p-Index From 2021 - 2026
9.159
P-Index
This Author published in this journals
All Journal IAES International Journal of Artificial Intelligence (IJ-AI) International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Ulul Albab: Jurnal Studi Islam El-QUDWAH Progresiva : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam AT TA´DIB Conciencia Equilibrium: Jurnal Pendidikan Abjadia, International Journal of Education Madrasah: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam DIRASAT Jurnal Manajemen & Pendidikan Islam Progressa: Journal of Islamic Religious Instruction IJoLE: International Journal of Language Education qolamuna : Jurnal studi islam Dirosat : Journal of Islamic Studies Ijaz Arabi Journal of Arabic Learning Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Journal EVALUASI KABILAH : Journal of Social Community Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Journal AL-MUDARRIS Ta'dibuna: Jurnal Pendidikan Islam El-Furqania : Jurnal Ushuluddin dan Ilmu-Ilmu Keislaman Tarbawiyah Jurnal Ilmiah Pendidikan Al-Ta'lim International Journal for Educational and Vocational Studies EDUTEC : Journal of Education And Technology Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL AS-SABIQUN: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Jurnal Mu'allim Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Studi Islam Communications in Humanities and Social Sciences Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Penelitian Agama Ar-Rosikhun: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam HEUTAGOGIA: Journal of Islamic Education World Psychology Southeast Asian Journal of Islamic Education re-JIEM (Research Journal of Islamic Education Management) ELOQUENCE: Journal of Foreign Language Jurnal Educative: Journal of Educational Studies Tadris: Jurnal Pendidikan Islam Kariman: Jurnal Pendidikan Keislaman Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Educazione: Journal of Education and Learning Indonesian Journal of Islamic Education Studies (INJURIES) Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Jurnal Pendidikan Progresif Jurnal Tarbiyatuna Women, Education, and Social Welfare Jurnal Pendidikan Islam An-Nahdloh: Journal of Education and Islamic Studies
Claim Missing Document
Check
Articles

Interaksi Sosial sebagai Katalisator Inovasi Pendidikan: Studi atas Lembaga dan Metode Pendidikan Dinasti Abbasiyah Gunawan, Satria Amir Makmun; Wahhab, Akhmad Fatkhul; Alfaraby, Figo Zulfan; Utami, Mitha Vega Tri; Supriyatno, Triyo
Jurnal Penelitian Agama Vol. 26 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jpa.v26i1.2025.pp51-74

Abstract

Permasalahan yang sering terjadi dalam berinteraksi sosial adalah fenomena pluralis, dimana perbedaan agama dan etnis dapat menimbulkan berbagai problematika, seperti intoleransi, diskriminasi dan streotipe yang dapat memicu timbulnya konflik antarkelompok masyarakat pluralis. Tujuan penelitian ini, yakni 1) Mengetahui sejarah zaman keemasan (Golden Age) Dinasti Abbasiyah; 2) Mengetahui proses interaksi sosial pada tujuan dan metode pendidikan Dinasti Abbasiyah dan; 3) Mengetahui proses interaksi sosial pada lembaga-lembaga pendidikan Dinasti Abbasiyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kepustakaan. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis konten yang berusaha membuat kesimpulan yang objektif dari beberapa literatur yang terkait dengan tema penelitian. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa era keemasan (Golden age) Dinasti Abbasiyah dilatarbelakangi oleh proses interaksi sosial yang terjadi pada metode dan lembaga-lembaga pendidikan dalam mewujudkan tujuan pendidikan Dinasti Abbasiyah yang dapat menciptakan norma sosial yang dipatuhi oleh semua kalangan masyarakat. Selain itu, proses pendidikan pada masa Dinasti Abbasiyah juga mengedepankan prinsip dan nilai-nilai multikulturalisme yang tinggi dengan memanfaatkan semua kalangan pelajar dan masyarakat dari berbagai agama maupun etnis untuk kemajuan peradaban Islam Dinasti Abbasiyah.
Strategic Adaptation and Resilience: Islamic Education's Response to Colonialism in Indonesia Azzahra, Fatimah; Rosyidah, Amiliya Nur; Firmansyah, Rizky; Supriyatno, Triyo
HEUTAGOGIA: Journal of Islamic Education Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/hjie.2025.51-06

Abstract

This study examines the strategic responses of Islamic educational institutions—particularly pesantren and madrasah—to the socio-political structures imposed by Dutch colonial rule in Indonesia. Employing a qualitative historical-analytical methodology, the research draws on primary archival sources and secondary historiographical literature to explore how Islamic education functioned as a site of resistance and adaptation. The findings reveal four dominant themes: first, the modernization of Islamic education as a form of intellectual resistance, wherein reformist organizations like Muhammadiyah integrated secular subjects and structured pedagogies to cultivate an intellectually competitive Muslim generation; second, the consolidation of traditional institutions as cultural fortresses, as seen in Nahdlatul Ulama’s efforts to strengthen pesantren and preserve religious orthodoxy; third, the mobilization of women through education, particularly through the efforts of ‘Aisyiyah, as a strategy for moral reform and national identity formation; and fourth, the internalization of nationalist values through character education, positioning pesantren and madrasah as crucibles of civic responsibility and anti-colonial consciousness. These findings underscore that Islamic education during the colonial period was not merely a religious endeavor but a multidimensional force for cultural resilience and political mobilization. Theoretically, the study contributes to the discourse on education as a nonviolent strategy of resistance under colonialism, while practically offering insights for contemporary education policy in Indonesia. However, the study is limited by its reliance on secondary sources, which may overlook local variations and grassroots dynamics. Further research incorporating oral histories and archival case studies is recommended to enrich our understanding of the lived experiences and post-colonial legacies of these institutions.
Strategi PAIKEM dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Mubarak, Ruma; Supriyatno, Triyo; Susilawati, Samsul
PROGRESSA: Journal of Islamic Religious Instruction Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raden Wijaya Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32616/pgr.v9.2.522.111-117

Abstract

Dalam pembelajaran terdapat beberapa komponen yang berpengaruh dalam proses pembelajaran pendidikan agama, yang salah satunya adalah metode pembelajaran agama. Selama ini, metode pembelajaran agama Islam yang diterapkan masih mempertahankan cara-cara lama seperti ceramah, menghafal dan demonstrasi praktik-praktik ibadah yang tampak kering. Cara-cara seperti itu diakui atau tidak membuat peserta didik bosan, jenuh dan kurang bersemangat dalam belajar agama. Sebagai alternatif untuk meningkatkan mutu pendidikan, guru dapat menerapkan strategi PAIKEM (pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan) pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam, dengan strategi PAIKEM guru dan siswa di harapkan sama-sama aktif dan kreatif dalam kegiatan pembelajaran. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji secara teoretis dan aplikatif penerapan strategi PAIKEM dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif jenis riset studi kepustakaan. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi serta analisis data menggunakan teknik analisis konten (content analysis). Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan Strategi PAIKEM dalam meningkatkan Pembelajaran PAI ini mencakup beberapa hal yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi.
Konstruksi dan Desain Kurikulum Berbasis Pendekatan Experiential Learning John Dewey dalam Konteks Pendidikan Islam di Sekolah dan Perguruan Tinggi Mutmainah, Rofikasari; Supriyatno, Triyo; Susilawati, Samsul
MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/mkd.v9i2.11192

Abstract

This article examines the application of John Dewey’s experiential learning approach within Islamic Religious Education (PAI), highlighting its relevance in linking theory to practice for a deeper and contextual understanding of religion. Employing a library research method, the study investigates how experiential learning can be integrated into PAI and its implications for cultivating reflective and ethical awareness among students in both schools and higher education. The findings reveal that experiential learning not only enables students to grasp Islamic teachings theoretically but also to internalize their values through reflective practice. Furthermore, it fosters critical thinking and ethical awareness by engaging learners in problem-based learning, case studies, and social participation. The approach also contributes to reconstructing a dynamic Islamic epistemology that connects empirical experience with critical reflection, thereby making Islamic teachings more applicable to everyday life. Overall, experiential learning should be understood not merely as a methodological innovation in PAI but as a transformative strategy for Islamic education to adapt effectively to the challenges of globalization and modernity.‎
Al-Qur'an Hadits Learning Using Cooperative Learning Strategy Suriadi, Suriadi; Supriyatno, Triyo; Adnan, Adnan
Jurnal Tarbiyatuna Vol 11 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/tarbiyatuna.v11i2.2750

Abstract

This study examines the Learning of the Al-Qur'an Hadith with Cooperative Learning Strategies in madrasas. This study focuses on 1) How the purpose of applying cooperative learning strategies in learning the Al-Qur'an Hadith in Sambas Aliyah Madrasah, 2) How to implement cooperative learning strategies in learning the Al-Qur'an Hadith in Madrasah Aliyah Negeri Sambas. These efforts are expected to be able to create an atmosphere of active learning and dynamic learning in the Al-Qur'an Hadith, so that it will foster the passion and interest of students in following the lessons. Also the extent of the success of the implementation of cooperative learning in the subjects of the Al-Qur'an Hadith in the Madrasah Aliyah Negeri Sambas. The main objective of this research is to try to find out the implementation of Al-Qur'an learning Hadith with Cooperative Learning strategy. This type of research is a qualitative field research with descriptive analytic methods through a phenomenological approach. Data collection techniques were obtained using observation, interview and documentation techniques. The results showed that the implementation of cooperative learning in learning the Al-Qur'an Hadith in MAN Sambas manifested in four forms of learning methods namely the group learning method (learning together), the group discussion method (Jigsaw method and the peer tutoring method).
Konsep Ilmu Sosial Profetik dan Relevansinya dalam Pendidikan Agama Islam: Studi Analisis Pemikiran Kuntowijoyo Fery, Muhammad; Supriyatno, Triyo; Hambali, Muh
Kariman: Jurnal Pendidikan Keislaman Vol. 13 No. 1 (2025): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52185/kariman.v13i1.659

Abstract

Kajian ini berujuan untuk menganalisis bagaimana pemikiran Kuntowijoyo mengenai konsep ilmu sosial profetik dan relevansinya terhadap pembelajaran pendidikan agama islam. Kajian ini dilakukan berdasarkan peninjauwan dari peneliti tentang keadaan pendidikan di masa sekarang. Yang mana dampak dari gampangnya arus informasi diera globalisasi disaat ini mengharuskan masyarakat  dalam memilih dan memilih informasi secara kritis dan pentinya implementasi secara optimal hasil belajarnya dalam aktivitas sehari-harinya. Metode yang dipakai dikajian ini adalah jenis penelitian kepustakaan (library Research), sedangkan pendekatannya memakai kualitatif. dalam kajian ini sumber data yang dipakai ada dua sumber data primer, dan sumber data sekunder. Sumber data primer dalam kajian ini menggunakan buku dari Kuntowijoyo yang berjudul pradigma islam dan islam sebagai ilmu. dan karya Kuntowijoyo dan karya karya lainnya. Untuk sumber data sekunder peneliti menggunakan karya ilmiah seperti halnya jurnal, skripsi, tesis, dan lain sebagainya yang berkaitan dengan tema dalam kajian ini. Hasil dari kajian adalah bahwa ilmu sosial profetik memiliki tiga pilar yang (1) humanisasi, yang mana berhubungan dengan membentuk perilaku, dan akhlak maupun pribadi seseorang agar meminimalisir tindakan kekerasan. (2) liberasi yakni membebaskan untuk bisa membuka cakrawala pikiran dari siswa. (3) transendensi, menuju sebuah keinginan profetik yang didambakan Kuntowijoyo, serta mengembalikan asal insan kepada tuhannya dengan melalui metode pendidikan agama islam dengan memakai cara bertauhid agar menjadi insan yang memiliki tanggung jawab, sebab tiga konsep ini direlevansikan terhadap pendidikan agama Islam.
Pengembangan Materi Akhlak untuk Generasi Z di MAN 1 Ketapang Akbar, Ahmad; Mas’adah, Mas’adah; Agustiawan, Mochammad Pandu; Sukino, Sukino; Supriyatno, Triyo
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. 12 No. 3 (2024): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/equilibrium.v12i3.16586

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan materi akhlak yang relevan dengan kebutuhan Generasi Z, khususnya dalam menghadapi tantangan moral di era teknologi digital. Teknologi digital menghadirkan peluang dan tantangan baru bagi siswa, seperti akses informasi tanpa batas, media sosial, dan pola interaksi virtual. Hal ini menuntut pembelajaran akhlak yang dapat membimbing siswa menjadi pengguna teknologi yang bijak dan bertanggung jawab.Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif, melibatkan observasi, wawancara, dan evaluasi untuk memahami kebutuhan siswa di MAN 1 Ketapang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan materi akhlak berbasis pendidikan karakter meliputi lima tahap utama: analisis kebutuhan, penyusunan kurikulum berbasis teknologi, pengembangan materi yang relevan, implementasi pembelajaran, dan evaluasi dampaknya. Materi dirancang untuk membangun kesadaran siswa terhadap penggunaan teknologi yang positif, seperti memanfaatkan media sosial untuk kebaikan, menghindari penyebaran informasi palsu (hoaks), dan mencegah perilaku negatif seperti perundungan siber (cyberbullying).Evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa tentang pentingnya etika digital, empati dalam komunikasi online, serta integritas dalam memanfaatkan teknologi. Peran guru sebagai fasilitator sangat penting dalam membimbing siswa menjadi generasi yang bermoral, adaptif, dan bijaksana di tengah perkembangan teknologi. Penelitian ini merekomendasikan integrasi nilai-nilai akhlak dengan literasi digital sebagai pendekatan strategis dalam pembelajaran di era digital
Inovasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Melalui Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Berbasis Outcome Based Education Nur Hadi, Muhammad; Supriyatno, Triyo; Marno; Syaifullah
Mu'allim Vol 6 No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/muallim.v6i2.5517

Abstract

Independent learning, independent campus is a contemporary learning concept that is able to facilitate innovation in Islamic Religious Education learning, because in the independent learning program, learning can be done in the classroom or outside the classroom, even learning is carried out in the real world of work. The aim of this research is to finding an innovation strategy for learning Islamic Religious Education through an independent learning program on an independent campus based on Outcome Based Education (OBE) that is capable of creating student-centered learning. This research uses a qualitative approach with a library research type, data collection is carried out using documentation, and data analysis is carried out in three stages, namely data condensation, data presentation and conclusion drawing. The results of the research show that the Islamic Religious Education learning innovation strategy is implemented using the project based learning (PBL) learning method based on Outcome Based Education which is carried out through eight programs, including: Student Exchange, Internships, Teaching Assistance in Education Units, Research, Independent Study, Entrepreneurship, Real Work Lectures, and Humanitarian projects.
Implementation of Hidden Curriculum in the Formation of Religious Character (Multi-Case Study at SMA Muhammadiyah 1 and SMA Negeri 1 Gresik) Amirudin, Noor; sutiah, Sutiah; marno, Marno; Supriyatno, Triyo
Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 2 No. 8 (2024): ENRICHMENT: Journal of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/enrichment.v2i8.223

Abstract

The formation of religious character is the key to the success of educational institutions in producing graduates with integrity in the midst of global challenges. This success is not only determined by the formal curriculum, but also the implementation of a *hidden curriculum* that includes values, norms, and good practices in the school environment. This study aims to analyze the implementation model of *hidden curriculum* in the formation of religious character through a multi-case qualitative study with the Miles and Huberman analysis approach. The results of the study show three main findings. First, the concept of "Interconnective-Habitualization of Character" (CPI) which integrates religious values, Pancasila, and national culture holistically in religion-based schools to form a generation of ulama-intellectuals. Meanwhile, in public schools, the *hidden curriculum* is more adaptive, emphasizing the values of honesty, discipline, and tolerance in a plural environment. Second, the implementation is carried out through three channels: formal in Islamic Religious Education, boarding school culture for habituation of religious values, and extracurricular activities as a stimulus for the application of these values. Approaches such as example, habituation, advice, punishment, and technology support implementation. Third, the implication is to increase the religiosity of students, such as worship discipline and involvement in religious activities. This study formulates the "Interconnected-Hidden Curriculum in The Formation of Religious Character" (I-HC) model, which integrates religious education to strengthen the holistic image in faith-based schools and create an inclusive environment in public schools. This model is relevant in building religious characters with integrity in diverse social contexts.
Mengkaji Urgensi dan Tantangan Guru dalam Pengelolaan Kelas di Madrasah Ibtidaiyah pada Era Digital Wahyuni, Hilda; Supriyatno, Triyo; Widodo, Bintoro
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i1.2870

Abstract

This research aims to examine the urgency and challenges faced by Madrasah Ibtidaiyah teachers in classroom management in the digital era. With the rapid development of technology, teachers are required to utilize it to enhance the effectiveness of learning. This study employs a descriptive qualitative method with a phenomenological approach, focusing on five teachers who have a minimum of one year of teaching experience and have utilized technology for classroom management. We collected data through semi-structured online interviews. The research results show that the use of technology has become an important necessity, but teachers face challenges such as limited infrastructure, lack of training, and moral dilemmas in maintaining Islamic principles. We can overcome this challenge by selecting appropriate technology, enhancing Islamic character education, providing teachers with technology training, and collaborating with parents.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abd. Gafur Abd. Rahman Ambo’ Dalle Abdulhalim Hamid Salih Hamid Abdulloh Chakim Abdulloh Chakim Adnan Adnan Agus Maimun Agustiawan, Mochammad Pandu Ahmad Akbar, Ahmad Ahmad Barizi Ahmad Barizi Ahmad Barizi Ahmad Barizi Ahmad Fatah Yasin Ahmad Khoiri Ahmad Sabri Ahmad Salim Ahmed Benyo Ainul Andy Sudarmoko Alfan Nawaziru Zahara Alfaraby, Figo Zulfan Ana Fika, Biaunika Andik Rony Irawan Andik Rony Irawan Anindita Borah Anwar Sa'dullah Anwar Sa’dullah Avista, Candra Azizah,  Lila Azri Mokhtar Benny Afwadzi, Benny Bintoro Widodo Burhanuddin Burhanuddin Candra Avista Putri Darussalam, Ghazali Dedi Kuswandi Dina Mardiana Dirga Ayu Lestari Endah Kurniawati P Erwin Mahrus Fachrul Kurniawan Faizal Rois Fatahillah Fanny Kusdianti Nur Sya'bani Fanny Kusdianti Nur Sya’bani Fatimah Azzahra Fery, Muhammad Fitratul Uyun Fitri Fitri Ghazali Darussalam Gunawan, Satria Amir Makmun Hafidha Zekkour Hanan Salleh Hidayatulloh, Muhammad Syarif Hilda Wahyuni Hushunul Ahadiyah, Fina Hussin, Mohamad Ibnu Habibi Ibnu Habibi Imam Bukhori Imam Muslimin Imam Suprayogo Imron Muttaqin Indah Aminatuz Zuhriyah Ismail, Zawawi IZZAH, NURUL Kasuwi Saiban Khan, Raja Muhammad Ishtiaq Kumar, Tribhuwan M. Fahim Tharaba M. Hadi Masruri Maharani, Tiyas Nastiti Mamat, Wan Marno Marno Marno Marsuki Gani Mas’adah, Mas’adah Mia Aisyah Rahma Misbahul Munir Misbahul Munir Moh. Zaini Mohamad Hussin Mohamad Zubad Nurul Yaqin Mohammad Asrori Mokhtar, Azri Muchtar, Nicky Estu Putu Muh Hambali, Muh Muhammad Aldi, Muhammad Muhammad Amin Fathih Muhammad Amin Fathih Muhammad Amin Nur Muhammad Ilham Akbar Muhammad Najmi Alwi Sinaga Muhammad Nasir Muhammad Nur Hadi Muhammad Sholeh Afif Muhammad Walid Muhibuddin Fadhli Mulyadi Mulyadi Muqoffi, Muqoffi Mursidin, M Muslimin Muslimin Mutmainah, Rofikasari Nabila, Munadhil Nastiti, Sekar Arum Nicky Estu Putu Muchtar Nisrina Izdihar Noor Amirudin Nukapangu, Venkanna Nur Ali Nur, Muhamad Amin Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nurwaina Rasit Rahmatika, Nadiya Ulya Rahmi, Sri Nur Rika Inggit Asmawati Riswadi Riswadi Rizky Firmansyah Rohmatun, Nur Rosyidah, Amiliya Nur Ruma Mubarak Sa'dun Akbar Salman Al Farisi Salsabila, Unik Hanifah Samsul Susilawati Sarkowi Sarkowi Serli, S St Rohmatul Laili Suhari Suhari Sukino Sukino Sukino Sukino Sukino, Arief Sumin Sumin Suriadi Suriadi Suriadi Suriadi Suriadi, S Susilawati Susilawati Sutiah Sutiah Suwandi Syaifullah Tobroni Tobroni Tobroni Tobroni Tribhuwan Kumar Ubabuddin Ubabuddin Ubabuddin Ubabuddin Umi Salamah Umi Salamah Utami, Mitha Vega Tri Utami, Ulfa Wahhab, Akhmad Fatkhul Wahyudi, Annisa Rezki Eka Putri Wahyuni, Hilda Wan Hasmah Wan Mamat Wan Hasmah Wan Mamat Wan Mamat Wilda Al Aluf, Wilda Al Winda Trimelia Utami Yufarika, SDA Defi Zaidatun Tasir Zainullah Zainullah Zawawi Ismail Zuhrotul Hani’ah Zulvia Trinova