p-Index From 2021 - 2026
12.524
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Bumi Lestari Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Padjadjaran Journal of Dentistry Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Kesehatan Komunitas Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Journal of Public Health for Tropical and Coastal Region Jurnal Inovasi Kebijakan Indonesian Journal of Medicine Journal of Maternal and Child Health JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Journal on Education Manuju : Malahayati Nursing Journal International Journal of Nursing and Health Services (IJNHS) Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Health Information : Jurnal Penelitian Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Pendidikan dan Kewirausahaan Responsive: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora dan Kebijakan Publik Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Health and Behavioral Science Timorese Journal of Public Health Lontar : Journal of Community Health Media Kesehatan Masyarakat Jurnal Health Sains Jurnal Pangan, Gizi dan Kesehatan Jurnal Promotif Preventif Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan AloHA International Journal of Health Advancement (AIJHA) MAHESA : Malahayati Health Student Journal Ascarya: Journal of Islamic Science, Culture and Social Studies International Journal of Social Science Pancasakti Journal Of Public Health Science And Research Interdisciplinary Social Studies Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi International Journal of Public Health Excellence (IJPHE) Innovative: Journal Of Social Science Research SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Epidemiological Journal of Indonesia Public Health Risk Assesment Journal Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Jurnal Kesehatan Oshada Journal of Evidence - Based Nursing and Public Health Jurnal Widya Medika Socious Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Risk factor analysis and preventive health behavior in the control of blood glucose among patients with type II diabetes mellitus: A community-based cross-sectional study Panjaitan, Panondang N.; Weraman, Pius; Adu, Apris A.
Public Health Risk Assesment Journal Vol. 3 No. 1: July (2025)
Publisher : Institute for Advanced Science, Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61511/phraj.v3i1.2025.1651

Abstract

Background: Diabetes Mellitus (DM) Disease is rapidly increasing in Indonesia. This disease is defined as either our random blood glucose level >200 mg/dL or fasting blood glucose level >126 mg/dL. Maintaining a controllable blood glucose level (either less than 200 mg/dL for random blood glucose level or less than 126 mg/dL for fasting blood glucose level) in Type II DM patients is obviously playing an important role to avoid any complications such as stroke disease, heart disease and kidney failure. The purpose of this research is to analyze the risk factors contributing to uncontrolled blood glucose in Type II DM patients who come to visit Alak Public Health Centre, city of Kupang. Methods: This research is a quantitative analytic study with cross sectional method, with a total sample of 68 respondents. The statistical analysis carried out by Computer Program is univariate, bivariate and multivariate analysis. Findings: The result of this research shows significant factors contributing to uncontrolled blood glucose level are Body Mass Index (BMI) p value=0.003, patients compliance (p value=0.003), Knowledge of DM (p value=0.011), Regular Physical Activity (p value=0.000), Food Order (p value=0.024), Smoking (p value=0.524) and family support (p value=0.077). The dominant factor which has more significant effect on uncontrolled blood glucose level in Type II DM patients is regular physical activity (p value=0.001). Conclusion: Uncontrolled blood glucose in Type II DM patients is strongly influenced by multiple behavioral and lifestyle factors, with regular physical activity being the most dominant. Strengthening patient education, compliance, and health promotion at the primary care level is essential to improve glycemic control and prevent complications. Novelty/Originality of this article: In order to maintain controlled blood glucose level in Type II DM patients it is suggested that all health workers in public health centre pay more promotive measure to risk factors affecting the bllood glucose in Type II DM patients with effective medias and methods.
Analisis Implementasi Kebijakan Skrining Hipotiroid Kongenital di Indonesia: Studi Kasus di Kabupaten Kupang Riwu, Only Ivonila; Marni, Marni; Handoyo, Nikolas E.; Weraman, Pius; Mado, Fransiskus G.
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 4 (2025): Agustus 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i4.2006

Abstract

Rendahnya cakupan skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) pada bayi baru lahir di Indonesia, termasuk di Kabupaten Kupang, berisiko meningkatkan angka keterlambatan diagnosis dan kecacatan perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Program SHK berdasarkan Permenkes No.78 Tahun 2014 di Kabupaten Kupang. Penelitian ini merupakan studi kualitatif deskriptif analitik dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan Focus Group Discussion terhadap 15 informan dari Dinas Kesehatan dan RSUD Naibonat. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan thematic analysis dengan triangulasi sumber dan metode untuk menjaga validitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan SHK masih menghadapi kendala pada aspek input (SDM belum terlatih, logistik terbatas), proses (perencanaan dan koordinasi belum maksimal), dan output (cakupan skrining masih rendah). Belum adanya regulasi teknis daerah serta lemahnya jejaring antarinstansi turut memengaruhi efektivitas pelaksanaan program. Kesimpulannya, implementasi Program SHK di Kabupaten Kupang belum berjalan optimal dan memerlukan penguatan dalam aspek sumber daya, tata kelola, serta kebijakan pendukung.
Efektivitas Pendidikan Kesehatan terhadap Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Hipertensi: Studi Pra-Eksperimental di Fasilitas Kesehatan Primer Dalong, Lusia; Manurung, Imelda F. E.; Berek, Noorce Ch.; Weraman, Pius; Roga, Anderias Umbu
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 4 (2025): Agustus 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i4.2040

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang berkontribusi besar terhadap angka morbiditas dan mortalitas di Indonesia. Salah satu strategi pengendaliannya adalah melalui peningkatan kepatuhan minum obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pendidikan kesehatan menggunakan leaflet dan kartu kontrol pengobatan terhadap kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi. Desain penelitian adalah pre-eksperimental one group pretest-posttest dengan 32 responden yang dipilih secara purposive berdasarkan kriteria inklusi tertentu. Intervensi diberikan dalam bentuk pendidikan kesehatan yang disampaikan melalui leaflet dan kartu kontrol. Analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan signifikan pada kepatuhan minum obat setelah intervensi (p = 0,000). Sebelum intervensi, mayoritas responden berada pada kategori kepatuhan sedang dan rendah, yang meningkat menjadi kepatuhan tinggi pasca intervensi. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi leaflet dan kartu kontrol pengobatan efektif dalam meningkatkan kepatuhan dan dapat direkomendasikan dalam pengelolaan hipertensi di layanan primer.
Kepatuhan Perawat terhadap SOP Pemasangan Infus di Unit Gawat Darurat: Studi Cross–Sctional di Rumah Sakit Umum di Kupang, Indonesia Siallagan, Firman Mangara Tua; Roga, Anderias Umbu; Mado, Fransiskus G.; Adu, Apris; Weraman, Pius
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 4 (2025): Agustus 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i4.2041

Abstract

Kepatuhan perawat terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) pemasangan infus di Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan aspek krusial dalam menjamin keselamatan dan mutu pelayanan kepada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor – faktor yang berhubungan dengan tingkat kepatuhan perawat terhadap SOP pemasangan infus di IGD RSU Mamami Kota Kupang. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif analitik dengan pendekatan cross – sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 25 perawat yang diambil secara total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dan observasi langsung, serta dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat pendidikan (p=0,820) dan masa kerja (p=0,443) dengan kepatuhan perawat. Sebaliknya, terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,019), beban kerja (p=0,035), sikap (p=0,025), dan dukungan sesama perawat (p=0,025) dengan kepatuhan perawat dalam menerapkan SOP pemasangan infus. Penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan pengetahuan, sikap positif, dan kerja sama antarperawat untuk mendukung kepatuhan terhadap prosedur yang telah ditetapkan.
EPIDEMIOLOGICAL SURVEILLANCE ON DIARRHEAL DISEASES AT PASIR PANJANG PRIMARY HEALTH CARE CENTER 2025 Wahyuni, Maria Magdalena Dwi; Weraman, Pius; Teuk, Maria; Pahul, Theresia Della; Lebangu, Yoseph Alvino Atu; Jeniut, Fransiska; Tari, Inri Welexrin
JURNAL WIDYA MEDIKA Vol. 11 No. 2 (2025): October
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS KATOLIK WIDYA MANDALA SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jwm.v11i2.7508

Abstract

Diarrheal disease remains a major public health concern in Kupang City, particularly in the service area of Pasir Panjang Public Health Center (PHC). Epidemiological surveillance plays a vital role in early detection and disease control. This study aims to describe the implementation of diarrheal disease surveillance at Pasir Panjang PHC. A descriptive qualitative approach involved in-depth interviews, observations, and document reviews. Informants included surveillance officers, health workers, and community health volunteers (cadres). Results showed that surveillance activities are conducted by trained personnel and supported by the Health Operational Assistance (BOK) program, which adequately funds promotive and preventive efforts. However, medicine procurement is managed by the District Health Office's Pharmacy Installation. Surveillance data are collected through reports from medical services, sub-health centers (Pustu), and cadres, with monitoring and reporting performed via the SIHEPI application. The surveillance targets all community members, especially vulnerable groups such as infants, toddlers, and the elderly. Notably, the highest incidence was found among children over five years old, potentially linked to school food hygiene, although further investigation has not been conducted. SWOT analysis revealed strengths in trained personnel and data completeness. Weaknesses include poor hygiene practices in the community (PHBS) and an increasing trend in cases. Opportunities lie in using digital media for health promotion and intersectoral collaboration to enhance surveillance efforts. These findings highlight the importance of strengthening health education and focusing on vulnerable groups to improve disease prevention and control strategies at the primary health care level.
DESCRIPTION OF CONGENITAL RUBELLA SYNDROME SURVEILLANCE SYSTEM BASED ON SYSTEM COMPONENTS AT PROF. DR. W. Z JOHANNES KUPANG REGIONAL HOSPITAL IN 2025 Wahyuni, Maria Magdalena Dwi; Weraman, Pius; Makara, Reskita Putri Ananda; Udin, Putri Emilia; Chelino, Anthonius Elsabertho; Tameno, Chaterinne Aprilia; Jehani, Claudia Margareth
JURNAL WIDYA MEDIKA Vol. 11 No. 2 (2025): October
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS KATOLIK WIDYA MANDALA SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jwm.v11i2.7510

Abstract

Congenital Rubella Syndrome (CRS) is a collection of symptoms that occur in infants due to rubella virus infection during pregnancy, which can cause heart defects, visual and hearing impairments, and developmental delays. This study aims to describe the implementation of CRS epidemiological surveillance at Prof. Dr. W. Z Johannes Kupang Regional General Hospital. The study was conducted through secondary data analysis and a review of CRS surveillance implementation documents from 2023 to 2025. It was found that 64 CRS cases had been recorded, consisting of 1 definite CRS case, 23 clinical cases, 4 suspects, and 17 discarded cases. Surveillance was carried out in a sentinel manner and supported by an electronic recording system integrated with the Health Office up to the central level. The implementing staff consisted of specialist doctors, public health workers, and midwives. The analysis showed that the strength of surveillance implementation lies in the existence of integrated guidelines and reporting systems. Still, obstacles were faced, such as the unavailability of eye examination equipment, responsible persons who did not comply with the guidelines, and non-routine health promotion. The primary priority issue was the lack of eye examination equipment, which resulted in delays in diagnosis and data collection. As a remedial measure, it is recommended that hospitals immediately procure such equipment and strengthen rubella health promotion. In conclusion, although CRS surveillance at regional hospitals has been well-implemented, optimization of diagnostic facilities and public education is still needed to support the comprehensive elimination of CRS.
STUDI KUALITATIF KELENGKAPAN KUNJUNGAN ANC PADA IBU REMAJA DI PUSKESMAS OESAPA KOTA KUPANG Bulan, Olga Sragen; Takaeb, Afrona E. L.; Bunga, Eryc Z. Haba; Weraman, Pius
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47247

Abstract

Kematian ibu masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di Kota Kupang, tahun 2023 tercatat tiga kasus kematian ibu, dua diantaranya terjadi di Puskesmas Oesapa. Untuk mencegah kematian, pemeriksaan ANC sangat penting dilakukan untuk mengatasi kehamilan risiko tinggi bagi pasangan usia subur dalam hal ini ibu hamil usia <20 tahun dan >35 tahun. Namun, belum semua ibu hamil melakukan ANC secara teratur, berdasarkan standar yang ditetapkan minimal empat kali (K4) kunjungan paling rendah dilakukan oleh ibu remaja. Penelitian ini bertujuan mengkaji kelengkapan kunjungan ANC pada ibu remaja di wilayah kerja Puskesmas Oesapa, Kota Kupang. Studi ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan dalam penelitian ini meliputi ibu remaja berjumlah lima orang dan informan pendukung sebanyak dua orang tenaga kesehatan. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam. Hasil penelitian ditemukan bahwa umumnya ibu remaja belum menikah secara sah dan berumur <20 tahun dengan pekerjaan sebagai mahasiswi dan ibu rumah tangga, umumnya ibu remaja masih belum rutin dan tepat waktu melakukan kunjungan ANC dikarenakan belum memiliki cukup pengetahuan dan pengalaman terkait tanda awal kehamilan, malu, takut akibat kehamilan akibat perilaku seksual pranikah. Kelengkapan kunjungan ANC ibu remaja berupa dukungan instrumental, informasional dan emosional dari keluarga, suami dan tenaga kesehatan yang membuat ibu remaja merasa mendapatkan support system dan perasaan nyaman. Faktor yang menghambat keteraturan ANC, yakni gangguan psikososial dan konflik dalam keluarga akibat perilaku seks pranikah remaja. Dapat disimpulkan, perilaku kesehatan ibu remaja dalam melakukan kunjungan ANC ibu remaja dipengaruhi oleh berbagai faktor yang memberikan dampak baik dan buruk terhadap kesehatan ibu remaja.
HUBUNGAN TINGKAT STRES DAN STATUS GIZI DENGAN GANGGUAN SIKLUS MENSTRUASI PADA MAHASISWI FKM UNDANA Febiola, Febiola; Syamruth, Yendris K.; Tira, Deviarbi Sakke; Weraman, Pius
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47343

Abstract

Gangguan siklus menstruasi merupakan salah satu masalah reproduksi yang umum terjadi pada wanita usisa pinggiran kota, termasuk mahasisiwi. Siklus menstruasi normalnya adalah 21-35 hari. Siklus menstruasi <21 hari disebut polimenorea, >35 hari disebut oligomenorea, dan tidak mengalami menstruasi selama tiga bulan atau lebih disebut amenorea. Ketidakteraturan siklus menstruasi dapat disebabkan oleh berbagai faktor termasuk tingkat stres dan status gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dan status gizi dengan gangguan siklus menstruasi pada mahasisiwi FKM Undana. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain cross-sectional . Sampel penelitian berjumlah 76 orang dengan pemilihan sampel menggunakan metode stratified random sampling . Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara tingkat stres (p=0,020 < 0,05) dan status gizi (p=0,038 < 0,05) dengan gangguan siklus menstruasi pada mahasiwi FKM Undana. Nilai koefisien kontingensi tingkat stres (C=0,364) dan status gizi (C=0,28), artinya keduanya memiliki keeratan hubungan lemah dengan gangguan siklus menstruasi. Mengelola stres dengan manajemen waktu yang baik serta menjaga status gizi dengan pola makan seimbang dan asupan nutrisi yang cukup merupakan rekomendasi penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kata kunci: Gangguan Siklus Menstruasi, Mahasiswi,Status Gizi, Tingkat Stres
Faktor dukungan keluarga terhadap kekambuhan orang dengan skizofrenia di rumah sakit jiwa Naimata, Kupang tahun 2022 Nobrihas, Risty Suryani; Weraman, Pius; Manurung, Imelda F.E; Sanam, Maxs U.E; Roga, Anderias Umbu
Journal of Evidence-based Nursing and Public Health Vol. 1 No. 1: (February) 2024
Publisher : Institute for Advanced Science, Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61511/jevnah.v1i1.2024.372

Abstract

Schizophrenia is a serious mental disorder that affects around 24 million people, or 1 in 300 people worldwide. The aim of this research is to analyze emotional support, information support, instrumental support, and assessment/appreciation support for the recurrence of people with schizophrenia at the Naimata Kupang mental hospital in 2022. The type of research used is cross-sectional. Research location at Naimata Kupang mental hospital. The research sample consisted of 60 people, and the sampling technique used was simple random sampling. Data analysis uses multiple regression tests. The results showed that emotional support (p = 0.01), information support (p = 0.022), instrumental support (p = 0.028), and assessment support (p = 0.029) were related to the relapse of people with schizophrenia at Naimata Kupang mental hospital in 2022. The results of the multiple logistic regression test show that the model summary table shows that the Negelkerke R square coefficient is 0.510, meaning that the regression coefficient level of 51% is caused by the variables emotional support, schizophrenia information support, instrumental support, and assessment support, which are some of the factors causing the occurrence. patient recurrence at Naimata Kupang mental hospital. The better the emotional support, informational support, instrumental support, and assessment/appreciation support provided by the family, it will reduce the possibility of recurrence. Conversely, if family support is not good, it increases the possibility of recurrence. Family support is one of the most important things for schizophrenia patients in preventing relapse.
RISK FACTORS ASSOCIATED WITH THE OCCURRENCE OF TB IN HOUSEHOLD CONTACTS BASED ON SCREENING TESTS IN THE WORKING AREA OF THE KENARILANG PUBLIC HEALTH CENTER, TELUK MUTIARA DISTRICT, ALOR REGENCY Djahari, Yohanes; Weraman, Pius; Syamruth, Yendris K.; Roga, Anderias Umbu
HEARTY Vol 13 No 5 (2025): OKTOBER
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/hearty.v13i5.21107

Abstract

Tuberculosis (TB) is one of the diseases with a high mortality rate in the world. Based on the Global Tuberculosis Report 2022, TB ranked 13th as the highest cause of death worldwide in 2019. TB transmission occurs through the air (airborne disease) increasing the possibility of infection to people who are physically close to TB patients, including those living in the same house. The infection rate can increase with the length of contact/exposure to TB patients. The possibility of TB bacteria to infect will increase when the immune system decreases, making humans susceptible to TB bacterial infection. This study aims to analyze the risk factors associated with the occurrence of TB in household contacts based on screening tests in the working area of the Kenarilang Community Health Center, Teluk Mutiara District, Alor Regency in 2023. The type of research is observational analytic using a cross-sectional design. Technique simple random sampling and sample as much as 157 respondents. Instrument study use questionnaire and use test Chi Square And regression multiple logistic (p=0.05).. The results of the study showed that factors related to the incidence of TB in household contacts were knowledge (p=0.001), attitude (p=0.001), availability of information (p=0.001), and residential density (p=0.001). Meanwhile, those that were not related were phlegm removal behavior (p=0.575) and cough etiquette (p=0.330). The factor most related to the incidence of TB was the level of knowledge (PR 98.4). The community, in this case, household contacts of TB, need to improve their knowledge and understanding of the dangers, prevention, and control of TB by accessing health information through health workers, print, and electronic media. The government needs to increase public knowledge by intensively promoting health about TB prevention through direct counseling and health promotion media.
Co-Authors - Sri Prilmayanti Awaluddin, - Aat Ruchiat Nugraha Abdurohim Abdurohim Abor, Joni D. Adu, Apris Adu, Apris A Adu, Apris A. Agnes Angi Dian Winei Agus Setyobudi Ahmad Thohir Hidayat Aka Kale, Yislin Aplonia Almira Ulimaz Amas, Gloria Andra Umbu Amelya Betsalonia Sir Anak Agung Ayu Mirah Adi Anastasia Sofia L. Keraf Anastasia Sofia Lete Keraf Anderias Umbu Roga Andi Subhan Amir, Andi Subhan Andreastra, Agustinus Putu Anita Widyawati Anjarwati, Sri Apris Adoe Apris L. Isu Ardiana Batubara Arkian, Teobaldus Andrianus Asbath Asep Setiawan Ataupah, Mira Kiliana Azhariah Rachman Bahtiar Bahtiar Bambang Winardi Basy, Angel Yulied Benu, Jhuarnydh Bernadinus Darma Boeky, Daniela L Adeline Boeky, Daniela L. Adeline Bonevasius Bhute Bulan, Olga Sragen Bunga, Eryc Z. Haba Chelino, Anthonius Elsabertho Chorry Santana, Aurita Dos Santos Christin Rony Nayoan Christina Olly Lada Christina Roni Nayoan Christina Rony Nayoan Christine Natalia PS Lehot Dalong, Lusia Damayanti, Yeni Daniela L. A Boeky Dati, Maria Claudia Putri Alom David Ackah De Carvalho Ximenes, Flora Martignonia Dere, Neltji Marsalina Desna Ayu Wijayanti Deviarbi Sakke Tira Devin Mahendika Diana Aipipidely Diawati, Prety Dina Mayadiana Suwarma Djahari, Yohanes Efendi Efendi Eflita Meiyetriani Ekowati Ekowati EL GARRY RADJAH Elisabeth, Antonia Benedikta Ellyzabeth Sukmawati Ermenilda Poseng Ernawati Umar Eryc Z. Haba Bunga Faot, Maria Irena Fatima Suatrat Fauzi, Ahmad Zil Febiola, Febiola Febrian, Wenny Desty Folamauk, Conrad Liab Hendricson Hamirul Hamirul Handoyo, Nikolas E. Hardhina, Trio Haryadi, Amelia Manuel Hattu, Diana A. M. Helga Jilvera Nathalia Ndun Helpina, Natalia Hermin Nainggolan Hinga, Indriati A. Tedju Honey I. Ndoen Hudain, Muh. Adnan I Putu Agus Dharma Hita Iksan Kaleb Adu Imelda F. E. Manurung Imelda Manurung INA DEBORA RATU LUDJI Indriati A. Tedju Hinga Irvan Irvan Irwan Moridu Jacob Matheos Ratu Jauhari Effendi Jehani, Claudia Margareth Jekmal Malau Jeniut, Fransiska Jenuri Juhanis Juhanis Julia C. Polly Junias, Marylin Susanti Kamaruddin, Ilham Kartini Marzuki Kundharu Saddhono Kuswara, Ketut Mahendra Lamak, Maria R.J. Lasino J.W. Putro Lebangu, Yoseph Alvino Atu Lenda, Dominggus Agustinus Isak Lengari, Maria Lerik, Mariana Dinah Charlota Lewa, Maria Dominika Wona Lewi Jutomo Limbu, Ribka Lobo, Ferderika Lobo, Varry Louhenapessy, Vita Fibrila Lukitowati, Suci Lumenta, Febyola Giovanni Madaling Madaling Mado, Fransiskus G. Mage, Mernon Yerlinda Carlista Majematang Mading Makara, Reskita Putri Ananda Manalu, Teacher Manongga, SP. Manuel Belo Sarmento Manurung, Imelda F.E Manurung, Imelda FE Manurung, Imelda Februati Ester Mardiyanti Y. Lende Maria Benadete Bete Seban Maria Ferdinanda Bukan Maria Inceani Kase Maria M. Dwi Wahyuni Maria M.D Wahyuni Mariana Ikun RD Pareira Marianus Ketmoen Marni Marni Marni Marni, Marni Marylin Junias MAURITZ PANDAPOTAN MARPAUNG Maxs Urias Ebenheizer Sanam Meike Negawati Kesek Mekar Meilisa Amalia Melkianus Bulu Mili Arthanedi Jumetan MIRONG, IGNASENSIA DUA Misbahul Munir Misbahul Munir Misnadin, Indri Wahyuningsih Mokola, Reashly Muhammad Amsal Nasution Muntasir, Muntasir Mustakin Sahdan Nadra Aga Iryani Nadra Aga Iryani Nadut, Valentinus Aldino Nashriyah, Siti Fadhilatun Ndetu, Marina A.B Ndoen, Honey Ivon Nobrihas, Risty Suryani Noe Gaspar Pinto Da Silva Noorce Christiani Berek Nope, Hotlif Arkilaus Nur Afifah Harahap Nurlaela Nurlaila Almudin Nurul Fadhilah Odi Lodya Namangdjabar Olivia Tahalele Pahul, Theresia Della Panjaitan, Panondang N. Pay, Herlin Priscila Pedro P.L. Here Peni, Jane A Peni, Jane A. Picauly, Intje Prima Dewi Kusumawati Purnawan, Sigit Redemptus Reineldis Elsidianastika Trisnawati Rina Destiana Rina Waty Sirait Riwu, Only Ivonila Riwu, Sherryn Trienanda Riwu, Yuliana R. Riwu, Yuliana Radja Rizky Pradita Manafe Robert Olivianus Asbanu Romeo, Petrus Rosa Zulfikhar Rozan Asyrofi Rakyan Risang Aji Rukhmana, Trisna Rukiyanto Rukiyanto, Rukiyanto Rusnah, Fitrian Sabina Gero Sabneno, Ade Shianti Sabrifha, Eli Saleh, Asmulyati S Saleh, Asmulyati S. SATRIYAS ILYAS Serlie K.A. Littik Sholihah, Nur Arifatus Siallagan, Firman Mangara Tua Simamora, Friska Deli Sindi Sirituka Siti Sakinah Sogen, Yosep Ledung Soleman Landi Sontania Magdalena Carnance Sine Sophia Rahmi SP Manongga Sri Asyrafil Mustaqmah Sri Dewi Loda Nani Sri Handajani Succy Minarty Sudarmi, Furqanniati Ana Meisya Daeng Syamruth , Yendris K SYAMRUTH, YENDRIS K Syamruth, Yendris K. Syamruth, Yendris Krisno Tafui, Shaloom Anastasya Takaeb, Afrona E. L. Takalapeta, Theodora Tameno, Chaterinne Aprilia Tari, Inri Welexrin Tasalina Yohana Parameswari Gustam Tedju Hinga, Indriati A. TEGUH ARIFIANTO, TEGUH Teta Puji Rahayu Teuk, Maria Udin, Putri Emilia Umbu Roga, Anderias Umbu Roga, Andreas Utama, I Wayan Karang Wahyun, Maria Magdalena Dwi Wahyuni, MM Dwi Wawan Kurniawan Winda Winda Wolla, Marliance Lewo YENDRIS K SYAMRUTH Yendris K. Syamruth Yeni Horo Yohanes Yan Kemismar Yulia Herda Hadjon Yuliana Arsyad Yumi Abimulyani Yunita M. Nenobais Yurinus L. Radja Zuhrotunida, Zuhrotunida