p-Index From 2021 - 2026
15.97
P-Index
This Author published in this journals
All Journal TEKNIK Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Proceedings of KNASTIK EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Jurnal Pendidikan Usia Dini Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi AWLADY Jurnal Pendidikan Anak Jaqfi : Jurnal Aqidah dan Filsafat Islam Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis JOIV : International Journal on Informatics Visualization EKSPANSI Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) EL-IBTIKAR: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Tunjuk Ajar: Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Krea-TIF: Jurnal Teknik Informatika Jurnal Kreativitas PKM AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah) JRA: Jurnal Riset Akuntansi JURNAL MITRA KENCANA KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Demandia : Jurnal Desain Komunikasi Visual, Manajemen Desain, dan Periklanan Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Pedagogiana - Jurnal Pendidikan Dasar Organum: Jurnal Saintifik Manajemen dan Akuntansi SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Ilomata International Journal of Management AL-ADABIYA: Jurnal Kebudayaan dan Keagamaan MANNERS Management and Entrepreneurship Journal Creative Research Management Journal Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat INCARE Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi (JIKOMSI) Nusantara Science and Technology Proceedings Tsaqafatuna: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Ilomata International Journal of Management Annual Conference on Islamic Early Childhood Education Journal of Midwifery Care Journal of English Language and Education Journal of Early Childhood Education Nama jurnal : International Journal of Education and Humanities Absorbent Mind Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju (JPMIM) Journal of Islamic Education Management Acta Islamica Counsenesia: Counselling Research and Applications Journal of Innovation in Management, Accounting and Business JEDLISH eProceedings of Applied Science Journal of Artificial Intelligence and Digital Business eProceedings of Engineering Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Nurul Ilmi : Journal of Health Sciences and Midwifery Civilization Research: Journal of Islamic Studies Accounting Research Journal Karya Kesehatan Siwalima Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS Anayasa GENIUS: Indonesian Journal of Early Childhood Education Jurnal Ar Ro'is Mandalika (Armada) EduBase: Journal of Basic Education Emitor: Jurnal Teknik Elektro Jurnal Pendidikan Impola Jurnal Adiguna Pengabdian Masyarakat Jurnal Pelita PAUD Jurnal Wacana Kinerja: Kajian Praktis-Akademis Kinerja dan Administrasi Pelayanan Publik Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Kusuma : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Pesantren, Madrasah, dan Sekolah Islam: Sebuah Analisis Sosiologi Pendidikan Islam di Indonesia Abrori, Zumrotul Amalia; Noviani, Nena; Mulyana, Asep; Hidayat, Taufik
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4746

Abstract

Pendidikan Islam di Indonesia berkembang dalam berbagai bentuk kelembagaan, terutama pesantren, madrasah, dan sekolah Islam modern, yang masing-masing memiliki karakteristik, fungsi sosial, serta orientasi pendidikan yang berbeda. Keragaman bentuk kelembagaan ini menunjukkan bahwa pendidikan Islam tidak hanya berfungsi sebagai sarana transmisi ajaran keagamaan, tetapi juga sebagai institusi sosial yang berperan penting dalam pembentukan identitas keislaman, struktur sosial, serta mobilitas sosial umat Islam di Indonesia. Dalam konteks masyarakat yang terus mengalami perubahan sosial, pendidikan Islam turut beradaptasi dengan tuntutan modernitas, globalisasi, dan kebijakan pendidikan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena pendidikan Islam dalam masyarakat Indonesia melalui perspektif sosiologi pendidikan dengan menelaah peran pesantren, madrasah, dan sekolah Islam sebagai institusi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, melalui analisis kritis terhadap karya-karya ilmuwan Muslim Indonesia serta teori-teori sosiologi pendidikan, seperti fungsionalisme, teori konflik, dan interaksionisme simbolik. Pendekatan ini digunakan untuk memahami dinamika sosial, relasi kekuasaan, serta proses pembentukan makna dalam lembaga pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa pesantren berfungsi sebagai lembaga pendidikan berbasis kultural yang berperan penting dalam transmisi nilai-nilai keislaman, pembentukan moral, dan pemberdayaan sosial masyarakat lapisan bawah. Madrasah berfungsi sebagai jembatan antara pendidikan agama dan sistem pendidikan nasional, sekaligus sebagai sarana pembentukan kelas menengah Muslim yang adaptif terhadap perubahan sosial. Sementara itu, sekolah Islam modern cenderung berperan sebagai agen reproduksi kelas menengah dan elite Muslim urban dalam konteks globalisasi dan neoliberalisme pendidikan. Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan Islam merupakan arena sosial yang sarat dengan relasi kekuasaan, produksi makna, serta proses stratifikasi sosial dalam masyarakat Indonesia.
Transformative Strategies for Inclusive Education to Eliminate Gender Bias and Strengthen Social Justice in Modern School Environments Rizal, Samsul; Isnani, Tuti; Mulyana, Asep; Akbar Tashawwufy, Nabil
Jurnal Ar Ro'is Mandalika (Armada) Vol. 6 No. 2 (2026): JURNAL AR RO'IS MANDALIKA (ARMADA)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/armada.v6i2.5925

Abstract

This study explores transformative strategies for inclusive education aimed at eliminating gender bias and strengthening social justice in modern school environments. The background highlights that despite the implementation of equality-oriented policies, gender disparities persist in Indonesian education—particularly in learning materials, teaching practices, and access to digital technology. The study aims to identify forms of gender bias, analyze inclusive learning strategies, and formulate a transformative educational model rooted in social justice. Using a qualitative literature review, data were collected from books, journal articles, policy documents, and international reports by UNESCO and UNICEF. The findings show that gender inequality manifests through stereotypes in textbooks, unequal participation in STEM fields, and digital discrimination. Effective strategies include integrating gender literacy into curricula, empowering teachers through training, and promoting collaboration among schools, governments, and communities. The study concludes that inclusive education transformation must combine curriculum reform, digital ethics, and social participation to achieve gender-equal learning environments.
The Synergy of the Tri-Center Education in Shaping Social Responsibility Theoretical and Practical Review Esha, Zuhdi; Mulyana, Asep; Hasanah, Uswatun; Aiman, Ummu
Jurnal Ar Ro'is Mandalika (Armada) Vol. 6 No. 2 (2026): JURNAL AR RO'IS MANDALIKA (ARMADA)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/armada.v6i2.5972

Abstract

Education is not solely the responsibility of formal institutions, but rather a multidimensional process involving family, school, and community the three centers of education as proposed by Ki Hajar Dewantara. In this article, we develop a three-center educational framework as a basis for fostering students' social responsibility. Using a qualitative approach in the form of a literature review, this article examines the roles and responsibilities of each pillar (family, school, and community) and formulates collaborative mechanisms that enable the holistic internalization of prosocial values. Based on an analysis of recent studies, we found that the three-center educational framework is relevant and effective in strengthening character education and social responsibility, especially in the context of modern challenges such as individualism and digital disruption. Therefore, systematic synergy between these three pillars is necessary as a character education strategy in the 21st century.
The Role of Education in Socialization and the Formation of Social Values The Process of Internalizing Values Norms and Culture Through Formal and Non-Formal Education Izzuddin, Moh; Mulyana, Asep; Analismy, Suuci; Sopiulloh, Wafa
Jurnal Ar Ro'is Mandalika (Armada) Vol. 6 No. 2 (2026): JURNAL AR RO'IS MANDALIKA (ARMADA)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/armada.v6i2.6034

Abstract

Education plays a crucial role in shaping students' social values through an ongoing socialization process. Values, norms, and culture are imparted not only through formal education at school but also through non-formal education that occurs at home and in the community. This article aims to explore the role of formal and non-formal education in the process of internalizing social values and to identify unresolved research gaps in education and the sociology of education. The method used is a literature review, analyzing relevant books and journal articles. The results indicate that formal education emphasizes knowledge and rules, while non-formal education is more closely linked to social experiences and real-world contexts. However, there are still limitations in research that comprehensively integrates both types of education within the context of social change and digitalization.
Schools and Classrooms in a Sociological Perspective Inayah, Inayah; Widayanti, Linda; Maesaroh, Maesaroh; Mulyana, Asep; Udin, Tamsik
Journal of English Language and Education Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v11i1.1145

Abstract

School and classroom are not merely educational spaces but act as dynamic arenas where social structures are reproduced and contested. While schools are expected to promote equality, sociological perspectives reveal their latent role in sustaining social inequalities. This study aims to explore how classrooms function as sites of social integration, reproduction of inequality, and identity formation. Using a qualitative library research method, this paper analyzes theories from Durkheim, Bourdieu, Foucault, Mead, and others to examine classroom dynamics. Findings show that education often legitimizes dominant cultural capital, perpetuates labeling practices, and imposes subtle disciplinary power. Classrooms become microcosms of society where power, norms, and ideologies are constructed and negotiated. The study concludes that critical awareness among educators and policymakers is vital to transform classrooms into inclusive and democratic spaces. Future studies should empirically investigate strategies that resist structural inequality within educational institutions.
Perbandingan pijat bayi menggunakan minyak zaitun dan lavender terhadap durasi tidur pada bayi Jamil, Maria Ulfah; Mulyana, Asep; Mardiana, Fitriani; Amalia, Novianti Rizki; Rahmawati, Ai
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 6 No 01 (2025): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/ezxx8x02

Abstract

Latar Belakang: Bayi membutuhkan tidur berkualitas untuk mendukung pematangan otak yang berlangsung selama tidur Rapid Eye Movement (REM). Kurangnya tidur dapat mengganggu proses tersebut dan memengaruhi hormon pertumbuhan. Di Indonesia, sekitar 44,2% bayi mengalami gangguan tidur, yang sering terjadi pada pagi hari. Namun, lebih dari 72% masyarakat masih menganggap gangguan tidur sebagai masalah yang tidak serius.Metode: Jenis penelitian pra-eksperimental menggunakan metode desain kelompok pre-test-post-test. Populasinya adalah semua bayi yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Sukalaksana, sedangkan sampel yang digunakan adalah kuota sampling. Analisis bivariatif menggunakan uji Shapiro-Wilk dan perbandingan pre dan posttest menggunakan uji t berpasangan. Membandingkan pijat bayi dengan minyak zaitun dan lavender menggunakan uji independent t test.Hasil: Analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat perbandingan antara pijat bayi dengan minyak zaitun dan lavender terhadap durasi tidur pada bayi (p-value 0,000).Kesimpulan: Adanya perbedaan antara pijat bayi dengan minyak zaitun dan lavender terhadap durasi tidur pada bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Sukalaksana Kota Tasikmalaya.
Dukungan Keluarga Pada Anggota Keluarga Anak Stunting dan TB-MDR Mulyana, Hilman; Mutiudin, Ade Iwan; Hidayatulloh, Ana Ikhsan; Mulyana, Asep; S, Baharudin Lutfi; Darusman, Septiandi Eka; Rahmadiana, Asep; Wahyudi, Deni; Hilmawan, Rikky Gita; Rahmawati, Ai; Dewi, Heni Aguspita; Yani, Yani Sri; Sugiharti, Mamay; Hidayat, Fitriani Mardiana; Nurdianti, Reni; Nugraha, Budy
Karya Kesehatan Siwalima Vol 1, No 2 (2022): September
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v1i2.828

Abstract

Global Report melaporkan bahwa Indonesia termasuk 27 high burden TB-MDR countries, salah satunya terdapat di provinsi Jawa Barat sebanyak 28 pasien TBC kebal rifampisin pada tahun 2017. Terdapat 30 pasien TBC di kota Tasikmalaya yang tersebar di beberapa wilayah kerja Puskesmas di tahun 2018. Menariknya terdapat 16 orang dari 30 pasien tersebut memiliki anggota keluarga dengan kondisi anak stunting, serta di kota tasikmalaya terdapat 32% anak stunting yang cukup tinggi diatas standard yang ditetapkan WHO yaitu 20%. Kondisi demikian tentunya berpengaruh terhadap dukungan yang diberikan oleh keluarga kepada klien. Langkah pertama kegiatan dengan melibatkan mitra yaitu keluarga atau anggota keluarga yang memiliki anak dengan kondisi stunting dan anggota keluarga yang memiliki klien TBC, tahapannya meliputi  pra kegiatan, kedua survei lokasi, dan ketiga persiapan sarana dan prasarana. Langkah kedua pelaksanaan kegiatan, meliputi pre-test, pelaksanaan edukasi, dan diakhiri dengan post-test. Langkah ketiga evaluasi,  pengukuran pengetahuan mitra dengan cara membandingkan dan menganalisis hasil dari pre-test dan post-test. Terdapat peningkatan dukungan keluarga mitra setelah mendapatkan edukasi sebelum dan sesudah, meliputi emosional dari 68.7% menjadi 87.5%, informasi dari 62.5% menjadi 93.7%, instrumental dari 50% menjadi 81.2%, dan penilaian dari 56.2% menjadi 68.7%.  Terdapat peningkatan dukungan keluarga terutama pada dimensi emosional 18.8% dan dimensi informasional 31.2%, serta secara keseluruhan mitra sudah memberikan dukungan bersifat Favorable sebanyak 68.7%. Perlu adanya pengabdian kepada masyarakat lanjutan berupa peningkatan sikap ataupun perilaku yang berkelanjutan dari mitra sampai benar-benar menjadi kebiasaan yang positif.
Analisis Komparatif Hasil Belajar Pembelajaran Luring dan Blended Learning pada Mata Kuliah Matriks dan Ruang Vektor di Teknik Informatika Ariani, Wiga; Hikmah, Nur; Muttaqin, Imam; Mutoharoh, Mutoharoh; Suhita, Delpima; Mulyana, Asep
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 1
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i1.4696

Abstract

Pendidikan tinggi masih mempertahankan model blended learning setelah berakhirnya pandemi Covid-19 pada tahun 2023. Namun, efektivitas model pembelajaran ini perlu dievaluasi kembali. Para dosen melaporkan bahwa mata kuliah bersifat abstrak dan membutuhkan pemahaman mendalam, seperti matematika; kemampuan matematika mahasiswa tahun pertama masih mengkhawatirkan. Khususnya dalam menguasai konsep dasar matematika. Jika kondisi ini meluas, maka muncul pertanyaan apakah pembelajaran daring atau blended masih menjadi pilihan terbaik pascapandemi. Tujuan penelitian adalah membandingkan hasil belajar luring dan blended learning. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh dari nilai tes akhir pembelajaran dan dianalisis menggunakan uji t dua sampel independen, dengan hipotesis H0: tidak terdapat perbedaan dan H1: terdapat perbedaan. Data berdistribusi normal dengan nilai signifikansi 0,083 untuk kelas luring dan 0,092 untuk kelas blended dan memiliki varians yang homogen dengan signifikansi sebesar 0,184. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0.015 (sig < 0,05), sehingga H0 ditolak. Statistika deskriptif menunjukkan nilai rata-rata kelas luring 7.87 lebih tinggi dibandingkan kelas blended sebesar 6.25. Kelas luring juga memiliki nilai minimum lebih tinggi serta simpangan baku yang lebih kecil (SD = 1.187) dibandingkan kelas blended (SD = 2.006), yang menunjukkan bahwa capaian hasil belajar mahasiswa pada kelas tatap muka lebih konsisten. Temuan ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan dalam hasil belajar antara pembelajaran luring dan blended learning, di mana pembelajaran luring menghasilkan capaian hasil belajar yang lebih baik.
Potensi Produk Kombucha pada UMKM Ximbucha Bandung Jawa Barat Rahmi, Sakinah Aini; Ernah, Ernah; Mulyana, Asep
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i1.20835

Abstract

In recent years, the trend of consuming natural-based health products has increased, encouraging the exploration of butterfly pea flowers as a raw material for functional beverage products such as kombucha. Butterfly pea flower kombucha is an innovative alternative that combines the benefits of fermentation with the richness of bioactive compounds from butterfly pea flowers. This study aims to assess the potential of kombucha products made from butterfly pea flowers (Clitoria ternatea L.) through a case study of the Ximbucha MSME in Bandung and Tasikmalaya. The methods used in this study are Supply Chain Operations Reference (SCOR) for supply chain process mapping, Analytic Hierarchy Process (AHP) for strategic prioritization, and SWOT analysis. The results show that the potential of kombucha products is evident in the development of a supply chain that relies on upstream-downstream actor collaboration, operational efficiency, and the use of data-driven technology. Recommended strategies include strengthening partnerships with butterfly pea flower farmers, optimizing logistics, and utilizing digitalization in promotions and customer management.
Exploring Natural Phenomena with Pop-Up Books: A Tool for Early Science Literacy Saripudin, Aip; Aulia, Runtah Eva; Mulyana, Asep; Magasida, Diani
Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol. 10 No. 4 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jga.2025.104-14

Abstract

Early childhood science learning often remains dominated by verbal explanation and minimally interactive materials, limiting children’s engagement with natural phenomena. This study developed a rain-themed pop-up book designed to operationalise early science literacy as a staged progression from contact and curiosity to concept formation and concept acquisition. Using a Research and Development approach adapted from Borg and Gall in six stages, the product was refined through expert validation of content, media design and durability, and language, followed by practitioner appraisal and a limited classroom trial with 15 children aged 5 to 6 years in Cirebon City, Indonesia. After revision, feasibility ratings reached 95% for content, 95.83% for media design and durability, and 87.5% for language, while practitioner appraisal showed high practicality (average 95.83%). Children’s rubric-based observation scores increased from 49.53% before implementation to 83.79% after implementation across all indicators. These findings suggest that interactive, phenomenon-based print media can provide a grounded pathway for strengthening early science literacy in resource-constrained classrooms. The study contributes globally by offering a transferable design model linking familiar natural phenomena, staged literacy indicators, and tactile visual pedagogy in early childhood settings. Its practical implication is that teachers can integrate science inquiry into classroom activities through low-cost, contextually adaptable media. However, the evidence remains limited by the small sample, single-site trial, and absence of a comparison group and inter-rater reliability reporting. Future studies should test this model across diverse contexts, use comparative or longitudinal designs, and examine how similar media support science concepts and sustained literacy development.
Co-Authors ., Apriyanti abdul wachid, abdul Abrori, Zumrotul Amalia Adhitya Wardhono Agung Nugraha Agung Saputra Aguspita Dewi, Heni Agustin, Sylvia Ahmad Jauhari Ahmad Yani Aiman, Ummu Aip Saripudin Aip Saripudin Aisyah, Tia Yulia Akbar Tashawwufy, Nabil Al'libani, Ridha Rahim Alfansi, Lizar Amalia, Novianti Rizki Amperawati, Susani Amrullah, Wahyu Analismy, Suuci Anggraeni, Dwi Retno Apriliani, Silvia Sri Apriyanda Kusuma Wijaya Arinto Wibowo ARIS HARTAMAN Astuti Samosir Astuti, Erma Hari Tri ATIK NOVIANTI Aulia, Runtah Eva Aulia, Sifa Ayu Vinlandari Ayu Vinlandari Wahyudi Aziz, Hilmy Bambang Yuniarto Bambang Yuniarto Budi Harsanto Budi, Asep Budiman Budiman Budiman, Daniel Arief Casta, Casta Cupian Cupian Dadan Nur Ramadan Darojah, Indah Darusman, Septiandi Eka Daryanti, Eneng Deni Wahyudi Deva Gendrayana Adha, Raden Dewi Primasari Dewi, Heni Aguspita Dewi, Rita Komala Dharu Arseno Dian Fitriani Diani Magasida Didin Wardhana Diki Hadiyanto Djubaedi, Dedi Doan Perdana Dwitasari, Anita Dwitasari, Anita Theresia Edi Gunarto Encep Sopandi, Encep Endang Susilawati Ernah, Ernah Esha, Zuhdi Fachry Abda El Rahman Fadilla, Fadilla Fadillah Suardi, Najma Fadillah, M Ryan Fadillah, Muhammad Rifqie Noor Fandi Fachrulrozi, Muhammad Fathoni Imam, Ratu Bilkis Fatkhullah, Faiz Karim Furqani, Ihsan Haedari, Amin Hafidudin Hafidudin, Hafidudin Hamzah, Muchammad Wilianto Hasanah Putri Hayati, Euis Teti Hayatul Khairul Rahmat Helmi Faturrahman, Ikhsan Heryanto, Toto Hidayat, Aisyah HIDAYATULLOH, ANA IKHSAN Hidayatuloh, Ana Ikhsan Hilman Mulyana, Hilman Humaira, Jihan Husneni Mukhtar I Putu Yasa Ihsanul, Hafiz Ikasari, Anna Christina Ikhram, Faisal Ilma'nunah, Lulu Imam Muslim Imam Muttaqin, Imam Inayah Inayah Indra Aditya Prayoga Indrarini Dyah Irawati Indriani, Rahma Indriawati, Intan Indriyani Irsyad Fauzan, Difan Isnani, Tuti Izzuddin, Moh Jamil, Maria Ulfah JAYANTI, YUNITA DWI Jazariyah, Jazariyah Juniati, Alvian Karamy, Selma Karlina, Anita Ayu Khairunnisa Khairunnisa Khatimah, Nurul Khilmah, Khilmah Kirani, Reni Kulkarni, Shirin Kurniadi, Stefanie Lesmana, Kusnadi Lesmana, Kusnadi Kibet Leviany , Tevi Levina, Geralda lina marlina, lina Lukman M. Baga Lusiani Lusiani, Lusiani Lutfi, Baharudin Luthfi, Baharudin M, Hendrik sudria M, Mariam Maesaroh Maesaroh Magasida, Diani Maman Suherman Marzuki, Revisha Andhini Masru'ah, Imas Maulana, Nirwan Meilinda, Neng Meliyanti, Wina Mery Citra Sondari Miftahus Surur Morgan, Gerry Mubarokah, Syafiqoh Muhammad Fajri Mumun Munawaroh Munawar, Hendrik sudria Mundayat, Aris Arif Munthe, Ignasius Robert Samuel Parasian Muslih, Imam Muthiah, Siti Nurul Mutiudin, Ade Iwan Mutoharoh, Mutoharoh N, Nunung Ningsih, Sri Wahyu Noviani, Nena Noviany, Henny Nugraha, Budy Nur Hasanah Nur Hasanah Nur Hikmah Nur Saputra, Wahyu Nurakilah, Heni Nurdianti, Reni Nurizzati, Yeti Nurkhasyanah, Alfiyanti NurRizki, Muhammad Nurwijayanti Nuryana Nuryana Oktarina Phety, Debora Tri Oktaviani, Rizki Paradise, Gilang Ramadhan Parman Sukarno Pebriyani, Dita Arfa Phety, Debora Tri Oktarina Pitriyana, Pitriyana Prasetyo, Bilal Panji Priatna, Ami Puspa Eosina Puspita, Windi Ayu Putri, Arni Eza Rahmadiana, Asep Rahmah, Nadya Rahmawati, Ai Rahmawati, Mia Rahmi, Sakinah Aini Rakhman, Zamiat Rasyad Muyassar, Muhammad Ratnaningsih, Fifit Rejeki, Suyekti Kinanthi Rendy Munadi Rendy, Pras Rere Setianingsih Reza Kurniawan Ridha Muldina Negara Rikky Gita Hilmawan Ripa'i, Irpan Rita Komaladewi Rita Rahmawati Rizal, Muhammad Fatchur Rizka Rizka, Rizka Rizki Amalia, Novianti Rizki, Nonon Dherian Rizki, Nonon Dheriana Rizki, Vini Rosinah, Rosinah Rusliana, Iu S, Baharudin Lutfi Sabrina, Eka Putri Hana Samsul Rizal Sanjaya, Abe Saputra, Febrian Eko Saputra, Wahyu Nur Saragih, Yerisca Novri Nathania Setyawan, Cahya Edi Shandy, Venny Mellandhia Shifwatussolihat, Shifwatussolihat Sihombing, Jojor Trianita Siswanto, Wawan Siti Hajar Komariah Siti Subaidah Sofyan Sauri, Sofyan Sopiah Suryani, Iis Sopiulloh, Wafa Sopiyan, Nazala Devita Sri Lestari Sri Wijayanti Sudarma, Unang sudria, Hendrik Sugandi, Sugandi Sugiharti, Mamay Suherman, Ujang Suhita, Delpima Sukmajati, Mada Sulaeman Rahman Nidar Sulastri, Meti Sutisna Sutisna Sutrisna, Wawan Asad Suyendra Apriano, Fiqshallah Syafa'at, Iin Aulia Syafira Syafruddin Syafruddin Syahnas, Aulia Syifauzakia, Syifauzakia Tamsik Udin Tantowi, Nanang Taqiuddin, Muhammad Hanif Taufik Hidayat Tengku Ahmad Riza Tiyadi, Keysa Ananda Udin, Tamsik Uke Kurniawan Usman Ulfah jamil, Maria Uswatun Hasanah Vansugist, Mamay Vini Rizqi, Vini Wa Ode Zusnita Muizu Wa Ode Zusnita, Wa Ode Waruwu, Fotuho Widayanti, Linda Wiga Ariani Wina Lidiya, Wina Lidiya Winarso D. Widodo Yani, Yani Sri Yayat Suryatna Yudhaswara Januarharyono Yudi Ahmad Faisal Yunita Yunita Yunita Yunita Yunizar Yunizar, Yunizar Yusuf Finandi, Fachriza Yuznita, Wa Ode Zuhriyeh, Siti -