertiban dalam pelaksanaan pembelajaran ini, maka secara perlahan peserta didik akan mengerti. Adapun dampaknya yaitu berdampak positif baik kepada guru maupun peserta didik.
Harga Diri dan Dukungan Teman Sebaya sebagai Prediktor Subjective Well-Being Sunarsih, Sunarsih; Harahap, Farida
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Psikologi Karakter, Desember 2024
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v4i2.5110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah harga diri dan dukungan teman sebaya secara bersama-sama dapat menjadi prediktor subjective well-being pada remaja awal, mengetahui apakah harga diri dapat menjadi prediktor subjective well-being pada remaja awal, dan mengetahui apakah dukungan teman sebaya dapat menjadi prediktor subjective well-being pada remaja awal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ini adalah ex-post facto. Sampel yang digunakan sebanyak 394 orang remaja awal dari 3 SMP di Kabupaten Sleman yang berusia sekitar 12-13 tahun. Teknik pengumpulan data menggunakan 3 jenis angket yang terdiri dari angket subjective well-being, angket harga diri dan angket dukungan teman sebaya. Teknik validasi instrumen menggunakan validasi isi dan reliabilitas berdasarkan koefisien Alpha Cronbach. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda dengan taraf signifikansi sebesar 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga diri dan dukungan teman sebaya secara bersama-sama dapat menjadi prediktor subjective well-being pada remaja awal dengan sumbangan efektif sebesar 49,8%; (2) harga diri terbukti menjadi prediktor subjective well-being pada remaja awal dengan sumbangan efektif sebesar 11,7%; dan (3) dukungan teman sebaya terbukti menjadi prediktor subjective well-being pada remaja awal dengan sumbangan efektif sebesar 38,2%. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa dibandingkan dengan harga diri, dukungan teman sebaya dapat memberikan sumbangan efektif lebih besar terhadap subjective well-being pada remaja awal.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan siklus menstruasi pada remaja putri Rahmawati, Cori Dwi; Sunarsih, Sunarsih; Susilawati, Susilawati
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 5 No 7 (2025): December Edition 2025
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v5i7.1556

Abstract

Background: Menstrual disorders are common among adolescents worldwide, with a prevalence of approximately 45% in early adolescence among women. Furthermore, 13.7% of Indonesian adolescents aged 10-17 experience irregular menstruation. Factors associated with menstrual cycle disorders include stress, nutritional status, hemoglobin levels, physical activity, and sleep duration. Objective: To identify factors associated with menstrual cycle disorders in adolescent girls. Purpose: To determine factors associated with menstrual cycle disorders in adolescent girls. Method: This quantitative study used a cross-sectional design. The population in this study was all 125 female students of SMP Negeri 44 Gunung Sulah Bandar Lampung. The sampling technique used purposive sampling with 55 respondents. Bivariate analysis used the chi-square test. Results: The chi-square test obtained a p-value of 0.198 > 0.05 for the variables of menarche age and menstrual cycle. Furthermore, a p-value of 0.000 < 0.05 was obtained for the variables of stress and menstrual cycle. The chi-square test results showed a p-value of 0.000 < 0.05 for the variables of nutritional status and menstrual cycle. Conclusion: Stress and nutritional factors influence the menstrual cycle, but age at menarche does not affect the menstrual cycle in adolescents.   Keywords: Age at Menarche; Menstrual cycle; Nutritional status; Stress level.   Pendahuluan: Gangguan menstruasi merupakan hal yang umum terjadi pada kelompok remaja di dunia dengan prevalensi pada wanita di awal masa remaja sekitar 45%. Selain itu, remaja di Indonesia usia 10-17 tahun mengalami masalah menstruasi tidak teratur sebanyak 13.7%. Faktor-faktor yang berhubungan  dengan gangguan siklus menstruasi meliputi stres, status  gizi,  kadar hemoglobin, aktivitas  fisik,  dan  durasi  tidur. Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan siklus  menstruasi pada remaja putri. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh seluruh siswi remaja putri SMP Negeri 44 Gunung Sulah Bandar Lampung sebanyak 125 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sebanyak 55 responden. Analisis bivariat menggunakan uji chi square. Hasil: Uji chi square diperoleh p value  0.198 > 0.05 pada variabel faktor usia menarche dan siklus menstruasi. Selain itu, diperoleh juga nilai p 0.000 < 0.05 pada variabel faktor stres dan siklus menstruasi. Kemudian hasil uji chi square menunjukkan nilai p 0.000 < 0.05 pada variabel status gizi dan siklus menstruasi. Simpulan: Faktor stress dan faktor gizi mempengaruhi siklus menstruasi, namun faktor usia menarche tidak memengaruhi siklus menstruasi pada remaja.   Kata Kunci: Siklus menstruasi; Status gizi; Tingkat stress; Usia menarche.
Determinants of Dental Health Service Utilization at Community Health Centers in Konawe District: A Cross-Sectional Study Asriani, Iga; Sunarsih, Sunarsih; Umi Nurlila, Ratna
Waluya The International Science of Health Journal Vol. 4 No. 4 (2025): Waluya The International Science of Health Journal
Publisher : Magister Kesehatan Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/erejs234

Abstract

Introduction: Dental health services are an essential component of efforts to improve public health. However, dental health services at the community health center level still face various challenges influenced by both internal and external factors. This study aims to analyze the factors associated with dental health services in community health centers of Konawe District, including the availability of dental health personnel, facilities, community knowledge, and government support. Method: This was an analytical quantitative study with a cross-sectional design. The population is all dental patients in the Health Center amounting to 300 divided into 29 Puskesmas and a sample of 172 using the proportional random sampling technique. The research sample consisted of community respondents utilizing dental health services at the Health centers  in Konawe District. Data analysis was conducted using the Chi-Square test with a significance level of α = 0.05. Result: The study revealed that all variables were significantly associated with dental health services. Facilities emerged as the variable with the highest strength of association (χ² = 97.435), followed by government support (χ² = 61.748), availability of dental health personnel (χ² = 59.407), and community knowledge (χ² = 55.257). Conclusion: There is a significant relationship between the availability of dental health personnel, facilities, community knowledge, and government support with dental health services in Health centers  of Konawe District. Efforts to improve dental health services can be achieved by strengthening the availability of facilities and health personnel, enhancing community education, and reinforcing government policy support.
The Impact of Mining Activities on the Prevalence of Stunting in Children (A Comparative Study in the Mining Area of Langgikima Pesisir and the Non-Mining Area of Wawolesea) Purnama, Nurchaya; Sunarsih, Sunarsih; Asri, Andi; Eneng, Eneng
Waluya The International Science of Health Journal Vol. 4 No. 4 (2025): Waluya The International Science of Health Journal
Publisher : Magister Kesehatan Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/smbc1n28

Abstract

Introduction: Stunting remains a major public health issue worldwide, with 149 million children (21.9%) affected in 2020. In Indonesia, despite the 2024 target of 14%, prevalence was still 21.6% in 2022. Beyond nutrition, stunting is influenced by environmental, socioeconomic, and maternal factors. In North Konawe, Southeast Sulawesi, mining activities further threaten water, sanitation, and food security. The aim of this study is to see Impact of Mining Activities on the Prevalence of Stunting in Children (A Comparative Study in the Mining Area of Langgikima Pesisir and the Non-Mining Area of Wawolesea). Method: A cross-sectional study was conducted on 58 children aged 24–59 months from mining (Coastal Langgikima) and non-mining (Wawolesea) areas. Data on water access, sanitation, breastfeeding, maternal nutrition, diet, and socioeconomic status were collected through questionnaires and anthropometry. Chi-Square and logistic regression were used to analyze associations and key predictors. Result: Stunting prevalence was higher in mining areas (48.3%) compared to non-mining (27.6%). Bivariate analysis revealed significant associations with access to clean water (p=0.008), sanitation (p=0.001), exclusive breastfeeding (p=0.001), maternal nutritional status (p=0.001), and socioeconomic status (p=0.035). Multivariate analysis showed that exclusive breastfeeding remained the most influential factor, while other variables lost significance after adjustment. Conclusion: Children in mining areas face greater risk of stunting due to combined environmental, maternal, and socioeconomic vulnerabilities. Exclusive breastfeeding emerged as the strongest protective factor. Policies should integrate nutrition programs with improvements in water, sanitation, and maternal health, alongside multisectoral collaboration between health, environment, and mining sectors.
Co-Authors Achmad Baidowi, Achmad Achmad Fahrurozi Achmad, Bromo Kusumo Ade Suryani Adhina Rizkillah Harahap Adhina Rizkillah Harahap Adryana, Vita Afanda, Ahmad Fadhil Agustia, Erina Agustini, Ni Ketut Farida Ahmad Ahmad ahmad yani Ahyani, Septi Ajar Budiarji Aknur, Rikha Alfaruqy, Doni Alfian, Muhammad Irzaq alwi, Tri Rizkiyanti Amiadji Amiadji Ana Ana Andi Nilawati Usman Andriani, Verra Andriany, Ivana Saula Anggita, Anggita Anggraini Anggraini Anggraini, Yuni Anjar Nur Cholifah Aprina, Aprina Apriya, Susi Ardana, Muhammad Yopie Arifin Arifin Arifin Arifin Arum Qurrotulaini Pradjna Paramita Asri, Andi Asriani, Iga Astriana Astriana, Astriana Astuti, Titi Ayu Sudirman, Putri Ayu Wulandari Azzahra, Syifa Bahtiar, La Ode Bambang Irawanto Banudi, La Basyir, Mulana Fathul Biduri, Evi Nurmaisa Br Halawa, Maria Veronika Budi Purwo Widiarso Cahyani, Annisa Putri Dainty Maternity Defi Efendi Deliana, Mutia Desriatin, Desriatin Desvira Zain Desvira Zain Dewi Marianti, Rita Dewi, Dias Aprita Dian Amalia Djafar, Samrudin Dzuhri Abdullah , La Ode Muhammad Edi Jadmiko Editiya, Vidya Sri Effendy, Dhea Alaeyda Ellyani Abadi Eneng, Eneng Ermasari, Anissa Ernawati, Yusti Erni Erni Erwin Azizi Jayadipraja, Erwin Azizi Evi Sofiana Evizar, Evizar Evrianasari, Nita Fahrudin Fahrudin Farhana, Farhana Farida Harahap Fatimah, Putri Fatmawati Fatmawati Fauziah, Nur Alfi Febriyanti, Marwah Febriyanto, Ahmad Finta Amalinda Firsty Nur Hidayati Fuad Muhammad Ghufron, Moh Idil Gina Nuraeni Ginting, Elfrina Haerun, Haerun Handayani, Ririn Sri Handayani, Sri Hariadhin Depu, Anry Harsup Moita, Putri Hasadyn, Hasadyn Hasanah, Hisbiyatul Hasmiati Hakim, Wa Ode Hasnawati Hasnawati Hastuti, Retno Puji Hastuttiningsih, Widhi Hellen Febriyanti Hendrarti, Etty Nuri Hermawan, Dessy Heru Tjahjana Hidayaturahman, Hidayaturahman Holidy, Holidy Ibrahim, Andi Zuhra Irawati Irawati Izzudin, Nur Jefri, Amar Juksen, Loren Jusman Rahim Kamalia, La Ode Kartono Kartono Khadijah Khadijah Kudus, Musrifa Kurniawan, Muhamad Irfa’ Lathifah, Neneng Siti Lhatifah, Neneng Siti Lilin Budiati Liliyana Listyowati, Andang Andiani Mahardika, Dhimas Mangidi, Muhammad Abdul Gafur Tirtayasa Manurung, Idawati Marhamah Marhamah Maria Veronika Halawa Marisa, Walidatun Mariyah, Nur Mariza, Ana Marsela Diaz Masiti , Masiti Maula, Inayah Maulana, Asrinda Mauliasari, Mauliasari Mauliyana, Andi Meidar Sakinata Meniati, Meniati Mery Erfiani Mike, Wawar Mohamad, Siti Nor Amira Muhammad Arafah Muhammad Ridwan Mukhlis Rohmadi Muliasari, Indri Munadi Munadi Munir, Sanihu Murhan, Al Muzizat Akbarrizki, Muzizat Nasir, Farizka Agnetia Nawangsari, Dwi Novrina Neni Kurniawati Ngatmain, Ngatmain ningrum, Ertika Sekar Nirwan, M. Nisyatun, Nisyatun Nonny Helena Maria Simbolon Nufikha Ulfah, Nufikha Nurali, Wa Ode Nurdayati, Nurdayati Nurleni, Nurleni Nurliyani Nurliyani Nurmiaty, Nurmiaty P, Eko Budi Panca Putra Pemungkas Papua, Luciana Pemungkas, Panca Putra Pongdatu, Merry Prasetia, Muhamad Agung Prasetyo, Mulyadi Prasetyowati, Ichsanul Arin Priatiningsih , Selasi Primadianti, Annisa Priyanto, Agoes Puri, Anita Purnama, Nurchaya Purwanto Purwanto Purwita Sari, Purwita Pustika, Reza Putri, Ratna Dewi Putri, Teti Deliany Rachel Alisia Agata Rachmawati, Fijri Rahayu, Aris Tri RAHMAWATI, CORI DWI Rahmawati, Rahmawati Ramdani, Ahmad Khairul Raspan Hamdi Ratna Umi Nurlila Redemtus Heru Tjahjana Reinaldy Juliansyah, Muhammad Rianasari, Dewi Risky, Sartini Rizaldi, Arie Nanda Robbayani Robbayani, Robbayani Rohman, Islah Sauqi Taufiqur Rohman, Tefur Nur Rugaiyah, Sy. Saafi , La Ode Saafi, La Ode Sabarudin Sabarudin Sada, La Sadaoda, Imiawati Safari, Hasrany Sagita, Icha Samino Samino Saputro, Agus Triwidodo Sari, Annisa Erma Sari, Devi Kurnia Sari, Itha Puspita Sari, Nawang Sari, Novia Puspita Sari, Septi Yana Sari, Tuti Puspita Sawitri Sawitri Sembiring, Rinawati Shelly Sholatan Kamilah Shofiyana Noor Wijayanti Sholihati, Aziza Musyrifa Sitanggang, Alfina Tiurmida Siti Fatonah Siti Marwiyah Slamet Khilmi Soeresmi, Soeresmi Sofiana, Evi Soleh, Ahmat Soleha, Siti Solikhin Solikhin Sri Ernawati Sri Rahayu Ningsi, Silviani Ardy Sri Syabanita Elida Sriniati, Nengah Sriningsih, Cun Suatia, Wa Ode Suci Andanawari Sugiarti Sugiarti Sujinah Sujinah Sukma, Komang Ayi Sukoco, Hendro Suniarti, Nini Supodo, Timbul Suriani, Lili Surya Direja, Ade Herman Suryoto Suryoto sutimin sutimin Sutrisno, Sutrisno Sutrisno, Sutrisno Syafruddin Syafruddin Syarifah Novieyana Syarifah Novieyana, Syarifah Tasnim Tasnim TITI RACHMI, TITI Titi Udjiani SRRM Tori Rihiantoro Toruntju, Sultan Akbar Tri Rahayu Uddin, Saif Ulfa, Ade Maria Ulum, Mar’ah Miftachul Ulva, Sitti Marya Usnia, Usnia Utami, Vida Wira Utin Nina Hermina Wahyu Setia Budi Wahyuni Sinapoy, Sitti Widowati, Widowati Wiji Budi Pratikno Wulandari, Jayanti Yanuar Luqman Yeni Rustina Yudiani Rina Kusuma Yuhadi, Asfani Yuli Yantina Yulia Dwi Handayani Yuliasari, Dewi Yuni Sucitra, Artha Yunita Amraeni Yusro, Salma Nafisah Zulfa Yuviska, Ike Ate Zain Syafira, Jihan Zamani, Mohd. Zarma, Zarma Zulfakhri, Ahlan Zulfikhar, Rosa