p-Index From 2021 - 2026
16.513
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL ILMIAH PLATAX KURVA S JURNAL MAHASISWA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Sains dan Teknologi Pangan JISPO (Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Fish Protech Jurnal Chemurgy Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Techno-Fish Seminar Nasional Lahan Suboptimal PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Yustisia Merdeka : Jurnal Ilmiah Hukum Indonesian Physical Review JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Ensiklopedia Social Review Pedagogiana - Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Jurnal Keperawatan (JKEP) Jurnal Kesehatan Panrita Husada Jurnal Bébasan Jurnal Ners Widya Husada Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Tekper: Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Pertanian MAHESA : Malahayati Health Student Journal Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Edible : Jedb FOCUS: Journal of Social Studies LANGUAGE: Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Widya Publika Nuances of Indonesian Language Almufi Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Jurnal Agricultural Biosystem Engineering LEBAH JOURNAL OF CHEMICAL NATURAL RESOURCES (JCNaR) JMLS: Journal of Medical Laboratory and Science Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Jurnal Salamata Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan Jurnal Lanskap Politik AL-SULTHANIYAH POMA JURNAL Strata Social and Humanities Studies At-Tajdid: Journal of Islamic Studies Welfare State Jurnal Hukum Research and Innovation in Applied Linguistics MADIKA: Jurnal Politik dan Governance Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Indonesian Journal of Community Empowerment Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan Bakti Hayati Jurnal Suara Politik Journal of Fisheries & Marine Jurnal Akademika Kimia Jurnal Ragam Pengabdian JARI : Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia SEMINAR TEKNOLOGI MAJALENGKA (STIMA)
Claim Missing Document
Check
Articles

KAJIAN FORMULASI BUBUR BAYI INSTAN BERBAHAN DASAR TEPUNG BERAS MERAH (Oryza nivara) DAN TEPUNG IKAN TERI (Stolephorus sp) TINGGI KALSIUM Takzim, Faris; tamrin, tamrin; rejeki, sri
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 3, No 4 (2018): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.291 KB) | DOI: 10.33772/jstp.v3i4.5170

Abstract

ABSTRACT The purpose of this study was to determine the effect of red rice flour and anchovy flour formulation on organoleptic characteristics, nutritional content, and calcium of instant baby porridge. This study used a completely randomized design (CRD) with 3 replications. The factor of this study was 5 ratios of red rice flour and anchovy flour, namely F0 (100% Red Rice Flour), F1 (95% Red Rice Flour: 5% Anchovy Flour), F2 (90% Red Rice Flour: Flour Anchovy 10%), F3 (Red Rice Flour 85%: Anchovy 15%), and F4 (Red Rice Flour 80%: Anchovy 20%). F1 treatment was the most favored by panelists with favorite rating scores of color, aroma, taste, and texture reached 4.11 (like), 3.71 (like), 3.98 (like), and 4.09 (like), respectively. Proximate value and calcium in the F1 treatment (red rice flour 95% with anchovy flour 5%) were 2.02% ww water content, 3.06% ww ash content, 9.66% ww protein content, 0.77% ww crude fiber content, and 2.56% ww calcium content. The formulation of red rice flour and anchovy flour significantly affected (p <0.05) the calcium content but it had had no significant effect (p <0.05) on the water, ash, protein, and crude fiber contents. Instant baby porridge with red rice flour and anchovy flour have calcium and proximate levels that meet the National Standard (SNI). The organoleptic assessment results show that it was preferred by panelists.Keywords: Red rice flour, anchovy flour, instant baby porridgeABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh formulasi tepung beras merah dan tepung ikan teri terhadap nilai organoleptik, kandungan gizi dan kalsium bubur bayi instan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 ulangan. Formulasi penelitian ini adalah komposisi tepung beras merah dan tepung ikan teri sebanyak 5 taraf,yaitu F0 (Tepung Beras Merah 100%),F1 (Tepung Beras Merah 95% : Tepung Ikan Teri 5%), F2(Tepung Beras Merah 90% : TepungIkan Teri10%), F3 (TepungBeras Merah  85% : TepungIkan Teri15%) dan F4 (TepungBeras Merah  80% : TepungIkan Teri20%). Perlakuan F1 merupakan perlakuan yang paling disukai panelis dengan skor penilaian kesukaan terhadap warna sebesar 4,11 (suka), aroma sebesar 3,71 (suka), rasa sebesar 3,98 (suka) dan tekstur sebesar 4,09 (suka). Nilai proksimat dan kalsium pada perlakuan formulasi F1 (tepung beras merah 95% dengan tepung ikan teri 5%) yang disukai panelis adalah kadar air 2,02%bb, kadar abu 3,06%bb, kadar protein 9,66%bb, kadar serat kasar 0,77%bb dan kadar kalsium 2,56%bb.Formulasitepungberasmerah dan tepung ikan teriberpengaruhnyata terhadapnilaikadarkalsium, sedangkan pada kadarair, abu, protein, dan serat kasarberpengaruhtidaknyata. Bubur bayi instantepungberasmerah dan tepung ikan teri memilikikadar kalsium dan proksimatsesuaistandar SNI dan berdasarkanpenilaianorganoleptikdapatditerima (disukai) oleh panelis.Kata kunci: Tepungberasmerah, tepungikan teri, bubur bayi instan 
PENGARUH KOMPOSISI TEPUNG UBI KAYU FERMENTASI DAN TEPUNG JAGUNG (Zea mays L) TERHADAP NILAI GIZI DAN PENILAIAN ORGANOLEPTIK COOKIES Ngaropa, Siti; Tamrin, Tamrin; baco, abdu rahman
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 3, No 1 (2018): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.212 KB) | DOI: 10.33772/jstp.v3i1.3981

Abstract

ABSTRACT  The purpose of this study was to determine the effect of composition of fermented cassava flour and corn flour onorganoleptic characteristics and nutritional value of cookies. This research used Completely Randomized Design with thecomposition of cassava starch and fermentation of corn flour namely (85:15), (80:20), (75:25), and 100 fermented cassavaflour (control). The results showed that the selected organoleptic assessment by panelists was found in cookies with thecomposition of 80g of fermented cassava flour and 20g of corn flour. The nutritional value of selected cookies includingwater, ash, protein, fat, carbohydrate and fiber contents were 0.87%, 1.71%, 11.71%, 12.07%, 73.64% and 1.78%,respectively. Based on the organoleptic analysis of cookies, cookies based fermented cassava flour and corn flour wasaccepted by panelists and had higher nutritional value than SNI.Keywords: Cookies, fermented cassava flour, corn flour, organoleptic, nutritional value.  ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan pengaruh komposisi tepung ubi kayu fermentasi dan tepung jagungterhadap karakteristik organoleptik dan nilai gizi cookies. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkapdengan komposisi tepung ubi kayu fermentasi dan tepung jagung yaitu (85:15), (80:20), (75:25), serta 100 tepungubi kayu fermentasi (kontrol). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian organoleptik terpilih oleh panelisterdapat pada cookies dengan formulasi 80g tepung ubi kayu fermentasi dan 20g tepung jagung. Nilai gizi dariproduk cookies terpilih meliputi  kadar air, abu, protein, lemak, karbohidrat dan serat berturut-turut yakni 0,87%,1,71%, 11,71%, 12,07%, 73.64% dan 1.78%. Berdasarkan analisis organoleptik cookies basis tepung ubi kayufermentasi dan tepung jagung dapat diterima panelis dan memiliki kadar  gizi yang lebih tinggi dari SNI. Kata kunci: Cookies, tepung ubi kayu fermentasi, tepung jagung, organoleptik, nilai gizi.
PENGARUH LAMA PERENDAMAN TEPUNG SAGU (Metroxylon Robbt) DENGAN SARI BENGKOANG (Pachyrrhizuserosus) TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK, KIMIA DAN ORGANOLEPTIK TEPUNG SAGU PENGARUH LAMA PERENDAMAN TEPUNG SAGU (Metroxylon Robbt) DENGAN SARI BENGKOANG (Pachyrrhizuserosus) TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK, KIMIA DAN ORGANOLEPTIK TEPUNG SAGU PENGARUH LAMA PERENDAMAN TEPUNG SAGU (Metroxylon Robbt) DENGAN SARI BENGKOANG (Pachyrrhizuserosus) TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK, KIMIA DAN ORGANOLEPTIK TEPUNG SAGU Sarma, Irfan Santosa; tamrin, tamrin; Ansharullah, Ansharullah
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 3, No 6 (2018): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.418 KB) | DOI: 10.33772/jstp.v3i6.5400

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study was to determine the effect of immersion time of yam juice on physical, chemicaland organoleptic characteristics of sago flour. The results showed that the addition of yam juice on immersion ofsago flour in assessment of organoleptic aroma, texture and color concentration of B3T4 (immersion of 16% juiceof bengkoang for 24 hours) was superior among all samples ranging from 3.7-3.8. The content of ash, water,protein, fat, carbohydrate and viscosity of sago flour samples were 0.34-1.66%, 4.83-5.83%, 2.00-2.27%, 2.38 2.61%,87.63-90.45% and 21.4 - 68.31, respectively. Ash, water, protein and fat contents decreased withincreasing immersion time but carbohydrate content increased and met SNI standards.Keywords:sago, yam, juiceABSTRAKTujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh lama perendamansari bengkoangterhadap karakteristikfisik, kimia dan organoleptik pada tepung sagu. Hasil penelitian menunjukkan dengan adanya penambahankosentrasi sari bengkoang terhadap perendaman tepung sagu dalam penilaian organoleptik aroma, tekstur danwarna kosentrasi B3T4 (perendaman 16% sari bengkoang selama 24 jam) paling unggul di antara semua sampelyang berkisar antara 3,7-3,8. Kadar kadar abu, air, protein, lemak, karbohidrat dan viskositas sampel tepung saguberturut-turut sebesar 0,34-1,66%, 4,83-5,83%, 2,00-2,27%, 2,38-2,61%, 87,63-90,45% dan 21,4 – 68,31. Kadarabu, kadar air, kadar protein dan lemak mengalami penurunan seiring meningkatnya waktu lama perendamannamun kandungan karbohidrat semakin meningkatdan memenuhi standar SNI.Kata kunci: sagu, bengkoang, sariABSTRACTThe purpose of this study was to determine the effect of immersion time of yam juice on physical, chemicaland organoleptic characteristics of sago flour. The results showed that the addition of yam juice on immersion ofsago flour in assessment of organoleptic aroma, texture and color concentration of B3T4 (immersion of 16% juiceof bengkoang for 24 hours) was superior among all samples ranging from 3.7-3.8. The content of ash, water,protein, fat, carbohydrate and viscosity of sago flour samples were 0.34-1.66%, 4.83-5.83%, 2.00-2.27%, 2.38 2.61%,87.63-90.45% and 21.4 - 68.31, respectively. Ash, water, protein and fat contents decreased withincreasing immersion time but carbohydrate content increased and met SNI standards.Keywords:sago, yam, juiceABSTRAKTujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh lama perendamansari bengkoangterhadap karakteristikfisik, kimia dan organoleptik pada tepung sagu. Hasil penelitian menunjukkan dengan adanya penambahankosentrasi sari bengkoang terhadap perendaman tepung sagu dalam penilaian organoleptik aroma, tekstur danwarna kosentrasi B3T4 (perendaman 16% sari bengkoang selama 24 jam) paling unggul di antara semua sampelyang berkisar antara 3,7-3,8. Kadar kadar abu, air, protein, lemak, karbohidrat dan viskositas sampel tepung saguberturut-turut sebesar 0,34-1,66%, 4,83-5,83%, 2,00-2,27%, 2,38-2,61%, 87,63-90,45% dan 21,4 – 68,31. Kadarabu, kadar air, kadar protein dan lemak mengalami penurunan seiring meningkatnya waktu lama perendamannamun kandungan karbohidrat semakin meningkatdan memenuhi standar SNI.Kata kunci: sagu, bengkoang, sariABSTRACTThe purpose of this study was to determine the effect of immersion time of yam juice on physical, chemicaland organoleptic characteristics of sago flour. The results showed that the addition of yam juice on immersion ofsago flour in assessment of organoleptic aroma, texture and color concentration of B3T4 (immersion of 16% juiceof bengkoang for 24 hours) was superior among all samples ranging from 3.7-3.8. The content of ash, water,protein, fat, carbohydrate and viscosity of sago flour samples were 0.34-1.66%, 4.83-5.83%, 2.00-2.27%, 2.38 2.61%,87.63-90.45% and 21.4 - 68.31, respectively. Ash, water, protein and fat contents decreased withincreasing immersion time but carbohydrate content increased and met SNI standards.Keywords:sago, yam, juiceABSTRAKTujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh lama perendamansari bengkoangterhadap karakteristikfisik, kimia dan organoleptik pada tepung sagu. Hasil penelitian menunjukkan dengan adanya penambahankosentrasi sari bengkoang terhadap perendaman tepung sagu dalam penilaian organoleptik aroma, tekstur danwarna kosentrasi B3T4 (perendaman 16% sari bengkoang selama 24 jam) paling unggul di antara semua sampelyang berkisar antara 3,7-3,8. Kadar kadar abu, air, protein, lemak, karbohidrat dan viskositas sampel tepung saguberturut-turut sebesar 0,34-1,66%, 4,83-5,83%, 2,00-2,27%, 2,38-2,61%, 87,63-90,45% dan 21,4 – 68,31. Kadarabu, kadar air, kadar protein dan lemak mengalami penurunan seiring meningkatnya waktu lama perendamannamun kandungan karbohidrat semakin meningkatdan memenuhi standar SNI.Kata kunci: sagu, bengkoang, sari
PENGARUH PENAMBAHAN VIRGINE COCONUT OIL (VCO) TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK DAN ORGANOLEPTIK COKELAT BATANG Acep, Sujatnika; Tamrin, Tamrin; Baka, la Rianda
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 2, No 2 (2017): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.191 KB) | DOI: 10.33772/jstp.v2i2.2611

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan VCO terhadap karakteristik fisik ddanorganoleptik cokelat batangan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari enamperlakuan yaitu (100), (80:20), (75:25), (70:30), (65:35) dan (60:40). Hasil menunjukkan bahwa cokelat batangan (VCO 25%)yang dihasilkan dengan skor penilaian kesukaan tertinggi terhadap warna, aroma, tekstur dan rasa berturut-turut yaitu 4.14%(suka), 4.18% (suka), 3.52% (suka) and 3.93% (suka).  Kandungan air, abu dan lemak berturut-turut yakni 2.31 (%),  1.53(%) dan 55.60 (%). Sehingga dapat disimpulkan bahwa cokelat batangan dengan penambahan VCO dapat  diterima olehkonsumen.Kata kunci: cokelat batangan, nilai gizi, organoleptik, VCO  
KAJIAN PENAMBAHAN BUBUK KAKAO ( Theobroma cacao L.) DALAM KOMPOSISI ADONAN TERHADAP PENILAIAN ORGANOLEPTIK, KARAKTERISTIK FISIK, AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN MASA SIMPAN ROTI TAWAR Jannah, Nur Iffatul; tamrin, tamrin; Asyik, Nur
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 3, No 2 (2018): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (804.113 KB) | DOI: 10.33772/jstp.v3i2.4425

Abstract

ABSTRACT This study aimed to determine the effect of addition of cocoa powder in dough composition on organoleptic test, physical andchemical characteristics and the shelf life of bread. This research used Randomized Block Design (RAK) with variation ofcocoa powder addition ie. 0%, 2,5%, 5%, 7,5% and 10%. The results showed that panelists liked fresh bread with theaddition of 7,5% cocoa powder with a color preferences score of 4.08 (likes), taste of 4.18 (likes), aroma of 3.96 (like) andtexture 3,78 (like). However, the best antioxidant activity was in the addition of 10% cocoa powder with antioxidant activity of85.71% and IC50 value of 65.47 μg/mL. Increasing the addition of cocoa powder hence the shelf life decreased, so it can beconcluded the addition of cocoa powder increasing the antioxidant activity but reduced the shelf life of bread. Keywords: Cocoa powder,wheatbread, antioxidants and shelf life. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan bubuk kakao dalam komposisi adonan terhadap penilaianorganoleptik,karakteristik fisik dan kimia serta masa simpan roti tawar. Penelitian ini menggunakan Rancangan AcakKelompok (RAK) dengan variasi penambahan bubuk kakao yaitu 0%, 2,5%, 5%, 7,5% dan 10%. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa panelis menyukai roti tawar dengan penambahan bubuk kakao 7,5% dengan skor penilaian kesukaanwarna 4,08 (suka), rasa 4,18 (suka), aroma 3,96 (suka) dan tekstur 3,78 (suka). Namun, aktivitas antioksidan terbaik padaperlakuan penambahan bubuk kakao 10% dengan aktivitas antioksidan 85,71% dan nilai IC50 65,47 µg/mL. Semakinmeningkat penambahan serbuk kakao maka umur simpannya semakin menurun, sehingga dapat disimpulkan penambahanbubuk kakao meningkatkan aktivitas antioksidan, namun tidak meningkatkan lama penyimpanan roti tawar. Kata kunci: Bubuk kakao, roti tawar, antioksidan dan masa simpan.
PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG SAGU (Metroxylon sp.) TERFERMENTASI DAN PENAMBAHAN PUTIH TELUR TERHADAP PENILAIAN SENSORIK DAN NILAI GIZI MIE KERING Rinto, Rinto; Tamrin, Tamrin; muzuni, muzuni
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 2, No 3 (2017): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.259 KB) | DOI: 10.33772/jstp.v2i3.2637

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung sagu terfermentasi dan putih telur terhadappenilaian sensorik dan kandungan nilai gizi mie kering. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL)dengan perlakuan terdiri dari S (30%, 40%, 50%) dan P (10% dan 20%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuanterbaik yaitu pada komposisi tepung terigu 70%,  tepung sagu terfermentasi 30% dan  putih telur 10% dengan skor penilaianterhadap warna 3.78% (disukai), aroma 3.54% (disukai), tekstur 3.44% (disukai), rasa 3.50% (disukai). Kadar air, abu, lemak,serat kasar, protein dan karbohidrate berturut-turut yaitu 2.75 (%),10.69 (%), 0.68 (%), 0.23(%), 5.81 (%) dan 80.07 (%).Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan  menunjukan bahwa mie kering subtitusi tepung sagu termodifikasi danpenambahan putih telur disukai dan diterima oleh konsumen sehingga dapat mengurangi impor tepung terigu di masa yangakan datang. Kata kunci: tepung sagu terfermentasi, putih telur, mie kering, nilai sensorik, kandungan gizi.
PENGARUH PENAMBAHAN BUBUK PANDAN TERHADAP KARAKTERISTIKORGANOLEPTIK, FISIK, DAN KIMIA DARI SIRUP AIR KELAPA Akbar, Ali; Tamrin, Tamrin; sadimantara, muhammad syukri
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 2, No 5 (2017): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.441 KB) | DOI: 10.33772/jstp.v2i5.3740

Abstract

ABSTRACT  Coconut is a versatile plant, because all the coconut is beneficial to human life. Coconut water has a good nutritional contentso it is potential to be processed into beverage products and syrup from coconut water. Providing natural dyes from pandanleaves can addition a good quality in terms of color, aroma, taste, viscosity and physical-chemical characteristics of coconutwater syrup. This study aimd to utilize the waste of coconut water by processing to coconut water syrup. This study used complete randomized design consist of pandan powder addition of 4 g (P1), 6 g (P2), 10 g (P3) and 20 g (P4). The resultsshowed that the organleptic test of color and taste were very significant effect. The smell and viscosity were significant effect.While analysis of viscosity, pH and glucose content of syrup were 0.021 cP, 4.00 and 77.02%, respectively. Keywords: Coconut, pandan, organoleptic, viscosity.  ABSTRAK Kelapa merupakan tanaman serbaguna, karena seluruh bagian kelapa  bermanfaat bagi kehidupan manusia. Air kelapamemiliki kandungan gizi yang cukup baik maka sangat berpotensi untuk diolah menjadi produk minuman dan sirup dari airkelapa. Pemberian pewarna alami dari daun pandan dapat menambah kualitas baik dari segi warna, aroma, rasa,kekentalan dan karakteristik fisiko kimia sirup air kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk pemanfaatan limbah air kelapadengan mengolah sebagai sirup air kelapa. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap yang terdiri penambahanbubuk pandan sebanyak 4 g (P1), 6 g (P2), 10 g (P3) dan 20 g (P4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji organleptikwarna dan rasa berpengaruh sangat nyata. Aroma dan kekentalan berpengaruh nyata. Sedangkan hasil analisis viskositas,pH dan kandungan glukosa sirup berturut-turut  sebesar 0,021 cP,  4.00 dan 77,02%.  Kata Kunci: Kelapa, pandan, organoleptik, viskositas.
PENGARUH PENAMBAHAN PEKTIN KULIT BUAH KAKAO TERHADAP SIFAT SENSORIK COKELAT BATANG Fajri, Fadhlan; Tamrin, Tamrin; Asyik, Nur
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 2, No 6 (2017): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.491 KB) | DOI: 10.33772/jstp.v2i6.3867

Abstract

ABSTRACT  Chocolate bar is a derivative product of cocoa beans, but it has a problem of easily melting at room temperature.To solve the problem, we used pectin extracted from the cacao pod husk to improve the texture of chocolate bars.This study aimed to study the effect of pectin addition on the sensory properties of chocolate bar. This study usedthe non-factorial completely randomized design (CRD) consisted of four treatments, which were the addition of0%, 0.5%, 1%, and 1.5% pectin of the cocoa paste weight. Observational variables consisted of the analysis ofsensory properties (color, flavor, taste, and texture). The data were analyzed using analysis of variance (ANOVA).If there was a sample with significant effect on observation variable, then it was further analyzed by Duncan'smultiple range test (DMRT) at 95% confidence level. The results show that the addition of pectin significantlyaffected the color, aroma, and taste while it had a very significant effect on the texture. 1.5% pectin additiontreatment (P3) was the most preferred treatment by panelists with a hedonic rating score of color, aroma, texture,and taste reached 4.38 (liked), 3.96 (slightly like), 4.11 (like), and 4.11 (like), respectively. Keywords: Pectin, chocolate bar, sensory properties.  ABSTRAK  Cokelat batang merupakan suatu produk derivat dari biji kakao, tapi cokelat batang memiliki masalah mudahmeleleh pada suhu ruang. Untuk mengatasi masalah tersebut dimanfaatkan pektin yang diekstrak dari kulit buahkakao untuk memperbaiki tekstur cokelat batang tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruhpenambahan pektin terhadap sifat sensorik cokelat batang. Penelitian ini menggunakan Rancangan AcakLengkap (RAL) non-faktorial. Penelitian ini terdiri atas 4 perlakuan, yaitu penambahan pektin 0%; 0,5%, 1%, dan1,5% dari berat pasta kakao. Variabel pengamatan terdiri atas analisis sifat sensorik (meliputi warna, aroma, rasa,dan tekstur). Data dianalisis menggunakan Analisis Ragam (ANOVA), apabila berpengaruh nyata terhadapvariabel pengamatan, maka dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf kepercayaan95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan penambahan pektin berpengaruh nyata terhadap warna,aroma, dan rasa, serta berpengaruh sangat nyata terhadap tekstur. Perlakuan penambahan pektin 1,5% (P3)merupakan perlakuan yang paling disukai panelis dengan skor penilaian kesukaan (hedonik) terhadap warna 4,38(suka); aroma 3,96 (agak suka); tekstur 4,11 (suka); dan rasa 4,11 (suka).Kata kunci: Pektin, cokelat batang, sifat sensorik.
PENGARUH PENAMBAHAN SARI JAHE MERAH (Zingiber dffociniale Var. Rubrum) TERHADAPKARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN MINUMAN COKELAT Wahyunus, Wahyunus; Tamrin, Tamrin; wahab, djukrana
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 2, No 6 (2017): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.095 KB) | DOI: 10.33772/jstp.v2i6.3871

Abstract

ABSTRACT Chocolate drink is one of the alternative products of cocoa processing. The purpose of this study was to determine theformulation of chocolate drink preferred by consumers and to determine the antioxidant activity of chocolate drink with theaddition of red ginger extract. This study used a complete randomized design (CRD) consisting of five treatments withaddition of red extracts of 0 g (J0), 2 g (J1), 3g (J2), 4 g (J3) and 5 g (J4). The results showed that panelists liked thechocolate drink with the addition of ginger juice of 4 g (J3). The antioxidant activity of chocolate drink increased withincreasing the addition of red ginger extract, this is due to red ginger contains phenol compounds that also act as antioxidant.  Keywords: Red ginger extract, chocolate drink, organoleptic, antioxidant. ABSTRAK Minuman cokelat merupakan salah satu produk alternatif dari hasil pengolahan kakao. Tujuan penelitian ini adalahuntuk mengetahui formulasi minuman cokelat yang disukai konsumen dan untuk mengetahui aktivitas antioksidandari minuman cokelat dengan penambahan sari jahe merah. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap(RAL) yang terdiri dari lima perlakuan penambahan jahe merah 0 g (J0), 2 g (J1), 3g (J2), 4 g (J3), dan  5 g (J4).Hasil penelitian menunjukkan bahwa panelis menyukai minuman cokelat dengan penambahan sari jahe sebanyak4 gram (J3). Aktivitas antioksidan minuman cokelat meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah penambahansari jahe merah disebabkan jahe merah mengandung senyawa fenol yang juga berfungsi sebagai antioksidan. Kata Kunci: Sari jahe merah, minuman cokelat, organoleptic, antioksidan.
PENGARUH SUBSTITUSI GULA AREN (Arenga pinnata Merr.) DAN PENAMBAHAN NIB KAKAO (Theobroma cacao L.) TERHADAP KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK DARK CHOCOLATE Reski, Reski; Tamrin, Tamrin; Asyik, Nur
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 3, No 1 (2018): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PANGAN
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.818 KB) | DOI: 10.33772/jstp.v3i1.3977

Abstract

ABSTRACT  This study aimed to determine the effect of palm sugar substitution and cocoa nib addition on the organoleptic assessment ofdark chocolate. This study used a completely randomized design (CRD) of two factors. The first factor was the concentrationof the substituted palm sugar with two treatments, i.e., 0% palm sugar substitution (G1) and 50% palm sugar substitution(G2). The second factor was the concentration of the added cocoa nib with three treatments, i.e,. 3% (N1), 6% (N2), and 9%(N3) of 35 grams of the dark chocolate. Observational variables consisted of the analysis of organoleptic properties (color,aroma, taste, and texture). The data were analyzed using GLM (generalized linear models). The significant results thenanalyzed further with Duncan's multiple range test (DMRT) at 95% confidence level. The results show that the palm sugarsubstitution and the cocoa nib addition had a very significant effect on the color while significantly affected the taste andtexture. However, there was no significant effect on the aroma. G2N1 samples (50% substituted palm sugar and % addedcocoa nib) was the most preferred by panelists for organoleptic assessment with scores of color, aroma, taste, and texturereached 4.24 (like), 4.04 (like), 4.66 (very like), and 4.49 (like), respectively. Keywords: Palm sugar, cocoa nib, dark chocolate, organoleptic properties.  ABSTRAK  Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh substitusi gula aren dan penambahan nib kakao terhadap karakteristikorganoleptik dark chocolate. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dalam pola faktorial terdiri daridua faktor. Faktor pertama adalah variasi jumlah substitusi gula aren yaitu 0% (G1) dan 50% (G2). Faktor kedua adalahvariasi penambahan nib kakao yaitu 3% (N1), 6% (N2) dan 9% (N3) dari berat dark chocolate. Variabel pengamatan terdiriatas analisis sifat organoleptik (meliputi warna, aroma, rasa, dan tekstur). Data dianalisis menggunakan GLM (GeneralizedLinear Models), apabila berpengaruh nyata terhadap variabel pengamatan, maka dilanjutkan dengan uji Duncan’s MultipleRange Test (DMRT) pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi gula aren danpenambahan nib kakao berpengaruh sangat nyata terhadap warna (P<0,01) berpengaruh nyata terhadap rasa dan tekstur(P<0,05) dan berpengaruh tidak nyata terhadap aroma (P>0,05) Sampel G2N1 (substitusi gula aren 50% dan penambahannib kakao 3%) merupakan perlakuan yang paling disukai panelis dengan skor penilaian organoleptik terhadap warnasebesar 4,24 (suka); aroma sebesar  4,24 (suka ); rasa sebesar 4,66 (sangat suka); dan tekstur sebesar 4,49 (suka). Kata kunci: gula aren, nib kakao, dark chocolate, karakteristik organoleptik.  
Co-Authors - Afrizal A.A. Ketut Agung Cahyawan W AA Sudharmawan, AA ABDU RAHMAN BACO, ABDU RAHMAN Abdul Gafur Marzuki Abdul Haliq, Abdul Abdullah, Nursanti Acep, Sujatnika Adipa, Rakha Aditya, Rizki Andri Ahmad Adriani, Rovina Adrianti, Yulis Afrilia, Yuliani Agung, Amy Pratiwi Agus Haryanto Ahmad, Khamsiah Aisah, Mutiara Nur Aisyah, Deva Ayu Aji, Armadito Abilawa Cipta Ali Akbar Alpandi, Alpandi Amalia, Anggun Clarisa Amanda, Ikko Putri Anas, Ismail Andayani, Siti Andi Bahrun Andriyani, Yulita Andina Anggereni, Kustia Angggraini, Dewi Anggraini, Serly Angraeni, Rini Annisa Fitriani, Annisa Annisa, Wa Ode Siti Nur Ansharullah ansharullah Ansori, Ardy Setya Aprilya, Dea Aprinal, Fery Aras Syazili Arif, Marhana Aris, M. Aris Aris, Muhammad Ariyani, Gusniar Paulin AS Aku, AS Asdar Asdar Ashar, Fitriyani Asnani Asnani Asranudin Asranudin, Asranudin Asri B, M. Asri, Ahmad Asrinaldi Asrinaldi Astuti, Wa Ode Reni Atlantic, Mia Ayu, Melani K Ayuningsih, Fitria Azra, Muhammad Rizki Basri, Nur Waqiyah Bidul, Sayang Budianto Lanya Budy Wiryawan Cahyani, Devi Reskita Cicih Sugianti Damayanti, Eko Regita Darsan, Ismi Musdalifah Daud, Asmar Hi Davitri, Nessia Defira, Citra Demato, Pingkan Najua Deni Karsana Desyandri Desyandri Doni saputra Dwi Dian Novita Dwi Ermawati Rahayu Dwi Retnaningsih, Dwi Eka Lidiasari Elhamida Rezkia Amien Eny Kurnia Erni Danggi Evametha Vitranilla, Yudith Fadila Fadila, Fadila Fahlani, Wd Wd Sitti Aisyah Nurul Faizah, Intan Nurul Fajri, Fadhlan Fajriani Suaib, Yermia Nur Faradillah, F Fatinah, Siti Febriana, Elma Ferdin, Ferdin Filli Pratama Fropitasari, Irna Gemilang, Tirta Satria Ghufroni, Muhammad Afif GP, Muhammad Wahyudi Gusprinadi, Hanes Gustina, Risma Haisen Hower Haka, Yogi Hamente, Darwin Hanif, Anwar Hasiah, Hasiah Hasni Hasni Hayati, Wa Ode Rosmila Helmi Helmi Hermanto Hermanto Herni, Sitti Hery Widijanto Hidayatullah, Martin Sulung Hutriani, Nur Iba, Wa Ibrahim Ibrahim Ibrahim, Mohammad Nuh Ichsan, Onne Akbar Nur Idaman Idaman Idris Patekkai Ikbal, La Ode Ilma Sarimustaqiyma Rianse Imran Imran INDAH PUSPITASARI Iralistari, Waode Iralistar Irawati Irawati Irma Setiawan, Irma Irma Yanti Irman Irman Irmayanti Irmayanti, Irmayanti Isamu, Kobajashi Togo Isamu, Kobajashi Togo Ishak, Andi Abdul Azis Jamhari Jamhari Jamrudin, Hasrin Jannah, Nur Iffatul Jayadi, Muhammad Juairiah Juairiah, Juairiah Juharni, Juharni Jumadin ., Jumadin Karyatin Karyatin, Karyatin Kasim, Nurdin Kiromah, Isrofiatul Kuncoro, Sapto Kurniawan, Yoni Kuswanta Futas Hidayat L, Mariani L, Mariani. La Aba La Karimuna La Ode Nafiu La Oge La Rianda Labenua, Rusmawati Laibu, Hartina Landika, Wahyu Aditiawan Lestari, Wa Ode Mazwin Lili Fitriani Linasari, Linasari Madiki, A Maharani Maharani, Maharani Maktub, Zana Azalia Malan, Sudirto Mardianta, I Gede Mareli Telaumbanua Mariana, Nining Marisi, Esther Lenny Dorlan mariyati mariyati Marpongahtun, Marpongahtun Mataputun, Donny Richard Ma’bar, M. Fadin Meli, Wa Ode Merynda Indriyani Syafutri Mintarsih, Endah mondo, Firdawati Muchdar, Fatma Mufti Abdul Murhum Muh. Aris Muhammad Amin Muhammad Amrullah Pagala MUHAMMAD MASKUR, MUHAMMAD Muhammad Natsir Muhammad Ridwan Arif Muhammad Zakir Muhammad, Hardin Muntahar, Waisya Ade Muzuni, Muzuni Nabila, Leila Nahak, Gradiana Eny najar, najar Najarudin, Najarudin Nalefo, La Ngaropa, Siti Ntia, Wa Nugraha, Moch Isnaeni Nur Asyik, Nur Nur M, Wa Ode Dewiyanti Nur, Rahman Nurhasim, Agus Nurlin Nurlin, Nurlin Nurmadhani Fitri Suyuthi Ode Zuit, Wa Ode Oktafri Oktafri, Oktafri ottong, yuliana Panga, La Parwansyah, Parwansyah Patadjai, Andi Besse Pauzan, Muh Pirna, Pirna Pirnando, Heri Prasetya, Lisa Adum Pratiwi, Citra Prayoga, Agung Prayoga, M. Ilham Dio Purba, Rio Edy Saputra Putri, Cahyani Cahyanti Qadar Hasani Raden, Mustopa . Rahayu, Cicielia Ernawati Rahmad Hari Purnomo Rahmah, Fadhlilla Monica Rahmat, Saleh Rahmatang, Rahmatang Ramadhani, Imes Suci Ramadhon, Azkiya Putri Ramlan, H. Ranat, Zahratul Wardha Ranggawati, Mustika Ratna Ratna Rattagi, Risma Rego Reski, Reski Restu Libriani RH. Fitri Faradilla Ria Ariany Rima Berlian Putri Rimbun, Lenny Rosbi Rini Apriliani Rinto Rinto Ririn Ririn Ritonga, Irene I. C. Riyadi Subur, Riyadi Rosdiana Rosdiana Rovina Andriani Rudhan, Andi Rudi Febriamansyah Rumpa, Arham Rusalim, Muhammad Mifthah Ruslan B, Ruslan B Ruslan Ruslan Rusli, Solfian S, Rizki Kurniawan Sabrin, Muhammad Sadimantara, Muhammad Syukri sadimantara, muhammad syukri Safitri, Yuniar Andini Sakira, Yuviza Samadan, Gamal M Sandi Asmara Saputri, Rizky Ayu Sari, Fadilah Kurnia Sari, Lusi Puspika Sariati Sariati, Sariati Sarinah Sarinah Sarma, Irfan Santosa Sarmin Sartika Sartika Sasmara, Minche Satria Satria, Satria SATRIYAS ILYAS Septemberiadi, Lando Sesa, Alfreski Sangri Shihab, Shihab Siala, Muhammad Arwan Sihombi, Oryana Silvianti, Elvi Sinaga, Elisabeth Intan Sipa, Nandar Kusrail Sismiati, Sismiati Sitepu, Mia Anjelina Siti Suharyatun Sitti Aminah Somiadi, Somiadi Sri Cahyani, Sri Sri Rejeki Sri Rejeki Sri Sudono Saliro Sri Wahyuni Sri Waluyo St. Rukaiyah Sudarto Sudarto Sudirman, Nirwan Sugito - Sul, Muhammad Sulaiman, Syarifuddin Sulistiani, Puspita Novia Sulistianti, Wa ODe Nova Sulsia, Sulsia Sumarni, Sitti Surya, Aufa Suryani Suryani Susanti, Afryani Susanti, Kadek Intan Arni Sutrianingsih, Susi Suwarjoyowirayatno, Suwarjoyowirayatno Suwarjoyowirayatno, Suwarjoyowirayatno Swy, Ignatio Katriel Syaiful, Friska Syarthibi, Ahmad TAKDIR SAILI Takzim, Faris Taufiq Abdullah Taufiq Abdullah, Taufiq Tri Wardani Widowati Triantari, Novi Ufrianto, Ufrianto Ulinsa, Ulinsa Usman Rianse Usmar Usmar, Usmar Utami, Nadya Virera, Julian Imelda WA KUASA Wahab, Djukrana wahab, djukrna Wahidin Wahidin Wahyu, Rizky Wahyunus, Wahyunus WAODE MUNAENI Wardani, Devi Kusuma Warji Warji Waryati, Waryati Weka Gusmiarty Abdullah, Weka Gusmiarty Wicaksono, Yoga Arif Widyaningsih, Tri Sakti Wijaya, Riky Yan Winda Rahmawati Windyastuti Windyastuti, Windyastuti Wisaksono, Muaffan Alfaiz Wisnumurti, Yogie Wiweka Wiwied Widyastuti Wulandari, Tri Laela Yanti, Indri Yudi Haryono Yudistira Yudistira Yuga, Ahmad Yudha Yuliana Yuliana Yundari, Yundari Yuni Safitri Zakaria, Rizky