p-Index From 2021 - 2026
17.964
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Bestari DIKSI Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia LITE: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara KEMBARA Proceeding of the Electrical Engineering Computer Science and Informatics Diglosia Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Jurnal SOLMA PEDAGOGI Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Pedagogik: Jurnal Pendidikan JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Hasta Wiyata Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Menara Ilmu Logat: Jurnal Bahasa Indonesia dan Pembelajaran DIDAKTIKA : Jurnal Kependidikan Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Jurnal Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (JBIPA) Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Jurnal Didaktika Dwija Indria Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Paramasastra: Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Jurnal Pena Indonesia Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya JURNAL PENDIDIKAN, SAINS DAN TEKNOLOGI Journal of Community Service and Empowerment Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Al-Mubin: Islamic Scientific Journal KLITIKA Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Jurnal Pengabdian dan Peningkatan Mutu Masyarakat (JANAYU) Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Enggang: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Jurnal Abdimas Indonesia : Jurnal Abdimas Indonesia Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Sibatik Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research, and Technology (IJSET) Cons-Iedu: Islamic Guidance and Counseling Journal Tadbiruna: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Journal of Comprehensive Science YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan Dan Humaniora Borobudur Educational Review Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa (JURRIBAH) ANTHOR: Education and Learning Journal Kajian Bahasa dan Sastra (KABASTRA) Innovative: Journal Of Social Science Research Hortatori : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Assyfa Learning Journal Walada: Journal of Primary Education Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan (JURRIPEN) Riksa Bahasa: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Katalis Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Matematika PROSIDING SEMINAR NASIONAL DAN INTERNASIONAL HIMPUNAN SARJANA-KESUSASTRAAN INDONESIA J-SES : Journal of Science, Education, and Studies EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran Ulil Albab Aksara JURNAL PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN MISSIO Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Istifkar: Media Transformasi Pendidikan Media Pendidikan Matematika Aksara El Midad: Jurnal Jurusan PGMI Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Indonesian Language Education and Literature International Journal of Educational Narratives
Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Penggunaan Interaktif Flat Panel (IFP) Sebagai Media Pembelajaran yang Menyenangkan Bagi Anak TK Titi Hardianti; Daroe Iswatiningsih; Maryati
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.806

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Evektivitas Penggunaan media Interaktif Flat Panel (IFP) sebagai media pembelajaran interaktif bagi anak TK. Penggunaan Interaktif Flat Panel (IFP) Pembelajaran menjadi lebih interaktif dan berpusat pada siswa karena kemajuan teknologi digital. (1) Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari Efektivitas dalam meningkatkan pembelajaran menyenangkan bagi siswa TK terutama di Tkit Az-zauti. (2) Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif Deskriptif yang diperoleh dari hasil pengamatan langsung terhadap pembelajaran siswa Tk di Tkit Az-zauti sape, Bima NTB. (3) hasil penelitian ini menghasilkan pengunaan Interaktif flat panel (IFP) sebagai pembelajaran Interaktif, pembelajaran interaktif bagi anak Tk, juga respon anak terhadap pembelajaran Interaktif, (4) Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi guru PAUD dalam pemanfaatan teknologi digital sebagai media pembelajaran yang inovatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Interactive Flat Panel (IFP) dapat digunakan sebagai sarana untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, menarik, dan berpusat pada anak. Melalui penggunaan IFP, guru memiliki alternatif media yang mampu meningkatkan perhatian, motivasi, dan partisipasi anak selama proses pembelajaran.
Pemanfaatan Media Kartu Bergambar Guna Mengenali Diri Berdasarkan Gender pada Siswa Playgroup Fifit Safitri; Daroe Iswatiningsih; Uun Hasunah
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 9, No 1 (2026): Early Childhood Islamic Education
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ja.v9i1.9949

Abstract

Self-identity recognition is a fundamental aspect of young children’s social and emotional development. One important component of self-identity is gender recognition, which serves as the basis for children to understand roles and distinctions between males and females. This study aims to describe the use of picture card media as a learning aid to support playgroup students in identifying their gender-based self-identity. This research employed a qualitative descriptive approach, with data collected through classroom observations, documentation of instructional media, and teacher reflections on children’s learning processes. The findings indicate that picture cards effectively enhance children’s understanding of gender differences. Clear and observable visuals help children associate physical characteristics and social roles with each gender. Following the activity, 75 % of the students were able to state their own gender and differentiate characteristics of males and females. Overall, picture card media proved to support gender identity learning in an enjoyable, interactive manner suited to early childhood developmental stages. These findings offer practical implications for early childhood educators to design engaging visual media aligned with children’s concrete thinking, as well as theoretical implications that reinforce experiential learning approaches in early childhood education.
F SIMBOL KARAKTER WAJAH DALAM PERTUNJUKAN WAYANG TOPENG MALANGAN INDONESIA DAN HAT BOI VIETNAM Tran Thanh Vy; Daroe Iswatiningsih; Nguyen Thi Thu Hang
Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Vol. 8 No. 1 (2026): Indonesian Language and Literature Studies
Publisher : LP2M UIN Abdul Muthalib Sangadji Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/lingue.v8i1.14379

Abstract

This research analyzes facial character symbols in the Malangan Masked Performances in Indonesia and Hat Boi Vietnam through Roland Barthes' semiotics approach. This research aims to identify the constituent facial iconography of the characters, decode their semiotic dimensions across Roland Barthes’ triad of denotation, connotation, and myth, and comparatively analyze the characterization paradigms within both theatrical traditions. This study uses descriptive-comparative qualitative methods using literature review techniques. Data was obtained from literature, visual documentation, and previous studies containing information about colors, face shape, eyes, eyebrows, nose, mouth, beard, and supporting ornaments. The research results show that the Malangan Mask Puppet builds character through a structured physical mask with an emphasis on carvings, facial shapes, colors and ornaments such as urna, horn, jamang and sumping. Hat Boi builds character through direct makeup with more flexible color coding, eye shapes, eyebrows, and beard. At the mythical level, the Wayang Topeng Malangan displays the ideal of a Javanese man who is pious, orderly and balanced, while Hát Bội emphasizes the moral opposition between loyalty - hypocrisy, goodness - evil and straight - heresy in Vietnamese tradition.
MAKNA SIMBOLIK TARI MANDAU KALIMANTAN TENGAH: KAJIAN ETNOKOREOLOGI DAN INTERNALISASI NILAI KARAKTER PADA SISWA Nuryeni Nuryeni; Daroe Iswatiningsih; Lisna Lisna
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i3.11890

Abstract

ABSTRACT Mandau Dance is one of the traditional arts of the Dayak community in Central Kalimantan that embodies symbolic meanings and local wisdom, making it a potential medium for strengthening character education amid the modernization that influences younger generations. This study aims to describe the symbolic meanings of the movements and properties used in Mandau Dance and to explain the process of internalizing character values among students through cultural arts learning in schools. The study employed an ethnokoreological approach with a descriptive qualitative method to understand the relationship between dance art and the cultural life of the supporting community. The research stages included data collection through observation of Mandau Dance performances, interviews with students, and documentation, followed by data analysis through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that the movements of Mandau Dance symbolize courage, heroism, respect for ancestors, unity, and the spirituality of the Dayak people. The dance properties, including the mandau (traditional sword), shield, and traditional costume, carry symbolic meanings related to cultural identity, protection, and the characteristics of the Dayak community. The internalization of character values was carried out through cultural arts learning by instilling discipline, responsibility, cooperation, courage, and appreciation for local culture through dance practice and understanding the meanings of movements and cultural symbols. Therefore, Mandau Dance functions not only as a cultural heritage but also as an effective medium for character education that helps students develop positive attitudes and behaviors, appreciate regional culture, and apply these values in their daily lives. ABSTRAK Tari Mandau merupakan salah satu kesenian tradisional masyarakat Dayak di Kalimantan Tengah yang mengandung nilai simbolik dan kearifan lokal yang berpotensi menjadi sarana penguatan pendidikan karakter di tengah arus modernisasi yang memengaruhi generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna simbolik gerakan dan properti dalam Tari Mandau serta menjelaskan proses internalisasi nilai karakter siswa melalui pembelajaran seni budaya di sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan etnokoreologi dengan metode deskriptif kualitatif untuk memahami keterkaitan antara seni tari dan kehidupan budaya masyarakat pendukungnya. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data melalui observasi pertunjukan Tari Mandau, wawancara dengan siswa, dan dokumentasi, yang selanjutnya dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerakan Tari Mandau merepresentasikan nilai keberanian, semangat kepahlawanan, penghormatan terhadap leluhur, persatuan, dan spiritualitas masyarakat Dayak. Properti tari berupa mandau, tameng, dan kostum adat memiliki makna simbolik yang berkaitan dengan identitas budaya, perlindungan, dan karakter masyarakat Dayak. Internalisasi nilai karakter dilakukan melalui pembelajaran seni budaya dengan menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, keberanian, dan kecintaan terhadap budaya lokal melalui praktik tari serta pemahaman makna gerak dan simbol budaya. Dengan demikian, Tari Mandau tidak hanya berfungsi sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai media pendidikan karakter yang efektif dalam membentuk sikap dan perilaku siswa agar lebih menghargai budaya daerah serta mampu menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.
Pembelajaran Seni Teater sebagai Pembentukan Karakter Percaya Diri pada Siswa Kelas 5 SD Fitri Rahmawati; Daroe Iswatiningsih
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 9, No 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v9i2.39999

Abstract

Abstract: This study examines the integration of expressive reading in theater arts learning as a character-education approach for strengthening fifth-grade students' self-confidence. Its novelty lies in positioning expressive reading not merely as a literacy activity, but as an accessible bridge between text comprehension, role expression, and confidence development in elementary theater learning. Using a descriptive qualitative design, data were collected at SD IT ABATA Mataram from 18 fifth-grade students and one teacher through observation, interviews, and documentation, then analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing with source and technique triangulation. The findings indicate that expressive-reading-based theater learning fostered students' confidence through increased willingness to answer questions, calmer reading performance, clearer voice, more appropriate intonation, facial expression, gesture, group participation, and courage to perform before classmates. Descriptive observation scores also showed improvement from a low initial condition to a developing category, with the strongest progress in students' courage to perform in front of the class. The main constraints included shyness, limited character comprehension, vocal-articulation difficulties, group discipline, time and facility limitations, and varied student interests. The study contributes a practical learning model that integrates literacy, theater expression, and character formation, with implications for designing supportive, low-resource, and developmentally appropriate arts learning in elementary schools.Abstrak: Penelitian ini mengkaji integrasi membaca ekspresif dalam pembelajaran seni teater sebagai pendekatan pendidikan karakter untuk memperkuat percaya diri siswa kelas V sekolah dasar. Kebaruan penelitian terletak pada pemanfaatan membaca ekspresif bukan sekadar kegiatan literasi, melainkan sebagai jembatan pedagogis antara pemahaman teks, penghayatan peran, dan pembentukan keberanian tampil dalam pembelajaran teater yang sederhana dan sesuai konteks SD. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif di SD IT ABATA Mataram dengan subjek 18 siswa kelas V dan satu guru. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran seni teater berbasis membaca ekspresif memperkuat indikator percaya diri siswa, terutama keberanian menjawab pertanyaan, ketenangan membaca, kejelasan suara, ketepatan intonasi, penggunaan mimik dan gestur, partisipasi kelompok, serta keberanian tampil di depan kelas. Skor observasi deskriptif juga menunjukkan perkembangan dari kondisi awal yang rendah menuju kategori berkembang, dengan peningkatan paling menonjol pada keberanian tampil. Kendala utama meliputi rasa malu, kesulitan memahami karakter, keterbatasan vokal-artikulasi, kedisiplinan kelompok, keterbatasan waktu dan sarana, serta variasi minat siswa. Kontribusi penelitian ini adalah menawarkan model pembelajaran seni teater yang praktis, suportif, dan hemat sarana untuk mengintegrasikan literasi, ekspresi seni, dan pendidikan karakter percaya diri di sekolah dasar.
Pelatihan Menulis Teks Biografi Logis dan Kritis pada Siswa SMAN 1 Kota Malang Daroe Iswatiningsih; Erna Yayuk; Sudiran; Ridho Covinda Wahyu Firmansyah
Jurnal Pengabdian dan Peningkatan Mutu Masyarakat (Janayu) Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian dan Peningkatan Mutu Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/janayu.v7i2.44106

Abstract

Purpose – This community service activity aims to improve students writing literacy skills through training in logical and creative biography writing at SMAN 1 Kota Malang, while also producing sustainable literacy-based outputs for the school Design/methodology/approach – The program is designed using a participatory action-based training approach that combines a genre-based approach, the writing process, and project-based learning. Activities include conceptual training, guided writing exercises, in-person and online revision support, as well as the curation and publication of works in both print and digital ISBN-registered books Findings – The training demonstrated improvements in the quality of students’ writing in terms of text structure, logical chronology, integration of factual data, and linguistic creativity. The outcome a 256-page biography with an ISBN serves as evidence of the program’s success and has led to increased motivation to write, greater student confidence, and the strengthening of the school’s culture of literacy. Originality/value – The novelty of this programme lies in the integration of genre-based and process-based training with official publications as the school's collective literacy products. This model not only improves writing skills, but also builds a collaborative, documented literacy ecosystem that has the potential to be replicated in other schools.
COOKING CLASS SEBAGAI MEDIA INOVATIF DALAM MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN BAHASA RESEPTIF DAN EKSPRESIF PADA ANAK USIA DINI Nur Ifyati; Daroe Iswatiningsih; Sholehah Yuliati
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 11 No 2 (2025): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v11i2.27353

Abstract

Kemampuan berbahasa merupakan aspek penting dalam perkembangan Anak Usia Dini, yang perlu ditumbuhkan melalui pengalaman nyata dan bermakma. Salah satu kegiatan yang dapat menunjang pengembangan bahasa anak adalah melalui kegiatan Cooking Class atau memasak bersama. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas  kegiatan Cooking Claas sebagai media inovatif dalam mengembangkan keterampilan bahasa reseptif dan ekspresif pada Anak Usia Dini. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif di TK ABA Karangasem 01 Paciran Lamomgan, dengan melibatkan 31 anak kelompok A (usai 4-5 tahun). Anak di bagi dalam 4 kelompok dengan tugas yang berbeda-beda dalam memasak sayur Sop, mengupas dan mencuci sayur, memotong sayur, menyiapkan bumbu dan menghaluskanya dengan menggunakan alat tradisional (cobek dan ulekan), dan menumis serta memasak. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data  dalam penelitian ini menggunakan  model Milles dan Huberman, yang terdiri dari tiga tahap, reduksi data, penyajian data dalam bentuk narasi, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi untuk memastikan keakuratan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cooking Class memberi peluang anak untuk memahami instruksi verbal (bahasa reseptif),  dan mengekspresikan ide serta perasaannya (bahasa ekspresif) secara alami dalam konteks  sosial yang menyenangkan. Dengan demikian, Cooking Class dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan bahasa Anak Usia Dini.
Integrasi Deep Learning dan Pendidikan Karakter Berbasis Nilai dalam Upaya Penguatan Kompetensi Guru SMP Negeri 20 Kota Malang Yayuk, Erna; Iswatiningsih, Daroe
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 1 (2026): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v11i1.4563

Abstract

Strengthening teacher competence is a strategic effort to improve the quality of learning at the junior high school level. Current educational challenges require teachers not only to master subject content and teaching methods but also to design and implement deep learning approaches integrated with value-based character education. This community service program aimed to enhance the conceptual understanding and pedagogical skills of teachers at SMP Negeri 20 Malang in integrating deep learning with character value reinforcement in the learning process. The program was implemented through workshops, mentoring, limited classroom implementation, and continuous evaluation. A total of 30 teachers from various subject areas participated in the activity. The results indicate a significant improvement in teachers’ understanding of deep learning, reflected in a shift from content-oriented instruction toward meaningful and reflective learning. In addition, teachers demonstrated improved competence in designing learning tools that integrate cognitive and affective dimensions as well as character values, supported by the use of authentic assessment. This program contributes to the development of contextual, sustainable, and character-oriented learning practices that support students’ holistic development.
PARADIGMA PENDIDIKAN AKADEMIK-SENTRIS DAN DEGRADASI EMPATI PESERTA DIDIK: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Ahmad Muzari; Daroe Iswatiningsih
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i1.8512

Abstract

The contemporary academic-centric educational paradigm, with its overemphasis on academic achievement and high-stakes assessments, has raised concerns about its impact on students' holistic development, particularly on socio-emotional dimensions such as empathy. This study aims to systematically examine the construction of this paradigm in the literature, analyze its influence on the degradation of students' empathy, and formulate effective counter-strategies. Using a Systematic Literature Review (SLR) of 44 relevant journal articles from the last decade, the study found that a dominant academic orientation creates a competitive climate and significant psychological stress, which in turn erodes empathy through academic stress, social comparison, and weakened cooperative relationships. The findings also highlight that the integration of Social Emotional Learning (SEL), the management of a cooperative classroom climate, and the reduction of academic stress are key strategies for restoring the balance between academic achievement and character development. It concludes that a shift towards a more humanistic and balanced approach to education is crucial to prevent the marginalization of empathy in the education system. ABSTRAK Paradigma pendidikan kontemporer yang cenderung akademik-sentris, dengan penekanan berlebihan pada capaian akademik dan asesmen berisiko tinggi, telah memicu kekhawatiran mengenai dampaknya terhadap perkembangan holistik siswa, khususnya pada dimensi sosial-emosional seperti empati. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis konstruksi paradigma tersebut dalam literatur, menganalisis pengaruhnya terhadap degradasi empati peserta didik, serta merumuskan strategi penyeimbang yang efektif. Menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap 44 artikel jurnal relevan dari dekade terakhir, studi ini menemukan bahwa orientasi akademik yang dominan menciptakan iklim kompetitif dan tekanan psikologis yang signifikan, yang pada gilirannya mengikis empati melalui stres akademik, perbandingan sosial, dan melemahnya relasi kooperatif. Temuan juga menyoroti bahwa integrasi Social Emotional Learning (SEL), pengelolaan iklim kelas yang kooperatif, dan reduksi tekanan akademik merupakan strategi kunci untuk memulihkan keseimbangan antara prestasi akademik dan pengembangan karakter . Disimpulkan bahwa pergeseran menuju pendekatan pendidikan yang lebih humanis dan seimbang sangat krusial untuk mencegah marginalisasi aspek empati dalam sistem pendidikan.    
DIPLOMASI PROGRAM BIPA MELALUI MEDIA FILM KARTINI Ida Yeni Rahmawati; Daroe Iswatiningsih; Susi Darihastining; Ayu Pujiati; Dini Restiyanti Pratiwi
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v13i2.12050

Abstract

Kegiatan diplomasi budaya tentu sangat beragam. Salah satu kegiatan diplomasi budaya yang dikenalkan pada program BIPA di KBRI Portugal ialah dengan mengadakan menonton bersama film yang berjudul “Kartini”. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan dan menjelaskan mengenai proses diplomasi budaya Indonesia melalui film Kartini di Portugal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Data pelaksanaan diplomasi budaya melalui film Kartini ini diperoleh dari  BIPA 1  kelas B di KBRI Portugal. Hasil observasi, wawancara, dan analisis dokumen merupakan data primer yang digunakan dalam pembahasan penelitian ini. Hasil penelitian ini ialah pemelajar BIPA 1 di KBRI Portugal khususnya kelas B merasa sangat senang bisa mengenal dan bahkan memahami isi film Kartini, karena dengan begitu pemelajar semakin mengenal kebudayaan salah satu daerah di Indonesia yaitu di Jepara. Pemelajar juga sangat antusias untuk menjawab kuis-kuis yang diberikan oleh pengajar setelah selesai acara menonton film bersama tersebut. Semua pertanyaan kuis dijawab dengan baik oleh pemelajar. Kuis-kuis tersebut juga berhadiah, hadiah yang diberikan sebenarnya adalah hal sederhana seperti makanan yang berasal dari Indonesia, atau pernak-pernik sederhana yang berasal dari Indonesia. Dengan demikian, diplomasi budaya melalui film ini dapat menumbuhkan saling pengertian, toleransi, dan terciptanya harmoni antar negara. Kata Kunci: Diplomasi, BIPA, Media Film Kartini
Co-Authors A. H. Zakariah, Fatmawati Ach Barizi ACH. BARIZI Ahmad Hariyadi Ahmad Hariyadi, Ahmad Ahmad Muzari Ahmad Salim Akhsanul In’am Al Sidarto, Estiyowati Alfiyah Ambawono , Gancar Pramistri Ambawono, Gancar Pramistri Amelia Putri Adistya Amri, Rofi Ul Andi Mustofa Andriyana Andriyana Andriyana Anis Dwi Winarsih Annisah Nurul Dzulaekha Ari Nur Kristanti Arif Budi Wurianto Arif Budi Wuriyanto Arif Setiawan Arif Setiawan Asmah Hidayati Asrofi, Asrofi Astuti, Rina Dwi Atok Miftachul Hudha Aulia Intan Dewi Aulia Warye Ayu Indah Permatasari Ayu Pujiati Azudin Nur Binti Solikah Bukhari, Lalu Ahmad Cici Arista Devi D. Dluhayati Dahrul Aman Harahap Deavisca, Kenza Viorel Deny Damara, Tio Dewi IndraSari, Citra Dewi Kusumaningsih Dewi, Dwi Wahyu Candra Dian Rahayu Dini Restiyanti Pratiwi Djoko Widodo Dluhayati Dluhayati Dluhayati Dluhayati Dluhayati Dluhayati Dwi Kesuma Ningrum Dwi Wahyu Candra Dewi Dwina Putri Dzulaekha, Annisah Nurul Edy Supratman Elfa Yuliana Nasution Elfa Yuliana Nasution Ema Noviyanti, Luh Putu Emi Noviyani, Ni Made Erna Yayuk Estiyowati Fachrunnisa Firdausi Fahmi Nur Fawaid Fardana, Yudistira Farihah, Ifta Fatmawati H.A. Zakariah Fauzan Fauzan, Fauzan Feryanti Kurnia Fida Pangesti Fida Pangesti Fida Pangesti Fifit SAFITRI Firdausi, Fachrunnisa Fitri Rahmawati Fitri, Yeyen Fittria Leliana Gigit Mujianto Gigit Mujianto H.A Zakariah, Fatmawati Haerana Haerana Haerana Hanan Nabila Haniyah Kamilah Az-Zahra Hardianto Wibowo Hari Sunaryo Hari Sunaryo Hetty Purnamasari Hijerah, Hijerah Hikmah Karimah Ho Ngoc Hieu Ho Ngoc Hieu Ho Ngoc Hieu Ho Ngoc Hieu Husamah Husamah Huynh hoang van anh Ida Yeni Rahmawati Indah Dwi Ratnasari Indah Prihartini Inka Krisma Melati Inka Krisma Melati Inka Krisma Melati Irmawati Irmawati Irmawati Isma’il Isma’il Isnayah, Magfirah Izaty*, Firlana Jenal Mahmud Joko Widodo Kamsurya, Sarmita Ode Khasanah, Niswatun Khatijah, Yayak Khoirul Anam Kholilatuz Zuhria Kholilatuz Zuhria Khusnatul Mawaddah Khusnatul Mawaddah Kurnia, Feryanti La Ino LAILATUL FITRIAH Lailatul Hidayati Lalu Ahmad Bukhari Lila Puspitasari Lila Puspitasari Limsi, Limsi Linda Apriliasari Linda Apriliasari Lirra Zanni Lirra Zanni Lisna Lisna Lukista Diyana Ly Aminas Magfirah Magfirah Magfirah Magfirah Magfirah, Magfirah Makhali Makhali Mardiana Anjani Alamsyah Marlina Marlina Marwiah Maryani, Ayi Yulia Maryati Mar’atush Sholihah Melati, Inka Krisma Miko Fitri Ana Mochammady El Akbar Mohamad Junaidi Wirawan Mohammad Khikam Zahidi Mohammad Khikam Zahidi MUCHAMMAD FAIZIN Muhlis Fajar Wicaksana Muzari, Ahmad Nanda Salsabila Nguyen Thi Thu Hang Ningrum, Dwi Kesuma Noviyani1, Ni Made Emi Noviyanti, Luh Putu Ema Nur Ifyati Nur, Azudin Nurhayati Nurliawati Dide Nurma, Alfiyah Nurul Zuriah Nuryeni Nuryeni Ode Evi Yulianti Paramanda Arma, Onky Permata Putri, Adinda Febryan Prajayana, Marfita Ike Prilla Lukis Wediya Puji Hastuti, Dwi Puji Sumarsono Pujiati, Ayu Purwaningsih, Susi Purwati Zisca Diana, Purwati Zisca R, Saenal Rahayu, Umi Puji Rahayuningsih , Setiti Rahayuningsih, Setiti Rahman, Saenal Rahmawati Wulandari Rahmawati, Alya Rahmawati, Ida Yeni Ribowo, Erik Prastiyo Ribut Wahyu Eriyanti Ribut Wahyu Eriyanti Ribut Wahyu Eriyanti Ridho Covinda Wahyu Firmansyah Rina Dwi Astuti Riska Kurnia Riza Ummaroch Riza Ummaroch Rizka Kurnia Rofiq, Moh Rozikin Ruliyani, Ruliyani S. Sutawi Saenal R Sahbuki Ritonga Sajidin Sajidin Salam Salam Salam Salsabila, Nanda Sembiring, Rinawati shela, Didit Sholehah Yuliati Sholehah Yuliati Sholehah Yuliati Siti Hamidah Siti Inganah Siti Rukayah Subaita Sudiran Sudiran Sudiran, S. Sudjalil Sudjalil Sugiarti Sulastri, Yunita Sulistyowati, Heny Susanto Susanto Susi Darihastining Susi Darihastining Susi Darihastining, Susi Susita Rahayu Sutawi Sutawi Sutawi Sutawi Sutrisno Condro Apriyanto Suwono Suwono Syamsul Arifin Syanti Ericka Taufiqur Rochman, Mohammad Titi Hardianti Titi Hardianti Titik Indarti Ton Thi Thuy Trang Tran Thanh Vy Ulzana, Yuhanita Ummaroch, Riza Uswatun Hasanah Uun Hasunah Vita Kusumaningtyas Wardani, Mardiana Wibawa, Gandung Adhi Wijayanti, Asti Eka Wildan Suharso Windarti Windarti Yanti Karunia Lestari Yayan Ristiana Yeni Artanti Yeni Artanti Yeni Rahmawati Yeni Rahmawati Yeni Rahmawati, Yeni Yudistira Fardana yuhanita ulzana, Yuhanita Ulzana Yuni Asih Zuhriah, Nurul