p-Index From 2021 - 2026
15.772
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Indonesian Journal of Geography Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan ISTORIA Litera Jurnal Ilmiah WUNY Natural Science: Journal of Science and Technology Media Komunikasi FPIPS Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Media Komunikasi Geografi El-HARAKAH : Jurnal Budaya Islam JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Majalah Geografi Indonesia Pattingalloang : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Penelitian Kesejarahan Jurnal Penelitian dan Pendidikan IPS Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial budaya Forum Geografi GEA, Jurnal Pendidikan Geografi ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini BIOPROSPEK Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) PAEDAGOGIA Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Jurnal Tata Kelola dan Akuntabilitas Keuangan Negara JURNAL ATOMIK Jurnal PIPSI: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Wacana: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan) Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Diakronika J-PIPS (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial) Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Aspirasi : Jurnal Masalah-masalah Sosial Jurnal Adat dan Budaya Indonesia AKMENIKA Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) JITEL (Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Elektronika, dan Listrik Tenaga) JURNAL PENDIDIKAN IPS Educenter: Jurnal Ilmiah Pendidikan Eksergi: Jurnal Teknik Energi Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Society : Jurnal Jurusan Tadris IPS Industrial Research Workshop and National Seminar Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Journal of Finance and Business Digital (JFBD) JP (Jurnal Pendidikan) : Teori dan Praktik Jurnal Pengabdian Teknik dan Ilmu Komputer (PETIK) International Journal of Economics (IJEC) International Journal of Disaster Management Naradidik: Journal of Education & Pedagogy Agri Analytics Journal Assyfa Journal of Islamic Studies InJEBA : International Journal of Economics, Business and Accounting Journal of Education Sciences (Edusci) Jurnal Abdimas Multidisiplin Seminar Nasional Riset dan Teknologi (SEMNAS RISTEK) Jurnal Pendidikan Progresif Tesseract: International Journal of Geometry and Applied Mathematics Academia Open INDONESIAN JOURNAL OF SOCIAL SCIENCE EDUCATION (IJSSE)
Claim Missing Document
Check
Articles

Transformasi Pembelajaran IPS Melalui Penerapan Pedagogi Dialogis Paulo Freire Teguh Putra Socrates; Yuyun Sri Wahyuni; Sudrajat Sudrajat
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 5 No. 2 (2026): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (June 2026)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v5i2.438

Abstract

Dalam kegiatan belajar mengajar IPS di Indonesia masih dikategorikan di dominasi dengan pembelajaran bersifat monoligs dan berfokus pada penyampaian konsep secara deskriptif semata. Hal ini menandakan adanya kemiripan konsep pendidikan gaya bank yang dikriitk oleh Paulo Freire, peserta didik diposisikan sebagai penerima pengetahuan secara pasif yang menjadikan ruang dialog kritis terhadap pengetahuan yang dibagikan terbatas. Kondisi ini memiliki potensi menghambat pengembangan kesadaran sosial dan kemampuan berpikir kritis khususnya pada pembelajaran IPS. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji transformasi pembelajaran IPS melalui presepektif pedagogik dialog serta merumuskan model konseptual pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepusatakaan. Langkah penelitian dengan beberapa tahap diantaranya (1) pengumpulan bahan pustaka; (2) membaca dan mencatat; (3) mengeloh data seperti menyeleksi dan mengklasifikasi; dan (4) analisis dan penarikan simpulan. Hasilnya menunjukkan bahwa pedagogik dialogis untuk pembelajaran IPS dapat diwujudkan melalui proses dengan diawali realitias sosial, problematisasi terkait kondisi sosial, penggunaan materi IPS sebagai alat analitis kritis, dan refleksi praksis terhadap realitas sosial. Transformasi menempatkan peserta didik hadir bukan sekedar penerima materi, tapi sebagai subjek aktif. Maka dari itu, pembelajaran IPS tidak terbatas pada penguasaaan konsep secara kritis. Temuan ini mengartikan jika pedagogi dialogis dapat dijadkan pendekatan konseptual yang relevan untuk merubah pembelajaran IPS dari konsep menjadi reflektif, kritis, dan kontekstual.
Analysis of the Adiwiyata Program in environmental awareness behavior at SMA Negeri 30 Jakarta Yulista Kusuma Wardani; Indra Prabowo; Sudrajat Sudrajat
Educenter : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2026): Educenter: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/92an7a44

Abstract

Environmental problems are still a key global concern for reaching the SDGs, highlighting the need to strengthen environmental awareness from an early age. One of the initiatives implemented by the Indonesian government is the Adiwiyata Program, which aims to develop environmentally responsible and sustainable school communities. This study aims to analyze the influence of the Adiwiyata Program on students’ environmental awareness behavior at SMA Negeri 30 Jakarta. The research employed a quantitative approach with a correlational design. Data were collected through a closed-ended questionnaire administered to 271 students from grades X, XI, and XII, selected using a purposive random sampling technique. Data were analyzed using bivariate correlation and regression analyses. The findings indicate that the Adiwiyata Program contributes to students’ environmental awareness, with varying levels of influence across the dimensions of environmental awareness, namely general beliefs and values, personal attitudes, and environmental knowledge. Overall, the program demonstrates a positive relationship with students’ environmental awareness behavior. The study suggests that future research should incorporate additional variables that may influence environmental awareness to develop a more thorough insight into the factors shaping student environmentally responsible conduct.
Hubungan Lama Mengajar Guru IPS Dengan Prestasi Belajar Siswa SMP Negeri Se-Kecamatan Kutoarjo Rijal Nafis Maulana; Sudrajat Sudrajat
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol5.Iss1.2432

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis “hubungan lama mengajar guru IPS dengan prestasi belajar siswa SMP Negeri se-Kecamatan Kutoarjo. Melalui pra observasi yang dilakukan peneliti terhadap para guru IPS SMP Negeri se-Kecamatan Kutoarjo, masih ditemukan banyak siswa yang memiliki nilai prestasi pada mata Pelajaran IPS, masih ditemukannya guru yang kurangnya variasi dalam penggunaan metode pembelajaran dan cenderung sama dari tahun ke tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan menggunakan desain korelasional. Penelitian ini melibatkan 18 guru IPS SMP Negeri se-Kecamatan Kutoarjo, pengambilan sampel dilakukan terhadap semua populasi atau total sampling. Data yang dikumpulkan melalui wawancara dengan menggunakan instrumen panduan wawancara. Analisis data dibantu dengan aplikasi SPSS versi 26 yang melalui tahap uji normalitas Kolmogorov-Smirnov,uji linieritas,dan uji korelasi pearson poduct moment. Hasil temuan menjelaskan seluruh data variabel berdistribusi normal, hubungan antara ke dua variabel telah memenuhi asumsi linieritas. Hasil penelitian menujukan bahwa tidak adanya hubungan antara variabel lama mengajar guru IPS dengan prestasi belajar ditandai dengan sig (2-tailed) 0,257(>0,05). Hasil analisis ini menjelaskan bahwa hubungan lama mengajar guru IPS SMP Negeri se-Kecamatan Kutoarjo tidak memiliki hubungan yang signifikan. Penelitian ini memberikan kontribusi pengembangan dan perluasan teoritis mengenai evalusi terhadap prestasi belajar siswa SMP.
Prophetic Ecopedagogy in Social Studies Learning: Integration of Islamic Values and SDGs Literacy to Strengthen Ecological Intelligence Nur Fauzi; Raras Gistha Rosardi; Sudrajat Sudrajat; Erika Putri
PAEDAGOGIA Vol 29, No 2 (2026): PAEDAGOGIA Jilid 29 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/paedagogia.v29i2.117804

Abstract

The knowledge–action gap remains a fundamental challenge in environmental education in Indonesia, as students’ ecological literacy does not consistently translate into concrete pro-environmental behavior. This study aims to examine the integration of Islamic values and Sustainable Development Goals (SDGs) literacy within Social Studies learning through a Prophetic Ecopedagogy approach to strengthen students’ ecological intelligence. A qualitative case study design was employed at SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and document analysis, and were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, dan Saldaña. The findings reveal three main outcomes. First, the Social Studies curriculum shifted from a predominantly hidden curriculum to an explicit curriculum through the formal integration of SDGs targets into lesson planning. Second, the instructional process reflects three pillars of Prophetic Ecopedagogy: Transcendence (environmental stewardship as a theological mandate), Humanization (the climate crisis framed as a humanitarian issue), and Liberation (freedom from consumerist culture through the Zero Waste movement). Third, this approach effectively fosters students’ ecological intelligence, particularly in systemic thinking and digital environmental advocacy. However, behavioral gaps persist in abstract energy conservation practices, in contrast to strong compliance in tangible waste management activities.
Mappadendang: Values of Togetherness in the Bugis Tribe and Their Implications in Social Studies Learning Moh. Zulkarnaen; Sudrajat Sudrajat; Hasmiah Herawaty; Sandesh Bandhu
J-PIPS (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial) Vol 12, No 1 (2025): JPIPS
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jpips.v12i1.39413

Abstract

This study examines how togetherness values embedded in the mappadendang tradition can be pedagogically operationalized in Social Studies (IPS) learning at the madrasah level. While previous studies have extensively documented mappadendang as a Bugis harvest ritual rich in social values, little attention has been given to its systematic integration into formal IPS pedagogy, particularly within Islamic junior secondary education. Addressing this gap, the study adopts a qualitative, focused ethnographic design centered on educational practice rather than cultural ritual alone. Data were collected through in-depth interviews, participatory observations, and document analysis involving IPS teachers, students, school leaders, and local cultural actors at MTs DDI Amparita, South Sulawesi. The findings reveal that togetherness in mappadendang is manifested through collective responsibility, intergenerational participation, and community-based cooperation, which function as lived social experiences closely aligned with core IPS competencies. Rather than merely listing cultural values, this study demonstrates how these practices can be translated into contextual learning resources that support collaborative and socially grounded IPS instruction. The study contributes conceptually to ethnopedagogy by positioning local tradition as a primary source of social knowledge, and pedagogically by offering a culturally grounded framework for learning IPS based on local wisdom in madrasah contexts. 
FoMO dan Perilaku Phubbing pada Anak: Studi Kualitatif Mohamad Fauzi Husen; Danu Eko Agustinova; Sudrajat Sudrajat
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7639

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan manifestasi Fear of Missing Out (FoMO) serta kaitannya dengan perilaku phubbing pada anak usia 4-8 tahun di Kota Mataram Kecamatan Ampenan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan partisipan sebanyak enam anak yang direkrut melalui observasi lapangan dan wawancara dengan tiga orang tua. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles & Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FoMO pada anak muncul dalam tiga bentuk, yaitu kognitif, emosional, dan sosial. Anak menunjukkan kecemasan saat tidak terhubung dengan internet, rasa ingin tahu berlebih terhadap aktivitas teman, serta dorongan untuk mengikuti tren digital. FoMO berkontribusi pada munculnya perilaku phubbing, terutama pada anak dengan pola asuh permisif dan literasi digital orang tua yang rendah. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya pemahaman tentang dinamika sosial-emosional anak di era digital serta menjadi dasar bagi pendampingan digital yang lebih adaptif.
Tren Riset Perhatian Orang Tua dan Hasil Belajar: Bibliometrik dan SLR 2015–2025 Dwi Afrika Puspita Ningrum; Raras Ghistha Rosardi; Sudrajat Sudrajat
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.7641

Abstract

Perhatian dan keterlibatan orang tua memiliki peran strategis dalam membentuk perkembangan akademik siswa, namun perubahan dinamika sosial dan perkembangan teknologi telah menggeser cara hubungan ini dipahami dalam kajian pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren global mengenai hubungan antara perhatian orang tua dan hasil belajar siswa melalui pendekatan analisis bibliometrik dan Systematic Literature Review. Studi ini mengidentifikasi pola tematik dominan, arah perkembangan wacana ilmiah, serta pergeseran konseptual dalam memahami peran orang tua pada konteks pembelajaran modern. Temuan menunjukkan bahwa perhatian orang tua tidak lagi diposisikan semata sebagai dukungan domestik, melainkan sebagai elemen strategis dalam ekosistem pembelajaran adaptif yang memperkuat motivasi, efikasi diri, stabilitas emosional, dan kolaborasi antara rumah dan sekolah. Selain itu, penelitian ini menegaskan adanya pergeseran paradigma menuju praktik pengasuhan berbasis teknologi dan kolaborasi digital yang semakin relevan dalam konteks pendidikan kontemporer. Kontribusi utama studi ini terletak pada penyajian pemetaan komprehensif evolusi riset serta penguatan argumen mengenai pentingnya pemberdayaan peran orang tua sebagai mitra utama dalam menciptakan pembelajaran siswa yang inklusif, berkelanjutan, dan responsif terhadap perkembangan zaman.
Literacy Culture Behind Yogyakarta's Success in the 2026 Academic Competency Test Eki Yulia Susanti; Agustina Tri Wijayanti; Sudrajat Sudrajat; Finan Ahsani Taqwim
Assyfa Journal of Islamic Studies Vol. 4 No. 2 (2026): Assyfa Journal of Islamic Studies
Publisher : CV. Bimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/ajis.v4i2.1185

Abstract

The Special Region of Yogyakarta achieved the highest national performance in the 2026 Academic Competency Test, highlighting the need to examine educational factors associated with students’ academic achievement, including literacy culture. This study synthesizes the relationship between literacy culture and academic achievement and examines its implications for interpreting Yogyakarta’s test results. A systematic literature review was conducted using a selection process guided by PRISMA 2020. The corpus comprised 21 publications issued between 2020 and 2026, including journal articles, conference proceedings, a thesis, a preprint, and official national and international reports. The publications were retrieved from Google Scholar, Scopus, ERIC, Crossref, Dimensions, and Garuda and analyzed through thematic content analysis. The synthesis indicates that literacy culture is associated with reading habits, information comprehension and literacy, critical thinking, problem-solving skills, and various indicators of academic achievement. These relationships are also shaped by family support, teacher competence, the school environment, learning motivation, and socioeconomic conditions. The findings position literacy culture as a strategic component of the educational ecosystem that may support academic achievement. In the context of Yogyakarta’s 2026 Academic Competency Test results, literacy culture provides a relevant conceptual perspective for interpreting the province’s performance; however, it cannot be regarded as a direct causal factor without further empirical investigation.
Internalization Strategy of Tamaddun Melayu Values in Batam Public Senior High School: Strategi Internalisasi Nilai-Nilai Tamaddun Melayu di SMA Negeri 1 Batam Astri Testiningtyas Firman; Agustina Tri Wijayanti; Sudrajat Sudrajat
Academia Open Vol. 11 No. 2 (2026): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/acopen.11.2026.14905

Abstract

General Background: Indonesia’s cultural pluralism encompasses the Tamaddun Melayu civilization, a rich repository of local wisdom and ethical systems currently vulnerable to erosion in the era of globalization. Specific Background: SMA Negeri 1 Batam serves as a strategic site for exploring how educational institutions integrate these values to counter cultural degradation among youth. Knowledge Gap: Existing educational practices often lack structured, multi-dimensional approaches to cultural preservation, creating a disconnect between national character education goals and local implementation. Aims: This study aims to examine the strategies for internalizing Tamaddun Melayu values at SMA Negeri 1 Batam through intracurricular, cocurricular, and extracurricular activities using a phenomenological approach. Results: The findings reveal that schools implement a synergistic model: integrating Malay values into Sociology coursework, utilizing experiential learning through local wisdom exploration, and reinforcing cultural identity via arts and traditional attire. Novelty: By applying Culturally Responsive Teaching (CRT) and Bourdieu’s Habitus Theory, this research demonstrates that a tri-pathway strategy effectively transforms cultural knowledge into incorporated habitus. Implications: The results provide an adaptive model for schools in the Riau Islands to strengthen student cultural identity and character education through structured, community-linked pedagogical practices. Highlights Integration of Malay values within Sociology curriculum establishes a robust conceptual foundation for students. Cocurricular exploration of local wisdom facilitates authentic, experiential learning that effectively deepens cultural habituation. Participation in extracurricular arts and traditional practices solidifies symbolic capital and collective cultural identity among learners. Keywords Tamaddun Melayu; Culturally Responsive Teaching; Local Wisdom; Cultural Habitus; Character Education
Constructivist Visual Learning in Social Studies Education: The Role of Pop-Up Book Media in Enhancing Student Motivation and Achievement Isnaeni Fatmiyati; Sudrajat Sudrajat; Raras Gistha Rosardi; Satriyo Wibowo
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.4593

Abstract

This study aimed to examine the effectiveness of constructivist visual learning through pop-up book media in enhancing students' learning motivation and academic achievement in Social Studies at the junior high school level. The study was motivated by persistent challenges in Indonesian education, particularly low literacy competence, weak learning motivation, and unsatisfactory Social Studies learning achievement, which are closely associated with conventional teacher-centered instructional practices. Grounded in constructivist learning theory and John Dewey's pragmatist philosophy of experiential learning, this study conceptualizes the pop-up book as a visual-interactive instructional medium that promotes active student engagement and meaningful learning experiences. A quantitative approach employing a pre-experimental one-group pretest-posttest design was adopted. The participants consisted of 32 eighth-grade students from SMP Negeri 32 Semarang, selected using purposive sampling. Data were collected through learning motivation questionnaires, pretest-posttest achievement tests, classroom observations, and documentation. All research instruments were validated and tested for reliability prior to data collection. Data were analyzed using descriptive statistics, a paired-sample t-test, Normalized Gain (N-Gain) analysis, and effect size analysis with IBM SPSS Statistics 26. The findings revealed significant improvements in both students' learning motivation and academic achievement following the implementation of pop-up book-based instruction. The mean motivation score increased from 68.36 to 84.25, while the mean Social Studies achievement score improved from 70.00 to 83.75. The paired-sample t-test yielded a significance value of 0.000 (p < 0.05), indicating a statistically significant effect of the instructional intervention. Furthermore, the N-Gain and effect size analyses demonstrated moderate-to-high improvement with a strong practical effect. These findings indicate that pop-up book media constitute an effective constructivist visual learning strategy for enhancing students' learning motivation, academic achievement, active engagement, and contextual understanding in Social Studies education.
Co-Authors -, Aripin Abdul Rahman Adenina, Annisa Frecilia Adi Suryanto Afifah, Dini Nur Agista, Devi Ega Agus Sudarsono Agus Yuniawan Isyanto Agustiani, Sherlia Agustina Tri Wijayanti Agustina Tri Wijayanti Ahmad As&#039;ari Ahmad Benny Syahputra Ahmed, Touheed Ajat Sudrajat Akhir, Mustika Nur Ali Muthahhari Rahim Alkahfi, Muhammad Zaid Amalia, Tia Ambarwati, Dewi Ambya, Ambya Amelia Fitri Amirul Syafiq Andi Priyatna ANDRI KURNIAWAN Andrie, Benidzar M Anggi Nayla Najihah Anggit Maulud Dina Anik Widiastuti Anisa Puspitasari, Anisa Anita Sari Anita Wulandari, Anita Aprilianti, Velia Ariani, Ressi Arifa, Ina Arifin, Ahmad Zaenal Armandha Redo Pratama Arysandi, Safira Arum Ashshidiqi, Hasbi Astri Testiningtyas Firman Astuti, Dwi Sri Aulia, Desmalia Aulia, Nur Maulida Aulia, Nur Maulida Ayuni, Ita Kurata Azhar, Rialdi Azhim, Khoerul Bahari, M Faudzi Bima Purba Tangkas Budi Setiadi Cahayuna Kalonika Zahra Daffa Fakhri Maulana Damayanti, Septi Nur Daniel Daniel Danu Eko Agustinova * Darumurti, Filipus Dimas Dea Eka Safitri Dewi, Lusiyena Dewi, Shella Museu Diah, Yulia Nur Dian Azizah Sadriansyah Wijaya Dina, Anggit Maulud Dinda Dwi Utami Dinda Dwi Utami Dini Mulyani Djati Mardiatno Dwi Afrika Puspita Ningrum Dwi Susanto Dwi Wahyuni Eki Yulia Susanti Eko Haryono ENDANG SUTARININGSIH SOETARTO Eni, Eni Erika Putri Eva Marthinu Fabillah, Ikhsan Habib Fadlillah, Wildan Fajar Nugraha farhan ferian Farida Dwitya Aninda Farida Nugrahaeni Faujian, Ares Febi Ariefka Septian Putra Febriani, Yenni Fikri, Muhammad Isya Finan Ahsani Taqwim Firnandani, Sherly Gautam Kumar Jha Grestiana, Gian Habinuddin, Endang Harianto, Bambang Bagus Hasmiah Herawaty Hendar, Agus Heni Pujiastuti Herawati, Cucu Herdiana, Yana Heriyanto Heriyanto Hindayani, Purna Hizbaron, Dyah Rahmawati I Ketut Arya Sentana Mahartha Ilaina Ilaina Ilman, Sofyan M. Indary, Melati Deshy Indra Prabowo Ines Alifah Wachidatun Chasanah Irwanto, Kasno Isa Anshory, Muhammad Islah Islah, Islah Isnaeni Fatmiyati Ivan Sayid Nurahman Iwan Setiawan Izzaqi, Basid Elmi Jamhari Jamhari Jannah, Diah Nadiatul Januar, Fadillah Kartini, Vidya Putri Khoerudin, Muhammad Khoirul Khoirul Kurniati, Triani Kusumawati, Eko Kusumawati, Eko Lazuarni, Shafiera Lesmana, E Liza Alvia Lorenza, Widia LuthfiMuta’ali, LuthfiMuta’ali Ma'ruf, Hamka Mujahid Magfirah, Andi Mahar, Muhammad Lahnan Mahendra, Kholis Mar'ath, Sitti Khafifatul Mardiani, Nindi Mardika, Hastomo Tri Hari Marlina, Euis Dwi Marthinu, Eva Ma’sum, Hardiansyah Medi Hendra Melina, Widia Rahma Metro Lingga Miciko Umeda Moh. Zulkarnaen Mohamad Fauzi Husen Muh Akbar Muhammad Baiquni MUHAMMAD FAHMI MUHAMMAD REZA FAHLEVI Mujadidi, Shigbhatullah Mustakim, Moh. Muthoifin Nasiwan nasiwan Naufal, M. Fakhri Adli Noorhadi Rahardjo Nova Hariani Novianti, Sinta Dewi Nugraha, Peli Nur Aisyah Nur Alfiyani Nur Aulia, Wirda Nur Fauzi Nurhasanah Nurhasanah Nurulita, Aulia Pintje Falila Prabowo, Yayan Bagus Pranadi, Wempy Bayu Pridiatama, Ringga Primanisa Inayati Azizah Puntaswari, Nugraheni Catur Purboyo, Alvian Aji Puspitaningrum, Ismi Nuari Putri Adibatur Rohmah Putri, Lidya Ayuni Putro, Ricky Hendradyanto Pyae, Syscha Qotrunada, Annisa Rachma, Aura Maulida Rachmawati, Jeti Rahayu, Ndaruning Tri Rahayu, Peti Sri Rahim, Ali Muthahhari Rahmani, Aulia Vina Ramdani Salam Raras Ghistha Rosardi Raras Gistha Rosadi Raras Gistha Rosardi Raras Gistha Rosardi Gistha Rosardi Rasimin Rasimin, Rasimin Ratna Septiyanti Retno Yuni Nur Susilowati Reza Musyarip, Akhsazia Qolbi Rian Kurnia, Rian Ridwan Solihin Rijal Nafis Maulana Rika Harini Riko Septiantoko Riky Irawan, Riky Rina Astarika, Rina Rini Rachmawati Rizal Dhiky Hermawan Rohmah, Putri Adibatur Romdania, Sri Supitri Rosadi, Ayip Rahmat Rudi Hermawan Russel, Edwin Rustijan, Rustijan Sa'adah, Afifah Nurul Sabarila, Marisa Saefudin Saefudin Saepul Aziz Safinatunnajah, Safinatunnajah Sakinaturrahmi, Yulia Saliman Saliman Salindri, Ani Sandesh Bandhu Sanip, Muhamad Santosa, Tomi Apra Sarah Pramadani Sari, Ela Santi Mulya Sari, Nila Puspita Sari, Yessi Fatika SARING SUHENDRO Sasongko, Nursyifa Asilah Satriyo Wibowo Satyaningrum, Aghnia Candra Septi Sri Rahmawati Setia, Budi Setiawan, Indra Rachmat Shahzeb Shahzeb, Shahzeb Shodiq, Muhamad Fajar Sibghatullah Sinaga, Nikita Oka Siswoyo Siswoyo Siti Aisyah Siti Rahma Siti Rohmah Sondara, Yoni Sri Nurhayati Sri Rum Giyarsih Sudiastuti, Sudiastuti Sulaeman, Suhendar Sunarto Sunarto Supardi Supardi Suparmini Suparmini Supriadi, Taufiq Supriyadi, Tata Suryadnyana, Nyoman Adhi Suryati Suryati Sutrisno, Sutrisno Syafiq, Amirul Syafis, Kamadie Sumanda Syafitri, Dyah Rina Tajuddinnur, Tajuddinnur Tasyarawati, Dinda Viadevita Teguh Putra Socrates Tiktiek Kurniawati Tjahyanityasa, Wanda Fitri Toto Tohir Toto Toto, Toto Trapsila Siwi Hutami Tri Gunawan Tri Joko Prasetyo Utami, Dinda Dwi Utomo, TB Widiastuti, Arum Wildhan Ichzha Maulana Winardi Winardi Yazid Bustomi Yudi Prana Hikmat Yulista Kusuma Wardani Yumi Hartati Yunike Sulistyosari Yuyun Sri Wahyuni Zahra, Larasati Az Zirtana, Haris