Articles
Standar Isi Pendidikan Sekolah Dasar di Indonesia
Sherly Anggraini;
Era Pazira Putri;
Fitri Ajeli;
Rizki Ananda;
Ramdhan Witarsa
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 1 (2022): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (342.773 KB)
|
DOI: 10.31004/jote.v4i1.5518
Artikel ini menganalisis kebijakan dan pengelolaan pendidikan mengenai standar isi di sekolah dasar berdasarkan Permen No 21 Tahun 2016 mengenai standar isi di SD. Berdasarkan penelitian yang dilakukan melalui kajian pustaka. Standar isi ialah suatu ruang lingkup materi yang menyediakan pengalaman bagi pesertadidik untuk belajar guna memberikan peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan lingkungan Tujuan dijabarkan secara universal sebagai sasaran agar tujuan pendidikan yang ditetapkan distandar isi sesuai dengan kenyataan yang terjadi dilapangan. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library Research). Standar pendidikan di Indonesia telah beberapa kali mengalami perubahan baik dalam jangka waktu dekat maupun waktu dekat. Hal ini menunjukkan bahwa perencanaan dan penentuan standar pendidikan di Indonesia belum benar-benar matang dikeluarkan, dilihat banyaknya standar pendidikan yang tidak terlaksanakan dikarena perubahan yang sering kali terjadi. standar pendidikan di Indonesia dinyatakan efektik apabila pendidikan dapat menghasilkan generasi bangsa yang sesuai dengan kebutuhan zaman sekarang.
Kemampuan Mahasiswa Prodi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Dalam Menulis Proposal Penelitian
Molli Wahyuni;
Rizki Ananda;
Mohammad Fauziddin
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (267.878 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5957
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kemampuan mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai dalam menyusun proposal penelitian skripsi. Populasi penelitian adalah mahasiswa semester VI Program Studi S1 PGSD Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai pada Tahun akademik 2021/2022. Sampel penelitian yakni mahasiswa kelas D yang berjumlah 41 orang yang bertugas menyusun proposal skripsi sebagai luaran dari mata kuliah metodologi penelitian. Teknik pengambilan data dilakukan dengan dokumentasi dan wawancara. Analisis data untuk data kuantitatif menggunakan rumus persentase, sedangkan untuk data kualitatif dianalisis dengan menggunakan model analisis Miles dan Huberman dengan langkah-langkah analisis reduksi data, display data, verifikasi, dan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis proposal penelitian mahasiswa semester VI S1 PGSD Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai tahun akademik 2021/2022 masih tergolong dalam kualifikasi cukup dengan skor rata-rata 64,81. Kemampuan terendah terdapat pada aspek metodologi penelitian dan kemampuan tertinggi pada aspek penyusunan atau perumusan judul penelitian dengan skor 77,20.
Distance Learning With STEAM Approaches: is the Effect on the Cognitive Domain?
Aminah Zb;
Devie Novalian;
Rizki Ananda;
Mhmd Habibi;
Fauzan Sulman
Jurnal Educative: Journal of Educational Studies Vol 6, No 2 (2021): December 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (399.542 KB)
|
DOI: 10.30983/educative.v6i2.4977
This study uses a STEAM approach to learning outcomes of biological innovation, using a quantitative approach with a quasi-experimental method with a posttest-only design with a nonequivalent group design. The population in this study are fourth-semester students of Biology Tadris UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, class IVA, IVB, IVC, and VI D, totaling 36 people. Samples were taken using class IVA and IV D with the purposive sampling technique. The instrument in this study was in the form of five essay test questions. Data analysis used t-test and correlation test (phi (Φ)). Analysis of t-test data from the calculation results shows that the use of the STEAM approach is proven to be better than online lectures without using the STEAM approach. The results of the study were continued with a correlation test (phi test (Φ)), from the results of the calculations, it was concluded that the STEAM approach had a significant effect on the learning outcomes of students’ cognitive domains in the biology learning innovation course.Penelitian ini menggunakan pendekatan STEAM terhadap hasil belajar inovasi biologi, menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dengan desain posttest only dengan nonequivalent group design. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester IV Biologi Tadris UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi kelas IVA, IVB, IVC, dan VI D yang berjumlah 36 orang. Sampel yang digunakan adalah kelas VIA dan IV D diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen dalam penelitian ini berupa 5 soal tes essay. Analisis data menggunakan uji-t dan uji korelasi (phi (Φ)). Analisis data uji t Dari hasil perhitungan diperoleh kesimpulan bahwa penggunaan pendekatan STEAM terbukti lebih baik daripada perkuliahahan online tanpa menggunakan pendekatan STEAM. Hasil penelitian dilanjutkan dengan uji korelasi (uji phi (Φ)), dari hasil perhitungan diperoleh kesimpulan bahwa pendekatan STEAM berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar ranah kognitif mahasiswa pada mata kuliah inovasi pembelajaran biologi.
Penggunaan Media Audio Visual untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Kewarganegaraan Siswa Kelas IV SD Negeri 016 Bangkinang Kota
Rizki Ananda
Jurnal Basicedu Vol 1, No 1 (2017): April Pages 1-95
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v1i1.149
Based on observations, indicating civic learning still conventionally implemented where teachers are still using instructional media were confined to the textbook. This causes make the students is not actice in the learning process and learning results obtained are low. Focused on the problem, this research aims to improve the planning, implementation and assessment of learning civics by using audio-visual media. This classroom action research using qualitative and quantitative approaches. In practice, this research consisted of two cycles was taken collaboratively with classroom teachers. Each cycle consists of planning, implementing measures are accompanied observations and reflections on each cycle. The research was conducted in the second semester of the academic year 2015/2016 in 016 Bangkinang City Elementary School with the research subjects were all students in fourth grade. The research data was collected through observation, interviews, field notes, documentation and test. The results of data analysis showed that the use of audio-visual media can improve student learning outcomes in learning in fourth grade Civics 016 Bangkinang City State. It is seen from (1) The results of student learning in the cognitive an increase of the average value of 7.1 in the first cycle to 8.0 in the second cycle, (2) the affective domain increased from an average value of 7.8 on I cycle to 8.5 in the second cycle, and (3) on psychomotor increased from an average value of 6.4 in the first cycle to 7.9 in the second cycle. Seeing the results of this study, the class action research in the use of audio-visual media in Civics learning needs to be applied and developed in order to improve the quality of education in the future.
Pengembangan Model TPACK untuk Menunjang Kompetensi Profesional pada Guru Sekolah Dasar
Rizki Ananda;
Afriza Rahma Rani;
Fadhilaturrahmi Fadhilaturrahmi
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.4031
Masalah kompetensi guru Sekolah Dasar (SD) masih menjadi perhatian mendasar dalam dunia pendidikan. Sudah banyak mekanisme yang ditempuh agar kompetensi guru bisa menjadi lebih baik. Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan model TPACK untuk pengembangan profesionalisme pada guru SD kecamatan Salo. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D), angket diperoleh dari uji ahli dan uji kelompok kecil, berupa penilaian dari: (1) ahli penilaian, (2) ahli TIK, (2) ahli desain pembelajaran, dan (3) guru SD di lokasi uji efektivitas produk. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan yakni guru mampu mengintegrasikan materi ajar, pemanfaatan dan penerapan teknologi dengan katagori cukup, akan tetapi guru harus mampu menerapkan dan meningkatkan knerja agar dapat meningkatnya minat dan motivasi siswa dalam belajar. Dari data penelitian didapatkan bahwa penerapan TPACK telah berhasil diterapkan di Kecamatan Salo pada sekolah dasar sehingga meningkatkan keprofesionalan guru dalam meningkatkan hasil belajar. Dapat disimpulkan bahwa pengembangan TPACK dapat memberikan inovasi baru dalam mengintegrasikan TIK ke dalam proses pembelajaran sehingga kompetensi profesional guru dapat berkembang.
Pengembangan Model TPACK untuk Menunjang Kompetensi Profesional pada Guru Sekolah Dasar
Rizki Ananda;
Afriza Rahma Rani;
Fadhilaturrahmi Fadhilaturrahmi
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.4031
Masalah kompetensi guru Sekolah Dasar (SD) masih menjadi perhatian mendasar dalam dunia pendidikan. Sudah banyak mekanisme yang ditempuh agar kompetensi guru bisa menjadi lebih baik. Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan model TPACK untuk pengembangan profesionalisme pada guru SD kecamatan Salo. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D), angket diperoleh dari uji ahli dan uji kelompok kecil, berupa penilaian dari: (1) ahli penilaian, (2) ahli TIK, (2) ahli desain pembelajaran, dan (3) guru SD di lokasi uji efektivitas produk. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan yakni guru mampu mengintegrasikan materi ajar, pemanfaatan dan penerapan teknologi dengan katagori cukup, akan tetapi guru harus mampu menerapkan dan meningkatkan knerja agar dapat meningkatnya minat dan motivasi siswa dalam belajar. Dari data penelitian didapatkan bahwa penerapan TPACK telah berhasil diterapkan di Kecamatan Salo pada sekolah dasar sehingga meningkatkan keprofesionalan guru dalam meningkatkan hasil belajar. Dapat disimpulkan bahwa pengembangan TPACK dapat memberikan inovasi baru dalam mengintegrasikan TIK ke dalam proses pembelajaran sehingga kompetensi profesional guru dapat berkembang.
Analisis Kebijakan Standar Pembiayaan Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Liska Ulandari Ulandari;
Ar Ridha Ridha;
Dina Rozalita Rozalita;
Rizki Ananda Ananda;
Ramdhan Witarsa Witarsa
JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Vol 6, No 3 (2022): September (JIKAP PGSD)
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/jkp.v6i3.35114
This study aims to describe the standard policy of financing primary school teacher education. This research method uses qualitative research methods with a literature review approach. The research stages were carried out starting from article collection, article reduction, article display, discussion, and conclusion. Sources of research data are articles from accredited national journals in the last 10 years (2013-2022). The results showed that from 14 articles, 4 articles were obtained that matched the title topic. Funding standards for primary school teacher education need to pay attention to the stages of financing management, especially during the planning and realization of financing. The principle of facility utilization needs to be considered for efficiency in the use of learning facilities in primary school teacher education in order to achieve learning objectives and improve the quality of primary school teacher education. Primary school teacher education managers need to find other sources of funding so that the infrastructure and facilities for primary school teacher education are more sophisticated and can facilitate students to develop their competencies based on field needs
Analisis Kebijakan Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar dalam Kurikulum Nasional
Novia Rahma Safitri;
Sriwildani Sriwildani Sriwildani;
Regita Berlian Widodo;
Rizki Ananda Ananda;
Ramdhan Witarsa Witarsa
JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Vol 6, No 3 (2022): September (JIKAP PGSD)
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/jkp.v6i3.34997
This study aims to describe the policy of competency standards for elementary school teacher education graduates in the national curriculum. This research method uses qualitative research methods with a literature review approach. The research stages were carried out starting from article collection, article reduction, article display, discussion, and conclusion. Sources of research data are articles from accredited national journals in the last 6 years (2017-2022). The results showed that from 19 articles, 3 articles were obtained that matched the title topic. Elementary school teacher education is integrated in the national curriculum as an educational science that is applied to related subjects that are mandatory for all undergraduate teacher candidates for elementary school teacher education and in its renewal primary school teacher education as the main goal to prepare prospective teachers. elementary school teachers through courses that are relevant to the times. The renewal of courses in primary school teacher education needs to be reviewed. It is necessary to review the policy on competency standards for elementary school teacher education graduates in the national curriculum.
Penggunaan Model Cooperative Integrated Reading Composition (CIRC) Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Di Sekolah Dasar
Muhammad Ilham;
M. Syahrul Rizal;
Rizki Ananda
Perspektif Pendidikan dan Keguruan Vol 13 No 2 (2022): Perspektif Pendidikan dan Keguruan Vol 13 No 2 Oktober 2022
Publisher : UIR Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/perspektif.2022.vol13(2).10527
This study aims to improve the students' reading comprehension ability of Grade V Elementary School 020 Ridan Permai with children's stories. This study was dilated by the low reading comprehension results of fifth grade students in the 2021/2022 academic year as many as 15 subjects consisting of 14 male students and 14 female students. This research was conducted in two cycles, each cycle consisting of two meetings. Collecting data in this study using a test question instrument. Based on the results of data analysis, it can be seen that there is an increase in students' reading comprehension skills in Indonesian subjects. It only reached 53% then in the first cycle of meeting I increased to 62.5%, the first cycle of meeting II increased to 75% and the second cycle of meeting I increased to 83.3%, and the second cycle of meeting II increased again to 91.6%. Thus, it can be concluded that using the Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Model can improve the Reading Comprehension Ability of Class V students at SDN 020 Ridan Permai.
Analisis Standar Penilaian Pendidikan Dasar: Studi Literatur Review
Helmalia Faujah;
Rizka Dwi Mulyani;
Rizki Ananda;
Ramdhan Witarsa
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 7, No 3 (2022): VOLUME 7 NUMBER 3 SEPTEMBER 2022
Publisher : STKIP Singkawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26737/jpdi.v7i3.3425
Seorang guru dituntut untuk memahami standar penilaian pendidikam dan memahami landasan yuridis yang melatarbelakanginya. Dalam penilaian harus ada standar yang jelas dan operasional. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui konsep dan kriteria standar penilaian pada pendidikan Sekolah Dasar. Penelitian ini merupakan penelitian literature review dengan menggali informasi dari jurnal dan artikel yang terkait dengan Standar Penilaian Pendidikan Sekolah Dasar dengan menganalisis 15 jurnal nasional. Langkah-langkah yang digunakan dalam literatur review ini dimulai dengan 1) menemukan referensi dan informasi tentang standar penilaian dalam pendidikan, 2) pemilahan diselesaikan dengan memilih kalimat-kalimat yang berkaitan dengan tema atau kajian 3) memasukkan ke dalam kalimat yang relevan 4) meneliti kalimat-kalimat yang akan digunakan 5) kemudian merumuskan kesimpulan berdasarkan temuan dari tinjauan pustaka yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam rangka meningkatkan penilaian pada kurikulum sebelumnya yang lebih berkonsentrasi pada penilaian aspek pengetahuan dan mengarah pada penilaian yang komprehensif pada aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan, standar penilaian tetap harus digunakan. Selain itu, mengubah strategi pembelajaran dari yang berpusat pada pendidik menjadi berpusat pada siswa memerlukan pengembangan strategi belajar lebih keras. Pedoman penilaian pendidikan Sekolah Dasar yang dilakukan oleh guru, satuan pendidikan dan pemerintah memiliki kriteria kriteria yaitu ruang lingkup, tujuan, manfaat, prinsip, mekanisme, prosedur, dan instrument penilaian hasil belajar siswa.