Articles
Gerakan Kembali Bersekolah Pada Kelompok Pekerja Anak di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Kota Makassar Melalui Program Dukungan Psikososial
Aisyah, Siti Nur;
Rahmadani, Rahmadani;
Harlianti, Dhea;
Yusri, Yusri
DEDIKASI Vol 25, No 2 (2023): JURNAL DEDIKASI
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/dedikasi.v25i2.54130
Abstrak. Sebagian besar anak-anak yang tinggal di wilayah TPAS dan bekerja sebagai pemulung mengalami putus sekolah. Permasalahan angka putus sekolah di daerah tersebut faktanya dapat memicu perilaku yang tidak sesuai lainnya, seperti perilaku kekerasan. Kurangnya motivasi dari diri sendiri dan dari orang sekitar juga jadi penyebabmengapa anak- anak lebih memilih bekerja daripada bersekolah. untuk mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi pada pekerja anak di daerah tersebut adalah dengan meningkatkan motivasi bersekolahnya dan membuat mereka merasa bangga dan tidak malu bekerja sebagai pemulung. Program Dukungan Psikososial (Psychosocial Support Proramme) adalah kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan psikososial individu maupun masyarakat agar tetap berfungsi optimal pada saat mengalami permasalahan. Tujuan dari pengabdian ini adalah mampu meningkatkan kesejahteraan psikososial para pekerja anak dan dapat meningkatkan motivasi bersekolah anak. Selain itu, melalui program ini dapat secara tidak langsung membentuk perilaku positif anak sehingga dapat terhindar dari perilaku-perilaku yang tidak sesuai dengan norma. Metode terdiri dari 5 tahap yaitu tahap analisis kebutuhan pelaksanaan program, pengembangan instrumen pelatihan, pengembangan materi pelatihan, pelaksanaan kegiatan, dan tahap evaluasi. Adapun hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mulai memiliki minat dan motivasi yang lebih untuk belajar, tingkat kepercayaan diri peserta, perilaku saling berbagi dan perilaku membantu teman yang semakin meningkat.Kata Kunci: Pekerja Anak, Putus Sekolah, Dukungan Psikososial.
Peningkatan Produktivitas Mahasiswa melalui Pelatihan Penulisan Proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)
Yusri, Yusri;
Rijal, Syamsu;
Achmad, Abd. Kasim;
Syamsurijal, Syamsurijal;
R., Mantasiah
PENGABDI PENGABDI: VOL. 5, NO.1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/pengabdi.v5i1.61714
Abstrak. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini yakni untuk meningkatan pemahaman dan keterampilan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman dalam menulis proposal Proposal Kreativitas Mahasiswa (PKM). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk program peningkatan produktivitas mahasiswa yang bersifat non-akademik. Terdapat 4 tahap dalam kegiatan ini yakni berupa analisis kebutuhan pelaksanaan program, pengembangan materi pelatihan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi kegiatan. Berdasarkan hasil evaluasi pada saat pelatihan dan pasca pendampingan, maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman dan motivasi mahasiswa dalam menulis proposal Program Kreativitas Mahasiswa. Indikator utama yang dapat dilihat adalah dari jumlah mahasiswa yang berpartisipasi dalam mengirimkan proposal Program Kreativitas Mahasiswa dan jumlah mahasiswa yang berhasil mendapatkan pendanaan PKM dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Kata Kunci: Program Kreativitas Mahasiswa, Proposal, Produktivitas Mahasiswa
Pemanfaatan Aplikasi Deri PTM Dalam Deteksi Risiko dan Edukasi Penyakit Tidak Menular
Utama, Feranita;
Anggraini, Rini;
Aerosta, Danny Kusuma;
Yusri, Yusri;
Najmah, Najmah
Jurnal LINK Vol 20 No 1 (2024): MEI 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31983/link.v20i1.10991
Aplikasi DERI PTM (Deteksi Risiko Penyakit Tidak Menular) merupakan salah satu pengembangan yang memfasilitasi individu untuk secara mandiri melakukan penilaian risiko Penyakit Tidak Menular (PTM). Aplikasi ini juga telah dilengkapi berbagai materi edukasi PTM. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk memperkenalkan aplikasi DERI PTM, agar manfaat dari aplikasi ini dapat dirasakan oleh masyarakat luas. Sasaran kegiatan adalah guru, karyawan dan tenaga pendidik Yayasan Generasi Robbani Sumatera Selatan. Adapun kegiatan yang dilaksanakan: (1) sosialisasi aplikasi DERI PTM; (2) pengukuran faktor risiko PTM; dan (3) pemanfaatan edukasi PTM pada aplikasi android. Uji efektifitas dilakukan untuk menilai efektivitas edukasi menggunakan aplikasi melalui pre test dan post test terkait penyakit tidak menular. Kegiatan ini diikuti lebih dari 40 peserta dan 28 diantaranya mengikuti keseluruhan kegiatan. Hasil pengukuran faktor risiko menunjukkan terdapat lebih dari 20% peserta mengalami obesitas dan obesitas sentral. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa terdapat perbedaan bermakna pengetahuan peserta kegiatan sebelum dan setelah edukasi PTM menggunakan aplikasi DERI PTM. Diharapkan aplikasi ini dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dan disebarluaskan terutama kepada siswa di Sekolah Islam Terpadu Robbani.
IMPLEMENTASI METODE ACTIVITY BASED COSTING (ABC) DALAM MENENTUKAN TARIF SUMBANGAN PEMBINAAN PENDIDIKAN (SPP) PADA INTEGRATED PRE-SCHOOL HUSNA BANJARBARU BERDASARKAN PERSPEKTIF KEUANGAN
Yanti, Sari;
Yusri, Yusri
ANALISIS Vol. 14 No. 2 (2024): ANALISIS VOL. 14 NO. 02 TAHUN 2024
Publisher : FACULTY OF ECONOMICS AND BUSINESS FLORES UNIVERSITY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37478/als.v14i2.4527
ABSTRACT Cost accounting is a field of accounting that tracks, records, and analyzes costs. In this case, the preschool education institution will certainly require costs or funding from student fees. The purpose of this study is to explain how to determine the cost of Husna Banjarbaru Integrated Pre-School Education Program that has been implemented so far and is also expected to know how to determine costs using the ABC (Activity Based Costing) method. Of course, the determination of user costs must be in line with the financial point of view to help manage company finances appropriately and effectively so that company finances are always stable. The analytical approach uses a descriptive method design to provide an overview of the problem solving. Data collection techniques used in this research include interviews, observations, documentation, and literature review. Data analysis techniques use quantitative and qualitative analysis. This research was conducted in Integrated Pre-School Husna Banjarbaru, Srikaya Street No. 21, Guntung Paikat Village, South Banjarbaru District. The results of this study show that the determination of tuition fees (SPP) in Integrated Pre-School Husna Banjarbaru is still using traditional methods and the calculation results still do not give an accurate picture of the cost of education. By using Activity Based Costing (ABC) based costing, it can be seen that the determination of tuition fees is more accurate.
Konsep Diri Remaja Panti Sosial Asuhan Anak Tri Murni Padang Panjang
Supriadi, Supriadi;
Yusri, Yusri
e-Jurnal Inovasi Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 6, No 3 (2018): (September-Desember) e-JIPSD
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/e-jipsd.v7i3.5445
AbstractThe concept of self is the view or opinion of a person about himself covering everything he has both physical and psychological. How an individual thinks about his own image and all of his abilities. This study aims to (1) describe the social self-concept of Tri Murni Padang Panjang's childcare institutions, (2) describe the emotional self-concept of adolescents in Tri Murni Padang Panjang childcare institutions, (3) describe the moral self-concept of adolescent orphanage children Tri Murni Padang Panjang, (4) describes the cognitive self-concept of adolescents at Tri Murni Padang Panjang social care institutions. This type of research is quantitative descriptive research. The subjects of this study were Tri Murni Padang Panjang children orphanages. The research subjects were limited to only orphanages in middle and high school with a total of 89 people. The research was carried out by administering questionnaire instruments. Data were analyzed by percentage analysis. The findings of this study show that the results of the self-concept of adolescent orphanages in Tri Murni Padang Panjang are in the good category.The findings of this study show that the results of the self-concept of adolescent orphanages in Tri Murni Padang Panjang are in the good category. more details (1) the social self-concept of adolescents from Tri Murni Padang Panjang social care institutions are in good category, (2) the emotional self-concept of adolescents in Tri Murni Padang Panjang social care institutions are in good category, (3) moral self-concept of orphanage Tri Murni Padang Panjang's childcare is in a very good category, (4) cognitive self-concept of adolescent orphanages Tri Murni Padang Panjang in the good category.Keyword: Self Concept
KESIAPAN GURU KELAS MELAKSANAKAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING
Putri, Suci Mustika;
Khairani, Khairani;
Yusri, Yusri
e-Jurnal Inovasi Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 3, No 1 (2015): (Januari-Juli) e-JIPSD
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/e-jipsd.v7i1.5090
Readiness is the condition of a person who makes him ready to respond in a certain way to the situation. This study aims to (1) describe the readiness of classroom teachers to carry out guidance and counseling services in primary schools throughout Padang viewed from the aspect of knowledge, (2) describe the readiness of class teachers to carry out guidance and counseling services in elementary schools throughout Padang City viewed from aspects skills, (3) describe the readiness of class teachers to carry out guidance and counseling services in primary schools throughout the city of Padang viewed from the aspect of attitude. This type of research is quantitative descriptive research. The population of the study came from elementary school (SD) teachers throughout the city of Padang totaling 429 teachers in grades 4, 5 and 6. Samples were taken using Cluster random sampling techniques, so that the number of samples was 37 teachers of grades 4, 5, and 6. The research was carried out by administering the questionnaire instrument. Data is analyzed by percentage analysis. The research findings show the results of the readiness of class teachers to carry out guidance and counseling services in elementary schools throughout the city of Padang in the good category. Keywords: Teacher readiness, Guidance and Counseling in Elementary School
KESIAPAN GURU KELAS MELAKSANAKAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH DASAR SE-KOTA PADANG
Khairani, Khairani;
Yusri, Yusri
e-Jurnal Inovasi Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 3, No 1 (2015): (Januari-Juli) e-JIPSD
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/e-jipsd.v7i1.5088
AbstrakKesiapan adalah kondisi seseorang yang membuatnya siap untuk memberi respon dalam cara tertentu terhadap situasi. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kesiapan guru kelas melaksanakan layanan bimbingan dan konseling di sekolah dasar se-Kota Padang dilihat dari aspek pengetahuan, (2) mendeskripsikan kesiapan guru kelas melaksanakan layanan bimbingan dan konseling di sekolah dasar se-Kota Padang dilihat dari aspek keterampilan, (3) mendeskripsikan kesiapan guru kelas melaksanakan layanan bimbingan dan konseling di sekolah dasar se-Kota Padang dilihat dari aspek sikap. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian berasal dari guru kelas sekolah dasar (SD) se-Kota Padang berjumlah 429 orang guru kelas 4, 5 dan 6. Sampel diambil menggunakan tekhnik Cluster random sampling, sehingga didapatkan jumlah sampel sebanyak 37 orang guru kelas 4, 5, dan 6. Penelitian dilaksanakan dengan mengadministrasikan insytrumen angket. Data dianalisisi dengan analisis persentase. Temuan penelitian menunjukkan hasil kesiapan guru kelas melaksanakan layanan bimbingan dan konseling di sekolah dasar se-Kota Padang berada pada kategori baik.Kata kunci: Kesiapan guru, Bimbingan dan Konseling di SD
Analisis Implementasi SAK ETAP Dalam Penyajian Laporan Keuangan Pada BUMDes Batu Batuah Desa Batu Tojah Kecamatan Barito Tuhup Raya
Helmawanti, Nava;
Yusri, Yusri;
Rezeki, Yuliarti;
Yanti, Sari
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 3 No. 3 (2023): Artikel Riset Volume 3 Issue 3, November 2023
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47709/jebma.v3i3.2922
Penerapan SAK ETAP sebagai pedoman penyajian laporan keuangan masih kurang dipahami oleh pengelola BUMDes maupun pemerintah desa. Laporan keuangan merupakan informasi yang menyajikan kondisi keuangan entitas, yang berisi hasil dari proses akuntansi yang digunakan para pihak berkepentingan dalam mengambil keputusan, laporan keuangan yang disajikan harus sesuai dengan SAK ETAP agar laporan keuangan lebih efektif dan efisien serta dapat diandalkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi SAK ETAP dalam penyajian laporan keuangan pada BUMDes Batu Batuah. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif. Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa laporan keuangan yang disajikan belum sesuai dengan SAK ETAP. Laporan keuangan yang disajikan hanya terdiri dari neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan modal dan laporan arus kas. BUMDes Batu Batuah tidak menyajikan catatan atas laporan keuangan dalam laporan pertanggungjawaban, serta kurangnya pengetahuan tentang pedoman SAK ETAP diantara pengurus BUMDes. Diharapkan pengurus BUMDes Batu Batuah dapat mengikuti pelatihan ataupun sosialisasi mengenai penyajian laporan keuangan agar penyusunan laporan keuangan sesuai dengan SAK ETAP. Kata kunci: Penerapan, Laporan Keuangan, BUMDes, SAK ETAP
Pengaruh Tingkat Kepercayaan Dan Lingkungan Wajib Pajak Terhadap Kepatuhan Membayar Pajak dengan Niat Sebagai Variabel Moderasi
Afrinia;
Analisa;
Novianty, Nadya;
Yusri, Yusri
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 4 No. 3 (2024): Artikel riset Periode Nopember 2024
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47709/jebma.v4i3.4474
Pajak menjadi salah satu penunjang dalam pendapatan Negara. Dari jumlah wajib pajak bumi dan bangunan yang terdaftar di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Murung Raya bahwa masih banyak wajib pajak yang tidak melaksanakan kewajibannya. Hal tersebut mengindikasikan bahwa masih rendahnya kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh tingkat kepercayaan dan lingkungan wajib pajak terhadap kepatuhan membayar pajak dengan niat sebagai variabel moderasi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah asosiatif dengan pendekatan kuantitatif dan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling dengan jumlah responden 93 orang. Instrumen pengambilan data menggunakan kuesioner melalui google form. Tingkat kepercayaan berpengaruh terhadap kepatuhan membayar pajak dengan nilai signifikansi uji t 0,001 < 0,05. Lingkungan wajib pajak berpengaruh terhadap kepatuhan membayar pajak dengan nilai signifikansi uji t 0,000 < 0,05. Niat mampu memoderasi lingkungan wajib pajak terhadap kepatuhan membayar dengan nilai uji MRA 50,4%. Tingkat kepercayaan dan lingkungan wajib pajak secara simultan berpengaruh terhadap kepatuhan membayar dengan nilai uji f 0,000 < 0,05. Berdasarkan hasil data analisis disimpulkan tingkat kepercayaan berpengaruh terhadap kepatuhan membayar pajak. Lingkungan wajib pajak berpengruh terhadap kepatuhan membayar pajak. Niat mampu memoderasi hubungan lingkungan wajib pajak terhadap kepatuhan membayar pajak. Tingkat kepercayaan dan lingkungan wajib pajak secara simultan signifikan mempengaruhi kepatuhan membayar pajak.
F Formulasi Dan Evaluasi Fisik Sediaan Deodoran Gel Kombinasi Ekstrak Kulit Jeruk, Teh Hijau Dan Buah Pepaya
Nugraha, Zen Achmad Redho;
Budi, Setia;
Yusri, Yusri
Jurnal Pelayanan Kefarmasian dan Sains Vol 4 No 1 (2023): Journal of Pharmaceutical Care and Sciences (JPCS)
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33859/jpcs.v4i1.402
Orange peel extract has antibacterial activity, green tea extract has antiperspirant activity and papaya extract has skin lightening activity so that the three extracts are combined and a deodorant gel preparation is made. The deodorant gel is expected to give a cool feeling and be fast in application. The basic carbomer concentration used in this study is 0.5% -2%. The purpose of this study was to obtain deodorant formulations with active plant substances and to obtain optimization of formulations and to see physical evaluations of deodorant gel preparations combined with extracts of orange peel, green tea and papaya fruit. The method used is a pre-experimental one case shot study. Deodorant gel combination of extracts of orange peel, green tea and papaya fruit was made into three formulations with different gelling agent variations, in formulation I used carbomer (0.5%), formulation II used carbomer (1.5%) and formulation III used carbomer (2%). Organoleptic test and homogeneity test have met the requirements. In the pH test, it was found that the three formulations were in accordance with the skin pH requirements. on the viscosity test, formulations II and III met the viscosity requirements. Spreadability test, formulation I was in accordance with the requirements of the gel. The adhesion test, the three formulations complied with the adhesive power requirements, the dry time test, the three formulations complied with the dry time test requirements. irritation test showed that the three formulations did not cause a reaction, which means that the three formulations were safe to use. The optimal formulation is formulation I as seen from the mean value of the evaluation test carried out.