Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran augmented reality (AR) berbasis profil Kota Pekanbaru untuk siswa SD kelas IV serta mengetahui tingkat validitas dan kepraktisannya. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang terdiri atas lima tahap: Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluate. Subjek uji coba meliputi ahli materi, ahli media, dua orang guru, serta peserta didik kelas IV SDN 143 Pekanbaru melalui uji coba perorangan (3 orang) dan kelompok kecil (10 orang). Data dikumpulkan melalui angket validasi dan angket respon dengan skala Likert 1–4, kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi ahli materi memperoleh rata-rata 93% dengan kategori “sangat valid”, validasi ahli media memperoleh rata-rata 94% dengan kategori “sangat valid”, dan rata-rata keseluruhan validasi sebesar 93,5% dengan kategori “sangat valid”. Tingkat kepraktisan dari angket respon guru memperoleh rata-rata 95% dengan kategori “sangat praktis”, uji coba perorangan memperoleh 91,11% dengan kategori “sangat praktis”, dan uji coba kelompok kecil memperoleh 89,33% dengan kategori “sangat praktis”. Media pembelajaran AR berbasis profil Kota Pekanbaru dinyatakan sangat valid dan sangat praktis digunakan dalam pembelajaran IPAS materi sejarah perkembangan daerah.