p-Index From 2021 - 2026
13.314
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Dinamik RETORIKA: Jurnal Ilmu Bahasa WIDYATAMA KEMBARA Jurnal Varidika Edukasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual CogITo Smart Journal Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Jurnal Ilmiah Lingua Idea Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra Jurnal Basicedu Informatik : Jurnal Ilmu Komputer Jurnal Ilmiah Dikdaya EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia BAHTERA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Jurnal Gentala Pendidikan Dasar GERAM (GERAKAN AKTIF MENULIS) Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Building of Informatics, Technology and Science Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan Indonesia Berdaya Innovation in Research of Informatics (INNOVATICS) Aksara: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia KLITIKA Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SECONDARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah (JIPM) TRANS-KATA: Journal of Language, Literature, Culture, and Education Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Jurnal Perak Malahayati : Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Komunitas Bahasa Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Academic Journal of Computer Science Research (AJCSR) Kode : Jurnal Bahasa Educate: Journal of Community Service in Education Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Jurnal Kata : Penelitian tentang ilmu bahasa dan sastra Jurnal Basicedu Keris: Journal of Community Engagement Widyaparwa Journal of Public Health Concerns Pandawa : Pusat Publikasi Hasil Pengabdian Masyarakat JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Journal of Linguistics, Culture and Communication Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Jurnal Inovasi dan Pengembangan Hasil Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Mulawarman Jurnal Pengabdian Masyarakat Nasional Natural: Jurnal Pelaksanaan Pengabdian Bergerak Bersama Masyarakat Jurnal Ticom: Technology of Information and Communication Jurnalistrendi: Jurnal Linguistik, Sastra dan Pendidikan Jurnal Pengabdian Masyarakat Tekno Indonesia Bergerak: Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat AJCD Aksara Aksara Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Ranah: Jurnal Kajian Bahasa
Claim Missing Document
Check
Articles

Representasi Perempuan dalam Pemberitaan Puan & Megawati di Instagram (AWK Sara Mills) Kurnia Kusumawati; Dewi Kusumaningsih; Muhlis Fajar Wicaksana
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 20 No 1 (2024)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/r5ance73

Abstract

ABSTRAK: Kehadiran kembali perempuan dalam pemberitaan politik di instagram selalu menjadi pembahasan yang populer. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan apa saja bentuk jenis-jenis representasi yang digunakan dalam pemberitaan dan pola bahasa yang terbentuk dari kolom deskripsi pemberitaan Puan Maharani dan Megawati Soekarnoputri di Instagram. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik literature (dibacam ditandai, dan dicatat) dipergunakan untuk mengumpulkan data. Sumber data diambil dari kolom deskripsi yang terdapat pada unggahan instagram berisi pemberitaan Puan Maharani dan Megawati Soekarnoputri di akun resmi media sosial instagram Kompas.com. Hasil penelitian ini kalimat dalam pemberitaan yang dianalisis menggunakan ilmu analisis wacana kritis Sara Mills yang dibagi menjadi 3 posisi, yaitu : posisi subjek-objek, posisi pembaca, dan posisi media. Selain itu, ditemukan 25 data yang masing-masing dikategorikan ke dalam berbagai jenis representasi seperti representasi nama, representasi kata ganti, representasi jabatan, dan representasi kekerabatan.
'Gemoy' Campaign Strategy: Norman Fairclough's Critical Discourse Analysis Adam Yogantara; Dewi Kusumaningsih; Muhlis Fajar Wicaksana
RETORIKA: Jurnal Ilmu Bahasa Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Ilmu Linguistik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jr.10.2.2024.375-389

Abstract

Linguistically, "gemoy" is not listed in the KBBI. This word is a pun on "gemas," which in KBBI means very irritated or very irritated, but in slang, "gemoy" describes more positive feelings of resonance. This article explores how the term 'gemoy' is used strategically in the 2024 presidential election campaign through the lens of Fairclough's critical discourse analysis model. This case study focuses on the @mypresident.id Instagram account and a post entitled "When 'Gemoy' Becomes a Trend in Indonesian Society". This study aims to analyze the use of the term "gemoy" during the 2024 presidential election campaign. This research applies qualitative descriptive methods with critical discourse analysis techniques. The data collected is in the form of all lingual elements, namely words, phrases, clauses, and sentences containing the word "gemoy" in the comment column of netizens on Instagram @mypresident.id. The data were analyzed using the three dimensions of Fairclough's Model Critical Discourse Analysis, which consists of a textual dimension, a discursive dimension, and a sociocultural dimension. The dimensions of sociocultural practices were further analyzed using Dell Hymes' SPEAKING theory. The results show that communication strategies that utilize "gemoy" branding to build politicians' self-image have provided practical examples of how politicians can use digital media to create a more relatable and attractive image in this digital age to influence public opinion. The use of creative and varied language is an important element in politics to attract public attention, build relationships with voters, and achieve political goals, especially for Generation Z and millennials
Interpretasi Pragmatik melalui Implikatur Konvensional dan Nonkonvensional dalam Debat Capres Indonesia 2024 Ika Arifianti; Dewi Kusumaningsih
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 13, No 2 (2024): Ranah: jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v13i2.7814

Abstract

Presidential candidate debates play an important role in the campaign by becoming an arena for brainstorming and complex communication strategies. This research uses a pragmatic perspective to understand the dynamics of language in presidential debates, uncover the implicit meaning behind the candidates' speeches, and identify rhetorical strategies that influence the audience. With a theoretical approach that tests Grice's critical pragmatic analysis and conversational implication theory as well as descriptive-qualitative methods, this study analyzes the speeches of presidential candidates in the 2024 Indonesia presidential debate. Data was collected using the Free Listening and Conversation (SBLC) technique, which was recorded for further analysis in written form. The results of the analysis showed that there were conventional and non-conventional implications that candidates used to convey messages directly and subtly. This research also highlights the importance of language politeness according to Grice in political communication. The occurrence of implicature as a powerful tool in political debates emphasizes the importance of contextual understanding, and provides a new contribution to the study of political communication with a focus on presidential debates as a highly competitive and dynamic context. This research enriches the understanding of rhetorical strategies in political communication and the importance of pragmatic analysis in political debates. AbstrakDebat calon presiden (capres) memainkan peran penting dalam kampanye dengan menjadi arena adu gagasan dan strategi komunikasi kompleks. Penelitian ini menggunakan perspektif pragmatik untuk memahami dinamika bahasa dalam debat capres, mengungkap makna implisit di balik ujaran kandidat, serta mengidentifikasi strategi retorika yang mempengaruhi audiens. Dengan pendekatan teoretis yang menguji analisis pragmatik kritis dan teori metodologis percakapan menerapkan metode deskriptif-kualitatif, penelitian ini menganalisis tuturan calon capres dalam debat capres Indonesia 2024. Data dikumpulkan melalui teknik Simak Bebas Libat Cakap (SBLC), yang melalui rekaman untuk dianalisis lebih lanjut dalam bentuk tulisan. Hasil analisis menunjukkan adanya implikatur konvensional dan non-konvensional yang digunakan kandidat untuk menyampaikan pesan secara langsung maupun halus. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya maksim kesantunan berbahasa menurut Grice dalam komunikasi politik. Terjadinya implikatur sebagai  alat yang kuat dalam debat politik, menekankan pentingnya pemahaman kontekstual, serta memberikan kontribusi baru dalam studi komunikasi politik dengan fokus pada debat capres sebagai konteks yang sangat kompetitif dan dinamis. Penelitian ini memperkaya pemahaman tentang strategi retorika dalam komunikasi politik dan pentingnya analisis pragmatik dalam debat politik.
Kosakata Ideologi dalam Alat Peraga Kampanye Pemilu 2024: Analisis Praktik Kreativitas Bahasa Pauline Dewi Juliani Setyaningsih; Benedictus Sudiyana; Dewi Kusumaningsih
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 13, No 1 (2024): Ranah: jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v13i1.5267

Abstract

Each election participant uses a large selection of vocabulary to represent the ideology he adheres to in political campaigns. Vocabulary in political campaigns is expressed through campaign props (APK), one of which is in the form of print media. The vocabulary expressions in the campaign props reflect the creativity of the language. The purpose of this study is to describe aspects of vocabulary related to language creativity based on experiential value, relational value, and expressive value from the point of view of us and them ideology. This research is qualitative research. Data in the form of vocabulary containing certain ideologies related to language creativity in the APK for the 2024 election in Surakarta City, Sukoharjo Regency, Karanganyar Regency, Boyolali Regency, and Wonogiri Regency of Central Java province. Data collection using documentation techniques through mobile phone cameras. Data processing uses library techniques, reading techniques, and recording techniques. This study used Van Dijk's ideological box model. The results of research on vocabulary aspects show the existence of experiential value, relational value, and expressive value that utilizes the creativity of language in the form of rhyme, rhythm, alliteration, acronyms, abbreviations, antonyms, synonyms, mixed codes, repetition, metaphor, and hyperbole. Such vocabulary expressions reflect ideological boxes that emphasize the positive on us and the negative on them. AbstrakSetiap peserta pemilu menggunakan banyak pilihan kosakata untuk merepresentasikan ideologi yang dianutnya dalam kampanye politik. Kosakata dalam kampanye politik diekspresikan melalui alat peraga kampanye (APK), salah satunya berbentuk media cetak. Ekspresi kosakata dalam alat peraga kampanye mencerminkan kreativitas bahasa. Tujuan riset ini mendeskripsikan aspek kosakata yang berkaitan dengan kreativitas bahasa berdasarkan nilai pengalaman, nilai relasional, dan nilai ekspresif dari sudut pandang ideologi us and them. Penelitan ini merupakan penelitian kualitatif. Data berupa kosakata yang mengandung ideologi tertentu yang berkaitan dengan kreativitas bahasa dalam APK pemilu tahun 2024 di Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Wonogiri provinsi Jawa Tengah. Pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi melalui kamera telepon seluler. Pengolahan data menggunakan teknik pustaka, teknik baca, dan teknik catat. Penelitian ini menggunakan model kotak ideologi Van dijk. Hasil penelitian aspek kosakata menunjukkan adanya nilai pengalaman, nilai relasional, dan nilai ekspresional yang memanfaatkan kreativitas bahasa bentuk rima, irama, aliterasi, akronim, singkatan, antonim, sinonim, campur kode, repetisi, metafora, dan hiperbola. Ekspresi kosakata tersebut mencerminkan kotak ideologi yang menekankan hal positif pada kita dan negatif pada mereka.
Pengembangan Model Pembelajaran Bahasa Indonesia Inklusif Berbasis Aplikasi AI Bagi Siswa Disleksia di SMA Dewi Kusumaningsih; Sukarno Sukarno; Laily Nurlina; Irma Arifah; Sri Muryati; Myatun Naimah
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 14, No 2 (2025): Ranah: jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v14i2.8378

Abstract

The development of inclusive Indonesia learning needs special attention. The purpose of this study is to describe an in-depth understanding of the inclusive Indonesia learning model in high school for people with dyslexia. This research is a descriptive qualitative research. The source of data is obtained from information and documentation. Inclusive learning research design. The data collection technique uses interview analysis, observation, and documentation. The data analysis technique uses the Milles and Huberman interactive model, which includes three main stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The data validity test used in this study is the method triangulation technique and source triangulation. Based on dyslexic research, applying multimedia learning theory developed by Richard E. Mayer. This research focuses on how students learn more effectively through the combination of text, images, sound, and other multimedia elements. AI technology that supports students with dyslexia is in the form of Text-to-Speech (TTS), Grammar Deep Check, Lexia and Nessy, and OrCam Learn. The integration of model and strategy development in Indonesia learning with AI requires inclusive attention so that students do not lose their identity as outstanding students and are equal to other students. Abstrak Pengembangan pembelajaran Bahasa Indonesia yang inklusif perlu perhatian yang khusus. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan pemahaman mendalam tentang model pembelajaran Bahasa Indonesia secara inklusif di SMA bagi penyandang disleksia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data diperoleh dari informasi dan dokumentasi. Desain penelitian pembelajaran inklusif. Teknik pengumpulan data menggunakan analisis wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Milles dan Huberman, yang mencakup tiga tahapan utama reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji validitas data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik triangulasi metode dan triangulasi sumber. Berdasarkan penelitian disleksia menerapkan teori multimedia learning yang dikembangkan oleh Richard E. Mayer. Penelitian ini berfokus pada cara siswa belajar lebih efektif melalui gabungan teks, gambar, suara, dan elemen multimedia lainnya. Teknologi AI yang mendukung siswa penyandang disleksia berupa Text-to-Speech (TTS), Grammar Deep Check, Lexia dan Nessy, dan OrCam Learn. Integrasi pengembangan model dan strategi pada pembelajaran Bahasa Indonesia dengan AI diperlukan perhatian yang inklusif supaya peserta didik tidak kehilangan jati dirinya sebagai siswa yang berprestasi dan setara dengan siswa lainnya.
IMPLEMENTASI SEGMENTASI WARNA HSV UNTUK IDENTIFIKASI KARAT PADA MATERIAL LOGAM Muhammad Bagus Bintang Timur; Royansyah Royansyah; Dewi Kusumaningsih
Dinamik Vol 31 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Stikubank

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35315/dinamik.v31i2.10403

Abstract

Corrosion on metal surfaces poses significant risks to structural durability and operational safety in industrial environments. Manual detection is often time-consuming and prone to errors, especially under inconsistent lighting. This research addresses the challenge by implementing a color-based segmentation technique using the HSV (Hue, Saturation, Value) color space. The input images undergo preprocessing and conversion from RGB to HSV to enhance color differentiation. A defined range of HSV values, corresponding to typical rust tones, is used to generate binary masks that highlight corroded regions. The algorithm is built using the OpenCV library to support real-time analysis. A series of test images with varying illumination and corrosion patterns were analyzed to assess the method’s effectiveness. The results confirm that the HSV-based segmentation accurately separates rusted areas from unaffected surfaces, maintaining reliable performance under diverse conditions. The proposed approach offers a lightweight and efficient tool for early rust detection, supporting preventive maintenance strategies in industrial inspection workflows.
Peningkatan Kemampuan Public Speaking bagi Guru dan Siswa SMK Muhammadiyah Watukelir dengan Metode Bermain Peran Wahyu Dini Septiari; Pardyatmoko; Suparmin Suparmin; Dewi Kusumaningsih; Titik Sudiatmi
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 5 No 2 (2025): Educate: Journal of Community Service in Education
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara guru dan siswa di SMK Muhammadiyah Watukeril melalui teknik role-playing. Keterampilan berbicara di depan umum sangat penting dalam pendidikan, karena membantu menyampaikan ide dan informasi dengan percaya diri. Metode role-playing dipilih karena menciptakan suasana pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Dalam kegiatan ini, siswa dan guru berlatih berbicara di depan umum melalui simulasi berbagai situasi, seperti presentasi, debat, dan dialog. Tujuannya adalah mengurangi ketegangan, meningkatkan keterampilan komunikasi, dan memperkuat kemampuan menyampaikan pesan secara jelas dan persuasif. Simulasi dirancang untuk mewakili berbagai skenario dunia nyata, memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengatasi tantangan berbicara di depan umum. Dengan berlatih dalam suasana yang santai, mereka dapat berbicara dengan percaya diri di hadapan banyak orang. Guru juga terlibat sebagai peserta, sehingga kolaborasi antara guru dan siswa dapat lebih intensif. Guru berperan penting dalam merealisasikan program pelatihan public speaking secara berkelanjutan di sekolah. Dengan penerapan metode ini, keterampilan public speaking siswa dan guru di SMK Muhammadiyah Watukeril diharapkan meningkat, baik dari segi percaya diri, kelancaran, maupun kemampuan menyampaikan pesan secara efektif.
Simbolis Sosial dalam Lirik Lagu Rumah Kita melalui Analisis Wacana Kritis Model Fairclough Anisa Puspita Sari; Dewi Kusumaningsih; Pardyatmoko Pardyatmoko; Muhlis Fajar Wicaksana; Suparmin Suparmin
JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN Vol 11 No 3 (2026)
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jurnalistrendi.v11i3.3004

Abstract

This study aims to analyse and elucidate the social symbolic meanings relating to the construction of self-identity and the definition of happiness hidden within the narrative of simplicity in the lyrics of the song Rumah Kita. Employing a descriptive qualitative design, this study applies Norman Fairclough’s Critical Discourse Analysis model through three main dimensions: the textual dimension (microstructural), discourse practices (mesostructural), and sociocultural practices (macrostructural), with data comprising the lyrics of the song Rumah Kita, collected through note-taking from official digital sources. The findings regarding the textual dimension indicate that the use of agrarian vocabulary, rhetorical declarative-interrogative sentences, and the plural personal pronoun “we” strategically transforms physical limitations into identity sovereignty. Furthermore, in the discourse practice dimension, the production and consumption of the text are influenced by the empirical anxieties of urban migrants, thereby making this song a medium for mass cultural resistance. Meanwhile, in the sociocultural practice dimension, the text has the potential to serve as an instrument of counter-hegemony against 1980s capitalism by integrating the Javanese philosophy of nrimo ing pandum. The findings of this research contribute to the development of linguistic studies, particularly Critical Discourse Analysis, by enriching our understanding of how linguistic choices in song lyrics construct identity, representations of happiness, and the ideologies represented through the relationship between textual structure, discursive practices, and sociocultural context.
Edukasi Perlindungan Data Pribadi dalam Penggunaan Aplikasi Perbankan dan Media Sosial bagi Warga RW.011 Petukangan Utara Jakarta Selatan Dewi Kusumaningsih; Sri Wahyuningsih; Rusdah Rusdah; Yulianawati Yulianawati; Devit Setiono; Yuni Kasmawati; Rizq Mas Galih Wibisono; Yoshua Alfia Agatha; Lutfi Daniah; Firdhan Happyanda
Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Agustus: NUSANTARA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/nusantara.v6i3.9831

Abstract

The increasing use of digital banking applications and social media has heightened the risk of personal data misuse due to limited public awareness of digital security. This community service program aimed to improve community knowledge and practical skills in protecting personal data when using digital banking applications and social media among residents of RW 011, Petukangan Utara, South Jakarta. The program was conducted on February 13, 2026, involving 35 participants consisting of neighborhood administrators, Family Welfare Movement (PKK) members, and youth organization representatives. The program adopted a Participatory Action Research (PAR) approach combined with a Community-Based Education strategy through needs assessment, participatory planning, educational sessions, demonstrations, mentoring, and evaluation. The results showed improved participant awareness of protecting one-time passwords (OTP), using stronger passwords, enabling two-factor authentication, adjusting social media privacy settings, and recognizing phishing attempts. In addition, a Digital Literacy WhatsApp Group was established to support continuous learning within the community.
A Comparative Analysis of the Concept of Heartbreak in the Lyrics of Songs by Gilga Sahid and Happy Asmara Dewi Kusumaningsih; Rahma Fatiya; Benedictus Sudiyana; Wahyu Dini Septiari; Susi Darihastining
TRANS-KATA: Journal of Language, Literature, Culture and Education Vol. 5 No. 2 (2025): TRANS-KATA: Journal of Language, Literature, Culture, and Education
Publisher : TRANSBAHASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54923/jllce.v5i2.114

Abstract

Heartbreak songs serve as a poignant portrayal, resonating with the realities of everyday life or drawing from the personal experiences of the lyricists. In this regard, this research aimed to compare the conceptualization of heartbreak in the lyrics of songs composed by Gilga Sahid and Happy Asmara, focusing on differences in vocabulary choices, terms, similes, and language styles, conveying the meaning of heartbreak in their respective songs. The present study employed a qualitative descriptive design to investigate Javanese dangdut songs by Gilga Sahid and Happy Asmara. Data were collected from fragments of song lyrics that encapsulate the essence of heartbreak. Documentation, listening, and note-taking were utilized to scrutinize various sources, ensuring the credibility of the findings. The data analysis process incorporated descriptive analysis techniques, elucidating disparities in vocabulary choices and sentence structure patterns within the song lyrics. The findings highlighted distinctions between the two artists regarding their vocabulary choices and sentence structures. These dissimilarities contributed to the distinctive characteristics of their songs, involving symbolic elements to convey meaning and occasionally prompting code-switching events in the lyrics, given the Javanese dangdut genre under investigation. Including symbolic elements in the lyrics further enriched the depth of meaning within the songs. It is hoped that this research will have benefits in the fields of language and culture.
Co-Authors Abdul Kadir Abid, Nuskhan Adam Yogantara Adam Yogantara Agnesta, Desvia Ratin Ahmad Hariyadi Ahmad Hariyadi, Ahmad Akbariani, Nurhaliza Vania Alam, Rama Rajasa Ferlanda Alfian, Rika Alfin Luluk Kamalia Alisah Rahmah Hidayah Amartya, Salsa Ananstasya Andaresta, Hani Greisilavia Andi Bunga Silvia Andri Pitoyo Andriyani, Veni Anggraini, Triana Anisa Puspita Sari Anisa Puspita Sari Anita, Fenny Annissa, Nurul Huda Fitri Apriyanti Apriyanti Arifah, Irma Arjulayana Arjulayana Arum Puji Astuti Aryanti Wardiyah Aryanti Wardiyah, Aryanti Aryanti, Lidya Aryanto, Puput Asep Rahmad Hidayat Astantiya Sabarani Astuti, Evi Avifah, Avifah Bagas Priasmoro Baharuddin Baharuddin Bayu Ahya Dinata Benedictus Sudiyana Berliana Handini Hanif Bety Ayu Windi Ariyanto Bhrata, Pramudya Dhana Bintang, Bagus Cahyani, Tiara Regita Citra Trihandayani Clara Chintya Agustin Daroe Iswatiningsih Dayu Rahma Turista, Dora Deigo Adit Dwi Prasetyo Devit Setiono Dewi Pertiwi Kusumawati DEWI SARTIKA Dewi, Dwi Wahyu Candra Dhania Aryu Liantika Dhea Eriza Silvyawati Dhitya, Ray Krisna Dian Angen Saputra Dina Martiani Dwi Nopriyanto Dwi Wahyu Candra Dewi Eka Susylowati Eka Trismiyana Eka Yudha Chrisanto Eliya, Rahma Elliya, Rahma Elvania, Dewa Ayu Neli Endang Purwaningsih Erwan, Fragesta Estu, Maulana Alzura Fachry Abda El Rahman Fahrida Nuraini Yasintaa Farida Nugrahani Farida Nugrahani Farida Nurhasanah Firdhan Happyanda Fortuna, Avika Dara Gunawan, M. Ricko Gunawan, M.Ricko Gustiani, Dwi Hadjianto, Mardi Hafiz Gunawan Hafsah Dwiyanti Halawa, Kerisman Handayani, Intan Putri Dwi Hanifah, Riska Lulu Hanisah Hanafi Hardjianto, Mardi Harlis Setiyowati Hartanta, Djaka Haryanti Budi Utami Herliza Herliza Herliza, Herliza HerryAgusSusanto Susanto Hidayat, Tomi Ika Arifianti Ilham Agung Sakti Imanda Sastria Inna Tinita Rahayu Intan Putri Dwi Handayani Ira Yuniati Irfan Maulana, Irfan Irgi, Muhammad Irma Arifah Ismi, Aprilia Istawala, Anggun Jaenal Arifin Jelita Zakaria Jimat Susilo Joko Suryono Juana, Rika Keysha Elia Putri Febryanti Kitry, Adelia Lisma Dana Krisna Adi Ismaya Krisna, Dimas Adi Kristanto, Eka Yudha Kundharu Saddhono Kurnia Kusumawati Kurnia Kusumawati kusmiarti, reni La Ino Laily Nurlina Latipun Latipun Lestari, Juwita Tri Lilik Ernawati Linawati Novikasari Linggariyana, Linggariyana Lisdayanti, Septina Lutfi Daniah Ly Aminas M. Arifki Zainaro M. Sukarno Mahda Rizka Faer Rifa’ie Mahdijaya, Mahdijaya - Malika Dhita Shalaika Man Hakim Mardani Mardani Mardiani, Wiwin Marlena Marlena Marlina Agustina Meida Suswandari Meilisa Nurhana Meri Andani, Meri Mohammad Syafrullah Muarif, Muhammad Syamsul Mufidah, Anis Muhammad Bagus Bintang Timur Muhammad Bagus Bintang Timur Muhammad Iqbal Muhammad Rafli Muhlis Fajar Wicaksana Muhlis Fajar Wicaksana Mukti Widayanti Mulasih, Sri Mutiara Ayu Daniati Myatun Naimah N. Sofianto, Eko Wahyu Naimah, Myatun Nanci Risky Rimadani Nastiti Nur Kholifah Ni Luh Sumo Nirwanto Nirwanto, Nirwanto Noprianti, Noprianti Nova Poojadixsa Novi Ari Rahmawati Wahyudi Novikasari, Linawati Novindri Ryalita Novitasari, Linawati Nugroho, Adit Nur Arqom Eka F Nur Hidayah, Taufik Nurjanah, Ifah Nurlaini Nurratri Kurnia Sari Nuur’ainii, Zahra Lintang Pardyatmoko Pardyatmoko Pardyatmoko Pardyatmoko Pardyatmoko Pardyatmoko Partur Khorip Paulina, Yanti Paulina, Yanti Pauline Dewi Juliani Setyaningsih Paulo Vitor da Silva Santiago Pramudya Dhanabhrata Pratiwi, Liza Ayu Prayoga, Andes Pudoli, Ahmad Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Putra, Ikhsan Achmadi Putri Yolanda Utama Putri, Qikka Anisya Ade Rahayu Rahayu Rahma Fatiya Rahmatika, Ida Ramadhan, Defri Wan Rani Darmayanti Ratna Kusumawardani Refsi Erpiyana Restiana Cahyani Rhezina Juni Areza Rifky Sandi Kurniawan Rilyani, Rilyani Rimajon Sotlikova Rinny Meidiyustiani Riska Wandini, Riska Rita, Desi Risna Riyanto, Eko Rizka Lulu Hanifah Rizkiawan, Rachmat Rizky Trisna Saputra Rizq Mas Galih Wibisono Rizqi Puspawati Rizwan, Al Khairul Rohmah, Eis Ainun Royansyah Royansyah Royansyah Royansyah Rusdah Rusdah Rusdah Rustinar, Eli Safitri, Hilda Meilinda Safrina Amini Sahrullah, Sahrull Samidi Samidi, Samidi Sapto Darsono Saptomo , Sri Wahono Saptono Hadi Saptono Hadi, Saptono Saputra, Imron Saputri, Hidayah Nurul Saputri, Maida Sari , Made Novita Sari, Lisa Yuliana Sari, Suci Nur Indah Sari, Yossi Permata Sastria Handayani Selamat Riauwanto Setiawan, Shandi Setiawati Setiawati Sindy Monika, Sindy Monika Sintia, Monica Bela Dwi Siti Karomah Siti Nur Hayati Sofa, Taufik Sri Marmoah Sri Mulyati Sri Muryati Sri Muryati Sri Muryati Sri Wahono Saptomo Sri Wahyuningsih Subandi, Subandi Subianto, Subianto Sukarno Sukarno, nFN Suladi, Ronal Yulyanto Sumarni Sumarni Suparmin Suparmin Suparmin Suparmin Suparmin Suparmin Suparmin, Suparmin Susi Darihastining Suyuthi, Hasmi Syafrullah, Muhammad Syarifuddin, Faisal Tengku Mohd Diansyah, Tengku Mohd Titik Sudiatmi Titik Sudiatmi Titik Sudiatmi Tiya Nadila Tomi Hidayat, Tomi Triyoso, Triyoso Tutik Wahyuni Tyaswanti, Anita Tri Usastiawaty Cik Ayu Saadiah Isnainy Wahono, Sri Wahyu Dini Septiari Wahyu Dini Septiari Wahyu Setiawati Wibawa, Satria Agung Wijaya, Bernika Mahalini Wilsa Fentani Winanda, Felia Ayu Winarno, Rudi Winda Setyawati Winda Setyawati Wiwik Darmini Wiwit Nur Fatyimah Nur Fatyimah Yanti Fitria Yoga Yuniadi Yohanes Sugiyanto Yoshua Alfia Agatha Yulianawati Yulianawati Yuni Kasmawati Yuniarti Yuniarti Zufli Achmad