Pendidikan inklusif adalah upaya sistematis untuk menyediakan kesempatan belajar yang adil bagi semua siswa, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Namun, pelaksanaannya sering menghadapi tantangan terkait dengan terbatasnya program pembelajaran yang terindividualisasi, waktu belajar yang tidak fleksibel, dan adaptasi kurikulum yang tidak memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menganalisis model layanan inklusif berbasis penjadwalan adaptif dan adaptasi kurikulum berdasarkan persentase di salah satu sekolah dasar swasta di Karanganyar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Triangulasi digunakan untuk memastikan validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kebutuhan khusus menunjukkan karakteristik yang beragam yang memerlukan layanan pembelajaran yang berbeda, khususnya dalam hal perhatian, komunikasi, dan keterampilan akademik dasar.