p-Index From 2021 - 2026
10.018
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Marwah: Jurnal Perempuan, Agama dan Jender Sosial Budaya Eklektik : Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan IJEBD (International Journal Of Entrepreneurship And Business Development) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Bina Hukum Lingkungan Veteran Law Review Instructional Development Journal Science Education and Application Journal Journal Social Science And Technology For Community Service Jurnal Hukum Malahayati Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE) Jurnal Hukum Sehasen East Asian Journal of Multidisciplinary Research (EAJMR) Pakuan Justice Journal of Law (PAJOUL) VIVA THEMIS- Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora JUSTICIA SAINS: Jurnal Ilmu Hukum Bina Hukum Lingkungan Cendekia: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan TSAQIFA NUSANTARA: Jurnal Pembelajaran dan Isu-Isu Sosial Jurnal Ilmiah Hukum dan Hak Asasi Manusia Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Indonesia Sosial Sains Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Jurnal Pendidikan Sosial dan Konseling Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa Jurnal Pendidik Indonesia Kultura: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Arjuna : Publikasi Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Matematika Ex Aequo Et Bono Journal of Law Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Politik Community Service Journal Of Economic Education IIJSE Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurnal Nakula: Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Ilmu Sosial Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Alfuad: Jurnal Sosial Keagamaan Jurnal Media Akademik (JMA) JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Journal of Accounting Law Communication and Technology Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research aktivisme: Jurnal Ilmu Pendidikan, Politik dan Sosial Indonesia Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora Parlementer : Jurnal Studi Hukum Dan Administrasi Publik Sosial : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Majelis: Jurnal Hukum Indonesia Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Journal of Health Education Law Information and Humanities Jurnal Sinergi
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Model Pembelajaran Team Games Tournament (TGT) Terhadap Keaktifan Belajar Siswa Padan Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Di Sekolah Menengah Pertama Negeri 23 Pekanbaru Aliza, Sutra; Susanti, Emilia
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 4 No. 1 (2026): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed at finding out the effect of Team Games Tournament learning model toward student learning activeness on Social Science subject at State Junior High School 23 Pekanbaru.  This research was instigated with the lack of student learning activeness, including students who were less able to seek information, ask questions, discuss, and express opinions.  It was quantitative research with quasi experiment approach.  All the eighth-grade students were the population of this research, and they were 329 students.  The samples were 73 students, they were the eighth-grade students of class F and the students of class G.  Observation, questionnaire, and documentation were the techniques of collecting data.  The techniques of analyzing data were normality test, homogeneity test, hypothesis test (independent sample t-test), effect test (effect size), and N-Gain Score test assisted with SPSS 25 application.  Based on the research findings and data analyses, there was a significant effect of Team Games Tournament (TGT) learning model toward student learning activeness on Social Science subject at State Junior High School 23 Pekanbaru.  It was proven with the results of independent sample t-test that the score of tobserved was 3.507 higher than ttable 1.666, and the score of significance was 0.001 lower than 0.05.  The mean of student learning activeness in the experimental group was higher (97.70) than the control group (94.75), and the effect size score 0.56 indicated that the effect was in moderate category.  The results of N-Gain Score test also showed that the increase in student learning activeness in the experimental group was in high category with the mean 93.09%.  So, it could be concluded that Ha could be accepted, and H0 was rejected.
VALIDITY AND PRACTICALITY OF E-COMIC BASED ON CHARACTER EDUCATION TO PREVENT JUVENILE DELINQUENCY IN STUDENTS Nurzena; Rizki Amelia; Emilia Susanti; Iqbal Miftakhul Mujtahid
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 02, Juni 2026 Produce
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.45799

Abstract

One of method For prevent mischief teenager is with give education Character . Education character help student understand principles character in a way comprehensive And increase awareness they about danger mischief Study This is study Research and Development which aims develop E-COMIC Media Based Education Character For Prevent Delinquency in Pekanbaru . Research This using the ADDIE model, which was developed by Dick Walter and Lou Carey. On stage analysis , there are 8 lecturers , 5 teachers who are certified as e-comic media validators, 97 students , and 77 students participated as respondents . Based on results study development that has been done Product development in the form of E-Comic based Education Character has fulfil criteria validity by 91% with “ Very Valid” criteria . practicality by 83% with “ Practical ” category and effective. This study aligns with the findings of Oktaviana et al. (2024), who used the ADDIE model for developing e-comic media focused on global diversity character education. Similarly, Suwanda et al. (2024) found that digital comics based on character education achieved high validation scores from both material and media experts, reinforcing the suitability of the ADDIE framework.
Peran Masyarakat Sipil Dalam Mencegah Tindak Pidana Korupsi Martha Yulisa; Maroni; Emilia Susanti; Rinaldy Amrullah; Refi Meidiantama
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4874

Abstract

Korupsi merupakan kejahatan yang tidak hanya menimbulkan kerugian terhadap keuangan negara,, tetapi juga berdampak luas terhadap kehidupan sosial, ekonomi, dan menurunnya kepercayaan publik terhadap pemerintah. Upaya pemberantasan korupsi tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada aparat penegak hukum, melainkan memerlukan keterlibatan aktif masyarakat sipil sebagai bagian dari sistem demokrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran masyarakat sipil dalam mencegah tindak pidana korupsi, baik secara normatif, faktual, maupun ideal. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan normatif dan empiris, dengan memanfaatkan data kepustakaan serta data lapangan yang diperoleh melalui pengamatan dan keterangan narasumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif, peran masyarakat sipil telah memiliki dasar hukum yang jelas dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2018, serta Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan. Secara faktual, masyarakat sipil menjalankan perannya melalui pelaporan dugaan korupsi, pengawasan penggunaan anggaran publik, kampanye dan pendidikan antikorupsi, advokasi kebijakan, serta kerja sama dengan aparat penegak hukum, termasuk melalui organisasi seperti Lampung Corruption Watch (LCW). Secara ideal, masyarakat sipil diharapkan mampu menjalankan fungsi kontrol sosial secara konsisten dan berintegritas dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi. Dengan demikian, pencegahan tindak pidana korupsi akan lebih efektif apabila terdapat sinergi yang kuat antara negara dan masyarakat dalam membangun budaya antikorupsi.
Analisis Pertimbangan Hakim Dalam Menjatuhkan Putusan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Korupsi Pembangunan Rawat Inap Rumah Sakit Pesawaran: (Studi Putusan Nomor: 10/Pid-Sus-TPK/2020/PN.TJK) Halim, Abdul; Erna Dewi; Emilia Susanti; Rinaldy Amrullah; Mamanda Syahputra Ginting
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4989

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih maraknya tindak pidana korupsi dalam proyek pembangunan infrastruktur kesehatan daerah yang merugikan keuangan negara dan menghambat pembangunan nasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor penyebab pelaku melakukan tindak pidana korupsi serta mengkaji pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap pelaku tindak pidana korupsi pembangunan rawat inap Rumah Sakit Pesawaran dalam Putusan Nomor: 10/Pid-Sus-TPK/2020/PN.TJK. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dan empiris dengan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dan wawancara mendalam terhadap hakim tipikor dan penyidik polisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab tindak pidana korupsi terdiri atas adanya penyalahgunaan kewenangan oleh terdakwa selaku Pejabat Pembuat Komitmen serta minimnya partisipasi masyarakat dalam pengawasan proyek pembangunan. Pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan didasarkan pada tiga aspek, yaitu yuridis dengan terbuktinya seluruh unsur Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sosiologis dengan mempertimbangkan hal memberatkan dan meringankan, serta filosofis bahwa korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang merugikan keuangan negara. Hakim menjatuhkan pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan dan denda Rp50.000.000,00 subsider 2 bulan kurungan. Kesimpulannya, penyalahgunaan wewenang dan lemahnya pengawasan menjadi faktor utama korupsi, dan putusan hakim telah mempertimbangkan aspek keadilan secara komprehensif meskipun pidana yang dijatuhkan relatif ringan.
Problematika Pidana Uang Pengganti dalam Mewujudkan Pemulihan Kerugian Negara pada Perkara Korupsi Doloksaribu, Esteben; G Maulani, Diah; Susanti, Emilia; Firganefi; S Ginting, Mamanda
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5339

Abstract

Tindak pidana korupsi merupakan kejahatan yang menimbulkan kerugian besar terhadap keuangan negara serta menghambat pembangunan nasional. Salah satu instrumen hukum untuk memulihkan kerugian negara adalah pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti sebagaimana diatur dalam Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Namun dalam praktiknya, pelaksanaan pidana uang pengganti masih menghadapi berbagai kendala sehingga pemulihan kerugian negara belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum pidana uang pengganti, mengkaji problematika penerapannya, serta merumuskan upaya penguatan agar mekanisme tersebut lebih efektif dalam mewujudkan pemulihan kerugian negara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pidana uang pengganti telah memiliki dasar hukum yang kuat, dalam praktiknya masih terdapat berbagai permasalahan seperti rendahnya realisasi pembayaran oleh terpidana, kesulitan pelacakan aset hasil tindak pidana korupsi, serta kendala dalam pelaksanaan eksekusi oleh jaksa. Oleh karena itu, diperlukan penguatan mekanisme pelacakan aset dan peningkatan efektivitas pelaksanaan eksekusi guna mendukung optimalisasi pemulihan kerugian negara.
Strategi Preventif Non-Penal Dalam Menanggulangi Kejahatan Persetubuhan Anak Di Bawah Umur Regina Gantasa, Lola; Rini Fathonah; Erna Dewi; Emilia Susanti; Refi Meidiantama
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5463

Abstract

Fenomena anak sebagai pelaku tindak pidana persetubuhan merupakan persoalan kriminologis yang kompleks dan semakin memprihatinkan, karena dipengaruhi oleh berbagai faktor internal seperti ketidakmatangan emosional serta faktor eksternal seperti lingkungan keluarga, pergaulan, dan paparan konten digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena tersebut dalam perspektif kriminologi serta merumuskan strategi penanggulangan melalui pendekatan non-penal yang bersifat preventif dan komprehensif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan normatif dan empiris dengan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan dan wawancara lapangan, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pendekatan non-penal memiliki peran strategis dalam pencegahan kejahatan dengan menitikberatkan pada upaya preemtif dan preventif. Upaya preemtif dilakukan melalui penanaman nilai moral oleh tokoh agama, penguatan komunikasi keluarga, serta pendidikan seksual sejak dini, sedangkan upaya preventif dilakukan melalui pengendalian konten pornografi serta edukasi dan sosialisasi di lingkungan sekolah. Pendekatan ini dinilai lebih efektif karena mampu menyentuh akar permasalahan sebelum kejahatan terjadi. Selain itu, dampak kejahatan seksual terhadap anak juga menimbulkan trauma psikologis yang serius, sehingga diperlukan perlindungan dan perhatian dari berbagai pihak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penanggulangan kejahatan harus dilakukan secara terintegrasi melalui sinergi antara keluarga, masyarakat, dan pemerintah dengan mengedepankan pendekatan yang humanis, preventif, dan berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak.
Studi Kritis Diskriminasi Dalam Sistem Peradilan Pidana Terhadap Penyandang Disabilitas Mental Sebagai Korban Kekerasan Seksual Marina; Erna Dewi; Emilia Susanti; A. Irzal Fardiansyah; Aisyah Muda Cemerlang
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5654

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk diskriminasi dalam sistem peradilan pidana serta mengkaji upaya perlindungan hukum terhadap penyandang disabilitas mental sebagai korban kekerasan seksual. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, dan literatur terkait. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diskriminasi terjadi dalam berbagai tahapan proses peradilan pidana, mulai dari penyidikan, penuntutan, hingga persidangan. Korban menghadapi hambatan komunikasi, keterbatasan aksesibilitas, serta stigma negatif yang melemahkan posisi dalam pembuktian. Meskipun perlindungan hukum telah diatur dalam berbagai peraturan, implementasinya masih belum optimal akibat hambatan struktural, kultural, dan substantif. Temuan juga menunjukkan bahwa kurangnya pemahaman aparat penegak hukum berkontribusi terhadap perlakuan yang tidak setara. Oleh karena itu, diperlukan penguatan implementasi hukum serta penyediaan akomodasi yang layak guna menjamin akses keadilan yang setara.
Co-Authors - Afrizal A Halim A. Irzal Fardiansyah AA Sudharmawan, AA Ade Zelda Savitri Siregar Adelia Yusnita ADILA, NUR Afrida Afrida Aisyah Aisyah Aisyah Muda Cemerlang Aldi Juliaska Aldino, Masagus Rizki Alinata, Reza Aliza, Sutra Alsi Ratu Balqis Althariqul Jannah Amabel, Xenia Riama Amalya, Reva Nur Amanda Selviana Amelia Rahmawati Ami Nur Dinnia Amirah Diniaty Amri, Nadila Ananda Tazkia Andini Putri, Andini Angela, Inriana Anggini Anggini Anisa Anisa Anjani, Ayu Giri Annur Rosida Siregar Anrikhotama, Raditya Vito Anwar, Mashuril Artha Kariasmarico Assalwa, Hawwa Aulia Arnelita Aulia, Cindy Aura Nurdeyani Putri Ayu Widya Astuti azharum , Sandrina Titha Azharum, Sandrina Titha Azzahra, Nabila Bahria Bahria Barokah, Aisha Budi Rizky Husin Cahyani, Nunas Ambar Daimatussalimah Daimatussalimah Dea Nur Sapitri Dean Anugra, Muhammad Deanita Anindria Deni Achmad Deni Achmad Deni Supriadi Duha Desri Noer Laily Dessy Fitria Nastiti Dewi Nurhalimah, Dewi Diah Gustiniati Maulani Diana, Nurdiana Dinillah, Sofyani Dody Leyno Amperawan Doloksaribu, Esteben Dona Raisa Monica Dona Raisa Monica Dwi Nazwa Adisti Eka Yudhyani, Eka Eko Raharjo Elis Setiawati, Elis Elsa Ramayeni Erna Dewi Erna Dewi . Faisyal Akbar Fajri Riski Falielian, Fransiska Fitry Fardiansyah, Ahmad Irzal Fiona, Elda Firganefi G Maulani, Diah Gilang, Gilang Gunawan Jadmiko Gunawan Jatmiko Gustiara, Nisa Gustiniati, Diah Hasanah, Syarifatul Hasgimianti, Hasgimianti Hasnidar Hasnidar Hasubuan, Ummu Hani Helmi, Niko Heni Siswanto Herianti, Alya Fitri Hidayat, Putra Husin, Sanusi ibrahim, nelvia Iis Sholehah IKHSAN RAMADHAN, IKHSAN Ima Mabruroh Indawan, Ana Aqila Haya Syaharani Iqbal Miftakhul Mujtahid Irawati Irawati Irfan Prasetyo Irma Fitriani Istiqomah Wulan R Istiqomah, Endha Julia Elvina Juniawan, Arbi Kartika, Eva Dwi Khairunnisa, Zakenia Khorunisa, Mila Khusna, Rahmatul Labibah Azzahra Lara Santri Layyana Syarifah Pane Lovely Ardhanes Wira Mahdar Ernita Maisya Putri Mamanda Syahputra Ginting Mardhatillah, Annisa Marina Marlisa , Sela Marlisa, Sela Maroni Maroni Martha Yulisa Maya Shafira Melsya Dwi Putri Mery Berlian Meylani Eka Putri Mita Andira Mohd. Winario Muchtar, Fathir Mufa Riha Angginae Muhammad Al Habib Muhammad Edo Fadely Andaly Muhammad Farid Muhammad Nasrullah Muhammad Reza Murny Murny Muslimin, Khairul Nabila Asa Naisya Sahira Nanda Lubis Nasywa, Fatiha Nopalia Susanti Noviarni Noviarni, Noviarni Nur Aisyah Nur Jihaan Fauziyyah Nuraisyah, Rabiatul Aeprilia Nurcholissa, Ayyusita Nurfadilah Nurhasanah Nurhasanah Nurhikma Ganti Nurmansyah Nurmansyah Nurul Adila Nurul Annisah Nurzena Ozay, Mehmed Pasela, Cindy Patilla, Nur Patma Azizah Pernantah, Piki Setri Pradini, Auly Pratama, Della Marsya Pratama, Raka Ilham Sapta Pratama, Wahyudha Priska, Dearezha Puteri, Fadila Aulia Putri Diana Putri Yulianisa Putri, Cindy Febriyani Putri, Dinda Putri, Sandy Auliya Putri, Yuli Kartika Putri, Yunita Maya Rahmah, Annisatur Rambe, Paijan Rasti Ananda Refi Meidiantama Regina Gantasa, Lola Reonaldi Reonaldi Revaldo Michebel Turnip Ria Wierma Putri, Ria Wierma Rinaldi Amrullah Rinaldy Amrullah Rindiyani, Riski Rini Fathonah Rini Fathonah, Rini Ripaini, Rahmah Fadillah Ristiliana Ristiliana Rizki Amelia Rizki Amelia Rizki Ikhwana Harahap Robzi, Selvi Andira Roswati, Roswati Rosyaadah, Hasnaa Niditya Rusdiah Iskandar S Ginting, Mamanda Safitri, Nurhabiba Saidatul Khoiriah Saifullah Rahman Sakinah, Ummi Salsabila Novita Sari Saputra, Akmal Hakim Sari Nabiila Ahmad Sari Wahyuni Siregar Sari, Winda Atika Selvia Oktaviana, Selvia Septi Dwi Ilva Septiana, Rima Marta Ajeng Shabina Al Fitri Siregar, Khairani Aisya Amira Sofi, Dian Nirmala Sonia, Gina Sri Riski Srikandi, Dewi Ayu Suhertina, Suhertina Syafiq, Amirul Syahnas Mauthia Setia Putri Syawalia, Tasya Tamza, Fristia Berdian Tamza, Fristya Berdian Tiara Anggraini Tri Andrisman Triana, Puput Trisastia Wani Tsaniyah Andini Tua, Hasiholan Ulfa , Salsabila azhara Ulfa, Salsabila Azhara Vebrianto, Rian Wahyu Dahyoko Warganegara, Damanhuri Wati, Indah Wayan Mayuda Widi Anggraini Yanti, Nurda Yasnel, Yasnel YOVITA Yunizar, Nurlia Zahrah, Meza Aulia Zercy Nurjannah Zumri Syahferi Harahap