Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS DAMPAK DAN PENGENDALIAN RISIKO BENACANA ALAM TERHADAP PROSES PEMBELAJARAN SISWA DI SEKOLAH Difa Tri Rahmadhani; Irsyad; Merika Setiawati
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/q0r89n85

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan tingkat kerawanan bencana alam yang tinggi akibat kondisi geografis dan geologisnya. Berbagai jenis bencana seperti gempa bumi, banjir, tanah longsor, dan letusan gunung api kerap menimbulkan dampak signifikan terhadap sektor pendidikan, khususnya pada keberlangsungan proses pembelajaran di sekolah. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dampak risiko bencana alam terhadap proses pembelajaran siswa serta mengkaji strategi pengendalian risiko bencana yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah. Hasil kajian menunjukkan bahwa bencana alam berdampak pada aspek akademik, psikologis, dan sosial siswa, yang ditandai dengan terjadinya learning loss, menurunnya motivasi belajar, serta munculnya trauma psikologis. Pengendalian risiko bencana dapat dilakukan melalui penerapan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), integrasi pendidikan pengurangan risiko bencana dalam kurikulum, penguatan kepemimpinan sekolah, serta penyediaan dukungan psikososial pascabencana. Pengelolaan risiko bencana yang komprehensif diharapkan mampu menjamin keberlanjutan pembelajaran dan meningkatkan ketangguhan sekolah terhadap bencana.
CULTURE OF SILENCE DALAM PELAPORAN RISIKO OPERASIONAL PADA SEKTOR PENDIDIKAN Vebbiola Putri Shasqia; Merika Setiawati
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/0kqf4318

Abstract

Budaya organisasi memiliki peran strategis dalam membentuk perilaku individu, khususnya dalam keberanian menyampaikan informasi yang bersifat kritis. Salah satu fenomena yang kerap muncul dalam organisasi adalah culture of silence, yaitu kondisi ketika individu secara sadar memilih untuk tidak mengungkapkan permasalahan, kesalahan, maupun potensi risiko yang diketahuinya. Dalam sektor pendidikan, fenomena ini menjadi isu serius karena dapat menghambat pelaporan risiko operasional yang seharusnya berfungsi sebagai mekanisme peringatan dini dalam sistem manajemen risiko. Pelaporan risiko operasional yang tidak berjalan secara optimal berpotensi menimbulkan inefisiensi administrasi, penurunan mutu layanan akademik, serta melemahnya tata kelola institusi pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual hubungan antara culture of silence dan pelaporan risiko operasional dalam organisasi pendidikan berdasarkan kajian literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menelaah jurnal ilmiah, buku akademik, serta dokumen kebijakan yang relevan dengan budaya organisasi, organizational silence, dan manajemen risiko operasional di sektor pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa struktur organisasi yang hierarkis, kepemimpinan yang kurang partisipatif, rendahnya psychological safety, serta lemahnya sistem pelaporan internal menjadi faktor utama yang memperkuat culture of silence dan menghambat pelaporan risiko operasional. Oleh karena itu, penguatan komitmen pimpinan, pengembangan komunikasi organisasi yang terbuka, serta penyediaan mekanisme pelaporan risiko yang aman dan transparan menjadi langkah strategis untuk meminimalkan dampak culture of silence dan memperkuat praktik manajemen risiko dalam organisasi pendidikan.
PERAN IDENTIFIKASI RESIKO DALAM PENGELOLAAN SEKOLAH Salma Shafira; Merika Setiawati; Irsyad
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/zrwg2m72

Abstract

Artikel ini menelaah peran identifikasi risiko dalam pengelolaan sekolah melalui pendekatan studi literatur. Tujuan penelitian adalah untuk memahami bagaimana identifikasi risiko dapat mendukung efektivitas pengelolaan sekolah, baik dari aspek akademik maupun non akademik. Metode yang digunakan adalah telaah literatur terhadap artikel dan dokumen terkait manajemen risiko di lembaga pendidikan. Hasil telaah menunjukkan bahwa identifikasi risiko berperan penting dalam mendeteksi potensi masalah sejak dini, meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan, mendorong tindakan proaktif, serta membangun budaya kewaspadaan dan kolaborasi di lingkungan sekolah. Proses ini mencakup pemantauan terhadap absensi, motivasi belajar, kualitas evaluasi, fasilitas sekolah, keamanan, serta tata kelola administrasi dan keuangan. Selain itu, pemanfaatan teknologi dan pelibatan seluruh pemangku kepentingan terbukti memperkuat ketepatan identifikasi dan mendukung mitigasi risiko secara berkesinambungan. Identifikasi risiko bukan hanya kegiatan administratif, tetapi merupakan instrumen strategis yang mampu meningkatkan kesiapsiagaan, keberlanjutan kualitas pendidikan, dan keselamatan seluruh warga sekolah. Temuan ini menjadi acuan bagi pengambil kebijakan dan praktisi pendidikan untuk merancang sistem identifikasi risiko yang komprehensif dan adaptif.
MANAJEMEN RESIKO TEKNOLOGI DALAM IMPLEMENTASI KECERDASAN BUATAN (AI) PADA PERUSAHAAN MODERN Dwi Rahmiyana Febriana; Merika Setiawati; Irsyad
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/f0r9g042

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (AI) telah berdampak signifikan terhadap perusahaan modern dengan meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas pengambilan keputusan, tetapi juga menimbulkan berbagai risiko teknologi yang memerlukan manajemen yang tepat. Studi ini menganalisis risiko yang muncul dalam implementasi AI, termasuk bias algoritmik dan kerentanan keamanan siber. Hasil studi menunjukkan bahwa penerapan manajemen risiko teknologi, termasuk tata kelola AI, audit algoritmik, model transparansi, dan penguatan keamanan data, merupakan langkah krusial untuk memastikan implementasi AI yang aman dan bertanggung jawab. Selain itu, penelitian ini menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemangku kepentingan seperti pengembang, manajer risiko, regulator, dan pengguna akhir dalam membangun ekosistem AI yang berkelanjutan. Temuan studi juga menegaskan perlunya organisasi menerapkan pendekatan proaktif melalui kepatuhan terhadap standar internasional serta evaluasi etis secara berkala guna mengurangi dampak negatif dan meningkatkan akurasi sistem. Dengan mengintegrasikan strategi mitigasi risiko secara komprehensif, perusahaan dapat mengoptimalkan manfaat AI sekaligus menjaga kepercayaan pengguna, meningkatkan ketahanan digital, dan memperkuat daya saing bisnis di era teknologi yang semakin kompleks.
PENGARUH PENILAIAN RISIKO TERHADAP EFEKTIVITAS MANAJEMEN SEKOLAH Wardah Qoniah Salsabila; Merika Setiawati; Irsyad
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/t8r1ec58

Abstract

Penilaian risiko merupakan salah satu komponen penting dalam manajemen modern yang berfungsi untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi potensi risiko yang dapat memengaruhi pencapaian tujuan organisasi, termasuk di lingkungan pendidikan. Dalam konteks sekolah, penilaian risiko membantu pihak manajemen dalam mengantisipasi berbagai permasalahan yang dapat menghambat pelaksanaan program pendidikan, seperti keterbatasan sumber daya, perubahan kebijakan, maupun gangguan operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penilaian risiko terhadap efektivitas manajemen sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber literatur yang relevan, seperti buku, jurnal, dan standar manajemen risiko internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan penilaian risiko secara sistematis mampu meningkatkan efektivitas manajemen sekolah, terutama dalam aspek perencanaan, pengambilan keputusan, pengawasan, dan evaluasi program. Sekolah yang menerapkan penilaian risiko memiliki kemampuan lebih baik dalam mengantisipasi potensi hambatan serta merespons perubahan lingkungan pendidikan secara adaptif. Dengan demikian, penilaian risiko berperan signifikan dalam menciptakan tata kelola sekolah yang profesional, transparan, dan berkelanjutan.
STRATEGI PENGENDALIAN RISIKO DALAM MANAJEMEN SEKOLAH EFEKTIF Zahra Aksell Vahrezy; Merika Setiawati; Irsyad
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/ker8eh20

Abstract

Manajemen sekolah merupakan suatu proses yang kompleks dan dinamis karena melibatkan berbagai komponen, seperti sumber daya manusia, sarana dan prasarana, pembiayaan, serta hubungan dengan masyarakat. Dalam pelaksanaannya, sekolah tidak terlepas dari berbagai potensi risiko yang dapat menghambat pencapaian tujuan pendidikan. Risiko tersebut dapat bersumber dari faktor internal, seperti kesalahan pengambilan keputusan, lemahnya sistem pengawasan, keterbatasan sumber daya, dan rendahnya disiplin kerja; maupun faktor eksternal, seperti perubahan kebijakan pemerintah, kondisi sosial ekonomi, serta bencana alam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengendalian risiko yang efektif dalam manajemen sekolah agar kegiatan pendidikan berjalan secara optimal dan berkelanjutan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan kajian literatur terhadap berbagai sumber ilmiah tentang manajemen risiko di lembaga pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi pengendalian risiko di sekolah meliputi empat tahapan penting, yaitu identifikasi dan analisis risiko, perencanaan strategi pengendalian, implementasi kebijakan mitigasi, serta evaluasi dan monitoring secara berkelanjutan. Kepala sekolah memiliki peran utama dalam mengoordinasikan seluruh elemen sekolah, membangun komunikasi yang efektif, dan menciptakan budaya partisipatif dalam pengelolaan risiko. Melalui penerapan strategi pengendalian risiko yang sistematis dan terukur, sekolah dapat meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap perubahan, memperkuat tata kelola organisasi, serta menjamin mutu layanan pendidikan yang berkelanjutan.
PERENCANAAN MANAJEMEN SERTA MENGKUALIFIKASIKAN PEMECAHAN MASALAH DALAM PENERAPAN MANAJEMEN Suci Mariyah Ramadhani; Suci Nuranika; Silvia Hanani; Merika Setiawati
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/qcpz5f26

Abstract

Pemecahan masalah merupakan salah satu kompetensi penting dalam praktik manajemen karena berkaitan langsung dengan kemampuan organisasi dalam menghadapi perubahan dan mencapai tujuan secara efektif. Dalam konteks manajemen, permasalahan dapat muncul dari berbagai aspek, seperti perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, maupun dari perilaku sumber daya manusia. Oleh karena itu, diperlukan kemampuan manajerial yang tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga aplikatif dalam merumuskan dan menyelesaikan masalah secara sistematis. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran perencanaan manajemen dalam proses pemecahan masalah serta bagaimana penerapannya dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan organisasi. Penulisan artikel ini menggunakan pendekatan kajian konseptual dengan menganalisis berbagai permasalahan manajerial yang sering terjadi dalam praktik organisasi. Pembahasan difokuskan pada tahapan pemecahan masalah dalam manajemen, mulai dari identifikasi masalah, analisis penyebab, perumusan alternatif solusi, pengambilan keputusan, hingga evaluasi hasil pelaksanaan keputusan. Hasil kajian menunjukkan bahwa perencanaan manajemen yang baik menjadi landasan utama dalam menghasilkan keputusan yang tepat dan berkelanjutan. Proses pemecahan masalah yang dilakukan secara terencana dan partisipatif mampu meminimalkan risiko kesalahan, meningkatkan keterlibatan anggota organisasi, serta memperkuat koordinasi dan komunikasi kerja. Selain itu, pemecahan masalah dalam manajemen tidak hanya berfungsi sebagai upaya penyelesaian persoalan, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran organisasi untuk meningkatkan kompetensi manajerial dan kinerja secara keseluruhan. Dengan demikian, penerapan perencanaan manajemen yang efektif dalam pemecahan masalah merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan dan keberlangsungan organisasi.
MANAJEMEN STRES DAN KESEJAHTERAAN INDIVIDU DALAM PERSPEKTIF PSIKOLOGI MANAJEMEN Tesi Sukaesi; Yolanda Afrida Fitri; Tia Rahmi Ani; Merika Setiawati
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/jqyshp29

Abstract

Stres merupakan fenomena yang tidak terpisahkan dari kehidupan modern dan berpotensi memengaruhi kesejahteraan individu secara fisik, psikologis, dan sosial. Tekanan akademik, tuntutan pekerjaan, serta dinamika sosial yang semakin kompleks sering kali menjadi sumber stres berkepanjangan yang dapat menurunkan produktivitas, kestabilan emosi, dan kualitas hidup. Dalam perspektif psikologi manajemen, stres tidak hanya dipandang sebagai respons psikologis individu semata, tetapi juga sebagai kondisi yang memengaruhi kemampuan seseorang dalam mengelola diri, tugas, dan tuntutan lingkungan secara efektif. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep manajemen stres, faktor-faktor penyebab stres, strategi manajemen stres, serta hubungannya dengan kesejahteraan individu dalam kerangka psikologi manajemen. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menganalisis buku teks, artikel jurnal bereputasi, dan berbagai sumber ilmiah yang relevan dengan stres, strategi koping, serta kesejahteraan psikologis. Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen stres yang efektif melalui penerapan strategi koping adaptif, regulasi emosi, restrukturisasi kognitif, manajemen waktu, serta dukungan sosial memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan individu. Individu yang mampu mengelola stres dengan baik cenderung memiliki keseimbangan emosional yang lebih stabil, produktivitas yang lebih tinggi, ketahanan psikologis yang lebih kuat, serta kualitas hidup yang lebih baik. Oleh karena itu, manajemen stres merupakan elemen strategis dalam mewujudkan kesejahteraan individu yang berkelanjutan dalam konteks akademik, organisasi, dan sosial.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN RESIKO DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM DI SMP N 2 X KOTO SINGKARAK Okta Vinda Lustikha; Merika Setiawati; Irsyad
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/eh58xk83

Abstract

Risiko merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari setiap aktivitas manusia, termasuk dalam dunia pendidikan. Dalam konteks pengembangan kurikulum di satuan pendidikan, risiko dapat muncul dalam bentuk tantangan, hambatan, maupun ketidakpastian yang dapat memengaruhi keberhasilan proses pembelajaran. Oleh karena itu, penerapan manajemen risiko menjadi langkah strategis untuk mengidentifikasi, menilai, dan mengendalikan potensi risiko agar tujuan pendidikan dapat tercapai secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tahapan implementasi manajemen risiko dalam pengembangan kurikulum di SMP Negeri 2 X Koto Singkarak, strategi mitigasi yang diterapkan, serta mekanisme monitoring dan evaluasi yang dilakukan. Metode kualitatif deskriptif diterapkan melalui pengamatan lapangan, wawancara intensif dengan kepala sekolah, wakil kurikulum, dan guru, serta pemeriksaan dokumen rencana pembelajaran serta catatan supervisi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen risiko di SMP Negeri 2 X Koto Singkarak dilakukan melalui empat tahap utama, yaitu: (1) identifikasi risiko, yang meliputi pengenalan potensi hambatan dari faktor internal maupun eksternal; (2) pengukuran risiko, untuk menilai frekuensi dan dampak risiko terhadap mutu pembelajaran; (3) mitigasi risiko, melalui pelatihan guru, penyusunan pedoman kurikulum internal, serta kolaborasi dengan orang tua dan masyarakat; dan (4) monitoring dan evaluasi, dilakukan secara rutin melalui supervisi dan rapat evaluasi kurikulum. Penerapan manajemen risiko terbukti membantu sekolah dalam menjaga konsistensi mutu kurikulum dan meningkatkan kesiapan guru dalam menghadapi perubahan kebijakan pendidikan. Dengan demikian, implementasi manajemen risiko di SMP Negeri 2 X Koto Singkarak menjadi model pengelolaan yang adaptif dan berkelanjutan dalam mendukung keberhasilan pengembangan kurikulum berbasis Kurikulum Merdeka
HUBUNGAN GAYA KEPEMIMPINAN DENGAN IKLIM PSIKOLOGIS DAN PERILAKU KERJA KARYAWAN Salvika; Sania Dwi Lukita; Shyltia Putri; Merika Setiawati
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/54zxq547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara gaya kepemimpinan dengan iklim psikologis serta perilaku kerja karyawan dalam konteks organisasi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pandangan bahwa gaya kepemimpinan memiliki peran penting dalam membentuk persepsi karyawan terhadap lingkungan kerja, yang selanjutnya memengaruhi sikap dan perilaku kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Data dikumpulkan dari karyawan melalui angket terstruktur yang mengukur variabel gaya kepemimpinan, iklim psikologis, dan perilaku kerja. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan analisis korelasi untuk mengetahui arah dan kekuatan hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan memiliki hubungan positif dan signifikan dengan iklim psikologis dan perilaku kerja karyawan. Selain itu, iklim psikologis yang kondusif berhubungan dengan perilaku kerja karyawan yang lebih positif, bertanggung jawab, dan produktif. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan gaya kepemimpinan yang efektif mampu menciptakan iklim psikologis yang mendukung sehingga mendorong perilaku kerja karyawan yang konstruktif. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan gaya kepemimpinan yang adaptif dan partisipatif guna meningkatkan perilaku kerja karyawan dan efektivitas organisasi.
Co-Authors Adilla Maiwahyu Putri Aditya Riza Putra Afita Sulaiman Akram Maulana Yamin Alan Pratama Alda Laila Pertiwi Aldrich Azka Fiqriah Alfathia Zahra Putri Zullin Anggun Ramadhani Putri Utami Anisa Fitriani ANISAH Apri Chesa Fournanda Ardila Rahmadani Arman Ririnni Atiqah Miftahul Huda Azzahra Vidi Umaira Bayu Putra Niami Cici Hidayah Darma Mulya Eka Putri Dea Hamanda Dearna Esza Della Marsyanda Putri Desi Armi Eka Putri Destia Putri Cahyani Devina Maharani Dewi Fitri Yeni Dhea Permata Surya Dian Sri Rahmadani Difa Tri Rahmadhani Dinda Bastari Disa Yolanda Diva Rahmania Doni Adriansyah Dwi Rahmiyana Febriana Elshi Aidira, Della Emilsa Fitriana Enjelita Putri Fadea Aulia Rahman Fadhlya Hidayattul Fadilul Rahman Fahma Hakim Felia Fitri Fiolinda Febriana Gita Meisya Febrina Gladis Aprilia Rahayu Gusna Reksi Habib Bintang Anugrah Habib Rizki Haellsa Tanjung Hanifiyah Zahra Hazimah Dzikra Hayati Hendri Budi Uatama Hendri Budi Utama Hendri Budi Utama4 Ikhwan Ikhwan Ikhwan Indri Fauzizah Irsyad irsyad, irsyad Isyad Jihan Roobiaht Jihan Salsabilla Hendri Karin Sevira Keysha Ardian Fatika Khairunnisa Luqyana Lenny Ristiani Livia Novelina Lusiana Putri Lubis Lutfi Alvina Luthfiani Luthfiani Luthfiani Mai Syarah Fadila Marcha Juliadrianti Marhayani Marhayani Marhayani, Marhayani Marsya Dwi Anjelina Maulatul Fanisa Maulidia Davina Putri Meliza Astuti Melliyati Putri Melsa Amanda MIFTAHUL JANNAH Mila Amelia Mila Wati Milatul Rahmawati Mira Tiara Saputri Muhammad Adzikra Irsy Muhammad Ilham Rafi Mulyani Mulyani Muthiara Syahra Mutia Adiva Nadia Putri Nasution Naila Zulfa Nasyanda Indah Joelia Nasywa Faiza Khairani Neysha Amini Putri Nia Andriyani Nikmah Hayati Nivatul Hasanah Nola Agustin Novriza Nur Fadilah Putri Nur Fadillah Putri Nur Faizah Nur Halizha Nur Lilla Yusa Nur Putri Khalbi Nurhidayani Nurhidayani Nurul hayati Okta Vinda Lustikha Priti Yeni Putri Putri Adelia Bulkis Putri Chayu Ningsih Putri Utami Rafif Al-Ghani Rahma Syarifah Rahmatul Okta Fiani Raisa Purnama Jingga Ranti Anggini Rendi Heriza Ibra Reva Kurnia Dewita Rifki Amiyatno Rima Anjeli Riri Fratiwi Iyanda Riri Yulfi Aulia Ririn Septya Yunita Riski Apriyanti Risky Prasetya Rossa Ananda Zuliana RR. Ella Evrita Hestiandari Rusdinal Sabrina Oktavia Safitri Kharisma Saidah Amini Gaja Salma Shafira Salvika Salvika, Salvika Sania Dwi Lukita Sania Gusnita Sarah Georetty Manullang Sayida Nurul Izzati Selpi Angraini Septia Lasia Putri Sesi Ulul Azizah Sherca Marcadia Sherin Afiqah Shyltia Putri Silvia Hanani Silvyna Sya’bani Sindy Wisrah Wahyuni Siti Qur’aini Ilani Siti Zahra Zafira Sri Wahyuni Suci Hati Riski Suci Mariyah Ramadhani Suci Nuranika Suci Ramadhani Sulastia Sulastia, Sulastia Syahla Atha Athallah Syaira Dewanti Putriani Syifa Syakirah Tarissa Nabila Iska Tasyla Nindia Rafikasha Tesi Sukaesi Tia Rahmi Ani Tiara Cordelia Tiara Rahma Dona Tiara Rahmadona Tondi Alvado Tria Windia Nita Vanessa Zahra Vebbiola Putri Shasqia Wardah Qoniah Salsabila Wila Agustika Rahayu wina roza fahira Yesasri Yesasri Yesi Novita Sari Yola Syaflina Yolanda Afrida Fitri Yosi Angel Dirawati Yuci Aidil Hanabi Yuni Widiyastuti Yutri Mutiara Dewi Zahra Aksell Vahrezy Zakiya Rahima Zikra Olivia