p-Index From 2021 - 2026
15.752
P-Index
This Author published in this journals
All Journal DE JURE Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan EDUKASI: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Studi Agama dan Masyarakat Al-Ibrah : Jurnal Pendidikan dan Keilmuan Islam Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Tadbir : Jurnal Studi Manajemen Pendidikan Abdimas Talenta : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat NALAR: Jurnal Peradaban dan Pemikiran Islam Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Anterior Jurnal Batoboh : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Edu Riligia: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Al-Falah: Jurnal Ilmiah Keislaman dan Kemasyarakatan JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Madinah: Jurnal Studi Islam Menara Ilmu Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Jurnal Al-Dustur Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars JISA (Jurnal Informatika dan Sains) Tamumatra : Jurnal Seni Pertunjukan AS-SABIQUN: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat EDU RILIGIA: Journal of Islamic and Religious Education Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Tinta: Jurnal Ilmu Keguruan dan Pendidikan Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) MAQASHID : Jurnal Hukum Islam Jurnal Aksi Afirmasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cokroaminoto Journal of Primary Education Agrimansion: Agribusiness Management & Extension Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education At-Tasyri Jurnal Hukum Islam dan Ekonomi Syariah Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Penamas: Journal of Community Service Syams: Jurnal Kajian Keislaman Journal of Islamic History Addabana: Jurnal Pendidikan Agama Islam Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Educational Sciences Akademika : Jurnal Pemikiran Islam HUMANISMA : Journal of Gender Studies Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal International Journal of Islamic Thought and Humanities Paradigma: Jurnal Kajian Budaya Jurnal Pelangi Ezra Science Bulletin Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Riset Multidisiplin dan Inovasi Teknologi Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam Belalek Interdiciplinary Journal of Education Irajagaddhita : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Jurnal Pendidikan Indonesian Culture and Religion Issues Jurnal ARSI : Administrasi Rumah Sakit Indonesia Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Bisnis (EKMABIS) JIS: Journal ISLAMIC STUDIES JURNAL PUSAKA: Media Kajian dan Pemikiran Islam An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Dimas Canthing Media Pendidikan Matematika
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Keterlambatan Bicara Pada Siswa Kelas Rendah Berdasarkan Pola Asuh Orang Tua di Desa Dasan Lekong Hasanah, Uswatun; Husni, Muhammad; Aziz, Abdul; Hadi, Yul Alfian
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.17529

Abstract

Abstract: This study aims to identify the causal factors and the relationship between speech delay in lower grade elementary school students and parenting styles in Dasan Lekong Village, Sukamulia District, East Lombok. The researcher employed a case study approach. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. Data were analyzed through data reduction, data presentation, and verification. The findings of this study conclude that: (1) The causes of speech delays in students are both internal and external. Internal factors include physical issues such as an students lodged in the throat, and delayed development since the prenatal stage. Meanwhile, external factors include parenting patterns that are not appropriate for the students' needs, such as authoritarian parenting patterns, by the students' parents. (2) The policies implemented by schools for students with speech delays involve adapting school programs to the students’ needs, such as providing special classes after school hours, grouping students with similar difficulties, and delivering instruction tailored to their abilities. Additionally, schools provide learning support through special teachers in different settings outside the classroom. Schools also conduct morning programs such as public speaking to foster and improve students’ speaking skills. (3) Parenting styles are strongly related to students’ speech delays. The parenting style that best supports the development of speaking ability is the democratic style by paying attention to students' needs, such as checking students' health, inviting students to talk and exchange ideas. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab dan hubungan keterlambatan bicara pada siswa kelas rendah SD Negeri berdasarkan pola asuh orang tua di desa Dasan Lekong kecamatan Sukamulia Lombok Timur. Peneliti menggunakan jenis penelitian pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti yaitu observasi, wawancara dan dokumen. Data dikumpulkan dan dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa 1) faktor penyebab siswa mengalami terlambat bicara disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal terdiri dari adanya suatu benda yang menyangkut di tenggorokan siswa dan terlambat pertumbuhan yang dialami dari dalam  kandungan. Sedangkan faktor eksternalnya yaitu pola asuh yang kurang tepat untuk diterapkan dengan kebutuhan siswa oleh orang tua siswa seperti pola asuh otoriter. 2) kebijakan yang diterapkan sekolah terhadap siswa terlambat bicara yaitu dengan menyesuaikan program sekolah terhadap kebutuhan siswa. Seperti menyediakan kelas khusus setelah pulang sekolah, mengelompokkan siswa yang mengalami kesulitan yang sama, lalu diberikan pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan siswa, pendamping belajar dengan guru khusus di tempat yang berbeda atau di luar kelas. Selain itu, setiap sekolah memiliki program setiap pagi seperti berpidato yang dapat mendukung dan meningkatkan kemampuan siswa. 3) pola asuh orang tua sangat berhubungan dengan keterlambatan bicara siswa. Pola asuh yang dapat mendukung kemampuan bicara subjek yaitu pola asuh demokratis dengan memperhatikan kebutuhan siswa seperti memeriksakan kesehatan siswa, mengajak siswa berbicara dan bertukar pikiran.
Tantangan Implementasi Kebijakan Pendidikan Inklusif di SDN 2 Denggen Kecamatan Selong Kabupaten Lombok Timur Aziz, Abdul; Parhanuddin, Lalu; Patmasari, Yulia; Husni, Muhammad
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.17597

Abstract

Abstract: This study aims to describe the challenges faced by schools in implementing inclusive education policies at SDN 2 Denggen. This research focuses on the obstacles in providing educational services for students with special needs. This study used a descriptive qualitative approach. The research was conducted at SDN 2 Denggen using primary and secondary data sources. Primary data were collected from key informants including the principal, teachers, and parents of students with special needs. Secondary data included school documents, inclusive education regulations and policies, and literature reviews from previous research. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The research instruments consisted of interview guides, field notes, and documentation. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that the implementation of inclusive education at SDN 2 Denggen faces interrelated challenges. Limited understanding, lack of school preparedness, inadequate infrastructure, and misperceptions from various parties are major obstacles, resulting in suboptimal management of students with special needs. The conclusion of this study confirms that the implementation of inclusive education still needs to be strengthened through increased teacher capacity, provision of supporting facilities, and support from policymakers. This study recommends that schools and local governments provide more serious support for the implementation of inclusive education. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tantangan yang dihadapi sekolah dalam mengimplementasikan kebijakan pendidikan inklusif di SDN 2 Denggen. Penelitian ini difokuskan pada hambatan-hambatan dalam pelaksanaan layanan pendidikan bagi siswa berkebutuhan khusus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian dilaksanakan di SDN 2 Denggen dengan sumber data primer dan skunder. Data primer dikumpulkan dari narasumber kunci meliputi kepala sekolah, guru, dan orang tua siswa berkebutuhan khusus, sedangkan data skunder meliputi dokumen sekolah, peraturan dan kebijakan pendidikan inklusif, dan studi literatur dari penelitian sebelumnya. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrument penelitian berupa pedoman wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan inklusif di SDN 2 Denggen menghadapi tantangan yang saling terkait. Keterbatasan pemahaman, kurangnya kesiapan sekolah, minimnya sarana prasarana, dan persepsi keliru dari berbagai pihak menjadi penghambat utama, sehingga penanganan siswa berkebutuhan khusus belum berjalan optimal. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa implementasi pendidikan inklusif masih perlu diperkuat melalui peningkatan kapasitas guru, penyediaan fasilitas pendukung, dan dukungan pemangku kebijakan. Penelitian ini menyarankan agar sekolah dan pemerintah daerah memberikan dukungan lebih serius terhadap penyelenggaraan pendidikan inklusif.
Pengaruh Penerapan Metode Pembelajaran Small Group Discussion (SGD) Terhadap Peningkatan Keterampilan Kolaborasi Peserta Didik Pada Mata Pelajaran IPAS Kelas IV SDN 1 Kabar Tahun Ajaran 2024/2025 Hardianti, Mariana; Burhanuddin; Zohrani; Husni, Muhammad
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.17718

Abstract

Abstract: This research was motivated by the low collaboration skills of students, who tended to be passive, dominant, and less able to work cooperatively in groups. The purpose of this study was to investigate the effect of applying the Small Group Discussion (SGD) method on improving the collaboration skills of fourth grade students at SDN 1 Kabar in the 2024/2025 academic year. The study employed a quantitative experimental design. The subjects were 22 fourth grade students. Data were collected through tests (pre-test and post-test) and observation sheets of collaboration skills. Data were analyzed using the Liliefors normality test and paired sample t-test to determine the differences before and after the treatment. The results showed that the mean pre-test score of 47.27 increased to 86.36 in the post-test, with a difference of 39.09 points. The t-test revealed that tcount = 10.52 was higher than ttable = 2.08 at a 5% significance level, with a p-value of 7.94 × 10⁻¹⁰ < 0.05, indicating that H0 was rejected. This means that the Small Group Discussion method had a significant effect on students’ collaboration skills. Qualitatively, students became more active in sharing roles, appreciating others’ opinions, and resolving conflicts through consensus. Therefore, the Small Group Discussion method can be considered an alternative strategy to improve collaboration skills in IPAS and other subjects. Abstrak: Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya keterampilan kolaborasi peserta didik yang masih cenderung pasif, mendominasi, dan kurang mampu bekerja sama dalam kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode pembelajaran Small Group Discussion (SGD) terhadap peningkatan keterampilan kolaborasi peserta didik kelas IV SDN 1 Kabar tahun ajaran 2024/2025. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksperimen. Subjek penelitian adalah 22 peserta didik kelas IV. Data dikumpulkan melalui tes (pre-test dan post-test) serta lembar observasi keterampilan kolaborasi. Analisis data menggunakan uji normalitas Liliefors dan uji-t berpasangan (paired sample t-test) untuk mengetahui perbedaan hasil sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai pre-test sebesar 47,27 meningkat menjadi 86,36 pada post-test, dengan selisih 39,09 poin. Uji-t menghasilkan t hitung = 10,52 lebih besar dari t tabel = 2,08 pada taraf signifikansi 5% dengan p-value 7,94 × 10⁻¹⁰ < 0,05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti terdapat pengaruh signifikan penerapan metode Small Group Discussion terhadap keterampilan kolaborasi peserta didik. Secara kualitatif, peserta didik menjadi lebih aktif berbagi peran, menghargai pendapat, serta menyelesaikan konflik secara musyawarah. Dengan demikian, metode Small Group Discussion dapat dijadikan strategi alternatif untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi dalam pembelajaran IPAS maupun mata pelajaran lain.
Problematika Guru Dalam Menerapkan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) SDN 2 Kembang Sari Hairi, Izzati; Sururuddin, Muhammad; Saputra, Ahmad Yudi; Husni, Muhammad
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.17811

Abstract

Abstract: This study aims to: 1) identify the problems faced by teachers in implementing the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5), and 2) describe solutions to address the problems experienced by teachers at SDN 2 Kembang Sari. This is a qualitative study using descriptive methods, and the data collection techniques used were observation, interviews, and documentation. The informants in this study consisted of the principal, teachers, and students at SDN 2 Kembang Sari. Data analysis was conducted through three stages: data reduction, data presentation, and conclusion drawing/verification. The research results indicate that teacher challenges in implementing P5 include limited understanding of the P5 project, difficulty designing project topics, low creativity and innovation in designing project-based activities, limited facilities and infrastructure, difficulty allocating time, lack of collaboration with parents, and ineffective student understanding of the P5 project. Solutions implemented include improving teacher competency through training, technical guidance, and Teacher Working Group (KKG) activities, optimizing existing resources, strengthening internal collaboration among teachers, and ongoing evaluation and reflection each semester. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui problematika yang dihadapi guru dalam menerapkan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), 2) mendeskripsikan solusi untuk mengatasi problematika yang dialami guru SDN 2 Kembang Sari. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif, dan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun informan dalam penelitian ini terdiri atas kepala sekolah, guru, dan peserta didik SDN 2 Kembang Sari. Analisis data dilakukan dengan melalui tiga tahap: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika guru dalam menerapkan P5 meliputi keterbatasan pemahaman guru tentang projek P5, kesulitan dalam merancang topik projek, rendahnya kreativitas dan inovasi dalam merancang kegiatan berbasis projek, keterbatasan sarana dan prasarana, kesulitan dalam mengalokasikan waktu, kurangnya kolaborasi dengan orang tua serta kurang efektifnya pemahaman siswa terhadap projek P5. Solusi yang diterapkan mencakup peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan, bimbingan teknis, dan kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG), optimalisasi sumber daya yang ada, penguatan kolaborasi internal antar guru, serta evaluasi dan refleksi berkelanjutan setiap semester.
Efektivitas Program Sekolah Ramah Anak Sebagai Upaya Pencegahan Perundungan Antar Siswa di SD Negeri 1 Kelayu Selatan Sururuddin, Muhammad; Islami, Dini; Hakim, Arif Rahman; Husni, Muhammad
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.18167

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to describe the implementation of the Child-Friendly School Movement program, analyze its effectiveness in preventing bullying between students, and identify obstacles encountered in its implementation. This study used a qualitative approach with descriptive methods. The research subjects consisted of the principal, homeroom teachers, and students in grades IV, V, and VI at SDN 1 Kelayu Selatan. Data collection techniques were conducted through observation, interviews, questionnaires, and documentation. Data analysis used the Miles and Huberman interactive model, which includes data collection, data reduction, and conclusion drawing. The results indicate that the child-friendly school program at SDN 1 Kelayu Selatan was implemented well and had a positive impact on changing student behavior. Students became more caring, appreciated differences, and were able to control their emotions when interacting with peers. The school environment also becomes safer, more inclusive, and more comfortable for all students. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan program gerakan sekolah ramaha anak (SRA), menganalisis efektivitasnya dalam mencegah perundungan antar siswa, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dengan subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru wali kelas serta siswa-siswi kelas IV, V dan VI di SD Negeri 1 Kelayu Selatan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi tahap pengumpulan data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program sekolah ramah anak di SD Negeri 1 Kelayu Selatan terlaksana dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap perubahan perilaku peserta didik. Peserta didik menjadi lebih peduli, menghargai perbedaan, serta mampu mengendalikan emosi dalam berinteraksi dengan teman sebaya. Lingkungan sekolah juga menjadi lebih aman, inklusif, dan nyaman bagi seluruh peserta didik.  
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA SISWA KELAS V SDN l LEMING Hafiza, Raudatul; Husni, Muhammad; Ramdan, Ahmad Yasar; Sururuddin, Muhammad
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v12i1.5414

Abstract

This study aimed to determine whether the Problem-Based Learning (PBL) model affects fifth-grade students’ critical thinking skills in Pancasila Education at SDN 1 Leming. The research employed a quantitative pre-experimental approach with a one-group pretest–posttest design. The sample consisted of 33 fifth-grade students selected through purposive sampling. Data were collected using tests and observations. Data normality was tested using the Shapiro–Wilk test at a significance level of ? = 0.05, indicating that the data were normally distributed. The results showed an increase in the mean score from 55.97 (pretest) to 76.79 (posttest). Hypothesis testing using the paired samples t-test (SPSS version 25) indicated that tcalculated > ttable (?8.132 > ?1.694) and a significance value of 0.000 < 0.05. These findings indicate that the Problem-Based Learning model has a significant effect on improving students’ critical thinking skills. In conclusion, the PBL model is effective in enhancing critical thinking skills in Pancasila Education among fifth-grade elementary students.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK-PAIR-SHARE BERBANTUAN KARTU TRUTH OR DARE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PPKN DI KELAS IV TAHUN PELAJARAN 2025/2026 Ariani, Izatun; Husni, Muhammad; Lestarini, Yuniar; Rohini, Rohini
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v12i1.5395

Abstract

This study was motivated by the low interest and learning outcomes of fourth-grade students in Civics (PPKn) at SDN 2 Banjarsari, caused by less interactive learning processes. The purpose of this study was to examine the effect of the Think-Pair-Share (TPS) learning model assisted by Truth or Dare cards on students’ learning outcomes. The research employed an experimental method using a one-group pretest–posttest design. The sample consisted of 20 fourth-grade students. The research instrument was a multiple-choice test measuring learning outcomes. Data were analyzed using a paired samples t-test. The results showed an improvement in the mean score from 72.50 (pretest) to 86.00 (posttest). Hypothesis testing indicated a significance value of 0.000 < 0.05, leading to the rejection of H? and acceptance of H?. In conclusion, the TPS learning model assisted by Truth or Dare cards has a positive and significant effect on improving students’ cognitive learning outcomes. It also contributes to the development of social skills, such as cooperation and confidence in expressing opinions in Civics learning.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INSIDE OUTSIDE CIRCLE (IOC) TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR DAN PEMAHAMAN SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS DI KELAS IV SDN 4 SANTONG Cahyani, Annisa; Husni, Muhammad; Burhanuddin, Burhanuddin
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v12i1.5457

Abstract

This study aimed to examine the effect of the Inside Outside Circle (IOC) learning model on students’ learning activeness and understanding in Social Studies (IPS) in fourth grade at SDN 4 Santong. This research employed an experimental method using a pretest–posttest non-equivalent control group design. The population consisted of all 27 fourth-grade students. Data were analyzed using a t-test. The hypothesis testing results showed that the pretest significance value was 0.315 > 0.05, indicating no significant difference between the experimental and control groups before treatment. However, the posttest results showed a significance value of 0.003 < 0.05, indicating a significant difference between the two groups after the implementation of the learning model. These findings demonstrate that the use of the Inside Outside Circle (IOC) learning model has a significant effect on improving students’ learning activeness and understanding in Social Studies. In conclusion, the IOC learning model is effective in enhancing both student engagement and comprehension in elementary school Social Studies learning.
Enhancing Public Speaking Skills through Role-Playing: A Case Study at Riyadlotul Athfal Al-Ghozali Islamic Boarding School Muttaqin, Muttaqin; Husni, Muhammad; Acetylena, Sita
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 18, No 2 (2026): In Progress June 2026
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v18i2.8641

Abstract

Public speaking is an essential communication skill for students in Islamic boarding schools, particularly for supporting religious learning, public preaching, and social participation. However, many students still experience anxiety, limited confidence, and difficulty organizing ideas when speaking before an audience. This study examines the use of role-playing as a holistic learning method to support students’ public speaking development at Riyadlotul Athfal Al-Ghozali Islamic Boarding School. This study employed a qualitative case study design involving 18 students and 3 teachers selected through purposive sampling. Data were collected through classroom observations, semi-structured interviews, and documentation during public speaking and pesantren learning activities. The data were analyzed using the interactive model of data reduction, data display, and conclusion drawing, with source and technique triangulation applied to enhance credibility. The findings indicate that role-playing provided students with repeated opportunities to practice realistic communication situations. Students showed improvement in confidence, speech organization, audience engagement, eye contact, vocal variation, and body language. Teachers also observed greater student participation, spontaneity, and willingness to speak in front of peers. Role-playing supports public speaking development by integrating cognitive, affective, and psychomotor dimensions of learning. In the pesantren context, this method is relevant because scenarios can be aligned with Islamic values and daily communication practices, such as religious speeches and group discussions. The study suggests that role-playing can be systematically integrated into pesantren-based public speaking instruction, although broader studies are needed to examine its application across different Islamic educational settings.
Al-Qur'an Teachers as Agents of Traditional Islamic Culture Abdullah, Abdullah; Husni, Muhammad
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 8 No. 2 (2026): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v8i2.10270

Abstract

This study aims to analyze the role of teachers as agents of traditional Islamic culture at the Nurul Wujud Albarokah Foundation, East Pontianak. This research was carried out at the Nurul Wujud Albarokah Foundation, located on Jalan Panglima Aim, East Pontianak District, Pontianak City, West Kalimantan Province, using a qualitative approach and a single case study design that refers to the Standards for Reporting Qualitative Research (SRQR). Data were obtained through moderate participatory observation, semi-structured in-depth interviews, and documentation studies of six purposively selected informants. Data analysis uses the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, which includes data condensation, data presentation, and conclusion drawing and verification. The validity of the data is ensured through triangulation of sources and methods. The results of the study show that teachers carry out three main roles as cultural agents, namely transmitting Islamic values through the integration of classical books with local wisdom, preserving the five main religious traditions in the form of book reading, maulid, tahlilan, taklim assembly, and local prayers, and becoming social mediators based on Islamic values in people's lives. The research also identified three adaptation strategies implemented by teachers, namely digitizing da'wah media, reframing traditional narratives to be relevant to the younger generation, and strengthening collaboration with students' families. These findings reinforce the urgency of the policy of empowering teachers as cultural agents based on Islamic traditions. The originality of the research lies in the integration of Geertz's theory of cultural agents, Cavalli-Sforza and Feldman's oblique transmission, as well as the concept of ta'dīb Al-Attas to explain the role of ngaji teachers in non-formal Islamic education in West Kalimantan.
Co-Authors Abda Abda Abdul Azis Abdul Aziz Abdul Latif Abdullah Abdullah Abdullah, Abdullah Abdurahman Abdurrahman Abidin Abidin Abubakar Abubakar Aeni, Yusro Afifuddin Dalimunthe, Afifuddin Agung Prasongko, Wahyu Ahmad Fadhil Imran Ahmad Yasar Ramdan Ahmad Yudi Saputra Aini, Rokyal Alawiyah, Astuti Aldri Frinaldi Alfaizah, Zakiyah alya f, nabila Andrean, Fanny Anggarini, Ida Fitri Anggraeni, Nur Najmi Annisa Ar rasyid, Fauzan Cholis Ardani Ardani Ariani, Izatun Arif Rahman Hakim Arisih, Wesil Arrasyid, Zidhan Aryudha, Fikky Ashufah, Abdul Hayyaqdhan Asnuriyati, Wahyu Astuti, Sri Hartini Juni Aswasulasikin Aulia, Linda ayu e, ratna Azaim, Moh Bagus Setiawan Bahiya, Khoridatul Bahiyah, Khoridatul Baidah Baidah Baidah, Baidah Baiq Shofa Ilhami bidari, Kirana Bisri, Agung Muhamad Br Hutagaol, Sri Titin Artini Budi Utomo Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin CAHYANI, ANNISA Dasril Aldo Dayanti Deny Susanti Dina Fadilah Dira Herawati Donna Boedi Maritasari Dwi Wulan Sari Ernawati Ernawati Erwan Efendi Fahrurrosi, Lingga Fakhridana, Farhan Muzakki Faras Zulina, Ayunani Farmanto fasifka, emi FATHONAH, NURUL Febrianti, Nadiya Febrianto fizamawati, eka Fuad Mahbub Siraj Hafiza, Raudatul Haidar, Musthafa Hairi, Izzati Hairun nisa Hardianti, Mariana Haritsa, Mita Harja, Oktomi Hastutiningsih, Ida Hasyim Muhammad Hatmiah, Hatmiah Hendri Saputra Herry Rachmat Widjaja Hilam, Husnul Hulbat, Rahmad Huri, Hidaman Husnan, Muhamad ibadiroh m, fitri Ibrahim, Doni Septu Marsa Ikhsan, Favi Aditya Ikram, Alimul Ilham, M. Indra Himayatul Asri Indradewa, Rhian Indrayadi Indrayadi Islami, Dini Istiannah, Istiannah Jadidah, Amatul Jauhari, Safrudin Khirjan Nahdi Kholidah, Nur Kudsiyeh Laila Hayati, Laila Lalu Parhanuddin Latifa, Rohmi Liadi, H. Fimeir Liuspiani, Andi M. Deni Siregar M. Irfan Maghfira, Deanita Mahdali, Fitriyah mantopani, rizal Maqfiroh, Fika Maskuro, Vina Lailatul Masyhuri Maulana Mauliya, Dina Mawarni, Tri meza p, Andiyani Mijahamuddin Alwi Miranti Miranti Muchamad Triyanto Mufarrohah, Lailatul Mufidah, Ani mufidah, dina Muh. Haris Zubaidillah Muh. Yazid Muhammad Agus Muhammad Arif Muhammad Hasyim, Muhammad Muhammad Helmi Muhammad Iqbal Muhammad Noor Muhammad Rifai Muhammad Sururuddin Muhammad Zaironi Mulianingsih, Sri Setyawati Mulyana, Andi Munadi, Moh. Robith Muttaqin Muttaqin Nabil, Umar Nindi Antika, Aisyah Ningsih, Nita Rahayu Ningsih, Siti Wahyu Nia nisa'ul fitri, Aulia Norlailah, Norlailah Nugroho, Arif Ganda Nuha, Siti Jamilatun Nurmala, Ida Nursyaid, Moh. Yudi Parniati, Wahidat Patmasari, Yulia Pattaray, Anas Prakoso, Thorik Agung Puadi, Hairul Pujiani, Sri Qomari, Nur Rahayu Ningsih Rahman, Riskz Abdul Rahmani, Ashila Rahmania, Almaniatu Inda Ramadhani, Eza Ramdhani, Sandy Renny Maulidda, Renny risqiani, alfi Rizkiyah, Putri Rodiyah, Hadiatul Rohanita, Lailatur Rohini Rohini Rohmah, Eva Siti Roihana Romdhoni, Alfi Rohmatur RR. Sri Setyawati Mulyaningsih Sakilawati, Sakilawati Santi, Selvia Saprudin Jauhari Saputra, Reno Satiadji, Amirosa Ria Septianingtyas R, qonita Sholihah Sikumbang, Ahmad Tamrin Sita Acetylena, Sita Siti Lailatul Qomariyah Siti Nur Azizah, Siti Nur Sobirin, Moch. Sahril Suganda, Erwan SUHIRMAN SUHIRMAN Sulusin, Ahmad Sunhaji, Ahmad Sururruddin, Muhammad Suryadi Suryadi Syabandi, Erfan Syafitri, Zalina Syafiulloh, Ishmah Syahansyah, Zulfan Syatar, Abdul Syawaludin, Mohamad Taufiq, Muh. Titasari, Andini Putri Titin Sumarni Tohari, Mohammad Amin Ubaidillah Ubaidillah ulya k, indi Ulyana, Dyah Nurul Umami, Novita Umilati, Dhea Umraniah Uswatun Hasanah Utami, Hana Putri Wahab, Fathulk Yuhansyah Yuhansyah Yul Alfian Hadi . Yuniar Lestarini Zalia Muspita Zohrani Zulfadli Hamdi