Claim Missing Document
Check
Articles

Dampak Asesmen Formatif Dalam Kurikulum Merdeka Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa di SMP Darul Qur’an Padang Felia Fitri; Tiara Cordelia; Merika Setiawati; Luthfiani
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 5 (2024): GJMI - MEI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i5.421

Abstract

Dalam artikel ini, mengeksplorasi asesmen formatif dalam kurikulum belajar merdeka belajar. Asesmen formatif yang berpusat pada penilaian selama proses pembelajaran, telah terbukti menjadi alat yang efektif untuk meningkatkan pemahaman dan pencapaian siswa. Guru dapat menggunakan metode ini secara teratur untuk memberikan umpan balik yang bermanfaat kepada siswa mereka, memungkinkan mereka untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan mereka, dan memberikan mereka peluang untuk belajar lebih banyak lagi. Selain itu, artikel ini membahas beberapa cara asesmen formatif dapat membantu meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran, menciptakan suasana kelas yang inklusif dan berkolaborasi, dan memberikan fondasi yang kuat untuk pengembangan kurikulum yang adaptif dan responsif. Dengan memahami lebih banyak tentang manfaat asesmen formatif, para pendidik diharapkan dapat memasukkan metode ini dengan lebih baik ke dalam praktik pengajaran mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak asesmen formatif dalam kurikulum merdeka terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan di SMP Darul Qur’an Padang. Subjek dalam penelitian ini 2 orang guru yang merupakan seorang wakil kurikulum dan seorang kepala sekolah yang juga mengajar di kelas 9 . Teknik pengumpulan data adalah dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi dengan wakil kurikulum dan kepala sekolah. Datanya dianalisis dengan beberapa pertanyaan yang sesuai dengan judul penelitian.
Inovasi Dalam Manajemen Kurikulum: Pemanfaatan Teknologi Dalam Meningkatkan Pembelajaran Di SDN 13 Sarik Alahan Tigo Gusna Reksi; Tria Windia Nita; Merika Setiawati; Luthfiani
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 5 (2024): GJMI - MEI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i5.434

Abstract

Pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan khususnya pada tingkat sekolah dasar (SD) sudah menjadi suatu kebutuhan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis bagaimana teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan pembelajaran siswa sekolah dasar, dengan fokus pada aplikasi pendidikan interaktif, platform pembelajaran online, dan penggunaan perangkat digital dalam proses pembelajaran. Melalui pendekatan kualitatif dan kuantitatif, penelitian ini mengumpulkan data dari berbagai sumber, antara lain survei terhadap guru dan siswa, studi literatur, dan observasi langsung praktik pembelajaran di beberapa sekolah dasar yang telah menerapkan teknologi dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi dalam pembelajaran dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, memperkaya sumber belajar, dan memfasilitasi pembelajaran individu dan kolaboratif yang lebih efektif. Aplikasi pendidikan interaktif membantu siswa memahami konsep dengan lebih baik melalui visualisasi dan simulasi. Platform pembelajaran online menawarkan akses ke sumber belajar yang lebih luas dan fleksibilitas waktu belajar, sementara penggunaan perangkat digital seperti tablet dan komputer memungkinkan siswa untuk belajar dengan cara yang lebih menarik dan interaktif. Namun penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan, antara lain ketimpangan akses terhadap teknologi, perlunya pelatihan guru dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran, dan perlunya pengembangan konten pendidikan digital yang sesuai dengan kurikulum. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan strategi untuk mengatasi tantangan tersebut, antara lain dengan meningkatkan infrastruktur teknologi di sekolah, mengembangkan program pelatihan guru, dan berkolaborasi dengan pengembang aplikasi pendidikan untuk menciptakan konten pembelajaran yang menarik dan relevan.
Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Di SMPN 1 Tanjung Raya Difa Tri Rahmadhani; Sindy Wisrah Wahyuni; Merika Setiawati; Luthfiani
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 6 (2024): GJMI - JUNI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i6.531

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi tentang penerapan kurikulum merdeka di SMPN 1 Tanjung Raya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dan kualitatif. Subyek penelitian ini adalah guru yang mengajar di kelas VII di SMPN 1 Tanjung Raya. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini berdasarkan observasi dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan beberapa pertanyaan dan observasi. Dari hasil analisis data, menurut guru yang mengajar di kelas VII penerapan kurikulum merdeka belajar di SMPN 1 Tanjung Raya sudah sangat baik diterapkan dan dilaksanakan .
Pendampingan Peningkatan Kualitas Aksi Nyata Pada Plafon Merdeka Mengajar Melalui Pemanfaatan Artificial Intellegence (AI) Desi Armi Eka Putri; Ikhwan; Merika Setiawati; Miftahul Jannah; Ririn Septya Yunita; Arman Ririnni
Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2024): Ekasakti Jurnal Penelitian & Pegabdian (November 2024 - April 2025)
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/ejpp.v5i1.1232

Abstract

SMPN 4 Kubung teachers already have good basic competencies but are lacking in maximizing technology with limited training. Apart from that, the school already has classroom facilities equipped with projectors and infocus screens, as well as the availability of other devices such as 15 units of computers, 15 units of chrome books and 82 units of tablets. So with the availability of these facilities their use has not been maximized in the learning process. The process, through the PKM program implemented, namely the use of technology supported by smart boards and AI, will create more interactive digitalization era learning. Method of implementing socialization service, training for 15 teachers, application of AI technology in the learning process at SMPN 4 Kubung, mentoring and evaluation. The implementation of the service program at SMPN 4 Kubung with a focus on improving real action documents showed significant results. The results of accurate data analysis from the implementation of community service at SMPN 4 Kubung show that the application of AI technology significantly improves the quality of real action documents prepared by teachers. By utilizing applications such as ChatGPT, Gemini, Canva, Quizizz, and Wordwall, teachers can produce more structured and informative documents. The community service activity with the title "Improving the Quality of Real Action on the Merdeka Teaching Ceiling through the Use of Artificial Intelligence (AI)" at SMPN 4 Kubung has succeeded in achieving several goals. increasing teachers' understanding of AI, increasing teachers' ability to integrate AI in learning, improving the quality of teachers' real actions, increasing the effectiveness and efficiency of the learning process at SMPN 4 Kubung.
PERAN DAN TANTANGAN GURU DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM Mai Syarah Fadila; Maulidia Davina Putri; Nur Halizha; Merika Setiawati; Hendri Budi Utama
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran pendidik memiliki signifikansi besar dalam proses pengembangan dan penerapan kurikulum. Pengembangan kurikulum menghadapi beberapa hambatan yang menjadi tantangan bagi guru, antara lain kesiapan tenaga pengajar, sarana dan prasarana pendidikan, perubahan dalam paradigma pembelajaran, serta penilaian dan evaluasi. Selain itu, kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, konsistensi dan keberlanjutan, perubahan dalam kebijakan pendidikan, keterbatasan dalam sumber daya, dinamika sosial dan teknologi, serta keragaman geografis dan budaya juga menjadi tantangan. Implementasi yang konsisten juga penting dalam konteks ini. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah kajian pustaka yang berasal dari peneliti perpustakaan, yaitu studi literatur. Data yang diperoleh dari sumber tersebut akan digabungkan, disaring, dan kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik interpretasi untuk memperjelas peran guru dalam menghadapi tantangan pengembangan kurikulum. Dengan adanya peran yang signifikan dari guru dalam menghadapi tantangan yang ada, hal ini berpotensi untuk meningkatkan kualitas sekolah, melalui adanya kurikulum yang relevan serta kelancaran dalam pelaksanaan program sekolah.
STRATEGI EFEKTIF DALAM MANAJEMEN KURIKULUM UNTUK PENDIDIKAN ABAD 21 Putri Adelia Bulkis; Riri Yulfi Aulia; Suci Hati Riski; Merika Setiawati; Hendri Budi Utama
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan abad ke-21 menuntut inovasi dalam manajemen kurikulum untuk memastikan peserta didik memiliki keterampilan yang relevan dengan perkembangan zaman yang dinamis. Artikel ini mengkaji strategi efektif dalam manajemen kurikulum yang relevan untuk menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21 dengan menggunakan metode literature review. Kurikulum abad 21 menekankan penguasaan kompetensi berpikir tingkat tinggi seperti berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, literasi teknologi, dan pembentukan karakter. Untuk mendukung tujuan tersebut, manajemen kurikulum perlu dilakukan secara adaptif, kontekstual, dan berbasis teknologi. Strategi yang diidentifikasi meliputi perencanaan pembelajaran yang relevan, penguatan kompetensi guru melalui pelatihan digital, penguatan kolaborasi antara sekolah dan orang tua, serta adopsi model pembelajaran inovatif seperti Project-Based Learning dan blended learning. Artikel ini juga menyoroti tantangan implementasi seperti kesenjangan digital, resistensi terhadap perubahan, dan perlunya infrastruktur pendidikan yang memadai. Dengan strategi dan inovasi yang tepat, institusi pendidikan dapat menciptakan ekosistem pembelajaran yang fleksibel, berkelanjutan, dan mampu mempersiapkan peserta didik untuk sukses di era global yang dinamis.
PERUBAHAN KURIKULUM SEBAGAI UPAYA INOVASI PENDIDIKAN DI INDONESIA Yutri Mutiara Dewi; Zakiya Rahima; Yola Syaflina; Merika Setiawati; Hendri Budi Utama
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan kurikulum sebagai upaya inovasi pendidikan di Indonesia. Metode yang digunakan adalah literature review dengan mengidentifikasi berbagai sumber literatur yang relevan, seperti buku dan artikel ilmiah yang membahas perubahan kurikulum dari tahun 1947 hingga implementasi Kurikulum Merdeka. Data yang diperoleh kemudian dianalisis untuk mengetahui inovasi pendidikan yang muncul akibat perubahan kurikulum tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap kurikulum, mulai dari Kurikulum 1947 hingga Kurikulum Merdeka, memiliki fokus dan pendekatan yang berbeda sesuai dengan tuntutan zamannya. Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas lebih besar bagi sekolah dan guru dalam melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan tuntutan abad ke-21. Simpulan penting dari penelitian ini adalah bahwa perubahan kurikulum di Indonesia merupakan inovasi pendidikan berkelanjutan yang mencerminkan upaya meningkatkan kualitas pendidikan nasional dengan tetap mempertahankan jati diri bangsa serta menyesuaikan diri dengan perkembangan global.
PENGARUH PERKEMBANGAN KURIKULUM TERHADAP PENDIDIKAN DI INDONESIA Nia Andriyani; Priti Yeni Putri; Ranti Anggini; Merika Setiawati; Hendri Budi Utama
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh perkembangan kurikulum terhadap pendidikan di Indonesia, dengan fokus pada dampak positif dan negatif. Menggunakan metode studi literatur, penelitian ini menganalisis berbagai sumber kredibel, termasuk jurnal ilmiah, buku, dan dokumen kebijakan, untuk mengumpulkan data dan wawasan yang relevan. Temuan menunjukkan bahwa meskipun perubahan kurikulum, seperti penerapan Kurikulum Merdeka, bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan menyesuaikan dengan tuntutan modern, perubahan ini juga menghadirkan tantangan signifikan. Masalah utama meliputi kesulitan yang dihadapi pendidik dalam beradaptasi dengan kurikulum baru, fasilitas yang tidak memadai di sekolah, dan perlunya komunikasi serta pelatihan yang efektif bagi guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa evaluasi berkelanjutan dan kolaborasi antara pemangku kepentingan sangat penting untuk keberhasilan implementasi kurikulum. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi strategi untuk meningkatkan pelatihan guru dan keterlibatan masyarakat dalam proses pendidikan agar perubahan kurikulum dapat memenuhi kebutuhan siswa dan masyarakat secara efektif.
Evaluasi dan Pengembangan Kurikulum Kunci Keberhasilan Pendidikan Berkelanjutan Syahla Atha Athallah; Syaira Dewanti Putriani; Tia Rahmi Ani; Merika Setiawati; Hendri Budi Utama
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan berkelanjutan merupakan salah satu tujuan utama dalam sistem pendidikan modern. Kurikulum yang efektif dan relevan menjadi faktor kunci dalam mencapai tujuan tersebut. Namun, kurikulum yang ada masih menghadapi beberapa tantangan, seperti kurangnya penekanan pada kompetensi abad 21, minimnya integrasi dengan kebutuhan masyarakat, serta kurang optimalnya metode pembelajaran yang diterapkan. Evaluasi terhadap kurikulum diperlukan untuk mengidentifikasi kelemahan dan menentukan langkah-langkah strategis dalam pengembangannya. Pengembangan kurikulum harus mencakup peningkatan kualitas pengajaran, penyesuaian dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta integrasi nilai-nilai sosial dan budaya. Selain itu, kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat sangat penting untuk memastikan kurikulum yang diterapkan mampu menjawab tuntutan zaman. Dengan adanya evaluasi dan pengembangan yang berkelanjutan, diharapkan sistem pendidikan dapat menghasilkan lulusan yang kompeten, inovatif, serta siap menghadapi tantangan global.
Peran Guru Dalam Pengembangan dan Implementasi Kurikulum Pendidikan Nurhidayani Nurhidayani; Livia Novelina; Bayu Putra Niami; Merika Setiawati; Nikmah Hayati
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan berkualitas memerlukan kurikulum yang tepat sebagai panduan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. Kurikulum berfungsi sebagai instrumen strategis yang mentransfer nilai, pengetahuan, keterampilan, dan sikap kepada peserta didik secara sistematis. Keberhasilan implementasi kurikulum sangat bergantung pada peran aktif guru sebagai ujung tombak pendidikan. Guru tidak hanya bertugas mengajar di kelas, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam merancang, menyesuaikan, dan mengevaluasi kurikulum sesuai kebutuhan peserta didik dan konteks lokal. Kemampuan guru dalam menyesuaikan kurikulum dengan perkembangan zaman sangat penting agar pembelajaran tetap relevan dengan tantangan global dan kemajuan teknologi. Selain aspek kognitif, guru juga berperan dalam mengembangkan kurikulum untuk membentuk generasi berintegritas dan bertanggung jawab. Kajian ini menggunakan metode studi literatur untuk menganalisis peran sentral guru dalam pengembangan dan implementasi kurikulum sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan nasional di era globalisasi. Guru bukan hanya pelaksana teknis pembelajaran, tetapi juga perancang masa depan pendidikan yang menentukan keberhasilan sistem pendidikan secara keseluruhan.
Co-Authors Adilla Maiwahyu Putri Aditya Riza Putra Afita Sulaiman Akram Maulana Yamin Alan Pratama Alda Laila Pertiwi Aldrich Azka Fiqriah Alfathia Zahra Putri Zullin Anggun Ramadhani Putri Utami Anisa Fitriani ANISAH Apri Chesa Fournanda Ardila Rahmadani Arman Ririnni Atiqah Miftahul Huda Azzahra Vidi Umaira Bayu Putra Niami Cici Hidayah Darma Mulya Eka Putri Dea Hamanda Dearna Esza Della Marsyanda Putri Desi Armi Eka Putri Destia Putri Cahyani Devina Maharani Dewi Fitri Yeni Dhea Permata Surya Dian Sri Rahmadani Difa Tri Rahmadhani Dinda Bastari Disa Yolanda Diva Rahmania Doni Adriansyah Dwi Rahmiyana Febriana Elshi Aidira, Della Emilsa Fitriana Enjelita Putri Fadea Aulia Rahman Fadhlya Hidayattul Fadilul Rahman Fahma Hakim Felia Fitri Fiolinda Febriana Gita Meisya Febrina Gladis Aprilia Rahayu Gusna Reksi Habib Bintang Anugrah Habib Rizki Haellsa Tanjung Hanifiyah Zahra Hazimah Dzikra Hayati Hendri Budi Uatama Hendri Budi Utama Hendri Budi Utama4 Ikhwan Ikhwan Ikhwan Indri Fauzizah Irsyad irsyad, irsyad Isyad Jihan Roobiaht Jihan Salsabilla Hendri Karin Sevira Keysha Ardian Fatika Khairunnisa Luqyana Lenny Ristiani Livia Novelina Lusiana Putri Lubis Lutfi Alvina Luthfiani Luthfiani Luthfiani Mai Syarah Fadila Marcha Juliadrianti Marhayani Marhayani Marhayani, Marhayani Marsya Dwi Anjelina Maulatul Fanisa Maulidia Davina Putri Meliza Astuti Melliyati Putri Melsa Amanda MIFTAHUL JANNAH Mila Amelia Mila Wati Milatul Rahmawati Mira Tiara Saputri Muhammad Adzikra Irsy Muhammad Ilham Rafi Mulyani Mulyani Muthiara Syahra Mutia Adiva Nadia Putri Nasution Naila Zulfa Nasyanda Indah Joelia Nasywa Faiza Khairani Neysha Amini Putri Nia Andriyani Nikmah Hayati Nivatul Hasanah Nola Agustin Novriza Nur Fadilah Putri Nur Fadillah Putri Nur Faizah Nur Halizha Nur Lilla Yusa Nur Putri Khalbi Nurhidayani Nurhidayani Nurul hayati Okta Vinda Lustikha Priti Yeni Putri Putri Adelia Bulkis Putri Chayu Ningsih Putri Utami Rafif Al-Ghani Rahma Syarifah Rahmatul Okta Fiani Raisa Purnama Jingga Ranti Anggini Rendi Heriza Ibra Reva Kurnia Dewita Rifki Amiyatno Rima Anjeli Riri Fratiwi Iyanda Riri Yulfi Aulia Ririn Septya Yunita Riski Apriyanti Risky Prasetya Rossa Ananda Zuliana RR. Ella Evrita Hestiandari Rusdinal Sabrina Oktavia Safitri Kharisma Saidah Amini Gaja Salma Shafira Salvika Salvika, Salvika Sania Dwi Lukita Sania Gusnita Sarah Georetty Manullang Sayida Nurul Izzati Selpi Angraini Septia Lasia Putri Sesi Ulul Azizah Sherca Marcadia Sherin Afiqah Shyltia Putri Silvetrelli Ririn Sitohang Silvia Hanani Silvyna Sya’bani Sindy Wisrah Wahyuni Siti Qur’aini Ilani Siti Zahra Zafira Sri Wahyuni Suci Hati Riski Suci Mariyah Ramadhani Suci Nuranika Suci Ramadhani Sulastia Sulastia, Sulastia Syahla Atha Athallah Syaira Dewanti Putriani Syifa Syakirah Tarissa Nabila Iska Tasyla Nindia Rafikasha Tesi Sukaesi Tia Rahmi Ani Tiara Cordelia Tiara Rahma Dona Tiara Rahmadona Tondi Alvado Tria Windia Nita Vanessa Zahra Vebbiola Putri Shasqia Wardah Qoniah Salsabila Wila Agustika Rahayu wina roza fahira Yesasri Yesasri Yesi Novita Sari Yola Syaflina Yolanda Afrida Fitri Yosi Angel Dirawati Yuci Aidil Hanabi Yuni Widiyastuti Yutri Mutiara Dewi Zahra Aksell Vahrezy Zakiya Rahima Zikra Olivia