p-Index From 2021 - 2026
16.513
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL ILMIAH PLATAX KURVA S JURNAL MAHASISWA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Sains dan Teknologi Pangan JISPO (Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Fish Protech Jurnal Chemurgy Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Techno-Fish Seminar Nasional Lahan Suboptimal PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Yustisia Merdeka : Jurnal Ilmiah Hukum Indonesian Physical Review JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Ensiklopedia Social Review Pedagogiana - Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Jurnal Keperawatan (JKEP) Jurnal Kesehatan Panrita Husada Jurnal Bébasan Jurnal Ners Widya Husada Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Tekper: Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Pertanian MAHESA : Malahayati Health Student Journal Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Edible : Jedb FOCUS: Journal of Social Studies LANGUAGE: Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Widya Publika Nuances of Indonesian Language Almufi Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Jurnal Agricultural Biosystem Engineering LEBAH JOURNAL OF CHEMICAL NATURAL RESOURCES (JCNaR) JMLS: Journal of Medical Laboratory and Science Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Jurnal Salamata Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan Jurnal Lanskap Politik AL-SULTHANIYAH POMA JURNAL Strata Social and Humanities Studies At-Tajdid: Journal of Islamic Studies Welfare State Jurnal Hukum Research and Innovation in Applied Linguistics MADIKA: Jurnal Politik dan Governance Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Indonesian Journal of Community Empowerment Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan Bakti Hayati Jurnal Suara Politik Journal of Fisheries & Marine Jurnal Akademika Kimia Jurnal Ragam Pengabdian JARI : Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia SEMINAR TEKNOLOGI MAJALENGKA (STIMA)
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENAMBAHAN BUBUK KAYU SECANG (Caesalpinia sappan L.) TERHADAPSIFAT FISIK, KIMIA, ORGANOLEPTIK DAN UMUR SIMPAN SIRUP AIR KELAPA Najarudin, Najarudin; Tamrin, Tamrin; Asyik, Nur
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 3, No 1 (2018): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.97 KB) | DOI: 10.33772/jstp.v3i1.3982

Abstract

ABSTRACT This study aimed to study the physical, chemical, organoleptic and shelf life of coconut water syrup with the addition ofsappan wood powder. This study used Completely Randomized Design (CRD) which consists of 1 factor, namely theaddition of sappan wood powder (S) consisting of S0 (control) = 0 g, S1 = 2 g, S2 = 6 g, S3 = 10 g and S4 = 14 g. Theresults showed that the best treatment of coconut syrup product was S3 sample with the favorite score of color of 4.27(like), aroma of 3.73 (like) and taste of 3.96. Viscosity and glucose of S3 sample were  105,42 cP and 72,37%. The shelflife and microbial content was calculated using TPC (Total Plate Count) method for storage time of 0, 3, 6, 9, 12 and 15days ie. 30 colonies/mL, 110 colonies/mL, 220 colonies/mL, 370 colonies/mL, 460 colonies/mL and 520 colonies/mL, respectively. So, the shelf life of coconut water syrup with the addition of sappan wood powder was 12 days. Keywords: syrup coconut water, physical, chemical, organoleptic, shelf life ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari sifat fisik, kimia, organoleptik dan umur simpan sirup air kelapa denganpenambahan bubuk kayu secang. Peneltian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 1 faktor,yaitu penambahan bubuk kayu secang (S) yang terdiri dari S0 (kontrol) = 0 g, S1 = 2 g, S2 = 6 g, S3 = 10 g dan S4 = 14 g.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik produk sirup air kelapa yaitu S3 (penambahan bubuk kayu secang10 g) dengan skor kesukaan terhadap warna adalah sebesar 4,27 (suka), aroma sebesar 3,73 (suka) dan rasa sebesar3,96 (suka). Viskositas dan glukosa pada sampel S3 yakni berturut-turut sebesar 105,42 cP dan 72,37 %. Umur simpandan kandungan mikroba dihitung menggunakan metode TPC (Total Plate Count) yakni untuk penyimpanan 0, 3, 6, 9, 12dan 15 hari berturut-turut sebesar 30 koloni/ml, 110 koloni/ml, 220 koloni/ml, 370 koloni/ml, 460 koloni/ml dan 520koloni/ml. Jadi umur simpan sirup air kelapa dengan penambahan bubuk kayu secang bertahan selama 12 hari. Kata Kunci: sirup air kelapa, fisik, kimia, organoleptik, umur simpan.
IDENTIFIKASI POHON AREN UNGGUL DI KOTA KENDARI SEBAGAI BAHAN BAKU PANGAN DAN SUMBER BENIH UNGGUL Rianse, Usman; Baka, Wa Kuasa; Abdullah, Weka Gusmiarty; Tamrin, Tamrin; Rianse, Ilma Sarimustaqiyma; Zulfikar, Zulfikar
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan 2017: PROSIDING SEMINAR NASIONAL FKPT-TPI 2017
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.875 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sebaran pohon aren unggul di Kota Kendari yangdapat digunakan sebagai bahan baku pangan dan sumber benih unggul. Pengidentifikasian pohon arenunggul dilakukan berdasarkan kriteria tanaman aren plus. Pohon aren yang diidentifikasi adalah pohonpohonarenproduktif,baikyangmerupakantanamanbudidayaataupuntumbuhsecaraliar.Pohon-pohonaren produktif dilabel, kemudian datanya direkam dan dioverlaykan ke dalam peta Rupa Bumi Indonesia(RBI) Sulawesi Tenggara (Bakosultarnal) sehingga dihasilkan peta sebaran pohon aren produktif di KotaKendari. Hasil penelitian ini adalah teridentifikasi 12,67% pohon aren unggul di Kota Kendari, dengansebaran 52,63% di wilayah Kecamatan Puuwatu dan 47,37% di Kecamatan Abeli. Kata kunci: Bahan baku pangan, pohon aren, unggul, sumber benih.
PENGARUH LAMA PROSES DEKANTASI DAN PENAMBAHAN TEPUNG DAUN KERSEN (Muntingia calabura L.) TERHADAP PENILAIAN ORGANOLEPTIK DAN KUALITAS MINYAK KELAPA Widyastuti, Wiwied; tamrin, tamrin; wahab, djukrana
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 3, No 3 (2018): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.616 KB) | DOI: 10.33772/jstp.v3i3.4440

Abstract

ABSTRACT The purpose of this research was to investigate the effect of decantation process and addition of cherry leaf flour (Muntingia calabura L.) to organoleptic assessment and quality of coconut oil. This research used Randomized Design Complete (RAL) Factorial with 2 Factors. The first factor is the duration of decantation (P) consisting of four levels ie. 0 hour (P0), 6 hours (P1), 12 hours (P2) and 18 (P3), second factor is the concentration of cherry leaf powder (K ) consisting of four variations ie. 0% (K0), 0.1% (K1), 0.2% (K2) and 0.3% (K3). The results showed that the treatment of 0 hours decantation process and the addition of 0% cherry powder (P0K0) was the best treatment on organoleptic assessment (aroma and color), water content and free fatty acid (FFA). The longer of the decantation process and the more cherry leaf addition and decreasing the quality of coconut oil. Keywords: Decantation, cherry leaf, coconut oil quality. ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh proses dekantasi dan penambahan tepung daun kersen (Muntingia calabura L.) terhadap penilaian organoleptik dan kualitas minyak kelapa. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dengan 2 Faktor. Faktor Pertama adalah lama dekantasi (P) yang terdiri atas empat taraf yaitu dekantasi 0 jam (P0), dekantasi 6 jam (P1), dekantasi12 jam (P2) dan dekantasi 18 jam (P3), faktor kedua yaitu konsentrasi tepung daun kersen (K) yang terdiri dari empat variasi penambahan tepung kersen yaitu 0% (K0), 0.1% (K1), 0.2% (K2) dan 0.3% (K3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan proses dekantasi 0 jam dan penambahan tepung daun kersen 0% (P0K0) merupakan perlakuan terbaik pada penilaian organoleptik (aroma dan warna), kadar air dan asam lemak bebas (FFA). Semakin lama proses dekantasi dan semakin banyak penambahan tepung daun kersen dan semakin menurunkan kualitas minyak kelapa. Kata kunci: Dekantasi, daun kersen, kualitas minyak kelap
PENGARUH FORMULASI TEPUNG SAGU (Metroxylonsp.) DAN TEPUNG UBI KAYU TERFERMENTASI TERHADAP PENILAIAN ORGANOLEPTIK DAN NILAI GIZI BAKSO DAGING SAPI Parwansyah, Parwansyah; Tamrin, Tamrin; Hermanto, Hermanto
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 2, No 4 (2017): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.031 KB) | DOI: 10.33772/jstp.v2i4.3565

Abstract

ABSTRACT  The purpose of this study was to determine the effect of sago flour and fermented cassava flour formulation onorganoleptic and nutritional values (moisture content, ash content, fat content, crude fiber content, protein content and starchcontent) of beef meatballs.The research study used a Randomized Complete Design (RCD) with a total of 5 treatments ofthe proportion of sago flour and fermented cassava flour based on the weight of the total ingredients: 10% fermentedcassava flour (T0), 10% sago flour: 0% fermented cassava flour (T1), 7.5% sago flour: 2.5% fermented cassava flour (T2),5% sago flour: 5% fermented cassava flour (T3), 2.5% sago flour: 7.5% fermented cassava flour (T4) and 0% Sago flour:10%  fermented cassava flour (T5). Research indicated that panelists preferred the sample with 10% sago flour: 0%fermented cassava flour (T1). The organoleptic scores were 3.86 (rather favorable), 4.12 aroma (preferred), 4.08 texture(preferred), and 4.20 taste (preferred). The nutritional contents of the preferred sample were 75.36 (% wet mass) water, 2.35(% wet mass) ash, 6.53 (% wet mass) fat, 15.30 (% wet mass) protein, and 0.35 (% wet mass) starch. The results of thisstudy showed that the substituted sago beef meatballs were favored and accepted by consumers, which may help inreducing the dependency on tapioca flour and wheat flour.Keywords: beef meatballs, fermented cassava flour, nutritional content, organoleptic value, sago flour. ABSTRAK  Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh formulasi tepung sagu dan tepung sagu terfermentasi terhadappenilaian organoleptik dan nilai gizi(kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar serat kasar, kadar protein dan kadar pati)bakso daging sapi. Penelitian ini dilakukan berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal dengan jumlah 5Perlakuan proporsi antara tepung sagu dan tepung ubi kayu terfermentasi berdasarkan berat bahan baku, secara berturut–turut dapat dituliskan sebagai berikut: 10% tepung tapioka (T0), 10% tepung sagu : 0% tepung ubi kayu terfermentasi (T1),7.5% tepung sagu : 2.5% tepung ubi kayu terfermentasi (T2), 5% tepung sagu :5% tepung ubi kayu terfermentasi (T3), 2.5%tepung sagu : 7.5% tepung ubi kayu terfermentasi (T4) dan 0% tepung sagu : 10% tepung ubi kayu terfermentasi(T5).penelitian menunjukkan bahwa penilaian organoleptik terpilih oleh panelis terdapat pada komposisi 10% tepung sagu :0%tepung ubi kayu terfermentasi dengan skor penilaian terhadap warna 3.86 (agak disukai), aroma 4.12 (disukai), tekstur 4.08(disukai), rasa 4.20 (disukai)  dan nilai gizi meliputi: kadar air 75.36 (%bb),  kadar abu 2.35 (%bb),kadar lemak 6.53 (%bb),kadar protein 15.30 (%bb), dan kadar pati 0,35 (%bb).Hasil penelitian ini menunjukan bahwa bakso sapi subtitusi tepungsagu disukai dan diterima oleh konsumen sehingga membantu menekan ketergantungan terhadap tepung tapioka dantepung terigu. Kata kunci: bakso sapi, kandungan gizi, nilai organoleptik, tepung sagu, tepung ubi kayu terfermentasi.
PENGARUH FORMULASI TEPUNG BERAS DAN TEPUNG UBI KAYU FERMENTASI DENGAN PENAMBAHAN MALTODEKSTRIN TERHADAP PENILAIAN ORGANOLEPTIK DAN KANDUNGAN GIZI KERIPIK BAYAM (Amaranthus spp) Shihab, Shihab; karimuna, La; tamrin, tamrin
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 2, No 3 (2017): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.778 KB) | DOI: 10.33772/jstp.v2i3.2633

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh interaksi antara formulasi tepung beras dan tepungmocaf terhadap penilaian organoleptik dan kandungan gizi keripik bayam, untuk mempelajari pengaruh formulasi tepungberas dan tepung mocaf dengan penambahan maltodekstrin terhadap penilaian organoleptik dan kandungan gizi keripikbayam dan, untuk mempelajari pengaruh penambahan maltodekstrin terhadap penilaian organoleptik dan kandungan gizikeripik bayam. Penelitian ini terdiri atas dua faktor dan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan menggunakankombinasi proporsi tepung beras : tepung mocaf dan Maltodekstrin. Faktor pertama adalah formulasi antara tepung berasdan tepung mocaf dengan taraf 100% : 0% (T1), 80% : 20% (T2), dan 60% : 40% (T3). Faktor ke dua adalah penambahanmaltodekstrin yang terdiri atas tiga taraf, yakni 0% (M0), 0,2% (M1), dan 0,4% (M2). Variabel pengamatan yang dilakukanadalah uji organoleptik dan kandungan gizi. Data dianalisis dengan menggunakan Analyses of Variances (ANOVA),berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitianmenunjukan bahwa penilaian organoleptik terpilih oleh panelis terdapat pada komposisi 100% tepung beras : 0% tepungmocaf dengan penambahan maltodekstrin 0,2% dengan skor penilaian terhadap warna 4,48% (Disukai), aroma 4,24(Disukai), tekstur 4,25 (Disukai), rasa 4,18 (Disukai) dan nilai fisikokimia meliputi: kadar air 3,50 (%), kadar abu 1,74 (%),kadar protein 5,05 (%), kadar lemak 43,37 (%), dan kadar pati 46,34 (%). Hal ini menunjukan bahwa keripik bayam denganformulasi beras dan tepung mocaf dengan penambahan maltodekstrin disukai dan diterima oleh konsumen. Kata kunci: Keripik Bayam, Tepung hasil Fermentasi, Maltodextrin, Tepung Beras.
ANALISIS SIFAT FISIK MAYONNAISE BERBAHAN DASAR PUTIH TELUR DAN KUNING TELUR DENGAN PENAMBAHAN BERBAGAI JENIS MINYAK NABATI Rusalim, Muhammad Mifthah; Tamrin, Tamrin; Gusnawaty, Gusnawaty
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 2, No 5 (2017): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.164 KB) | DOI: 10.33772/jstp.v2i5.3737

Abstract

ABSTRACT The purpose of this research was to investigate the influence of the basic ingredients of eggs and various types of oil and theinteraction on physical quality and organoleptic of mayonnaise. This research used Randomized Block Design (RAK) with factorialarranged treatment. The results showed that the best treatment of this study on T2M2 sample (25 mL egg yolks and 75 mL of palmoil). Physical quality of mayonnaise includes fat content, viscosity and emulsion stability were 65.42%, of 4353.33 cP and of 3.47%, respectively. The best treatment of organoleptic test indicated that the panelist preferences range from neutral to like of the colorpreferences of 3.53, aroma of 2.80, taste of 2.26 and viscosity of 3.42. The final result showed that the interaction betweenemulsifier and vegetable oil type had significant effect on organoleptic test of flavor and fat content and very significant effect onemulsion stability but had no significant effect on viscosity and organoleptic test of color, aroma and viscosity.  Keywords: Mayonnaise, emulsifiers, oil. ABSTRAK  Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui adanya pengaruh penggunaan bahan dasar telur dan berbagai jenis minyak sertainteraksinya terhadap kualitas fisik dan organoleptik mayonnaise. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK)dengan perlakuan yang disusun secara faktorial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik dari penelitian ini padasampel T2M2 (Kuning telur 25 ml dan Minyak sawit 75 ml). Kualitas fisik meliputi kadar lemak, viskositas dan kestabilan emulsiberturut-turut yakni 65.42%, 4353.33 cP dan 3.47%. Perlakuan terbaik uji organoleptik menunjukkan bahwa tingkat kesukaanpanelis berkisar diantara netral sampai suka dengan tingkat kesukaan warna 3.53, tingkat kesukaan aroma 2.80, tingkat kesukaanrasa 2.26 dan tingkat kesukaan kekentalan 3.42. Hasil akhir menunjukkan bahwa untuk interaksi antara bahan pengemulsi danjenis minyak nabati berpengaruh nyata terhadap uji organoleptik rasa serta kadar lemak dan berpengaruh sangat nyata terhadapkestabilan emulsi tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap viskositas serta uji organoleptik warna, aroma dan kekentalan.  Kata Kunci: Mayonnaise, pengemulsi, minyak.
KAJIAN PENGEMBANGAN TEPUNG KACANG HIJAU (Vigna Radiata L) SEBAGAI BAHAN SUBSTITUSI BAGEA UNTUK MEMENUHI ANGKA KECUKUPAN ZAT BESI (Fe)REMAJA PUTRI Agung, Amy Pratiwi; tamrin, tamrin; Rejeki, sri
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 3, No 6 (2018): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.771 KB) | DOI: 10.33772/jstp.v3i6.5384

Abstract

ABSTRACT This study aimed to analyze the effect of mung bean flour substitution on the iron concentration of bagea cookiesto meet the iron requirement of female adolescents. This study used a completely randomized design with five levels of the sago flour and mung bean flour concentration ratio that were B0 (100% sago flour), B1 (90% sago flour: 10% mung bean flour), B2 (80% sago flour: 20% mung bean flour), B3 (70% sago flour: 30% mung bean flour), B4 (60% sago flour: 40% mung bean flour). The results show that the mung bean flour substitution had a very significant effect on the color and texture of organoleptic assessment but no effect on the aroma and flavor. The products most preferred by panelists was the B2 treatment (80% sago flour: 20% mung bean flour)with favorite rating scores of color, aroma, texture, and taste reached 3.90 (like), 3.67 (like), 4.40 (like), and 4.20 (like), respectively. Meanwhile, the nutritional value analysis shows that the respective moisture, ash, fat, protein, carbohydrate, and iron contentswere 3.00%, 2.67%, 11.10%, 9.70%, 73.10%, and 20.11mg/kg. Bagea cookies with mung bean flour substitution were favored by panelists andthey hadnutritional content that met the national standards.Keywords: Sago flour, mung bean flour, and bagea cookiesABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung kacang hijau terhadap angka kecukupan Fe bagea untuk remaja puteri.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Formulasi penelitian ini adalah perbandingan tepung sagu dan tepung kacang hijau sebanyak 5 taraf, yaitu B0 (Tepung Sagu 100%), B1 (Tepung Sagu 90% : Tepung Kacang Hijau 10%), B2 (Tepung Sagu 80% : Tepung Kacang Hijau 20%), B3 (Tepung Sagu 70% : Tepung Kacang Hijau 30%), dan B4 (Tepung Sagu 60% : Tepung Kacang Hijau 40%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan substitusi tepung kacang hijau berpengaruh sangat nyata terhadap organoleptik warna dan tekstur, sedangkan organoleptik aroma dan rasa berpengaruh tidak nyata. Perlakuan substitusi tepung kacang hijau 20% merupakan perlakuan yang paling disukai panelis dengan skor penilaian kesukaan terhadap warna, aroma, tekstur dan rasa berturut-turut sebesar  3,90 (suka), 3,67 (suka), 4,40 (suka) dan 4,20 (suka). Sedangkan berdasarkan analisis nilai gizi meliputi kadar air, abu, lemak, protein, karbohidrat , dan kandungan Fe berturut-turut sebesar 3,00%, 2,67%, 11,10%, 9,70%, 73,10%, dan 20,11 mg/kg. Kue bagea dengan substitusi tepung kacang hijau memiliki daya terima yang baik dan disukai oleh panelis, serta memiliki kandungan gizi sesuai standar SNI.Kata kunci: Tepung sagu, tepung kacang hijau,and bagea
ANALISIS KUALITAS SENSORIK SIRUP PISANG MAS (Musa paradisiaca, L.) DENGAN PENAMBAHAN DAUN MIANA (Coleus blumei Benth) Sul, Muhammad; Tamrin, Tamrin; Gusnawaty, Gusnawaty
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 3, No 1 (2018): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.255 KB) | DOI: 10.33772/jstp.v3i1.3978

Abstract

ABSTRACT  Banana is a plant with a great potential to be utilized in many ways because it has a high economic value.This study aimedto study the organoleptic assessment of the banana syrup with the addition of mayana leaves. The study used a completelyrandomized design of one factor, the concentration of added mayana leaves (U), with five treatments, i.e., 0% (U0 orcontrol), 5% (U1), 10% (U2), 15% (U3), and 20% (U4). The analysis was repeated three times; therefore, there were 15experimental units. The organoleptic assessment was conducted by 15 panelists on color, aroma, taste, and consistency.Data were analyzed by ANOVA, with the significant results were further analyzed by LSD. The results show that the U2sample had the best color while U3 had the best taste. The best consistency was achieved by both U2 and U3 samples. Theaverage favorite rating scores of color, taste, and consistency reached 3.91 (slightly like to like), 3.57 (slightly like to like),and 3.55 (slightly like to like), respectively. The results show that addition of mayana leaves affects the organolepticproperties of the banana syrup.  Keywords: Banana syrup, mayan leaves, organoleptic.  ABSTRAK  Pisang merupakan salah satu jenis tanaman di Indonesia yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sertadimanfaatkan oleh masyarakat karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untukmempelajari organoleptik sirup pisang dengan penambahan daun miana. Rancangan penelitian yang digunakanadalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 1 perlakuan dan 5 taraf yaitu penambahan daun miana (U) yangterdiri dari U0 (kontrol) = 0 %, U1 = 5 %, U2 = 10 %, U3 = 15 % dan U4 = 20 % diulang sebanyak 3 kali, sehinggaterdapat 15 unit percobaan. Pengujian dilakukan oleh 15 orang panelis terhadap sifat organoleptik yang meliputiuji hedonik terhadap penilaian  warna, aroma, rasa dan kekentalan. Analisis data dilakukan dengan menggunakanmetode ANOVA dan hasil berbeda nyata dilanjutkan dengan uji LSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwaperlakuan terbaik produk sirup pisang mas yaitu U2 (penambahan daun miana 10 %) untuk penilaian warna, U3(penambahan daun miana 15%) untuk penilaian rasa serta U2 (penambahan daun miana 10%) dan U3(penambahan daun miana 15%) untuk penilaian kekentalan dengan rata-rata kesukaan terhadap warna sebesar3.91 (agak suka sampai suka), rasa sebesar 3,57 (agak suka sampai suka) dan kekentalan sebesar 3.55 (agaksuka sampai suka). Dengan demikian penambahan daun miana dapat mempengaruhi sifat uji organoleptik darisirup pisang mas.Kata kunci: sirup pisang mas, daun miana, organoleptik.
KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK DAN SIFAT KIMIA MINUMAN FUNGSIONAL LIANG TEH DAUN KARAMUNTING (Rhodomyrtus tomentosa) DENGAN PENAMBAHAN KAYU MANIS Ranggawati, Mustika; Tamrin, Tamrin; Asyik, Nur
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 3, No 1 (2018): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.836 KB) | DOI: 10.33772/jstp.v3i1.3983

Abstract

ABSTRACT  The purpose of this research was to determine the effect of the addition of cinnamon to the organoleptic characteristics andthe chemical properties of downy rose-myrtle leaf liang tea products. This research used non factorial completelyrandomized design consist of 5 types of the treatment cinnamon addition namely 0% (M0), 5% (M1), 10% (M2), 15% (M3)and 20% (M4). The addition of cinnamon in various concentrations did not affect on the taste score of tea because it was stillon the same scale of 4 (like) and had no significant effect (p> 0,05) on color parameter with average score of 4 (like) andaroma 3.1 (rather like). The addition of cinnamon had a very significant effect (p <0.05) on chemical properties (pH), theaddition of cinnamon decreased the pH of tea. Moisture content of downy rose-myrtle leaf liang tea was 7.14%. The watercontent of the product has been in accordance with the quality of the water content of tea bags based on SNI namely 10%w/w (maximum). Statistically, the addition of cinnamon in downy rose-myrtle leaf liang tea had no significant effect on color,aroma and water content but it is in accordance with tea criteria based on tea quality standard.Keywords: Downy rose-myrtle leaf, cinnamon, functional drink, liang tea.  ABSTRAK Tujuan penelitian adalah untuk menentukan pengaruh penambahan kayu manis terhadap karakteristik organoleptik dan sifatkimia produk liang teh daun karamunting. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial yangterdiri dari 5 jenis perlakuan penambahan kayu manis yaitu penambahan kayu manis 0% (M0), 5% (M1), 10% (M2), 15%(M3) dan 20% (M4). Penambahan kayu manis dalam berbagai konsentrasi tidak mempengaruhi tingkat kesukaan rasa tehkarena masih berada dalam skala yang sama yaitu 4 (suka) dan berpengaruh tidak nyata (p>0,05) terhadap parameterwarna dengan rata-rata 4 (suka) dan aroma dengan rata-rata 3,1 (agak suka). Penambahan kayu manis berpengaruh sangatnyata(p<0,05) terhadap sifat kimia (pH), penambahan kayu manis menurunkan pH pada teh. Kadar air  serbuk liang tehdaun karamunting rata-rata yaitu 7,14%. Kadar air produk telah sesuai dengan mutu kadar air teh celup berdasarkan SNIyaitu 10% b/b (maksimum). Secara statistik penambahan kayu manis pada liang teh daun karamunting berpengaruh tidakyang nyata terhadap warna, aroma dan kadar air namun sudah sesuai dengan kriteria teh berdasarkan standar mutu teh. Kata kunci: Daun karamunting, kayu manis, minuman fungsional, liang teh.
IDENTIFIKASI KAPANG IKAN KAYU JENIS CAKALANG (Katsuwonus pelamis) DAN TONGKOL (Euthynnus affinis C.) PADA LAMA PENYIMPANAN YANG BERBEDA Sulistianti, Wa ODe Nova; Tamrin, Tamrin; Isamu, Kobajashi Togo
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 2, No 2 (2017): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (719.296 KB) | DOI: 10.33772/jstp.v2i2.2607

Abstract

ABSTRAK  Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pertumbuhan beberapa jenis kapang pada ikan kayu jenis tongkol dancakalang serta mengetahui karakteristik organoleptik dari ikan kayu tersebut.Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapajenis kapang tumbuh pada 6 sampel ikan kayu. Jenis  kapangnya yaitu Aspergillus flavus, Aspergillus niger dan Fusariumsp. Uji organoleptik arabushi tongkol memiliki pengaruh yang sangat nyata terhadap warna, tekstur dan aroma. Sedangkanarabushi cakalang mempunyai pengaruh sangat nyata terhadap nilai organoleptik aroma dan tekstur.Kandungan proteindalam arabushi tongkol lebih tinggi dibandingkan arabushi cakalang. Kata kunci: Ikan kayu, tongkol, kapang,cakalang.
Co-Authors - Afrizal A.A. Ketut Agung Cahyawan W AA Sudharmawan, AA ABDU RAHMAN BACO, ABDU RAHMAN Abdul Gafur Marzuki Abdul Haliq, Abdul Abdullah, Nursanti Acep, Sujatnika Adipa, Rakha Aditya, Rizki Andri Ahmad Adriani, Rovina Adrianti, Yulis Afrilia, Yuliani Agung, Amy Pratiwi Agus Haryanto Ahmad, Khamsiah Aisah, Mutiara Nur Aisyah, Deva Ayu Aji, Armadito Abilawa Cipta Ali Akbar Alpandi, Alpandi Amalia, Anggun Clarisa Amanda, Ikko Putri Anas, Ismail Andayani, Siti Andi Bahrun Andriyani, Yulita Andina Anggereni, Kustia Angggraini, Dewi Anggraini, Serly Angraeni, Rini Annisa Fitriani, Annisa Annisa, Wa Ode Siti Nur Ansharullah ansharullah Ansori, Ardy Setya Aprilya, Dea Aprinal, Fery Aras Syazili Arif, Marhana Aris, M. Aris Aris, Muhammad Ariyani, Gusniar Paulin AS Aku, AS Asdar Asdar Ashar, Fitriyani Asnani Asnani Asranudin Asranudin, Asranudin Asri B, M. Asri, Ahmad Asrinaldi Asrinaldi Astuti, Wa Ode Reni Atlantic, Mia Ayu, Melani K Ayuningsih, Fitria Azra, Muhammad Rizki Basri, Nur Waqiyah Bidul, Sayang Budianto Lanya Budy Wiryawan Cahyani, Devi Reskita Cicih Sugianti Damayanti, Eko Regita Darsan, Ismi Musdalifah Daud, Asmar Hi Davitri, Nessia Defira, Citra Demato, Pingkan Najua Deni Karsana Desyandri Desyandri Doni saputra Dwi Dian Novita Dwi Ermawati Rahayu Dwi Retnaningsih, Dwi Eka Lidiasari Elhamida Rezkia Amien Eny Kurnia Erni Danggi Evametha Vitranilla, Yudith Fadila Fadila, Fadila Fahlani, Wd Wd Sitti Aisyah Nurul Faizah, Intan Nurul Fajri, Fadhlan Fajriani Suaib, Yermia Nur Faradillah, F Fatinah, Siti Febriana, Elma Ferdin, Ferdin Filli Pratama Fropitasari, Irna Gemilang, Tirta Satria Ghufroni, Muhammad Afif GP, Muhammad Wahyudi Gusprinadi, Hanes Gustina, Risma Haisen Hower Haka, Yogi Hamente, Darwin Hanif, Anwar Hasiah, Hasiah Hasni Hasni Hayati, Wa Ode Rosmila Helmi Helmi Hermanto Hermanto Herni, Sitti Hery Widijanto Hidayatullah, Martin Sulung Hutriani, Nur Iba, Wa Ibrahim Ibrahim Ibrahim, Mohammad Nuh Ichsan, Onne Akbar Nur Idaman Idaman Idris Patekkai Ikbal, La Ode Ilma Sarimustaqiyma Rianse Imran Imran INDAH PUSPITASARI Iralistari, Waode Iralistar Irawati Irawati Irma Setiawan, Irma Irma Yanti Irman Irman Irmayanti Irmayanti, Irmayanti Isamu, Kobajashi Togo Isamu, Kobajashi Togo Ishak, Andi Abdul Azis Jamhari Jamhari Jamrudin, Hasrin Jannah, Nur Iffatul Jayadi, Muhammad Juairiah Juairiah, Juairiah Juharni, Juharni Jumadin ., Jumadin Karyatin Karyatin, Karyatin Kasim, Nurdin Kiromah, Isrofiatul Kuncoro, Sapto Kurniawan, Yoni Kuswanta Futas Hidayat L, Mariani L, Mariani. La Aba La Karimuna La Ode Nafiu La Oge La Rianda Labenua, Rusmawati Laibu, Hartina Landika, Wahyu Aditiawan Lestari, Wa Ode Mazwin Lili Fitriani Linasari, Linasari Madiki, A Maharani Maharani, Maharani Maktub, Zana Azalia Malan, Sudirto Mardianta, I Gede Mareli Telaumbanua Mariana, Nining Marisi, Esther Lenny Dorlan mariyati mariyati Marpongahtun, Marpongahtun Mataputun, Donny Richard Ma’bar, M. Fadin Meli, Wa Ode Merynda Indriyani Syafutri Mintarsih, Endah mondo, Firdawati Muchdar, Fatma Mufti Abdul Murhum Muh. Aris Muhammad Amin Muhammad Amrullah Pagala MUHAMMAD MASKUR, MUHAMMAD Muhammad Natsir Muhammad Ridwan Arif Muhammad Zakir Muhammad, Hardin Muntahar, Waisya Ade Muzuni, Muzuni Nabila, Leila Nahak, Gradiana Eny najar, najar Najarudin, Najarudin Nalefo, La Ngaropa, Siti Ntia, Wa Nugraha, Moch Isnaeni Nur Asyik, Nur Nur M, Wa Ode Dewiyanti Nur, Rahman Nurhasim, Agus Nurlin Nurlin, Nurlin Nurmadhani Fitri Suyuthi Ode Zuit, Wa Ode Oktafri Oktafri, Oktafri ottong, yuliana Panga, La Parwansyah, Parwansyah Patadjai, Andi Besse Pauzan, Muh Pirna, Pirna Pirnando, Heri Prasetya, Lisa Adum Pratiwi, Citra Prayoga, Agung Prayoga, M. Ilham Dio Purba, Rio Edy Saputra Putri, Cahyani Cahyanti Qadar Hasani Raden, Mustopa . Rahayu, Cicielia Ernawati Rahmad Hari Purnomo Rahmah, Fadhlilla Monica Rahmat, Saleh Rahmatang, Rahmatang Ramadhani, Imes Suci Ramadhon, Azkiya Putri Ramlan, H. Ranat, Zahratul Wardha Ranggawati, Mustika Ratna Ratna Rattagi, Risma Rego Reski, Reski Restu Libriani RH. Fitri Faradilla Ria Ariany Rima Berlian Putri Rimbun, Lenny Rosbi Rini Apriliani Rinto Rinto Ririn Ririn Ritonga, Irene I. C. Riyadi Subur, Riyadi Rosdiana Rosdiana Rovina Andriani Rudhan, Andi Rudi Febriamansyah Rumpa, Arham Rusalim, Muhammad Mifthah Ruslan B, Ruslan B Ruslan Ruslan Rusli, Solfian S, Rizki Kurniawan Sabrin, Muhammad Sadimantara, Muhammad Syukri sadimantara, muhammad syukri Safitri, Yuniar Andini Sakira, Yuviza Samadan, Gamal M Sandi Asmara Saputri, Rizky Ayu Sari, Fadilah Kurnia Sari, Lusi Puspika Sariati Sariati, Sariati Sarinah Sarinah Sarma, Irfan Santosa Sarmin Sartika Sartika Sasmara, Minche Satria Satria, Satria SATRIYAS ILYAS Septemberiadi, Lando Sesa, Alfreski Sangri Shihab, Shihab Siala, Muhammad Arwan Sihombi, Oryana Silvianti, Elvi Sinaga, Elisabeth Intan Sipa, Nandar Kusrail Sismiati, Sismiati Sitepu, Mia Anjelina Siti Suharyatun Sitti Aminah Somiadi, Somiadi Sri Cahyani, Sri Sri Rejeki Sri Rejeki Sri Sudono Saliro Sri Wahyuni Sri Waluyo St. Rukaiyah Sudarto Sudarto Sudirman, Nirwan Sugito - Sul, Muhammad Sulaiman, Syarifuddin Sulistiani, Puspita Novia Sulistianti, Wa ODe Nova Sulsia, Sulsia Sumarni, Sitti Surya, Aufa Suryani Suryani Susanti, Afryani Susanti, Kadek Intan Arni Sutrianingsih, Susi Suwarjoyowirayatno, Suwarjoyowirayatno Suwarjoyowirayatno, Suwarjoyowirayatno Swy, Ignatio Katriel Syaiful, Friska Syarthibi, Ahmad TAKDIR SAILI Takzim, Faris Taufiq Abdullah Taufiq Abdullah, Taufiq Tri Wardani Widowati Triantari, Novi Ufrianto, Ufrianto Ulinsa, Ulinsa Usman Rianse Usmar Usmar, Usmar Utami, Nadya Virera, Julian Imelda WA KUASA Wahab, Djukrana wahab, djukrna Wahidin Wahidin Wahyu, Rizky Wahyunus, Wahyunus WAODE MUNAENI Wardani, Devi Kusuma Warji Warji Waryati, Waryati Weka Gusmiarty Abdullah, Weka Gusmiarty Wicaksono, Yoga Arif Widyaningsih, Tri Sakti Wijaya, Riky Yan Winda Rahmawati Windyastuti Windyastuti, Windyastuti Wisaksono, Muaffan Alfaiz Wisnumurti, Yogie Wiweka Wiwied Widyastuti Wulandari, Tri Laela Yanti, Indri Yudi Haryono Yudistira Yudistira Yuga, Ahmad Yudha Yuliana Yuliana Yundari, Yundari Yuni Safitri Zakaria, Rizky